Kamis, 18 Juni 2026
Beranda blog Halaman 1645

Pemko Batam Siapkan Aturan Baru, Pengelolaan Parkir Akan Diserahkan ke Pihak Ketiga

0
Ilustrasi. Juru parkir saat mengatur kendaraan yang akan meninggalkan area parkir di Batamcentre. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam tengah mematangkan regulasi baru terkait pengelolaan parkir, termasuk mekanisme kerjasama dengan pihak ketiga. Upaya ini dilakukan berbarengan dengan perubahan sistem retribusi menjadi skema jasa layanan melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batam, Salim, menjelaskan bahwa saat ini pengelolaan retribusi parkir masih mengacu pada mekanisme keuangan yang berlaku di seluruh OPD. Artinya, seluruh pendapatan dari parkir harus masuk ke kas daerah dan tercatat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai belanja daerah.

“Kalau sekarang retribusi namanya. Retribusi itu harus masuk semua ke kas daerah. Kalau ada (pengeluaran), harus dianggarkan di APBD sebagai belanja,” kata Salim, Senin (21/7).

Baca Juga: Cut and Fill di Bukit Vista Dihentikan Total, Kementerian PUPR Temukan Daerah Rawan

Namun, dalam skema BLUD, Dishub bisa langsung bekerja sama dengan pihak ketiga tanpa perlu melalui mekanisme belanja APBD. Sistem ini memungkinkan pengelolaan parkir tidak lagi dihitung sebagai retribusi, melainkan sebagai bentuk jasa layanan.

“Kalau BLUD, kita bisa langsung kerja sama dengan pihak ketiga. Dia bukan lagi retribusi, tapi itu masuk jasa layanan,” katanya.

Sejumlah peraturan pendukung saat ini tengah disusun agar BLUD di bidang parkir bisa segera berjalan. Ia menambahkan, ada tujuh Peraturan Wali Kota (Perwako) penyelenggaraan BLUD yang sedang diusulkan oleh Dishub.

“Ada beberapa Perwako yang belum selesai. Kalau SK-nya sudah ada,” ujar dia.

Baca Juga: CKG Dinkes Batam Jalan di 21 Puskesmas, Cek Kesehatan Kini Gratis dan Mudah

Saat ini, Pemko Batam memperoleh pemasukan sekitar Rp1,2 miliar per bulan dari retribusi parkir. Target tahunan yang dipatok mencapai Rp15 miliar. Potensi penerimaan bisa jauh lebih besar jika sistem pengelolaan diperbarui.

“SK BLUD sudah keluar, tapi ada Perwako-Perwako yang belum kita selesaikan,” kata Salim.

Ia berharap, setelah semua regulasi rampung, pengelolaan parkir dapat segera diserahkan kepada pihak ketiga dengan skema baru tersebut. “Kalau Perwako selesai, akan diserahkan ke pihak ketiga dan akan kita lekangkan,” tambahnya. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Pemko Batam Siapkan Aturan Baru, Pengelolaan Parkir Akan Diserahkan ke Pihak Ketiga pertama kali tampil pada Metropolis.

Timnas Indonesia U-23 Kunci Tiket Semifinal Piala AFF U-23 2025

0
Timnas U-23 Indonesia vs Malaysia dalam pertandingan penyisihan Grup A Piala AFF U-23 2025 di SUGBK, Senin (21/7/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Timnas Indonesia U-23 ditahan Malaysia U-23 dengan skor kacamata alias 0-0 dalam laga pamungkas grup A Piala AFF U-23 2025. Meski demikian, Garuda Muda tetap berhasil mengunci tiket semifinal karena menjadi juara grup.

Menjamu Malaysia U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Senin (21/7) malam, Timnas Indonesia U-23 sebenarnya menunjukkan penampilan yang cukup mendominasi. Tapi tak ada gol yang tercipta sehingga hanya satu poin didapat.

Jalannya Pertandingan

Mendapatkan pesan peringatan mengenai harga diri dari suporter membuat Timnas Indonesia U-23 langsung tancap gas sejak menit awal. Pasukan Gerald Vanenburg langsung coba mengancam dan menebar ancaman lewat sisi sayap, baik Rahmat Arjuna maupun Victor Dethan.

