Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1618

Proyek Pelebaran Jalan R Suprapto Semakin Digesa

0
Proyek pelebaran Jalan Letjen R Suprapto di kawasan Batuaji. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Proyek pelebaran Jalan Letjen R Suprapto di kawasan Batuaji, Kota Batam, kini semakin digesa. Jalan yang sebelumnya hanya dua lajur kini akan dibangun menjadi lima lajur, dimulai dari simpang Puteri Hijau menuju ke arah Mukakuning.

Proyek strategis ini diharapkan mampu mengurai kemacetan dan memperbaiki wajah kawasan Batuaji yang semakin padat.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa progres pembukaan badan jalan atau right of way (row) sudah mencapai kawasan di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) depan SP Plaza.

Aktivitas alat berat tampak intens, dan beberapa bagian median jalan telah dibongkar untuk mendukung perluasan.

Proyek ini ditargetkan segera rampung agar ruas jalan dari simpang Puteri Hijau hingga simpang Barelang memiliki lebar yang seragam.

Pemerintah berharap peningkatan kapasitas jalan ini dapat memperlancar arus lalu lintas harian yang kerap tersendat, terutama pada jam-jam sibuk.

Masyarakat menyambut baik pembangunan ini. Andika, seorang warga Batuaji, mengatakan bahwa selama ini kemacetan sering terjadi di sekitar proyek karena jalur sempit dan kondisi jalan yang rusak.

“Sekarang sudah mulai terlihat pembenahan. Semoga cepat selesai, biar tidak macet terus,” ujarnya.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, juga telah meninjau langsung progres proyek pada Kamis (19/6) di depan SP Plaza. Ia ingin memastikan pekerjaan di lapangan sesuai rencana dan spesifikasi. Dalam kesempatan itu, ia juga berdialog dengan petugas lapangan untuk mengevaluasi titik rawan kemacetan.

“Kawasan ini merupakan jalur vital yang menghubungkan Batuaji, Sagulung, dan sekitarnya ke pusat kota. Maka, kita ingin pastikan bahwa kondisi jalan benar-benar mendukung mobilitas warga,” kata Amsakar dalam keterangannya.

Amsakar menegaskan bahwa pembangunan ini adalah bagian dari respons aktif Pemko Batam dalam mengatasi persoalan infrastruktur di wilayah padat aktivitas. “Beberapa ruas jalan sedang kita kebut, terutama di kawasan pemukiman dan pusat ekonomi warga,” katanya.

Ia juga meminta sinergi antara dinas teknis dengan aparat kecamatan dan kelurahan agar pengawasan proyek bisa dilakukan secara berkala. Menurutnya, percepatan pembangunan jalan ini tidak hanya tanggung jawab satu instansi saja, melainkan harus kolaboratif.

Dampak pelebaran jalan ini juga menyentuh JPO (Jembatan Penyeberangan Orang) di sepanjang ruas jalan. Ukurannya kemungkinan akan disesuaikan jika pelebaran jalan telah rampung. Kepala Dinas Perhubungan Batam, Salim, menyebut penyesuaian JPO akan dibahas kemudian. “Itu nanti dibahas dan dianggarkan. Sekarang masih fokus ke pelebaran jalannya dulu,” jelasnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Proyek Pelebaran Jalan R Suprapto Semakin Digesa pertama kali tampil pada Metropolis.

Batam Sumbang 66 Persen Total PDRB, Provinsi Kepri

0

batampos – Kota Batam mencatatkan peran dominan dalam pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau. Sepanjang tahun 2024, Batam menyumbang 66,01 persen terhadap total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kepri.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai PDRB Batam atas dasar harga berlaku tahun 2024 mencapai Rp 233,05 triliun dan PDRB atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 135,51 triliun.

Capaian ini memperkuat posisi Batam sebagai motor utama ekonomi Kepri dan mencerminkan peran strategisnya dalam mendorong pertumbuhan industri dan investasi.

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri menyampaikan data tersebut dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Gedung Marketing Centre BP Batam, Selasa (17/6/2025). Rapat ini sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antar BP Batam dan BPS mengenai penyelarasan data ekonomi Batam.

“Kami ingin memastikan akurasi dan keselarasan data PDRB agar tidak terjadi perbedaan dalam publikasi resmi,” tegas Fary Francis, Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam.

