Rabu, 10 Juni 2026
Beranda blog Halaman 1655

Puluhan Tentara Israel Mati Sia-sia Gara-Gara Tembakan Teman Sendiri

0
Kamp tenda bagi warga Palestina yang mengungsi membentang di antara puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di bagian barat Kota Gaza. (Dok. The Guardian)

batampos – Di balik gencarnya serangan brutal Israel ke Gaza, ada kisah konyol sekaligus ironis yang datang dari barisan tentaranya sendiri. Bayangkan, dari ratusan prajurit yang tewas sejak invasi darat ke Gaza dimulai 27 Oktober 2023 lalu, setidaknya 31 orang mati bukan di tangan musuh, melainkan ditembak kawannya sendiri.

Laporan ini disampaikan langsung oleh Army Radio, saluran militer resmi Israel, Jumat (11/7). Dari total 440 tentara Israel yang dikonfirmasi tewas dalam operasi darat, 72 di antaranya gugur karena ‘insiden operasional’.

Termasuk kasus salah tembak juga dilaporkan banyak terjadi. Angka yang mencengangkan dan memperlihatkan betapa kacaunya koordinasi di lapangan.

Rinciannya cukup mengenaskan:
– 31 tentara tewas karena salah tembak alias friendly fire- 23 tewas akibat insiden terkait amunisi- 7 lainnya dilindas kendaraan tempur- 6 ditembak dalam insiden yang tidak dijelaskan

Sisanya, 5 tentara dilaporkan tewas karena kecelakaan kerja, termasuk jatuh dan keliru menggunakan alat teknik. Demikian mengutip Middle East Monitor.

Salah satu insiden terbaru bahkan terjadi Kamis malam, meskipun detailnya masih dirahasiakan. Sejak serangan kembali digencarkan pada 18 Maret 2024, dua dari 32 tentara yang tewas juga masuk kategori ‘insiden operasional’, lagi-lagi bukan karena tembakan musuh.
Secara keseluruhan, data militer Israel mencatat 882 tentara tewas dan lebih dari 6.000 luka-luka sejak perang dimulai pada 7 Oktober 2023.

Ironisnya, jumlah tentara yang mati konyol akibat kelalaian dan tembakan sendiri ini justru mencuat di tengah gelombang kritik dunia atas serangan Israel yang telah menewaskan lebih dari 57.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, menurut otoritas kesehatan di Gaza.

Tak heran, Israel kini dikepung tuntutan hukum internasional. Mahkamah Pidana Internasional (ICC) sudah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Di saat yang sama, Israel juga menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ).

Kalau begini terus, bukan cuma dunia yang mengutuk, tapi tentara mereka sendiri pun bisa habis, bukan oleh lawan, melainkan karena kebodohan sendiri. (*) 

Sumber: JP Group

Artikel Puluhan Tentara Israel Mati Sia-sia Gara-Gara Tembakan Teman Sendiri pertama kali tampil pada News.

Pemkab Anambas Tingkatkan Maturitas SPIP Lewat Bimtek Bersama BPKP

0
Bimtek BPKP Anambas
Peserta pelatihan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) foto bersama bersama Inspektur Daerah Anambas, Yunizar. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terus mendorong penguatan sistem pengawasan internal dengan meningkatkan kapasitas para asesor Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

Upaya ini dilakukan melalui kegiatan bimbingan teknis yang digelar oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Tarempa, Jumat (11/7).

Kegiatan ini diikuti oleh para asesor internal dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkab Anambas. Para peserta mendapatkan penguatan materi terkait evaluasi efektivitas sistem pengendalian, identifikasi risiko, serta strategi mitigasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Inspektur Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Yunizar, menyampaikan bahwa bimbingan teknis ini bertujuan agar para asesor memiliki pemahaman yang lebih komprehensif dalam menilai sistem pengendalian internal di unit kerja masing-masing.

“Dengan bekal yang diberikan BPKP, para asesor diharapkan mampu mengidentifikasi potensi risiko sejak dini dan memberikan rekomendasi pengendalian yang lebih tepat,” ujar Yunizar.

Menurutnya, penerapan SPIP tidak semata-mata sebagai kewajiban administratif, tetapi menjadi instrumen penting dalam menciptakan tata kelola yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Ia menambahkan, Pemkab Anambas saat ini masih berada pada level maturitas SPIP yang perlu ditingkatkan. Melalui pelatihan ini, diharapkan tercapai peningkatan level maturitas dalam waktu yang tidak terlalu lama.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, Anambas bisa mencapai level maturitas SPIP yang lebih tinggi dalam waktu dekat,” imbuhnya.

