batampos– Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menyatakan komitmennya untuk memangkas jalur birokrasi yang dinilai masih berbelit-belit demi meningkatkan efisiensi pelayanan publik di daerah tersebut.
Kebijakan ini disampaikan kepada awak media usai rapat bersama kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pada Selasa, (27/5).
Menurut Aneng penyederhanaan birokrasi menjadi langkah strategis untuk menciptakan pemerintahan yang responsif, transparan, dan lebih dekat dengan masyarakat.
“Sudah saatnya kita memangkas proses-proses yang tidak perlu. Masyarakat tidak boleh lagi dipersulit dengan prosedur yang panjang dan membingungkan,” tegas Aneng.
Langkah konkret yang akan diambil antara lain adalah digitalisasi layanan, pemangkasan jenjang struktural yang tidak efektif, serta peningkatan kompetensi aparatur sipil negara (ASN).
Pemerintah daerah juga akan membuka kanal aduan publik agar masyarakat bisa langsung melaporkan kendala dalam layanan birokrasi.
Reformasi ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan daerah dan menarik lebih banyak investasi masuk ke Anambas.
“Jika sistem kita efisien, maka investor pun lebih percaya untuk menanamkan modalnya di sini,” ujar Aneng yang juga merupaka seorang pengusaha.
Program pemangkasan birokrasi ini akan mulai diimplementasikan bertahap mulai pertengahan tahun 2025, dengan evaluasi rutin setiap triwulan untuk memastikan efektivitasnya. (*)
Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
batampos – Dalam sidang sebelumnya pada tanggal 19 Mei 2025, baik Ridwan Kamil ataupun kuasa hukumnya kompak tidak hadir dalam sidang perdana terkait kasus gugatan perbuatan melawan (PMH) dengan penggugat model majalah dewasa Lisa Mariana.
Absennya Ridwan Kamil dan kuasa hukumnya pada saat itu membuat majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung memutuskan sidang dengan perkara nomor 184/pdt.g/v/2025 itu ditunda pada Rabu, 28 Mei 2025.
Muslim Jaya Butarbutar selaku kuasa hukum Ridwan Kamil memastikan, dalam sidang Rabu (28/5), pihaknya akan hadir sebagai bentuk keseriusan menghadapi gugatan Lisa Mariana.
“Tanggal 28 Mei kami akan hadir mewakili Pak Ridwan Kamil sebagai tergugat. Kehadiran kami tentunya sebagai komitmen kami, keseriusan kami menghadapi gugatan dari LM tentang perbuatan melawan hukum,” tutur Muslim Jaya Butarbutar saat dikonfirmasi, Selasa (27/5).
Dia mengaku, tim kuasa hukum Ridwan Kamil tidak memiliki persiapan khusus untuk menghadapi persidangan. Karena menurutnya, gugatan Lisa Mariana termasuk kasus biasa.
“Jadi, tidak ada persiapan luar biasa. Kami biasa saja,” ujar pihak Ridwan Kamil.
Dia pun memberikan gambaran tentang sidang perdana dalam kasus perdata. Majelis hakim biasanya akan melakukan pemeriksaan kelengkapan administrasi dari pihak penggugat sekaligus tergugat.
Saat disinggung apakah Ridwan Kamil akan hadir dalam sidang Pengadilan Negeri Bandung pada Rabu besok, Muslim Jaya Butarbutar menyebut kliennya tidak akan hadir. Karena masalah ini sudah dipasrahkan sepenuhnya kepada tim kuasa hukum.
“Karena tidak ada kewajiban secara hukum ya ngapain hadir. Kalau misalnya LM mau hadir ya silakan, itu hak dia. Tapi bagi Pak Ridwan Kamil, beliau sibuk banyak kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat,” ungkapnya.
