Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 1484

Tiba di Anambas, Wagub Kepri Ngaku Balek Kampung untuk Rayakan Idul Adha Bersama Keluarga

0
Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura bersama istri, Dwiana Nenny sedang mengikuti prosesi adat dari Ketua LAM Anambas, Ardhan usai tiba di Pelabuhan Tarempa. f.ihsan

batampos– Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura beserta istri Dwiana Nenny tiba di Pelabuhan Tarempa, Kabupaten Anambas, Rabu, (4/6).

Kedatangan orang nomor dua di Kepri ini disambut langsung oleh Bupati Anambas, Aneng beserta jajaran.

Usai turun dari kapal, Nyanyang langsung disambut beras tepuk tawar serta pemakaian kain cual khas Anambas oleh Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM), Ardhan.

Wagub Nyanyang menegaskan kunjungannya ke Anambas dalam rangka menutup kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) tingkat Kabupaten serta merayakan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriyah.

BACA JUGA: Untuk Idul Adha 2025, Lingga Butuh Sapi Kurban 300 Ekor

“Ya tidak hanya itu, kami datang kesini juga balek kampung, karena Istri orang sini. Sekalian jumpa keluarga. Walau diumur 4 tahun sudah pindah,” ujar Nyanyang.

Selama perjalanan ke Anambas, ia merasa takjub dengan pemandangan alam yang sungguh menawan.

Ketua Gerindra Batam ini akan mendorong Pemkab Anambas untuk mengoptimalkan sektor pariwisata untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kehadiran kami di sini merupakan bentuk komitmen Pemprov Kepri untuk memastikan pembangunan merata hingga ke daerah terluar. Anambas memiliki potensi besar, baik dari sektor pariwisata maupun perikanan, yang perlu kita dukung dengan infrastruktur yang memadai,” ujar Nyanyang.

Diketahui, kunjungan Wagub Nyanyang ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian monitoring dan evaluasi pembangunan di wilayah Kepulauan Riau, khususnya daerah-daerah terluar dan berbatasan langsung dengan negara tetangga. (*)

Reporter: Ihsan

Artikel Tiba di Anambas, Wagub Kepri Ngaku Balek Kampung untuk Rayakan Idul Adha Bersama Keluarga pertama kali tampil pada Kepri.

Kecelakaan Tunggal di Kawasan Hutan Mata Kucing, Hilang Kendali dan Tabrak Pembatas Jalan

0
Mobil Nissan Livina BP 1895 ER yang mengalami kecelakaan tunggal, Selasa (3/6) malam. F.Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Diponegoro atau tepatnya di sekitar kawasan Hutan Mata Kucing, Sekupang, Selasa (3/6) malam, sekitar pukul 22.40 WIB. Kecelakaan ini melibatkan mobil Nissan Livina BP 1895 ER.

Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Sang sopir berinisial EM, 40, terlihat terluka di dalam mobil, sedangkan mobil ringsek di bagian depan dan samping.

“Mobilnya dari Batuaji, tadi ngebut lalu hilang kendali dan menabrak pembatas jalan,” ujar Rahmat, saksi mata di lokasi.

Pantauan Batam Pos, menabrak pembatas jalan dan terjun ke arah berlawanan. Kecelakaan ini diduga akibat sopir yang mabuk. Dari dalam mobil tercium aroma alkohol yang menyengat.

“Mabuk itu, mabuk. Dalam mobil bau alkohol,” kata Rahmat.

Kecelakaan ini juga menyebabkan arus lalu lintas dari arah Sekupang-Batuaji terganggu. Mobil masih melintang di tengah jalan.

“Sopirnya masih di dalam mobil. Kata sopirnya mau pulang ke Bengkong,” ungkap Rahmat.

Sementara Kasubnit 1 Sat Lantas Polresta Barelang, Ipda Tarmizi Rambe membenarkan kecelakaan ini. Ia mengatakan dari pemeriksaan, faktor kecelakaan ini disebabkan kelalaian sopir.

“Sopirnya mengantuk. Dari pengecekan di rumah sakit, tidak ada pengaruh alkohol,” ujarnya singkat. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

 

Artikel Kecelakaan Tunggal di Kawasan Hutan Mata Kucing, Hilang Kendali dan Tabrak Pembatas Jalan pertama kali tampil pada Metropolis.