Selama pelatihan, para asesor juga dibekali dengan simulasi dan studi kasus agar mampu memahami penerapan SPIP secara praktis.

Dengan peningkatan kapasitas ini, Pemkab Anambas menargetkan pengawasan internal yang lebih kuat guna meminimalkan risiko penyimpangan serta meningkatkan keberhasilan program pembangunan daerah. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Pemkab Anambas Tingkatkan Maturitas SPIP Lewat Bimtek Bersama BPKP pertama kali tampil pada Kepri.

Truk ODOL Jadi Target Operasi Patuh Seligi 2025 di Bintan, Mulai 14 Juli

0
Kapolres Bintan
Kapolres Bintan, AKBP Yunita Stevani. F. Bako untuk Batam Pos.

batampos – Polres Bintan akan menggelar Operasi Patuh Seligi 2025 selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli mendatang. Operasi ini bertujuan menertibkan pelanggaran lalu lintas dan menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Bintan.

Salah satu sasaran utama dalam operasi tahun ini adalah kendaraan bermuatan lebih atau truk ODOL (Over Dimension Over Loading) yang kerap menjadi ancaman keselamatan di jalan raya.

Kapolres Bintan, AKBP Yunita Stevani, mengatakan seluruh personel telah siap menjalankan operasi setelah mengikuti latihan pra-operasi.

“Latihan pra operasi sudah selesai, kita siap laksanakan Operasi Patuh Seligi 2025,” ujar Yunita di Mapolres Bintan, Jumat (11/7/2025).

Ia menegaskan, dalam arahan sebelum operasi, personel diminta memahami sasaran dan cara bertindak di lapangan sesuai prosedur.

“Fokus kita ada dua, yaitu penegakan hukum dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas,” tambahnya.

Selain truk ODOL, pelanggaran lain seperti pengendara tanpa helm, melawan arus, tidak menggunakan sabuk pengaman, hingga penggunaan ponsel saat berkendara juga akan ditindak.

Yunita berharap operasi ini tak hanya menjadi ajang penegakan hukum, tapi juga edukasi bagi masyarakat.

“Kita ingin masyarakat sadar bahwa keselamatan di jalan itu tanggung jawab bersama,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Truk ODOL Jadi Target Operasi Patuh Seligi 2025 di Bintan, Mulai 14 Juli pertama kali tampil pada Kepri.

Libur Sekolah di Tanjungpinang Diperpanjang hingga 21 Juli, Jadwal MPLS Diundur

0
Kepala Disdik Tanjungpinang
Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang Teguh Ahmad Syafari. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang resmi memperpanjang masa libur sekolah bagi peserta didik jenjang PAUD, SD, hingga SMP, baik negeri maupun swasta.

Awalnya dijadwalkan berakhir 14 Juli, kini libur diperpanjang hingga 21 Juli 2025. Perubahan ini tertuang dalam surat edaran Nomor B/421/13/5.3.03/2025 yang diterbitkan pada 10 Juli lalu.

Tak hanya libur sekolah, jadwal MPLS juga mengalami perubahan. Untuk jenjang TK dan SD, MPLS yang sebelumnya direncanakan berlangsung 14–25 Juli kini digeser menjadi 21 Juli hingga 1 Agustus.

“Sementara untuk tingkat SMP, MPLS digeser dari 14–16 Juli menjadi 21–23 Juli 2025,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari, Jumat (11/7).

Menurut Teguh, penyesuaian ini dilakukan agar jadwal masuk sekolah dari SD hingga SMA di Provinsi Kepri bisa serentak. Hal ini juga mendukung pelaksanaan Program Ayo Sekolah yang tengah digencarkan.

Program ini bertujuan mendorong anak-anak untuk bersekolah dan melanjutkan pendidikan, terutama mereka yang berisiko putus sekolah. Selain itu, diharapkan bisa meningkatkan angka partisipasi dan menekan angka putus sekolah.

“Harapannya, sekolah bisa memulai tahun ajaran baru dengan persiapan yang lebih matang,” tambah Teguh.