Dia memberikan penekanan, kendati Ridwan Kamil tidak hadir dalam persidangan kasus gugatan PMH Lisa Mariana, bukan berarti RK tidak serius dalam menghadapi permasalahan ini. (*)
Kepala BNN RI Komjen Marthinus Hukom, bersama TNI Polri, Bea Cukai, dan tamu undangan memberikan keterangan desk pemberantasan narkoba operasi bersama BNN RI, Bea Cukai, TNI Polri yang berhasil menggagalkan penyelundupan 2 ton narkotoka jenis sabu saat rilis di pelabuhan Dermaga Bea Cukai Tanjung Uncang, Senin 26/5). F Cecep Mulyana/ Batam Pos
batampos – Anggota Komisi III DPR RI, Martin Tumbelaka menyambut baik kinerja BNN dan tim gabungan TNI-Polri berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu sebanyak dua ton di Laut Karimun, Kepulauan Riau (Kepri). Ia menegaskan, sudah seharusnya pemberantasan narkoba terus ditingkatkan di Tanah Air.
“Harus, karena narkoba sangat merusak dan mengancam generasi bangsa ke depan,” kata Martin kepada wartawan, Selasa (27/5).
“Lagipula, pemberantasan norkoba merupakan salah satu poin penting yang dimasukkan dalam ASTA CITA bapak presiden, artinya ini menjadi prioritas bagi APH untuk memberantas narkoba sampai ke akar-akarnya,” sambungnya.
Sementara, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Dede Indra Permana Soediro juga mengapresiasi pengungkapan kasus ini. Dede meminta pengelolaan barang bukti ini dilakukan secara hati-hati.
“Saya selaku pimpinan Komisi III DPR RI tentunya mengucapkan salam dari pimpinan DPR, baik dari Ibu Ketua DPR Puan Maharani maupun Wakil Ketua DPR Bapak Sufmi Dasco dan pimpinan Komisi III Bapak Habiburokhman berpesan kepada seluruh aparatur penegakan hukum untuk tidak main-main dan berhati-hati dalam menjaga dan mengelola barang bukti yang berhasil disita dalam jumlah yang sangat banyak tersebut,” ujar Dede.
Legislator dari Fraksi PDIP itu mendorong aparat penegak hukum mengusut kasus ini dengan cermat dan tepat. Proses hukum harus dilakukan secara profesional agar kasus tertangani dengan baik.
“Kami mengharapkan agar proses penegakan hukum oleh aparatur penegakan hukum dilakukan dengan cepat, cermat, dan tepat. Para pelaku yang ditangkap atas pengungkapan ini dapat dijerat dengan pidana hukuman,” paparnya.
Diketahui, BNN bekerja sama dengan Bea Cukai, TNI AL, dan Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 2 ton di perairan Batam, Kepulauan Riau. Jumlah barang bukti dari penungkapan ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah Indonesia.
Dalam pengungkapan kasus ini, enam orang ditangkap dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Dari keenamnya, empat orang merupakan warga negara Indonesia (WNI), yakni HS, LC, FR, dan RH. Sedangkan dua tersangka lainnya berinisial WP dan TL merupakan warga kenegaraan Thailand. (*)
batampos – Kita semua pasti menginginkan hari-hari yang produktif dan terhindar dari berbagai macam penyakit. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menjalani pola hidup sehat seperti olahraga atau menjaga pola makanan.
Namun ternyata menjalankan olahraga dan makan makanan sehat saja tidak akan memberikan pengaruh terhadap kesehatan tubuh jika tidak sesuai dengan aturan kesehatan.
Dilansir dari Yourtango.com, Rabu (28/5), ada beberapa makanan sehat yang sebaiknya tidak Anda konsumsi sebelum berolahraga, alih-alih sehat makanan ini justru berakibat buruk bagi tubuh Anda.
Sekalipun apa yang Anda makan baik untuk tubuh, Anda mungkin ingin menghindarinya sampai Anda kembali dari pusat kebugaran sehingga tidak mengganggu latihan Anda secara menyeluruh.
Berikut adalah makanan terburuk untuk dikonsumsi sebelum berolahraga :
1. Makanan berlemak baik
Makanan berlemak baik seperti alpokat dan kacang-kacangan ini bersifat sangat lambat dicerna.
