Rabu, 24 Juni 2026
Beranda blog Halaman 1633

Mengelola Perasaan Hampa di Tengah Keramaian

0
Ilustrasi orang yang memiliki teman, tetapi merasa kesepian dan hampa. (Freepik)

batampos – Meski dikelilingi oleh orang, banyak orang tetap merasakan kekosongan batin. Perasaan hampa di tengah keramaian bukan sekadar bosan, melainkan bisa jadi tanda disconnect dari diri sendiri dan kebutuhan emosional yang tidak terpenuhi.
Saat berada di antara banyak orang, seseorang bisa saja merasa seperti “menjadi kosong” karena tidak merasakan ketulusan, makna atau ikatan emosional.

Menurut Psych Central, Dr. Sarah Slight menyebut bahwa merasa kosong adalah sinyal untuk kembali mengenali emosi diri.

Salah satu praktik yang disarankan adalah meluangkan waktu sendiri setiap hari untuk eksplorasi batin, menulis jurnal, meditasi, atau bereksperimen dengan olahraga ringan, yang dapat mereduksi perasaan kosong dari dalam, bahkan ketika berada dalam keramaian.

Tanda Kamu Merasakan Kekosongan di Tengah Keramaian

-Sulit menyebutkan apa yang kamu rasakan
Kamu mungkin merasa dingin, terpisah, atau kosong tanpa bisa menjelaskannya.

-Mudah bosan padahal banyak interaksi sosial
Bahkan saat ngobrol dengan banyak orang, kamu tetap merasa ada yang hilang dari koneksi itu.

-Sensasi ketidakbermaknaan dalam aktivitas
Keramaian atau acara terasa seperti rutinitas kosong tanpa nilai yang dirasakan diri sendiri.

-Kesulitan mengalami kesenangan atau kegembiraan
Tanpa sebab jelas kamu merasa tidak menikmati apa pun, termasuk hiburan atau kebersamaan.

Dr. Slight menjelaskan bahwa hampa batin sering muncul karena seseorang kehilangan kontak dengan emosi dasar dan nilai diri. Tanpa refleksi atau waktu menyendiri yang cukup, kita jadi mengabaikan “kompas batin” kita sendiri. Perasaan kosong kemudian muncul sebagai alarm internal bahwa kita belum “bertemu” kembali dengan diri sejati kita.

Strategi Mengelola Kekosongan di Keramaian

1. Sisihkan waktu “me-time” harian

Cobalah meluangkan beberapa menit tiap hari untuk journal singkat atau meditasi ringan, walau hanya lima menit saja, ini dapat membantu kamu lebih sadar terhadap emosi mendasar yang tersembunyi.

2. Identifikasi emosi melalui introspeksi

Gunakan timer lima menit untuk memindai apa saja yang dirasakan tubuh secara fisik, tegang, dingin, hangat, dan catat satu kata perasaan yang menggambarkannya: misalnya “kesepian”, “penasaran”, atau “hampa”.

3. Bangun koneksi bermakna dan bukan hanya jumlah

Fokuslah pada interaksi yang mendalam: berbicara satu lawan satu dengan teman dekat atau keluarga, bukan sekadar hadir di kerumunan orang yang tidak kamu kenal dalam hati.

4. Praktik self-care fisik dan mental sehari-hari

Tidur cukup, makan bergizi, olahraga ringan, serta mengurangi waktu layar, semua ini memberi fondasi stabilitas emosional untuk menghadapi kekosongan batin.

5. Cari makna melalui kegiatan yang bermakna atau tujuan kecil setiap hari

Mengatur bahkan satu tujuan sederhana (misalnya membaca bab buku, menulis ide kreatif) bisa memberi dorongan bahwa hidup tetap berjalan dengan arti.

6. Pertimbangkan dukungan profesional jika perlu

Bila perasaan kosong berlangsung lama dan mengganggu fungsi sehari-hari, konsultasi psikolog atau psikoterapis seperti pendekatan kognitif‑behavioral atau terapi eksistensial bisa sangat membantu. (*)

Artikel Mengelola Perasaan Hampa di Tengah Keramaian pertama kali tampil pada Lifestyle.

Audit Tak Kunjung Kelar, Penanganan Kasus Korupsi Pasar Puan Ramah Jalan di Tempat

0
Pasar Encik Puan Ramah
Kondisi terkini Pasar Encik Puan Ramah yang terletak di Jalan Kijang Lama Tanjungpinang, Rabu (30/7). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan Pasar Encik Puan Ramah di Jalan Kijang Lama, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, masih belum menunjukkan perkembangan berarti.

