batampos – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, meninjau kondisi dua ruas jalan yang masuk dalam rencana pembangunan infrastruktur tahun 2025.
Kedua ruas tersebut adalah Jalan Laksamana Bintan sepanjang 1,75 kilometer, yang membentang dari Underpass Pelita hingga Simpang Gelael, serta Jalan Raja Isa sepanjang 4,5 kilometer dari Simpang BTN Batam Center hingga Simpang KDA.
Amsakar menegaskan bahwa rencana pelebaran jalan ini merupakan wujud komitmen BP Batam dan Pemerintah Kota Batam dalam mengatasi kemacetan dan meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat.
“Pekerjaan yang belum selesai akan kami tuntaskan. Tidak hanya di dua jalan ini, beberapa titik lainnya juga akan kami perbaiki agar infrastruktur jalan dapat mendukung kemajuan Batam sebagai kota berdaya saing,” ujar Amsakar usai agenda peninjauan.
Ia juga menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang terintegrasi agar berdampak positif terhadap pertumbuhan investasi dan ekonomi Batam.
“Mudah-mudahan upaya ini dapat mengubah wajah kota dan memberikan dampak positif terhadap kemajuan ekonomi Batam secara keseluruhan,” tambahnya.
Senada dengan Amsakar, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan pembenahan tata kelola Batam secara menyeluruh.
Selain pelebaran jalan di kawasan industri dan jalan utama, lanjut Li Claudia, BP Batam dan Pemerintah Kota Batam juga akan membenahi sejumlah persoalan prioritas pembangunan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dua di antaranya adalah penanganan banjir dan penertiban reklame tak berizin yang mengganggu keindahan tata kota Batam dalam lima tahun ke depan.
“Beri kami waktu untuk melakukan pembenahan agar Batam lebih maju. Kami berharap dukungan dari seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita pembangunan Batam ini,” ujar Li. (*)
batampos – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, meninjau kondisi dua ruas jalan yang masuk dalam rencana pembangunan infrastruktur tahun 2025.
Kedua ruas tersebut adalah Jalan Laksamana Bintan sepanjang 1,75 kilometer, yang membentang dari Underpass Pelita hingga Simpang Gelael, serta Jalan Raja Isa sepanjang 4,5 kilometer dari Simpang BTN Batam Center hingga Simpang KDA.
Amsakar menegaskan bahwa rencana pelebaran jalan ini merupakan wujud komitmen BP Batam dan Pemerintah Kota Batam dalam mengatasi kemacetan dan meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat.
“Pekerjaan yang belum selesai akan kami tuntaskan. Tidak hanya di dua jalan ini, beberapa titik lainnya juga akan kami perbaiki agar infrastruktur jalan dapat mendukung kemajuan Batam sebagai kota berdaya saing,” ujar Amsakar usai agenda peninjauan.
Ia juga menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang terintegrasi agar berdampak positif terhadap pertumbuhan investasi dan ekonomi Batam.
“Mudah-mudahan upaya ini dapat mengubah wajah kota dan memberikan dampak positif terhadap kemajuan ekonomi Batam secara keseluruhan,” tambahnya.
Senada dengan Amsakar, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan pembenahan tata kelola Batam secara menyeluruh.
Selain pelebaran jalan di kawasan industri dan jalan utama, lanjut Li Claudia, BP Batam dan Pemerintah Kota Batam juga akan membenahi sejumlah persoalan prioritas pembangunan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dua di antaranya adalah penanganan banjir dan penertiban reklame tak berizin yang mengganggu keindahan tata kota Batam dalam lima tahun ke depan.
“Beri kami waktu untuk melakukan pembenahan agar Batam lebih maju. Kami berharap dukungan dari seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita pembangunan Batam ini,” ujar Li. (*)
batampos – PT Capella Dinamik Nusantara, main dealer, sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau kembali menghadirkan program yang menarik untuk produk premium andalannya, New Honda PCX160. Promo ini berlaku khusus di wilayah Batam, Tanjung Pinang, dan Tanjung Balai Karimun, sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen sekaligus mendorong kemudahan memiliki skutik besar berteknologi tinggi dari Honda.