Hal ini membuat tubuh Anda berjuang sendiri untuk mendapatkan pasokan darah yang dapat menyebabkan kram selama latihan.
Selain itu, makanan ini dapat membuat Anda merasa kenyang, yang akan membuat Anda merasa berat untuk bergerak.
Penelitian yang dipublikasikan dalam sebuah studi tahun 2018 menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan berlemak tinggi sebelum berolahraga dapat membuat Anda merasa lesu dan menyebabkan masalah gastrointestinal.
Hal ini karena tubuh mencerna lemak lebih lambat daripada karbohidrat.
Untuk itu sebagai gantinya, Anda dapat mengonsumsi makanan seimbang dengan karbohidrat dan protein rendah lemak sedang 3 hingga 4 jam sebelum berolahraga.
2. Suplemen protein
Shake dan protein bar merupakan makanan olahraga yang populer. Namun, Anda harus memakannya setelah berolahraga.
Protein membantu proses pemulihan dan pembentukan otot , tetapi tidak memiliki cukup nutrisi untuk mengisi bahan bakar tubuh Anda sebelum berolahraga.
3. Sayuran hijau mentah/salad
Sayuran berdaun hijau sangat baik untuk Anda, tetapi tidak untuk dimakan sebelum olahraga.
Hal ini karena kandungan seratnya yang tinggi memperlambat proses pencernaan. Mengonsumsi sayuran ini sebelum berolahraga akan membuat perut Anda kembung. Jadi, hindari salad!
4. Kacang-kacangan
Kandungan serat yang tinggi pada kacang-kacangan tidak dapat dicerna akan membuat perut Anda sangat tidak nyaman.
Karena kandungan seratnya yang tinggi, kacang-kacangan sebaiknya dihindari sebelum berolahraga.
Sebuah studi tahun 2017 menjelaskan bahwa kacang-kacangan dapat menyebabkan kembung, gas, dan ketidaknyamanan perut selama berolahraga.
Mereka berpotensi menghambat kinerja dengan mengalihkan aliran darah dari otot ke sistem pencernaan.
Hal ini dapat menyulitkan Anda untuk fokus pada latihan karena gangguan gastrointestinal.
Pikirkan dua kali sebelum Anda mengambil kacang sebagai camilan sebelum latihan!
5. Buah jeruk
Buah jeruk dapat menyebabkan Anda mengalami nyeri ulu hati selama berolahraga.
Buah ini dapat menjadi camilan yang tepat untuk dibawa sebelum Anda pergi ke kelas kebugaran, tetapi Anda dapat mengalami rasa panas yang hebat di dada karena buah jeruk.
Lain kali, makanlah apel dan pir sebagai gantinya.
6. Jus
Rasanya lezat, tetapi jus segar pun membuat Anda merasa lelah selama berolahraga.
Kandungan gula yang tinggi membuat tubuh Anda menghabiskan energi dari jus dengan cepat, yang membuat kadar gula darah Anda turun.
Dengan kata lain, saat Anda berada di pusat kebugaran, Anda akan merasa lesu setelah sepuluh menit pertama jogging.
Karena kandungan gulanya yang tinggi, jus umumnya tidak disarankan sebelum berolahraga.
Sebuah studi tahun 2014 menemukan bahwa hal ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat, diikuti oleh penurunan drastis, yang berpotensi memengaruhi kadar energi selama berolahraga dan menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan.
Sebaliknya, tergantung pada intensitas dan durasi latihan Anda, pilihlah air putih atau minuman olahraga yang mengandung elektrolit.
7. Makanan pedas
Jika Anda makan sesuatu yang pedas sebelum berolahraga, Anda mungkin akan mengalami sakit maag yang parah.
Hal ini karena makanan pedas merangsang sistem pencernaan. Sebaiknya pilih makanan hambar yang mudah dicerna sebelum berolahraga.
