Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 1494

PN Batam Tolak Praperadilan Heri Kafianto, Status Tersangka Korupsi PNBP Tetap Sah

0
Ssidang putusan Pra Peradilan yang digelar di ruang sidang PN Batam, Senin (2/6).

batampos – Upaya hukum Heri Kafianto untuk menggugurkan statusnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Jasa Pemanduan dan Penundaan Kapal di wilayah pelabuhan Batam resmi kandas.

Pengadilan Negeri (PN) Batam secara tegas menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukannya, dalam sidang putusan yang digelar di ruang sidang PN Batam, Senin (2/6).

Dalam permohonannya yang diajukan sejak 7 Mei 2025, Heri Kafianto menggugat Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri) dengan dalih bahwa penetapan dirinya sebagai tersangka tidak sah dan cacat prosedur hukum.

Ia meminta hakim agar membatalkan Surat Penetapan Tersangka serta Surat Perintah Penyidikan yang diterbitkan oleh Bidang Pidana Khusus Kejati Kepri, serta menghentikan proses penyidikan terhadap dirinya.

Namun, dalam putusan dengan Nomor: 4/Pid.Pra/2026/PN Btm, majelis hakim menyatakan seluruh dalil permohonan tidak berdasar dan menolak praperadilan tersebut secara keseluruhan. Hakim juga membebankan biaya perkara kepada pemohon.

Dengan demikian, status Heri Kafianto sebagai tersangka tetap sah secara hukum. Heri merupakan mantan Kepala Bidang Komersial Pelabuhan di Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Ia diduga kuat terlibat dalam pengelolaan tidak sah terhadap fasilitas milik negara dengan menunjuk pihak ketiga untuk mengelola jasa pemanduan dan penundaan kapal tanpa melalui prosedur yang benar, selama periode 2015 hingga 2021.

Penetapan tersangka terhadap Heri dilakukan oleh penyidik Pidsus Kejati Kepri berdasarkan Surat Nomor: Print-28/L.10.5/Fd.1/01/2025 tanggal 13 Januari 2025.

Kepala Kejati Kepri, Teguh Subroto, menyambut baik putusan hakim tersebut. Menurutnya, keputusan ini menegaskan bahwa proses penyidikan yang dilakukan jajarannya telah sesuai dengan ketentuan hukum acara pidana.

“Penyidik telah melakukan penyidikan dan menetapkan tersangka secara profesional berdasarkan alat bukti yang cukup. Selanjutnya, penyidik akan segera menyelesaikan penyidikan dan menyusun berkas perkara secara komprehensif agar perkara ini segera dibawa ke pengadilan,” ujar Teguh.

Ia menambahkan, perkara ini menjadi sorotan publik karena diduga menyebabkan kerugian negara dalam jumlah besar.

Oleh karena itu, Kejati Kepri berkomitmen untuk menuntaskan proses hukum dan menyeret semua pihak yang terlibat ke pengadilan demi tegaknya keadilan dan kepastian hukum. (*)

Reporter: AZIS MAULANA

Artikel PN Batam Tolak Praperadilan Heri Kafianto, Status Tersangka Korupsi PNBP Tetap Sah pertama kali tampil pada Metropolis.

Menag Nasaruddin Perjuangkan Izin Klinik KKHI Tangani Jemaah Haji Indonesia di Makkah

0
Menag Nasaruddin Umar saat mengecek ambulans di KKHI Makkah. (MCH 2025)

batampos – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan kabar menggembirakan usai melakukan negosiasi penting dengan Menteri Kesehatan Arab Saudi terkait izin operasional Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah.

Sebelumnya, regulasi baru di Arab Saudi mewajibkan seluruh pasien jemaah haji dirujuk langsung ke rumah sakit lokal, sehingga klinik milik Indonesia sempat tidak bisa digunakan.

Namun, dalam pertemuan yang berlangsung Minggu (1/6), Menag menyampaikan permintaan khusus agar KKHI kembali diizinkan menangani pasien, khususnya kasus-kasus ringan yang tak perlu rujukan ke rumah sakit.

“Kami minta betul supaya klinik kami dibuka kembali setelah kemarin tidak boleh beroperasi,” kata Nasaruddin saat meninjau langsung KKHI Makkah.

