Sabtu, 9 Mei 2026
Beranda blog Halaman 157

Takjub Lihat Pulau Penyengat, Deputi Bappenas: Punya Potensi Besar Wisata Sejarah dan Budaya

0
Deputi Bappenas Medrilzam bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad meninjau kawasan bersejarah Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Jumat (10/4). F. Diskominfo Kepri.

batampos – Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas, Medrilzam, mengaku takjub dengan nilai historis Pulau Penyengat yang dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis sejarah dan budaya.

Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan ke kawasan bekas pusat pemerintahan Kerajaan Riau-Lingga bersama Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, Jumat (10/4).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat langsung potensi pengembangan kawasan berbasis sejarah dan budaya di Provinsi Kepulauan Riau.

Selama berada di lokasi, rombongan meninjau sejumlah situs bersejarah, di antaranya Makam Engku Puteri, Makam Raja Ali Haji, serta Balai Adat Pulau Penyengat.

Medrilzam menilai Pulau Penyengat memiliki nilai historis tinggi sekaligus peluang besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata religi dan budaya.

“Pulau Penyengat punya potensi besar sebagai kawasan berbasis sejarah dan budaya. Ini bisa menjadi kekuatan ekonomi daerah,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Kepri yang terus menjaga kawasan bersejarah tersebut hingga saat ini.

Menurutnya, Bappenas akan mendorong kajian lebih lanjut guna memperkuat perencanaan pengembangan kawasan tersebut ke depan, dengan tetap menjaga nilai keaslian dan sejarahnya.

“Kita akan dorong perencanaan yang tepat agar manfaat ekonominya terasa tanpa menghilangkan nilai autentik Penyengat,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Ansar Ahmad menegaskan bahwa Pulau Penyengat merupakan salah satu pusat peradaban Melayu yang harus terus dijaga dan dilestarikan.

“Pulau Penyengat adalah warisan besar peradaban Melayu. Kita punya tanggung jawab untuk merawatnya,” ujarnya.

Ansar menambahkan, Pemerintah Provinsi Kepri akan terus mendorong pengembangan kawasan tersebut secara berkelanjutan serta terintegrasi, baik dari sisi infrastruktur maupun pelestarian budaya.

“Kami berharap dukungan pemerintah pusat agar pengembangan Penyengat bisa berjalan optimal,” tutupnya. (*)

Artikel Takjub Lihat Pulau Penyengat, Deputi Bappenas: Punya Potensi Besar Wisata Sejarah dan Budaya pertama kali tampil pada Kepri.

Runway Resmi Dirilis, Kolaborasi Lady Gaga dan Doechii untuk The Devil Wears Prada 2

0
Lady Gaga dan Doechii merilis single Runway yang menjadi soundtrack film The Devil Wears Prada 2. Sumber gambar: x.com/PopBase.

batampos – Lady Gaga dan Doechii resmi merilis single kolaborasi berjudul Runway pada Jumat (10/4). Lagu ini menjadi bagian dari soundtrack film The Devil Wears Prada 2.

Single tersebut sebelumnya telah diperkenalkan melalui trailer resmi film dan kini telah dirilis secara global di berbagai platform streaming.

“Runway” hadir sebagai lagu bergenre dance pop energik dengan nuansa dunia mode dan pesan kepercayaan diri yang kuat.

Dalam lagu ini, Doechii membawakan bagian rap dengan gaya ekspresif, sementara Lady Gaga mengisi bagian chorus dengan karakter vokal pop khasnya. Salah satu potongan lirik yang mencuri perhatian adalah “You were born for the runway”, yang menegaskan tema tentang identitas dan dunia fashion.

Lagu ini dirancang sebagai club-ready anthem yang memadukan gaya pop sinematik Lady Gaga dengan sentuhan rap modern dari Doechii. Proyek ini juga melibatkan produser ternama Andrew Watt serta sejumlah kreator musik papan atas lainnya.

“Runway” menjadi lead single dari soundtrack film The Devil Wears Prada 2, yang merupakan sekuel dari film ikonik The Devil Wears Prada.

Selain itu, Lady Gaga juga dikabarkan akan tampil sebagai cameo dalam film tersebut. Lagu ini dibuat khusus untuk menyesuaikan tema cerita yang berfokus pada industri fashion.