Penyidik Polda Minta Keterangan Ahli OJK Terkait Kasus Dugaan Penipuan Asuransi BNI Life

0
Ilustrasi investasi penipuan.

batampos – Penyidikan dugaan penipuan asuransi BNI Life di Lingga oleh Polda Kepri berjalan agak alot. Meski sudah ada sejumlah bukti, ternyata penyidik masih belum menetapkan tersangka atas laporan dugaan penipuan tersebut.

Kepala Subdit III Tipikor Ditkrimsus Polda Kepri, AKBP Argya Satrya Bhawana mengatakan proses penyidikan masih terus berjalan. Pihaknya masih meminta keterangan sejumlah pihak, termasuk saksi-saksi. “Masih proses, kami masih minta keterangan saksi,” ujarnya.

Menurut dia, dalam proses penyidikan pihaknya juga meminta keterangan ahli dari Otoritas jasa Keuangan (OJK). Dimana keterangan ahli itu bertujuan untuk memperkuat ada perbuataan melawan hukum dalam laporan tersebut.

“Kami minta keterangan ahli OJK. Semoga bisa secepatnya, sehingga proses tak lama,” tegasnya.

Sedangkan untuk penetapan tersangka menurutnya masih belum. Hal itu dikarenakan masih pengumpulan alat bukti. “Masih belum, kami masih kumpulkan bukti,” tegasnya.

Sebelumnya, Kasus dugaan penipuan berkedok investasi asuransi menyeruak di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Puluhan orang diduga menjadi korban investasi asuransi dari BNI Life dengan kerugiaan diperkirakan belasan miliar.

Salah satu korban, Lians Dwi, warga Lingga, pada tahun 2023 ia tertarik membeli produk asuransi BNI Life setelah dihubungi oleh Safaringgan, yang mengaku sebagai agen resmi. Dengan janji keuntungan cepat dan hadiah menarik, Lians menyetorkan dana secara bertahap hingga mencapai Rp315 juta. Namun pada Januari 2025, saat hendak mencairkan dana, ternyata klaim tidak bisa diproses dan produk yang ditawarkan ternyata palsu.
Atas dugaan kerugiaan itu Lians akhirnya membuat laporan ke Polda Kepri, dengan kerugiaan Rp 315 juta.

Modus penipuan dilakukan kepada para kliennya dengan iming-iming investasi berjangka pendek, cashback, serta hadiah menarik dari produk asuransi BNI Life. Namun kenyataannya, para korban tidak dapat mencairkan dana yang telah mereka setorkan. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Penyidik Polda Minta Keterangan Ahli OJK Terkait Kasus Dugaan Penipuan Asuransi BNI Life pertama kali tampil pada Metropolis.

Proyek Perbaikan Jalan Raja M Saleh Sudah Capai 20 Persen, Ditarget Rampung Agustus

0
Sejumlah pekerjaan melakukan pemasangan besi untuk pengecoran proyek pelebaran jalan Cikitsu, Selasa (27/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Proses perbaikan jalan di Jalan Raja M Saleh, tepatnya di depan Komplek Cikitsu, Batam Kota, saat ini telah mencapai progres 20 persen. Pengerjaan jalan yang rusak tersebut kini memasuki tahap pengecoran disebagian ruas jalan, sebagai dari rencana pelebaran dan perbaikan infrastruktur yang ditargetkan rampung pada Agustus 2025.

Kepala Bidang Dinas Bina Marga Kota Batam, Dohar, mengatakan pengerjaan saat ini masih dalam tahap awal. Fokus utama adalah pengecoran pada bagian jalan bahu jalan, serta pelebaran ruas jalan guna meningkatkan kapasitas lalu lintas.

“Proses pengerjaan saat ini sudah memasuki tahap pengecoran. Namun, pengecoran tidak dilakukan pada seluruh badan jalan, hanya pada bagian-bagian bahu jalan,” ujar Dohar saat dikonfirmasi, Selasa (4/6).

