Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 1504

Polsek Batuaji Turunkan Kekuatan Penuh Awasi Balap Liar dan Kenakalan Remaja

0
Jajaran Polsek Batuaji Gelar cipkon untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat. Foto. Istimewa

batampos – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas), Polsek Batuaji menurunkan kekuatan penuh dalam kegiatan Cipta Kondisi (Cipkon) pada Sabtu malam (31/5). Kegiatan dimulai pukul 22.00 WIB dan berlangsung hingga larut malam dengan menyasar berbagai potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukumnya.

Cipkon dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Iptu Andy Pakpahan, yang juga bertindak sebagai Perwira Pengawas (Pawas) dalam operasi tersebut. Personel yang dilibatkan terdiri dari anggota Reskrim, Intelkam, dan unit Patroli, dengan pengawasan langsung dari Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang.

Fokus utama kegiatan Cipkon kali ini adalah menekan angka kejahatan jalanan seperti curas, curat, dan curanmor (3C), serta mencegah aksi balap liar yang mulai meresahkan warga. Selain itu, remaja yang kedapatan nongkrong hingga larut malam juga menjadi sasaran pembinaan dan pembubaran oleh petugas.

“Patroli malam ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam menindak tegas segala bentuk gangguan keamanan. Kami tidak ingin ada celah bagi pelaku kejahatan atau remaja yang menyalahgunakan kebebasan malam,” ujar Iptu Andy.

Adapun lokasi cipkon seperti parkiran depan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Komplek Perumahan Pemda Satu, Komplek Ruko Genta Dua, serta kawasan Mata Kucing. Lokasi ini selama ini kerap dijadikan tempat berkumpulnya remaja dan aktivitas mencurigakan lainnya.

Dalam patroli tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kelompok remaja yang nongkrong tanpa tujuan jelas. Mereka yang kedapatan tidak membawa identitas maupun melanggar aturan lalu lintas turut diberi pembinaan. Petugas juga membubarkan kerumunan guna mencegah potensi terjadinya tindakan kriminal maupun balap liar.

Cara bertindak yang digunakan dalam operasi meliputi patroli mobiling, penyisiran area rawan, pemeriksaan kendaraan dan dokumen, serta pemberian imbauan kamtibmas kepada masyarakat sekitar. Semua kegiatan dilakukan secara humanis namun tetap tegas sesuai prosedur kepolisian.

Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, menyatakan bahwa kegiatan Cipkon ini merupakan rutinitas penting yang terus digiatkan demi menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Ia juga mengimbau kepada orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, terutama di malam hari.

Tak hanya dari pihak kepolisian, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari masyarakat setempat. Warga menyambut baik patroli malam yang rutin dilakukan oleh Polsek Batuaji. “Kami merasa lebih tenang dengan adanya patroli seperti ini. Harapan kami, lingkungan tetap aman dan anak-anak tidak terlibat kegiatan negatif di malam hari,” ungkap Slamet, salah satu tokoh masyarakat di kawasan Ruko Genta Dua.

Polsek Batuaji berharap dengan kegiatan Cipkon yang konsisten dan menyeluruh ini, masyarakat dapat merasa lebih tenang menjalankan aktivitas sehari-hari. Kegiatan ini sekaligus menjadi peringatan bagi para pelaku kejahatan bahwa wilayah Batuaji berada dalam pengawasan ketat aparat kepolisian. (*)

Reporter: Eusebius Sara

 

Artikel Polsek Batuaji Turunkan Kekuatan Penuh Awasi Balap Liar dan Kenakalan Remaja pertama kali tampil pada Metropolis.

Penderita Jantung Jangan Sampai Pingsan, Gaya Hidup Tak Sehat Jadi Pemicu dan Penyebab Pembunuh Utama

0

Batampos – Dokter Pakar Jantung KPJ Healtcare Bandar Dato’ Onn Specialist Hospital, Azrina Abdul Kadir menyebutkan, gaya hidup tak sehat menjadi pemicu utama penyakit jantung. Penyakit ini menjadi salah satu penyebab utama kematian di Malaysia.

“Jantung menjadi pembunuh utama tertinggi di Malaysia saat ini,” ujar Dr. Azrina dalam Bincang Pagi di kawasan Batam Center, Sabtu (31/5/2025) kemarin.

