Kamis, 11 Juni 2026
Beranda blog Halaman 1656

Wujud Rasa Syukur THL dan PTT Yang Lulus Jadi PPPK, Pegawai Disperindag Gelar Syukuran

0
Momen acara syukuran dan Doa bersama PPPK DisperindagKop UMKM Lingga, Jumat (11/7). F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Rasa haru dan senyum syukur mewarnai suasana hangat di Kantor Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DisperindagKop) Kabupaten Lingga, Jumat (11/7).

Puluhan pegawai yang sebelumnya berstatus sebagai Tenaga Harian Lepas (THL) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) kini resmi menyandang status baru sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Untuk menandai tonggak penting dalam perjalanan karier mereka, para pegawai tersebut menggelar acara syukuran dan doa selamat bersama.

Suasana penuh kekeluargaan dan kesederhanaan ini tercermin dari setiap momen dalam acara itu. Tanpa kemewahan, namun mengandung makna yang mendalam tentang kesyukuran dan kebersamaan.

Acara tersebut merupakan inisiatif murni dari para pegawai yang telah diangkat menjadi PPPK, dengan pendanaan yang dihimpun secara sukarela dari masing-masing individu. Sebuah bentuk ungkapan syukur yang lahir dari ketulusan dan perjuangan panjang.

BACA JUGA: 38 Eks Honorer Gagal Lolos Seleksi PPPK Anambas Tahap 2, Ini Penjelasan BKPSDM

Salah satu pegawai PPPK DisperindagKop Lingga, Girwan Andreas, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur atas perubahan nasib yang selama ini mereka perjuangkan dalam diam dan kesabaran.

“Kami semua dulu adalah THL dan PTT, bertahun-tahun mengabdi dengan segala keterbatasan. Hari ini, kami berkumpul bukan hanya untuk bersyukur, tapi juga untuk menguatkan komitmen, bahwa status baru ini bukan sekadar jabatan, tapi amanah yang harus kami jaga dan tunaikan sebaik-baiknya,” ujar Girwan dengan wajah haru.

Acara sederhana itu mendapatkan apresiasi penuh dari Kepala DisperindagKop Lingga, Febrizal Taufik. Ia berharap agar momentum ini menjadi titik awal bagi peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini adalah bukti bahwa rezeki datang kepada mereka yang sabar dan bekerja keras. Saya berharap ke depan pelayanan kita kepada masyarakat bisa lebih maksimal, dan semangat kerja tetap terjaga,” tuturnya.

Tidak hanya sampai di situ, apresiasi juga datang langsung dari Bupati Lingga, Muhammad Nizar, yang memberikan pesan menyentuh kepada para PPPK.

Ia meyakini bahwa segala sesuatu yang diawali dengan niat baik dan doa yang tulus akan berbuah manis.

“Saya bangga melihat semangat teman-teman di DisperindagKop. Doa dan syukuran ini bukan hanya acara seremonial, tapi juga bentuk komitmen moral. Dengan semangat yang kalian miliki, saya yakin pelayanan terhadap masyarakat Kabupaten Lingga akan jauh lebih baik ke depan. Tetaplah rendah hati dan semangat dalam mengabdi,” ucap Bupati Nizar.

Momen ini menjadi saksi bahwa ketekunan dan dedikasi tidak pernah mengkhianati hasil. Di balik seragam dan jabatan yang kini disandang, tersimpan cerita-cerita panjang tentang perjuangan dan pengorbanan.Dan hari itu, adalah hari di mana perjuangan mereka diberi makna baru sebagai pelayan masyarakat yang sah, bermartabat, dan penuh harapan. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Wujud Rasa Syukur THL dan PTT Yang Lulus Jadi PPPK, Pegawai Disperindag Gelar Syukuran pertama kali tampil pada Kepri.

Kunjungan Wisman ke Batam Tembus 570 Ribu, Didominasi Pelancong Asal Singapura

0
Ilustrasi: Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad berbincang dengan wisatawan mancanegara di Pelabuhan Internasional Batam Center.

batampos – Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Batam terus menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat, selama periode Januari hingga Mei 2025, jumlah kumulatif kunjungan wisman mencapai 570.717 orang. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 20,01 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, yakni 475.550 kunjungan.

Kepala BPS Batam, Eko Aprianto, mengatakan lonjakan juga terjadi secara bulanan. Pada Mei 2025 saja, Batam menerima 140.831 kunjungan wisman, naik signifikan sebesar 40,21 persen dibandingkan April 2025 yang tercatat sebanyak 100.442 kunjungan. Jika dibandingkan dengan Mei 2024, kenaikannya mencapai 40,67 persen.

“Kunjungan wisman selama Mei 2025 tersebar melalui sejumlah pintu masuk utama di Batam, yakni Pelabuhan Ferry Batam Center, Nongsa Pura, Harbour Bay, Sekupang, serta Bandara Internasional Hang Nadim,” ujar Eko, Jumat (11/7).