Fary menegaskan bahwa kolaborasi antara BP Batam dan BPS bertujuan memperkuat sinergi dalam penyediaan data ekonomi yang valid, akurat, dan terpadu. Data tersebut menjadi landasan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan dan menyusun program prioritas daerah.

Ia juga menyoroti pentingnya data yang tepat untuk mendukung perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan efisien. Selain itu, kesesuaian data mampu meningkatkan kepercayaan investor dan memastikan kebijakan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Presiden mengamanatkan agar Batam menjadi pusat ekonomi dan investasi baru di Indonesia. Oleh sebab itu, kami berharap langkah ini dapat memberi pengaruh terhadap rencana pembangunan jangka pendek dan jangka panjang,” ujarnya.

Fary juga menekankan pentingnya akurasi data dalam pengambilan keputusan strategis, alokasi sumber daya, dan pemantauan pembangunan.

“Dengan seluruh potensi yang ada, Batam harus menjadi kawasan investasi yang inklusif. Mari kita jaga iklim investasi agar tetap kondusif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya.

Turut hadir dalam rapat Kepala BPS Provinsi Kepri Margaretha Ari Anggorowati, Kepala BPS Batam Eko Aprianto, dan Ketua Tim Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Ari Sugih Mulia bersama sejumlah pejabat tingkat II BP Batam. (*)

Artikel Batam Sumbang 66 Persen Total PDRB, Provinsi Kepri pertama kali tampil pada Metropolis.

Batam Sumbang 66 Persen Total PDRB, Provinsi Kepri

0

batampos – Kota Batam mencatatkan peran dominan dalam pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau. Sepanjang tahun 2024, Batam menyumbang 66,01 persen terhadap total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kepri.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai PDRB Batam atas dasar harga berlaku tahun 2024 mencapai Rp 233,05 triliun dan PDRB atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 135,51 triliun.

Capaian ini memperkuat posisi Batam sebagai motor utama ekonomi Kepri dan mencerminkan peran strategisnya dalam mendorong pertumbuhan industri dan investasi.

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri menyampaikan data tersebut dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Gedung Marketing Centre BP Batam, Selasa (17/6/2025). Rapat ini sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antar BP Batam dan BPS mengenai penyelarasan data ekonomi Batam.

“Kami ingin memastikan akurasi dan keselarasan data PDRB agar tidak terjadi perbedaan dalam publikasi resmi,” tegas Fary Francis, Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam.

Fary menegaskan bahwa kolaborasi antara BP Batam dan BPS bertujuan memperkuat sinergi dalam penyediaan data ekonomi yang valid, akurat, dan terpadu. Data tersebut menjadi landasan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan dan menyusun program prioritas daerah.

Ia juga menyoroti pentingnya data yang tepat untuk mendukung perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan efisien. Selain itu, kesesuaian data mampu meningkatkan kepercayaan investor dan memastikan kebijakan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Presiden mengamanatkan agar Batam menjadi pusat ekonomi dan investasi baru di Indonesia. Oleh sebab itu, kami berharap langkah ini dapat memberi pengaruh terhadap rencana pembangunan jangka pendek dan jangka panjang,” ujarnya.

Fary juga menekankan pentingnya akurasi data dalam pengambilan keputusan strategis, alokasi sumber daya, dan pemantauan pembangunan.

“Dengan seluruh potensi yang ada, Batam harus menjadi kawasan investasi yang inklusif. Mari kita jaga iklim investasi agar tetap kondusif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya.

Turut hadir dalam rapat Kepala BPS Provinsi Kepri Margaretha Ari Anggorowati, Kepala BPS Batam Eko Aprianto, dan Ketua Tim Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Ari Sugih Mulia bersama sejumlah pejabat tingkat II BP Batam. (*)

Artikel Batam Sumbang 66 Persen Total PDRB, Provinsi Kepri pertama kali tampil pada Metropolis.

Bank Indonesia Bekali Jurnalis dan Content Creator Literasi Ekonomi Syariah 

0
Training of Trainers (ToT) Ekonomi Syariah untuk jurnalis dan konten kreator. F. Humas Bank Indonesia untuk Batam Pos.

batampos – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung menggelar Training of Trainers (ToT) bagi para content creator dan jurnalis, dalam rangka memperkuat literasi dan sosialisasi ekonomi syariah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2025 yang berlangsung di Bandar Lampung pada 20-21 Juni 2025.