Hanya saja, tekanan yang dibangun Jens Raven dan kolega belum membuahkan hasil. Sebab pertahanan Malaysia U-23 juga terbilang rapat sehingga sulit untuk menembusnya.

Peluang emas baru diciptakan Timnas Indonesia U-23 di menit ke-15. Adalah Rayhan Hannan yang mengancam dengan melepaskan sepakan kaki kiri Rayhan Hannan dari luar kotak penalti. Tapi, tendangan terukurnya masih terlalu lemah dan diamankan penjaga gawang Zulhilmi.

Rayhan Hannan kembali mengancam sepuluh menit berselang. Winger Persija Jakarta itu melakukan tusukan ke dalam kotak penalti untuk kemudjan melepaskan tenbakan. Tapi kembali, peluqng itu terbuang sia-sia.

Tensi pertandingan mulai memanas di pertengahan babak pertama. Wasit Takasaki Koji dari Jepang tak segan mengeluarkan kartu kuning kepada pemain Timnas Indonesia U-23 maupun Malaysia U-23 yang melakukan pelanhgaran keras.

Namun tak ada gol yang tercipta hingga babak pertama berakhir. Skor tetap kecamata alias 0-0 hingga jeda antarbabak.

Memasuki babak kedua, Gerald Vanenburg melakukan pergantian. Alfharezzi Buffon yang banyak ditekan di sisi kanan belakang, diganti oleh Achmad Maulana.

Permainan kedua tim pun makin hidup di babak kedua. Timnas Indonesia U-23 mulai lebih berani dalam menyerang, dan Malaysia U-23 tak segan melancarkan serangan balik.

Tim tamu sempat mengancam pada menit ke-52. Ancaman itu datang dari tendangan bebas terukur yang dilakukan oleh Muhammad Aliff Izwan. Sepakannya harus membuat kiper Cahya Supriadi sampai terbang untuk menggagalkannya.

Tak lama setelahnya, Timnas Indonesia U-23 langsung mengancam balik. Jens Raven jadi aktornya dengan memiliki dua kesempatan berbahaya. Pertama saat berdiri bebas dekat kotak penalti Malaysua U-23. Tapi dia langsung terkena tekel bersih sehingga gagal jadi peluang emas.

Sementara peluang kedua muncul setelah pergerakan agresif Achmad Maulana di sisi sayap kanan. Dia melepaskan umpan mendatar ke dalam kotak penalti, dan Raven coba mengkonversinya jadi gol. Sayang sontekannya bisa ditepis kiper lawan pada menit ke-58.

Timnas Indonesia U-23 sempat menciptakan peluang lagi di menit ke-72 lewat Robi Darwis. Gelandang Persib Bandung itu coba melepaskan tembakan spekulasi dari luar kotak penalti. Tapi tendangannya masih melambung.

Itu jadi peluang berbahaya terakhir yang tercipta dalam laga ini. Setelahnya kedua tim bermain sama kuat hingga wasit meniup peluit panjang dan pertandingan berkesudahan dengan skor 0-0. (*)

Artikel Timnas Indonesia U-23 Kunci Tiket Semifinal Piala AFF U-23 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.

Potensi Cuaca Ekstrem, Masyarakat hingga Nelayan Diimbau Waspada

0
Ilustrasi, Mendung menyelimuti langit Batam. BMKG Hang Nadim Batam memperkirakan hujan disertai angin kencang akan melanda wilayah Kepulauan Kepri dalam beberapa hari ke depan. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Masyarakat dan pengguna jasa transportasi laut di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) diminta waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam tiga hari ke depan. Meski saat ini masuk musim kemarau, sejumlah wilayah perairan Kepri diprediksi mengalami hujan lokal dan angin kencang akibat pengaruh bibit siklon tropis.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Ramla mengatakan kondisi cuaca di wilayah perairan Kepri dipengaruhi bibit siklon tropis yang terpantau di utara Indonesia, tepatnya di sekitar timur Filipina.

“Bibit siklon ini memicu pertumbuhan awan hujan secara signifikan di sekitar Laut Natuna. Dampaknya, wilayah perairan seperti Karimun, Bintan, dan Natuna berpotensi diguyur hujan disertai angin kencang secara tiba-tiba,” jelas Ramlan.

Tak hanya itu, wilayah daratan di Kepri juga diperkirakan mengalami hujan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang. Hujan dapat terjadi mendadak, meski secara umum suhu udara relatif panas karena sedang berada dalam masa peralihan menuju puncak kemarau.

