Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 1658

Dihadiri Forkopimda Kepri dan Batam, Buruh Rayakan May Day dengan Damai

0
Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Kapolda Kepri, Brigjen Pol Asep Safrudin bersama-sama melepaskan burung dara ke udara. Tindakan ini menjadi simbol kebebasan dan semangat baru dalam perjuangan buruh. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Ribuan buruh memadati halaman parkir Plaza Batamindo sejak pagi dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Rabu (1/5). Perayaan yang berlangsung meriah dan damai ini dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kepulauan Riau dan sejumlah tokoh penting di Kota Batam.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan panggung hiburan serta kegiatan sosial donor darah yang digelar oleh para buruh bekerja sama dengan tim medis dari Polda Kepri. Antusiasme tinggi terlihat saat puluhan buruh dengan sukarela mendonorkan darahnya sebagai wujud solidaritas dan kemanusiaan.

Seremonial simbolik turut digelar dalam acara ini. Para pimpinan Forkopimda, termasuk Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura dan Wali Kota Batam Amsakar Achmad, bersama-sama melepaskan burung dara ke udara. Tindakan ini menjadi simbol kebebasan dan semangat baru dalam perjuangan buruh.

Dalam sambutannya, Amsakar menekankan pentingnya menjaga kondusifitas kota Batam agar tetap menjadi tempat yang menarik bagi para investor. “Jika Batam tidak kondusif, maka investor enggan datang, dan tentu ini berdampak langsung pada kesejahteraan buruh,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Batam adalah rumah bersama, yang harus dijaga oleh semua pihak, terutama kalangan buruh. Selain itu, Amsakar menyoroti perlunya regulasi untuk pekerja rumah tangga dan pentingnya menjaga inflasi agar upah buruh tetap layak.

Kapolda Kepri, Brigjen Pol Asep Safrudin, dalam sambutannya mengaku memiliki kedekatan emosional dengan buruh Batam. Ia mengenang masa jabatannya sebagai Kapolresta Barelang satu dekade silam, saat ia kerap berinteraksi langsung dengan para pengurus serikat buruh.

Asep menilai, aksi buruh kini telah berubah secara signifikan. Jika dulu identik dengan unjuk rasa di jalanan, kini peringatan May Day berlangsung tertib dan dialogis. “Buruh kini memilih dialog Tri Partit untuk mencapai kesepakatan demi kesejahteraan bersama,” katanya.

Ia juga menyatakan dukungan terhadap tagline peringatan May Day tahun ini, “Bersinergi Menghadang Tantangan Global”. Menurutnya, sinergi itu penting mengingat posisi strategis Batam yang berbatasan langsung dengan negara tetangga dan menjadi pintu gerbang investasi serta pariwisata.

Acara ditutup dengan pemotongan nasi tumpeng sebagai simbol syukur dan kebersamaan. Momen kebersamaan ini diabadikan dalam foto bersama seluruh Forkopimda dan perwakilan buruh, menandai perayaan Hari Buruh yang damai, penuh semangat, dan bermakna di Kota Batam. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Dihadiri Forkopimda Kepri dan Batam, Buruh Rayakan May Day dengan Damai pertama kali tampil pada Metropolis.

Tahun ini, Diprioritaskan untuk Jenjang SMA, Sekolah Rakyat untuk Anak dari Keluarga Tidak Mampu

0
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam Tri Wahyu Rubianto. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos.

batampos – Pemerintah tengah mematangkan rencana pelaksanaan Sekolah Rakyat, sebuah program pendidikan gratis yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Program ini rencananya akan mulai beroperasi pada Juli 2025 dan berada di bawah naungan Kementerian Sosial.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, mengatakan bahwa program ini memang dirancang khusus untuk anak-anak dari keluarga dengan kondisi ekonomi rendah. Namun, pada tahap awal, Sekolah Rakyat akan memprioritaskan jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Sekolah Rakyat itu memang untuk anak-anak dari keluarga yang tidak mampu. Jenjang pendidikannya untuk SD, SMP, dan SMA. Tapi tahun ini diprioritaskan untuk SMA,” ujar Tri Wahyu, Kamis (1/5).

