Rabu, 24 Juni 2026
Beranda blog Halaman 14468

BP Batam Menghadiri Acara Silaturahmi Kapolda Kepri

0

batampos.co.id – Dalam rangka untuk menyambut memperingati hari Buruh Dunia yang jatuh pada tanggal 1 Mei 2016, Kapolda Kepri bekerjasama dengan Apindo (Asosisasi Pengusaha Indonesia), HKI (himpunan Kawasan Industri), BSOA (Batam Shipyard Offshore Asosisation) serta BP Batam mengadakan kegiatan acara Silaturahmi Kapolda Kepri Dalam Rangka Menyambut Mayday 2016, yang dilaksanakan tanggal 29 April 2016 bertempat di Gedung Aula Polda Kepri.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolda Kepri Brigjend Pol. Drs. Sambudi Gusdian, Wakil Kepala BP Batam Agus Tjahajana Wirakusumah, Ketua APINDO Oka Simatupang, serta para tamu undangan yang banyak berasal dari pengelola kawasan industri, anggota asosiasi, maupun para pengusaha General Manager, Direktur HRD perusahaan-perusahaan dan para Chief Security yang diundang dalam kegiatan silaturahmi tersebut.

Dalam sambutannya Kapolda Kepri mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya Polda Kepri dan seluruh stake holder untuk mempersiapkan segala kemungkinan dalam menyambut hari Buruh Dunia (Mayday) 2016 yang jatuh pada hari Minggu tanggal 1 mei 2016 dapat berjalan dengan tertib sehingga iklim investasi di Batam dapat selalu aman dan kondusif.

Beliau juga mengutarakan bahwa waktu yang dapat diberikan dalam melakukan kegiatan memperingati hari buruh tersebut adalah dari jam 6 pagi hingga jam 6 sore. Dan apabila mereka melebihi waktu yang telah ditentukan hingga terjadinya kegiatan sweeping, demo anarkis Polda Kepri akan menindak dan melakukan tindakan tegas.

Marilah kita bersama-sama menjaga seluruh perusahaannya baik internal maupun eksternal sehingga terhindar dari kegiatan dan kondisii yang kurang menyenangkan yang tentunya dapat saja terjadi kepada kita semua.

Wakil Kepala BP Batam Agus Tjahajana Wirakusumah menyambut baik kegiatan silaturahmi ini. Ia mengatakan bahwa kita perlu terus berkoordinasi dan berkerjasama dalam menangani permasalahan mengenai tenaga kerja dan kita harus menjaganya dengan baik, kerena mereka merupakan asset bagi kita semua.

“Kami meminta agar para pemangku kepentingan untuk dapat terus melakukan upaya dalam meningkatkan keterampilan/ skill mereka sehingga Batam akan semakin lebih baik dalam meningkatkan daya saingnya sebagai tempat tujuan investasi dan industri yang terbaik diwilayah Asia,” ujar Agus.

Selama SDM tersebut menjadi nilai tambah bagi perkembangan Kota Batam, kita akan selalu memberikan perhatian.

Kegiatan tersebut ditutup dengan foto bersama dengan nara sumber dan juga berdiskusi dengan seluruh tamu undangan yang hadir lebih dari sekitar 150 orang.

Pak Walikota, Ini Loh Anak Batam yang Harumkan Nama Batam di Jakarta

0

batampos.co.id – Anak Batam tidak bisa dipandang sebelah mata. ia bis aberkarya bahkan di belantara Jakarta.

Pencuri Helm di RSUD Embung Fatimah Ditangkap Satpam

0
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Jubenron Sagala (22), warga Kavling Seilekop Blok D Nomor 39, Sagulung, ditangkap oleh satpam Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Batuaji saat kepergok mencuri helm LTD milik pengunjung, Kamis (28/4) pukul 11.30 WIB.

Tertangkapnya pelaku sempat mendapat perhatian pengunjung rumah sakit dan warga sekitar ketika pelaku dibawa ke pos satpam RSUD Embung Fatimah.

Peristiwa itu terjadi ketika pelaku beraksi dengan menggunakan sepada motor Yamaha Jupiter MX bewarna hitam merah dengan nomor polisi BP 6172 DM. Saat beraksi pelaku terekam CCTv, pelaku mengambil helm LTD yang berada di atas sepeda motor Yamaha Vega R bewarna hitam dengan nomor polisi BP 4237 EG.

