Jumat, 19 Juni 2026
Beranda blog Halaman 14448

Cabuli Siswi SMP, Juma Dibui 7,5 Tahun

0
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Ahmad Juma termasuk pria yang tega. Sebab, ia mencabuli DS, siswi SMP yang masih duduk di bangku SMP hingga kehilangan masa depan. Padahal mereka baru kenal melalui media sosial facebook.

Kemarin, majelis hakim Pengadilan Negeri Batam menjatuhkan hukuman setimpal kepada pria pengangguran ini. Majelis hakim memutuskan Juma bersalah dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan serta membujuk anak melakukan persetubuhan.

Yang mana perbuatan itu terjadi pertengahan bulan Desember 2015 lalu. Juma yang kenal dengan DS lewat facebook mengajak dara berusia 15 tahun itu untuk bertemu. Beberapa hari setelah pertemuan, Juma mengajak DS berhubungan badan di Bukit Mentarau Sekupang.

Awalnya korban menolak, namun terdakwa melakukan bujuk rayu hingga korban menyerah. Hal itu diketahui oleh orangtua korban dan langsung melaporkan pria pengangguran ini ke polisi.

“Hal yang memberatkan, terdakwa meresahkan masyarakat, merusak masa depan korban dan membuat malu keluarga korban. Sedangkan hal yang meringankan terdakwa mengakui kesalahan,” ujar hakim July Handayani sebagai pimpinan majelis membacakan surat putusan.

Karena terbukti bersalah, lanjut July, maka terdakwa harus mendapat hukuman setimpal. Sebab terbukti melanggar pasal 81 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Menjatuhkan hukuman tujuh tahun dan enam bulan penjara. Mewajibkan terdakwa membayar denda Rp 100 juta, dan apabila denda tak dibayar diganti kurungan 4 bulan,” jelas July.

Atas vonis yang lebih ringan satu tahun dari tuntutan jaksa, Juma yang didampingi kuasa hukum Wieta mengaku menerima. Sementara jaksa penuntut umum Immanuel pikir-pikir. (she)

Pendaftar Bintara Khusus Sumber Sarjana Sepi Peminat

0
Kabag Sumda Polresta Barelang, Kompol Helfi Nawazir. Foto: Eggi/ batampos.co.id
Kabag Sumda Polresta Barelang, Kompol Helfi Nawazir. Foto: Eggi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Pendaftaran Bintara Khusus Sumber Sarjana tahun 2016 di Polresta Barelang masih sepi peminat. Semenjak pendaftarannya dibuka pada 7 April lalu, hingga Kamis kemarin (28/4) tercatat baru ada satu orang yang sudah menyerahkan berkasnya kepada Panitia penerimaan di Polresta Barelang.

“Pendaftaran bintara khusus sumber sarjana hingga kemarin (Kamis) baru terdaftar satu orang,” ungkap Kabag Sumda Polresta Barelang, Kompol Helfi Nawazir, Jumat (29/4).

Nawazir berharap kepada warga Kota Batam agar segera mendaftar, karena pendaftaran hanya tersisa satu hari lagi (Sabtu 30/4/2016).

“Pendaftaran akan ditutup besok, bagi yang belum mendaftar agar segera mendaftar,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, Polresta Barelang sudah melakukan sosialisasi terkait Penerimaan Bintara Khusus Sumber Sarjana ini. Antara lain dengan memasang spanduk di berbagai lokasi, publikasi di media cetak maupun elektronik, maupun sosialisasi oleh Bhabinkamtibmas pada pertemuan-pertemuan di masyarakat.

“Sosialisasi telah kita lakukan sejak jauh-jauh hari. Mulai dari pemasangan spanduk, sosialisasi, hingga publikasi melalu media, dan radio,” katanya.

Helfi Nawazir menjelaskan, pendaftaran Penerimaan Bintara Khusus Sumber Sarjana sudah dibuka secara online sejak 7 April – 30 April 2016 melalui website http://www.penerimaan.polri.go.id.

“Belum tahu penerimaannya berapa orang, kita lihat animonya dulu, nanti baru dikirimkan ke Polda. Nanti Polda yang akan tentukan kuotanya,” jelasnya.