Ia menambahkan, jenjang SD dan SMP kemungkinan baru akan dibuka tahun depan, setelah mempertimbangkan banyak hal.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Diisi Guru ASN, Kadisdik Batam Soroti Tantangan Regulasi dan Kekurangan Guru

Sekolah Rakyat menyasar anak-anak dari keluarga yang masuk kategori desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Desil 1 mencakup 10 persen rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan terendah secara nasional, sementara desil 2 mencakup kelompok 11–20 persen terendah.

Meski menyasar kelompok rentan, pendaftaran akan tetap melalui proses seleksi berlapis. Verifikasi ekonomi menjadi tahap awal, disusul dengan tes akademik untuk mengukur kesiapan belajar calon peserta.

Program ini mengusung konsep boarding school atau sekolah berasrama untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, dengan kurikulum nasional yang diperkuat dengan pelajaran karakter, kepemimpinan, nasionalisme, dan keterampilan. Semua biaya pendidikan akan ditanggung sepenuhnya oleh negara.

Baca Juga: Prabowo Targetkan 200 Sekolah Rakyat, Batam Siap Dukung Rencana Nasional

Sementara itu Tri menyebutkan, setiap tahun jumlah calon siswa yang masuk SD di Batam berkisar antara 20.000 hingga 22.000 orang. Sedangkan untuk lulusan SD yang melanjutkan ke SMP, diperkirakan juga mencapai 20.000 siswa tahun ini.

Diketahui, pemerintah telah menyiapkan 53 lokasi untuk Sekolah Rakyat, tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, NTT, Kalimantan, hingga Papua. Fasilitas yang disiapkan meliputi asrama, ruang kelas, tempat ibadah, kantin, dan sarana olahraga.

Program ini merupakan hasil sinergi lintas kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian PUPR, Kementerian PMK, Kemendikbudristek, Kementerian Agama, BKN, serta pemerintah daerah dalam hal penyediaan lahan, tenaga pendidik, dan pengembangan kurikulum.

“Ini adalah bagian dari strategi menyiapkan generasi emas Indonesia. Harapannya bisa memutus rantai kemiskinan dan menciptakan SDM unggul di masa depan,” tulis keterangan resmi pemerintah. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Tahun ini, Diprioritaskan untuk Jenjang SMA, Sekolah Rakyat untuk Anak dari Keluarga Tidak Mampu pertama kali tampil pada Metropolis.

Peringati Hari Buruh, Buruh dan Polsek Batuaji Gelar Bakti Sosial

0
Kegiatan baksos yang dilakukan para buruh dan anggota Polsek Batuaji di Panti Asuhan Hizbul Wathani yang berada di Perumahan Villa Paradise, Bukit Tempayan. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Berbeda dari kebiasaan Hari Buruh Nasional yang identik dengan demonstrasi dan orasi di jalan-jalan, para buruh di Batuaji, Batam justru mengambil langkah positif dan menyentuh hati. Pada peringatan 1 Mei 2025, mereka memilih memperingati Hari Buruh dengan kegiatan sosial bersama jajaran Polsek Batuaji.

Dua organisasi buruh besar, yakni FSPMI dan SPSI Tanjunguncang, menggelar bakti sosial (baksos) yang mencakup kunjungan dan pemberian santunan kepada keluarga dua tokoh buruh yang telah wafat. Mereka adalah almarhum Ata Tarmizi dari SPSI dan almarhum Bung Yoni dari FSPMI, yang selama hidupnya dikenal gigih memperjuangkan hak-hak buruh di Batam.

Keluarga almarhum Ata Tarmizi yang tinggal di Perumahan Permata Laguna, serta keluarga almarhum Bung Yoni, menerima kunjungan dan bantuan berupa sembako dari rombongan buruh dan jajaran Polsek. Momen ini menjadi bentuk penghormatan dan penghargaan terhadap jasa-jasa tokoh buruh yang telah mendahului.