Sejak statusnya naik dari penyelidikan ke penyidikan pada Maret 2025 lalu oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, hingga akhir Juli ini belum ada penetapan tersangka.

Pantauan Batam Pos pada Rabu (30/7), kondisi bangunan pasar yang tergolong baru itu terlihat terbengkalai. Ratusan meja lapak dibiarkan kosong dan dipenuhi debu, tanpa adanya aktivitas jual beli. Bangunan pasar yang berdiri kokoh ini kini justru tampak sepi dan tak dimanfaatkan sesuai fungsinya.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Tanjungpinang, Juprizal, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil audit dari ahli konstruksi untuk menghitung kerugian negara dan menentukan tersangka dalam kasus tersebut.

“Masih menunggu hasil audit dari ahli konstruksi. Jadi, jumlah kerugian belum bisa kami pastikan,” ujar Juprizal.

Ia juga mengaku tidak mengetahui secara rinci jumlah saksi yang telah diperiksa, namun memastikan proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan.

Senada, Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Rachmad Surya Lubis, juga menyebut proses penyidikan kasus ini masih terus berjalan dan menunggu hasil audit teknis sebagai langkah lanjutan.

“Pasar Encik Puan Ramah masih menunggu audit. Yang jelas akan kami tangani dengan baik,” ujarnya.

Pasar Encik Puan Ramah dibangun pada tahun 2022 dengan tujuan sebagai lokasi sementara bagi para pedagang Pasar Baru Tanjungpinang selama masa revitalisasi.

Namun kini, pasar yang berada persis di sebelah Kantor Disdukcapil Tanjungpinang tersebut terlihat tak terurus. Hanya segelintir pedagang yang masih berjualan di dalamnya.

Reporter: M. Ismail 

Artikel Audit Tak Kunjung Kelar, Penanganan Kasus Korupsi Pasar Puan Ramah Jalan di Tempat pertama kali tampil pada Kepri.

Teror Order Fiktif Sasar Tiga Kantor Media di Kepri, AJI Desak Polisi Usut Pelaku

0
Pimpinan sejumlah media yang mendapat teror order fiktif memberikan keterangan di kepolisian.

batampos – Teror digital dengan modus orderan fiktif kembali menyasar kantor media di Provinsi Kepulauan Riau. Setelah Batamnews dan Ulasan Network, kini giliran redaksi Tribun Batam yang jadi target serangan, Minggu hingga Selasa (27-29/7). Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Batam mengecam aksi ini dan mendesak Polda Kepri mengusut tuntas pelakunya.

Dari data yang dihimpun AJI Batam, serangan ke Tribun Batam terjadi dua kali. Pertama pada Minggu (27/7) pukul 23.00 WIB, sekitar 20 mitra driver ojek online datang ke kantor Tribun Batam di Komplek MCP, Batuampar. Mereka mengaku mendapat pesanan untuk menjemput dokumen atas nama pemesan “Mustafa”, melalui layanan Gosend, dengan tujuan pengiriman ke Tiban.

Serangan kedua terjadi Selasa (29/7) pukul 11.00 WIB. Kali ini, jumlah driver yang datang meningkat drastis, mencapai lebih dari 80 orang. Pemesan menggunakan nama berbeda, “Munip Nastin Julianto”, namun dengan modus serupa—mengantar dokumen ke Lapangan Tenis Pemerintah Kota Batam.

Baca Juga: Perlancar Arus Lalu Lintas, Dishub Batam Tutup Perempatan dan U-Turn di Sejumlah Titik

Pimpinan Redaksi Tribun Batam, Prawira Maulana, mengatakan pihaknya telah melaporkan kejadian ini ke Direktorat Siber Ditreskrimsus Polda Kepri. “Kami duga aksi ini dilakukan dua kali karena yang pertama tidak mendapat respons. Saat pelaku tak melihat berita yang diinginkan tayang, dia melancarkan aksi kedua dengan jumlah orderan lebih banyak,” ujarnya.

Sebelumnya, aksi teror serupa juga dialami Batamnews dan Ulasan Network pada Minggu pagi (27/7). Sekitar pukul 08.00 WIB, puluhan driver ojek online menyerbu kantor Batamnews di Batam Center. Mereka membawa pesanan fiktif penjemputan dokumen atas nama “Mustafa Gea”.

CEO Batamnews, Zuhri Muhammad, mengatakan pihaknya telah melaporkan kasus ini ke Polda Kepri. Ia menambahkan, nomor pemesan tidak terdeteksi di aplikasi dan penerima yang dihubungi mengaku tak pernah memesan.