“Sifat hujan lokal dan terjadi mendadak,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat pesisir dan para nelayan tradisional diimbau untuk tidak memaksakan melaut jika cuaca mulai tampak gelap atau muncul angin kencang secara tiba-tiba. Ramlan menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama.

“Cuaca bisa berubah cepat di laut. Kami minta nelayan dan pelaut rajin pantau informasi cuaca terbaru dari BMKG, baik melalui radio, aplikasi cuaca, maupun pos pengamatan di pelabuhan,” ujarnya.

Dalam peringatan dini yang dikeluarkan BMKG, disebutkan bahwa gelombang laut di sejumlah wilayah perairan Kepri berpotensi mencapai ketinggian antara 1,3 hingga 1,5 meter. Kondisi ini perlu diwaspadai terutama oleh kapal-kapal berukuran kecil dan nelayan tradisional. Gelombang setinggi itu berpotensi terjadi di perairan Batam, Bintan, Tambelan, Lingga, Anambas, hingga Natuna pada 21 Juli hingga 24 Juli 2025.

BMKG pun mengeluarkan peringatan waspada (WARNING) kepada seluruh pengguna transportasi laut, termasuk kapal penyeberangan dan kapal logistik, agar selalu memperhatikan informasi cuaca sebelum berlayar.

Bagi warga yang tinggal di pulau-pulau kecil dan daerah pesisir, BMKG juga menyarankan untuk lebih berhati-hati, terutama jika terjadi hujan deras dan angin kencang yang bisa menyebabkan pohon tumbang atau gangguan aktivitas sehari-hari. (*)

 

Reporter: Yashinta

Artikel Potensi Cuaca Ekstrem, Masyarakat hingga Nelayan Diimbau Waspada pertama kali tampil pada Metropolis.

Ini Daftar Insiden Kapal yang Mengalami Kebakaran dan Tenggelam Sepanjang 2025, Salah Satunya di Batam

0
Insiden kebakaran menimpa Kapal Motor (KM) Barcelona VA saat melintas di perairan Talise, Sulawesi Utara, pada Minggu siang (20/7). (Istimewa)

batampos – Insiden kebakaran kapal penumpang KM Barcelona saat melintas di Perairan Talise, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara, pada Minggu siang (20/7) menyita perhatian publik.

Video yang beredar menunjukkan kepanikan para penumpang, yang berjumlah sekitar 280 orang, saat mereka menyelamatkan diri dengan pelampung dan melompat ke laut demi menghindari jilatan api.

Asap tebal membubung dari dek atas kapal ketika api mulai menjalar. Suasana menjadi mencekam, dengan penumpang dari berbagai usia, termasuk anak-anak, berhamburan keluar demi keselamatan masing-masing. Beberapa terlihat menenangkan sesama penumpang yang histeris di tengah kobaran api.

Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya TNI Denih Hendrata memastikan bahwa seluruh penumpang berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.

“Dipastikan seluruh korban sudah dievakuasi,” kata Denih kepada wartawan, Minggu (20/7).

Namun, tragedi tetap tidak terhindarkan. Sebanyak lima orang dilaporkan meninggal dunia akibat insiden tersebut.

Tiga korban telah teridentifikasi, yakni Hugu Majuntu yang memiliki riwayat epilepsi dan stroke, Ny. Betrivia Malimbulun yang sedang hamil 37-38 minggu dengan komplikasi, serta Tn. Daniel Lena yang mengalami serangan jantung (STEMI). Namun, dua korban lainnya belum berhasil diidentifikasi.

Meski demikian, belum diketahui penyebab pasti terbakarnya KM Barcelona di perairan Talise tersebut. Penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab kebakaran dan evaluasi sistem keselamatan kapal kini tengah dilakukan oleh pihak berwenang.

Berdasarkan penelusuran JawaPos.com, tidak hanya KM Barcelona yang mengalami insiden dalam perjalanan di perairan saat membawa penumpang. Sepanjang 2025 terdapat sejumlah insiden kapal yang juga menyita perhatian publik.

Daftar Insiden Kapal Tenggelam dan Terbakar di Indonesia Sepanjang 2025:

1. KMP Tunu Pratama Jaya – Tenggelam di Selat Bali

Kapal feri rute Banyuwangi–Gilimanuk ini tenggelam sekitar 30 menit setelah berlayar akibat masuknya air laut ke ruang mesin. Peristiwa ini terjadi pada 3 Juli 2025.