Selain menyambangi keluarga tokoh buruh, kegiatan baksos juga dilakukan di Panti Asuhan Hizbul Wathani yang berada di Perumahan Villa Paradise, Bukit Tempayan. Di sana, rombongan buruh dan Polsek Batuaji menyerahkan bantuan sembako serta santunan kepada anak-anak panti asuhan.

Tamrin, perwakilan buruh dari SPPJM FSPMI Tanjunguncang, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk syukur dan penghormatan terhadap para pejuang buruh. Ia berharap momen Hari Buruh bisa menjadi saat untuk berbagi dengan sesama dan menjaga tali silaturahmi antar elemen masyarakat.

“Kami ingin tunjukkan bahwa buruh juga punya sisi sosial yang kuat. Kami ingin menghormati tokoh-tokoh kami yang berjasa, dan berbagi kebahagiaan dengan anak-anak di panti. Semoga kegiatan ini memberi manfaat dan memperkuat solidaritas di tengah masyarakat,” ujar Tamrin.

Kapolsek Batuaji AKP Raden Bimo Dwi Lambang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menyambut baik inisiatif buruh yang menurutnya sangat positif dan mendukung terciptanya suasana kondusif di Batam. “Ini langkah yang luar biasa. Hari Buruh bisa diperingati dengan cara-cara damai dan penuh makna seperti ini,” ujarnya.

Raden Bimo menegaskan bahwa sepanjang peringatan Hari Buruh Nasional di Batuaji, situasi berlangsung aman dan tertib. Ia mengimbau masyarakat dan kelompok buruh untuk terus menjaga kondisi kamtibmas yang sudah baik ini.

“Kami dari kepolisian tentu mendukung setiap kegiatan positif yang melibatkan masyarakat. Kolaborasi seperti ini adalah wujud dari sinergi antara buruh dan aparat demi Batam yang damai dan sejahtera,” tambahnya.

Dengan memilih berbagi dan bersilaturahmi, para buruh di Batuaji telah menunjukkan bahwa peringatan Hari Buruh tak melulu soal unjuk rasa. Langkah ini menjadi contoh bahwa perjuangan buruh juga bisa diwujudkan melalui aksi sosial yang penuh makna. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Peringati Hari Buruh, Buruh dan Polsek Batuaji Gelar Bakti Sosial pertama kali tampil pada Metropolis.

100 iPhone Gagal Terbang: Sidang PN Batam Buka Praktik Penyelundupan di Bandara Hang Nadim

0
Terdakwa Yeyen Tumina, menjalani sidang lanjutan perkara kepabeanan terkait penyelundupan 100 unit iPhone kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Batam.

Reporter : AZIS MAULANA

BATAM (BP) – Sidang lanjutan perkara kepabeanan terkait penyelundupan 100 unit iPhone kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Rabu (30/4). Persidangan menghadirkan saksi fakta yang memberikan kesaksian mengejutkan tentang praktik penyelundupan ponsel dari Batam ke Jakarta melalui Bandara Internasional Hang Nadim.

Terdakwa dalam kasus ini adalah Yeyen Tumina, seorang penumpang yang tertangkap tangan membawa 100 unit iPhone di dalam kopernya saat hendak terbang ke Jakarta.

Dalam persidangan yang dipimpin oleh majelis hakim , Monalisa dan jaksa penuntut umum Zulna, Yeyen mengakui bahwa ponsel-ponsel tersebut memang dibawanya secara langsung.

“Saya membawa 100 unit iPhone dalam koper dan ditahan oleh petugas saat pemeriksaan di bandara,” ujar Yeyen di hadapan hakim.

Kesaksian penting disampaikan oleh Norman, seorang saksi yang mengaku sebagai pihak yang membantu proses pemindahan barang tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya bertemu dengan Yeyen di salah satu toko dalam area bandara sebelum ponsel-ponsel tersebut dipindahkan ke koper terdakwa.