“Saya minjam, bukan mencuri,” ujar Jubenron, saat ditangkap.

Jubenron mengatakan mengambil helm tersebut karena terdesak ingin pulang ke rumah untuk mengambil pakaian ganti untuk kakaknya yang dirawat di rumah sakit tersebut karena mengalami kecelakaan di depan Hotel D’Marlion. “Kakak saya patah kakinya, saya hanya minjam helm ini sebentar saja,” ungkapnya.

Sementara itu Efrifen satpam di rumah sakit itu mengatakan bahwa pelaku sudah dicurigai sejak pukul 09.00 WIB. Saat itu pelaku masuk dan sempat berbicara kepada satpam bahwa helm miliknya sudah hilang saat diparkir di atas motor.

Pihak satpam tidak yakin begitu saja karena melihat gelagat pelaku yang mencurigakan lalu mencatat nomor polisi motor dan ciri-ciri pelaku. “Dia kehilangan helm, tetapi tidak ada bentuk panik kehilangan,” kata Efrifen.

Kedua kalinya pelaku kembali masuk dan mencari helm. Namun aksinya terekam CCtv karena mengambil helm yang buka miliknya di atas motor milik pengunjung rumah sakit. “Kita sudah tahu itu bukan helm miliknya, kemudian kita tangkap.” ungkap Efrifen.

Atas perbuatannya, kata Efrifen, pelaku akan diserahkan ke pihak kepolisian Mapolsek Sagulung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (cr14)

Satlantas Polresta Barelang dan Dishub Gelar Razia Bersama

0
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Satlantas Polresta Barelang serta Dinas Perhubungan (Dishub) Batam gelar razia bersama di depan Stadion Temenggung Abdul Jamal, Kamis (28/4) pagi.

Wakasat Lantas Polresta Barelang, AKP Bobby M Zulfikar mengatakan sasaran polisi dalam razia yang disebut giat 21 itu yakni pelanggaran yang bersifat kasat mata serta pelanggaran administratif.

“Seperti tak pakai helm maupun spion untuk kendaraan roda dua, tak pakai safety belt untuk mobil. Dan juga pelanggaran seperti tak bawa SIM dan STNK, akan ditilang,” katanya disela-sela razia berlangsung.

Menurutnya kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang rencananya digelar dua kali seminggu. Dengan waktu dan tempat yang akan disesuaikan. “Sekali dengan dishub dan sekali dengan Dispenda,” katanya.

Sementara itu, Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Batam, Faisal Riza mengatakan pihak Dishub dalam razia tersebut akan memeriksa buku KIR kendaraan angkutan barang.

“Di Dishub namanya operasi sadar uji. Angkutan-angkutan ini setelah diperiksa, yang mati KIR-nya ya kita tilang,” katanya.

Dari giat yang dilakukan sejak pukul 09.30 WIB hingga pukul 12.00 WIB tersebut Satlantas Polresta Barelang menilang 109 kendaraan roda dua serta satu roda empat dengan jenis pelanggaran terbanyak tak miliki SIM dan STNK, sementara Dishub menilang 13 kendaraan angkutan barang. (cr13)

Tim Terpadu Robohkan Ratusan Kios Liar di Simpang Frengki

0
Satu alat berat  merobohkan kios-kios liar yang berdiri di jalur hijau Simpang Frengki, Batamcenter, Jumat (29/4) pagi. Foto: Den Bagus Alfan/ facebook
Satu alat berat merobohkan kios-kios liar yang berdiri di jalur hijau Simpang Frengki, Batamcenter, Jumat (29/4) pagi. Foto: Den Bagus Alfan/ facebook

batampos.co.id – Tim Terpadu Penertiban Kota Batam kembali membongkar kios-kios liar yang berdiri di row jalan. Kali ini, Tim Terpadu membongkar 110 kios liar yang berdiri diatas zona hijau Simpang Frengki, Batamcenter, Jumat (29/4) pagi.

”Kita sudah kasih tahu, bahkan sebagian pemilik sudah membongkar sendiri kiosnya,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam, Hendri.