Berselang satu jam kemudian, kantor Ulasan Network di Tanjungpinang juga menerima serangan serupa. Sekitar 20 driver mendatangi kantor media daring tersebut, mengaku mendapat orderan pengantaran koran ke Gedung Daerah atas nama “Musdalifa”. Padahal, Ulasan Network tidak memiliki produk koran cetak.

Kepala Divisi Pemberitaan Ulasan Network, Muhammad Rakhmat, menyebut aksi ini sangat janggal dan patut dicurigai sebagai serangan terencana. “Pelaku kemungkinan sama. Modusnya identik, dilakukan sistematis, dan mengarah pada intimidasi terhadap media,” katanya.

Baca Juga: 2 Bulan Operasi, Bea Cukai Tindak 16 Penyelundupan di Laut

Ketua AJI Batam Yogi Eka Sahputra menegaskan, tindakan ini bukan lagi dianggap iseng. Ia menyebutnya sebagai bentuk teror terhadap kemerdekaan pers. “Serangan ini jelas mengganggu kerja jurnalistik, bahkan terjadi hingga larut malam, menimbulkan ketakutan dan tekanan psikologis pada jurnalis,” katanya.

Ia mengingatkan, teror serupa pernah dialami jurnalis di daerah lain dengan modus pemesanan GoFood senilai jutaan rupiah saat tengah menulis berita kritis. “Ada pola sistematis untuk membungkam kerja jurnalistik,” tegasnya.

AJI Batam menilai pelaku mencoba mengaburkan motif dengan menyerang beberapa media sekaligus, bahkan perusahaan non-media juga sempat jadi target. “Upaya ini untuk menciptakan kesan bahwa ini hanya aksi iseng, padahal tidak,” tambahnya.

AJI juga mengecam keras aksi ini dan mengimbau semua pihak yang keberatan atas pemberitaan agar menempuh jalur hukum yang sesuai dengan UU Pers, bukan dengan intimidasi digital. Selain itu, jurnalis diminta memperkuat keamanan digital dan tetap bekerja secara profesional.

Sikap Resmi AJI Kota Batam:
1.Mengecam keras tindakan teror terhadap media di Kepri.
2.Mendesak Polda Kepri mengusut dan menindak pelaku.
3.Mengimbau masyarakat menempuh mekanisme hak jawab sesuai UU Pers.
4.Mendorong media bekerja profesional dan menjaga keamanan digital.
Rangkaian Teror Orderan Fiktif di Kepri:
•Batamnews (27 Juli, pukul 08.00 WIB): 50 driver datang, pemesan atas nama Mustafa Gea.
•Ulasan Network (27 Juli, pukul 09.00 WIB): 20 driver datang, pemesan atas nama Musdalifa.
•Tribun Batam (27 Juli, pukul 23.00 WIB): 20 driver datang, pemesan atas nama Mustafa Gea.
•Tribun Batam (29 Juli, pukul 11.00 WIB): 80 driver datang, pemesan atas nama Munip Nastin Julianto.
Reporter: Yashinta

Artikel Teror Order Fiktif Sasar Tiga Kantor Media di Kepri, AJI Desak Polisi Usut Pelaku pertama kali tampil pada Metropolis.

Lontong Usus Legendaris Tanjungpinang Masih Jadi Primadona Sarapan Sejak 1975

0
Lontong usus Tanjungpinang
Rizal tengah menyiapkan lontong usus pesanan pelanggan di warung lontong usus Jalan Basuki Rahmat Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar/Batam Pos.

batampos – Meski kian banyak pilihan menu sarapan modern di Tanjungpinang, lontong usus tetap menjadi sajian favorit yang tak lekang oleh waktu. Kuliner klasik yang mulai dikenal sejak 1975 ini masih digemari masyarakat sebagai menu pembuka hari yang kaya rasa dan penuh cerita.

Lontong usus pertama kali dipopulerkan oleh Almarhumah Nuraini dari dapur rumahnya. Ia mulai berjualan di Pasar Baru Jalan Pelantar II sebelum akhirnya menetap di depan pertokoan SMA Negeri 2, Jalan Basuki Rahmat, Tanjungpinang.

Kini, usaha tersebut diteruskan oleh putrinya, Dewi (50), yang tetap mempertahankan cita rasa dan resep orisinal warisan ibunya.

“Awalnya ibu jualan di Pasar Baru, lalu pindah ke Jalan Pasar Ikan, dan sekarang menetap di Basuki Rahmat,” kata Dewi saat ditemui, Rabu (30/7).

Lontong usus bukan sekadar sarapan biasa. Hidangan ini terdiri dari lontong yang disiram kuah santan kuning kental berisi sayur nangka, kacang panjang, dan buncis. Yang menjadi pembeda, adalah tambahan usus sapi isi telur yang dimasak dengan rempah hingga empuk dan gurih.