“Saya sudah memegang 100 unit handphone itu sebelumnya. Kami bertemu di toko, dan iPhone langsung dipindahkan ke koper Yeyen untuk dibawa ke Jakarta,” kata Norman di hadapan majelis hakim.

Norman juga menyebut bahwa dirinya mendapat bayaran sebesar Rp 60 ribu per unit dari seseorang bernama Kendri Wahyudi, yang disebut sebagai pengusaha jual-beli ponsel di kawasan Nagoya, Batam.

Nama Kendri kini berstatus buron (DPO) dan diduga kuat menjadi otak dari jaringan penyelundupan tersebut.

“Ini bukan yang pertama. Saya sudah lima kali membantu terdakwa menyelundupkan handphone lewat jalur udara,” tambah Norman.

Namun, pernyataan Norman dibantah oleh Yeyen. Ia menyatakan bahwa dirinya hanya bertemu dengan Norman sebanyak empat kali dan hanya tiga kali dibantu dalam proses penyelundupan.

“Keterangan saksi tidak sepenuhnya benar, Yang Mulia. Saya hanya empat kali bertemu saksi dan hanya tiga kali menerima bantuan,” ucap Yeyen membela diri.

Usai mendengarkan keterangan saksi, majelis hakim memutuskan untuk menunda persidangan selama satu minggu ke depan. Agenda berikutnya akan mendengarkan kesaksian langsung dari terdakwa secara lebih mendalam.

Kasus ini menjadi sorotan karena mengindikasikan adanya jaringan terorganisir dalam penyelundupan barang elektronik bebas pajak dari Batam ke wilayah Indonesia lainnya. Upah besar, jalur bandara, dan keterlibatan oknum menjadi fokus penelusuran lebih lanjut. (*)

Reporter: AZIS MAULANA

Artikel 100 iPhone Gagal Terbang: Sidang PN Batam Buka Praktik Penyelundupan di Bandara Hang Nadim pertama kali tampil pada Metropolis.

Waspadai Jika Anda Punya Kebiasaan Menggertakkan Gigi Saat Tidur, Tanda Stres Berat

0
Ilustrasi sakit rahang bisa jadi karena efek bruxism atau sakit akibat menggertakkan gigi saat tidur. (Freepik)

batampos – Menggertakkan gigi saat tidur atau bruxism ternyata tidak hanya masalah
kebiasaan saja.

Dalam dunia medis, kebiasaan menggertakkan gigi atau bruxism adalah sesuatu yang serius. Kaitannya bisa jadi ada tekanan emosional yang tersembunyi.

Bruxism adalah kebiasaan menggertakkan gigi atau mengatupkan gigi tanpa sadar, baik saat terjaga maupun saat tidur.

Baca juga: Sarat Nutrisi, Creamy Chicken Soup Cocok untuk Menu Harian, Ini Resepnya

Penelitian di PubMed Central mencatat, orang dengan tingkat stres tinggi atau gangguan
kecemasan memiliki risiko lebih besar mengalami bruxism dibandingkan mereka yang
emosinya lebih stabil.

Bahkan, bukan hanya stres berat yang berperan. Ketegangan ringan yang menumpuk
dari aktivitas sehari-hari pun bisa memicu kebiasaan ini jika tidak dikelola dengan
baik.

Saat terjadi di malam hari, sleep bruxism ini kerap tidak disadari hingga muncul keluhan
seperti nyeri rahang, sakit kepala, atau kerusakan pada gigi.

Menurut penelitian yang dipublikasikan oleh National Institutes of Health (NIH), bruxism
sering dikaitkan dengan gangguan tidur dan respons tubuh terhadap stres.

Mengapa seseorang bisa bergesekan giginya saat tidur? Jawabannya banyak terkait dengan
stres dan kecemasan.

Baca juga: Siwon Super Junior Tambah Kaya dari Investasi Real Estate

Saat kita mengalami tekanan emosional yang besar, tubuh mencari jalan lain untuk
meluapkan ketegangan tersebut. Salah satu jalannya adalah dengan mengaktifkan otot-otot rahang secara tidak sadar.