Kolaborasi ini menjadi pertemuan pertama antara Lady Gaga dan Doechii di industri musik, sekaligus langkah strategis untuk menjangkau audiens lintas generasi.

Menariknya, judul “Runway” diambil dari majalah fiksi dalam film yang menjadi pusat cerita. Sekuel ini akan melanjutkan kisah karakter Miranda Priestly dan dinamika industri majalah fashion di era modern. (*)

Artikel Runway Resmi Dirilis, Kolaborasi Lady Gaga dan Doechii untuk The Devil Wears Prada 2 pertama kali tampil pada Lifestyle.

Atasi Kekeringan, Alat Berat Diturunkan Gali Potensi Air di Waduk Sei Jago Bintan

0
Kondisi Waduk Sei Jago di Tanjunguban yang masih terlihat kering, Jumat (10/4). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Krisis air di Waduk Sei Jago mendorong Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kepulauan Riau mengambil langkah cepat dengan menurunkan alat berat untuk menggali potensi sumber air.

Upaya tersebut dilakukan di wilayah Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, sebagai langkah darurat untuk menjaga pasokan air baku bagi masyarakat Tanjunguban.

Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPRP Kepri, Muhammad Ali Arief, mengatakan pihaknya telah mulai melakukan penggalian sejak beberapa hari lalu.

“Tiga hari lalu kami sudah mulai menggali potensi air dengan membuka aliran kecil agar air bisa masuk ke kolam intake,” ujarnya di lokasi, Jumat (10/4).

Ia menjelaskan, penyebab utama kekeringan di waduk tersebut bukan hanya faktor musim kemarau, melainkan adanya kebocoran pada bendung.

Berdasarkan hasil pengecekan, terdapat sedikitnya tiga titik kebocoran yang menyebabkan air cepat menyusut.

Waduk yang dibangun sekitar tahun 1963 itu disebut sudah lama tidak mendapatkan penanganan optimal, sehingga kondisi strukturnya mengalami kerusakan.

“Tekanan air yang tinggi diduga membuat struktur bendung retak dan bocor,” jelasnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, selain melakukan penggalian selama 12 hari, pihaknya juga berencana menambah kolam intake guna menampung lebih banyak air sebelum disalurkan ke pelanggan.

Langkah ini dilakukan bersama pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) agar distribusi air tetap berjalan meski dalam kondisi terbatas.

“Perhitungan sementara, air bisa dialirkan sekitar lima jam per hari ke pelanggan,” tambah Ali.

Pemerintah berharap upaya ini dapat menjadi solusi sementara sambil menunggu perbaikan infrastruktur waduk secara menyeluruh, mengingat Waduk Sei Jago merupakan salah satu sumber air baku penting bagi masyarakat di kawasan tersebut. (*)

Artikel Atasi Kekeringan, Alat Berat Diturunkan Gali Potensi Air di Waduk Sei Jago Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Monumen Bahasa Penyengat Didorong Jadi Destinasi Wisata Sejarah Tanjungpinang

0
Rancangan Monumen Bahasa di Pulau Penyengat, Tanjungpinang. Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian Bappenas RI, Medrilzam, menilai infrastruktur tersebut berpotensi besar menjadi destinasi wisata. F. Dokumentasi Pemprov Kepri.

batampos – Rencana pembangunan Monumen Bahasa di Pulau Penyengat mendapat dukungan dari Kementerian Bappenas.

Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas, Medrilzam, menilai proyek tersebut memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya di Kepulauan Riau.

Menurutnya, potensi itu akan semakin kuat apabila pembangunan museum dan monumen telah rampung secara keseluruhan.

“Pulau Penyengat memiliki potensi besar untuk wisata sejarah dan kebudayaan,” ujarnya saat berkunjung ke lokasi, Jumat (10/4).

Ia menegaskan pihaknya akan terus mendorong realisasi pembangunan museum dan Monumen Bahasa tersebut, mengingat nilai historis kawasan itu yang berkaitan erat dengan lahirnya bahasa Indonesia.

Medrilzam juga berharap keberadaan monumen ini mampu menarik wisatawan, termasuk dari mancanegara, terutama jika didukung dengan penyelenggaraan event berskala internasional.