Menurutnya, jalan tersebut memiliki panjang mencapai ratusan meter dan merupakan salah satu akses penting di kawasan Batam Kota. Oleh karena itu, perbaikan dilakukan secara bertahap dan menyeluruh, termasuk pelebaran jalan yang menjadi prioritas di tahap awal.

“Selain perbaikan jalan, di lokasi juga dilakukan pemindahan drainase. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya banjir, terutama saat musim hujan,” tambahnya.

Ia mengungkapkan proyek ini akan dilanjutkan pada tahun depan. Setelah tahap pengecoran dan pelebaran jalan selesai pada tahun ini, proses pengaspalan secara keseluruhan dijadwalkan dilakukan pada 2026.

“Pelaksanaan pembangunan jalan bersifat bertahap. Untuk pengaspalan secara menyeluruh, akan dilaksanakan pada tahun depan karena anggarannya terbagi dua tahap,” ujarnya.

Warga di sekitar Komplek Cikitsu menyambut baik proyek perbaikan tersebut. Selama ini, kondisi jalan yang rusak dan berlubang menjadi keluhan utama, terutama saat hujan turun dan menyebabkan genangan.

Dengan dimulainya perbaikan dan pelebaran jalan tersebut, Pemerintah Kota Batam berharap aksesibilitas masyarakat akan meningkat dan potensi kemacetan dapat dikurangi secara signifikan.

“Semoga bisa cepat tuntas, karena jalan ini termasuk akses yang padat dilalui,” ujar Ratih. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Proyek Perbaikan Jalan Raja M Saleh Sudah Capai 20 Persen, Ditarget Rampung Agustus pertama kali tampil pada Metropolis.

 Puan Dorong Pemerintah Lakukan Deteksi Dini untuk Cegah Penyebaran Virus Covid-19

0
Ketua DPR RI Puan Maharani. (Istimewa).

batampos – Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengomentari lonjakan kasus Covid-19 yang belakangan ini menimpa Indonesia. Lonjakan peningkatan Covid-19 di dalam negeri menyusul meningkatnya angka positif di beberapa negara di Asia Tenggara, termasuk Thailand, Malaysia, Singapura, dan Hong Kong.

Ia menekankan, kenaikan kasus ini harus diwaspadai oleh Pemerintah dengan mengambil langkah terukur demi melindungi masyarakat, apalagi tren kasus Covid-19 di Indonesia dilaporkan juga meningkat.

“Peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi di kawasan Asia jelas tidak bisa dianggap enteng. Pemerintah harus memiliki sense of urgency yang tinggi dan tidak boleh lengah,” kata Puan Maharani kepada wartawan, Rabu (4/6).

Puan juga mengingatkan, Pemerintah untuk memastikan ketahanan kesehatan nasional menyusul adanya peningkatan kasus Covid-19 belakangan ini.

“Selain melakukan langkah-langkah antisipasi, Pemerintah perlu memastikan Indonesia memiliki ketahanan kesehatan yang kuat. Sehingga saat terjadi skenario terburuk, kita sudah siap dan bisa mengatasinya,” tutur Puan.

Ketua DPP PDIP itu menegaskan, meningkatnya kasus Covid-19 penting bagi pemerintah untuk memperkuat sistem deteksi dini dan sistem kesehatan Tanah Air.

“Tentunya Pemerintah harus meningkatkan kapasitas testing dan pelacakan, memastikan distribusi vaksin booster yang memadai, serta menguatkan edukasi dan komunikasi publik secara konsisten dan transparan,” ucap Puan.

Menurutnya, Pemerintah bisa kembali screening kesehatan yang ketat di seluruh bandara internasional, terutama bagi penumpang dari negara-negara dengan peningkatan kasus Covid-19. Menurutnya, deteksi dini merupakan kunci utama mencegah penyebaran virus lebih luas.

“Kita tidak boleh hanya mengandalkan imbauan atau protokol yang longgar. Pemeriksaan kesehatan dan pelacakan kontak yang ketat di pintu masuk negara harus dijalankan secara konsisten,” pungkasnya.

Artikel  Puan Dorong Pemerintah Lakukan Deteksi Dini untuk Cegah Penyebaran Virus Covid-19 pertama kali tampil pada News.