Dokter Pakar Jantung KPJ Healtcare Bandar Dato’ Onn Specialist Hospital, Azrina Abdul Kadir. F Chahaya Simanjuntak/Batam Pos

Dia menekankan, gaya hidup tidak sehat menjadi penyumbang utama meningkatnya kasus penyakit ini, bahkan di usia muda. “Kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi atau hipertensi, diabetes, berat badan berlebihan, serta stres kronis adalah pemicu utama penyakit jantung,” tambahnya.

Seiring perkembangan zaman dan gaya hidup serba instant saat ini, membuat pasien penyakit jantung pun kini sudah didapati pada kelompok usia muda. “Tidak jarang usia 35 tahun sudah menunjukkan gejala awal penyakit jantung,” ujarnya.

Menurutnya,  gejala awal penyakit jantung kerap disalahartikan atau dianggap enteng oleh penderitanya. Padahal, tubuh sudah memberikan sinyal, misalkan nyeri dada seperti ditekan atau sesak, terutama saat beraktivitas. Ada juga rasa sakit yang menjalar ke tangan kiri dan rahang kiri, sesak napas yang tiba-tiba, serta kelelahan yang berlebihan padahal tidak melakukan pekerjaan berat.

“Kalau Anda merasakan ciri-ciri seperti itu, itu bisa menjadi sinyal adanya penyumbatan darah yang serius dalam tubuh,” ujar dokter kardiovaskular yang sudah berpengalaman di Malaysia dan Inggris ini.

Lebih lanjut dia menyebutkan, saat tubuh merasakan gejala seperti itu, biasanya durasinya berlangsung antara 10-20 menit. “Ada juga orang yang mendadak sesak, ulu hati seperti ditusuk. Kondisi yang dikenal masyarakat sebagai angin duduk ini, sebenarnya bagian dari penyakit jantung dan termasuk dalam kategori darurat medis,” ungkapnya.

Saat seseorang mengalami ini, Azrina menyebutkan, itu berarti telah terjadi penyumbatan total atau major bockagepada pembuluh darah yang menyebabkan serangan jantung mendadak dan memiliki tingkat kematian hingga 100 persen jika tidak ditangani segera. Sementara itu, penyumbatan sebagian berada pada tahap awal, namun tetap berisiko tinggi jika diabaikan.

“Peringkat awal pun bisa berujung fatal bila tidak segera mendapat perhatian medis. Persentase risikonya sekitar 70 persen. Intinya, penderita jangan sampai pingsan, kalau sudah pingsan itu tidak tertolong,” ungkapnya.

Dr. Azrina menegaskan, perubahan gaya hidup adalah kunci untuk mencegah penyakit jantung. Ia juga menyoroti peran stres sebagai faktor pemicu yang kerap diremehkan.

“Stres menyebabkan peradangan dalam tubuh dan memicu detak jantung menjadi lebih cepat, yang dalam jangka panjang bisa memicu penyakit jantung. Relaksasi, doa atau salat, meditasi, dan olahraga adalah cara efektif untuk mengelolanya dan menjauhkan kita dari penyakit ini,” ungkapnya.

Fasilitas Modern dan Layanan Cepat di KPJ Bandar Dato’ Onn

KPJ Bandar Dato’ Onn kini telah dilengkapi mesin teknologi tinggi untuk diagnosis penyakit kardiovaskular, termasuk MRI jantung. Rumah sakit ini juga menyediakan layanan pasien internasional  dari Indonesia, khususnya Kepri dan Batam dengan fasilitas lengkap, seperti jemputan gratis dari Pelabuhan Puteri Harbour dan Stulang Laut di Johor Bahru.

“Kami melayani janji temu cepat tanpa antri panjang, dan pasien dari Batam yang membutuhkan rawat inap sesuai tingkat penyakitnya, akan kami layani langsung. Kami juga menyediakan layanan ambulans antar jemput bagi pasien dengan tingkat parah,” ujar Marcom Officer KPJ Bandar Dato’ Onn Specialist Hospital Ammirul Afdeal bin Mohd Taufik.

Saat ini, rumah sakit ini telah dilengkapi 150 kamar rawat inap, dimana satu pasien satu kamar rawat inap dengan fasilitas bersih dan modern. Harganya  hanya 190 ringgit per malam.

Khusus bagi pasien yang ingin memeriksakan kesehatan, khususnya mengenai permasalahan dan rawatan kardiovaskular, bisa mengunjungi perwakilan KPJ Johor di Grahapena Batamcenter.