Konsumen di wilayah Batam dapat menikmati program DP ringan mulai dari Rp 2,7 juta ditambah potongan angsuran sebanyak 1 kali. Sementara itu, konsumen setia Honda di Tanjung Pinang dapat memiliki New PCX160 dengan DP mulai dari Rp 3,4 juta, dan di Tanjung Balai Karimun sebesar Rp 3,5 juta. Setiap pembelian juga dilengkapi dengan bonus Jaket Eksklusif Cari Aman dan Aksesoris Plat Holder untuk mendukung tampilan berkendara yang lebih stylish dan aman.
“Program ini kami hadirkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat Kepri yang ingin memiliki skutik besar dengan fitur-fitur modern. New Honda PCX160 tidak hanya unggul dari sisi performa dan kenyamanan, tetapi juga merepresentasikan gaya hidup berkendara yang lebih berkelas,” ujar Duri Yanto, Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara.
New Honda PCX160 kini hadir dengan berbagai pembaruan fitur terkini yang menunjang kenyamanan dan keamanan. Fitur-fitur seperti USB Type-C Charger, Handlebar Cover, dan sistem pencahayaan full LED dengan desain lampu depan dan belakang terbaru, menjadikan pengalaman berkendara semakin praktis dan elegan.
Tidak hanya itu, tipe tertinggi New Honda PCX160 juga telah dilengkapi teknologi Honda RoadSync. Fitur konektivitas pintar ini memungkinkan pengendara mengakses navigasi, panggilan telepon, pesan, musik, hingga perintah suara langsung melalui panel meter. Sistem ini dirancang khusus untuk mendukung mobilitas tinggi dengan tetap menjaga konsentrasi dan kenyamanan berkendara.
Skutik premium ini juga mengusung mesin 160cc 4 katup eSP+ yang bertenaga dan efisien. Dengan tenaga maksimum 11,8 kW @8.500 rpm dan torsi puncak 14,7 Nm @6.500 rpm, New Honda PCX160 mampu memberikan performa optimal baik untuk perjalanan harian maupun jarak jauh. Dilengkapi 5” TFT Panel Meter, Subtank Rear Suspension, serta fitur eksklusif lainnya, PCX160 menjadi pilihan ideal bagi konsumen yang mengutamakan kenyamanan dan gaya.
“Banyak sekali fitur- fitur terbaru yang tersemat pada New Honda PCX160, langsung saja bagi masyarakat yang berminta bisa langsung kunjungi dealer terdekat dan gunakan program menarik yang sedang berlangsung”, tutup Duri Yanto.
Jangan tunggu lama lagi, segera memanfaatkan program ini dan merasakan langsung kemewahan serta kenyamanan dari New Honda PCX160. Untuk informasi lebih lanjut, konsumen setia Honda dapat langsung mengunjungi dealer resmi Honda terdekat di wilayah masing-masing. (*)
Alex Marquez memenangi sprint race MotoGP Inggris. (ANTARA)
batampos – Hasil balap MotoGP Inggris 2025 yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, bagi Alex Marquez tak berhasil baik, terjadi crash sesaat usai start. Rider dari tim Gresini Racing beruntung dengan berkibarnya red flag.
Alex Marquez sebenarnya ada pada posisi yang menguntungkan saat start, mampu di posisi terdepan, namun akhirnya jatuh menjelang tikungan pertama.
Alex Marquez mengungkapkan bahwa pasca menang di Jerez, ‘tidak menang’ pada balapan kali ini tidak terlalu menyakitkan. Namun menurutnya kehilangan kesempatan besar.
“Kami mengawali dengan baik, tetapi mungkin saya terlalu memaksakan diri dan terjatuh. Bendera merah membantu saya dan kami meninggalkan Silverstone dengan dua poin lebih sedikit, tetapi dengan percaya diri setelah balapan yang bagus,” ujar Alex Marquez.
Sedangkan Fermin Aldeguer yang memang menargetkan finis 10 besar sedikit kecewa tak bisa finis lebih baik dengan start yang berpotensi meraih poin lebih besar.