Insiden menyebabkan blackout dan perahu miring lalu tenggelam. Kapal tersebut tercatat membawa 65 penumpang dan kru yang menjadi korban jiwa, sebanyak 18 tewas, 30 selamat, dan 17 masih hilang hingga pencarian resmi ditutup pada 14 Juli.

2. KM Muchlisa – Tenggelam di Penajam Paser Utara, Kaltim

KM Muchlisa berupa kapal feri dekat daratan Kalimantan Timur ini mengalami kebocoran dan mati mesin, lalu tenggelam sebelum evakuasi tuntas pada 24 Juni 2025. Kapal tersebut membawa 23 penumpang serta 21 kru kapal, termasuk kendaraan.

3. MV Teratai Prima – Tenggelam di Laut Sulawesi

KM Teratai Prima yang membawa 365 orang dan 443 ton kargo dihantam tornado laut hingga kapal oleng dan tenggelam pukul 04.00 WITA. Peristiwa itu terjadi pada
11 Januari 2025.

4. Kapal Tanker Federal II – Terbakar di Galangan Batam

Saat docking di galangan PT ASL Shipyard, kapal tanker pengangkut CPO mengalami kebakaran di dalam tangki repair. Peristiwa itu terjadi pada 24 Juni 2025.

Api berhasil dipadamkan pukul 17.30 WIB. Meski demikian, insiden itu mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, sebanyak 4 pekerja tewas dan 5 pekerja mengalami luka bakar serius. (*)

Artikel Ini Daftar Insiden Kapal yang Mengalami Kebakaran dan Tenggelam Sepanjang 2025, Salah Satunya di Batam pertama kali tampil pada News.

Polisi Buru Pelaku Pembunuhan Mardiana

0
Kapolres Karimun, AKBP Robby Topan Manusiwa. f.sandi

batampos– Jajaran kepolisian di Kabupaten Karimun masih melakukan penyelidikan atau
memburu seorang berinisial Ar yang menjadi tersangka diduga melakukan tindak pidana
pembunuhan terhadap Mardiana alias Anan, 19 yang tidak lain adalah istrinya.

Kapolres Karimun, AKBP Robby Topan Manusiwa yang dikonfirmasi Batam Pos mengatakan,
kasus penemuan mayat perempuan tersebut sedang dalam penyelidikan polisi. ”Kita masih
lakukan penyelidikan dan segera akan diungkap,” tegasnya.

Anto, orang tua terduga pelaku sekaligus mertua dari korban yang ditemui di RSUD Muhammad Sani mengatakan, pada saat anaknya datang ke rumah dan bilang bahwa anaknya itu sudah menikam Ana. ”Dia tidak bisa membunuh. Cuma bilang Pak saya sudah tikam Ana itu saja. Selanjutnya, saya bilang serahkan diri nak, tapi tidak dihiraukan. Dari situ saya ajak keluarga dan rekan untuk mengantarkan kami ke Polres Karimun untuk buat laporan,” jelasnya.

BACA JUGA: Polisi Tangkap Buronan Kasus Pembunuhan di Batu 15 Tanjungpinang

Untuk permasalahan rumah tangga antara anak dan menantunya, Anto menyebutkan, dia sama
sekali tidak tahu. Karena, tidak tinggal satu rumah. Anak dan menantunya tinggal di Kampung Baru, Kecamatan Tebing. Dan, dia tinggal di Sungai Lakam Timur, Kecamatan Karimun. Dari perkawinan anaknya dengan korban sudah memiliki seorang anak berusia 3 tahun. Saat ini, diasuh oleh kakak korban.

Informasi yang dihimpun Batam Pos, peristiwa pembunuhan ini terjadi pada Minggu (20/7) malam dan mayat Mardiana alias Ana yang penuh luka di wajah dan, leher dan punggung baru ditemukan pada Senin (21/7) pagi pukul 06.30 WIB. Tepatnya, di RT 004/ RW 001, Kelurahan Kapling, Kecamatan Tebing. Dan, lokasi penemuan mayat tidak jauh dari SMA Negeri 1 Karimun.

