Kamis, 25 Juni 2026
Beranda blog Halaman 1594

Indonesia Siap Rawat Dua Ribu Warga Gaza di Pulau Galang

0
Beberapa ratus ribu orang masih bertahan di Rafah karena hampir separuh penduduk Gaza menghadapi tingkat kelaparan yang sangat parah. (Sumber Foto: Hatem Ali/AP)

batampos – Indonesia diminta oleh beberapa negara untuk terlibat langsung di perang Gaza. Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi, mengungkapkan kesiapan negara dalam membantu warga gaza. Selain kesiapan untuk mengirim pasukan perdamaian juga mempersiapkan pusat pengobatan di Pulau Galang.

“Pihak-pihak yang serang mengusahakan gencatan senjata di Gaza meminta Indonesia untuk terlibat dan mengirimkan pasukan perdamaian kalau gencatan senjata berhasil dilakukan,” tutur Hasan di kantornya, Kamis (7/8).

Dia menyebut Presiden Prabowo Subianto sempat menyatakan Indonesia siap untuk mengirimkan pasukan perdamaian seperti yang dilakukan di Lebanon.

Kepala Negara juga minta minta Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin untuk menyiapkan dua buah pesawat Hercules. Tujuannya untuk terlibat dalam operasi airdrop atau menurunkan bantuan pangan dari udara.

“Presiden juga memberikan arahan untuk memberikan bantuan pengobatan untuk sekitar 2.000 warga Gaza yang menjadi korban perang,” tutur Hasan. Pengobatan ini rencananya dilakukan di Pulau Galang.

Di sana sudah terdapat fasilitas rumah sakit dan pendukung lainnya yang sebelumnya digunakan untuk menampung isolasi WNI yang dipulangkan dari luar negeri saat masa awal Covid-19.

Dia menegaskan bahwa warga Gaza yang ke Pulau Galang hanya untuk pengobatan. Ketika sudah sembuh, Hasan menyatakan, mereka akan kembali lagi ke Gaza. “Bukan memindahkan warga tapi semacam operasi kemanusiaan untuk membantu sebanyak yang kita bisa,” ungkapnya.

Di Tanah Gaza, Al Jazeera melaporkan adanya kekurangan stok darah. Sistem kesehatan di Gaza disebut sudah babak belur. Bank darah sudah mengering. Sementara pasukan Israel terus menargetkan klinik dan fasilitas kesehatan.

Apa yang menyebabkan kekurangan darah? Ini ada kaitannya dengan kelaparan yang melanda wilayah itu. Banyak calon donor yang mengalami kekurangan gizi karena kelaparan.

“Ketika mereka mendonorkan darah, mereka bisa kehilangan kesadaran dalam hitungan detik yang tidak hanya membahayakan kesehatan mereka, tapi juga menyebabkan hilangnya unit darah yang berharga,” kata Kepala Bank Darah di RS al-Shifa Amani Abu Ouda.

Lebih dari 114.800 pasien di Gaza membutuhkan perawatan khusus. Badan Kesehatan Dunia meminta masyarakat internasional untuk bertindak cepat. “Kami mendesak lebih banyak negara untuk maju menerima pasien dan mempercepat evakuasi medis melalui semua jalur yang memungkinkan,” ujar Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (*)

Artikel Indonesia Siap Rawat Dua Ribu Warga Gaza di Pulau Galang pertama kali tampil pada News.

Gerakan Kamis Goro, Gubernur Ansar Pimpin Aksi Bersih-Bersih Kawasan Tepi Laut Tanjungpinang

0
Gubernur Ansar Ahmad bersama sejumlah Kepala OPD Pemprov Kepri melaksanakan gotong royong di kawasan Taman Gurindam XII, Tepi Laut Tanjungpinang, Kamis (7/8/2025). (Harun/Diskominfo Kepri)

batampos– Gubernur Provinsi Kepri secara langsung memimpin gotong royong (goro) di Kawasan Gurindam XII,Tepi Laut Tanjungpinang, Kamis (7/8/2025).

Gerakan Kamis Goro ini diikuti perwakilan berbagai Organisasi Perangkat Daerah OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri, menyasar membersihkan jalan-jalan, selokan hingga taman-taman dan pelataran Kawasan Tepi Laut dan sepanjang kawasan Gurindam XII Tugu Sirih yang menjadi salah satu landmark Kota Tanjungpinang sebagai ibukota Provinsi Kepri.