“Jika Anda mengalami gejala, segera berkonsultasi dengan kami. Penanganan dini dapat menyelamatkan nyawa. Kami siap memberikan layanan profesional mulai dari jadwal konsultasi, pengantaran, hingga tindakan dengan teknologi medis terkini,” ujar Perwakilan KPJ Johor Specialist Hospital di Batam, Andra S Kelana. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Artikel Penderita Jantung Jangan Sampai Pingsan, Gaya Hidup Tak Sehat Jadi Pemicu dan Penyebab Pembunuh Utama pertama kali tampil pada Lifestyle.

Proyek Pelebaran Jalan Ahmad Yani Masuki Tahap Semenisasi, Warga Harap Dipercepat

0
Proyek pelebaran Jalan Ahmad Yani dari Simpang Kepri Mall menuju Mukakuning sejauh 3,8 kilometer kini telah memasuki tahap semenisasi.

batampos – Proyek pelebaran Jalan Ahmad Yani dari Simpang Kepri Mall menuju Mukakuning sejauh 3,8 kilometer kini telah memasuki tahap semenisasi. Pengerjaan yang dilakukan oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam ini menjadi bagian dari upaya memperluas jalan dari dua jalur menjadi lima lajur untuk meningkatkan kapasitas dan memperlancar arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa proyek ini hampir rampung. Sejumlah alat berat dan para pekerja masih berjibaku menyelesaikan pembukaan row jalan di kedua sisi jalur eksisting. Selain pelebaran badan jalan, pengerjaan juga mencakup pembangunan sistem drainase dan gorong-gorong untuk mencegah banjir saat hujan lebat.

Selama proyek berlangsung, kemacetan panjang kerap terjadi, terutama di jam-jam sibuk pagi dan sore hari. Arus lalu lintas sementara diatur di dua jalur yang masih aktif, sementara area proyek dibatasi garis pembatas untuk menjaga keselamatan. Pengendara juga diimbau untuk tidak melaju kencang karena banyak kendaraan proyek yang keluar-masuk di sepanjang jalur pekerjaan.

Yanti, salah satu warga pengguna jalan, menyampaikan harapannya agar proyek ini segera rampung. “Sudah lama kami menantikan pelebaran jalan ini, apalagi ini akses utama. Selain untuk kelancaran lalu lintas, ini juga memperindah wajah kota Batam,” ujarnya.

Senada dengan itu, Indra, warga lainnya, juga berharap pekerjaan dipercepat. Ia menyoroti kemacetan parah yang kerap terjadi selama proyek berlangsung. “Kalau bisa dikebut penyelesaiannya, karena dampaknya cukup besar bagi pengguna jalan,” katanya.

Proyek ini memang menjadi salah satu prioritas strategis BP Batam dalam rangka memperkuat infrastruktur transportasi di Pulau Batam. Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan pentingnya percepatan pembangunan demi mendukung iklim investasi yang sehat dan dinamis di kawasan ini.

“Pembangunan strategis ini harus kita pacu. Saat ini pengerjaan jalan dari Kepri Mall ke Mukakuning sudah mulai dilakukan dan akan kita genjot penyelesaiannya,” ujar Amsakar, belum lama ini.

Ia menambahkan bahwa infrastruktur yang baik menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi dan daya saing daerah.

Amsakar juga menekankan perlunya kepemimpinan kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, percepatan pembangunan hanya akan berhasil bila semua pihak saling mendukung. “Pertumbuhan Batam harus ditopang oleh kolaborasi. Infrastruktur yang baik membuka lebih banyak peluang ekonomi,” tegasnya.

Tak hanya fokus pada aspek fisik, Amsakar juga menyoroti pentingnya pelayanan publik yang responsif terhadap kebutuhan warga. Ia menginstruksikan seluruh jajaran Pemko Batam dan BP Batam untuk tanggap terhadap keluhan masyarakat, termasuk dalam hal kebutuhan dasar dan penanganan banjir yang menjadi masalah tahunan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Proyek Pelebaran Jalan Ahmad Yani Masuki Tahap Semenisasi, Warga Harap Dipercepat pertama kali tampil pada Metropolis.