Sebagai pelengkap, kerupuk merah atau jingga turut dihidangkan untuk menambah sensasi gurih dan tekstur renyah dalam setiap suapan.

Selain lontong usus, pelanggan juga bisa memilih menu lain seperti lontong rendang, lontong ayam gulai kampung, lontong tunjang, dan lontong telur.

“Semua bumbu kami giling sendiri. Santannya juga dari kelapa parut, bukan instan. Usus direbus lama supaya empuk dan bersih,” jelas Dewi.

Selama hampir lima dekade, cita rasa khas lontong usus ini terus menarik pelanggan dari berbagai kalangan. Setiap pagi, warung sederhana Dewi tak pernah sepi.

Bahkan, banyak pelanggan tetap yang telah menyantap lontong usus sejak kecil dan kini datang kembali bersama anak dan cucu mereka.

“Alhamdulillah, pelanggan kami loyal. Banyak yang bawa lontong usus ini pulang ke luar kota buat oleh-oleh,” ucap Dewi bersyukur. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar 

Artikel Lontong Usus Legendaris Tanjungpinang Masih Jadi Primadona Sarapan Sejak 1975 pertama kali tampil pada Lifestyle.

Fortuna Sittard Resmi Rekrut Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner

0
Justin Hubner resmi bergabung ke klub Belanda Fortuna Sittard. (Dok. Instagram @fortuna.sittard)

batampos – Fortuna Sittard menjadi sorotan publik setelah resmi merekrut pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner. Namun, jauh sebelum kedatangannya, klub ini telah memiliki sejarah panjang sebagai pelopor sepak bola profesional di Belanda.

Skuad dan Kondisi Terkini

Dilansir dari Transfermarkt (30/7), skuad Fortuna Sittard saat ini berjumlah 25 pemain dengan rata-rata usia 26,2 tahun.

Dari jumlah tersebut, 14 pemain (56%) berstatus asing, serta terdapat 2 pemain yang aktif di tim nasional. Klub bermarkas di Fortuna Sittard Stadion yang berkapasitas 12.800 penonton.

Catatan transfer terkini menunjukkan saldo positif sekitar Rp17,38 miliar, menandakan manajemen yang relatif efisien. Danny Buijs, pelatih berusia 43 tahun, dipercaya sebagai kepala pelatih sejak 1 Juli 2023 dengan kontrak hingga 30 Juni 2027.

Jadwal Terdekat

Fortuna Sittard dijadwalkan menghadapi Go Ahead Eagles pada 8 Agustus 2025 di Stadion Fortuna Sittard, Kota Sittard-Geleen, Belanda.

Dengan sejarah, fondasi finansial yang mulai stabil, serta pemain potensial seperti Justin Hubner, Fortuna Sittard tampaknya sedang menyusun lembar baru dalam perjalanan panjangnya di Eredivisie.

Jika dikelola konsisten, klub ini bukan tak mungkin dapat kembali menembus panggung Eropa di masa mendatang.

Sejarah Singkat Fortuna Sittard

Dilansir dari situs resmi Fortuna Sittard, klub ini merupakan hasil penggabungan dua tim legendaris dari Limburg, Fortuna ’54 dan RKSV Sittardia.

Fortuna ’54 didirikan pada 1954 oleh kontraktor Gied Joosten dan menjadi klub pertama di Belanda yang membayar pemain secara profesional. Sementara RKSV Sittardia lahir lebih awal, yakni pada 1950.

Kedua klub akhirnya melebur pada 1968 setelah mengalami penurunan prestasi dan krisis keuangan, lalu melahirkan nama baru: Fortuna Sittardia Combinatie, atau dikenal sebagai Fortuna Sittard.

Klub ini pernah mengalami pasang surut, termasuk sempat tampil di kompetisi Eropa pada 1980-an dan dua kali menembus final Piala KNVB. Namun, degradasi dan krisis finansial sempat menjerumuskan mereka hingga hampir kehilangan lisensi profesional pada 2009.

Kebangkitan dimulai pada 2016 saat investor asal Turki, Isitan Gun, mengambil alih klub. Pada 2018, Fortuna akhirnya kembali promosi ke Eredivisie dan bertahan hingga saat ini.(*)

Artikel Fortuna Sittard Resmi Rekrut Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner pertama kali tampil pada Olahraga.

Mau Atasi Insomnia? Coba 6 Metode Skandinavia Ini

0
Tips atasi sulit tidur di malam hari.

batampos – Mendapatkan tidur malam yang nyenyak mungkin sangat mudah bagi sebagian orang, namun bisa sangat sulit untuk sebagian lainnya.