Menag menjelaskan, banyak jemaah haji Indonesia yang merasa lebih nyaman dirawat di klinik milik Indonesia, karena faktor bahasa dan pendampingan dari tenaga medis tanah air.

“Banyak pasien kita ini menahan sakitnya karena takut ke rumah sakit. Di sana tidak ada teman, tidak bisa ditengok, komunikasi juga sulit. Mereka lebih merasa aman dirawat dokter sendiri,” jelasnya.

Setelah melakukan negosiasi intens bersama tim Amirulhaj dan tokoh kesehatan Indonesia, termasuk Kepala BPOM Prof. Taruna Ikrar, akhirnya Menteri Kesehatan Arab Saudi memberikan lampu hijau.

“Alhamdulillah, Menkesnya tadi mengiyakan. Oke, kalau itu memang dianggap baik, karena concern kita sama-sama,” ungkap Nasaruddin.

Meski begitu, masih ada satu langkah negosiasi lanjutan. Menurut Menag, izin dari Kementerian Dalam Negeri Saudi juga dibutuhkan, khususnya terkait aspek keamanan fasilitas.

“Ini bukan rumah sakit permanen, ini hanya untuk darurat beberapa hari saja. Manfaatnya sangat besar kalau bisa digunakan,” tegasnya.

Menag memastikan, tim Amirulhaj Indonesia akan terus berupaya maksimal dalam negosiasi ini demi kepentingan jemaah.

“Sekarang bola di tangan kita. Saya minta anggota Amirulhaj kami, Pak Prof. Taruna, bersama teman-teman mendampingi. Ini perjuangan kami melobi, supaya jemaah kita bisa mendapatkan layanan terbaik,” tuturnya.

Dalam waktu dekat, tim Kemenag akan kembali melakukan pertemuan intensif, termasuk dengan otoritas terkait di Arab Saudi, agar operasional KKHI Makkah bisa berjalan lancar.

Dengan langkah ini, pemerintah Indonesia berharap jemaah haji 2025 tetap bisa memperoleh layanan kesehatan yang optimal, aman, dan nyaman, tanpa harus membebani sistem rumah sakit setempat. (*)

Sumber: JP Group

 

 

Artikel Menag Nasaruddin Perjuangkan Izin Klinik KKHI Tangani Jemaah Haji Indonesia di Makkah pertama kali tampil pada News.

Prabowo ke Pejabat Negara: Yang Tidak Mampu Laksanakan Tugas Lebih Baik Mundur Sebelum Diberhentikan

0
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan sambutan dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (2/6). (Istimewa)

batampos – Presiden Prabowo Subianto mengimbau jajaran Menteri dan Lembaga Kabinet Merah Putih untuk mengundurkan diri, jika tidak mampu menjalankan tugasnya sebelum diberhentikan. Prabowo tidak menginginkan, anggaran negara diselewengkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Kekayaan bangsa Indonesia harus dinikmati seluruh rakyat Indonesia, semua penyelewengan, semua kebocoran harus berhenti, semua pejabat yang tidak mampu melaksanakan tugas lebih baik mundur sebelum saya berhentikan,” kata Prabowo saat menyampaikan sambutan dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (2/6).

Prabowo mengingatkan, kekayaan alam Indonesia yang amat besar perlu dijaga. Ia mengingatkan, mental para elite pejabat untuk tidak terus melakukan penyelewengan.

“Saya sebagai Presiden RI melihat masih terlalu banyak penyelewengan, masih terlalu banyak korupsi, masih terlalu banyak manipulasi yang dilaksanakan justru di tubuh pemerintahan, di tubuh kekuasaan,” ucap Prabowo.

Karena itu, Prabowo mengingatkan para elite pejabat yang mendapat amanah dari rakyat untuk bisa menjalankan nilai-nilai dasar Pancasila dalam setiap aktivitasnya. Ia mengharapkan, para pejabat bisa memperbaiki dirinya masing-masing.

“Marilah kita menggunakan momentum ini untuk memperbaiki diri untuk memperbaiki sistem kita masing-masing, saya pada kesempatan ini ingin menyampaikan justru di hari besar ini, saya sebagai mandataris rakyat, saya telah disumpah di hadapan rakyat untuk meneggakkan UUD dan insyaallah saya akan melaksanakan sumpah tersebut dengan tidak ragu-ragu,” tegas Prabowo.