Mantan Kasat Narkoba Polresta Barelang Lolos dari Hukuman Mati, JPU Banding

0
Suasana ruang sidang PN Batam saat dimulainya sidang pembacaan putusan terhadap Kompol Satria Nanda, mantan Kasat Narkoba Polresta Barelang. Foto. Yashinta/ Batam Pos

batampos – Mantan Kasat Narkoba Polresta Barelang, Satria Nanda, berhasil lolos dari jerat hukuman mati, setelah majelis hakim menjatuhkan vonis yang lebih ringan dalam persidangan kasus narkoba yang menjeratnya. Hakim memutuskan vonis seumur hidup atas kasus tersebut.

Putusan tersebut mengejutkan banyak pihak, mengingat tuntutan jaksa sebelumnya adalah hukuman mati atas perannya dalam pemufakatan jahat, yang menyelewengkan barang bukti narkoba.

Baca Juga: Sidang Vonis 6 Eks Satresnarkoba Polresta Barelang Dimulai, Satria Nanda yang Pertama

Vonis ini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat dan pengamat hukum. Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan banding atas putusan itu.

Kasus ini menyita perhatian publik, mengingat terdakwa pernah menjabat posisi strategis di kepolisian yang semestinya menjadi garda terdepan dalam pemberantasan narkoba.

Banyak pihak menantikan hasil banding tersebut, sekaligus berharap agar penegakan hukum tidak tebang pilih, terlebih jika pelakunya berasal dari institusi penegak hukum itu sendiri. (*)

Reporter: Fiska Juanda

Artikel Mantan Kasat Narkoba Polresta Barelang Lolos dari Hukuman Mati, JPU Banding pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Rancang Simplifikasi Perizinan

0
batampos – BP Batam mulai merancang langkah konkret untuk menyederhanakan perizinan usaha di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam. Upaya ini ialah bagian dari strategi mengejar target pertumbuhan ekonomi daerah hingga 10 persen, lebih tinggi dari proyeksi nasional sebesar 8 persen pada 2029.

Sebagai langkah awal, BP Batam melalui tiga deputi utama mengundang para pelaku usaha dan investor untuk berdiskusi serta memberikan masukan terhadap skema simplifikasi perizinan. Pertemuan ini digelar pada Selasa (3/6) di Ruang Balairungsari BP Batam.

Tiga deputi yang memimpin jalannya diskusi adalah Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Djemy Fary Francis; Deputi Bidang Infrastruktur, Mouris Limanto; dan Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad. Mereka memaparkan rencana penyederhanaan birokrasi perizinan sekaligus mendengar aspirasi para pelaku industri.

Fary menjelaskan, upaya simplifikasi ini merupakan bagian dari misi besar untuk menciptakan iklim investasi yang inklusif dan mendorong percepatan ekonomi Batam.

“Kami safari ke kawasan industri untuk memetakan persoalan investasi dan merancang solusi. Ini semua untuk menjaga target pertumbuhan yang sudah dicanangkan Presiden,” ujarnya.

Beberapa langkah strategis yang sedang dirancang BP Batam antara lain adalah penghapusan kewajiban mengurus fatwa planologi dan izin pematangan lahan, yang selama ini memperlambat proses alokasi lahan. Dengan penghapusan dua tahapan tersebut, proses perizinan akan jauh lebih cepat.

“Selama ini alur perizinan lahan bisa memakan waktu sekitar 70 hari. Dengan skema baru, kami ingin mempercepat proses itu secara signifikan,” ujar Mouris.

Ia menambahkan, kajian BP Batam juga menunjukkan bahwa pematangan lahan yang tak ditindaklanjuti justru menyebabkan tanah menjadi gundul dan berkontribusi pada banjir.

Tak hanya menyederhanakan alur birokrasi, BP Batam juga merancang sistem dashboard pengaduan real time dan pelayanan terpadu satu pintu antara BP Batam dan Pemko Batam. Seluruh upaya ini ditujukan untuk memberikan kepastian, efisiensi, dan kenyamanan bagi pelaku usaha.

Simplifikasi ini dirancang bersama-sama dengan pelaku usaha. “Kami minta masukan langsung dari industri agar rencana ini tidak hanya top-down, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan di lapangan,” tambah Mouris.