Banyak orang di seluruh dunia yang mengalami gangguan tidur atau insomnia. Kondisi ini membuat seseorang sulit untuk terlelap, sehingga dapat memengaruhi kualitas tidur bahkan kesehatan secara keseluruhan.

Jika Anda mempunyai masalah tidur, mencoba metode tidur ala Skandinavia mungkin bisa menjadi solusinya. Metode ini merupakan cara tidur yang diterapkan oleh masyarakat di negara-negara Nordik, seperti Denmark, Finlandia, Norwegia, dan Swedia.

Tidak hanya rutin memimpin posisi sebagai ‘negara paling bahagia’, negara-negara Nordik juga kerap meraih gelar sebagai negara terbaik untuk tidur. Tercatat, penduduk Finlandia mendapatkan rata-rata delapan jam tidur per malam.

Banyak ahli yang mengklaim bahwa metode tidur Skandinavia bisa meningkatkan kualitas tidur secara signifikan. Ini beberapa cara menerapkan metode tidur ini untuk Anda praktikkan di rumah. Yuk, simak selengkapnya berikut ini!

1. Cuci dan jemur selimut dan sprei setiap minggu

Berakar dari budaya Skandinavia, menjemur selimut dan sprei di luar ruangan selama kurang lebih lima jam setiap minggu masih menjadi rutinitas yang tidak bisa terpisahkan.

Mencuci sprei dan selimut setiap minggu sangat esensial untuk meningkatkan kesehatan serta kualitas tidur. Menurut penelitian Happy Beds, 41% orang di dunia belum pernah mencuci dan menjemur perlengkapan tidur mereka, padahal selimut dan sprei menyimpan ribuan sel-sel kulit mati, bakteri, dan debu.

“Udara di luar ruangan secara efektif menghilangkan kelembapan, mencegah penumpukan bakteri. Selain itu, sinar matahari juga memiliki sifat antibakteri alami. Jadikan kegiatan mencuci dan menjemur perlengkapan tidur ini sebagai rutinitas mingguan untuk meningkatkan kualitas tidur Anda,” tulis Happy Beds dalam artikelnya.

2. Biarkan udara dari luar masuk

Jika Anda ingin menghilangkan insomnia dengan membuat kamar menjadi lebih nyaman dan kondusif, bukalah jendela atau pintu kamar sebelum tidur.

Hal ini memungkinkan udara sejuk dan segar bersirkulasi dan berkontribusi pada kenyamanan tempat tidur Anda. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa paparan udara dingin membantu mengatur suhu tubuh dan membuatnya menjadi tenang. Sehingga, Anda lebih mudah untuk terlelap dan merasa segar keesokan harinya.

3. Mandi air hangat sebelum tidur

Metode Skandinavia berikutnya yang bisa Anda ikuti untuk mengatasi insomnia adalah mandi air hangat sebelum tidur. Mandi atau berendam di air hangat memiliki efek positif pada kualitas dan durasi tidur, karena membuat otot lebih rileks.

Jika memungkinkan, Anda bisa mengunjungi sauna sekali atau dua kali dalam seminggu untuk merasakan perbaikan positif untuk tidur malam Anda.

4. Pastikan kamar terasa dingin

Umumnya, para bayi di negara-negara Skandinavia dibiarkan tidur di tengah udara yang dingin. Alih-alih menjadi rewel, mereka justru dapat terlelap.

Jika Anda menderita insomnia, Anda bisa mencoba cara ini dengan membiarkan suhu kamar terasa dingin sebelum tidur untuk perbaikan kualitas tidur malam. Sebab, suhu yang dingin bisa membuat tubuh menjadi tenang, bahkan mengatasi peradangan, yang mungkin bisa memengaruhi tidur.

5. Nikmati makan siang di luar ruangan

Orang-orang Skandinavia biasanya selalu memprioritaskan diri pergi ke luar untuk makan siang sambil menikmati kopi, meskipun cuaca minus 20 derajat.

Siapa sangka, ternyata metode ini bisa membantu mengatur ritme sirkadian, jam tubuh internal yang memberi tahu Anda kapan waktu tidur dan bangun.

Paparan sinar matahari secara alami bisa meningkatkan hormon kortisol Anda, yang membuat Anda terjaga di siang hari. Sehingga saat malam tiba, hormon tersebut akan menurun secara alami, dan tubuh akan mulai memproduksi melatonin, yang dikenal sebagai hormon tidur.