Dampak Gigi Bergesekan Saat Tidur

Mungkin terlihat sepele, tapi kebiasaan ini bisa membawa efek jangka panjang yang serius:

Kerusakan Gigi: Pengikisan enamel, gigi patah, atau bahkan kehilangan gigi.

Nyeri Rahang: Otot rahang menjadi tegang dan kaku, kadang menjalar ke kepala dan leher.

Gangguan Tidur: Tidur jadi kurang nyenyak, dan suara gesekan gigi bisa mengganggu
pasangan tidur.

Jika dibiarkan terus-menerus, bruxism juga bisa memicu gangguan pada sendi rahang
(Temporomandibular Joint Disorder atau TMJ). Bagaimana Mengatasinya?

Karena akar masalahnya sering kali emosional, penanganan bruxism perlu mencakup pendekatan fisik dan psikologis:

Kelola Stres: Terapkan teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau sekadar
membiasakan diri melakukan pernapasan dalam sebelum tidur.

Terapi Psikologis: Jika stres dan kecemasan terasa sulit dikendalikan, berkonsultasi
dengan psikolog bisa membantu mencari akar masalah dan mengatasinya lewat terapi seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT).

Gunakan Mouthguard: Dokter gigi bisa membuatkan pelindung gigi khusus untuk
dipakai saat tidur, melindungi gigi dari gesekan berlebih.

Selain itu, mengurangi konsumsi kafein, alkohol, serta memperbaiki rutinitas tidur
juga sangat dianjurkan untuk mencegah bruxism makin parah.

Baca juga: Perkuat Layanan di Jawa Barat, Bridgestone Indonesia Tambah Jaringan Baru di Cianjur

Mengenali tanda-tandanya sejak dini dan mengelola stres dengan baik dapat mencegah
kerusakan jangka panjang, serta membantu Anda tidur lebih nyenyak dan bangun dengan rasa nyaman.

Kalau kamu merasa mengalami gejala ini, jangan ragu untuk mencari bantuan
profesional. Ingat, tubuh kita sering “berbicara” dengan cara yang tak terduga—
termasuk lewat gigi yang bergesekan di malam hari. (*)

Sumber: Jpgroup

Artikel Waspadai Jika Anda Punya Kebiasaan Menggertakkan Gigi Saat Tidur, Tanda Stres Berat pertama kali tampil pada Lifestyle.

120 Calon Haji Karimun Tiba di Batam, Masuk Kloter Pertama Embarkasi Haji 2025

0
Sebanyak 120 calon jamaah haji asal Kabupaten Karimun tiba di Pelabuhan Domestik Sekupang, Batam, Kamis (1/5) pagi. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Sebanyak 120 calon jamaah haji asal Kabupaten Karimun tiba di Pelabuhan Domestik Sekupang, Batam, Kamis (1/5) pagi. Rombongan yang menumpangi kapal Miko Natalia itu disambut petugas dari Kantor Kementerian Agama serta panitia haji daerah. Mereka langsung diarahkan ke Asrama Haji Batam untuk menjalani tahapan akhir sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

Pantauan Batam Pos, jamaah tiba sekitar pukul 09.00 WIB. Setibanya di pelabuhan, mereka langsung diarahkan menaiki bus yang telah disiapkan. Petugas tampak sigap membantu para jamaah, termasuk mereka yang lanjut usia dan membawa banyak barang bawaan. Senyum dan semangat terpancar di wajah para jamaah yang telah menanti momen keberangkatan ini selama bertahun-tahun.

Jamaah asal Karimun ini tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 Embarkasi Batam. Mereka akan diberangkatkan bersama sejumlah jamaah asal Kota Batam melalui Bandara Internasional Hang Nadim pada Jumat (2/5) pukul 08.30 WIB. Penerbangan ini menjadi awal dimulainya operasional Embarkasi Batam untuk musim haji 2025.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kepulauan Riau, Zoztafia, menjelaskan bahwa Embarkasi Batam tahun ini akan melayani total 11.847 Jemaah Calon Haji (JCH) dari empat provinsi, yakni Kepulauan Riau, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat.