Meski demikian, Prabowo memahami, setiap pemimpin bangsa mempunyai kelemahan dan kesalahan. Namun, ia mengingatkan untuk tidak lupa dengan jasa-jasa para pemimpin bangsa.

“Janganlah kita lupa sekali-kali jangan kita lupa jasa-jasa mereka, prestasi-prestasi mereka sambil kita belajar dari kekurangan kekurangan mereka wujud kesetiaan kita kepada Pancasila, wujud kesetiaan kita kepada NKRI adalah seluruhnya terutama para pemimpin di pusat, pemimpin di provinsi pemimpin di kab/kota pemimpin di desa, jaga kepercayaan rakyat jangan menipu rakyat, jaga kekayaan rakyat, jangan mencuri dari kekayaan rakyat,” cetusnya.

Lebih lanjut, Prabowo mengimbau jika tidak mampu mengelola kekayaan bangsa Indonesia untuk tidak masuk ke dalam pemerintahan.

“Kalau tidak mampu jangan masuk ke pemerintahan, kalau tidak mampu jangan menerima mandat dari rakyat,” pungkasnya. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Prabowo ke Pejabat Negara: Yang Tidak Mampu Laksanakan Tugas Lebih Baik Mundur Sebelum Diberhentikan pertama kali tampil pada News.

Siswa Madrasah Al-Maarif Al-Islamiah Singapura Berkunjung Sekolah Fajar Ilahi, Batam

0
Foto bersama pelajar kedua sekolah.

batampos – Nuansa persaudaraan dan semangat belajar terpancar hangat di aula lantai 2 SMPIT/SMAIT Fajar Ilahi Bengkong, Batam, Senin (2/6/2025). Lembaga pendidikan ini kedatangan tamu istimewa: rombongan guru dan 55 siswi dari Madrasah Al-Maarif Al-Islamiah, Singapura.

Kunjungan ini merupakan yang kedua kalinya, setelah tahun sebelumnya rombongan majelis guru madrasah tersebut melakukan studi banding awal. Kali ini, semangat kolaborasi lintas negara itu kembali terjalin, dengan membawa serta para siswi untuk lebih mengenal sistem pembelajaran sekolah sunnah di Batam.

Rombongan tiba sekitar pukul 10.00 WIB menggunakan dua armada bus. Sejak turun dari kendaraan, para tamu disambut hangat oleh siswa-siswi Fajar Ilahi, membentuk barisan di sepanjang jalur masuk hingga ke aula. Senyum dan salam menyambut langkah para tamu dalam suasana yang penuh keakraban.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Latifah Hasanah yang menyejukkan suasana. Sambutan dari kedua belah pihak menegaskan betapa pentingnya hubungan persahabatan antar lembaga pendidikan Islam lintas negara. Suasana menjadi makin istimewa ketika seorang siswa SMAIT Fajar Ilahi yang berkewarganegaraan Singapura turut memberikan testimoni pengalamannya bersekolah di Indonesia.

Dalam sesi utama, Ustadz Ferry Anshar memberikan tausyiah penuh motivasi. Ia menekankan dua kunci dalam meraih tujuan hidup: memiliki cita-cita yang jujur dan tekad kuat untuk mewujudkannya.

Acara semakin meriah dengan saling bertukar cendera mata dari kedua sekolah. Kemudian para siswa dari SMPIT Fajar Ilahi menampilkan pembacaan matan Tuhfatul Ahkam, sebuah karya keilmuan yang sarat nilai. Disusul dengan penampilan siswi Madrasah Al-Maarif Al-Islamiah yang membacakan poster kegiatan mereka dalam bahasa Arab dan Inggris, menunjukkan semangat belajar lintas bahasa dan budaya.

Sebelum berpamitan, rombongan diajak melihat hasil karya siswa-siswi Fajar Ilahi, mulai dari proyek kreatif hingga produk edukatif yang membanggakan. Kunjungan ditutup dengan salat zuhur berjamaah dan sesi foto bersama yang penuh canda tawa dan keceriaan.

“Thank you for your coming!” teriak siswa-siswi Fajar Ilahi sambil melambaikan tangan dan menjabat tangan para tamu. Rangkaian acara yang penuh makna ini menjadi simbol eratnya ukhuwah Islamiyah dalam bingkai pendidikan.