BACA JUGA: Melihat Progres Proyek Perbaikan Gorong-Gorong Jalan Tanjungpinang – Tanjunguban

Dalam kesempatan ini Gubernur Ansar menekankan untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan khususnya di kawasan Tepi Laut.

“Mari kita bersama-sama berpartisipasi aktif dalam membersihkan kawasan lingkungan kita, ” kata Gubernur Ansar.

Menurutnya, kegiatan goro ini bukan hanya mengedeoankan estetika, tetapi juga tentang rasa memiliki dan menjaga fasilitas publik.

“Apalagi kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya revitalisasi kawasan strategis di Tanjungpinang,” imbuh Gubernur.

Ia juga mengharapkan seluruh masyarakat untuk dapat menjaga kebersihan lingkungan khususnya kawasan Tepi Laut.

“Dan untuk para pedagang yang berjualan di kawasan Tepi Laut ini juga harus bisa menjaga kebersihan dan keindahan,” tutupnya. (*)

Artikel Gerakan Kamis Goro, Gubernur Ansar Pimpin Aksi Bersih-Bersih Kawasan Tepi Laut Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.

Dua Anggota DPR Ditetapkan Jadi Tersangka Atas Dugaan Korupsi Dana CSR BI-OJK

0
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu dan juru bicara KPK Budi Prasetyo saat pengumuman tersangka dugaan korupsi dana CSR BI. (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

batampos  – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan dua Anggota DPR RI, yakni Satori dari Fraksi NasDem dan Heri Gunawan dari Fraksi Gerindra, sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait penyaluran dana Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) dan Penyuluh Jasa Keuangan (PJK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2020–2023.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan proses penyelidikan terhadap kasus ini menggunakan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) umum sejak Desember 2024.

“Dua hari ke belakang, KPK menetapkan dua orang tersangka sebagai berikut: Pertama HG (Anggota Komisi XI DPR RI periode 2019–2024) dan kedua ST (Anggota Komisi XI DPR RI periode 2019–2024),” kata Asep dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (7/8).

Berdasarkan temuan penyidik, Heri Gunawan diduga menerima total Rp 15,86 miliar. Uang itu diduga berasal dari beberapa sumber, di antaranya Rp 6,26 miliar dari kegiatan PSBI Bank Indonesia, Rp 7,64 miliar dari program Penyuluhan Keuangan OJK, dan Rp 1,94 miliar dari mitra kerja Komisi XI DPR RI lainnya.

Menurutnya, dana tersebut kemudian dialihkan ke rekening pribadi melalui yayasan yang dikelolanya dan digunakan untuk berbagai keperluan pribadi, termasuk pembelian aset, kendaraan, hingga pembangunan rumah makan.

Sementara itu, Satori diduga menerima dana senilai Rp 12,52 miliar, dengan rincian Rp 6,30 miliar dari PSBI BI, Rp 5,14 miliar dari OJK, dan Rp 1,04 miliar dari mitra kerja Komisi XI DPR lainnya.

Satori diduga menyamarkan dana tersebut melalui transaksi deposito, pembelian tanah, pembangunan showroom, serta pembelian kendaraan dan aset lainnya, bahkan dengan meminta bantuan bank daerah untuk menyamarkan transaksi.

KPK juga menduga, sebagian besar anggota Komisi XI DPR RI lainnya juga turut menerima dana serupa. Hal itu sebagaimana pengakuan Satori usai menjalani pemeriksaan beberapa waktu lalu.

“KPK akan mendalami keterangan ST tersebut,” pungkas Asep.

Heri Gunawan dan Satori disangkakan melanggar Pasal 12 B Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Keduanya juga dijerat Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (*)

Sumber: JP Group

 

Artikel Dua Anggota DPR Ditetapkan Jadi Tersangka Atas Dugaan Korupsi Dana CSR BI-OJK pertama kali tampil pada News.

Di IMOX dan Asia Connect Business Forum 2025, Wagub Nyanyang Pertegas Penguatan Investasi Maritim dan Offshore Kepri

0
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura berpidato di pembukaan IMOX dan Asia Connect Business Forum 2025 di Ballroom Radisson Golf & Convention Center, Batam, Rabu (6/8/2025). (Ziqri/TMW)

batampos-Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura menegaskan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memilki komitmen penuh dalam mendorong regulasi dan infrastruktur penunjang investasi yang sehat, transparan dan inklusif, khususnya di sektor maritim dan offshore.