Ia juga meminta seluruh satuan pendidikan segera mensosialisasikan perubahan ini kepada orang tua dan peserta didik, serta menyesuaikan kalender akademik masing-masing sekolah. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Libur Sekolah di Tanjungpinang Diperpanjang hingga 21 Juli, Jadwal MPLS Diundur pertama kali tampil pada Kepri.

7 Strategi Atur Keuangan untuk Karyawan Kontrak agar Tetap Stabil secara Finansial

0
Ilustrasi. Karyawan sepulang kerja. (Dok. JawaPos.com)

batampos – Menjadi karyawan kontrak berarti harus cermat dalam mengelola keuangan. Sebab, seringkali terjadi masa kerja yang terbatas dan ketidakpastian penghasilan di masa depan.

Agar kondisi finansial tetap stabil, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan sejak dini untuk menghadapi kemungkinan terburuk setelah kontrak kerja berakhir.

Dengan perencanaan dan disiplin yang baik, karyawan kontrak tetap bisa menjaga kestabilan finansial dan merasa lebih aman menghadapi ketidakpastian pekerjaan.

Berikut ini 7 strategi keuangan yang penting diterapkan oleh karyawan kontrak seperti dirangkum dari laman Swara milik PT Bank Amar Indonesia!

1. Bangun Dana Darurat

Langkah pertama dalam menjaga kestabilan finansial adalah mempersiapkan dana darurat. Idealnya, dana ini mencakup 3-6 bulan kebutuhan pokok.

Dana darurat akan sangat membantu jika tiba-tiba kamu kehilangan penghasilan atau menghadapi situasi tak terduga seperti sakit. Jika kamu memiliki tanggungan keluarga, jumlah dana darurat sebaiknya lebih besar.

2. Susun Anggaran Bulanan

Catat seluruh kebutuhan bulanan seperti biaya tempat tinggal, tagihan, konsumsi, dan transportasi. Bandingkan total pengeluaran dengan pendapatan. Jika pengeluaran melebihi pemasukan, segera susun strategi penghematan agar keuangan tetap seimbang.

3. Terapkan Gaya Hidup Hemat

Karyawan kontrak perlu bijak dalam mengelola pengeluaran karena masa kerja yang terbatas. Kurangi pengeluaran konsumtif seperti makan di luar atau belanja barang yang tidak mendesak. Gaya hidup minimalis dan frugal living bisa jadi pilihan agar keuangan lebih terkendali.

4. Kurangi dan Hindari Utang

Utang bisa menjadi beban besar, apalagi jika kontrak kerja berakhir dan kamu kehilangan sumber pendapatan. Fokuslah melunasi utang, terutama yang berbunga tinggi. Upayakan tidak menambah pinjaman baru selama masa kontrak.

5. Cari Sumber Penghasilan Tambahan

Jika waktu memungkinkan, manfaatkan peluang kerja sampingan untuk menambah pemasukan. Contohnya, menjadi freelancer, menjual produk secara online, atau membuka jasa titip. Pendapatan tambahan ini bisa memperkuat kondisi keuangan kamu.

6. Manfaatkan Fasilitas dari Perusahaan

Beberapa perusahaan menyediakan berbagai fasilitas untuk karyawan kontrak seperti asuransi kesehatan, program tabungan, hingga cicilan barang kebutuhan dengan bunga rendah.

Selain itu, fasilitas pelatihan atau beasiswa juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kompetensi yang berguna dalam karier jangka panjang.

7. Mulai Berinvestasi Secara Bertahap

Jika masih ada sisa uang setelah kebutuhan dasar terpenuhi dan dana darurat tercukupi, pertimbangkan untuk berinvestasi. Pilih instrumen yang relatif aman dan likuid seperti reksa dana pasar uang, emas, atau deposito. Investasi ini bisa menjadi cadangan keuangan di saat-saat genting. (*)

Artikel 7 Strategi Atur Keuangan untuk Karyawan Kontrak agar Tetap Stabil secara Finansial pertama kali tampil pada News.

Gara Gara Tak Miliki SK Kepala Daerah, 152 Guru Honorer di Bintan Dihapus dari Dapodik

0
Rapat dengar pendapat membahas nasib 152 orang guru honorer yang dihapus dari dapodik di kantor DPRD Bintan, Bintan Buyu, Kamis (10/7/2025). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Komisi III DPRD Kabupaten Bintan menggelar rapat dengar pendapat membahas nasib 152 orang guru honorer yang dihapus dari data pokok pendidikan (dapodik) di kantor DPRD Bintan, Bintan Buyu, Kamis (10/7/2025).