Baca Juga: Daftar Tunggu Haji di Batam Capai 24 Tahun, 17 Ribu Lebih Warga Antre Berangkat

Pelancong asal Singapura masih menjadi yang terbanyak datang ke Batam, dengan kontribusi 44,60 persen atau setara 62.809 kunjungan. Disusul wisatawan asal Malaysia sebanyak 42.824 kunjungan (30,41 persen), China sebanyak 4.715 kunjungan (3,35 persen), dan India sebanyak 4.638 kunjungan (3,29 persen).

Beberapa negara lainnya yang turut menyumbang jumlah kunjungan signifikan antara lain Filipina 2.698 kunjungan (1,92 persen), Myanmar 2.363 kunjungan (1,68 persen), Korea Selatan 1.128 kunjungan (0,80 persen), Jepang 955 kunjungan (0,76 persen), Inggris 846 kunjungan (0,68 persen) dan Amerika Serikat 846 kunjungan (0,60 persen).

“Total kontribusi dari sepuluh negara tersebut mencapai 88,08 persen dari keseluruhan kunjungan wisman ke Batam pada Mei 2025,” terang Eko.

Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Kota Batam pada Mei 2025 tercatat sebesar 53,36 persen, naik 1,56 poin dibanding April yang sebesar 51,80 persen.

Secara umum, TPK hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau mencapai 46,09 persen, turun tipis 0,26 poin dibandingkan April 2025 (46,35 persen). Namun jika dibandingkan dengan Mei 2024, terjadi penurunan yang cukup besar, yaitu sebesar 10,12 poin (dari 56,21 persen).

Baca Juga: Vonis Ringan Kasus Penipuan Umrah di PN Batam Tuai Sorotan

“TPK tertinggi dicapai hotel berbintang satu yakni sebesar 55,83 persen, sedangkan yang terendah adalah hotel berbintang lima sebesar 35,37 persen,” jelas Eko.

Adapun rata-rata lama menginap tamu asing dan domestik di hotel berbintang Provinsi Kepri pada Mei 2025 tercatat 1,77 malam, turun 0,15 poin dari bulan sebelumnya. Di Kota Batam, tamu asing rata-rata menginap 1,92 malam, lebih lama dibanding tamu domestik yang rata-rata hanya 1,67 malam.

Peningkatan kunjungan wisman ini menjadi sinyal positif bagi pemulihan sektor pariwisata dan perhotelan di Batam dan Kepri secara umum, yang sempat terpukul akibat pandemi dan pembatasan mobilitas lintas negara dalam beberapa tahun terakhir. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Kunjungan Wisman ke Batam Tembus 570 Ribu, Didominasi Pelancong Asal Singapura pertama kali tampil pada Metropolis.

Jelang Ambil Alih Nomor Punggung Ikonik di Barcelona, Lamine Yamal Beri Penghormatan untuk Lionel Messi

0
Gambar ikonik Lionel Messi memberikan nomor punggung 10 kepada Lamine Yamal. (IMAGO/Zuma Press Wire)

batampos – Lamine Yamal memberi penghormatan kepada Lionel Messi sebagai pemain terbaik sepanjang sejarah. Ia siap untuk menggantikan sang ikon Barcelona dengan mengenakan nomor punggung 10 milik sang megabintang Argentina.

Ansu Fati, yang sebelumnya dijuluki sebagai Messi berikutnya di Barcelona, mengenakan nomor legendaris tersebut pada tahun 2021 setelah peraih lima Ballon d’Or tersebut meninggalkan Camp Nou untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain.

Namun, cedera menjadi salah satu faktor kegagalan Fati memenuhi ekspektasi tersebut. Transfernya baru-baru ini ke Monaco dengan status pinjaman yang dapat dipermanenkan kembali membuka peluang untuk seorang bintang baru mengenakan nomor 10.

Yamal sebelumnya pernah menggunakan kostum yang sama dengan Messi, nomor 19. Tetapi salah satu rahasia Barcelona terungkap bahwa sang wonderkid akan mewarisi nomor 10 saat berusia 18 tahun akhir pekan ini.

Musim lalu, sepanjang usia 17 tahunnya, winger kelahiran Spanyol itu mencatatkan statistik mewah dengan 18 gol dan 21 asis dalam 55 laga di semua kompetisi yang telah ia jalani bersama pasukan Hansi Flick.

Kerendahan hati dan kedewasaan Yamal adalah pilar kunci kesuksesannya di usia yang begitu muda, dan jelas remaja ini sepenuhnya menyadari siapa yang sedang ia coba sukseskan saat mewarisi nomor punggung ikonik Blaugrana ini.

“Bagi saya, Messi adalah pemain terbaik sepanjang sejarah. Saya menyukai semua yang ia lakukan, di seluruh lapangan, semua hal tentang permainannya dan itu sungguh hal yang indah bagi saya,” ujar Yamal dalam konferensi pers di Tiongkok selama tur promosi untuk mitra merek Adidas.