6. Tidur menggunakan selimut yang terpisah

Di malam hari, Anda mungkin merasakan kedinginan atau kepanasan, yang bisa mengganggu tidur Anda. Mengatur suhu tubuh untuk kenyamanan saat tidur sangat penting, inilah mengapa orang-orang Skandinavia tidur dengan selimut yang terpisah.

Jika Anda memiliki pasangan dengan gangguan tidur, Anda bisa mencoba untuk memakai selimut yang terpisah dengan pasangan Anda. Metode ini memungkinkan Anda bisa menjadi lebih tenang untuk tidur, sehingga bisa membantu meningkatkan kualitas dan durasi tidur malam. (*)

Artikel Mau Atasi Insomnia? Coba 6 Metode Skandinavia Ini pertama kali tampil pada Lifestyle.

Perlancar Arus Lalu Lintas, Dishub Batam Tutup Perempatan dan U-Turn di Sejumlah Titik

0
Ilustrasi.

batampos – Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim mengatakan pihaknya tengah fokus memperlancar arus lalu lintas di kawasan Bengkong. Salah satunya dengan menutup perempatan di dekat Restoran Golden Prawn.

“Persimpangan itu sudah dikasih barrier (pembatas) agar arus lebih lancar. Karena selama ini sering macet,” ujarnya.

Selain itu, Dishub Kota Batam membuka u-turn di depan restoran. Salim mengaku pembuatan u-turn ini berdasarkan pengkajian dan penelitian.

“Itu agar arus lebih lancar, dan sejauh ini tidak ada keluhan dengan u-turn tersebut,” katanya.

Salim menambahkan pihaknya juga segera menutup u-turn yang berada di kawasan Legenda atau di Jalan Sudirman. Kemudian u-turn di Jalan Yos Sudarso atau tepatnya di Seraya Atas.

“U-turn di Legenda ini segera ditutup dan sudah diteliti oleh Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD). Untuk Timnya itu ada dari BP Batam, Sat Lantas, Dinas Bina Marga. Sedangkan di Seraya masih pengkajian,” ungkapnya.

Salim mengaku penutupan u-turn jalan ini dilakukan karena beberapa faktor. Seperti keselamatan pengendara dan kelancaran arus lalu lintas.

Untuk di Seraya, kata Salim, u-turn tersebut dinilai berbahaya. Sebab, berada di jalan yang menurun.

“Dua faktor ini yang kita lihat dulu. Misalkan u-turn itu berbahaya dan berpotensi terjadi kecelakaan, kita tutup,” katanya.

Selain di Jalan Sudirman dan Seraya, kata Salim, pihaknya juga mengusulkan ke BP Batam untuk penutupan u-turn di Jalan Letjend Suprapto atau di sekitar SP Plaza.

“SP Plaza juga itu u-turn-nya berbahaya. Masih dikaji oleh tim beberapa titik lainnya,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Perlancar Arus Lalu Lintas, Dishub Batam Tutup Perempatan dan U-Turn di Sejumlah Titik pertama kali tampil pada Metropolis.

2 Bulan Operasi, Bea Cukai Tindak 16 Penyelundupan di Laut

0
Barang bukti tembakau yang ditegah Bea Cukai dalam Operasi Patroli Laut Terpadu di Kawnil DJBC Kepri, Karimun, Selasa (29/7) pagi.F.Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Bea Cukai (BC) resmi menutup Operasi Patroli Laut Terpadu Semester I Tahun 2025, yang terdiri dari Operasi Jaring Sriwijaya dan Jaring Wallacea. Penutupan operasi ini dilakukan Direktur Jenderal (Dirjen) BC, Letjen TNI (Purn) Djaka Budhi Utama di Kanwil DJBC Kepri, Karimun, Selasa (29/7) pagi.

Penutupan ditandai dengan apel pasukan yang turut dihadiri seluruh pejabat Kanwil DJBC Kepri. Dalam kesempatan tersebut, Dirjen BC turut meresmikan satuan tugas (satgas) pemberantasan penyelundupan.

Djaka mengatakan Operasi Jaring Sriwijaya dan Jaring Wallacea ini dimulai sejak 1 Mei hingga 7 Juli. Dalam operasinya, Bea Cukai mengerahkan 43 kapal patroli yang terdiri dari fast patrol biat (FPB) 28 meter, FPB 38 meter, 15 speedboat, serta 816 personel.

“Selama operasi kita melakukan 16 penegahan berbagai komoditas ilegal di wilayah barat dan timur. Seperti narkotika, pasir timah, rokok impor ilegal, produk hortikultura, pakaian bekas, senapan angin, dan bahan pokok,” ujarnya.