Deputi Kepala KPw BI Lampung, Achmad P. Subarkah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ToT ini bertujuan membekali peserta dengan pemahaman mendalam mengenai ekonomi syariah serta keterampilan teknis untuk mengemas konten edukatif yang relevan dan menarik.

“Ekonomi syariah memiliki potensi besar di Indonesia. Namun tingkat literasi masyarakat masih perlu ditingkatkan secara masif, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujarnya.

Merujuk data BPS 2024, jumlah penduduk muslim Indonesia mencapai 246 juta jiwa atau sekitar 87 persen dari total populasi. Namun, survei literasi ekonomi syariah oleh Bank Indonesia menunjukkan capaian literasi nasional baru 42,84 persen, masih di bawah target 50 persen pada 2025.

FESyar Sumatera 2025 yang digelar di Lampung mengusung tema Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Memperkuat Stabilitas dan Kemandirian Ekonomi Regional.

Kegiatan ini menghadirkan beragam agenda, mulai dari business matching ekspor UMKM syariah, kompetisi modest fashion dan halal chef, hingga seminar dan talkshow keuangan syariah.

Achmad menekankan, pentingnya peran jurnalis dan content creator sebagai katalisator literasi. Menurutnya, di era digital, narasi publik yang disampaikan melalui media sosial dan berita online sangat berpengaruh dalam membentuk persepsi masyarakat.

“Jurnalis menjaga kredibilitas dan keakuratan informasi. Content creator punya keunggulan menjangkau generasi muda dengan gaya komunikasi kekinian. Keduanya saling melengkapi dalam membangun pemahaman masyarakat terhadap ekonomi syariah,” ujarnya.

Ia berharap, para peserta ToT dapat ikut menyebarkan informasi dan semangat FESyar 2025 ke seluruh pelosok Nusantara melalui konten digital yang inspiratif dan edukatif.

“Mari kita jadikan momen ini untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam ekonomi syariah, khususnya di wilayah Sumatera,” ujarnya. (*)

Sinergi Pembangunan Berkelanjutan, BP Batam dan Pushidrosal Sepakat Tingkatkan Koordinasi

0

batampos –  Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima kunjungan kerja dan silaturahmi Wakil Komandan Pushidrosal Laksamana Muda TNI, Bambang Irawan di Gedung Bida Utama, Rabu (18/6/2025).

Kunjungan itu diterima hangat oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad, dan Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Bandara, Pelabuhan dan Lalu Lintas Barang, Ruslan Aspan.

Dalam pertemuan tersebut, BP Batam dan Pushidrosal (Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut) sepakat untuk meningkatkan kerja sama dan koordinasi dalam mendukung pembangunan maritim berkelanjutan di kawasan strategis Batam.

“Kami sangat menghargai kunjungan kerja Wadanpushidrosal Laksamana Muda TNI Bambang Irawan dan berharap dapat semakin meningkatkan sinergitas dan kerja sama dalam pengembangan kawasan strategis Batam,” kata Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait.

Ditambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan guna mendukung perkembangan Kota Batam yang lebih baik.

“Batam mendapat perhatian khusus Bapak Presiden untuk lebih berkembang dan menjadi kota yang maju dan sejahtera. Oleh karena itu, kami terus berupaya meningkatkan kinerja dan pelayanan untuk mendukung perkembangan kota ini,” tambah Ariastuty.

Sementara, Wadanpushidrosal Laksamana Muda TNI, Bambang Irawan, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan dan berharap pihaknya dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan Batam.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendukung kegiatan hidrografi di wilayah perairan Indonesia, termasuk di wilayah Batam, guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Wakil Komandan Pushidrosal Laksamana Muda TNI, Bambang Irawan.

Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara BP Batam dan Pushidrosal, serta meningkatkan pengembangan kawasan maritim di kawasan strategis Batam. (*)

Artikel Sinergi Pembangunan Berkelanjutan, BP Batam dan Pushidrosal Sepakat Tingkatkan Koordinasi pertama kali tampil pada Metropolis.