Sementara itu, pendaftaran calon Bintara menjadi yang paling tinggi peminatnya, hingga Kamis (28/4) lalu tercatat ada 468 orang yang telah mendaftarkan dirinya.

“Untuk bintara ini yang paling banyak peminatnya, dari catatan yang kita punya jumlah pendaftarnya saat ini telah mencapai 468 orang,” terangnya.

Helfi Nawazir menjelaskan banyaknya pendaftar tidak lolos di seleksi awal kebanyakan terkait dengan masalah tinggi badan.

“Banyak yang tidak lolos karena masalah tinggi badan. Karena kurang satu mili saja peserta langsung gugur,” jelasnya.

Selain masalah tinggi badan peserta juga diharuskan menyiapkan surat pernyataan belum pernah memiliki anak dan belum menikah. Karena sebelumnya banyak ditemukan anggota polisi yang telah lulus memiliki anak atau sudah menikah.

“Kita tidak akan memberikan toleransi terhadap masalah ini. Jika setelah lolos dan diketahui mempunyai anak, langsung diberikan sanksi pemecatan,” pungkas Helfi Nawazir. (eggi)

Kader Posyandu dan Kader Kelurahan Siaga Terima Honorarium

0
Warga desa Setokok, Barelang, memenuhi Posyandu Anggrek I.  Warga di sana sangat antusias membawa Balitanya untuk mendapatkan pelayanan di Posyandu tersebut. Foto: Immanuel Sebayang/ Batam Pos
Warga desa Setokok, Barelang, memenuhi Posyandu Anggrek I. Warga di sana sangat antusias membawa Balitanya untuk mendapatkan pelayanan di Posyandu tersebut. Foto: Immanuel Sebayang/ Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyerahkan secara simbolis bantuan honorarium kepada kader posyandu dan kader kelurahan siaga se Kota Batam untuk tahun 2016 di Sekolah Harapan Utama, Batamcentre, kemarin (28/4).

Bantuan yang diberikan sebesar Rp 150 ribu perbulan selama setahun yang dipotong dengan Pajak Penghasilan Final (PPh Final) sebesar 6 persen dan tahap awal ini dicairkan untuk tiga bulan. Dana ini akan disalurkan kepada 3.150 kader posyandu yang berasal dari 450 posyandu se Kota Batam dan 128 kader kelurahan siaga dari 64 kelurahan se Kota Batam.

Dinas yang bertanggung jawab mengelola anggaran honorarium ini adalah Dinas PMP-UKM Kota Batam yang mengambil alih tugas ini dari Dinas Kesehatan Kota Batam.

“Pergantian ini berkat temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan yang menyakan secara aspek kelembagaan dan pembinaan, PMP-UKM yang lebih tepat, karena berhubungan dengan pemberdayaan masyarakat dalam hal ini kader posyandu dan kader kelurahan siaga,” jelas Kepala Dinas PMP-UKM Kota Batam, Febrialin.

Penyerahan bantuan honorarium ini dilakukan secara online lewat pembuatan rekening Bank Riau Kepri agar Pemko Batam bisa mengawasi penyalurannya secara seksama.

Di tempat yang sama, Walikota Batam, Rudi mengatakan kader posyandu sangat berjasa bagi pembangunan masyarakat Batam. “Tugas kader posyandu ini membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal,” katanya.

Contohnya adalah membantu proses persalinan. Dalam sudut pandang orang nomor satu Batam ini, anak-anak yang dilahirkan sekarang bukan hanya harus sehat, tapi juga harus pintar.

“Selama tiga tahun usia anak sejak kelahiran adalah masa pembentukan otaknya sehingga tugas kader posyandu adalah membantu fasilitasi gizi yang cukup untuk tumbuh kembangnya,” ujarnya lagi.

Rudi mengingatkan kepada dinas terkait agar kader yang menerima honor hanya mereka yang terdata di SK Lurah. Dan kader diminta melengkapi berkas berupa fotokopi KTP.

Kepada kader, Rudi berpesan agar tidak memotong honor di awal. Jika mau ada sumbangan untuk rekan yang lain, supaya dilakukan setelah pencairan.