“Sebanyak 1.291 jamaah berasal dari Kepulauan Riau. Mereka tersebar dalam beberapa kloter, dimulai dari Kloter 1 yang terdiri dari jamaah Karimun dan Batam,” ujar Zoztafia.

Ia menambahkan, para jamaah akan menjalani masa karantina satu malam di Asrama Haji Batam. Selama di asrama, mereka akan mengikuti serangkaian proses akhir, seperti pemeriksaan kesehatan, pemberian gelang identitas, pengecekan dokumen, serta pembekalan teknis menjelang keberangkatan.

Menurut Zoztafia, JCH dari Provinsi Jambi hanya akan transit di Bandara Hang Nadim sebelum melanjutkan penerbangan ke Arab Saudi. Sementara itu, JCH dari Kepulauan Riau, Riau, dan Kalimantan Barat akan menginap di Asrama Haji Batam sebelum diberangkatkan.

Pemberangkatan dibagi ke dalam dua gelombang. Gelombang pertama dijadwalkan berangkat dari 2 hingga 15 Mei 2025 dengan tujuan Madinah, mencakup 14 kloter. Gelombang kedua akan diberangkatkan mulai 17 hingga 31 Mei 2025 menuju Jeddah, mencakup 13 kloter.

“Seluruh kesiapan, mulai dari transportasi, akomodasi, hingga layanan kesehatan dan logistik telah kami siapkan. Petugas haji daerah juga sudah diberi pembekalan untuk mendampingi jamaah selama di Tanah Suci,” tambah Zoztafia. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel 120 Calon Haji Karimun Tiba di Batam, Masuk Kloter Pertama Embarkasi Haji 2025 pertama kali tampil pada Metropolis.

Di Marina, Puluhan Rumah Diterjang Puting Beliung

0
Rumah di Citra Renggali rusak dihantam puting beliung.
f. Eusebius Sara / Batam Pos

batampos — Angin puting beliung memorakporandakan kawasan Perumahan Marina, Rabu (30/4) sore. Belasan rumah rusak, sebagian di antaranya dalam kondisi parah setelah diterjang angin yang datang tiba-tiba dengan kekuatan luar biasa. Warga panik menyaksikan atap-atap rumah beterbangan di udara.

Di Perumahan Citra Renggali, Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang, tercatat 16 unit rumah terdampak. Ketua RW 25, Findi Siregar, menyebut empat rumah mengalami rusak parah karena atapnya terlepas sepenuhnya, dua rumah lainnya masuk kategori rusak sedang, sementara sepuluh unit lainnya mengalami kerusakan ringan.

“Satu warga mengalami luka cukup serius. Ia terkena batu batas rumah saat atap terlepas dan terbang dihantam angin. Kepala korban dijahit empat kali,” ujar Findi. Korban adalah penghuni rumah hook yang terkena dampak paling parah.

Saat kejadian, suasana di lokasi sangat mencekam. Warga berhamburan keluar rumah menyelamatkan diri. Suara dentuman dari seng dan kayu yang beterbangan menambah kepanikan. Sejumlah kendaraan pun nyaris tertimpa material bangunan.

Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Sosial dan pihak Kecamatan Sekupang langsung turun tangan melakukan pendataan dan penanganan awal. Ali Akbar, pelaksana tugas Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Batam, menyebut pihaknya masih melakukan proses verifikasi untuk menentukan kategori kerusakan yang dialami warga.

“Nantinya, hasil pendataan ini akan kami serahkan ke pimpinan, yaitu Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, untuk menentukan langkah penanganan lanjutan,” kata Ali Akbar.