Sinergi Pembangunan Berkelanjutan, BP Batam dan Pushidrosal Sepakat Tingkatkan Koordinasi

0

batampos –  Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima kunjungan kerja dan silaturahmi Wakil Komandan Pushidrosal Laksamana Muda TNI, Bambang Irawan di Gedung Bida Utama, Rabu (18/6/2025).

Kunjungan itu diterima hangat oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad, dan Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Bandara, Pelabuhan dan Lalu Lintas Barang, Ruslan Aspan.

Dalam pertemuan tersebut, BP Batam dan Pushidrosal (Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut) sepakat untuk meningkatkan kerja sama dan koordinasi dalam mendukung pembangunan maritim berkelanjutan di kawasan strategis Batam.

“Kami sangat menghargai kunjungan kerja Wadanpushidrosal Laksamana Muda TNI Bambang Irawan dan berharap dapat semakin meningkatkan sinergitas dan kerja sama dalam pengembangan kawasan strategis Batam,” kata Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait.

Ditambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan guna mendukung perkembangan Kota Batam yang lebih baik.

“Batam mendapat perhatian khusus Bapak Presiden untuk lebih berkembang dan menjadi kota yang maju dan sejahtera. Oleh karena itu, kami terus berupaya meningkatkan kinerja dan pelayanan untuk mendukung perkembangan kota ini,” tambah Ariastuty.

Sementara, Wadanpushidrosal Laksamana Muda TNI, Bambang Irawan, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan dan berharap pihaknya dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan Batam.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendukung kegiatan hidrografi di wilayah perairan Indonesia, termasuk di wilayah Batam, guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Wakil Komandan Pushidrosal Laksamana Muda TNI, Bambang Irawan.

Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara BP Batam dan Pushidrosal, serta meningkatkan pengembangan kawasan maritim di kawasan strategis Batam. (*)

Artikel Sinergi Pembangunan Berkelanjutan, BP Batam dan Pushidrosal Sepakat Tingkatkan Koordinasi pertama kali tampil pada Metropolis.

Tekan TPPO, Pemkot dan Kejari Batam Bangun Sinergi Perlindungan Kelompok Rentan

0
Kejari Batam bersama Dinas P3AP2KB Kota Batam saat menggelar kegiatan penerangan hukum bertema, “Perlindungan terhadap Perempuan dan Anak serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Aula Engku Hamidah, Kantor Wali Kota Batam. Foto. Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kota Batam telah menggelar kegiatan penerangan hukum bertema, “Perlindungan terhadap Perempuan dan Anak serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)”.

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Engku Hamidah, Kantor Wali Kota Batam, menjadi bagian dari upaya preventif untuk menekan angka kasus perdagangan orang dan kekerasan terhadap kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Seksi Intelijen Kejari Batam Priandi Firdaus, Kepala Sub Seksi Intelijen Aditya Syaummil Patria, jajaran Dinas P3AP2KB Kota Batam, perwakilan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), serta puluhan kader Tim Penggerak PKK dari seluruh kecamatan di Batam.

Priandi menyampaikan bahwa TPPO dan kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius Kejari Batam. Menurutnya, upaya penegakan hukum harus dibarengi dengan edukasi dan pelibatan aktif masyarakat.

“Kami mendorong masyarakat untuk tidak hanya paham hukum, tetapi juga berani melapor jika menemukan pelanggaran, terutama yang menyasar perempuan dan anak,” ujarnya, Jumat (20/6).

Kegiatan ini tidak hanya berisi pemaparan materi hukum, tetapi juga diselingi dialog interaktif antara narasumber dan peserta. Para anggota PKK tampak antusias mengajukan pertanyaan, mulai dari mekanisme pelaporan, perlindungan hukum, hingga pendampingan korban TPPO.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan perempuan sebagai pilar keluarga perlu dibekali pemahaman hukum yang memadai agar mampu melindungi diri dan lingkungan sekitarnya.

“Minimnya kesadaran hukum di kalangan perempuan harus dijawab dengan edukasi yang menyentuh hingga ke akar rumput,” kata Amsakar.