Selain itu, ia mengaku terkesan dengan keindahan Pulau Penyengat setelah mengunjungi sejumlah lokasi, seperti Masjid Penyengat, Balai Adat, hingga titik rencana pembangunan monumen.

“Kalau ke Kepri, sangat disayangkan jika tidak berkunjung ke Penyengat. Ini bisa menjadi magnet wisata tersendiri,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menyampaikan bahwa peletakan batu pertama pembangunan Museum dan Monumen Bahasa direncanakan pada Juni mendatang.

Saat ini, pemerintah daerah masih menunggu proses lelang manajemen konstruksi sebelum proyek dimulai.

“Kita perkirakan bulan Juni sudah mulai berjalan,” ungkapnya.

Ansar menambahkan, kehadiran museum dan monumen tersebut diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Tanjungpinang, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

“Dampaknya nanti akan terasa pada perputaran ekonomi, khususnya di Pulau Penyengat,” tutupnya. (*)

Artikel Monumen Bahasa Penyengat Didorong Jadi Destinasi Wisata Sejarah Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.

Tiga Hotel di Karimun Masih Milik BUMD Bintan, Dua Sudah Tutup

0
Hotel Nirwana di Puakang, Jalan Nusantara, Karimun, masih beroperasi hingga saat ini. F. Sandi Pramosinto/Batam Pos.

batampos – Meski usia Kabupaten Karimun telah mencapai 27 tahun pada Oktober 2026, sejumlah aset milik kabupaten induk, yakni Kabupaten Bintan, hingga kini masih berada di wilayah tersebut dan belum diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Karimun.

Aset yang dimaksud di antaranya tiga hotel yang berada di Pulau Karimun, yakni Hotel Taman Bunga di kawasan Pelabuhan Tanjungbalai, Hotel Mahkota di Pasar Malam, serta Hotel Nirwana di Jalan Nusantara. Seluruhnya berada di Kecamatan Karimun.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Karimun melalui Kabid Pengelolaan Aset, Agus Arfiansyah, mengatakan ketiga hotel tersebut masih dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Bintan.

“Ketiga hotel itu masuk dalam penyertaan modal Pemkab Bintan ke BUMD, yaitu Perseroda Bintan Inti Sukses. Jadi, sampai saat ini belum ada rencana untuk diserahkan ke Pemkab Karimun,” ujarnya, Jumat (10/4).

Ia menjelaskan, karena telah menjadi bagian dari penyertaan modal ke badan usaha milik daerah, maka aset tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Bintan, meskipun secara geografis berada di wilayah Karimun.

Terkait kemungkinan adanya aset lain milik kabupaten induk di wilayah lain seperti Pulau Kundur dan Moro, pihaknya mengaku belum memiliki data pasti.

Berdasarkan pantauan di lapangan, dari tiga hotel tersebut hanya Hotel Nirwana yang masih beroperasi.

Sementara itu, Hotel Taman Bunga diketahui baru saja berhenti beroperasi karena masa kontrak penyewa sebelumnya telah berakhir dan belum ada pihak baru yang melanjutkan.

Adapun Hotel Mahkota telah lama tidak beroperasi, bahkan diperkirakan sudah lebih dari lima tahun tutup.

Kondisi ini menjadi perhatian, mengingat aset-aset tersebut berpotensi mendukung sektor pariwisata dan perekonomian daerah apabila dikelola secara optimal. (*)

Artikel Tiga Hotel di Karimun Masih Milik BUMD Bintan, Dua Sudah Tutup pertama kali tampil pada Kepri.

Extraction 3 Siap Tayang, Chris Hemsworth Kembali Beraksi dengan Idris Elba

0
Chris Hemsworth dan Idris Elba kembali membintangi Extraction 3 yang melanjutkan kisah aksi Tyler Rake. Sumber gambar: x.com/BuraStar23.

batampos – Film aksi Extraction 3 dipastikan akan melanjutkan kesuksesan franchise dengan menghadirkan kembali para pemeran utamanya.

Aktor Chris Hemsworth kembali dipercaya memerankan karakter Tyler Rake, sosok tentara bayaran yang menjadi pusat cerita sejak film pertama.