“Sayangnya saya juga melakukan kesalahan. Sayang sekali karena kami memiliki ritme yang bagus dan kami seharusnya bisa bertahan di grup terdepan. Anginnya sulit dikendalikan, meskipun target minimum sepuluh besar tercapai. Saya tidak senang, tetapi ada hari Minggu di mana poin dan pengalaman dibutuhkan,” ungkap Fermin Aldeguer.
Terkait hal ini Rommy Averdy Saat selaku Market Development Manager PT EMLI mengatakan bahwa pekan balapan yang fantastis di Sirkuit Silverstone dihadirkan oleh Alex Marquez dan Fermin Aldeguer.
Menurutnya kedua pembalap terlihat makin nyaman mengincar baris terdepan di sesi kualifikasi dan juga podium.
“Kami melihat Alex Marquez kembali meraih podium kemenangan di sesi Sprint Race. Keuntungan bagi Alex setelah melakukan start ulang karena berkibarnya Red Flag, membuka peluang untuk menambah poin penting dalam persaingan titel Juara Dunia MotoGP 2025,” ujar Rommy.
Dirinya menambahkan bahwa Fermin Aldeguer juga makin nyaman menunjukkan potensinya sebagai pembalap muda dengan konsisten bertarung di posisi 10 besar.
Musim 2025 masih panjang, dukungan dan harapan dari Federal Oil kepada Alex dan Fermin adalah bisa kembali meraih podium ganda dan meraih gelar juara dunia,” ujar Rommy
Persaingan di klasemen pembalap juara dunia MotoGP 2025 kian kompetitif, Alex Marquez masih bersaing di posisi dua klasemen sementara dengan memiliki 172 poin.
Sementara, Fermin Aldeguer harus bergeser ke posisi sepuluh dengan total 55 poin. Balapan berikutnya akan berlangsung di Motorland Aragon, pada 6-8 Juni 2025 dan Alex Marquez punya pengalaman baik di kelas Moto2 dan MotoGP dengan berada di podium. (*)
Dialog mencari solusi di PT Maruwa Indonesia di Batam beberapa hari lalu.
batampos – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Batam menyatakan komitmennya untuk terus mengawal dan memediasi perselisihan yang terjadi antara manajemen PT Maruwa Indonesia dan para karyawannya. Konflik ini mencuat setelah perusahaan yang bergerak di bidang Flexible Printed Circuit (FPC) itu menghentikan seluruh operasionalnya sejak awal April 2025 tanpa kejelasan hak-hak pekerja.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Batam, Rudi Sakiakirty, menyebutkan bahwa proses mediasi masih terus dilakukan. “Kita upayakan agar hak karyawan tetap terpenuhi. Kita akan pantau dan kawal terus proses ini,” tegasnya. Ia menambahkan, rencananya akan ada mediasi lanjutan yang melibatkan semua pihak terkait untuk mencari solusi terbaik.
Konflik antara manajemen dan karyawan PT Maruwa memanas setelah janji pembayaran gaji yang menunggak tak kunjung direalisasikan. Puncaknya terjadi pada malam tanggal 23 Mei, saat keributan pecah di kawasan industri Bintang, Tanjunguncang, Batam.
Ratusan karyawan marah setelah pihak komisaris yang sebelumnya berjanji mencicil tunggakan justru datang bersama pengacara dan menyampaikan rencana likuidasi.
Perwakilan HRD PT Maruwa, Sumanti, membenarkan bahwa belum ada kepastian mengenai pembayaran hak-hak karyawan. “Itu bukan mediasi. Karyawan datang untuk menagih janji, bukan mendiskusikan likuidasi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa HRD tidak berpihak kepada siapa pun, namun berharap agar kedua belah pihak mendapatkan hak secara adil.