Mereka dihapus dari dapodik karena tidak masuk dalam data base pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap 1 dan 2.

Ketua DPRD Kabupaten Bintan, Fiven Sumanti mengatakan, 152 guru honorer tersebut tidak memiliki surat keputusan kepala daerah dan selama ini diangkat oleh kepala sekolah.

“Data mereka tidak masuk dalam database badan kepegawaian negara,” ujar Fiven ditemui di ruangannya.

BACA JUGA: Krisis Guru Agama Non-Muslim di Anambas, Pemerintah Cari Solusi

Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak bisa menganggarkan pengajian mereka karena tidak ada dasar penganggarannya.

“Pemerintah daerah tidak bisa membackupnya,” kata Fiven.

Ia mengatakan, solusi yang ditawarkan dari hasil rapat dengar pendapat tersebut adalah mereka bisa direkrut sebagai tenaga outsourcing.

“Tergantung kepala sekolahnya, bisa outsourcing,” katanya.

Namun, ia menekankan kepada kepala sekolah bahwa rekrutmen tenaga outsourcing harus sesuai kebutuhan sekolah.

“Jika membutuhkan guru sebaiknya rekrut guru, jika membutuhkan tenaga TU sebaiknya tenaga TU,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Gara Gara Tak Miliki SK Kepala Daerah, 152 Guru Honorer di Bintan Dihapus dari Dapodik pertama kali tampil pada Kepri.

Bupati dan Wabup Lingga Sidak Pelayanan Publik, Dorong Peningkatan Kualitas Layanan

0
Sidak Bupati Lingga
Bupati dan Wakil Bupati Lingga melakukan Inspeksi Dadakan ke Puskesmas Sungai Pinang dan Kantor Kecamatan Lingga Utara, Kamis (10/7). F. Diskominfo Lingga untuk Batam Pos.

batampos – Bupati Lingga Muhammad Nizar bersama Wakil Bupati Novrizal melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua lokasi pelayanan publik, yakni Kantor Kecamatan Lingga Timur dan Puskesmas Sungai Pinang.

Sidak pada Kamis (10/7) ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan kualitas pelayanan publik berjalan optimal dan sesuai harapan masyarakat.

Di Puskesmas Sungai Pinang, Wakil Bupati Novrizal meninjau langsung proses pelayanan kepada pasien. Ia juga berdialog dengan petugas medis untuk mengetahui berbagai kendala di lapangan.

“Alhamdulillah tidak ada kendala besar yang menghambat pelayanan. Namun, masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan agar kualitas pelayanan semakin baik,” kata Novrizal saat dikonfirmasi, Jumat (11/7).

Hal serupa juga dilakukan di Kantor Kecamatan Lingga Timur. Bupati dan Wakil Bupati melihat langsung aktivitas pelayanan administrasi kepada masyarakat dan berdiskusi dengan pegawai setempat.

Menurut Novrizal, pihaknya meminta seluruh pegawai di tingkat kecamatan maupun puskesmas agar lebih aktif dalam memberikan layanan yang prima dan responsif.

“Kami menekankan pentingnya peran aktif aparatur dalam melayani masyarakat. Pelayanan publik harus maksimal, karena ini menjadi indikator keberhasilan kepemimpinan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Lingga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di semua lini. Kepuasan masyarakat menjadi prioritas utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Reporter: Vatawari 

Artikel Bupati dan Wabup Lingga Sidak Pelayanan Publik, Dorong Peningkatan Kualitas Layanan pertama kali tampil pada Kepri.

Warga Sidomulyo Minta Legalitas Lahan, KSP Janji Bawa Aspirasi ke Pemerintah Pusat

0
Rombongan Deputi I Kantor Staf Kepresidenan (KSP) saat bersama warga di perkebunan Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung,

batampos – Warga Kampung Sidomulyo, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, menyampaikan harapan besar kepada Deputi I Kantor Staf Kepresidenan (KSP) untuk memfasilitasi usulan legalitas lahan tempat tinggal dan lahan perkebunan mereka yang berada di kawasan hutan lindung.