Selain itu, Idris Elba dan Golshifteh Farahani juga dipastikan kembali dalam film ketiga ini, menandai kesinambungan cerita dari dua film sebelumnya.

Franchise Extraction sendiri telah menjadi salah satu film aksi populer di platform Netflix. Film Extraction dan Extraction 2 bahkan masuk dalam daftar tontonan paling populer secara global.

Film ketiga ini kembali disutradarai oleh Sam Hargrave yang dikenal sukses menghadirkan aksi intens dan realistis dalam dua seri sebelumnya. Proyek ini juga diproduksi oleh AGBO, rumah produksi milik Russo Brothers yang terkenal lewat sejumlah film blockbuster.

Franchise Extraction sendiri diadaptasi dari novel grafis Ciudad karya Ande Parks bersama Russo bersaudara.

Meski detail plot Extraction 3 masih dirahasiakan, film ini dipastikan akan melanjutkan kisah misi berbahaya Tyler Rake yang penuh aksi brutal dengan latar berbagai lokasi internasional.

Selain itu, Netflix dan AGBO juga terus mengembangkan semesta Extraction dengan menghadirkan cerita-cerita internasional baru, termasuk proyek yang dibintangi Omar Sy serta film Korea Selatan yang melibatkan Ma Dong-seok, Lee Jin-wook, dan Lalisa Manoban.

Langkah ini menandai upaya perluasan “Extraction Universe”, termasuk kemungkinan hadirnya spin-off dan cerita lintas negara.

Rencananya, proses syuting akan dimulai pada 2026 di Australia dan sejumlah lokasi internasional lainnya. Film ini diperkirakan akan dirilis sekitar tahun 2027. (*)

Artikel Extraction 3 Siap Tayang, Chris Hemsworth Kembali Beraksi dengan Idris Elba pertama kali tampil pada Lifestyle.

Pria Ditemukan Tewas di Jalan Dompak Tanjungpinang, Diduga Kecelakaan Tunggal

0
Seorang pria ditemukan tewas di kawasan Dompak, Tanjungpinang, diduga akibat kecelakaan tunggal, Jumat (10/4). F. Mohamad Ismail.

batampos – Seorang pria berinisial ZL ditemukan tewas di pinggir Jalan Dompak, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (10/4). Korban diduga meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang pengendara bernama Ujang sekitar pukul 16.40 WIB.

Ujang mengaku awalnya curiga saat melihat sebuah helm berada di tengah jalan. Ia kemudian berhenti untuk memeriksa kondisi sekitar.

“Saya lihat ada helm di jalan, lalu saya berhenti. Setelah dicek, ternyata ada motor di semak-semak,” ujarnya.

Saat didekati, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan terjepit di antara jok dan stang sepeda motor jenis Yamaha Vino berwarna hitam putih.

Melihat kondisi tersebut, Ujang segera memanggil warga sekitar untuk membantu mengecek korban. Namun, pria tersebut diduga telah meninggal dunia dengan luka parah di bagian kepala.

Warga lainnya, Dani, menyebut korban diduga mengalami kecelakaan tunggal. Hal ini terlihat dari kondisi sepeda motor yang rusak parah serta adanya bekas benturan pada pohon di lokasi kejadian.

“Stang motor patah, dan ada bekas tabrakan di pohon dekat korban ditemukan,” katanya.

Korban diketahui merupakan warga Dompak. Setelah kejadian, keluarga langsung membawa jasad korban ke rumah sakit terdekat, sementara sepeda motor juga telah dibawa pulang.

Akibat kondisi tersebut, petugas Gakkum Satlantas Polresta Tanjungpinang mengalami kendala saat hendak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), karena barang bukti dan korban telah dipindahkan oleh pihak keluarga.

Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap kejadian kecelakaan dan tidak memindahkan korban maupun barang bukti sebelum petugas tiba di lokasi. (*)

Artikel Pria Ditemukan Tewas di Jalan Dompak Tanjungpinang, Diduga Kecelakaan Tunggal pertama kali tampil pada Kepri.