Tanpa turnamen internasional musim panas ini plus Barcelona tidak terlibat dalam gelaran Piala Dunia Antarklub 2025, Yamal seharusnya memiliki waktu panjang untuk berlibur, beristirahat dan siap beraksi saat musim 2025/2026 dimulai.

Barcelona memenangkan treble domestik di Spanyol musim lalu dengan trio Yamal, Raphinha, dan Robert Lewandowski tampil begitu ganas dan dominan untuk mencabik-cabik lini pertahanan lawan Blaugrana. (*)

Artikel Jelang Ambil Alih Nomor Punggung Ikonik di Barcelona, Lamine Yamal Beri Penghormatan untuk Lionel Messi pertama kali tampil pada Olahraga.

BP Batam Gelar Konsinyering Penataan dan Pengembangan Agribisnis

0

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam berkomitmen untuk terus mendorong optimalisasi aset dan unit usaha yang berada dibawah koordinasi Badan Usaha SPAM, Fasilitas dan Lingkungan.

Sebagai bukti dalam menegaskan komitmen tersebut, Badan Usaha SPAM Fasilitas, dan Lingkungan BP Batam menggelar Konsinyering Penataan/Pengembangan Agribisnis Guna Peningkatan PNBP Unit Usaha Fasilitas dan Lingkungan (HGAT), Jumat (11/7/2025).

“Terima kasih kepada seluruh tim yang telah mempersiapkan kegiatan ini, semoga kegiatan ini menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dan berdampak nyata kedepannya,” ujar Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait.

Masih kata Ariastuty, sektor agribisnis memiliki potensi yang besar dalam mendukung penerimaan negara. Sehingga jika dikelola secara modern, produktif serta pengembangan yang tepat, akan menciptakan nilai tambah dan keberlanjutan lingkungan melalui pendekatan hijau dan inovatif.

“Melalui konsinyering ini, saya berharap akan lahir rumusan kebijakan strategis dan langkah teknis yang terukur,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, total luasan wilayah kerja agribisnis seluas 112,7 hektare yang dibangi menjadi 3 zona.

Dimana untuk zona yang pertama, terdapat 26 penyewa lahan yang didominasi oleh petani tanaman hias, yang kedepannya akan dilakukan pendataan ulang serta sosialisasi untuk membayar sewa pemanfaatan aset sesuai dengan Perka BP Batam.

Kemudian zona dua, sebagian besar terdiri atas kegiatan peternakan, pertanian, bangunan gedung aset pemerintah/instansi terkait, rumah dinas dan sarana prasarana lain. Zona dua ini, juga akan dilakukan pendataan ulang atas perjanjian yang ada serta sosialisasi untuk tertib administrasi.

Kemudian zona tiga yang rencana awalnya untuk membangun Masjid Mohammed bin Salman (MBS). Namun rencana pembangunan tersebut batal. Sehingga, BP Batam akan memanfaatkan lokasi tersebut menjadi kawasan pertanian/peternakan terpadu.

Dengan demikian, tentunya akan dapat menambah pendapatan negara secara signifikan, dengan potensi Rp 6,4 miliar per tahun.

“Untuk memaksimalkan pendapatan negara di kawasan agrobisnis, perlu dilakukan pendataan ulang, monitoring dan evaluasi atas perjanjian, surat peringatan sampai proses pembatalan dan penertiban,” ujar Direktur Badan Usaha SPAM Fasilitas, dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana.

Adapun konsinyering ini, diikuti pejabat dan staff di lingkungan BP Batam. Disamping itu turut hadir narasumber dari Konsultan Manajemen Pertanian, Wishnu Dewahjana dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis. (*)

Artikel BP Batam Gelar Konsinyering Penataan dan Pengembangan Agribisnis pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Gelar Konsinyering Penataan dan Pengembangan Agribisnis

0

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam berkomitmen untuk terus mendorong optimalisasi aset dan unit usaha yang berada dibawah koordinasi Badan Usaha SPAM, Fasilitas dan Lingkungan.

Sebagai bukti dalam menegaskan komitmen tersebut, Badan Usaha SPAM Fasilitas, dan Lingkungan BP Batam menggelar Konsinyering Penataan/Pengembangan Agribisnis Guna Peningkatan PNBP Unit Usaha Fasilitas dan Lingkungan (HGAT), Jumat (11/7/2025).

“Terima kasih kepada seluruh tim yang telah mempersiapkan kegiatan ini, semoga kegiatan ini menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dan berdampak nyata kedepannya,” ujar Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait.

Masih kata Ariastuty, sektor agribisnis memiliki potensi yang besar dalam mendukung penerimaan negara. Sehingga jika dikelola secara modern, produktif serta pengembangan yang tepat, akan menciptakan nilai tambah dan keberlanjutan lingkungan melalui pendekatan hijau dan inovatif.