Aspirasi itu disampaikan saat kunjungan tim KSP dalam kegiatan bakti sosial penanaman benih jagung oleh Kantor Imigrasi Batam, Rabu (10/7).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Kelurahan Binaan Imigrasi Batam dalam rangka memerangi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Hadir dalam acara ini tim dari Deputi I KSP yang dipimpin langsung Mayor Jenderal TNI (Purn.) H. Dedi Sambowo.

Selain penanaman jagung di lahan dua hektare, juga digelar sosialisasi pencegahan TPPO kepada warga.

Warga menyambut baik kehadiran pemerintah pusat dan memanfaatkan kesempatan ini untuk kembali menyuarakan harapan mendapatkan legalitas atas lahan yang telah mereka kelola selama bertahun-tahun.

Mereka berharap KSP bisa menjadi jembatan komunikasi dengan kementerian terkait, khususnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Camat Sagulung, M Hafiz Rozie, mengatakan bahwa usulan peralihan status lahan dari kawasan hutan lindung ke perhutanan sosial sudah diajukan sejak 2022. Menurutnya, jika status perhutanan sosial dikabulkan, petani di Sidomulyo akan memiliki dasar hukum dalam mengelola lahan garapan, serta perlindungan atas aktivitas pertanian yang telah berlangsung lama.

Tokoh masyarakat Kampung Sidomulyo, Yusuf, menegaskan bahwa lahan yang dikelola warga tidak hanya untuk pertanian, tetapi juga sudah menjadi kawasan permukiman. Ia berharap seluruh area tersebut bisa difasilitasi untuk mendapatkan legalitas melalui skema perhutanan sosial dan program tata batas kawasan hutan.

“Petani di Sidomulyo menyuplai kebutuhan pangan lokal untuk Batam. Kami ingin pengakuan dan perlindungan hukum, bukan dianggap sebagai perambah hutan,” ujar Yusuf.

Ia menilai legalitas penting agar warga dapat tenang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, tanpa ketakutan akan penggusuran.

Camat Hafiz menambahkan bahwa pengajuan legalitas tersebut mencakup dua lokasi: lahan garapan dan pemukiman. Keduanya diajukan melalui program perhutanan sosial dan tata batas kawasan hutan.

Ia berharap kunjungan KSP dapat memperkuat komunikasi dengan kementerian dan mempercepat proses pengesahan.

Menanggapi aspirasi itu, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Dedi Sambowo menyatakan bahwa pihaknya akan membawa seluruh masukan warga untuk dibahas secara internal di Kantor Staf Presiden.

“Kami memahami pentingnya kejelasan status lahan bagi masyarakat. Aspirasi ini akan kami teruskan ke Kementerian Kehutanan,” tegasnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Warga Sidomulyo Minta Legalitas Lahan, KSP Janji Bawa Aspirasi ke Pemerintah Pusat pertama kali tampil pada Metropolis.

Polisi Temukan Bukti Korban Gantung Diri di Batuaji Terlilit Utang Pinjol dan Leasing

0
Polisi saat di rumah korban gantung diri di Perumahan Rindang Garden, Blok A4 RT 05/RW 27, Kelurahan Buliang, Batuaji.

batampos – Penyelidikan Polsek Batuaji terhadap kasus pria bernama Eben Jason Situmorang yang ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, Perumahan Rindang Garden, Kelurahan Buliang, mulai mengerucut pada dugaan kuat tekanan ekonomi sebagai motif utama. Hasil pemeriksaan terhadap ponsel korban mengungkap adanya banyak tagihan dari pinjaman online (pinjol) dan juga leasing.

Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Iptu Andi Pakpahan menjelaskan, selain bekerja sebagai sopir taksi online, korban ternyata juga bekerja sebagai penagih utang leasing. Namun uang hasil tagihan yang seharusnya disetorkan ke perusahaan diduga telah digunakan oleh korban untuk keperluan pribadi.

Hal inilah yang membuat korban mendapat tekanan dari pihak leasing, bahkan penagih hutang sempat mendatangi dan menagih ke istri korban.

Baca Juga: Pria Muda Ditemukan Tewas Gantung Diri di Batuaji, Diduga Akibat Tekanan Ekonomi

“Istri korban yang saat itu bekerja sebagai buruh pabrik di Mukakuning merasa khawatir karena korban tidak merespons saat dihubungi. Ia kemudian memutuskan pulang ke rumah. Saat tiba, rumah dalam kondisi terkunci dari luar, dan bersama warga, pintu rumah akhirnya dibuka secara paksa. Saat itulah korban ditemukan sudah tergantung di dapur,” jelas Iptu Andi, Jumat (11/7).