Para pelaku usaha merespons positif rencana BP Batam tersebut. Mereka berharap agar kebijakan ini benar-benar bisa diimplementasikan dan tak berhenti di atas kertas. Salah satunya adalah Ketua DPD REI Khusus Batam, Robinson Tan.

Menurut Robinson, rencana BP Batam menarik dan berani, terutama dalam hal upaya menarik kembali sejumlah perizinan yang masih berada di kementerian/lembaga pusat ke otoritas lokal.

“Kami pengusaha sangat mendukung. Yang penting adalah kepastian waktu dalam proses perizinan. Itu yang kami butuhkan,” katanya.

Ia juga menekankan dukungan penuh dari pemerintah dalam mengawal pelaksanaan kebijakan ini. “Industri properti dan sektor lainnya merupakan penyokong utama pertumbuhan ekonomi Batam. Maka perizinan yang simpel dan cepat adalah kunci,” tambah dia. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel BP Batam Rancang Simplifikasi Perizinan pertama kali tampil pada Metropolis.

Ada 5 Jenderal Purnawirawan TNI yang Usulkan Pemakzulan Gibran dari Jabatan Wapres, Termasuk Eks Menteri Era Jokowi

0
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (Istimewa)

batampos – Sebanyak lima jenderal purnawirawan TNI, yang tergabung dalam Forum Purnawirawan Prajurit TNI menandatangani surat pemakzulan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden (Wapres) RI. Dalam surat itu, mereka mengusulkan Gibran dicopot dari jabatan Wapres RI.

Kelima jenderal purnawirawan TNI itu di antaranya, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, Jenderal TNI (Purn) Tyasno Soedarto, Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto, Marsekal TNI (Purn) Hanafie Asnan, dan Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno. Dari kelima jenderal purnawirawan TNI itu, terdapat mantan Menteri Agama (Menag) era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), yakni Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi.

Tak hanya kelima jenderal tersebut, pemakzulan Gibran dari jabatan Wapres RI juga didukung oleh ratusan jenderal purnawirawan lainnya.

Adapun, sebanyak 103 Jenderal, 73 Laksamana, 65 Marsekal, dan 91 Kolonel purnawirawan TNI diklaim ikut menandatangani pemakzulan Gibran.

Surat usulan pemakzulan Gibran dari jabatan Wapres RI telah diterima DPR RI, pada Senin (2/6). Hal itu dibenarkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI, Indra Iskandar.

“Benar, kami sudah terima,” kata Indra, Selasa (3/6).

Indra menyampaikan, hingga saat ini belum ada tanggapan dari Pimpinan DPR atas surat tersebut. Mengingat saat ini, para wakil rakyat di Parlemen tengah memasuki masa reses.

“Sekarang DPR ini sedang reses,” ujar Indra.

Surat Forum Purnawirawan Prajurit TNI itu ditujukan kepada Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Ketua DPR RI Puan Maharani. Dalam surat itu, Forum Purnawirawan Prajurit TNI mendukung MPR RI segera memproses pemakzulan terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Alasan mereka mendorong pemakzulan Gibran sebagai Wapres, karena disebut telah melanggar pelanggaran prinsip hukum, etika publik dan konflik kepentingan. Putra sulung Joko Widodo itu memperoleh tiket pencalonan melalui perubahan batas usia capres-cawapres dalam Putusan MK No. 90/PUU-XXI/2023.

Proses tersebut dinilai telah melanggar UU Nomor 48 Tahun 2009 tentang kekuasaan kehakiman, dinyatakan tidak sah atau cacat hukum. Karena Ketua Hakim MK yang memutuskan perkara, yakni Anwar Usman, adalah paman dari Gibran Rakabuming Raka dan telah dijatuhkan melanggar Kode Etik dan Perilaku Hakim.

“Dengan demikian, terbukti bahwa keputusan tersebut menunjukkan tidak independen karena adanya intervensi melalui relasi keluarga langsung (paman-keponakan) antara Ketua MK Anwar Usman dengan Gibran Rakabuming Raka. Hal ini bertentangan dengan prinsip imparsialitas lembaga peradilan dan asas fair trial dalam hukum tata negara,” bunyi isi surat tersebut. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Ada 5 Jenderal Purnawirawan TNI yang Usulkan Pemakzulan Gibran dari Jabatan Wapres, Termasuk Eks Menteri Era Jokowi pertama kali tampil pada News.