“Melalui konsinyering ini, saya berharap akan lahir rumusan kebijakan strategis dan langkah teknis yang terukur,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, total luasan wilayah kerja agribisnis seluas 112,7 hektare yang dibangi menjadi 3 zona.

Dimana untuk zona yang pertama, terdapat 26 penyewa lahan yang didominasi oleh petani tanaman hias, yang kedepannya akan dilakukan pendataan ulang serta sosialisasi untuk membayar sewa pemanfaatan aset sesuai dengan Perka BP Batam.

Kemudian zona dua, sebagian besar terdiri atas kegiatan peternakan, pertanian, bangunan gedung aset pemerintah/instansi terkait, rumah dinas dan sarana prasarana lain. Zona dua ini, juga akan dilakukan pendataan ulang atas perjanjian yang ada serta sosialisasi untuk tertib administrasi.

Kemudian zona tiga yang rencana awalnya untuk membangun Masjid Mohammed bin Salman (MBS). Namun rencana pembangunan tersebut batal. Sehingga, BP Batam akan memanfaatkan lokasi tersebut menjadi kawasan pertanian/peternakan terpadu.

Dengan demikian, tentunya akan dapat menambah pendapatan negara secara signifikan, dengan potensi Rp 6,4 miliar per tahun.

“Untuk memaksimalkan pendapatan negara di kawasan agrobisnis, perlu dilakukan pendataan ulang, monitoring dan evaluasi atas perjanjian, surat peringatan sampai proses pembatalan dan penertiban,” ujar Direktur Badan Usaha SPAM Fasilitas, dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana.

Adapun konsinyering ini, diikuti pejabat dan staff di lingkungan BP Batam. Disamping itu turut hadir narasumber dari Konsultan Manajemen Pertanian, Wishnu Dewahjana dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis. (*)

Artikel BP Batam Gelar Konsinyering Penataan dan Pengembangan Agribisnis pertama kali tampil pada Metropolis.

Akar Bhumi Laporkan Dugaan Perusakan Ekosistem Mangrove di Batam ke Kementerian

0
Ilustrasi. Hutan mangrove di Batam

batampos – Dugaan aktivitas perusakan lingkungan kembali mencuat di Kota Batam. Kali ini, NGO Akar Bhumi Indonesia melaporkan adanya kegiatan penimbunan kawasan hutan lindung yang mencakup ekosistem mangrove dan penutupan alur sungai di kawasan Hutan Lindung Panaran, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Bulang, Kota Batam.

Laporan tersebut telah dilayangkan secara resmi ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI dengan nomor surat 740/ABI-KLH/ADUAN-VII/2025 tertanggal 10 Juli 2025. Dalam surat aduan itu, Akar Bhumi menyebutkan bahwa mereka menerima laporan masyarakat dan telah melakukan verifikasi langsung ke lokasi.

“Kami menemukan adanya aktivitas penimbunan kawasan hutan mangrove dan penutupan alur sungai yang berpotensi melanggar hukum lingkungan,” ungkap Hendrik Hermawan, Founder Akar Bhumi Indonesia, dalam keterangannya.

Selain merusak lingkungan, aktivitas tersebut juga berdampak pada pendapatan nelayan sekitar. Mereka mengaku kesulitan melaut karena terganggunya akses dan kerusakan pada habitat pesisir.

Baca Juga: Vonis Ringan Kasus Penipuan Umrah di PN Batam Tuai Sorotan

Yang menjadi sorotan adalah bahwa lokasi tersebut merupakan bagian dari program penanaman mangrove oleh Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) seluas 60 hektare. Penanaman dilakukan oleh warga yang tergabung dalam Kelompok Pegiat Mangrove Restu Alam, yang menanam 60 ribu bibit mangrove pada 2023 dengan sistem pengayakan 1.000 bibit per hektare.

Adapun titik koordinat lokasi yang dilaporkan berada di 1°00’35.5″ N dan 104°00’15.5″ E, dengan status kawasan sebagai Hutan Lindung. Pelaku kegiatan belum diketahui, namun Akar Bhumi menduga keterlibatan perusahaan dalam kegiatan tersebut.

Dalam surat aduannya, Akar Bhumi menyoroti kemungkinan pelanggaran terhadap sejumlah regulasi, di antaranya UU No. 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. UU No. 27 Tahun 2007 junto UU No. 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. PP No. 27 Tahun 2025 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove.

PP No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Perda Kota Batam No. 4 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Sebagai bukti, Akar Bhumi juga melampirkan dokumentasi berupa foto dan video hasil verifikasi lapangan.

“Harapan kami, Kementerian segera menindaklanjuti aduan ini dan menghentikan segala bentuk aktivitas ilegal yang merusak ekosistem mangrove di Batam,” tegas Hendrik.

