
batampos– Pengadaan Sebuah aplikasi bernama Sistem Informasi Absensi Pegawai Elektronik (SIAP-E), yang sempat diluncurkan dengan gegap gempita dan menyedot anggaran daerah hingga Rp177,6 juta, kini menjadi teka-teki sunyi. Aplikasi yang digadang-gadang bakal menjadi tulang punggung pelayanan ASN itu hanya berfungsi selama satu bulan, setelah itu lenyap begitu saja.
Sudah banyak media yang mengangkat berita tentang terbengkalainya program Aplikasi SIAP-E ini. Namun, hingga hari ini Aplikasi SIAP-E yang diluncurkan untuk pelayanan ASN tidak berfungsi sama sekali.
Beberapa waktu lalu, pihak Batampos sempat mengkonfirmasi Ady Setiawan, Kepala Bidang E-government TIK Dinas Kominfo Kabupaten Lingga. Berdasarkan keterangan dari Ady Setiawan bahwan Aplikasi SIAP-E yang sudah diluncurkan Tahun 2022 kemarin sempat terhenti karena permintaan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lingga untuk dilakukan Upgrade dan penambahan fitur dalam aplikasi tersebut.
Menyikapi penjelasan dari Kabid E-goverment TIK Dinas Kominfo Lingga, pihak Batampos langsung mengkonfirmasi Kepala BKD Lingga untuk bertanya terkait kebenaran dari yang di jelaskan oleh Kabid E-goverment TIK Dinas Kominfo Lingga.
Namun, setelah dihubungi melalui telepon be berapa kali oleh pihak Batampos, Kepala BKD Lingga tidak merespon/mengangkat telpon tersebut. Karena tidak diangkat, pihak Batampos juga mengkonfirmasi melalui pesan ke nomor biasa Kepala BKD Lingga, hal yang sama juga terjadi. Kepala BKD Lingga juga tidak merespon pesan yang dikirim oleh pihak Batampos.
Hal ini menjadi pertanyaan besar bagi insan pers dan masyarakat. Kenapa dari pihak BKD Lingga tidak merespon telepon dan SMS dari pihak Batampos ketika ingin mengkonfirmasi kebenaran yang disampaikan oleh Kabid E-goverment TIK Kominfo Lingga bahwa berhentinya Aplikasi tersebut atas permintaan dari BKD Lingga dengan alasan Upgrade dan penambahan fitur.
Jika memang yang dikatakan oleh Kabid E-goverment Kominfo Lingga benar bahwa pihak BKD Lingga yang meminta agar aplikasi SIAP-E ini dihentikan beberapa waktu untuk upgrade dan penambahan fitur, seharusnya pihak BKD merespon panggilan telepon atau SMS dari pihak Batampos untuk mengkonfirmasi hal tersebut.
Apakah ada sesuatu yang disembunyikan oleh Kominfo Lingga maupun BKD kepada masyarakat dan insan pers terkait terbengkalainya Aplikasi SIAP-E sampai saat ini. Jika memang tidak ada yang disembunyikan, mengapa pihak BKD Lingga Enggan merespon konfirmasi dari pihak batampos. (*)
Reporter: Vatawari
Artikel …, Ada Apa IniBKD Lingga Enggan Beri Keterangan Soal Aplikasi SIAP-E yang Terbengkalai pertama kali tampil pada Kepri.