Semoga kunjungan ini tak berhenti sampai di sini. Kelak, akan ada balasan kunjungan yang memperkuat jalinan silaturahmi dan kolaborasi pendidikan antar kedua lembaga, demi mencetak generasi muslim yang unggul, berilmu, dan berakhlak mulia. (*)

Artikel Siswa Madrasah Al-Maarif Al-Islamiah Singapura Berkunjung Sekolah Fajar Ilahi, Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

PNS, TNI, Polri dan Pensiunan Terima Gaji Ke-13, Cair Hari Ini

0
Gaji ke-13 untuk PNS, TNI, Polri, dan pensiunan mulai dicairkan hari ini, 2 Juni 2025. (Istimewa)

batampos – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengumumkan gaji ke-13 untuk para Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota TNI, Polri, dan para pensiunan mulai cair hari ini, Senin (2/6).

“(Gaji ke-13) Cair mulai hari ini,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Deni Sujantoro kepada JawaPos.com, Senin (2/6).

Deni belum merinci soal realisasi gaji ke-13 yang sudah dicairkan kepada para pegawai, prajurit hingga pensiunan itu. Dia meminta awak media untuk menunggu hingga sore untuk memperoleh informasi terkini terkait realisasi pencairannya.

“Untuk realisasinya kita update nanti sore ya,” tambah Deni.

Sementara itu, dalam akun Instagram resmi PT Taspen, pihaknya memastikan bahwa para pensiunan PNS akan mulai menerima gaji ke-13 beserta tunjangannya pada hari ini.

Gaji ke-13 ini diberikan sebagai bentuk apresiasi negara atas pengabdian para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah purnabakti. “Mulai 2 Juni 2025, TASPEN menyalurkan gaji ketiga belas untuk para penerima pensiun dan tunjangan! Ini bentuk apresiasi negara atas pengabdian para ASN purnabakti,” bunyi pengumuman Taspen dalam Instagram resminya.

Dalam pencairan Gaji ke-13 bagi pensiunan ini, pihaknya memastikan kemudahan. Pasalnya, Gaji ke-13 akan dibayarkan otomatis, tanpa proses ribet.

Bahkan, akan dicairkan tanpa potongan, kecuali PPh yang ditanggung pemerintah. Selain itu juga, Taspen sendiri akan memastikan bahwa gaji ke-13 yang diterima akan sesuai dengan penghasilan pada bulan Mei 2025.

Tak perlu pengajuan ulang, tak perlu verifikasi data, dan tak perlu autentifikasi ulang, pembayaran langsung ke rekening!,” tutup pengumuman itu. (*)

Sumber: JP Group

Artikel PNS, TNI, Polri dan Pensiunan Terima Gaji Ke-13, Cair Hari Ini pertama kali tampil pada News.

Wanita Tewas Ditikam di Kamar Hostel Usai Cekcok Soal Tarif

0
Seorang wanita berinisial Vla (30) ditemukan tewas dengan puluhan luka tusuk di salah satu kamar hostel di kawasan simpang Basecamp Sagulung, Senin (2/6). Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Seorang wanita berinisial Vla (30) ditemukan tewas dengan puluhan luka tusuk di salah satu kamar hostel di kawasan simpang Basecamp Sagulung, Senin (2/6) sekitar pukul 03.00 WIB. Ia dibunuh secara brutal oleh pelanggan prianya, Mi (20), setelah terjadi cekcok soal tarif layanan.

Peristiwa berdarah itu terjadi setelah keduanya melakukan pertemuan yang diatur melalui aplikasi MiChat. Mereka sepakat untuk bertemu dengan tarif Rp350 ribu sekali layanan. Namun, setelah transaksi terjadi, pelaku hanya membayar Rp50 ribu. Hal inilah yang memicu pertengkaran hebat antara keduanya.

Pelaku yang masih berusia 20 tahun tersebut mengaku membawa pisau dari rumah “untuk berjaga-jaga.” Dalam kondisi emosi saat korban menuntut pembayaran penuh, Mi nekat menikam Vla berkali-kali hingga korban terkapar bersimbah darah di dalam kamar.

“Pelaku gelap mata karena korban marah-marah soal uang. Katanya mau transfer, tapi korban tetap ngotot minta sesuai kesepakatan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris.