Baca Juga: Kasus DBD di Batam Tembus 316, Terbanyak di Batam Kota

Kepala Bidang Perlindungan Lingkungan Hidup DLH Kota Batam, IP saat dikonfirmasi, mengaku telah menginstruksikan timnya untuk mengecek lokasi yang dilaporkan.

“Kami akan segera cek. Terima kasih atas informasinya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Unit II Batam, Lamhot Sinaga, memastikan aktivitas tersebut ilegal karena tidak memiliki izin pemanfaatan kawasan hutan. Ia menyebutkan, pihaknya juga pernah menghentikan aktivitas itu di lapangan dan telah mengeluarkan surat teguran. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

 

Artikel Akar Bhumi Laporkan Dugaan Perusakan Ekosistem Mangrove di Batam ke Kementerian pertama kali tampil pada Metropolis.

MoU Rehabilitasi Hutan Lindung Duriangkang Seluas 10 Ha, Antara BP Batam dengan BPDAS

0
Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu BP Batam, Hadjad Widagdo (kanan) seusai menandatangani MoU bersama Kepala BPDAS Sei Jang Duriangkang, Haris Sofyan Hendriyanto.

batampos – Pada hari Jum’at (11/7/2025) bertempat di Gedung Mall Pelayanan Publik Batam Centre, BP Batam dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Sei Jang Duriangkang resmi menandatangani MoU tentang Pelaksanaan Rehabilitasi Hutan dan Lahan di Hutan Lindung Duriangkang seluas 10 Ha.

Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu BP Batam, Hadjad Widagdo dalam kesempatan ini menandatangani MoU tersebut bersama Kepala BPDAS Sei Jang Duriangkang, Haris Sofyan Hendriyanto.

Adapun tujuan dilangsungkannya penandatanganan MoU ini merupakan inisiasi dari Badan Usaha SPAM, Fasilitas, dan Lingkungan BP Batam sebagai wujud kolaborasi dengan BPDAS Sei Jang Duriangkang dalam menjaga serta memelihara hutan lindung di sekitar Daerah Tangkapan Air (DTA) Waduk Duriangkang untuk meningkatkan kualitas air baku pada waduk dengan volume 101,2 juta m3 dan berkapasitas 3000L/detik ini.

Di kesempatan berbeda, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad mengatakan MoU ini merupakan salah satu terobosan untuk menjaga kualitas air baku di Batam dalam rangka peningkatan layanan air bersih bagi Masyarakat.

“Melalui MoU dengan instansi atau lembaga terkait, BP Batam terus mengajak seluruh pihak bersinergi menjaga kualitas air baku agar pelayanan air bersih kepada masyarakat Batam dapat terus meningkat baik dari sisi kualitas maupun kuantitas,” ujar Amsakar.

Sementara itu, Hadjad Widagdo dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pulau Batam tidak memiliki sungai yang mengalirkan air sepanjang tahun ke dalam waduk sehingga hanya memanfaatkan curah hujan yang turun di catchment area kemudian ditampung di dalam waduk.

Oleh karena itu pihaknya terus berupaya menjaga DTA sekeliling waduk yang tersebar pada delapan titik di Batam, Rempang, dan Galang.

“Tanpa kualitas hutan yang baik di sekitar DTA, kualitas air baku kita mungkin dapat terganggu salah satunya lewat proses erosi yang menyebabkan sedimentasi di waduk, oleh karena itu BP Batam terus berupaya menjaga DTA dengan berkolaborasi bersama berbagai pihak,” terang Hadjad.

Hadjad selanjutnya turut mengapresiasi BPDAS Sei Jang Duriangkang dan berharap kerja sama ini akan berjalan lancar kedepannya.

“Terima kasih kepada BPDAS Sei Jang Duriangkang atas dukungannya kepada BP Batam dalam berkolaborasi menjaga ekologi di sekitar waduk-waduk khususnya dalam hal ini Waduk Duriangkang, semoga seluruh proses di lapangan dapat berjalan lancar tanpa kendala,” pungkas Hadjad.

Selanjutnya, Kepala BPDAS Sei Jang Duriangkang, Haris Sofyan Hendriyanto berharap sinergi ini dapat membawa kebaikan bagi hutan dan lingkungan di Batam.

“BPDAS Sei Jang Duriangkang terus berikhtiar untuk meningkatkan kolaborasi dengan seluruh stakeholder agar menaruh perhatian terhadap kelestarian hutan, melalui MoU dengan BP Batam hari ini harapannya kita bisa bersama-sama berkontribusi menjaga kelestarian hutan khususnya di Batam,” pungkas Haris Sofyan.

Turut hadir dalam pertemuan ini Wakil Direktur Pengelolaan Air Minum, Tumirah; Manajer Perencanaan dan Operasional Hulu, Lusy Novita; serta beberapa Pejabat Tingkat IV di lingkungan BP Batam. (*)

Artikel MoU Rehabilitasi Hutan Lindung Duriangkang Seluas 10 Ha, Antara BP Batam dengan BPDAS pertama kali tampil pada Metropolis.