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan fisik di tubuh korban, selain bekas jeratan tali di leher. “Kami sudah meminta visum di RS Mutiara Aini. Hasil visum juga tidak menemukan tanda kekerasan lainnya, sehingga bisa disimpulkan kuat bahwa korban murni bunuh diri,” kata Andi.

Fakta lain yang turut mendukung motif tekanan ekonomi adalah pernyataan beberapa kerabat korban yang ditemui di kamar jenazah. Mereka mengungkapkan bahwa korban terlilit utang, diduga karena terlibat dalam praktik judi online. Tekanan demi tekanan itu diyakini membuat korban merasa buntu dan mengambil keputusan tragis tersebut.

Jenazah korban pun telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang dan dimakamkan di kampung halamannya, di Lumban Julu, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara. Pihak keluarga pun saat ini tengah berduka dan memilih untuk menutup diri dari awak media.

Menanggapi kasus ini, Kapolsek Batuaji AKP Raden Bimo Dwi Lambang mengimbau masyarakat untuk menjauhi segala bentuk praktik perjudian, baik konvensional maupun online, karena dapat menghancurkan kehidupan seseorang dan keluarganya.

“Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Kami imbau masyarakat untuk tidak terjerumus dalam judi dan pinjaman online ilegal. Jika ada masalah ekonomi, carilah bantuan atau konsultasi kepada pihak yang dapat dipercaya,” tegasnya.

Tragedi ini menjadi peringatan serius di tengah maraknya kasus bunuh diri akibat tekanan utang dan judi online. Aparat dan masyarakat diharapkan semakin tanggap dalam mengenali tanda-tanda orang di sekitar yang sedang menghadapi beban mental berat, agar kejadian serupa bisa dicegah sejak dini. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Polisi Temukan Bukti Korban Gantung Diri di Batuaji Terlilit Utang Pinjol dan Leasing pertama kali tampil pada Metropolis.

Disdik Anambas Imbau Orang Tua Tak Buru-Buru Beli Seragam Sekolah Anak

0
Kabid Dikdas Disdik Anambas
Kabid Pendidikan Dasar Disdik Anambas, Iim Mulyani Putri. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Anambas mengimbau para orang tua siswa baru untuk tidak tergesa-gesa membeli seragam sekolah. Pasalnya, seragam gratis dari pemerintah daerah akan dibagikan mulai Oktober 2025.

Imbauan ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Anambas, Iim Mulyani Putri. Ia menanggapi kekhawatiran sejumlah orang tua yang berencana membeli seragam sekolah secara mandiri.

“Kami minta orang tua bersabar. Semua siswa baru akan dapat seragam dari pemerintah. Kalau beli sekarang, khawatirnya malah dobel dan mubazir,” ujar Iim, Jumat (11/7/2025).

Ia menjelaskan bahwa saat ini proses pengadaan masih berjalan dan ditargetkan rampung Oktober mendatang. Seluruh siswa baru SD dan SMP negeri maupun swasta akan mendapatkan seragam lengkap untuk laki-laki dan perempuan.

“Jadi tinggal pakai, tanpa perlu keluar biaya lagi,” tambahnya.

Selagi menunggu pembagian seragam, siswa baru diminta tetap menggunakan seragam lama. “Siswa baru SD pakai seragam TK, siswa baru SMP pakai seragam SD,” jelas Iim.

Ia berharap para orang tua dapat memahami mekanisme ini dan tidak merasa terbebani. Program bantuan seragam gratis ini merupakan upaya Pemkab Anambas untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya menjelang tahun ajaran baru.

Salah satu orang tua siswa, Hamid, menyambut baik program ini. Ia mengaku tidak membeli seragam baru untuk anaknya karena sudah mendapatkan informasi soal bantuan tersebut.

“Ya saya harap bajunya jangan lama-lama disalurkan ke anak-anak,” ujar Hamid.

Pada tahun ajaran 2025/2026, tercatat sebanyak 2.031 siswa baru di seluruh Anambas yang menjadi sasaran program ini. Anggaran yang digelontorkan mencapai Rp4 miliar dari APBD Perubahan 2025. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Disdik Anambas Imbau Orang Tua Tak Buru-Buru Beli Seragam Sekolah Anak pertama kali tampil pada Kepri.