Dua Calon Jemaah Haji Furoda Asal Batam Terancam Gagal Berangkat

0
Ilustrasi ibadah Haji. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)

batampos – Nasib dua calon jemaah haji visa furoda asal Batam terancam gagal berangkat ke Tanah Suci tahun ini, menyusul keputusan Pemerintah Arab Saudi yang menghentikan sementara penerbitan visa mujamalah atau visa furoda. Jalur ini dikenal sebagai jalur haji non-kuota yang diurus langsung oleh penyelenggara perjalanan tanpa melalui sistem antrean haji reguler.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Budi Dermawan, mengatakan bahwa dua jemaah asal Batam yang terdaftar melalui jalur Furoda tahun ini menggunakan jasa travel Zulindo.

“Untuk Kota Batam, ada dua jemaah haji visa furoda. Keduanya melalui travel Zulindo,” ujar Budi saat dikonfirmasi Batam Pos, Minggu (1/6).

Namun ia menegaskan bahwa kewenangan penuh atas penerbitan visa Furoda sepenuhnya berada di tangan Pemerintah Arab Saudi, bukan Pemerintah Indonesia. Hingga kini, Kemenag masih terus menjalin komunikasi dengan otoritas Arab Saudi agar visa para jemaah yang mendaftar lewat jalur ini bisa tetap diterbitkan.

“Kita tunggu saja informasinya. Yang kita ketahui, Kemenag masih terus membangun komunikasi dengan otoritas Arab Saudi agar visa haji furoda bisa terbit,” jelasnya.

Direktur Zulindo Ustadz Aguscik, juga membenarkan bahwa pihaknya menangani dua jemaah Furoda asal Batam yang rencananya berangkat tahun ini. Namun, pihaknya belum bisa memastikan apakah mereka bisa tetap diberangkatkan.

“Kami masih berusaha untuk bisa memberangkatkan. Finalnya besok keputusan apakah bisa tetap berangkat atau seperti apa. Kita tunggu besok ya,” kata Ustadz Agus.

Sementara itu, Ketua Komisi Nasional Haji, Mustolih Siradj, menegaskan bahwa visa Furoda berada di luar tanggung jawab pemerintah dan merupakan murni urusan antara jemaah dan biro perjalanan.

“Visa Furoda adalah visa undangan khusus yang tidak masuk dalam kuota nasional. Ini diurus langsung oleh travel penyelenggara,” ungkap Mustolih.

Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PIHU), yang menyatakan bahwa pemerintah hanya bertanggung jawab terhadap kuota resmi, yakni 98 persen untuk haji reguler dan 8 persen untuk haji khusus.

Sebagai informasi, haji Furoda menjadi pilihan bagi sebagian masyarakat yang ingin berangkat haji tanpa menunggu antrean panjang. Namun, biaya jalur ini jauh lebih mahal karena menawarkan fasilitas lebih eksklusif dan dikelola secara mandiri oleh pihak travel. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Dua Calon Jemaah Haji Furoda Asal Batam Terancam Gagal Berangkat pertama kali tampil pada Metropolis.

JCH Embarkasi Batam Siap Jalani Puncak Haji, Diminta Waspadai Cuaca Panas

0
Rapat checking akhir persiapan Armuzna Embarkasi BTH yg dilaksanakan di Sektor 1 Mekkah dipimpin Kakanwil Kemenag Kepri dan Riau. Foto Zoztafia untuk Batam Pos

batampos – Menjelang puncak ibadah haji yang akan dilaksanakan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), seluruh jemaah calon haji (JCH) dari Embarkasi Batam dipastikan dalam kondisi siap dan telah diberikan pembekalan menyeluruh.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, H. Zoztafia, menyampaikan bahwa seluruh kloter yang tergabung di Embarkasi Batam (BTH) telah menjalani rapat koordinasi akhir.

“Kemarin saya memimpin rapat dengan 27 kloter. Semua menyatakan siap menghadapi Armuzna. Kami juga sudah wanti-wanti kepada jemaah agar menjaga kondisi fisik, tidak memaksakan diri beraktivitas di luar hotel karena cuaca saat ini sangat panas, berkisar antara 43 sampai 45 derajat Celsius,” kata Zoztafia yang juga tengah melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci, Minggu (1/6).

Selain itu, tim PPIH juga telah melaksanakan rapat pengecekan akhir persiapan Armuzna yang digelar di Sektor 1 Makkah, dipimpin oleh Kakanwil Kemenag Kepri dan Riau.

