Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 1575

Kemenkes RI Keluarkan Surat Edaran Waspada Penyebaran Covid-19 Varian Baru, Dinkes Lingga : Tetap Waspada dan Jangan Panik

0
Wirawan Trisna, Kabid P2P Dinas Kesehatan Lingga. F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia mengeluarkan surat edaran mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi penyebaran COVID-19, menyusul peningkatan kasus di sejumlah negara Asia seperti Thailand, Hong Kong, Malaysia, dan Singapura.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Lingga melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinke Lingga, Wirawan Trisna Putra, menyampaikan bahwa hingga saat ini, belum ditemukan adanya kasus COVID-19 di wilayah Kabupaten Lingga.

BACA JUGA: Belum Ada Laporan Kasus Covid-19 Varian JN.1 di Karimun

“Sejauh ini, penyebaran COVID-19 di Lingga masih nihil,” kata Wirawan saat diwawancarai pada Senin, (2/6).

Wirawan menyampaikan, berdasarkan dari surat edaran Kemenkes, varian COVID-19 yang dominan di beberapa negara tersebut cukup bervariasi.

Di Thailand, varian yang beredar adalah XEC dan JN.1, sementara di Singapura adalah LF.7 dan NB.1.8 (turunan JN.1). Di Hong Kong didominasi varian JN.1, dan di Malaysia XEC, yang juga merupakan turunan dari varian JN.1.

“Meski ada peningkatan kasus, transmisi penularan relatif rendah dan angka kematiannya juga rendah,” jelasnya.

Sementara itu, situasi COVID-19 di Indonesia hingga minggu ke-20 tahun 2025 menunjukkan tren penurunan.

Jumlah kasus konfirmasi mingguan menurun dari 28 kasus pada minggu ke-19 menjadi hanya 3 kasus pada minggu ke-20, dengan positivity rate sebesar 0,59%. Varian yang paling dominan di Indonesia saat ini adalah MB.1.1.

Wirawan menegaskan bahwa surat edaran dari Kementerian Kesehatan dikeluarkan sebagai bentuk langkah preventif untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi lonjakan kasus.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik, namun tetap waspada dan menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat,” pesannya.

Ia juga mengingatkan pentingnya mengikuti vaksinasi, terutama bagi kelompok rentan, serta menghindari kerumunan dan memakai masker saat berada di fasilitas kesehatan atau di tempat ramai jika merasa kurang sehat. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Kemenkes RI Keluarkan Surat Edaran Waspada Penyebaran Covid-19 Varian Baru, Dinkes Lingga : Tetap Waspada dan Jangan Panik pertama kali tampil pada Kepri.

Lawan Arah, Sesama Motor Tabrakan di Jalan Brigjen Katamso, Tanjungpinang

0
Petugas Satlantas saat melakukan evakuasi korban kecelakaan di Jalan Brigjen Katamso Tanjungpinang, Senin (2/6). F. Polresta untuk BATAM POS

batampos– Kecelakaan lalu-lintas yang melibatkan dua pengendara sepeda motor terjadi Jalan Brigjen Katamso, Kota Tanjungpinang, Kepri pada Senin (2/6). Kecelakaan ini diduga disebakan satu diantara dua pemotor melakukan aksi lawan arah.

Kecelakaan tersebut diketahui melibatkan sepeda motor merk Honda CRF tampa plat nomor polisi yang dikendarai oleh SI (inisial) dan sepeda motor Scoopy BP 2946 TD yang dikendarai oleh JP.

“Kejadiannya terjadi sekitar pukul 03.45 WIB di Jalan Brigjen Katamso, tepatnya di traffic light Swalayan Bintang Rezeki,” kata Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Polresta Tanjungpinang, Ipda Werry Wilson Marbun.

BACA JUGA: 1.637 Hektar Lahan di Tanjungpinang Terlantar, BPN Diminta Tak Perpanjang HGB

Kecelakaan ini bermula dari pemotor berinisial TD yang melaju dari arah Jalan Pancur, hendak menuju ke Jalan Kamboja. Setibanya di tempat kejadian, pemotor CRF datang dari arah berlawanan dan masuk ke lajur sebelah kanan.