Anda harus menghindari makanan pedas sebelum berolahraga karena dapat memicu gangguan pencernaan, nyeri ulu hati, dan ketidaknyamanan perut.
Makanan pedas dapat mengganggu performa olahraga Anda secara signifikan karena menimbulkan rasa sakit dan gangguan.
Sebuah studi tahun 2022 mengungkapkan bahwa iritasi pencernaan dapat membuat Anda sulit fokus saat berolahraga.
Hal ini terutama disebabkan oleh senyawa capsaicin dalam cabai, yang merangsang lapisan lambung dan dapat menyebabkan refluks asam pada beberapa orang.
Setelah membahas apa yang tidak boleh dimakan, Anda juga harus tau apa yang harus dimakan sebelum berolahraga!
Anda harus mengonsumsi karbohidrat yang rendah serat. Misalnya, Anda bisa makan roti, muffin, bagel, dan pasta. Apa yang Anda makan berperan besar dalam kualitas latihan Anda, jadi pastikan Anda makan dengan benar. (*)
batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus berkomitmen menjaga kelancaran dan kondusivitas iklim investasi di Batam.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui agenda kunjungan lapangan oleh Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, ke sejumlah kawasan industri di Batam.
Pada Senin (26/5/2025), Fary memulai agenda perdananya dengan mengunjungi Kawasan Industri Batamindo. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kegiatan operasional industri di kawasan tersebut.
“Kami sengaja hadir di sini. Pertama-tama, saya ingin berkenalan langsung dengan Bapak/Ibu pelaku usaha di kawasan industri. Selanjutnya, saya ingin mendengar secara langsung tantangan dan persoalan yang dihadapi, sehingga saya dan tim yang hadir dapat segera merumuskan solusi terbaik,” ujar Fary.
Ia menambahkan bahwa Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, bersama jajaran, memiliki komitmen kuat untuk mendorong kemajuan Batam, khususnya melalui sektor investasi yang inklusif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kami di BP Batam meyakini bahwa salah satu kekuatan perekonomian Batam berada di kawasan industri. Karena itu, kami berkomitmen untuk sepenuhnya mendukung kelancaran dunia usaha serta memfasilitasi para pelaku usaha agar kegiatan operasional mereka dapat terus berkontribusi terhadap peningkatan investasi di Batam,” tambahnya.
Fary juga menyampaikan apresiasi terhadap Batamindo yang telah berkontribusi sejak tahun 1990.
“Kami mengapresiasi Batamindo yang telah beroperasi dan berkontribusi sejak tahun 1990. Harapannya, ke depan kita bisa terus berkolaborasi demi kemajuan Batam, khususnya di sektor industri,” pungkasnya.
Setelah berdiskusi di Wisma Batamindo, Fary berkesempatan meninjau kegiatan produksi di salah satu perusahaan kawasan tersebut, yakni PT Pegaunihan Teknologi Indonesia.
Menanggapi kunjungan ini, General Manager Batamindo, Mook Sooi Wah, menyampaikan apresiasi atas dukungan BP Batam dan menyambut baik program kunjungan lapangan ini.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan assistance dari BP Batam selama ini,” kata Mook.
“Terkait program yang dijalankan Pak Deputi, kami sangat senang karena lewat momen ini kami bisa berdiskusi langsung dengan beliau dan tim terkait persoalan maupun rencana ekspansi usaha kami,” ujarnya.
Kunjungan lapangan ini dijadwalkan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan sebagai bentuk pendekatan jemput bola dari BP Batam untuk menyerap aspirasi serta memahami tantangan yang dihadapi pelaku usaha di lapangan.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut antara lain:
Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK, Irfan Syakir Widyasa
Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Harlas Buana
Direktur Evaluasi dan Pengendalian, Asep Lili Holilulloh
Staf Khusus Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Billy Mambrasar dan Auliya Ahmad Syauqi
Sejumlah pejabat eselon III dan IV di lingkungan BP Batam.
batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus berkomitmen menjaga kelancaran dan kondusivitas iklim investasi di Batam.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui agenda kunjungan lapangan oleh Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, ke sejumlah kawasan industri di Batam.