MoU Rehabilitasi Hutan Lindung Duriangkang Seluas 10 Ha, Antara BP Batam dengan BPDAS

0
Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu BP Batam, Hadjad Widagdo (kanan) seusai menandatangani MoU bersama Kepala BPDAS Sei Jang Duriangkang, Haris Sofyan Hendriyanto.

batampos – Pada hari Jum’at (11/7/2025) bertempat di Gedung Mall Pelayanan Publik Batam Centre, BP Batam dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Sei Jang Duriangkang resmi menandatangani MoU tentang Pelaksanaan Rehabilitasi Hutan dan Lahan di Hutan Lindung Duriangkang seluas 10 Ha.

Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu BP Batam, Hadjad Widagdo dalam kesempatan ini menandatangani MoU tersebut bersama Kepala BPDAS Sei Jang Duriangkang, Haris Sofyan Hendriyanto.

Adapun tujuan dilangsungkannya penandatanganan MoU ini merupakan inisiasi dari Badan Usaha SPAM, Fasilitas, dan Lingkungan BP Batam sebagai wujud kolaborasi dengan BPDAS Sei Jang Duriangkang dalam menjaga serta memelihara hutan lindung di sekitar Daerah Tangkapan Air (DTA) Waduk Duriangkang untuk meningkatkan kualitas air baku pada waduk dengan volume 101,2 juta m3 dan berkapasitas 3000L/detik ini.

Di kesempatan berbeda, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad mengatakan MoU ini merupakan salah satu terobosan untuk menjaga kualitas air baku di Batam dalam rangka peningkatan layanan air bersih bagi Masyarakat.

“Melalui MoU dengan instansi atau lembaga terkait, BP Batam terus mengajak seluruh pihak bersinergi menjaga kualitas air baku agar pelayanan air bersih kepada masyarakat Batam dapat terus meningkat baik dari sisi kualitas maupun kuantitas,” ujar Amsakar.

Sementara itu, Hadjad Widagdo dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pulau Batam tidak memiliki sungai yang mengalirkan air sepanjang tahun ke dalam waduk sehingga hanya memanfaatkan curah hujan yang turun di catchment area kemudian ditampung di dalam waduk.

Oleh karena itu pihaknya terus berupaya menjaga DTA sekeliling waduk yang tersebar pada delapan titik di Batam, Rempang, dan Galang.

“Tanpa kualitas hutan yang baik di sekitar DTA, kualitas air baku kita mungkin dapat terganggu salah satunya lewat proses erosi yang menyebabkan sedimentasi di waduk, oleh karena itu BP Batam terus berupaya menjaga DTA dengan berkolaborasi bersama berbagai pihak,” terang Hadjad.

Hadjad selanjutnya turut mengapresiasi BPDAS Sei Jang Duriangkang dan berharap kerja sama ini akan berjalan lancar kedepannya.

“Terima kasih kepada BPDAS Sei Jang Duriangkang atas dukungannya kepada BP Batam dalam berkolaborasi menjaga ekologi di sekitar waduk-waduk khususnya dalam hal ini Waduk Duriangkang, semoga seluruh proses di lapangan dapat berjalan lancar tanpa kendala,” pungkas Hadjad.

Selanjutnya, Kepala BPDAS Sei Jang Duriangkang, Haris Sofyan Hendriyanto berharap sinergi ini dapat membawa kebaikan bagi hutan dan lingkungan di Batam.

“BPDAS Sei Jang Duriangkang terus berikhtiar untuk meningkatkan kolaborasi dengan seluruh stakeholder agar menaruh perhatian terhadap kelestarian hutan, melalui MoU dengan BP Batam hari ini harapannya kita bisa bersama-sama berkontribusi menjaga kelestarian hutan khususnya di Batam,” pungkas Haris Sofyan.

Turut hadir dalam pertemuan ini Wakil Direktur Pengelolaan Air Minum, Tumirah; Manajer Perencanaan dan Operasional Hulu, Lusy Novita; serta beberapa Pejabat Tingkat IV di lingkungan BP Batam. (*)

Artikel MoU Rehabilitasi Hutan Lindung Duriangkang Seluas 10 Ha, Antara BP Batam dengan BPDAS pertama kali tampil pada Metropolis.

7 Sisi Buruk Media Sosial dari Segi Kesehatan Mental

0
Ilustrasi bermain medsos.

batampos – Di dunia dengan kemajuan teknologi sekarang ini, hampir semua orang memiliki media sosial di genggaman mereka. Baik itu Instagram, Tiktok, Twitter, dan masih banyak lagi.

Memiliki media sosial memiliki banyak keuntungan dan juga manfaat yang bisa didapatkan. Mulai dari menjadi mata pencaharian, hiburan di kala senggang, dan paling utama adalah komunikasi dengan orang lain.