Usai melaju dengan lawan arah, pengendara Honda CRF tampa plat itu langsung tertabrak sepeda motor yang dikendarai oleh TD. “Akibatnya masing-masing korban mengalami luka-luka dan dibawa ke Rumah Sakit terdekat,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kata Kanit kecelakaan ini disebabkan oleh pengendara sepeda motor Honda CRF yang tidak berhati-hati dalam berkendara. Terlebih, sepeda motor yang ditunggangi SI itu sempat melawan arus.

“Diduga pengendara sepeda motor Honda CRF warna hitam tanpa plat tidak berhati-hati. kerugian materi kerusakan kendaraan akibat kecelakaan diperkirakan Rp2 Juta,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Lawan Arah, Sesama Motor Tabrakan di Jalan Brigjen Katamso, Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.

Pemancing yang Hilang di Tanjung Sengkuang Ditemukan Meninggal

0
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah Sugeng Riyadi, pemancing yang hilang terseret arus di Perairan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar. F.Istimewa

batampos – Setelah dua hari pencarian, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Sugeng Riyadi, 27, pemancing yang hilang terseret arus di Perairan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, dalam kondisi meninggal dunia (MD), Senin (2/6) pagi.

Korban ditemukan sekitar pukul 08.15 WIB di koordinat 01° 11.850′ N – 104° 1.295′ E, atau sekitar 2,8 mil laut dari lokasi kejadian awal.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, selanjutnya langsung dievakuasi ke rumah keluarga,” Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang, Fazzli, melalui Danpos Basarnas Batam, Dedius Sembiring.

Baca Juga: Jaga Iklim Investasi, BP Batam Bergerak Hadapi Lonjakan Harga LNG

Penemuan korban menandai berakhirnya operasi pencarian yang telah berlangsung sejak Minggu (1/6) sore. Tim SAR gabungan menggelar rapat debriefing pukul 08.40 WIB dan memutuskan untuk menutup operasi dengan seluruh unsur potensi SAR dikembalikan ke satuan masing-masing.

Sebelumnya, Sugeng dilaporkan hilang setelah terseret arus laut bersama dua rekannya saat memancing di tengah laut saat air surut, sekitar pukul 10.00 WIB. Lokasi kejadian berada sekitar 6,3 mil laut dari Dermaga Basarnas Batam, dengan radial 61°.

Ketiganya mencoba kembali ke darat saat air mulai pasang sekitar pukul 12.00 WIB. Namun, hanya dua orang yang berhasil selamat, yakni Waluyo (43) dan Ferris (38). Sugeng diduga kelelahan dan tenggelam.

Informasi hilangnya korban diterima Basarnas Batam dari Hendro, anggota Lantamal IV Batam, pada pukul 15.58 WIB. Tim SAR langsung bergerak menuju lokasi menggunakan kapal RIB 03 Batam, tiba di lokasi sekitar pukul 16.45 WIB.

Baca Juga: Ekonomi Kreatif Diproyeksikan Jadi Penggerak Wisata Daerah

Pencarian hari kedua pada Senin (2/6) dimulai pukul 06.30 WIB. Tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU), dengan SRU 1 menyisir laut hingga 3 mil arah barat Sengkuang dan SRU 2 menyusuri perairan dangkal hingga garis pantai Sengkuang Batu Ampar.

Kondisi cuaca saat pencarian berlangsung dalam keadaan berawan, angin tenggara berkecepatan 7-11 knot, arus mengarah ke timur, dan gelombang setinggi 0,5–1,25 meter.

Berbagai unsur turut terlibat dalam operasi ini, di antaranya VTS Batam, Lantamal IV Batam, Polairud Polda Kepri, Polairud Polrestabes Barelang, dan KSOP Batu Ampar Batam. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Pemancing yang Hilang di Tanjung Sengkuang Ditemukan Meninggal pertama kali tampil pada Metropolis.

1.637 Hektar Lahan di Tanjungpinang Terlantar, BPN Diminta Tak Perpanjang HGB

0
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah. F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Seluas 1.637 hektar lahan berstatus Hak Guna Bangunan (HGB) di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri terindikasi terlantar oleh Pemerintah Kota (Pemko) di wilayah tersebut. Ribuan hektar lahan tersebut tidak dimanfaatkan secara maksimal oleh pengusaha pemegang HGB.

Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengatakan bahwa lahan tersebut memang tidak dimanfaatkan secara maksimal selama lebih kurang 30 tahun. Sehingga, selama puluhan tahun pula lahan itu menjadi terlantar.