Video Penampakan Buaya di Parit Tanjunguban Bintan Viral, Warga Resah

0
Penampakan buaya di parit dekat perumahan di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Jumat (10/4). F. Karlo untuk Batam Pos.

batampos – Video penampakan seekor buaya di parit kawasan Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, viral di media sosial pada Jumat (10/4) dan membuat warga sekitar resah.

Dalam video berdurasi 19 detik tersebut, terlihat seekor buaya berada di dalam parit dekat permukiman warga.

Salah seorang warga, Yono, mengatakan kejadian itu bermula saat dirinya sedang mencuci piring di belakang rumah. Ia melihat seekor hewan di parit dan mengira itu adalah biawak.

Namun, saat didekati dan diusir menggunakan sekop, hewan tersebut justru membuka mulut lebar sehingga ia menyadari bahwa itu adalah buaya.

Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi, membenarkan adanya penampakan tersebut.

Ia menyebut, buaya terlihat di parit dekat Perumahan Telaga Surya, Tanjunguban, sekitar pukul 07.30 WIB.

Petugas pemadam kebakaran langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. Namun saat tiba di lokasi, buaya tersebut sudah tidak terlihat.

“Kami langsung mendatangi lokasi dan menanyakan keberadaan buaya. Informasinya sudah diusir dan kabur ke arah semak-semak,” ujarnya.

Petugas kemudian melakukan penyisiran di sepanjang parit hingga ke area gerbang perumahan, namun tidak menemukan keberadaan buaya tersebut.

“Kami menduga buaya itu bersembunyi di lubang dekat parit,” tambahnya.

Panyodi juga mengaku heran dengan kemunculan buaya di kawasan tersebut. Ia menduga hewan tersebut bisa saja berasal dari arah hutan di sekitar jalur parit menuju kawasan Pertamina.

Ia pun mengimbau warga, terutama orangtua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak. Pasalnya, lokasi penampakan buaya tersebut merupakan area yang kerap dijadikan tempat bermain.

“Jika kembali terlihat, segera laporkan agar bisa segera ditangani dan tidak membahayakan warga,” pungkasnya. (*)

Artikel Video Penampakan Buaya di Parit Tanjunguban Bintan Viral, Warga Resah pertama kali tampil pada Kepri.

Bazar PKK Dibuka, Amsakar Pacu UMKM Batam Tembus Pasar Global ‎

0
Pembukaan bazar PKK. F. M Syahban

batampos – Suasana pagi di Dataran Engku Putri, Batamcentre, tampak lebih hidup dari biasanya. Di tengah semarak pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XXXIV Kota Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam, Erlita Amsakar, resmi membuka Bazar PKK, pada Jumat (10/4).

‎Bazar ini tak sekadar pelengkap agenda MTQH. Mereka mengusung tema “Menuju UMKM yang Berdaya Saing dan Go Global dalam Kota Batam yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah”, kegiatan ini pun menjadi ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk tampil, tumbuh, dan diuji daya saingnya.

‎Pembukaan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Erdawati Firmansyah, para asisten, pimpinan OPD, camat se-Kota Batam, hingga jajaran PKK dan Dharma Wanita.

Amsakar menegaskan arah pembangunan Batam tidak lagi semata bertumpu pada beton dan infrastruktur, tetapi juga menyentuh denyut ekonomi masyarakat, khususnya UMKM lokal.

‎“Pembangunan itu mencakup tiga hal, menghadirkan yang belum ada, meningkatkan yang sudah ada, dan memberdayakan. Dalam konteks ini, UMKM harus didorong untuk naik kelas,” ujar dia

‎Ia mengingatkan, bazar semacam ini tidak boleh berhenti sebagai rutinitas tahunan yang bersifat seremonial. Lebih dari itu, harus ada dampak nyata yang dirasakan pelaku usaha.

‎“Harus ada evaluasi. Sejauh mana kegiatan ini benar-benar memberi kontribusi pada pemberdayaan UMKM,” katanya tegas.

‎Amsakar juga memaparkan berbagai tantangan klasik yang masih membelit pelaku UMKM, mulai dari manajemen usaha yang belum tertata, keterbatasan modal, strategi pemasaran yang lemah, hingga kualitas kemasan dan adaptasi digital yang belum maksimal.