Sebagai wujud komitmen dan sinergi, Kejaksaan Negeri Batam dan Pemerintah Kota Batam melakukan tukar-menukar plakat penghargaan. Simbol tersebut menandai kolaborasi berkelanjutan dalam memperkuat penyuluhan hukum dan perlindungan terhadap kelompok rentan di Kota Batam.

Pemerintah daerah dan aparat penegak hukum berharap melalui kegiatan ini masyarakat semakin terlibat aktif dalam mencegah tindak pidana perdagangan orang serta mewujudkan Batam sebagai kota yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Tekan TPPO, Pemkot dan Kejari Batam Bangun Sinergi Perlindungan Kelompok Rentan pertama kali tampil pada Metropolis.

Solusi Cerdas Polibatam: Sistem Otomatisasi Kolam Bioflok

0
Tim riset Polibatam berfoto di depan kolam ikan air tawar yang menggunakan teknologi IoT untuk mendukung sektor perikanan.
F. Polibatam

batampos – Politeknik Negeri Batam (Polibatam) kembali menunjukkan kontribusi nyata dalam bidang teknologi terapan dengan meluncurkan inovasi berbasis Internet of Things (IoT) untuk mendukung sektor perikanan air tawar di Batam.

Ketua Tim Riset, Illa Aryeni, menjelaskan bahwa produk inovatif ini berupa sistem monitoring kualitas air dan pemberian pakan otomatis pada kolam bioflok. “Saat ini telah diimplementasikan bersama mitra PT Tunas Bioflok Indojaya di kawasan Tanjung Uncang,” ujar Illa, Jumat (20/6/2025).

Inovasi ini merupakan bagian dari Program Katalisator Kemitraan Berdikari: Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah, yang didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui Kementerian Pendidikan, Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek).

Kebutuhan akan solusi teknologi semakin mendesak seiring meningkatnya permintaan ikan nila. Namun, keterbatasan alat monitoring dan waktu menjadi persoalan klasik yang kerap dihadapi peternak dalam menjaga kualitas air dan ketepatan pemberian pakan.

Menjawab tantangan tersebut, tim riset Polibatam merancang sistem cerdas berbasis IoT yang mengintegrasikan sensor pH, TDS, dan DO. Data dari kolam diolah menggunakan Fuzzy Decision Support System untuk memberikan interpretasi kondisi air secara real-time. Seluruh informasi tersinkronisasi ke cloud server dan dapat diakses melalui aplikasi berbasis web maupun ponsel pintar.

Tidak hanya sebatas monitoring, sistem ini juga terhubung dengan alat pemberi pakan otomatis yang dapat dijadwalkan dan dikendalikan dari jarak jauh, sehingga memberikan efisiensi signifikan bagi para peternak. (adv)

 

 

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

 

 

 

Artikel Solusi Cerdas Polibatam: Sistem Otomatisasi Kolam Bioflok pertama kali tampil pada Metropolis.

Kemenag Batam Minta Warga Jaga Kerukunan Antarumat Beragama

0
Kepala Kantor Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga situasi kehidupan beragama yang rukun dan tenteram. Ajakan ini disampaikan dalam rangka menyambut pelaksanaan penilaian Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) oleh tim pusat yang saat ini sedang berlangsung di berbagai wilayah secara acak.

Kepala Kantor Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan, mengatakan bahwa Batam saat ini menjadi salah satu daerah yang dinilai memiliki tingkat kerukunan umat beragama terbaik di Indonesia. Ia berharap capaian tersebut bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi ke depannya.

Hal itu disampaikan Budi saat acara temu bincang bersama awak media bertajuk “Bangun Ukhuwah dalam Inspirasi Ngopi Bareng Awak Media dan Pers (Budi Ngobras)” yang digelar di Sekupang, Jumat (20/6). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen membangun komunikasi yang sehat dengan seluruh tokoh lintas agama demi terciptanya kehidupan beragama yang damai di Batam.

“Selama ini memang ada beberapa persoalan yang sempat muncul, namun perlu ditegaskan bahwa itu bukan benturan antar umat beragama,” jelas Budi. Ia menegaskan insiden yang terjadi biasanya murni masalah personal antar pihak dan tidak terkait dengan agama, suku, atau ras. “Dan semua bisa diselesaikan secara baik,” tambahnya.