Apabila kamu familiar dengan media sosial, kamu tentu paham bagaimana media sosial jadi pelarian yang menyenangkan bagi sebagian orang. Melihat grup idola kesukaan, mendapatkan informasi penting, sampai belajar banyak hal.

Akan tetapi, media sosial tidak hanya berisi hal yang baik-baik saja. Tentunya, ada beberapa hal yang perlu kamu pahami soal sisi buruk dari media sosial.

Ada beberapa hal buruk dari media sosial yang bisa mempengaruhi kesehatan mental seseorang. Dikutip dari Tech Target dan Butler Hospital, berikut ini merupakan 7 sisi buruk dari media sosial dari segi kesehatan mental:

1. Gangguan Kecemasan

Sisi buruk pertama yang baik muncul dari media sosial untuk kesehatan mental adalah gangguan kecemasan. Ada banyak perputaran informasi baik itu positif, negatif, fakta maupun hoax yang dengan cepat diperbarui di media sosial.

Hal ini bisa menciptakan kecemasan bagi orang yang terpapar begitu banyak berita negatif, gambar yang memicu trauma seseorang, dan hoax yang berbahaya. Hal-hal tersebut bisa membuat seseorang tenggelam dalam kecemasan, bahkan sampai depresi jika terpapar terlalu banyak.

2. Risiko Cyberbullying

SIsi buruk kedua yang biasa muncul dari media sosial untuk kesehatan mental adalah risiko cyberbullying. Ketika kamu bermain medsos, tidak menutup kemungkinan kamu akan jadi korban cyberbully atau bahkan menjadi pelaku.

Hal ini bisa mengikis dan menghancurkan mental seseorang akibat serangan secara online. Terutama bullying yang dilakukan tidak hanya oleh satu orang, serangan dari dunia maya tidak kalah berbahaya dari serangan fisik seseorang.

3. FOMO Atas Segala Sesuatu

Sisi buruk ketiga dari media sosial dari segi kesehatan mental adalah FOMO atas segala sesuatu. FOMO adalah Fear of Missing Out, dimana seseorang akan tidak mau tertinggal tren apapun di media sosial.

Hal ini bisa menciptakan kecemasan tertentu dan perasaan negatif ketika mereka tidak berhasil mengikuti tren atau hal baru tersebut. Hal ini bisa mengubah sepenuhnya persepsi diri mereka dna bahkan menghapus jati diri mereka sendiri.

4. Perspektif Fisik Berubah

Sisi buruk keempat dari media sosial dari segi kesehatan mental adanya perspektif fisik berubah. DI media sosial, kamu akan melihat wujud fisik seseorang yang paling sempurna dan juga sudah melewati pengeditan.

Hal ini bisa membuat seseorang terutama anak muda membandingkan diri dengan fisik orang lain di medsos. Lebih jauh, hal ini bisa mengembangkan eating disorder atau body dysmorphia seseorang.

5. Kecanduan Medsos

Sisi buruk kelima media sosial dari segi kesehatan mental adalah kecanduan medsos. Kamu bisa menghabiskan sebagian besar waktu untuk media sosial dan tidak melakukan hal produktif lain.

Hal ini memang menyenangkan, namun kecanduan yang berlebihan tidak akan membawa hal baik dalam hidup. Kamu bisa ketergantungan dan tidak bisa lepas dari ponsel dan akan menggantungkan segala keputusan hidup dari media sosial atau orang di dunia maya.

6. Kepercayaan Diri Turun

Sisi buruk keenam media sosial dari segi kesehatan mental adalah kepercayaan diri yang menurun. Kamu mungkin melihat orang lain membagikan kehidupan mereka yang gemerlap, menyenangkan, dan juga sempurna.

Kamu bisa berakhir membandingkan kehidupanmu yang biasa saja dengan kehidupan influencer yang tampak sempurna. Hal ini bisa membuatmu jatuh pada perbandingan diri tak berujung, tidak menghargai apa yang kamu miliki dan terobsesi untuk hidup seperti itu hingga ke arah yang salah.

7. Isolasi Diri Sendiri

Sisi buruk ketujuh dari media sosia dari segi kesehatan mental adalah isolasi diri sendiri. Ketika seseorang terlalu banyak konsumsi medsos sampai kecanduan, seseorang bisa menarik diri dari dunia sosial yang asli dan lebih fokus ke dunia virtual yang ada.

Hal ini membuat seseorang lebih nyaman berada di dunia maya dan tidak terkoneksi dengan orang nyata. Seseorang bisa mengisolasi diri baik di rumah, di tempat kerja, maupun di sekolah. Hal ini tentu tidak baik bagi kesehatan mental seseorang yang memerlukan interaksi asli dengan manusia sebagai makhluk sosial.