“Ini semuanya guna menghindari masalah hukum,” kata Rudi. (leo)

DPRD Tuding Siemens Batam Ilegal

0
Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Muhammad Jefri Simanjuntak. Foto: Yashinta/ batampos.co.id
Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Muhammad Jefri Simanjuntak. Foto: Yashinta/ batampos.co.id

batampos.co.id – Komisi III DPRD Kota Batam menuding PT Siemens Batam yang berada di Kawasan Batuampar, ilegal. Perusahan tersebut tak mengantongi izin pendirian usaha, izin lingkungan, tempat pembuangan limbah, hingga UKL dan UPL. “Izinnya yang dipergunakan milik perusahaan lain,” kata anggota Komisi III DPRD Kota Batam Muhammad Jefri Simanjuntak, Kamis (28/4).

Bahkan tempat pembuangan sementara (TPS) limbah terpaksa disegel oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kota Batam. Karena keberadaannya tidak sesuai dengan peruntukannya.

Jefri menyampaikan, aktifitas yang dilakukan mengatasnamakan PT Siemens. Atribut pegawai hingga gedung kantor mengunakan merek Siemens. “Namun perusahan tak bisa menunjukan keabsahannya,” ungkap Jefri.

Communications Manager PT Siemens Indonesia, Julieta Glasmacher mengatakan, saat ini pihak Siemens sedang berdiskusi bersama perwakilan dari Eugoss, perusahaan yang berbasis di Singapura. “Guna mencari solusi,” katanya.

Hal tersebut diharapkannya dapat saling menguntungkan atas persoalan kontrak pekerjaan yang melibatkan kedua belah pihak. “Kami semua berupaya untuk dapat mencapai kesamaan pandangan yang mencerminkan kepentingan bagi seluruh pemangku kepentingan dan karyawan di proyek terkait,” ungkapnya.

Aksi demo di Kawasan Industri Batu Ampar, Batam, Senin tanggal 18 April 2016 lalu lanjutnya terjadi sebagai akibat dari sengketa dalam pelaksanaan proyek antara Siemens dan Eugoss, selaku kontraktor proyek.

Tindak lanjut dari diskusi yang tengah berjalan akan diwartakan segera setelah kesamaan pemahaman atas permasalahan dan solusi bersama berhasil dicapai.

Dalam beroperasi dan melakukan kegiatan usahanya, Siemens tambah Julieta berkomitmen untuk selalu mematuhi peraturan dan sistem hukum yang berlaku di Indonesia. (hgt)

Baca juga:

Dua Bulan Tak Gajian, Ratusan Pekerja Menuntut Haknya ke PT Siemens

Atasi Macet, Dinas PU Buat Jalur Alternatif Bagi Warga Bukit Kemuning

0
Jalan Bukit Kemuning yang rusak akibat longsor. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Jalan Bukit Kemuning yang rusak akibat longsor. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id -Semenjak musibah longsor yang terjadi beberapa waktu yang lalu, arus lalu lintas di Jalan S Parman menuju Tanjung Piayu menjadi macet, apalagi pada waktu jam kerja maupun pulang kerja.

“Macetnya antara jam 6 sampai jam 7 pagi, terusnya kalau sore mulai jam 5 sampai 7 malam,” ujar Dina salah satu warga Bidaayu, Kamis (28/4)

Dina juga mengatakan tidak hanya macet, di jalan tersebut kerap terjadi kecelakaan, “Semenjak longsor, karena gak ada jalan lain, kendaraan kan banyak lalu lalang di sini, banyak juga terjadi kecelakaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Batam, Yumasnur mengatakan saat ini jalan menuju Bukit Kemuning memang belum diperbaiki, alasannya anggaran perbaikan begitu besar. Untuk itu, Dinas PU Kota Batam pun hanya bisa membuat jalur alternatif yang berada di Komplek Bidaayu.

“Saat ini jalan alternatifnya masih dalam proses pengerjaan, dan belum diaspal,” katanya kepada koran Batam Pos (grup batampos.co.id).