Laporan awal diberikan oleh seorang pelajar SMA Negeri 1 dari dalam kelas yang melihat ada orang yang tergeletak di jalan tanah. Kemudian, hal ini disampaikan kepada rekan pelajar lainnya dan pihak sekolah. Sehingga, laporan sampai kepada pihak kepolisian. Pada saat dilakukan evakuasi wajah korban penuh luka dan berdarah-darah. Hasil visum ditemukan bekas tusukan benda tajam di bagian wajah, punggung dan belakang leher. Bahkan, dikabarkan ada belasan tusukan di tubuh korban. (*)

Reporter: Sandi P

Artikel Polisi Buru Pelaku Pembunuhan Mardiana pertama kali tampil pada Kepri.

Dukung Pelestarian Kearifan Lokal, Amsakar Achmad Ajak Masyarakat Batam Bangun Energi Kolektif

0

batampos – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, secara resmi membuka Festival Mancing Ngarong V di Pantai Camar Teluk Mata Ikan, Nongsa, Minggu (20/7/2025), dalam rangka memperingati Hari Bakti TNI AU ke-78.

Amsakar mengapresiasi penyelenggaraan festival tersebut sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya lokal dan memperkuat semangat kebersamaan masyarakat Batam.

Di samping sebagai wadah membangun energi kolektif masyarakat, Festival Mancing Ngarong juga berpotensi untuk mendorong pengembangan potensi wisata bahari di Kota Batam.

“Kegiatan ini semakin memperkuat kolaborasi kita dalam membangun Batam lebih baik. Untuk membuat suatu lompatan dalam pembangunan Batam, kita harus menumbuhkan spirit bersama dengan dukungan seluruh stakeholder,” ujar Amsakar dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Amsakar juga mendorong agar tradisi ini masuk dalam kalender event pariwisata Batam.

Selain melestarikan kearifan lokal, ia meyakini tradisi yang sarat nilai budaya ini dapat menarik minat wisatawan. Baik lokal maupun mancanegara.

“Tradisi ini layak untuk kita jaga dan lestarikan. Semangat seperti ini juga harus terus kita rawat agar Batam bisa tumbuh lebih baik,” pesannya.

Hadir dalam kegiatan antara lain Direktur Pengelolaan Lahan BP Batam Harlas Buana, Ketua DPRD Batam Kamaluddin, Komandan Lanud Hang Nadim Batam Letkol Pnb Hendro Sukamdani, dan Kepala Stasiun Bakamla Batam Mayor Bakamla Margaretha Kirana Lestari. (*)

Artikel Dukung Pelestarian Kearifan Lokal, Amsakar Achmad Ajak Masyarakat Batam Bangun Energi Kolektif pertama kali tampil pada Metropolis.

Dukung Pelestarian Kearifan Lokal, Amsakar Achmad Ajak Masyarakat Batam Bangun Energi Kolektif

0

batampos – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, secara resmi membuka Festival Mancing Ngarong V di Pantai Camar Teluk Mata Ikan, Nongsa, Minggu (20/7/2025), dalam rangka memperingati Hari Bakti TNI AU ke-78.

Amsakar mengapresiasi penyelenggaraan festival tersebut sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya lokal dan memperkuat semangat kebersamaan masyarakat Batam.

Di samping sebagai wadah membangun energi kolektif masyarakat, Festival Mancing Ngarong juga berpotensi untuk mendorong pengembangan potensi wisata bahari di Kota Batam.

“Kegiatan ini semakin memperkuat kolaborasi kita dalam membangun Batam lebih baik. Untuk membuat suatu lompatan dalam pembangunan Batam, kita harus menumbuhkan spirit bersama dengan dukungan seluruh stakeholder,” ujar Amsakar dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Amsakar juga mendorong agar tradisi ini masuk dalam kalender event pariwisata Batam.

Selain melestarikan kearifan lokal, ia meyakini tradisi yang sarat nilai budaya ini dapat menarik minat wisatawan. Baik lokal maupun mancanegara.

“Tradisi ini layak untuk kita jaga dan lestarikan. Semangat seperti ini juga harus terus kita rawat agar Batam bisa tumbuh lebih baik,” pesannya.