Sebelumnya, manajemen berjanji akan membayar sebagian gaji yang tertunggak, tetapi pada pertemuan tanggal 23 Mei, mereka justru menyampaikan informasi baru soal likuidasi tanpa kepastian pembayaran. Hal ini memicu kemarahan para pekerja yang merasa dibohongi dan dikhianati. (*)
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan hasil sidang isbat penetapan 1 Dzulhijjah 1446 Hijriah di Jakarta (27/5/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
batampos – Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan 1 Zulhijah 1446 H jatuh pada Rabu, 28 Mei 2025. Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah akan diperingati pada Jumat, 6 Juni 2025.
Penetapan ini diumumkan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam sidang istbat yang digelar di kantor Kemenag, pada Selasa (27/5) malam. “Setelah menerima laporan dari pelaku rukyat yang kredibel dan telah melalui verifikasi, kita menyimpulkan bahwa 1 Zulhijah jatuh pada Rabu, 28 Mei 2025,” terang Nasaruddin dalam konferensi pers.
Nasaruddin menjelaskan, proses penetapan 1 Zulhijah didasarkan pada dua metode yang digunakan bersamaan, yakni hisab berupa perhitungan astronomi dan rukyat melalui pengamatan hilal. “Kini kita memasuki sidang istbat yang menjadi momen pengambilan keputusan setelah semua data dikaji dan diverifikasi,” ucap Nasaruddin.
Berdasarkan laporan yang diterima Kemenag dari berbagai titik rukyat di seluruh Indonesia, hingga menjelang Maghrib belum ada yang berhasil melihat hilal. Namun, laporan mengejutkan datang dari Aceh.
“Last minute, ada yang menyaksikan hilal di Aceh. Yakni Pak Nabil, yang telah memberikan kesaksian dan disumpah oleh pihak berwenang. Ini sangat penting karena kesaksian ini menjadi dasar pengambilan keputusan,” ujar Nasaruddin.
Dengan adanya kesaksian tersebut, pemerintah memiliki dasar yang kuat untuk menetapkan awal bulan Zulhijah. Keputusan ini diambil secara mufakat dalam sidang isbat yang diikuti oleh berbagai elemen, baik dari kalangan pemerintah maupun masyarakat.
“InsyaAllah, ini adalah hasil musyawarah yang melibatkan semua pihak. Mari kita jadikan momen Iduladha ini sebagai refleksi untuk mempererat solidaritas dan kepedulian sosial,” pungkasnya. (*)
Acara peresmian program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Lapangan Bola Kampung Bagan, Selasa (27/5).
batampos – Sebanyak 162 rumah warga di Kampung Bagan, Tanjung Piayu, Kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam, akhirnya menikmati akses listrik layak melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Program itu didanai melalui Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan-perusahaan di sektor ketenagalistrikan.
Peresmian program berlangsung pada Selasa (27/5) di Lapangan Bola Kampung Bagan. Hadir dalam kegiatan ini antara lain Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Walikota Batam, Wakil Walikota Batam, Anggot DPRD serta sejumlah tokoh masyarakat dan perusahaan pendukung, termasuk PT Batamindo Investment Cakrawala.
Walikota Batam, Amsakar Ahmad yang juga Kepala BP Batam, menyebut bahwa listrik merupakan kebutuhan fundamental yang harus menjangkau hingga pelosok. Karena itu, sudah seharusnya seluruh wilayah Batam mendapat suplai listrik. Apalagi dengan adanya perusahaan-perusahaan yang memberi bantuan kelistrikan.
“Kalau tidak, maka kesenjangan antara kawasan utama (mainland) dan hinterland akan semakin lebar. Maka dari itu, pihak-pihak yang memiliki kewenangan harus hadir dan tanggap terhadap kebutuhan ini,” tegas Amsakar.
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Hari Pratamura menegaskan program ini akan terus dikembangkan ke wilayah lain yang belum terjangkau listrik. Ia juga meminta masyarakat untuk melapor jika masih ada warga yang belum mampu melakukan pemasangan listrik mandiri.
“Kalau ada yang belum mampu, segera laporkan ke RT dan RW. Kami akan fasilitasi,” tegasnya.
Peresmian ini menjadi simbol semangat kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam memberikan akses layanan dasar kepada masyarakat secara lebih merata dan berkeadilan.
“Ini salah satu untuk meningkatkan perekonomian juga,” tegasnya.