Penegasan ini disampaikan Nyanyang pada pembukaan The 8th Indonesia Marine & Offshore Expo (IMOX) dan Asia Connect Business Forum 2025 yang digelar di Ballroom Radisson Golf & Convention Center Batam, Rabu (6/8/2025).

Baik IMOX maupun Asia Connect Forum merupakan acara penting terkait bisnis dihadiri para pelaku industri, ahli kebijakan, serta perusahaan-perusahaan perkapalan berskala internasional.

IMOX 2025 adalah acara maritim internasional dan lepas pantai yang menyatukan perusahaan-perusahaan internasional di industri pembuatan kapal terbesar Indonesia. Acara ini bertujuan mengumpulkan para profesional untuk mengatasi berbagai hal terkait industri pembuatan kapal, laut dan lepas pantai Indonesia, dan menyikapi perubahan tren pasar.

BACA JUGA: Hadiri Pelantikan Pengurus Perpat Batam, Wagub Nyanyang Dorong Peran Aktif di Pembangunan Daerah

Dalam kesempatan itu, Wagub Nyanyang menegaskan Kepri terus memperkuat iklim investasi melalui penerapan Free Trade Zone (FTZ) di Batam, Bintan, dan Karimun. Berbagai insentif diberikan, seperti pembebasan bea ekspor dan impor, PPN, dan PPnBM bagi pelaku usaha serta investor di wilayah FTZ tersebut.

Nyanyang menyambut baik pelaksanaan IMOX dan Asia Connect Business Forum di Kepri. Menurutnya, acara ini bukan sekadar ajang promosi teknologi kelautan dan industri lepas pantai, tetapi juga wadah strategis mempertemukan pelaku usaha, pemerintah, dan investor dari berbagai negara dalam kemitraan bisnis.

“Acara ini harus mampu menciptakan peluang investasi konkret, termasuk pembangunan pelabuhan pintar dan penguatan industri galangan kapal, serta peningkatan kapasitas SDM maritim lokal,” tegasnya.

Ia juga berharap IMOX dan Asia Connect dapat menjadi motor penggerak kolaborasi lintas sektor dan negara untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Foto bersama pada pembukaan IMOX 2025. (Ziqri/TMW)

Kepri Permata Biru Ekonomi Gerbang Utara Indonesia

Dalam forum berskala internasional ini, Wagub menegaskan posisi strategis Kepri sebagai “Permata Biru Ekonomi di Gerbang Utara Indonesia” dalam mendukung transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, Provinsi Kepulauan Riau memiliki peran penting dalam akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional dan regional. Letaknya yang langsung berbatasan dengan Selat Malaka – salah satu dari 10 choke point tersibuk dunia – menjadikan Kepri sebagai simpul strategis dalam jalur perdagangan internasional. Tercatat, sekitar 80 ribu kapal dan 70 juta kontainer melintasi wilayah ini setiap tahunnya.

“Pertumbuhan ekonomi Kepri pada Triwulan II Tahun 2025 tumbuh impresif sebesar 7,14 persen secara year on year (YoY), menjadikannya tertinggi pertama di Sumatera dan ketiga secara nasional,” ujar Nyanyang.

Ia menambahkan, sektor industri memberikan kontribusi terbesar dengan andil 41,40 persen dalam struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan menyumbang pertumbuhan sebesar 2,91 persen. Selain itu, realisasi investasi juga menunjukkan tren positif dengan capaian Rp47,261 triliun sepanjang tahun 2024 dari PMA dan PMDN.

Adapun pembukaan kegiatan ini dihadiri Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk, CEO PT Fireworks Indonesia Kenny Young, Deputi VI BP Batam Ariastuti Sirait, Direktur Investasi BP Batam Dendi Gusti Nandar, dan Ketua DPRD Kota Batam Kamaluddin.

Hadir pula Wakil Bupati Natuna Karmin, Kepala DPMPTSP Batam Reza Khadafy mewakili Wakil Wali Kota Batam, Kepala Kantor Bea Cukai Batam Zaky Firmansyah, Ketua Pelindo Ali Mulyono, Anggota DPD RI Ismeth Abdullah, dan Timsus Kepri Syarifah Normawaty. (*)

Artikel Di IMOX dan Asia Connect Business Forum 2025, Wagub Nyanyang Pertegas Penguatan Investasi Maritim dan Offshore Kepri pertama kali tampil pada Kepri.