“Selama 30 tahun tidak dimanfaatkan secara maksimal dan menjadi lahan terlantar,” kata Lis, Minggu (1/6).

BACA JUGA: Anambas Dilanca Cuaca Ekstrem, Suhu Panas Capai 34 Derajat Celcius, BMKG Imbau Warga Jangan Bakar-Bakar di Lahan Terbuka

Lis menyampaikan, bahwa sudah ada beberapa pengusaha yang mengajukan izin perpanjangan HGB di lahan tersebut. Sehingga, ia meminta kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk tidak perpanjang izin HGB yang dikuasai oleh segelintir badan usaha itu.

Nantinya, Pemko Tanjungpinang bakal menyurati BPN terkait hal tersebut. Ia juga bakal menyoroti BPN, jika kekeh memperpanjang HGB lahan terlantar itu. “Kalau BPN nekat perpanjang izin perlu dipertanyakan, ada indikasi tindak pidana korupsi,” tambahnya.

Menurutnya, tidak ada alasan lagi BPN untuk perpanjang izin itu. Apalagi pihaknya menemukan dugaan penyimpangan lahan HGB. Seperti, lahan yang masih berstatus izin HGB dipecahkan menjadi beberapa sertifikat hak milik.

Dugaan penyimpangan itu, kata dia bisa dikategorikan tidak pidana dan saat ini masih di dalami oleh aparat penegak hukum. “Mudah-mudahan tidak lama lagi berhasil dibongkar aparat penegak hukum,” sebutnya.

Ia menegaskan, permasalah ini menjadi penghambat masuknya investasi di ibu kota Provinsi Kepri. Sebab, tidak ada lahan yang akan ditawarkan kepada investor, sebab telah memiliki izin HGB dan HGU oleh dua hingga tiga badan usaha saja.

“Kita lagi berupaya untuk menyelesaikan masalah ini, supaya investasi masuk ke Tanjungpinang kita sudah memberikan kepastian kepada investor lahan lokasi dimana,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel 1.637 Hektar Lahan di Tanjungpinang Terlantar, BPN Diminta Tak Perpanjang HGB pertama kali tampil pada Kepri.

PBNU Dorong Kampanye Berhaji Cukup Sekali Seumur Hidup

0
Jemaah sedang melakukan thawaf di Masjidil Haram. (Media Center Haji 2025)

batampos – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf mengungkap panjangnya antrean haji di Indonesia. Untuk daerah tertentu di Indonesia, antrean haji mencapai 40 tahun.

“Mereka (calon jemaah haji) memperoleh nomor antrean dan harus menunggu selama bertahun-tahun. Bahkan bisa mencapai 20 hingga 40 tahun,” kata Yahya Cholil Staquf dalam Seminar Akbar Haji Tahun 2025 di Jeddah (1/6).

Pada forum yang diselenggarakan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi itu, Yahya secara garis besar menyampaikan empat usulan terkait syarat istitaah atau kemampuan dalam berhaji. Usulan tersebut berangkat dari sistem kuota haji yang diterapkan sejak 1987 silam.

Mulai saat itu, negara-negara dengan mayoritas penduduknya muslim, seperti Indonesia, harus menerapkan sistem daftar tunggu atau antrean dalam ibadah haji.

Dia lantas menyebutkan di Indonesia, calon jamaah haji harus mendaftar ke Kementerian Agama (Kemenag) dan membayar biaya pendaftaran awal. Saat ini setoran awal ditetapkan Rp 25 juta/orang. Setelah itu calon jemaah haji harus mengantre selama bertahun-tahun.

Antrean panjang itu karena jumlah pendaftar haji telah melampaui 5,5 juta tahun ini. Sementara kuota Indonesia setiap tahunnya sekitar 221 ribu jemaah saja.

Dari kondisi itu, dia lantas mempertanyakan kembali definisi istitaah dalam konteks era sekarang. Yahya mengatakan ketentuan istitoah harus dilihat dari banyak aspek. Seperti kemampuan finansial secara utuh, kondisi kesehatan dan fisik, serta aspek keamanan.

Karena ketika seseorang mampu membayar biaya pendaftaran awal, belum tentu tergolong mampu secara syar’i untuk melaksanakan ibadah haji. Dia menjelaskan ongkos haji sesungguhnya terus meningkat setiap tahun.