Pada Senin (26/5/2025), Fary memulai agenda perdananya dengan mengunjungi Kawasan Industri Batamindo. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kegiatan operasional industri di kawasan tersebut.
“Kami sengaja hadir di sini. Pertama-tama, saya ingin berkenalan langsung dengan Bapak/Ibu pelaku usaha di kawasan industri. Selanjutnya, saya ingin mendengar secara langsung tantangan dan persoalan yang dihadapi, sehingga saya dan tim yang hadir dapat segera merumuskan solusi terbaik,” ujar Fary.
Ia menambahkan bahwa Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, bersama jajaran, memiliki komitmen kuat untuk mendorong kemajuan Batam, khususnya melalui sektor investasi yang inklusif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kami di BP Batam meyakini bahwa salah satu kekuatan perekonomian Batam berada di kawasan industri. Karena itu, kami berkomitmen untuk sepenuhnya mendukung kelancaran dunia usaha serta memfasilitasi para pelaku usaha agar kegiatan operasional mereka dapat terus berkontribusi terhadap peningkatan investasi di Batam,” tambahnya.
Fary juga menyampaikan apresiasi terhadap Batamindo yang telah berkontribusi sejak tahun 1990.
“Kami mengapresiasi Batamindo yang telah beroperasi dan berkontribusi sejak tahun 1990. Harapannya, ke depan kita bisa terus berkolaborasi demi kemajuan Batam, khususnya di sektor industri,” pungkasnya.
Setelah berdiskusi di Wisma Batamindo, Fary berkesempatan meninjau kegiatan produksi di salah satu perusahaan kawasan tersebut, yakni PT Pegaunihan Teknologi Indonesia.
Menanggapi kunjungan ini, General Manager Batamindo, Mook Sooi Wah, menyampaikan apresiasi atas dukungan BP Batam dan menyambut baik program kunjungan lapangan ini.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan assistance dari BP Batam selama ini,” kata Mook.
“Terkait program yang dijalankan Pak Deputi, kami sangat senang karena lewat momen ini kami bisa berdiskusi langsung dengan beliau dan tim terkait persoalan maupun rencana ekspansi usaha kami,” ujarnya.
Kunjungan lapangan ini dijadwalkan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan sebagai bentuk pendekatan jemput bola dari BP Batam untuk menyerap aspirasi serta memahami tantangan yang dihadapi pelaku usaha di lapangan.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut antara lain:
Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK, Irfan Syakir Widyasa
Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Harlas Buana
Direktur Evaluasi dan Pengendalian, Asep Lili Holilulloh
Staf Khusus Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Billy Mambrasar dan Auliya Ahmad Syauqi
Sejumlah pejabat eselon III dan IV di lingkungan BP Batam.
batampos – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menyambut positif rencana ekspansi Gexpro Services, perusahaan asal Amerika Serikat yang bergerak di bidang solusi rantai pasok (supply chain solutions), untuk membuka kantor operasional di Batam.
Pertemuan berlangsung dalam suasana business lunch di Restoran Ikan Bakar Cianjur, Batam, pada Selasa (27/5/2025), dan dihadiri oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait; Direktur Lalu Lintas dan Penanaman Modal, Surya Kurniawan Suhairi; Kepala Bidang Infrastruktur dan Keamanan TI, Wisnu Anggoro Soedarko; serta Kepala Subbagian Media Promosi BP Batam, Uga Perceka, beserta jajaran.
Chief Commercial Officer Gexpro Services, Raymond Herzog, hadir memimpin langsung rombongan.
Dalam pertemuan tersebut, Herzog menyampaikan ketertarikan perusahaannya untuk membentuk entitas bisnis di Batam, mengingat tingginya konsentrasi pelanggan mereka di kawasan ini.
“Keunggulan lokasi Batam yang dekat dengan Singapura, fasilitas pendukung investasi, serta kemudahan layanan dari BP Batam menjadi alasan kuat kami untuk ekspansi,” kata Herzog dengan nada optimis.