Baca Juga: Diduga Salah Injak Pedal, Mobil Avanza Tabrak Toko Kue di Batam Centre hingga Dapur Jebol

Ia menjelaskan operasi ini merupakan bentuk nyata pengawasan maritim yang dilakukan BC untuk melindungi negara dari potensi kerugian penerimaan, sekaligus menjaga masyarakat dari peredaran barang ilegal dan berbahaya.

“Keberhasilan operasi ini menjadi bukti konkret komitmen Bea Cukai dalam menegakkan hukum dan menjaga kedaulatan ekonomi Indonesia melalui pengawasan maritim yang kuat dan sinergis,” katanya.

Diketahui, hingga Juli 2025, Bea Cukai mencatat 14.657 penindakan, yang terdiri 252 penindakan di laut. Dari seluruh penindakan tersebut total nilai barang mencapai Rp4,3 triliun.

Djaka merincikan penindakan terbesar yang dilakukan pihaknya, yakni 2 ton sabu, dan 49,9’ton pasir timah yang akan diselundupkan ke Malaysia.

Baca Juga: Program Makan Bergizi Mulai Sasar Madrasah di Batam, 919 Siswa Sudah Terlayani

“Kita akan terus melakukan evaluasi terkait keberhasilan operasi ini. Kita juga melihat pola-pola penyelundupan secara nasional,” ungkapnya.

Dengan ditutupnya operasi ini, kata Djaka, pihaknya lakan tetap terus memperketat pengawasan di seluruh pintu masuk dan menindak barang ilegal yang masuk maupun keluar Indonesia.

“Dalam arti, Satgas penyelundupan ini bukan hanya di laut, tapi juga di darat, di pintu masuk. Akan terus kita laksanakan,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel 2 Bulan Operasi, Bea Cukai Tindak 16 Penyelundupan di Laut pertama kali tampil pada Metropolis.

Tingkat Kemiskinan di Perkotaan Meningkat, Rojali dan Rohana Bermunculan

0
Ilustrasi kemiskinan. (Istimewa)

batampos – Sepanjang semester I 2025, tantangan terhadap perekonomian Indonesia masih cukup besar. Target-target pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tinggi harus menghadapi kenyataan bahwa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi tingkat kemiskinan tidaklah mudah.

Head of Center of Food, Energy and Sustainable Development Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abra Talattov menjelaskan, di tengah upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, Indonesia mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2025, yakni 4,87 persen Year-on-Year (YoY). Angka ini masih di bawah target 5 persen.

Daya beli masyarakat juga masih mengalami tekanan. Hal ini membuat muncul fenomena rohana (rombongan cuma nanya) dan rojali (rombongan jarang beli). Masyarakat cenderung lebih memilih untuk menabung dan enggan melakukan konsumsi.

“Itu juga bisa menunjukkan adanya indikasi masyarakat untuk hanya melihat barang-barang secara fisik sebagai perbandingan, kemudian mereka nanti akan membeli di platform e-commerce,” terang Abra dalam diskusi publik Indef, Selasa (29/7).

Tingkat kemiskinan secara nasional memang mengalami penurunan. Per Maret 2025, tingkat kemiskinan turun menjadi 8,47 persen, lebih rendah dari September 2024 di level 8,57 persen.

Namun, jika dilihat lebih spesifik, tingkat kemiskinan di wilayah perdesaan masih cukup tinggi di level 11,03 persen. Yang cukup mengkhawatirkan adalah terjadinya kenaikan tingkat kemiskinan di wilayah perkotaan, dari 6,6 persen di September tahun lalu menjadi 6,73 persen per Maret 2025.

Abra menjelaskan, wilayah perkotaan sangat sensitif terhadap kenaikan harga-harga, khususnya harga kebutuhan pokok, biaya transportasi, dan harga untuk kebutuhan perumahan.

“Sehingga ini memberikan tekanan yang cukup signifikan terhadap kelompok rentan miskin di wilayah perkotaan di tengah pendapatan masyarakat perkotaan yang relatif stagnan, atau bahkan cenderung menurun karena mayoritas bekerja di sektor informal,” jelas alumnus Universitas Diponegoro itu.

Tekanan terhadap daya beli masyarakat di kota memunculkan fenomena rohana dan rojali. Masyarakat lebih memprioritaskan kebutuhan dasar dibandingkan kebutuhan sekunder atau tersier. “Jadi, memang ada shifting prioritas masyarakat di wilayah perkotaan,” imbuhnya.

Rasio Gini Indonesia 2025 sebesar 0,375, lebih baik dari target 0,379-0,382. Namun, hal ini menunjukkan stagnasi dalam mengurangi ketimpangan.