Kemudian masa tunggu yang panjang dapat melemahkan kondisi fisik calon jamaah. “Bisa jadi ketika giliran haji tiba, orang tersebut telah lanjut usia atau bahkan wafat,” kata Yahya.

Merespon kondisi itu, dia lantas membeberkan empat usulan strategis. Usulan pertama adalah perlunya fatwa dan edukasi istitoah dari ulama. Menurut Yahya, umat Islam memerlukan fatwa dan bimbingan yang jelas dari ulama terkait waktu kapan seseorang dianggap wajib berhaji secara syar’i.

Supaya memiliki ketenangan dalam menjalankan kewajiban ini. Menurut mazhab Syafi’i, kata dia, ketentuan istitoah ditetapkan pada saat seseorang benar-benar akan berangkat haji, bukan saat pendaftaran.

Lalu usulan yang kedua adalah, sosialisasi kewajiban haji sekali seumur hidup. Yahya mengatakan umat Islam perlu diingatkan bahwa haji hanya wajib sekali seumur hidup bagi yang telah memenuhi syarat. Supaya memberi kesempatan kepada saudara-saudara mereka yang belum berhaji.

Usulan yang ketiga adalah, evaluasi dan inovasi sistem antrean nasional. Dia menyebutkan pemerintah negara-negara yang memiliki pendaftar haji dalam jumlah yang besar seperti Indonesia, perlu mengembangkan kebijakan yang adil dan strategi efektif dalam pengelolaan antrean.

“Kerja sama lebih erat dengan Pemerintah Arab Saudi dalam pengelolaan kuota juga sangat penting,” jelasnya.

Terakhir usulan yang keempat adalah perencanaan layanan haji yang lebih awal dan terbuka. Dia berharap pemerintah Saudi dapat merancang dan mengumumkan desain layanan haji secara lebih dini dan luas. Agar calon jamaah haji bisa lebih matang dalam persiapannya. (*)

Artikel PBNU Dorong Kampanye Berhaji Cukup Sekali Seumur Hidup pertama kali tampil pada News.

Jaga Iklim Investasi, BP Batam Bergerak Hadapi Lonjakan Harga LNG

0
Chairman Panbil Group, Johanes Kennedy mendampingi Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis saat mengunjungi Panbil Industrial Estate dan Kawasan Industri Terpadu Kabil. Foto. BP Batam untuk Batam Pos

batampos – BP Batam menegaskan komitmennya untuk menjaga iklim investasi dan mendukung keberlanjutan industri di Kota Batam. Hal ini menyusul keluhan para pelaku usaha terkait lonjakan harga gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) yang dinilai dapat mengancam daya saing industri.

Kenaikan harga LNG yang kini menyentuh lebih dari USD 16 per MMBTU menjadi sorotan serius dalam kunjungan Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, ke sejumlah kawasan industri di Batam beberapa waktu lalu.

Pelaku industri menyampaikan bahwa lonjakan harga LNG tersebut menambah beban biaya energi pabrik, dan apabila tidak segera diatasi, dapat mengganggu keberlangsungan operasional sektor manufaktur di Batam.

Menanggapi hal ini, BP Batam menyatakan akan segera mengambil langkah-langkah strategis guna menjaga daya saing dan stabilitas industri. “Kami melihat ini sebagai persoalan serius yang menyentuh langsung terhadap keberlanjutan industri nasional,” katanya, Sabtu (31/5/).

Baca Juga: Ekonomi Kreatif Diproyeksikan Jadi Penggerak Wisata Daerah

Ia menyebut, BP Batam tidak akan tinggal diam dan tengah menyusun upaya terukur dan inklusif untuk mencari solusi terhadap permasalahan harga LNG di wilayah Batam.

Salah satu langkah awal yang akan dilakukan BP Batam adalah membangun komunikasi intensif dengan asosiasi industri seperti Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), dan Himpunan Kawasan Industri (HKI).

Selain itu, BP Batam juga akan membuka jalur diskusi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Kementerian Perindustrian untuk mendorong pemberlakuan kebijakan harga gas khusus bagi Kota Batam.

Tak hanya itu, BP Batam juga akan memfasilitasi negosiasi langsung antara pelaku industri dengan penyedia energi seperti PGN dan PLN. Fokusnya adalah mendorong pemberian relaksasi atau subsidi harga LNG khususnya bagi sektor padat karya dan ekspor.