Sedangkan saat disinggung banyaknya jalan berlobang di komplek Bidaayu dan kerap banjir saat musim hujan, Yumanur mengaku semuanya butuh waktu. “Kita pasti akan perbaiki, tapi bertahap, tidak semua jalan diperbaiki sekaligus,” katanya.

Sementara untuk upaya penanganan banjir, pihak mereka sudah pernah berkoordinasi dengan pemerintah pusat, terkait dengan anggaran pembuatan drainase. “Dulu pernah mau bangun drainase, tapi masih terkendala dengan bangunan di daerah sana,” pungkasnya. (cr19)

Baca juga:

Jalan Bukit Kemuning Terputus, S Parman Kerap Macet

Longsor Susulan, Jalan ke Bukit Kemuning Ditutup

Korban Longsor Bukit Kemuning Batam Masih Butuh Bantuan

Sudah 44 Rumah Rusak Akibat Longsor

Longsor Susulan Kembali Rusak Rumah, Warga Perumahan Nusa Indah Pilih Pindah

Longsor Bukit Kemuning Rusak 21 Rumah, Jalan Putus

Khawatir Longsor Susulan Lagi, Warga Pilih Mengungsi

Rasa Jadi Humas PLN Batam saat Listrik Padam

0

batampos.co.id – Bagaimana ya rasanya jadi Humas PLN Batam, apalagi saat listrik padam. Bagaimana tetangganya melihat dia?

Empat Tersangka Pencuri Kabel di Hutan Waduk Seiharapan Diringkus Polisi

0
Barang bukti kabel hasil curian yang diamankan polisi dari keempat tangan tersangka. Foto: Eggi/ batampos.co.id
Barang bukti kabel hasil curian yang diamankan polisi dari keempat tangan tersangka. Foto: Eggi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Unit Buser Polresta Barelang bersama Unit Buser Polsek Sekupang meringkus pelaku pencurian kabel di dalam hutan waduk Seiharapan, Sekupang. Adapun pelaku yang berhasil dibekuk polisi berjumlah empat orang.

Dari data yang berhasil dihimpun batampos.co.id, saat melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian, terdengar beberapa kali suara tembakan yang dilepaskan polisi.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti kabel hasil curian pelaku dan dua unit mobil yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksinya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Memo Ardian membenarkan adanya penggerebekan yang dilakukan oleh pihaknya terhadap pelaku pencurian kabel tersebut.

Namun, saat ini Memo belum bisa membeberkan nama-nama pelaku pencurian itu karena masih dalam tahap pengembangan polisi.

“Saat ini ada empat pelaku yang sudah kita amankan. Pelaku masih kita lakukan pemeriksaan untuk dilakukan pengembangan,” ungkap Memo Ardian, Jumat (29/4). (eggi)

Polisi Musnahkan 877,5 Gram Sabu

0

cathinonebatampos.co.id – Sat Narkoba Polresta Barelang memusnahkan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 877,5 gram dengan cara di rebus. Adapun barang bukti tersebut didapatkan dari 2 orang tersangka.

Dua orang tersangka tersebut ditangkap di dua TKP yang berbeda, antara lain SW ditangkap di pelabuhan Internasional Batamcentre pada Kamis (31/3/2016) lalu, dan DP dibekuk di Rerumahan Buana Garden, Seibeduk pada Selasa (5/4/2016) lalu.

“Tersangka DW ini kita amankan di pelabuhan internasional dan dari hasil penyelidikan oleh Sat Narkoba Polresta Barelang dari tangan tersangka didapatkan 3 paket sabu,” ungkap Wakasat Narkoba Polresta Barelang, AKP Sanchez Sebayang, Jumat (29/4).

Sementara itu dari tersangka DP, polisi berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 14 paket siap edar.

“Sabu sebanyak 14 paket tersebut ia simpan di dalam kantong plastik warna merah. Pemusnahan ini tidak banyak, namun bagaimanapun juga, barang bukti ini harus tetap dimusnahkan,” pungkas Sanchez. (eggi)

Polisi Amankan 0,95 gram Sabu dari WN Malaysia

0

cathinonebatampos.co.id – Jajaran Kepolisian Kawasan Pelabuhan Batam berhasil mengamankan seorang warga negara Malaysia berinisial RKP di Pelabuhan Internasional Batamcentre, Rabu (27/4) pukul 14.00 WIB.