Bebas Pungli, Amsakar Perketat SPMB 2025

0
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2025 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, tak ingin proses penerimaan murid baru dicederai oleh praktik tidak sehat seperti pungutan liar (pungli). Hal itu disampaikannya saat membuka Sosialisasi SPMB SDN dan SMPN Kota Batam di Kantor Wali Kota, Rabu (4/6).

“Sudah ditegaskan batas maksimum jumlah siswa per rombongan belajar, yakni 40 siswa untuk SD dan 45 siswa untuk SMP. Jangan coba-coba melebihi kuota yang telah ditetapkan,” katanya.

Ia juga menyampaikan pelarangan keras terhadap praktik pungli dalam bentuk apa pun selama proses penerimaan murid berlangsung. “Saya tidak mau dengar ada pungli,” tambahnya.

Dia meminta agar seluruh jajaran pendidikan meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan SPMB dan menindak tegas oknum yang berpotensi menyalahgunakan kewenangan.

Bagi peserta didik yang tidak tertampung di sekolah negeri, Pemko Batam menyediakan jalur alternatif bagi warga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Pemko akan memberikan bantuan pendidikan sebesar Rp300 ribu untuk siswa SD dan Rp400 ribu untuk siswa SMP.

“Saya tidak ingin mendengar lagi ada anak-anak Batam yang tidak bersekolah pada usia wajib belajar,” ujar Amsakar.

Ia juga menyoroti praktik sekolah swasta yang masih menahan siswa mengikuti ujian akibat tunggakan SPP. Ia menilai hal tersebut sebagai bentuk pelanggaran hak atas pendidikan.

“Ini tidak boleh terjadi. Pendidikan adalah hak semua anak,” katanya.

Amsakar pun mengecam penyelenggaraan acara perpisahan sekolah yang digelar secara mewah di hotel atau tempat mahal. Ia meminta agar kegiatan semacam itu dihentikan demi menciptakan pendidikan yang sederhana dan berorientasi pada esensi.

“Saya tidak mau dengar lagi ada acara perpisahan mewah,” ujarnya.

Ia mengajak semua pihak bekerja sama menjaga marwah dunia pendidikan di Batam agar tetap bersih, transparan, dan inklusif. Menurutnya, pendidikan yang baik hanya bisa terwujud jika semua elemen berkomitmen menjalankan prinsip-prinsip integritas.

Kepala BP Batam itu juga turut mengapresiasi peran para tenaga pendidik, kepala sekolah, dan komite yang telah mendukung berbagai kebijakan pendidikan. Kebijakan Pemko ke depan akan memberikan porsi besar pada pembangunan sumber daya manusia.

“Kami memberikan tumpuan besar pada SDM. Para kepala sekolah sangat berkontribusi dalam peningkatan indeks pembangunan manusia,” ujar dia.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, Qurniadi, menyampaikan SPMB tingkat SDN jalur afirmasi dan disabilitas dilaksanakan pada 2-10 Juni, dan pendaftaran ulang dilakukan 17-19 Juni. Jalur domisili dan mutasi dibuka pada 11-15 Juni dengan pendaftaran ulang di tanggal yang sama.

“Untuk tingkat SDN total ada 145 sekolah dengan jumlah rombongan belajar sebanyak 419. Total daya tampung mencapai 15.636 siswa baru,” katanya.

Untuk tingkat SMPN, jalur afirmasi dan prestasi dilaksanakan pada 16-22 Juni dengan pendaftaran ulang 2-4 Juli. Jalur domisili dan mutasi dibuka pada 23-30 Juni, juga dengan pendaftaran ulang di 2-4 Juli.

“Total ada 65 SMPN dengan 376 rombongan belajar dan daya tampung sebanyak 16.566 siswa,” katanya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Bebas Pungli, Amsakar Perketat SPMB 2025 pertama kali tampil pada Metropolis.