Langkah konkret lainnya adalah mendorong percepatan pembangunan terminal mini regasifikasi LNG sebagai infrastruktur pendukung energi. BP Batam juga akan membuka peluang investasi untuk pembangunan jaringan pipa gas dari Natuna ke Batam.

“Kami ingin Batam tidak hanya menjadi kawasan industri unggulan, tapi juga bagian penting dari peta besar ketahanan energi nasional,” ujar Fary.

Baca Juga: Pemko Batam Gelar Operasi Pasar Murah di Enam Lokasi, Mulai Hari Ini

Menurutnya, dalam jangka panjang, BP Batam memiliki visi mengembangkan Batam sebagai kawasan industri hijau berbasis energi terbarukan demi mendukung transisi energi yang berkelanjutan.

Dia menegaskan bahwa Batam merupakan simpul strategis dalam sistem industri nasional. Oleh karena itu, segala hambatan yang mengganggu kelangsungan industri di Batam harus segera diselesaikan. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Jaga Iklim Investasi, BP Batam Bergerak Hadapi Lonjakan Harga LNG pertama kali tampil pada Metropolis.

Masuk Radar Inter Milan, Begini Tanggapan Jay Idzes

0
Jay Idzes masuk radar Inter Milan. (Instagram jay idzes)

batampos – Bek Timnas Indonesia Jay Idzes menjawab rumor mengenai ketertarikan Inter Milan terhadap dirinya. Dia enggan banyak berbicara mengenai itu dan hanya memberikan pernyataan tegas terkait masa depannya.

Rumor terkait Jay Idzes belakangan menyeruak di dunia sepak bola Italia. Pemain berusia 24 tahun diminati sejumlah klub Liga Italia Serie A, salah satunya tim raksasa dari Milan, Inter Milan.

Ketertarikan Inter dan klub Italia lain tak lepas dari penampilan apik Jay Idzes di Serie A Liga Italia 2024/2025. Dia tercatat memainkan 35 dari 38 pertandingan yang dilakoni Venezia musim ini.

Istimewanya, 35 pertandingan tersebut Jay Idzes mainkan sebagai starter. Bek kelahiran Belanda itu pun hanya sekali tak dimainkan secara penuh oleh pelatih Venezia. Sosok Jay Idzes bak tembok kokoh untuk klubnya.

Jay Idzes saat ini tengah berada di Jakarta untuk membela Timnas Indonesia jelang putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Tiongkok pada 5 Juni. Dia baru saja menyelesaikan pemusatan latihan atau training camp (TC) di Bali selama sepekan.

Di sela kesibukannya, Jay Idzes merespons perihal ketertarikan Inter Milan. Dia dengan tegas menyatakan itu semua hanya rumor.

“Saya masih punya kontrak dengan Venezia. Kita akan lihat apa yang terjadi. Itu jawaban mudah,” singkat Jay Idzes di Denpasar, Bali, Minggu (1/6) sore.

Kontrak Jay Idzes dengan Venezia memang masih cukup panjang. Kerja sama keduanya baru akan berakhir pada 30 Juni 2027, yang berarti masih sekitar dua musim lagi.

Di satu sisi, rumor Inter dan klub lain sudah semakin kencang. Bahkan kabar itu sudah sampai ke rekan-rekannya di Timnas Indonesia hingga jadi bahan bercanda. Dalam sebuah momen, rekannya Joey Pelupessy sempat berteriak Seria A Boy dan Inter setelah sang bek menuntaskan sebuah peluang dalam latihan. (*)

Artikel Masuk Radar Inter Milan, Begini Tanggapan Jay Idzes pertama kali tampil pada Olahraga.

Jumbo Jadi Film Indonesia Terlaris Nomor 1 Sepanjang Masa, Ini Cocoklogi Ernest Prakasa

0
Cuplikan film Jumbo. (imdb)

batampos – Film animasi Jumbo resmi mencetak rekor sebagai film Indonesia dengan jumlah penonton terlaris sepanjang masa. Film dari rumah produksi Visinema itu berhasil membantai film KKN di Desa Penari yang selama ini menjadi film terlaris nomor satu.