Sebagai informasi, Gexpro Services adalah perusahaan penyedia solusi rantai pasok yang melayani berbagai sektor industri, seperti energi, aerospace, otomotif, dan teknologi tinggi.
Dengan jaringan global dan pendekatan efisiensi logistik berbasis teknologi, Gexpro Services mendukung manufaktur kelas dunia melalui pengelolaan pengadaan komponen dan bahan industri.
Menanggapi antusiasme Herzog dan tim, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyampaikan komitmen BP Batam untuk memfasilitasi kebutuhan informasi dan proses perizinan, serta mendorong terciptanya ekosistem investasi yang ramah dan kompetitif.
“Kami menyambut dengan hangat rencana Gexpro Services dan akan mendukung langkah-langkah mereka dalam membangun operasional di Batam,” ujar Ariastuty.
Ia menambahkan bahwa Batam telah menjadi rumah bagi banyak perusahaan asal Amerika Serikat.
Berdasarkan data yang dihimpun BP Batam, saat ini terdapat setidaknya 29 perusahaan asal AS yang beroperasi di Batam, dengan total nilai investasi mencapai sekitar USD 300 juta.
Investasi tersebut tersebar di berbagai sektor, mulai dari industri elektronik, perdagangan, jasa, hingga energi.
“Kami berharap, dengan kerja sama ini, akan tercipta sinergi baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan daya saing industri di Batam,” tutup Ariastuty.
batampos – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menyambut positif rencana ekspansi Gexpro Services, perusahaan asal Amerika Serikat yang bergerak di bidang solusi rantai pasok (supply chain solutions), untuk membuka kantor operasional di Batam.
Pertemuan berlangsung dalam suasana business lunch di Restoran Ikan Bakar Cianjur, Batam, pada Selasa (27/5/2025), dan dihadiri oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait; Direktur Lalu Lintas dan Penanaman Modal, Surya Kurniawan Suhairi; Kepala Bidang Infrastruktur dan Keamanan TI, Wisnu Anggoro Soedarko; serta Kepala Subbagian Media Promosi BP Batam, Uga Perceka, beserta jajaran.
Chief Commercial Officer Gexpro Services, Raymond Herzog, hadir memimpin langsung rombongan.
Dalam pertemuan tersebut, Herzog menyampaikan ketertarikan perusahaannya untuk membentuk entitas bisnis di Batam, mengingat tingginya konsentrasi pelanggan mereka di kawasan ini.
“Keunggulan lokasi Batam yang dekat dengan Singapura, fasilitas pendukung investasi, serta kemudahan layanan dari BP Batam menjadi alasan kuat kami untuk ekspansi,” kata Herzog dengan nada optimis.
Sebagai informasi, Gexpro Services adalah perusahaan penyedia solusi rantai pasok yang melayani berbagai sektor industri, seperti energi, aerospace, otomotif, dan teknologi tinggi.
Dengan jaringan global dan pendekatan efisiensi logistik berbasis teknologi, Gexpro Services mendukung manufaktur kelas dunia melalui pengelolaan pengadaan komponen dan bahan industri.
Menanggapi antusiasme Herzog dan tim, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyampaikan komitmen BP Batam untuk memfasilitasi kebutuhan informasi dan proses perizinan, serta mendorong terciptanya ekosistem investasi yang ramah dan kompetitif.
“Kami menyambut dengan hangat rencana Gexpro Services dan akan mendukung langkah-langkah mereka dalam membangun operasional di Batam,” ujar Ariastuty.
Ia menambahkan bahwa Batam telah menjadi rumah bagi banyak perusahaan asal Amerika Serikat.
Berdasarkan data yang dihimpun BP Batam, saat ini terdapat setidaknya 29 perusahaan asal AS yang beroperasi di Batam, dengan total nilai investasi mencapai sekitar USD 300 juta.