Menurut Hendri, pembongkaran kios liar tak hanya di sisi kiri dari arah Simpang Frengki menuju ke Royal Sincom, Batamcenter. Namun juga, di sisi kanan jalan yang berdiri kios liarnya.

”Apalagi yang sisi kiri itu kan ada jalur pipa gas, objek vital yang juga membahayakan jika sewaktu-waktu bocor karena aktivitas kios liar tersebut,” papar Hendri.

Untuk pembongkaran kali ini, Tim Terpadu menurunkan satu alat berat untuk merobohkan bangunan-bangunan permanen yang berdiri di jalur hijau itu. Begitu juga, pembongkaran kali ini akan didampingi aparat keamanan gabungan seperti Satpol PP dan TNI/Polri.

”Sama seperti di Simpang Tropicana pekan lalu, alat berat dan aparat keamanan kita turunkan untuk mengamankan jalannya pembongkaran,” katanya.

Lebih lanjut, Hendri juga mengungkap pembongkaran itu juga didukung oleh organisasi kemasyarakatan (ormas) yang sebelumnya disebut-sebut membekingi kios liar di wilayah itu. ”Tidak, mereka justru mendukung penuh pemerintah untuk ketertiban Kota Batam,” katanya.

Meski begitu, Kepala Satpol PP juga menekankan jika pihaknya pilih jalur persuasif atau imbauan agar pemilik kios membongkar sendiri bangunannya. ”Kita tidak mau ada hal-hal yang tak diinginkan, karena kita ingin Batam ini kondusif,” tegasnya lagi.

“Alhamdulillah, penertibannya berjalan lancar, itu karena kita tegas. Dalam arti, kita tidak tebang pilih. Semua kios liar yang berada di atas zona hijau akan ditertibtan,” kata Hendri. (rna)

Disdik Batam Imbau Acara Perpisahan Dilaksanakan di Sekolah

0
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam telah menyurati seluruh sekolah di kota ini untuk tidak melaksanakan acara perpisahan dengan murid yang lulus ujian di hotel maupun di tempat-tempat wisata. Alasannya, untuk penghematan dan keselamatan siswa.

”Konsep awalnya karena kita ingin hemat dan menciptakan keakraban,” kata Kepala Bidang Pendidikan Menengah Disdik Kota Batam, Andi Agung, Kamis (28/4).

Menurut Andi, alasan Disdik melarang pelaksanaan perpisahan di tempat wisata seperti pantai juga demi keselamatan siswa. ”Nanti kalau terjadi apa-apa, masalah lagi,” ujarnya.

Dalam surat edaran tersebut, lanjutnya, Disdik juga mengimbau sekolah-sekolah untuk memanfaatkan sarana dan prasana yang telah mereka miliki.

”Kalau acara di sekolah, kan mereka bisa mengenang suasana perpisahan tersebut,” jelasnya.

Dia mengharapkan, semua sekolah bisa melaksanakan isi surat edaran itu. ”Saat rapat finalisasi UN (ujian nasional) beberapa waktu lalu juga sudah kami ingatkan lagi agar pelaksanaan perpisahan dilaksanakan di sekolah saja,” terang Andi. (cr17)

DPRD Batam Anggap BKD Lamban, Lima Bulan Verifikasi Honorer Tak Selesai

0
Kepala BKD Kota Batam M Sahir. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
Kepala BKD Kota Batam M Sahir. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Komisi I DPRD Kota Batam menilai kinerja Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Batam lamban. Sudah hampir lima bulan, verifikasi tenaga honorer belum juga selesai.

”Ngurusin tenaga honor saja tidak bisa, hingga kini masih terkatung-katung,” kata Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Lik Khai, Kamis (28/4).

Ditambahkan Lik Khai, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) beberapa pekan lalu, BKD menyampaikan verifikasi baru 90 persen. Jumlahnya mencapai 6.898 orang, membengkak 2.205 orang dari data yang diajukan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016 sebanyak 4.131 orang.

Data tersebut tambah Lik Khai bisa terus membengkak. Ia yakin, banyak titipan dan sisipan oknum pejabat seperti yang terjadi di Dinas Tata Kota (Distako) Batam.

”Kalau tak diungkap Bobi melalui youtube, mungkin takkan terbongkar,” bebernya lagi.