Laporan World Inequality Report melaporkan penduduk 10 persen teratas memiliki pendapatan 19 kali lebih besar dibandingkan 50 persen terbawah, dengan kekayaan nasional terkonsentrasi pada kelompok elite. Kemiskinan di perdesaan masih dominan, diperparah oleh rendahnya upah di sektor pertanian, yang menyerap tenaga kerja terbanyak namun memiliki produktivitas rendah.

Peneliti Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef Riza A. Pujarama menyatakan, penurunan angka kemiskinan belum diimbangi dengan pemerataan kesejahteraan. Ketimpangan urban-rural, rendahnya produktivitas, dan keterbatasan fiskal daerah menjadi tantangan utama.

Koperasi desa berpotensi menjadi solusi, namun memerlukan penguatan SDM, pengawasan ketat, dan pendekatan bottom-up untuk mencegah stagnasi dan korupsi. “Untuk mengatasi ketimpangan pendapatan, pemerintah perlu mempercepat hilirisasi, meningkatkan pendidikan, dan memastikan bansos yang transformatif,” tandasnya. (*)

Artikel Tingkat Kemiskinan di Perkotaan Meningkat, Rojali dan Rohana Bermunculan pertama kali tampil pada News.

Apriyani Rahayu/Febi Setianingrum Bungkam Duo Tiongkok di Macau Open 2025

0
Apriyani/Febi berhasil melaju ke babak kedua Macau Open 2025. (@badminton.ina)

batampos – Pertarungan rival dengan dua partner berbeda berhasil dimenangkan Apriyani Rahayu/Febi Setianingrum.

Mereka menundukkan duo Tiongkok Chen Qing Chen/Keng Shu Liang pada Babak Pertama Macau Open 21-13, 21-19 di Macao Esat Asian Games Done, Selasa (29/7).

Sebelumnya, Apriyani yang pernah berduet dengan Greysia Polii dan Siti Fadia Silva Ramadhanti, memiliki rivalitas dengan Chen Qing Chen yang sebelumnya berduet dengan Jia Yi Fan. “Chen Qing Chen adalah pemain yang punya kualitas sangat baik. Dia sedang membimbing juniornya yang juga punya kualitas,” ujar Apriyani.

Secara penampilan dan aura, Apriyani menilai Chen masih sama di lapangan. “Walau sekarang terasa lebih kalem,” ungkap pemain binaan PB Jaya Raya Jakarta itu.

Pemain kelahiran Konawe itu menyebutkan bahwa masih banyak melakukan kesalahan sendiri. Khususnya di game kedua yang membuat lawan sempat mengejar. “Kami agak turun fokusnya, ini yang tidak boleh terjadi di pertandingan berikutnya,” ucapnya.

Apriyani menuturkan, di event berlabel Super 300 itu, dia ingin penampilannya bisa lebih konsisten. “Dan itu kami terus usahakan,” tegas pebulu tangkis berusia 27 tahun itu.

Sementara itu, ganda putra Rahmat Hidayat/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan harus susah payah menundukkan duo Malaysia unggulan keenam Ong Yew Sin/Teo Ee Yi dengan rubber game (21-15, 16-21, 23-21).

“Kami percaya dengan kemampuan diri sendiri. Dari pola kami menerapkan permainan no lob cepat, berusaha agar mereka tidak banyak mengangkat bola yang menguntungkan mereka,” ungkap Yeremia.

Yeremia menyebutkan, di poin-poin akhir game ketiga, mereka memaksa untuk bermain dengan pola yang diterapkan. “Lawan coba memperlambat tempo dan dengan pertahanan mereka yang kuat, mereka terus berusaha mengangkat bola. Kami hari ini bisa unggul di adu drive dan permainan depan,” ucapnya.

Pemain binaan PB Exist Jakarta itu menuturkan, di turnamen ini sudah memasang mindset. “Saat masuk lapangan kami berpikir kami tidak mau kalah. Ini saatnya kami untuk unjuk gigi,” tuturnya. (*)

Jadwal dan Head to Head Macau Open 2025 Rabu (30/7)

Tunggal Putra

  1. Moh Zaki Ubaidillah vs Mads Christophersen (0-0)
  2. Alwi Farhan vs Cheam June Wei (1-0)
    Pertemuan terakhir Macau Open 2024, Alwi menang 2-0 (21-17, 22-20)
  3. Yohanes Saut Marcellyno vs Prannoy H. S. (0-0)
  4. Chico Aura Dwi Wardoyo vs Rithvik Sanjeevi Satish Kumar (0-0)

Artikel Apriyani Rahayu/Febi Setianingrum Bungkam Duo Tiongkok di Macau Open 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.