‎Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah tidak sekadar hadir, tetapi terlibat aktif memberikan dukungan konkret.

‎“Kalau persoalan ini bisa kita jawab bersama, UMKM Batam akan tumbuh lebih cepat dan kuat,” ujarnya.

‎Menurutnya, penguatan UMKM menjadi bagian dari arah besar pembangunan Batam hari ini. Selain pembangunan fisik, pemerintah juga menggulirkan berbagai program sosial dan ekonomi, seperti bantuan bagi lansia, seragam sekolah gratis, bantuan modal usaha tanpa bunga hingga Rp20 juta, serta beasiswa bagi pelajar berprestasi.

‎Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, menekankan pentingnya kolaborasi hingga ke tingkat paling bawah. Peran lurah dan camat dinilai menjadi kunci dalam membina dan mendampingi pelaku UMKM di wilayah masing-masing.

‎“Kalau kita bergerak bersama, kita optimistis UMKM Batam bisa naik kelas dan lebih berdaya saing,” ujarnya.

‎Bazar PKK ini pun menjadi etalase kecil dari semangat besar itu, mengangkat produk lokal, memperluas jejaring, dan perlahan mendorong UMKM Batam menatap pasar yang lebih luas, bahkan hingga ke tingkat global.(*)

Artikel Bazar PKK Dibuka, Amsakar Pacu UMKM Batam Tembus Pasar Global ‎ pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemkab Anambas Ubah Jadwal WFH, Hindari Pegawai Bepergian Keluar Daerah

0
Sejumlah pegawai Pemkab Anambas mendengarkan arahan Bupati Aneng terkait kebijakan kerja, baru-baru ini. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas menggeser jadwal penerapan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) yang sebelumnya direncanakan berlangsung pada Jumat (10/4).

Perubahan kebijakan ini dilakukan atas arahan Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, yang meminta agar pelaksanaan WFH tidak dilakukan pada hari Jumat.

Sebelumnya, kebijakan WFH tersebut telah masuk dalam draft Surat Edaran yang disusun oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Anambas. Namun, rencana itu direvisi agar pelaksanaannya dinilai lebih efektif.

Kepala BKPSDM Anambas, Usman, mengatakan pihaknya kini tengah mengkaji ulang penerapan WFH di hari selain Jumat.

“Kita sudah menyusun draft Surat Edaran dan sempat mengusulkan WFH pada Jumat. Namun, Bupati meminta agar diubah ke hari lain,” ujarnya, Jumat (10/4).

Ia menargetkan keputusan terbaru terkait jadwal WFH dapat ditetapkan paling lambat awal pekan depan. Saat ini, opsi hari pelaksanaan WFH berada di rentang Selasa hingga Kamis.

Menurut Usman, perubahan jadwal ini dilakukan untuk menghindari potensi penyalahgunaan waktu oleh pegawai. Jika WFH diterapkan pada Jumat, dikhawatirkan sebagian ASN akan memanfaatkan momentum tersebut untuk bepergian keluar daerah, mengingat Sabtu dan Minggu merupakan hari libur.

Padahal, tujuan utama kebijakan WFH adalah memastikan pegawai tetap siaga dan dapat bekerja sewaktu-waktu apabila dibutuhkan.

“Pegawai harus tetap stand by di Tarempa. Jangan sampai ada alasan keluar daerah karena urusan pribadi,” tegasnya.

Dalam pelaksanaannya nanti, ASN tetap diwajibkan berada di wilayah Tarempa agar mudah dihubungi untuk keperluan dinas. Pengawasan juga akan dilakukan melalui sistem absensi online menggunakan aplikasi Simpegnas.

Meski bekerja dari luar kantor, pegawai tidak dibatasi untuk beraktivitas di luar rumah, selama tetap siap menjalankan tugas.

“Selama bisa stand by, tidak masalah beraktivitas di luar. Tidak harus selalu di rumah,” jelas Usman.

Pemkab Anambas memastikan kebijakan WFH ini tidak akan mengganggu pelayanan publik. Seluruh perangkat daerah tetap diminta memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku. (*)

Artikel Pemkab Anambas Ubah Jadwal WFH, Hindari Pegawai Bepergian Keluar Daerah pertama kali tampil pada Kepri.