Karena itu Lik Khai meminta pemerintah memberhentikan tambahan tenaga honor baru, di luar 4.131 orang. Sesuai dengan komitmen Wali Kota Batam, Rudi. ”Siapapun bekingnya, harus dibuang,” ungkap Lik Khai.

Bila dipertahankan, pemerintah takkan memiliki anggaran untuk menggaji tambahan 2.205 tenaga honor. ”Tambahan 865 tenaga honor di Satpol PP saja tak mampu bayar, apalagi 2.205,” ungkapnya.

Sayangnya, Kepala BKD Kota Batam M Sahir tak berhasil dikonfirmasi. Beberapakali dihubungi melalui ponselnya tidak diangkat, pesan singkat (SMS) pun hingga berita ini diturunkan tak mendapatkan balasan.

Sebelumnya, M Sahir mengatakan, hasil verifikasi sementara, tenaga honor di Batam mencapai 6.988 orang. Sebanyak 3.176 orang bekerja sebagai guru, TU, penjaga sekolah, serta perpustakaan. ”Sisanya tersebar di seluruh SKPD,” kata Sahir. Sahir menjanjikan, honor rekrutan baru di seluruh SKPD akan dirumahkan.

Asisten Pemerintahan Pemko Batam, Firman menyebutkan, pemerintah akan membentuk tim. Melakukan investigasi dugaan adanya penggelembungan, serta penambahan tenaga honor baru. (hgt)

LAZ Masjid Jabal Arafah Salurkan Beasiswa Batam Cerdas Orang Tua Asuh

0
Siswa-siswi penerima beasiswa LAZ Masjid Jabal Arafah berfoto bersama Ketua LAZ MJA H. Prawira Negara, SE, Akt. Foto: Ist
Siswa-siswi penerima beasiswa LAZ Masjid Jabal Arafah berfoto bersama Ketua LAZ MJA H. Prawira Negara, SE, Akt. Foto: Ist

batampos.co.id – Lembaga Amil Zakat (LAZ) Masjid Jabal Arafah menyalurkan beasiswa Batam Cerdas Orang Tua Asuh pada April ini sebanyak dua kali. Pertama Rabu (20/4) di SD Al Barkah Sagulung sebanyak 18 siswa mulai tingkat SD sampai SMA/MAN sederajat untuk wilayah Batuaji dan sekitarnya.

Kedua pada Sabtu (23/4) lalu di Masjid Jabal Arafah sebanyak 23 siswa dari wilayah Lubukbaja, Batam Centre, Tanjunguma dan sekupang. Penyerahan dilakukan langsung Ketua LAZ Masjid Jabal Arafah H Prawira Negara.

Menurut Sekretaris LAZ Masjid Jabal Arafah, Ali Novia, sebanyak 41 siswa tersebut sudah melalui verifikasi dari pihaknya. ”Anak-anak yang diberikan beasiswa adalah mereka yang berprestasi dari kalangan tidak mampu. Anak-anak ini semuanya masuk 10 besar siswa berprestasi di kelas,” katanya.

Selama mendapat beasiswa, prestasi anak-anak ini tetap dipantau jangan sampai prestasinya menurun. Dan hasil evaluasi belajar setiap semester juga diberikan kepada orang tua asuh.

Masih Ali, sumber dana beasiswa Batam Cerdas Orang Tua Asuh ini berasal dari para donatur tetap. ”Alhamdulillah LAZ Masjid Jabal Arafah, diamanahi dari para muzakki dan donatur untuk menitipkan hartanya sebagai pinjaman yang baik kepada Allah berupa program beasiswa Batam Cerdas Orang Tua Asuh. Inshaa Allah beasiswa ini disalurkan rutin setiap bulannya,” katanya.

Ditambahkan, hingga 2016 ini tercatat ada 23 donatur tetap. Naik dari sebelumnya yang hanya 12 saja. Pemberian donatur tetap ini akan berlangsung selama anak yang bersangkutan masih terus bersekolah hingga lulus. Masing-masing untuk SD sebesar Rp 150 ribu/bulan, SMP Rp 200 ribu/ bulan, SMA sederajat Rp 250 ribu/bulan, SMK 300 ribu/bulan.