Manfaat Kulit Jeruk di Kebun, Usir Hama hingga Suburkan Tanaman

0
Ilustrasi kulit jeruk. (Freepik)

batampos – Kulit jeruk banyak manfaatnya untuk kebun Anda. Selain ramah lingkungan, kulit jeruk juga kaya nutrisi.

Kulit jeruk kaya akan nutrisi yang bermanfaat untuk menyuburkan tanaman di kebun Anda, mengendalikan hama hingga mengurangi bau tak sedap.

Menurut Anna Ohler, pendiri Bright Lane Gardens, kulit jeruk mengandung nitrogen dan kalium yang penting untuk pertumbuhan tanaman.

Baca juga: 7 Rahasia Cantik Alami dengan Jeruk Nipis, Bikin Kulit Wajah Glowing

Justine Reichman dari NextGen Purpose juga menyebutkan bahwa minyak jeruk sangat efektif sebagai pengusir serangga alami.

Dengan memahami cara menggunakan kulit jeruk, Anda dapat mengelola limbah dapur secara berkelanjutan sekaligus menjaga kebun tetap sehat, bebas hama, dan lebih produktif tanpa bahan kimia berbahaya.

Berikut 5 cara menggunakan kulit jeruk di kebun untuk menyuburkan tanaman dan mengusir hama dilansir dari laman Thespruce:

1. Sebagai Pupuk Kompos Alami

Kulit jeruk kaya akan nitrogen dan kalium yang penting untuk kesuburan tanah. Cincang halus sebelum dimasukkan ke tumpukan kompos agar lebih cepat terurai.

Hindari penggunaannya dalam kompos cacing karena kandungan asamnya bisa membahayakan cacing. Campur rata dengan bahan hijau dan coklat lainnya untuk menjaga keseimbangan nutrisi.

Baca juga: Nasi Dingin Lebih Aman untuk Penderita Diabetes, Ini 5 Manfaatnya

2. Pengusir Serangga Alami

Minyak esensial dalam kulit jeruk, terutama limonene, mengganggu sistem saraf serangga. Taburkan kulit jeruk kering di sekitar tanaman untuk mengusir semut, kutu daun, dan nyamuk.

Aroma jeruk yang kuat membuat serangga enggan mendekat tanpa perlu insektisida sintetis. Ganti kulit secara rutin agar efek pengusiran tetap optimal.

3. Desinfektan Organik untuk Peralatan Kebun

Kulit jeruk mengandung flavonoid dan asam sitrat yang bersifat antimikroba. Gosokkan kulit langsung ke alat berkebun untuk membersihkan jamur dan bakteri.

Bisa juga direndam dalam cuka selama seminggu untuk membuat cairan pembersih alami. Aman digunakan pada nampan semai, sarung tangan, atau kaleng penyiram.

4. Mengurangi Bau Tak Sedap di Taman

Kulit jeruk segar menyerap bau dari tumpukan pupuk kandang atau limbah organik. Taburkan kulit di sekitar area yang berbau atau masukkan ke dalam kantong kain.

Parutan kulit akan mengeluarkan lebih banyak minyak, memperkuat aroma segarnya. Ganti setiap beberapa hari agar tetap efektif menyerap bau.

5. Pengusir Kucing dari Kebun

Baca juga: Kurangi Risiko Demensia, Berkebun Cocok untuk Kegiatan di Masa Pensiun

Aroma jeruk yang menyengat tidak disukai oleh kucing. Sebar kulit jeruk di sekitar bedengan atau area yang sering dijadikan tempat buang air.

Efeknya tidak selalu konsistcara alami usir hama tanamanen, tetapi cukup efektif untuk mengurangi kehadiran kucing liar. Untuk hasil maksimal, kombinasikan dengan penghalang fisik seperti pagar rendah.

Menggunakan kulit jeruk di kebun adalah solusi cerdas yang murah, alami, dan berkelanjutan. Mulailah dengan jumlah kecil, dan rasakan sendiri manfaatnya untuk tanaman Anda dari kesuburan tanah hingga bebas dari gangguan hama. (*)

Sumber: Jpgroup

Artikel Manfaat Kulit Jeruk di Kebun, Usir Hama hingga Suburkan Tanaman pertama kali tampil pada Lifestyle.