Ia menambahkan, pelaku mengakui perbuatannya dan tidak melarikan diri setelah kejadian. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit oleh pihak hostel, namun nyawanya tidak tertolong karena luka tusuk yang terlalu banyak dan dalam. Kepolisian menyatakan luka korban mencapai puluhan tusukan di beberapa bagian tubuh vital.

Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Tambunan, membenarkan peristiwa tersebut. “Masalahnya hanya soal ongkos yang tidak sesuai. Pelaku kalap dan akhirnya melakukan tindakan fatal,” katanya.

Mi kini telah diamankan dan ditahan di Polsek Sagulung. Pihak hostel juga memberikan keterangan bahwa kamar tempat kejadian disewa oleh pelaku sehari sebelumnya dengan tarif Rp170 ribu per malam.

“Yang pesan kamar itu laki-lakinya. Sekitar jam tiga pagi kami dengar ribut-ribut, lalu kami temukan korban dalam kondisi parah,” ujar seorang resepsionis yang enggan disebutkan namanya.

Menurut kesaksian tersebut, pelaku tidak berusaha kabur dan tetap berada di dalam kamar ketika petugas datang. Polisi yang tiba tak lama kemudian langsung mengamankan Mi beserta barang bukti sebilah pisau yang diduga digunakan untuk membunuh.

Kasus ini menyoroti kembali risiko praktik prostitusi daring yang kerap terjadi tanpa pengawasan, serta bahaya transaksi ilegal yang berujung pada kekerasan. Pihak kepolisian tengah mendalami latar belakang pelaku dan kemungkinan adanya unsur perencanaan dalam pembunuhan ini. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Wanita Tewas Ditikam di Kamar Hostel Usai Cekcok Soal Tarif pertama kali tampil pada Metropolis.

Dokter Tambahan dai RSUD M Sani Belum Datang, Pelayanan RSUD Tanjungbatu Belum Optimal

0
gedung RSUD Tanjungbatu cukup megah sayangnya belum ada layanan dokter spesialis

batampos– Sesuai dengan penugasan yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Karimun,
ada dua dokter yang dikirim ke RSUD Tanjungbatu mulai 1 Juni 2025.

Hal ini untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,. Khususnya, pelayanan untuk di ruang unit unit gawat darurat (UGD).

”Namun, kenyataannya dua dokter yang ditugaskan tersebut pada waktu yang sudah ditentukan tidak hadir. Artinya, sesuai dengan surat yang kita terima mulai tugasnya dua dokter tambahan dari RSUD Muhammad Sani dan Puskesmas Meral seharusnya kemarin (Minggu, red) sudah mulai tugas. Tapi, sampai Senin (2/6) tidak ada yang datang,” ujar Direktur RSUD Tanjungbatu, dr Suharyanto kepada Batam Pos.

BACA JUGA: RSUD Tanjungbatu Kurang Dokter, Ini yang Dilakukan Pemkab Karimun

Akibatnya, tambah Suharyanto, pelayanan kesehatan tidak bisa maksimal atau tidak sesuai dengan harapan. Padahal, jika datang sesuai dengan jadwalnya, maka bisa langsung bertugas.

Dia selain sebagai direktur juga termasuk satu dari dua orang dokter yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang datang berobat ke poli RSUD Tanjungbatu pada pagi hari.

Dikatakan Suharyanto, setelah ditunggu akhirnya dokter yang diperbantukan untuk RSUD Tanjungbatu baru tiba di rumah sakit pukul 14.20 WIB. Dokter yang datang tersebut merupakan dokter dari Puskesmas Meral. Sedangkan, satu orang dokter yang diperbantukan dari RSUD Muhammad Sani belum datang.

”Saat tiba di rumah sakit pada jam tersebut (14.20 WIB) pelayanan di poli rumah sakit kita tentunya sudah tutup. Sehingga, kita langsung menugaskan untuk bertugas di ruang UGD. Karena, tidak mungkin kita (dokter) berdua sejak pagi melayani pasien berobat harus bertugas lagi di UGD. Dampaknya, jika dokter tumbang, maka pelayanan RSUD bisa berhenti, Makanya minimal 4 dokter baru bisa berjalan normal pelayanan rumah sakit ini,” terangnya. (*)

Reporter: Sandi P

 

Artikel Dokter Tambahan dai RSUD M Sani Belum Datang, Pelayanan RSUD Tanjungbatu Belum Optimal pertama kali tampil pada Kepri.