Zoztafia memastikan kondisi jemaah secara umum dalam keadaan sehat. “Ada sebagian yang mengalami pilek, batuk, dan gangguan kesehatan ringan, namun dokter kloter selalu siap siaga. Mulai hari ini juga sudah banyak jemaah yang memilih beristirahat di hotel,” jelasnya.

Dijadwalkan, Rabu ini para jemaah akan mulai bergerak menuju Arafah, dengan pelaksanaan wukuf pada Kamis.

Sementara itu, Ketua Kloter 2 Embarkasi Batam, Erman Zaruddin Usman, juga melaporkan kondisi jemaah kloter 2 yang saat ini berada di dua hotel, yakni Hotel 130 Mihzab Al Abil dan Hotel 105 Masafi.

“Di Hotel 130 ada 387 jemaah dan 2 petugas, sementara di Hotel 105 terdapat 50 jemaah dengan 2 petugas. Alhamdulillah, kondisi jemaah secara umum sehat walafiat,” ujar Erman.

Ia menyampaikan bahwa saat ini para jemaah tengah mempersiapkan diri dengan memperbanyak ibadah di Masjidil Haram. Namun, seiring mendekatnya waktu keberangkatan ke Armuzna, pihaknya mengimbau agar aktivitas luar dibatasi demi menjaga stamina. “Karena 90 persen ibadah di Armuzna nanti sangat bergantung pada kondisi kesehatan,” ungkapnya.

Untuk memastikan kesiapan lokasi, tim kloter 2 juga akan melakukan pengecekan langsung ke Arafah dan Mina pada Selasa sore pukul 17.00 waktu Arab Saudi.

“Kami ingin pastikan tenda-tenda untuk jemaah sudah siap. Kemudian pada pukul 15.00 waktu Arab Saudi, akan ada simulasi penyambutan ke Arafah oleh Kementerian Haji Arab Saudi,” tambah Erman.

Ditambahnya, tahun ini, pergerakan jemaah menuju Armuzna dilakukan dalam bentuk kafilah, bukan lagi kloter. Skema ini dinilai lebih efektif dalam pengaturan jemaah di lapangan.

Selain itu, sebanyak 82 jemaah kloter 2 juga telah didaftarkan untuk mengikuti skema murur, yakni mekanisme pergerakan jemaah dari Arafah langsung ke Mina tanpa turun di Muzdalifah. Murur merupakan inovasi dalam manajemen pergerakan jemaah yang diperkenalkan Kementerian Agama RI untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan.

“Para jemaah murur akan tetap berada di dalam bus, langsung menuju Mina setelah wukuf dan salat Magrib di Arafah,” jelas Erman.

Ia juga menambahkan, sebelumnya para jemaah telah mendapatkan lima kali pelatihan manasik haji untuk memastikan pemahaman syariat dan kesiapan spiritual. “Mohon doa dari masyarakat Indonesia, semoga seluruh jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan lancar dan menjadi haji yang mabrur,” tutupnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel JCH Embarkasi Batam Siap Jalani Puncak Haji, Diminta Waspadai Cuaca Panas pertama kali tampil pada Metropolis.

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Avanza Terjungkal di Jalan Desa Lanjut

0
Kondisi Mobil Avanza berwarna gold yang terjungkal masuk ke gorong-gorong, Minggu (1/6). F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Mobil Avanza berwarna Gold alami kecelakaan tunggal dijalan Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga. Insiden ini terjadi sekitar jam 08.00 WIB, Minggu (1/6).

Dalam insiden ini tidak ada korban jiwa. Pengemudi dan istrinya selamat dan hanya mengalami cidera ringan. Pengemudi mengaku dirinya dalam kondisi mengantuk pada saat mengemudi mobil tersebut.

“Saya dalam kondisi mengantuk saat mengemudi mobil. Melihat ada Traffic Cone yang hampir tertabrak, saya reflek langsung membanting stir untuk mengelak, namun mobil mengarah ke tepi jalan dan menabrak beton yang ada di pinggir jalan hingga mobil saya terjungkal dan masuk ke gorong-gorong,” ujar Sopir tersebut.

BACA JUGA: Toyota Avanza dan Satu Motor Terlibat Kecelakaan di Jalan Lintas Barat, Bintan

Afrizal, salah seorang warga setempat yang berada dilokasi saat kejadian ini berlangsung mengatakan bahwa mobil tersebut masuk ke dalam gorong-gorong karena mengelak Traffic Cone dan sempat menabrak beton yang ada di tepi jalan.