WNA Singapura Ditemukan Tewas, Kapolsek: Karena Sakit

0
Polisi mengevakuasi jasad WNA Singapura, Sukiono di Perumahan Papa Mama, Belian, Batam Kota, Rabu (6/8) malam. F.Agung untuk Batam Pos

batampos – Warga Negara Asing (WNA) asal Singapura, Sukiono ditemukan tewas di Perumahan Papa Mama, Belian, Batam Kota, Rabu (6/8) malam. Jasad pria 69 tahun ini terbaring di tempat tidur di lantai dua rumahnya.

Kapolsek Batam Kota, Kompol Anak Agung Made Winarta mengatakan jasad Sukiono pertama kali ditemukan keluarga. Kemudian, Polsek Batam Kota bersama Tim Inafis Polresta Barelang mendatangi lokasi.

“Kita langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara,” ujarnya.

Dari pemeriksaan awal, kata Agung, tidak ditemukan tanda kekerasan dari tubuh korban. Sementara di dalam kamar ditemukan obat-obatan untuk penyakit stroke.

“Tidak ada tanda kekerasan di jasad. Penyebabnya karena sakit” kata Agung.

Agung menjelaskan dari keterangan saksi atau keluarga, Sukiono menderita penyakit stroke dan sempat dirawat di Singapura. Kemudian pihak keluarga membawanya ke Batam untuk menjalani pengobatan secara mandiri.

“Korban dirawat di Singapura itu selama 14 hari. Lalu dibawa keluarga ke Batam untuk perawatan,” ungkapnya.

Agung mengaku pihaknya menangani kasus ini sesuai prosedur. Selain menangani jasad, pihaknya berkoordinasi dengan Imigrasi dan kedutaan Singapura di Batam.

“Karena korban WNA, kita berkoordinasi dengan Imigrasi dan Kedutaan Singapura,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel WNA Singapura Ditemukan Tewas, Kapolsek: Karena Sakit pertama kali tampil pada Metropolis.

Rumah Kayu Warga Siantan Nyaris Terbakar Gara-Gara Puntung Rokok

0
Kebakaran Siantan
Api yang diduga bersumber dari puntung rokok muncul di bawah kolong rumah Aboy. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Sebuah rumah kayu milik Labainis alias Aboy di Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, nyaris terbakar pada Kamis (7/8) sekitar pukul 18.30 WIB.

Api diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan dan sempat menyala di kolong rumah. Beruntung, kobaran tidak sempat menjalar ke bagian atas bangunan.

Menurut keterangan istri Aboy, api pertama kali diketahui oleh anaknya yang melihat asap dan percikan api di bawah rumah. Ia langsung berteriak histeris memanggil ibunya.

“Saya waktu itu di dalam rumah, anak saya teriak. Saya langsung keluar, selamatkan anak-anak,” ucap istri Aboy sambil menangis saat ditemui batampos.

Ia menambahkan, lantai rumah terasa panas hingga menyebabkan kakinya melepuh saat berlari keluar menyelamatkan diri.

Dugaan sementara, penyebab api adalah puntung rokok milik seseorang yang sedang memperbaiki pipa air di bawah rumah.

“Sebelum kejadian, ada orang perbaiki saluran pipa sambil merokok. Puntung rokoknya dibuang sembarangan,” katanya.

Ia menjelaskan, kolong rumah memang dipenuhi pipa-pipa saluran air karena rumah mereka berdekatan dengan mata air.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang datang ke lokasi bersama masyarakat dan personel Polsek Siantan berhasil memadamkan api pada pukul 19.10 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Anambas, Matari Hasibuan, mengingatkan warga agar lebih waspada, apalagi di tengah musim kemarau yang rawan kebakaran.

“Kami imbau masyarakat untuk tidak buang puntung rokok sembarangan dan jangan membakar lahan. Musim kemarau sangat rawan kebakaran,” tegasnya. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin 

Artikel Rumah Kayu Warga Siantan Nyaris Terbakar Gara-Gara Puntung Rokok pertama kali tampil pada Kepri.