Harga Terjangkau, Bazar Murah Singkep Barat Diserbu Warga, Ringankan Beban Jelang Iduladha

0
Suasana Pasar Sembako murah di kantor Kecamatan Singkep Barat yang diselenggarakan oleh Disperindagkop UMKM Lingga, Senin (2/6). F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Antusiasme warga Singkep Barat memadati halaman kantor Kecamatam Singkep Barat sejak pagi hari dalam kegiatan Pasar Sembako murah yang digelar selama dua hari, dimulai dari tanggal 2 hingga 3 Juni 2025.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 12 siang ini disambut positif masyarakat dari 11 desa dan satu kelurahan.

Pasar Sembako murah ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, seperti wortel Rp16.000/kg, kentang Rp15.000/kg, bawang putih Rp30.000/kg, bawang merah lokal Rp15.000/kg, bawang merah India Rp10.000/kg, cabai rawit Rp45.000/kg, dan cabai merah Rp50.000/kg.

Tak hanya itu, tepung dijual Rp9.000/kg, telur Rp15.000 per 10 butir, minyak goreng Rp15.000/liter, gula Rp13.000/kg, serta beras lima kilogram seharga Rp57.000.

BACA JUGA: Bazar UMKM Gedung Nasional Tanjunguban, Bintan Ramai Dikunjungi Pecinta Kuliner

Selain sembako, produk UMKM masyarakat sekitar juga turut meramaikan bazar, seperti kerupuk ikan, udang, pulut hitam hingga rengginang terasi dengan harga berkisar antara Rp15.000 hingga Rp30.000.

Plt Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Kabupaten Lingga, Febrizal Taufik, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat mendapatkan harga sembako dan bahan pokok yang lebih murah, menjelang Hari Raya Idul adha

“Kami sudah siapkan stok bahan pokok untuk dua hari pelaksanaan bazar murah ini, dan kami pastikan ketersediaan barang tetap aman hingga hari terakhir, 3 Juni besok,” kata Febrizal di lokasi kegiatan, Senin (2/6).

Febrizal menambahkan bahwa ini merupakan kali pertama bazar murah digelar di Kecamatan Singkep Barat dan disambut meriah oleh warga.

“Antusiasme warga cukup tinggi. Ke depan, kami berencana menggulirkan kegiatan serupa ke kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Lingga,” ujarnya.

Warga pun mengapresiasi penyelenggaraan bazar murah ini. Dina, salah satu warga setempat, menyampaikan rasa syukurnya.

“Dengan adanya bazar murah ini, ibu-ibu seperti saya sangat terbantu. Harga sembako jauh lebih terjangkau, apalagi menjelang lebaran. Terima kasih kepada Disperindagkop dan Kecamatan Singkep Barat atas inisiatifnya,” ujar Dina.

Pihak penyelenggara juga menghimbau masyarakat agar turut meramaikan bazar dan memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan sembako dan produk lokal dengan harga bersahabat.

Kegiatan bazar murah ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menjadi langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan menjelang hari besar keagamaan. (*)

Reporter: Vatawari

 

Artikel Harga Terjangkau, Bazar Murah Singkep Barat Diserbu Warga, Ringankan Beban Jelang Iduladha pertama kali tampil pada Kepri.

Sepanjang 2025, Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Batam Capai 141 Kasus

0
Ilustrasi.

batampos – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Batam mengalami peningkatan sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Batam, hingga awal Juni tercatat 32 kasus kekerasan terhadap perempuan dan 109 kasus kekerasan terhadap anak.

Kepala UPTD PPA Kota Batam, Dedy Suryadi, menyebutkan bahwa kekerasan terhadap anak mendominasi laporan yang diterima pihaknya tahun ini.

“Tahun 2025 ini kami mencatat 109 kasus kekerasan terhadap anak dan 32 kasus kekerasan terhadap perempuan. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Dedy, Senin (2/6).

Ia merinci, kasus kekerasan terhadap perempuan didominasi oleh kekerasan fisik dan seksual. Dari 32 kasus, 12 merupakan kekerasan fisik dan 15 merupakan kekerasan seksual. Sementara itu, lima kasus lainnya mencakup penelantaran, eksploitasi, hingga perdagangan orang (trafficking).