Investasi tersebut tersebar di berbagai sektor, mulai dari industri elektronik, perdagangan, jasa, hingga energi.
“Kami berharap, dengan kerja sama ini, akan tercipta sinergi baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan daya saing industri di Batam,” tutup Ariastuty.
batampos – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, meninjau kondisi dua ruas jalan yang masuk dalam rencana pembangunan infrastruktur tahun 2025.
Kedua ruas tersebut adalah Jalan Laksamana Bintan sepanjang 1,75 kilometer, yang membentang dari Underpass Pelita hingga Simpang Gelael, serta Jalan Raja Isa sepanjang 4,5 kilometer dari Simpang BTN Batam Center hingga Simpang KDA.
Amsakar menegaskan bahwa rencana pelebaran jalan ini merupakan wujud komitmen BP Batam dan Pemerintah Kota Batam dalam mengatasi kemacetan dan meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat.
“Pekerjaan yang belum selesai akan kami tuntaskan. Tidak hanya di dua jalan ini, beberapa titik lainnya juga akan kami perbaiki agar infrastruktur jalan dapat mendukung kemajuan Batam sebagai kota berdaya saing,” ujar Amsakar usai agenda peninjauan.
Ia juga menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang terintegrasi agar berdampak positif terhadap pertumbuhan investasi dan ekonomi Batam.
“Mudah-mudahan upaya ini dapat mengubah wajah kota dan memberikan dampak positif terhadap kemajuan ekonomi Batam secara keseluruhan,” tambahnya.
Senada dengan Amsakar, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan pembenahan tata kelola Batam secara menyeluruh.
Selain pelebaran jalan di kawasan industri dan jalan utama, lanjut Li Claudia, BP Batam dan Pemerintah Kota Batam juga akan membenahi sejumlah persoalan prioritas pembangunan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dua di antaranya adalah penanganan banjir dan penertiban reklame tak berizin yang mengganggu keindahan tata kota Batam dalam lima tahun ke depan.
“Beri kami waktu untuk melakukan pembenahan agar Batam lebih maju. Kami berharap dukungan dari seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita pembangunan Batam ini,” ujar Li. (*)
batampos – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, meninjau kondisi dua ruas jalan yang masuk dalam rencana pembangunan infrastruktur tahun 2025.
Kedua ruas tersebut adalah Jalan Laksamana Bintan sepanjang 1,75 kilometer, yang membentang dari Underpass Pelita hingga Simpang Gelael, serta Jalan Raja Isa sepanjang 4,5 kilometer dari Simpang BTN Batam Center hingga Simpang KDA.
Amsakar menegaskan bahwa rencana pelebaran jalan ini merupakan wujud komitmen BP Batam dan Pemerintah Kota Batam dalam mengatasi kemacetan dan meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat.
“Pekerjaan yang belum selesai akan kami tuntaskan. Tidak hanya di dua jalan ini, beberapa titik lainnya juga akan kami perbaiki agar infrastruktur jalan dapat mendukung kemajuan Batam sebagai kota berdaya saing,” ujar Amsakar usai agenda peninjauan.
Ia juga menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang terintegrasi agar berdampak positif terhadap pertumbuhan investasi dan ekonomi Batam.
“Mudah-mudahan upaya ini dapat mengubah wajah kota dan memberikan dampak positif terhadap kemajuan ekonomi Batam secara keseluruhan,” tambahnya.
Senada dengan Amsakar, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan pembenahan tata kelola Batam secara menyeluruh.
Selain pelebaran jalan di kawasan industri dan jalan utama, lanjut Li Claudia, BP Batam dan Pemerintah Kota Batam juga akan membenahi sejumlah persoalan prioritas pembangunan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dua di antaranya adalah penanganan banjir dan penertiban reklame tak berizin yang mengganggu keindahan tata kota Batam dalam lima tahun ke depan.
“Beri kami waktu untuk melakukan pembenahan agar Batam lebih maju. Kami berharap dukungan dari seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita pembangunan Batam ini,” ujar Li. (*)