Hadir dalam kegiatan antara lain Direktur Pengelolaan Lahan BP Batam Harlas Buana, Ketua DPRD Batam Kamaluddin, Komandan Lanud Hang Nadim Batam Letkol Pnb Hendro Sukamdani, dan Kepala Stasiun Bakamla Batam Mayor Bakamla Margaretha Kirana Lestari. (*)

Artikel Dukung Pelestarian Kearifan Lokal, Amsakar Achmad Ajak Masyarakat Batam Bangun Energi Kolektif pertama kali tampil pada Metropolis.

Gowes Santai BP Batam–Polda Kepri, Pererat Silaturahmi dan Wujudkan Batam Sehat

0

batampos – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengikuti kegiatan Gowes Santai bersama Polda Kepri, Minggu (20/7/2025).

Keduanya menempuh rute mulai dari Pollux Habibie, melewati sejumlah titik strategis seperti Bundaran Madani dan Kantor BP Batam, lalu berakhir di kawasan Orchard Park Batam Center.

Selain memperkuat sinergi antarinstansi, kegiatan ini sekaligus bertujuan untuk menumbuhkan budaya hidup sehat di tengah masyarakat Batam.

“Kegiatan ini sederhana, tapi memiliki manfaat yang besar. Kita sehat, bahagia, dan semakin kompak. Kebersamaan seperti ini juga harus terus kita jaga dalam membangun Kota Batam yang lebih baik,” ujar Amsakar Achmad.

Senada, Li Claudia turut mendorong agar kegiatan tersebut dapat menarik minat masyarakat untuk terus melanjutkan tradisi ini sebagai agenda rutin. Dengan harapan dapat meningkatkan kepedulian akan pentingnya kesehatan.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi upaya pemerintah bersama Polda Kepri untuk terus bersinergi dalam menjaga situasi kondusif Batam sebagai kota ramah investasi.

“Selain sebagai ajang mempererat silaturahmi, momen ini sekaligus menjadi kolaborasi antarinstansi demi ekosistem investasi Batam yang stabil,” ujar Li Claudia.

Turut hadir Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin; Direktur Pengelolaan Lahan BP Batam, Harlas Buana; dan Direktur Perencanaan Infrastruktur BP Batam, Fesly Abadi Paranoan; Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan Strategis BP Batam, Budi Susilo dan Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam, Harry Prasetyo Utomo. (*)

Artikel Gowes Santai BP Batam–Polda Kepri, Pererat Silaturahmi dan Wujudkan Batam Sehat pertama kali tampil pada Metropolis.

Gowes Santai BP Batam–Polda Kepri, Pererat Silaturahmi dan Wujudkan Batam Sehat

0

batampos – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengikuti kegiatan Gowes Santai bersama Polda Kepri, Minggu (20/7/2025).

Keduanya menempuh rute mulai dari Pollux Habibie, melewati sejumlah titik strategis seperti Bundaran Madani dan Kantor BP Batam, lalu berakhir di kawasan Orchard Park Batam Center.

Selain memperkuat sinergi antarinstansi, kegiatan ini sekaligus bertujuan untuk menumbuhkan budaya hidup sehat di tengah masyarakat Batam.

“Kegiatan ini sederhana, tapi memiliki manfaat yang besar. Kita sehat, bahagia, dan semakin kompak. Kebersamaan seperti ini juga harus terus kita jaga dalam membangun Kota Batam yang lebih baik,” ujar Amsakar Achmad.

Senada, Li Claudia turut mendorong agar kegiatan tersebut dapat menarik minat masyarakat untuk terus melanjutkan tradisi ini sebagai agenda rutin. Dengan harapan dapat meningkatkan kepedulian akan pentingnya kesehatan.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi upaya pemerintah bersama Polda Kepri untuk terus bersinergi dalam menjaga situasi kondusif Batam sebagai kota ramah investasi.

“Selain sebagai ajang mempererat silaturahmi, momen ini sekaligus menjadi kolaborasi antarinstansi demi ekosistem investasi Batam yang stabil,” ujar Li Claudia.

Turut hadir Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin; Direktur Pengelolaan Lahan BP Batam, Harlas Buana; dan Direktur Perencanaan Infrastruktur BP Batam, Fesly Abadi Paranoan; Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan Strategis BP Batam, Budi Susilo dan Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam, Harry Prasetyo Utomo. (*)

Artikel Gowes Santai BP Batam–Polda Kepri, Pererat Silaturahmi dan Wujudkan Batam Sehat pertama kali tampil pada Metropolis.