
batampos– Eko Fahreza, 25, warga yang berdomisili di Kampung Banjar, Bintan ditemukan dalam kondisi selamat setelah sebelumnya menghilang di hutan, Kamis (29/5/2025).
Eko ditemukan oleh keluarganya di jalan baru Kampung Banjar menuju PLTU pada Jumat (30/5/2025).
Sektetaris BPBD Bintan, Agus Ariyadi mengatakan, informasi menghilangnya korban diterima dari mandor tempat korban bekerja di PT. Bintan Alumina Indonesia (BAI), Jumat (30/5/2025) siang.
BACA JUGA: Hasil Visum Mayat yang ditemukan di Hutan, Kapolres Lingga Sebut Ada Memar di Tubuh Korban
Berdasarkan informasi tersebut, diketahui bahwa korban telah menghilang di hutan di kawasan Kampung Banjar, Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang sejak Kamis (29/5/2025).
Setelah menerima informasi tersebut, Tim SAR gabungan yang melibatkan Kantor SAR Tanjungpinang, BPBD Bintan, Polsek Gunung Kijang dan masyarakat melakukan pencarian dan penyusuran di lokasi yang dilalui oleh korban.
Menurut Adi, biasa disapa demikian, korban ditemukan keluarganya pada Jumat (30/5/2025), dalam keadaan selamat.
Ketika ditemukan, korban tidak menggenakan baju dan hanya mengenakan celana panjang sedang duduk di pinggir jalan di Kampung Banjar.
Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR gabungan untuk dibawa pulang ke rumah keluarganya di Kampung Banjar.
Adi mengatakan, dari informasi pihak keluarga bahwa korban sempat dirukiah di daerah Kawal sebelum menghilang.
Diduga, korban mengalami “gangguan gaib” sebelum akhirnya kabur dari rumah.
Setelah kejadian ini, korban kemungkinan akan dipulangkan ke daerah asalnya di Lampung. (*)
Reporter: Slamet
Artikel Menghilang di Hutan setelah Dirukiah, Warga di Bintan Ditemukan Selamat pertama kali tampil pada Kepri.