“Tadi sekitar jam 08.00 WIB ada kecelakaan sebuah mobil Avanza berwarna gold yang masuk ke dalam gorong-gorong karena mengelak Traffic Cone yang ada di jalan tersebut,” ungkap Afrizal, Minggu (1/6).

Afrizal mengungkapkan, dalam insiden ini pengemudi bersama istrinya selamat dan hanya mengalami cidera ringan. Mobil tersebut saat ini sudah berhasil dievakuasi dari dalam gorong-gorong menggunakan mobil Crane.

“Sekarang mobil sudah dievakuasi menggunakan mobil Crane dan dibawa ke Dabo Singkep. Kondisi pengendara dan istrinya selamat dan hanya mengalami cidera ringan,” ungkapnya.

Selanjutnya, Kasat Lantas Polres Lingga melalui Kanit Gakum Satlantas membenarkan terkait insiden kecelakaan mobil yang Terjungkal masuk ke Gorong-gorong.

“Iya bang, memang banar tadi sekitar pukul 08.00 WIB ada kecelakaan sebuah mobil Avanza berwarna gold yang terjungkal masuk ke dalam gorong-gorong,” jelas Kanit Gakum Satlantas Polres Lingga saat dikonfirmasi Batampos.

Kanit Gakum Satlantas Polres Lingga menerangkan penyebab mobil tersebut masuk ke gorong-gorong karena mengelak Traffic Cone yang ada di jalan tersebut.

“Saat mengendarai mobil tersebut diduga supir dalam keadaan mengantuk. Saat melaju dari arah Jagoh menuju Dabo, di jalan Desa Lanjut sopir hampir menabrak Traffic Cone kemudian sopir membanting stir dan akhirnya lepas kendali sehingga terjungkal masuk ke gorong-gorong,” ungkapnya menjelaskan.

Mobil tersebut saat ini sudah dibawa ke bengkel untuk dilakukan perbaikan. Sedangkan pengemudi dan istrinya diantar kerumahnya karena tidak ingin dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dikarenakan dirinya merasa hanya cidera ringan saja. (*)

Reporter: Vatawari

 

Artikel Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Avanza Terjungkal di Jalan Desa Lanjut pertama kali tampil pada Kepri.

Antrean Panjang di TPA Telaga Punggur Sebabkan Penumpukan Sampah di Batam

0
Antrean truk pengangkut sampah di TPA Telaga Punggur. Foto. Istimewah untuk Batam Pos

batampos – Persoalan pengelolaan sampah di Kota Batam kembali menjadi sorotan. Penumpukan sampah masih terlihat di berbagai titik, terutama di kawasan Batuaji, Sagulung, dan Marina Sekupang. Warga mengeluhkan kondisi ini karena sampah dibiarkan menumpuk di pinggir jalan selama berhari-hari tanpa penanganan cepat.

Menurut sumber dari pekerja pengangkut sampah yang bertugas memindahkan sampah dari TPS (Tempat Penampungan Sementara) ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Telaga Punggur, permasalahan bukan terletak pada kekurangan armada, melainkan pada proses pembuangan sampah yang sangat lambat di lokasi TPA. “Kami harus antre berjam-jam, kadang setengah hari, hanya untuk bisa buang sampah,” ungkap seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya.

Proses antre ini membuat pengangkutan sampah dari TPS menjadi tersendat. Bahkan setelah masuk ke dalam TPA, proses pembuangan dari truk ke lokasi pembuangan bisa memakan waktu hingga satu jam. Akibatnya, banyak TPS yang tidak sempat diangkut karena keterbatasan waktu dan tenaga, sehingga penumpukan pun terjadi di pinggir jalan.

Menurut penuturan sumber tersebut, sistem pengelolaan di TPA Telaga Punggur menjadi penyebab utama hambatan. Meski lahan TPA cukup luas, sampah menumpuk di area depan karena tidak diratakan ke bagian belakang lokasi. “Satu-satunya mesin pendorong sering rusak. Jadinya sampah hanya numpuk di depan, makin hari makin tinggi. Akhirnya truk kesulitan membuang karena tidak ada ruang lagi,” jelasnya.