Film Jumbo berhasil mengalahkan KKN di Desa Penari setelah memperoleh angka lebih dari 10.052.249 dalam 63 hari penayangan di bioskop tanah air.

“Jumbo has arrived. Selamat untuk cast and crew setelah perjalanan 63 hari tayang (yang masih akan berlanjut),” tulis akun media sosial X Bicara Box Office.

Dengan film Jumbo menerobos menjadi film Indonesia terlaris pertama sepanjang masa, maka film terlaris sepanjang nomor urut dua kini dipegang oleh film KKN di Desa Penari. Sedangkan film Agak Laen berada di nomor urut ketiga.

Sutradara, aktor, sekaligus komika Ernest Prakasa puas dengan torehan prestasi film Jumbo akhirnya menjadi film Indonesia terlaris nomor 1 sepanjang masa.

Film dari rumah produksi Visinema itu meraih lebih 10 juta penonton lebih sejak tayang di bioskop pada momen Lebaran Idul Fitri 2025 dan masih tayang sampai sekarang.

Ernest Prakasa melakukan cocoklogi untuk melegitimasi bahwa film Jumbo memang layak menjadi film terlaris pertama.

“Di SUCI, @Adriandhy nomor 1, gue nomor 3. Hari ini, Jumbo sudah jadi film nomor 1, sementara Agak Laen di posisi 3. Selayaknya dan sepantasnya,” tulis Ernest Prakasa di akun media sosial X.

Ryan Adriandhy, sutradara film Jumbo, mengawali karir sebagai seorang komika. Mengikuti ajang Stand Up Comedy Indonesia pada tahun 2011 silam, dia pun berhasil menjadi juaranya.

Dari sana, dia kemudian memekarkan sayap karir sebagai aktor dan sutradara. Sebelum menggarap film Jumbo, Ryan Adriandhy menggarap film animasi Nussa.

Adapun Ernest Prakasa juga merupakan seorang komika. Dia berhasil menjadi juara 3 ajang Stand Up Comedy Indonesia pada tahun 2011 silam. Dia juga menjadi aktor, sutradara, dan produser film.

Uniknya, karya dari dua orang berlatar belakang komika kini berhasil menjadi film terlaris Indonesia sepanjang masa. Film Jumbo arahan sutradara Ryan Adriandhy berhasil menjadi film terlaris sepanjang masa nomor satu.

Adapun film Agak Laen yang diproduseri Ernest Prakasa dan disutradarai Muhadkly Acho yang juga seorang komika, berhasil menjadi film terlaris sepanjang masa nomor urut ketiga setelah film KKN di Desa Penari. (*)

Artikel Jumbo Jadi Film Indonesia Terlaris Nomor 1 Sepanjang Masa, Ini Cocoklogi Ernest Prakasa pertama kali tampil pada Lifestyle.

Ekonomi Kreatif Diproyeksikan Jadi Penggerak Wisata Daerah

0
Wakil Gubernur Kepri Nya yang Harris Pratamura bersama Kadis Parawisata Kepri Hasan, Sejumlah anggota DPRD Kepri dan undangan meninjau stan Kepri Creative Explore di Park Aveneu Mall Batam Center, Sabtu (31/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berupaya mendorong perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif (ekraf). Komitmen ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, dalam acara Kepri Creative Explore yang digelar di Park Avenue Mall, Batam Kota, 31 Mei hingga 1 Juni 2025.

“Acara yang menyatukan UMKM lalu pelaku ekonomi kreatif, dan kekayaan intelektual dalam satu event. Ini potensi besar untuk pariwisata, karena Batam adalah ikon Kepri yang menyumbang 65 persen dari total ekonomi provinsi,” kata Wagub Nyanyang saat membuka acara, Sabtu (31/5).

Ia juga mengapresiasi berbagai inovasi yang dipamerkan, termasuk produk robotik hasil karya anak bangsa. “Tadi saya juga sempat mencoba teknologi robotik, dan ini luar biasa. Ini bagian dari hasil intelektual yang harus kita lindungi,” tambahnya.

Kegiatan Kepri Creative Explore diikuti oleh 170 pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor, seperti fashion, kuliner, kriya, seni pertunjukan, hingga teknologi.

Baca Juga: Pemko Batam Gelar Operasi Pasar Murah di Enam Lokasi, Mulai Hari Ini

Dinas Pariwisata Kepri sebagai penyelenggara menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata pengembangan ekonomi kreatif yang menjadi bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

“Melalui Kepri Creative Explore, kami ingin mendorong ekosistem ekraf berbasis potensi lokal yang mampu menopang pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan.