Ajak Pengendara Jaga Ketertiban dan Keamanan, Satlantas Bagikan 200 Bendera Merah Putih

0
Personel Satlantas Polresta Barelang membagikan bendera Merah Putih jelang HUT Kemerdekaan, Kamis (7/8). F. Afid untuk Batam Pos

batampos – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Barelang membagikan bendera Merah Putih kepada para pengendara di Simpang Flyover Laluan Madani, Kamis (7/8). Bendera yang dibagikan mencapai 200 lembar.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo mengatakan kegiatan membagikan bendera Merah Putih kepada pengendara yang melintas ini sebagai ajakan untuk turut serta menyemarakkan peringatan kemerdekaan.

“Tak hanya sebagai simbol semangat kemerdekaan, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air,” ujarnya.

Ia menjelaskan mengibarkan bendera merah putih bukan hanya rutinitas tahunan, tetapi juga merupakan bentuk penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan dan semangat persatuan bangsa.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingatkan kembali pentingnya semangat nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Selain mengibarkan bendera, kata Afid, dalam kegiatan tersebut Satlantas turut mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Batam untuk tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan semangat gotong royong dalam merayakan kemerdekaan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus menjadi tradisi yang memupuk semangat kebangsaan di setiap tahunnya,” ungkapnya.

Sementara Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin mengajak masyarakat untuk tetap mengibarkan Merah Putih, dan tidak mengibarkan bendera yang berasal dari cerita fiksi.

“Bendera Merah Putih adalah simbol negara. Tidak boleh dikalahkan atau digantikan oleh simbol budaya pop. Ini soal penghormatan kepada perjuangan para pahlawan,” ujarnya

Ia mengatakan telah menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian hingga tingkat Bhabinkamtibmas untuk mengawasi pengibaran bendera di lingkungan masyarakat. Jika ditemukan bendera lain, Zaenal mengaku akan menurunkannya secara tegas.

“Kita ini di Batam, wilayah perbatasan dengan Singapura dan Malaysia. Jangan sampai aksi semacam ini menimbulkan kesalahpahaman atau mencederai semangat persatuan,” katanya.

Zaenal menegaskan bahwa semangat kemerdekaan harus diwujudkan dalam bentuk aksi positif dan sesuai aturan. Salah satu caranya ialah dengan mengibarkan Merah Putih selama bulan Agustus, sebagaimana diatur pemerintah pusat.

“Ini bukan sekadar formalitas. Ini bentuk cinta Tanah Air. Kita hormati perjuangan pahlawan dengan simbol negara yang benar, bukan tokoh fiksi,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Ajak Pengendara Jaga Ketertiban dan Keamanan, Satlantas Bagikan 200 Bendera Merah Putih pertama kali tampil pada Metropolis.

Puluhan Siswa SMAN 26 Batam Bermasalah Gigi

0
Pemeriksaan gigi gratis di SMAN 26 Batam, Kamis (7/8).

batampos – Ratusan siswa SMA Negeri 26 Batam di Kelurahan Belian, Kecamatan Batamkota, menjalani pemeriksaan kesehatan gratis, Kamis (7/8). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang digelar Puskesmas Botania sebagai bentuk deteksi dini terhadap gangguan kesehatan fisik maupun mental di kalangan pelajar.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sebanyak 87 siswa mengalami karies atau gigi berlubang. Selain itu, terdeteksi pula kasus anemia ringan pada satu siswa, gula darah tinggi pada tiga siswa, dan lima siswa lainnya mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi). Lebih mengejutkan, dua siswi terindikasi mengalami gangguan kejiwaan.

“Untuk gigi berlubang, ini masih menjadi temuan paling banyak. Kami juga menemukan kasus hipertensi dan gula darah tinggi di usia pelajar, ini cukup mengkhawatirkan,” ujar Kepala Puskesmas Botania, drg Fauzi Nuristianto.

Ia menjelaskan, temuan-temuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan rujukan ke klinik dan pelayanan lanjutan di Puskesmas. Pemeriksaan juga dijadwalkan ulang bagi siswa-siswa dengan gejala medis tertentu untuk pendalaman diagnosis.

“Salah satu penyebab anemia, misalnya, berasal dari kurangnya asupan zat besi. Ini terkait pola makan yang kurang sehat. Kami juga temukan siswa yang jarang sarapan dan kurang konsumsi sayuran,” jelas drg Fauzi.

Terkait temuan dua siswi yang mengalami masalah kejiwaan, pihak Puskesmas menyampaikan bahwa keduanya menunjukkan gejala seperti sering sedih, takut tanpa sebab, hingga kesulitan tidur. Salah satu dari mereka diketahui sering mengalami konflik dengan ibunya, sementara satu siswi lainnya sering mendapat perlakuan verbal negatif dari orang tua.