Upaya pemindahan sampah ke bagian belakang lokasi dengan alat berat seperti Beko pun disebut tidak efektif karena tidak mampu mengimbangi jumlah sampah yang masuk setiap hari. “Beko nggak kuat. Ini bukan soal alatnya aja, tapi soal sistemnya yang nggak jalan,” ujarnya.

Pekerja berharap pemerintah kota segera memperhatikan kondisi ini. Mereka menilai bahwa fokus perbaikan bukan hanya pada armada pengangkut atau warga, tetapi pada sistem manajemen dan infrastruktur di TPA. “Kalau antrean bisa dikurangi, kami bisa kerja lebih maksimal dan TPS bisa bersih,” tambah sumber tersebut.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam, Eka Suryanto, saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan resmi terkait persoalan antrean panjang di TPA Telaga Punggur. Namun sebelumnya, ia menyatakan bahwa masalah kebersihan juga dipengaruhi oleh kebiasaan masyarakat yang masih belum tertib dalam membuang sampah.

“Banyak warga masih buang sampah di depan rumah atau sembarang tempat meski sudah disediakan TPS. Ini memperparah kondisi, terutama di daerah padat penduduk,” ujar Eka dalam pernyataan sebelumnya.

DLH sendiri mengaku telah menurunkan petugas kebersihan setiap hari untuk membersihkan sampah-sampah liar. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil maksimal. “Pagi dibersihkan, sore sudah numpuk lagi,” kata Eka. Masalah penumpukan sampah ini tampaknya akan terus berulang jika persoalan di TPA tidak segera ditangani secara menyeluruh. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Antrean Panjang di TPA Telaga Punggur Sebabkan Penumpukan Sampah di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Beredar Video Pascakecelakaan di Jalan Lintas Barat, Bintan, Mobil dan Motor Rusak Parah

0
Mobil dan motor terlibat kecelakaan di jalan Lintas Barat dekat jembatan 2, Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, Bintan pada Minggu (1/6/2025) pagi. F.Kiriman Ase untuk Batam Pos.

batampos– Kecelakaan terjadi di jalan Lintas Barat dekat jembatan 2, Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, Bintan pada Minggu (1/6/2025) pagi.

Dalam rekaman video pascakecelakaan memperlihatkan warga mengerumuni lokasi kejadian di jalan Lintas Barat.

Rekaman tersebut juga memperlihatkan anggota polisi memeriksa kondisi pengendara motor yang tergeletak di kiri jalan.

Pengendara motor tersebut masih menggenakan jacket dan helm.

BACA JUGA: Kecelakaan Mobil dan Motor di Jalan Lintas Barat, Bintan, Dua Korban Dilarikan ke RSJKO EHD Tanjunguban

Sementara pengendara motor lain masih tergeletak di kanan jalan.

Dari video lain merekam kondisi mobil dengan nomor polisi BP 1644 YG dan sepeda motor dengan nomor polisi BP 2344 BA mengalami kerusakan parah di bagian depan.

Mobil dan motor tersebut mengalami kerusakan parah diduga akibat benturan sangat keras.

“Mobilnya hancur, motornya juga hancur,” kata seorang pria dalam rekaman tersebut.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bintan, Ipda Tedi Sinaga ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan tersebut. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Beredar Video Pascakecelakaan di Jalan Lintas Barat, Bintan, Mobil dan Motor Rusak Parah pertama kali tampil pada Kepri.

Puskesmas Sekupang Ajak Lansia Hidup Sehat dan Pemeriksaan Gratis di Hari Lanjut Usia Nasional

0
Puskesmas Sekupang menggelar kegiatan khusus bagi warga lanjut usia (lansia) di halaman Puskesmas Sekupang, Sabtu (31/5) pagi.

batampos – Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2025, Puskesmas Sekupang menggelar kegiatan khusus bagi warga lanjut usia (lansia). Kegiatan ini digelar Sabtu (31/5) pagi, di halaman Puskesmas Sekupang mengangkat dengan tema Merawat Lansia, Merawat Bangsa.

Kegiatan tersebut diikuti 62 orang lansia dan menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup para lansia, baik secara fisik, mental, maupun sosial. Kepala Puskesmas Sekupang, Indriani Ningsih, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk upaya pendekatan layanan kesehatan kepada kelompok usia lanjut.

“Lansia adalah aset berharga dalam masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa mereka tetap menjadi bagian penting yang perlu dijaga kesehatannya,” ujarnya.