Ketujuh poin diatas merupakan sederet sisi buruk dari media sosial dari segi kesehatan mental. Dengan memahami sisi buruk yang ada kamu bisa mengurangi kadar media sosial kamu jika dirasa sudah berlebihan dalam sehari untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. (*)

Artikel 7 Sisi Buruk Media Sosial dari Segi Kesehatan Mental pertama kali tampil pada Lifestyle.

Embarkasi Batam Gelar Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2025

0

batampos-Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam langsung melakukan rapat evaluasi pelaksaan haji 2025, setelah berakhirnya proses pemulangan Jemaah Haji (JH), Kamis (10/7) lalu. Embarkasi Batam dinilai sukses dalam pelaksaan haji tahun ini.

Rapat evaluasi tersebut dipimpin langsung Ketua PPIH Embarkasi Batam, Zoztafia yang juga merupakan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kepri di Aula Aziziah, Asrama Haji Batam.

Ketua PPIH Embarkasi Batam, Zoztafia yang juga merupakan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kepri memimpin rapat evaluasi pelaksaan haji 2025 di Aula Aziziah, Asrama Haji Batam, Kamis (10/7) lalu. F. Humas Kemenag Kepri

Dalam laporannya, ia menyampaikan, musim haji tahun ini, Embarkasi Batam telah berhasil memberangkatkan total 11.837 jemaah, didampingi oleh 108 petugas haji, dari empat provinsi.

“Dari hasil evaluasi yang kita lakukan, pelayanan haji di Embakasi Batam baik sewaktu pemberangkatan maupun pemulangan terlaksana dengan baik,” ujar Zoztafia.

Dijelaskannya, untuk pelayanan haji tahun 2025 ini, Embarkasi Batam memberangkatkan jemaah dari empat provinsi.

Pertama adalah Kepulauan Riau (Kepri) yang terdiri dari 1.285 jemaah, plus 12 petugas pendamping. Kemudian adalah Provinsi Riau dengan jumlah 5.028 jemaah beserta 45 petugas pendamping.

“Berikutnya dari Provinsi Jambi yang berjumlah 2.911 jemaah dan 27 petugas. Selanjutnya yang keempat adalah dari Provinsi Kalimantan Barat dengan jumlah 2.505 jemaah dan 24 petugas,” jelasnya.

BACA JUGA: Penuh Haru, Kakanwil Zoztafia Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter BTH 17

Zoztafia menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan lancar. Hingga saat ini, tercatat 31 jemaah wafat, dari Kepri (3), Riau (8), Jambi (13), dan Kalbar (7). Dan sampai saat ini, masih terdapat jemaah yang dirawat di Arab Saudi: Kalbar (3), Kepri (1), dan Jambi (1). Komunikasi intensif terus dilakukan dengan rumah sakit dan petugas kesehatan di Arab Saudi.

“Kinerja Embarkasi Batam turut tercermin dalam hasil Survei Indeks Kepuasan Jemaah Haji (IKJH), yang mencatat skor 84,56 dari 745 responden. Artinya, masuk dalam kategori baik,” tegasnya.

Zoztafia juga menyoroti peran penting dua pusat aktivitas utama, yaitu Embarkasi Asrama Haji dan Pelabuhan Domestik, yang mendukung kelancaran mobilisasi jemaah dari berbagai daerah di Kepri dan Riau. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi, seperti BP Batam, pengelola Asrama Haji Batam, pihak bandara, serta maskapai penerbangan termasuk Saudia Airlines, yang memberikan dukungan penuh dalam operasional pemberangkatan dan pemulangan jemaah.

“Kami juga berterima kasih kepada penyedia konsumsi yang sangat responsif terhadap masukan yang kami sampaikan,” ujar Zoztafia.

Sementara itu, Asisten III Setda Provinsi Kalimantan Barat, Alfian Salam, menyampaikan penghargaan atas kerja sama dan layanan maksimal yang diberikan oleh Embarkasi Batam. Ia mengakui bahwa dari tahun ke tahun terdapat perbaikan yang signifikan dalam penyelenggaraan haji, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Ia berharap pelayanan ke depan bisa lebih ditingkatkan lagi. Menurutnya, ada kebahagiaan tersendiri bisa mengantar dan menjemput jemaah haji, apalagi setelah pulang dari Tanah Suci.

“Alhamdulillah, Asrama Haji Kalbar saat ini juga sudah dapat digunakan kembali. Mari sama-sama kita mendoakan kesembuhan bagi jemaah yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi,” ucapnya.

Rapat evaluasi ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah provinsi dari Kepulauan Riau, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat, unsur Kementerian Agama dari berbagai daerah, perwakilan maskapai penerbangan, instansi pelabuhan, mitra penyelenggara haji, dan seluruh unsur panitia PPIH Embarkasi Batam.(*)

Reporter: Jailani

Artikel Embarkasi Batam Gelar Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2025 pertama kali tampil pada Kepri.