“Gangguan psikologis seperti ini perlu penanganan lebih lanjut. Kami akan koordinasikan dengan tim kesehatan jiwa di Puskesmas dan sekolah,” tambahnya.

Selain pemeriksaan, tim medis juga memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, seperti cara menyikat gigi yang benar dan waktu ideal melakukannya, serta pentingnya gaya hidup sehat sejak usia remaja.

Kegiatan PKG ini merupakan bagian dari program tahunan yang menyasar ribuan pelajar di wilayah Kelurahan Belian. Sebelumnya, tercatat sebanyak 18.997 siswa dari tingkat SD hingga SMA akan menjadi target pemeriksaan bertahap oleh Puskesmas Botania. Pemeriksaan dilakukan secara bergiliran ke sekolah-sekolah tanpa mengganggu proses belajar-mengajar.

“Insyaallah, seluruh temuan akan kami tindak lanjuti. Ini bagian dari komitmen kami dalam mendeteksi dan menangani masalah kesehatan sedini mungkin, khususnya di kalangan pelajar,” tutup drg Fauzi. (*)

Reporter : Yashinta

Artikel Puluhan Siswa SMAN 26 Batam Bermasalah Gigi pertama kali tampil pada Metropolis.

Massa Geruduk Polsek Bintan Timur Desak Polisi Tuntaskan Kasus Penganiayaan

0
Demo Bintan
Massa mengatasnamakan Aliansi Peduli Aktivis Pulau Bintan berdemo di Polsek Bintan Timur di Kijang, Kamis (7/8/2025). F. Daeng Salamun untuk Batam Pos.

batampos – Puluhan warga dari Aliansi Peduli Aktivis Pulau Bintan menggelar aksi damai di depan Mapolsek Bintan Timur pada Kamis (7/8).

Aksi ini sebagai bentuk protes dan desakan agar polisi segera menuntaskan kasus penganiayaan terhadap aktivis Lelo Polisa Lubis yang dilakukan orang tak dikenal (OTK) pada awal Juli lalu.

Dalam video yang diterima redaksi, tampak massa membawa spanduk bertuliskan “Tangkap dan Adili Pelaku Penganiayaan”.

Warga menuntut kejelasan dan perkembangan proses hukum terhadap laporan penganiayaan yang dilaporkan ke polisi hampir sebulan lalu. Mereka mendesak agar pelaku OTK segera diungkap dan diadili.

Kapolsek Bintan Timur, AKP Khapandi, mengatakan bahwa pihaknya terus memproses laporan tersebut dan hasil penyelidikan telah disampaikan kepada pelapor melalui surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan (SP2HP).

“Tidak lama lagi clear,” ujar Khapandi saat dikonfirmasi.

Pelapor sekaligus korban, Lelo Polisa Lubis, dalam orasinya mengapresiasi kinerja Polsek Bintan Timur. Ia menyatakan tetap mendukung kerja aparat kepolisian dan berharap kasus ini bisa segera dituntaskan secara adil.

Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur, Ipda Daeng Salamun, membantah tudingan bahwa penanganan kasus ini lambat. Menurutnya, penyidik bekerja secara profesional dengan mengumpulkan keterangan dari saksi dan bukti lainnya.

“Kasus ini dilaporkan pada 4 Juli 2025. Kami sudah minta keterangan dari delapan saksi, termasuk dari pihak perusahaan PT Gandasari Shipyard, warga, dan beberapa orang dari rombongan mobil yang terlibat dalam peristiwa tersebut,” jelas Salamun.

Dijelaskannya, peristiwa berawal ketika korban menghentikan iring-iringan mobil yang keluar dari area perusahaan untuk meminta klarifikasi soal debu yang ditimbulkan kendaraan. Namun, situasi berujung pada penganiayaan oleh OTK.

“Pelapor juga sudah kami visum di RSUD Bintan. Kasus ini kini telah naik dari penyelidikan ke penyidikan,” tegas Salamun.

Ia menambahkan bahwa penyidik berkomitmen mengungkap pelaku dan menuntaskan perkara ini secepatnya. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Massa Geruduk Polsek Bintan Timur Desak Polisi Tuntaskan Kasus Penganiayaan pertama kali tampil pada Kepri.