Kapolsek KKP Batam, AKP Wahyu Norman Hidayat, mengatakan penangkapan RKP bermula dari kecurigaan polisi saat melakukan patroli rutin. Pelaku baru saja turun dari kapal terlihat gelisah.

“Wajahnya pucat dan tidak tenang, setelah melewati X-ray ternyata tidak terdeteksi apa-apa,” kata pria yang pernah menjabat sebagai Kapolsek Tanjungpinang Timur ini, Kamis (28/4).

Polisi langsung mendatangi pelaku sesaat dari X-ray. Saat dilakukan pemeriksaan di kantong baju terdapat satu bungkus rokok yang didalamnya diselipkan dua bungkus narkoba jenis sabu dengan berat 0,95 gram.

Berdasarkan pengakuan pelaku, sabu akan dikonsumsi sendiri. Sebelumnya pelaku sudah sering keluar masuk Malaysia-Batam.

“Paling sering 2013 lalu,” kata Kanit KKP Ipda Benny Syahrizal.

Dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan, satu buah paspor, dua bungkus paket sabu, mancis, rokok, jam tangan dan telepon genggam. (cr17)

Ratusan Murid Sekolah Sultan Agung Batam Ikuti Pawai Hari Kartini

0
Ratusan murid Sekolah Sultan Agung Batam saat Pawai Hari Kartini. Foto: Rezza Herdiyanto/ Untuk Batam Pos
Ratusan murid Sekolah Sultan Agung Batam saat Pawai Hari Kartini. Foto: Rezza Herdiyanto/ Untuk Batam Pos

batampos.co.id – Ratusan murid berkumpul di depan Indomaret Botania. Murid-murid itu tampak berbeda dengan biasanya. Ada yang mengenakan pakaian adat, polisi, TNI, pilot, kebaya dan batik. Murid-murid tersebut berasal dari Sekolah Sultan Agung Batam yang mengadakan pawai untuk memperingati Hari Kartini.

Guru-guru tampak sibuk mengurus para murid agar segera mempersiapkan barisan karena pawai akan segera dilakukan. Tak ketinggalan, polisi juga berjaga-jaga untuk mengamankan pawai ini. Pawai ini dilaksanakan dengan menyusuri Jalan Tengku Sulung, dari kawasan Pasar Botania menuju sekolah Sultan Agung Batam di Perumahan Taman Raya.

Tampak murid-murid bersemangat melakukan pawai dengan berjalan kaki diiringi drum band dan angklung di barisan depan pawai. “Senang, kalau ramai-ramai kaya gini, gak kerasa capek,” tutur murid kelas 5, Zaki yang mengenakan pakaian atlet karate.

Dengan berjalan menyusuri jalan raya, pawai ini mendapat perhatian dari masyarakat setempat. Tak sedikit masyarakat yang mengabadikan pawai ini dengan kamera masing-masing. “Pawainya bagus dan berjalan lancar,” kata salah satu orangtua murid, Widia.

Selama hampir setengah jam, rombongan pawai itu sampai di Sekolah Sultan Agung Batam. Kepala Sekolah Sultan Agung Batam, Saiful Nashri mengatakan, pawai ini diikuti sekitar 600 murid, mulai dari TK, SD dan SMP. “Jarak yang ditempuh dalam pawai ini sekitar 2 Km,” ujarnya kepada koran Batam Pos (grup batampos.co.id), Kamis (28/4).

Setelah pawai, acara dilanjutkan dengan fashion show, lomba menyanyi lagu perjuangan, lomba mewarnai dan menggambar serta pemilihan Kartini terbaik di Sekolah Sultan Agung.

Tujuan diadakan pawai ini adalah untuk mengenalkan jasa pahlawan kepada murid-murid, melestarikan budaya bangsa sekaligus mengenalkan Sekolah Sultan Agung Batam kepada masyarakat.

“Dengan pawai ini, masyarakat tahu Sekolah Sultan Agung Batam dan saat ini kami juga sudah membuka pendaftaran peserta didik baru,” pungkas Saiful. (cr16)