Menurut Hasan, upaya pengembangan industri ekraf tak cukup hanya mendata pelaku usaha, tapi juga harus dibarengi dengan pendampingan, pembinaan, dan pemasaran yang terintegrasi dengan sektor pariwisata.

Salah satu target tahun ini adalah penerbitan 40 sertifikat Hak Kekayaan Intelektual bagi pelaku industri kreatif Kepri.

Hasan menambahkan, Kepri Creative Explore tahun ini digelar di tiga titik, yakni Batam, Tanjungpinang, dan Bintan. Ke depan, kegiatan serupa akan diperluas ke kabupaten dan lainnya melalui APBD Perubahan dan akan disinergikan dengan agenda pariwisata daerah.

Baca Juga: Puskesmas Sekupang Ajak Lansia Hidup Sehat dan Lakukan Pemeriksaan Gratis

“Kami ingin ekraf tidak berjalan sendiri. Setiap ada event pariwisata di daerah, harusnya pelaku ekonomi kreatif juga terlibat. Di tempat wisata lain, justru ekraf menjadi daya tarik utama, misalnya pusat oleh-oleh,” jelasnya.

Dispar Kepri optimistis Kepri bisa menjadi salah satu dari enam provinsi yang ditunjuk pemerintah pusat sebagai daerah unggulan pengembangan ekraf nasional.

Pemerintah provinsi pun menunjukkan komitmen kuat untuk menjadikan ekraf sebagai sektor unggulan baru yang berkontribusi pada ekonomi daerah sekaligus memperkuat identitas budaya Kepri di kancah nasional dan internasional. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Ekonomi Kreatif Diproyeksikan Jadi Penggerak Wisata Daerah pertama kali tampil pada Metropolis.

Laga Timnas Indonesia vs Tiongkok: Kunci Kelolosan ke Piala Dunia 2026

0
Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Dok. PSSI)

batampos – Timnas Indonesia terus mempersiapkan diri jelang melawan Tiongkok dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Salah satunya adalah dengan mengasah satu kemampuan eksekusi bola mati untuk menjadi senjata mematikan baru skuad Garuda.

Sesuai jadwal, Timnas Indonesia akan melanjutkan perjuangan di Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan menghadapi Tiongkok. Rencananya, pertandingan kesembilan Grup C itu berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 5 Juni 2025.

Bagi Timnas Indonesia, pertandingan melawan Tiongkok sangat krusial karena dapat menentukan nasib kelolosan Garuda ke Piala Dunia 2026. Kemenangan bisa membuat satu tempat di putaran keempat terkunci, sekaligus menjaga asa lolos otomatis ke pesta sepak bola dunia tahun depan.

Timnas Indonesia pun menatap laga dengan sungguh-sungguh. Mereka telah menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC) selama sepekan di Bali.

Saat ini Garuda sudah kembali ke Jakarta untuk berlatih lebih intens jelang menatap Tiongkok. Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala mengungkapkan rencana dan strategi yang disiapkan. Timnas Indonesia akan berlatih set piece alias eksekusi bola mati untuk melawan Tiongkok.

“Latihan kami akan lebih spesifik, lebih banyak set piece dan kami siap menghadapi China,” kata Patrick Kluivert di Bali, Minggu (1/6).

Set piece atau eksekusi bola mati memang bisa jadi opsi senjata mematikan untuk setiap tim dalam bertanding. Timnas Indonesia pun bisa memanfaatkan itu karena memiliki sejumlah pemain yang memiliki postur cukup tinggi.

Selain itu, pelatih yang juga legenda sepak bola Belanda itu mengaku sudah mempelajari gaya permainan Tiongkok, baik 11 pemain utama dan pemain yang duduk di bangku cadangan. Dia yakin kekuatan calon lawannya sudah dikantongi semua.

“Secara global dan garis besar saya tahu bagaimana mereka main, tapi yang penting adalah bagaimana pemain kami bermain,” jelas eks pelatih Curacao ini. (*)

Artikel Laga Timnas Indonesia vs Tiongkok: Kunci Kelolosan ke Piala Dunia 2026 pertama kali tampil pada Olahraga.