Menurutnya, kunci utama untuk menciptakan suasana yang rukun dan harmonis adalah komunikasi dan koordinasi yang intens antara semua unsur, khususnya para tokoh agama. Dengan demikian, potensi kesalahpahaman yang bisa merusak kerukunan dapat diminimalisasi.

Budi juga menegaskan bahwa keberagaman adalah kekuatan dan anugerah yang harus terus dijaga. Ia menyebut bahwa Indonesia memberikan kebebasan penuh bagi warganya untuk memeluk agama dan menjalankan ibadah sesuai keyakinannya, dan hal ini patut disyukuri.

“Jangan sampai kebebasan yang telah dijamin konstitusi ini dirusak oleh sikap intoleran atau provokasi yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya, terutama yang menyangkut SARA.

Melalui momentum penilaian indeks kerukunan ini, Kemenag Batam berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga harmoni. “Batam bisa menjadi contoh kota yang damai dan toleran bagi daerah lain. Semua pihak harus berperan aktif,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Kemenag Batam Minta Warga Jaga Kerukunan Antarumat Beragama pertama kali tampil pada Metropolis.

Harga Sembako di Batam Stabil, Jengkol dan Petai Meroket Tajam

0
Warga saat belanja di Pasar Vitoria, Sekupang, Jumat (20/6). Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Batam masih relatif stabil menjelang akhir pekan. Namun, sejumlah komoditas tertentu seperti jengkol dan petai mengalami lonjakan harga yang cukup mencolok dalam beberapa pekan terakhir.

Pantauan Batam Pos di Pasar Vitoria, Sekupang, Jumat (20/6), harga cabai merah besar berada di angka Rp40 ribu per kilogram, tidak jauh berbeda dari harga pekan lalu. Bawang merah dan bawang putih pun masih tergolong stabil, dengan harga masing-masing sekitar Rp9 ribu per seperempat kilogram atau setara Rp36 ribu per kilogram.

“Kalau cabai dan bawang aman. Sudah beberapa minggu ini harganya nggak naik-naik. Paling naik turun seribu dua ribu saja,” ujar Siti Aisyah, pedagang sembako di pasar tersebut.

Namun berbeda halnya dengan jengkol dan petai. Harga kedua jenis bahan makanan ini mengalami lonjakan cukup tinggi. Jengkol dijual seharga Rp8 ribu per seperempat kilogram atau Rp32 ribu per kilogram, sedangkan petai mencapai Rp150 ribu per kilogram.

Ridwan, salah satu pedagang sayur dan bumbu dapur, mengaku terkejut dengan kenaikan harga petai yang begitu drastis.

“Modal saya saja Rp130 ribu sekilo petai. Biasanya nggak sampai segitu. Ini karena stok dari Jawa telat datang. Jadi barang langka, harga naik,” ungkapnya.

Kenaikan harga ini, menurut Ridwan, berdampak langsung terhadap daya beli konsumen.

“Biasanya ibu-ibu beli setengah papan petai, sekarang cuma beli tiga biji. Karena memang mahal, mereka pikir-pikir dulu,” tambahnya.

Hal serupa disampaikan pedagang lainnya, Marni. Ia menyebutkan harga jengkol juga ikut melambung karena pasokan yang menipis.

“Jengkol itu musiman. Sekarang pas stok dari Medan susah masuk, ya otomatis harganya naik. Pembeli jadi banyak yang mundur, cuma tanya-tanya,” katanya.

Sementara itu, untuk komoditas sayuran seperti bayam, kangkung, dan sawi, harga rata-rata di pasar masih di kisaran Rp12 ribu per seperempat kilogram. Adapun santan segar dijual dengan harga Rp40 ribu per kilogram, sedikit naik dibandingkan harga pekan sebelumnya yang berkisar Rp35 ribu per kilogram.

Walaupun kenaikan tidak merata, para pedagang berharap ada perhatian dari pemerintah terhadap pasokan dan distribusi bahan pangan dari luar daerah.

“Kita harap stok dari luar lancar, jadi harga stabil. Kalau begini terus, pembeli susah, kita juga rugi,” tutup Ridwan. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Harga Sembako di Batam Stabil, Jengkol dan Petai Meroket Tajam pertama kali tampil pada Metropolis.