General Manager PT Batamindo Investment Cakrawala, Mook Sooi Wah mengatakan Kampung Bagan yang berada di kawasan hinterland Batam dan berbatasan langsung dengan kawasan industri Batamindo, selama ini belum menikmati listrik 24 jam penuh. Melalui kolaborasi antara Pemprov Kepri, PLN Batam, PT Batamindo, serta beberapa stakeholder lainnya, warga kini dapat mengakses listrik yang aman dan layak.
“Listrik bukan kemewahan, tapi kebutuhan dasar yang membuka jalan menuju hidup yang lebih layak,” ujar Mook Sooi Wah.
Program BPBL ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi sektor industri dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kepulauan Riau. PT Batamindo sendiri sudah dua tahun berturut-turut terlibat aktif dalam program ini.
“Kami ingin warga yang tinggal dekat kawasan industri juga tumbuh bersama, terang bersama,” kata Adhy Prasetyo Wibowo, Head of Legal, License and Land PT Batamindo.
Tokoh masyarakat Kampung Bagan, Umar, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah dan perusahaan yang telah mewujudkan harapan warga.
“Pengajuan kami sejak tahun lalu kini terealisasi. Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan,” ujar Umar.
Momen penuh haru terjadi ketika Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, dan Walikota Batam Amsakar Achmad menekan sakelar dan menghidupkan lampu di rumah seorang warga, Sanisa. Aksi simbolik itu menandai dimulainya aliran listrik resmi ke rumah-rumah warga penerima manfaat program.
Sanisa tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. “Dulu saya nyambung listrik dari rumah saudara. Bayarnya bisa lebih dari Rp300 ribu per bulan,” ujarnya.
Kini, berkat bantuan BPBL, rumahnya terpasang sambungan listrik 4 Ampere langsung dari PLN. Semua instalasi dan biaya penyambungan ditanggung penuh oleh perusahaan.
“Bulan pertama ini saya cuma bayar Rp180 ribu. Padahal saya pakai mesin cuci, penanak nasi listrik, dan kipas angin nyala terus,” katanya sambil tersenyum. Dengan listrik yang stabil, ia juga berencana memulai usaha kecil dari rumah. (*)
Rusdy, Kepala Desa Marok Kecil. F. Vatawari/BATAM POS
batampos– Sejumlah Desa dan Kelurahan yang ada di Wilayah Kabupaten Lingga sudah mulai gencar membentuk Koperasi Merah Putih. Sebagai mana yang telah diinstruksikan oleh Kementerian Koperasi, pembentukan Koperasi Merah Putih ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian dan kemajuan perekonomian di tingkat Pedesaan.
Seperti halnya Desa dan Kelurahan lainnya, Desa Marok Kecil, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga, juga telah membentuk Koperasi Merah Putih.
Kepala Desa Marok Kecil, Rusdy atau yang sering di sapa Alay, mengatakan Desa mereka sudah membentuk Koperasi Merah Putih beserta Struktur Kepengurusannya.
“Untuk struktur kepengurusan Koperasi Merah Putih yang ada di Desa Marok Kecil, kami melibatkan seluruh elemen masyarakat, baik itu tokoh perempuan, tokoh Agama hingga menyentuh kalangan anak-anak muda,” ungkap Rusdy, saat diwawancarai Batampos, Selasa (27/5).
Rusdy menjelaskan, saat ini pihaknya masih menunggu instruksi dari Kepala Disperindag Kop/UMKM Kabupaten Lingga untuk mengurus Akta Notaris/Badan Hukum Koperasi Merah Putih yang ada di Desanya.
“Administrasi untuk mengurus Akta Notaris/Badan Hukum Koperasi Merah Putih sudah kami persiapkan semuanya. Kami tinggal menunggu instruksi dari Kadis Perindag Kop/UMKM Lingga saja,” ujar Kades Marok Kecil menjelaskan.
Kades Marok Kecil menambahkan, Koperasi Merah Putih yang ada di Desanya bergerak dibeberapa sektor yang dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan.