“Sebagian besar korbannya adalah perempuan dewasa yang mengalami kekerasan dari pasangan atau orang terdekat. Kami terus memberikan pendampingan dan perlindungan kepada para korban,” jelasnya.

Dari 109 kasus kekerasan terhadap anak, mayoritas adalah kekerasan seksual dengan jumlah 73 kasus. Sisanya terdiri dari 22 kasus kekerasan fisik dan satu kasus kekerasan psikis.

“Kasus kekerasan seksual pada anak masih menjadi yang tertinggi setiap tahunnya,” tambah Dedy.

Salah satu kasus terbaru adalah seorang bocah laki-laki berusia empat tahun yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh ayah tirinya. Dedy menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi untuk membawa korban ke rumah aman milik UPTD PPA, setelah mendapat izin dari keluarga.

“Ini masih tahap diskusi, tetapi yang terpenting anak ini harus diselamatkan dan diberikan rasa aman terlebih dahulu. Rumah yang ditempatinya kemungkinan besar tidak lagi menjadi tempat yang nyaman baginya, meski ayah tirinya sudah ditangkap. Rasa takut masih mungkin dirasakan anak ini,” ujar Dedy.

Langkah membawa korban ke rumah aman dilakukan untuk menciptakan suasana kondusif bagi pemulihan fisik dan psikis anak. Rumah aman tersebut menyediakan pengasuh, makanan, serta layanan psikologis yang diperlukan selama proses pemulihan.

“Di rumah aman nanti, anak akan merasa tenang, bisa bermain, dan terlindungi. Psikolog juga akan kami siapkan untuk mendampingi proses pemulihannya,” katanya.

UPTD PPA Kota Batam terus memberikan layanan pendampingan, mulai dari konseling psikologis, bantuan hukum, hingga penanganan medis bagi para korban. Mereka juga bekerja sama dengan rumah sakit, kepolisian, dan sejumlah LSM untuk memperkuat layanan dan jangkauan penanganan kasus.

“Kami ingin memastikan para korban mendapatkan pemulihan yang menyeluruh, baik secara fisik maupun mental,” tegasnya.

Dedy mengimbau masyarakat agar lebih peduli dan tidak ragu untuk melapor jika mengetahui adanya kekerasan di lingkungan sekitar.

“Kami berharap masyarakat lebih proaktif melapor. Ini penting untuk memutus mata rantai kekerasan di Kota Batam,” katanya.

Sebagai catatan, pada tahun 2024 lalu, UPTD PPA mencatat 219 kasus kekerasan terhadap anak dan 47 kasus kekerasan terhadap perempuan, mayoritas berupa kekerasan seksual dan fisik. Tren tersebut menunjukkan perlunya pendekatan jangka panjang, terutama dalam membangun kesadaran dan kepedulian kolektif masyarakat.

“Kami ingin Batam menjadi tempat yang aman, tidak hanya secara fisik, tapi juga secara psikologis, bagi semua korban kekerasan,” pungkas Dedy. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Sepanjang 2025, Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Batam Capai 141 Kasus pertama kali tampil pada Metropolis.

Mediasi Gagal, Komisi IV DPRD Batam Sidak PT Maruwa, Nasib Karyawan Kian Tak Menentu

0
Situasi di lokasi PT Maruwa. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Upaya mediasi antara karyawan PT Maruwa Indonesia dan pihak likuidator yang dijadwalkan Senin (2/6) gagal total. Ketidakhadiran likuidator membuat ratusan pekerja kembali harus menelan kekecewaan, menyusul ketidakjelasan nasib mereka pasca penghentian operasional perusahaan sejak awal April lalu.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Dandis Rajagukguk, langsung mendatangi pabrik PT Maruwa di kawasan industri Bintang, Tanjunguncang, bersama perwakilan Disnaker Batam dan pengawas dari Disnaker Provinsi Kepri. “Kami turun untuk mengecek mediasi yang rencananya digelar hari ini, tapi ternyata likuidator tidak datang. Maka tidak jadi ada mediasi,” ungkap Dandis.