LAZ Masjid Jabal Arafah membuka ruang selebarnya kepada masyarakat Batam bergabung menjadi donatur dan berdonasi baik berupa zakat, infak maupun sedakah. Sebab sesuai catatan LAZ Masjid Jabal Arafah masih ada 118 siswa lagi dari SD hingga SMA sederajat yang masuk daftar tunggu beasiswa sekolah. (umy)

Hari ini, Festival Kampung Tua Digelar di Belakangpadang

0
Kepala Disparbud Kota Batam, Yusfa Hendri. Foto: Iman Wachyudi/ batampos.co.id
Kepala Disparbud Kota Batam, Yusfa Hendri. Foto: Iman Wachyudi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Batam menggelar Festival Kampung Tua di Belakangpadang, Jumat-Sabtu (29-30/4). Acara itu akan diisi dengan berbagai pentas budaya, mulai dari tarian yang dibawakan secara kolosal, hingga aneka permainan rakyat tradisional.

”Besok (29 April) juga bertepatan Hari Tari se-Dunia, makanya kita barengkan gelarannya,” ujar Kepala Disparbud Kota Batam, Yusfa Hendri, kemarin.

Nantinya, akan ada beberapa tarian tradisional yang dibawakan oleh sekitar 100-an orang penari. Seperti tari Jogi yang merupakan tarian asli Batam. ”Prosesi tarian akan dimulai dari Penginapan Budi Penolong, lalu berarak ke Pasar Belakangpadang, kemudian menuju ke Pelabuhan, dan seremoni akan dimulai di Lapangan Indra Sakti,” urai Yusfa.

Selain itu, dia melanjutkan, panitia juga akan menggelar aneka permainan rakyat tradisional. Seperti permainan gasing, engkrang, dan congklak. ”Juga ada pameran dan sejarah tentang Kampung Tua,” imbuhnya.

Menurut Kepala Dinas, pemilihan lokasi di Belakangpadang karena wilayah itu memiliki perkampungan bersejarah. Tak hanya itu, Pulau Penawar Rindu juga dinilai punya kaitan dengan sejarah Batam. ”Kita masih ingat, di Belakangpadang merupakan awal atau cikal bakal pemerintahan di Batam,” ujarnya.

Terkait kunjungan wisatawan, terutama wisatawan mancanegara, Yusfa mengaku festival itu akan jadi daya tarik tersendiri. ”Ini festival kebudayaan, kita tahu kebudayaan bisa dijual untuk pariwisata,” kata dia. (rna)

Bandara, Pelabuhan, dan Rumah Sakit Akan Dibenahi

0
Bandara Hang Nadim Batam. Foto: batampos
Bandara Hang Nadim Batam. Foto: batampos

batampos.co.id -Audit BPK dan BPKP terhadap BP Batam belum rampung, namun petinggi BP Batam sudah mengidentfikasi berbagai persoalan di sejumlah aset penghasil duit BP Batam.

Salah satu yang menjadi sorotan serius adalah Bandara Hang Nadim Batam. Statusnya sebagai bandara Internasional tak berbanding lurus dengan fasilitas dan pelayanannya.

Kepala BP Batam Hatanto yang mengaku sudah beberapa kali mengecek bandara itu mendapati hal-hal kecil namun menyangkut kenyamanan publik yang sangat tak layak.

“Saya sudah beberapa kali ke (Bandara) Hang Nadim, katanya bandara kelas internasional. Tetapi begitu ke kamar mandi, air tidak ada. Bagaimana berdaya saing,” ujarnya saat menghadiri acara Kadin Batam di Harris Hotel Batam Centre, Kamis (28/4/2016).

Baca Juga: 50 Persen Pengguna Toilet Bandara Hang Nadim Kecewa

Menurut Hatanto, ke depan Bandara Hang Nadim akan dibenahi sehingga sesuai stausnya sebagai bandara Internasional.

Tak hanya menyoroti bandara, Hatanto juga menyoroti pelayanan di pelabuhan baik domestik, internasional, maupun kontainer juga perlu pembenahan. Banyak hal-hal mendasar yang masih jauh yang diharapkan.

Begiupun dengan Rumah Sakit BP Batam (RSOB). Fasilitas dan kualitas pelayanan juga akan ditingkatkan, sehingga masyarakat bisa dilayani dengan baik, sesuai standar pelayanan rumah sakit berkelas. (ian/bp/nur)