Berbagai kegiatan dilakukan, mulai dari senam lansia, penyuluhan kesehatan, hingga pemeriksaan laboratorium secara gratis bekerja sama dengan Kimia Farma. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi kadar HbA1c, ureum, kreatinin, kolesterol total, LDL, HDL, dan trigliserida.

Indriani menjelaskan, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi para lansia untuk saling berinteraksi dan tetap aktif. Menurutnya, banyak lansia yang sebelumnya terbiasa bekerja merasa kesepian setelah pensiun. Dengan kegiatan ini, mereka memiliki wadah untuk bersosialisasi dan tetap produktif.

“Harapan kami, sesuai dengan tema, para lansia bisa tetap bahagia. Kebahagiaan itu tercermin dari kualitas hidup yang baik, salah satunya dengan menjaga kesehatan secara rutin,” katanya.

Ia menambahkan, usia harapan hidup juga menjadi indikator keberhasilan pembangunan suatu daerah. Secara nasional, usia harapan hidup masyarakat Indonesia pada 2024 berada di angka 72,50 tahun. Sedangkan di Batam, angka itu lebih tinggi, yakni mencapai 75 tahun.

“Lansia jangan sampai usianya di bawah 70 tahun. Ini menjadi tugas kita bersama untuk memastikan mereka tetap sehat dan bahagia,” tegas Indriani.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga menyediakan berbagai doorprize menarik bagi peserta. Ia pun mengajak seluruh warga lanjut usia di wilayah Sekupang untuk aktif mengikuti kegiatan serupa ke depannya.

“Kami ingin semakin mempererat hubungan antara lansia dengan layanan kesehatan. Kami ingin para lansia tetap semangat, aktif, dan sehat,” tutupnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra 

Artikel Puskesmas Sekupang Ajak Lansia Hidup Sehat dan Pemeriksaan Gratis di Hari Lanjut Usia Nasional pertama kali tampil pada Metropolis.

Kecelakaan Mobil dan Motor di Jalan Lintas Barat, Bintan, Dua Korban Dilarikan ke RSJKO EHD Tanjunguban

0
Mobil Toyota Avanza yang terlibat kecelakaan di jalan Lintas Barat, dekat Jembatan 2, Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, Minggu (1/6/2025), diangkat dengan menggunakan crane saat proses evakuasi pascakecelakaan. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Dua korban yang terdiri dari pengendara sepeda motor dan penumpangnya yang terlibat dalam kecelakaan di jalan Lintas Barat, dekat Jembatan 2, Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, Minggu (1/6/2025), dilarikan ke rumah sakit jiwa dan ketergantungan obat (RSJKO) Engku Haji Daud (EHD) Tanjunguban.

Kecelakaan tersebut melibatkan Mobil Toyota Avanza dengan pelat nomor BP 1644 YG dan sepeda motor Honda Scoopy dengan pelat nomor BP 2344 BA.

Seorang anggota polisi ditemui di lokasi kejadian mengatakan, dua orang korban telah dilarikan ke rumah sakit.

BACA JUGA: Diduga Tabrakan dengan Tanker, KM Pasific Memory II Tenggelam di Bintan

“Sudah dibawa ke rumah sakit,” ujar petugas bagian laka tersebut.

Pantauan di lokasi pascakecelakaan, proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan crane untuk memindahkan sepeda motor dan mobil yang rusak parah ke dalam truk.

Dua anggota polisi terlihat berjaga di lokasi kejadian untuk mengatur arus lalu lintas kendaraan dan memastikan proses evakuasi dua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut berjalan lancar.

Dua kendaraan tersebut kemudian dibawa ke Polres Bintan, Bintan Buyu untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Di lokas kejadian masih terlihat serpihan kaca dan plastik dari dua kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Selain itu, terlihat juga satu buah yang masih terbungkus plastik bening.

Berdasarkan informasi di lapangan, kecelakaan terjadi ketika mobil yang melaju dari arah Tanjunguban menuju ke arah Tanjungpinang, diduga hilang kendali.

Pada saat yang sama, sepeda motor datang dari arah berlawanan atau dari arah Tanjungpinang menuju ke arah Tanjunguban, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Kecelakaan Mobil dan Motor di Jalan Lintas Barat, Bintan, Dua Korban Dilarikan ke RSJKO EHD Tanjunguban pertama kali tampil pada Kepri.