Ia menegaskan, Komisi IV akan terus mengawal proses ini hingga hak-hak karyawan terpenuhi. “Kami sudah berkoordinasi dengan Polsek dan Disnaker agar tidak ada pemindahan aset sebelum persoalan ini tuntas,” lanjutnya. Menurut Dandis, nilai aset perusahaan diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.

Susi Juniati, Kepala UPT Pengawas Disnaker Kepri, menyebut pihaknya masih dalam tahap awal pengumpulan data. Ia menjelaskan, kewajiban terhadap karyawan mencakup beberapa bagian, diantaranya upah dan pesangon. “Untuk upah menjadi tanggung jawab kami di Disnaker Provinsi, sementara pesangon atau kompensasi adalah kewenangan Disnaker Batam,” ujarnya.

Namun hingga kini, Disnaker pun masih kesulitan mengakses informasi karena belum bisa bertemu langsung dengan likuidator yang disebut-sebut berada di Jakarta. “Kita upayakan segera ada pertemuan. Tapi kalau tetap tidak ada solusi, bisa masuk ke ranah pidana sesuai UU No. 13 Tahun 2003 dan UU Cipta Kerja,” ujar Susi.

Manager Production Control PT Maruwa, Aris Sianturi, menyatakan bahwa dua likuidator yang ditunjuk perusahaan, Nico Lambert dan Salmon, tidak memberikan kepastian apapun. “Mereka sendiri bilang sulit komunikasi dengan pihak Jepang. Jadi sampai sekarang belum ada kejelasan,” katanya.

Sejak operasional dihentikan, ratusan karyawan belum menerima gaji, pesangon, dan hak normatif lainnya. Terlebih lagi, sejumlah petinggi perusahaan dilaporkan menghilang. Aris menyebut Presiden Direktur PT Maruwa, Hirabayashi, masih berada di Batam namun tidak pernah lagi muncul sejak 23 Mei.

Komisi IV DPRD Batam dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) beberapa hari lalu menyimpulkan bahwa penutupan PT Maruwa bukan karena bangkrut, melainkan akibat akuisisi sepihak yang hanya menyasar cabang Malaysia. Maruwa Malaysia telah dijual ke investor asal Hong Kong, sementara cabang Batam ditinggalkan tanpa kepastian.

Sebelumnya, komisaris sempat menjanjikan kelanjutan operasional dengan tim baru. Namun suplai material dari Malaysia terputus, dan produksi di Batam lumpuh. “Kami punya proyek yang belum selesai, tapi semuanya ikut terhenti karena saling tergantung dengan Malaysia,” jelas Aris.

Karyawan menuntut pembayaran hak-hak yang diperkirakan mencapai Rp14 miliar. Namun pihak perusahaan hanya mengakui kewajiban sebesar Rp12 miliar dan menyebut aset hanya senilai Rp2 miliar. “Kami tidak terima. Nilai hak kami berdasarkan perhitungan Undang-Undang,” ujar Nita karyawan lainnya.

Selain upah, karyawan juga melaporkan tunggakan iuran BPJS dan dugaan pemindahan material ke Jepang. “Kami curiga, perusahaan masih beroperasi di luar negeri, tapi di sini ditutup begitu saja,” kata salah satu pekerja yang enggan disebut namanya.

Desakan agar pemerintah bersikap lebih tegas terus disuarakan. Para pekerja berharap ada keterlibatan langsung dari komisaris dan direksi dalam proses mediasi, bukan hanya perwakilan likuidator yang tidak bisa memberi keputusan.

PT Maruwa Indonesia bergerak di bidang manufaktur Flexible Printed Circuit (FPC) dan telah lama beroperasi di Batam. Namun sejak 9 April 2025, aktivitas pabrik terhenti total tanpa pemberitahuan resmi. “Kami ditinggalkan. Ini bukan soal bisnis saja, ini soal kemanusiaan,” tutup Aris dengan nada kecewa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak likuidator maupun manajemen pusat PT Maruwa. Komisi IV DPRD Batam berencana memanggil kembali seluruh pihak terkait untuk menjadwalkan ulang mediasi dan memastikan penegakan hak-hak karyawan tidak diabaikan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Mediasi Gagal, Komisi IV DPRD Batam Sidak PT Maruwa, Nasib Karyawan Kian Tak Menentu pertama kali tampil pada Metropolis.