“Untuk program perdana ini kita tidak mewajibkan terkait simpan pinjam. Kita lebih fokus pada pemanfaatan sumberdaya alam yang ada, seperti kelapa yang akan kami tampung dan nantinya akan kami distribusikan kepada pengusaha/penjual santan. Jika stok untuk kebutuhan di Lingga sudah tercukupi baru kita akan lakukan Ekspor keluar Daerah,” tambah Rusdy.
Tidak hanya itu, nantinya koperasi Merah Putih ini akan menjadi distributor stok barang dagangan untuk pedagang sembako yang ada di Desa Marok Kecil.
“Hal ini untuk mempermudah para pedagang sembako yang ada di Desa Marok Kecil mendapatkan stok barang tanpa harus jauh-jauh membeli di Dabo,” pungkas Rusdy.
Kades Marok Kecil menegaskan, dibentuknya Koperasi Merah Putih ini adalah untuk membantu memajukan perekonomian masyarakat pedesaan, bukan malah menutup mata pencaharian masyarakat dengan membuat program atau usaha yang sudah terlebih dahulu ditekuni oleh masyarakat setempat. (*)
batampos – Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan pembebasan biaya pendidikan dasar di sekolah swasta tidak berlaku pada sekolah atau madrasah swasta elit. Yakni sekolah yang menerapkan kurikulum khusus.
Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih menyadari kondisi sekolah/madrasah swasta di Indonesia tidak bisa disamaratakan. Sebab, kondisi pembiayaannya berbeda-beda. Dalam kasus tertentu, ada sekolah swasta memang bersifat khusus, sehingga masih bisa melakukan pungutan biaya kepada peserta didik.
“Seperti kurikulum internasional atau keagamaan yang merupakan kekhasan atau dijadikan nilai jual (selling point) keunggulan sekolah dimaksud,” ujarnya.
Enny menyadari, sekolah tersebut, selama ini menerapkan biaya yang secara sadar dipilih orang tua murid. Sehingga tidak dianggap pembatasan. “Dalam kasus ini, peserta didik secara sadar memahami konsekuensi pembiayaan yang lebih tinggi sesuai dengan pilihan,” lanjutnya.
Untuk itu, MK menyarankan pemerintah untuk mengutamakan alokasi anggaran pendidikan dengan mempertimbangkan faktor kebutuhan dari sekolah/madrasah swasta tersebut. Sehingga bantuan pendidikan dari pemerintah berjalan efektif.
“Tidak tepat dan tidak rasional jika sekolah swasta seperti ini dilarang memungut biaya sama sekali, sementara kemampuan fiskal negara pun terbatas,” pungkas Enny.
MK sendiri sebelumnya memutuskan pemerintah dilarang memungut biaya untuk pendidikan dasar 9 tahun. Hal itu berlaku untuk sekolah negeri maupun swasta. (*)
batampos – Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin menyebutkan salah satu persyaratan permohonan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) yakni minimal berusia 17 tahun.
Untuk itu, iameminta seluruh orang tua untuk tidak mengizinkan anak-anaknya mengendarai sepeda motor. “Untuk memiliki SIM persyaratan umur 17 tahun,” ujarnya di Mapolresta Barelang.
Menurut Zaenal, anak dibawah umur belum laik diberikan mengendarai sepeda motor. Sebab, hal ini dapat membahayakan keselamatan anak dan pengendara lainnya.
“Kepada orangtua, paman, bibi, jangan berikan motor ke anak atau keluarganya yang belum cukup umur,” katanya.
Menurut Zaenal, anak usia 17 tahun juga belum tentu laik mengendarai motor. Oleh karena itu, seluruh pemohon SIM harus melalui ujian.
“Anak 17 tahun sudah mempunyai hak memiliki SIM, tapi itupun harus melalui rangkaian ujian,” ungkapnya.
Selain membahayakan, kata Zaenal, peran orangtua untuk tidak mengizinkan anak membawa motor juga bisa mencegah aksi balap liar. Aksi ini kerap meresahkan masyarakat karena anak-anak tersebut trek-trekan san menggunakan knalpot brong.