Lurah Tanjungriau, Syamsuddin, mengatakan bahwa selain di Perumahan Citra Renggali, terdapat beberapa titik kerusakan lain di wilayahnya akibat sapuan angin puting beliung, termasuk atap SDN 013 Marina yang ikut terlepas. Semua titik ini sedang dalam proses pendataan oleh tim kelurahan.

Warga yang terdampak berharap adanya bantuan segera, baik berupa material perbaikan maupun bantuan finansial. Amin, salah satu korban, menyatakan rumahnya hancur total dan tidak bisa lagi ditempati. “Anginnya sangat kencang, datang cepat sekali. Harapan saya, ada bantuan untuk membangun kembali rumah kami,” ungkapnya.

Sebagai bantuan darurat, Dinsos Batam telah menyalurkan terpal kepada warga untuk menutupi atap rumah yang rusak. Langkah ini diambil agar warga memiliki tempat berteduh sementara menunggu bantuan lanjutan.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu. BMKG juga diharapkan aktif memberikan peringatan dini kepada masyarakat agar kejadian serupa dapat diminimalkan dampaknya. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Di Marina, Puluhan Rumah Diterjang Puting Beliung pertama kali tampil pada Metropolis.

Batam Miliki 13 Bus Canggih, Harga Tiap Unit Rp1,1 Miliar

0
Wali Kota Batam, Amsakar saat memperkenalkan Bus Trans Batam yang baru.
f. Arjuna / Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam meresmikan 13 unit bus Trans Batam baru, Rabu (30/4), dalam sebuah seremoni di depan Kantor Wali Kota Batam. Bus-bus ini hadir dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan penumpang.

Bus-bus baru tersebut dilengkapi sistem AI yang mampu memantau perilaku pengemudi secara real-time. Teknologi ini dirancang untuk mendeteksi aktivitas berisiko, seperti bermain ponsel, merokok, atau mengantuk saat mengemudi. Jika terdeteksi, sistem akan memberikan peringatan hingga laporan otomatis.

Selain fitur keselamatan berbasis AI, bus juga dibekali tombol stop request, layar hiburan dalam kabin, serta desain interior yang lebih ergonomis dan bersih. Seluruh fasilitas ini diharapkan dapat mendorong minat masyarakat beralih ke transportasi umum.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa peluncuran ini merupakan langkah penting dalam peningkatan pelayanan publik.

“Ini sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan untuk mendekatkan jangkauan di beberapa koridor pengembangan,” ujarnya.

Ia berharap hadirnya armada baru dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi secara bertahap. Menurutnya, pelayanan yang semakin baik dan cakupan yang semakin luas akan membantu mengurai titik-titik kemacetan di Batam.

Bus Trans Batam juga memberikan manfaat besar bagi kalangan pelajar. “Pelajar hanya membayar setengah dari tarif umum. Jauh lebih baik dan aman dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi,” tambahnya. (*)

Reporter: Arjuna

 

Artikel Batam Miliki 13 Bus Canggih, Harga Tiap Unit Rp1,1 Miliar pertama kali tampil pada Metropolis.

Perkuat Layanan di Jawa Barat, Bridgestone Indonesia Tambah Jaringan Baru di Cianjur

0

batampos – PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) meresmikan pembukaan TOMO (Toko Model) 3S Tire Center & BTTC (Bridgestone Truck Tire Center) di Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (28/4). Pembukaan jaringan terbaru ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperluas akses layanan premium bagi konsumen di Indonesia.

“Pembukaan TOMO 3S Tire Center & BTTC – Cianjur merupakan misi Bridgestone untuk selalu mendekatkan produk dan layanan terbaik kepada pelanggan, dengan didukung oleh jaringan mitra yang profesional. TOMO 3S Tire Center & BTTC – Cianjur menawarkan layanan servis kendaraan yang prima, didukung oleh penggunaan peralatan berteknologi terbaru serta tenaga teknisi bersertifikat yang telah melalui pelatihan standar Bridgestone,” ujar Marketing Director Bridgestone Indonesia, Masaki Abe.

Berdiri di atas lahan seluas 1.050 m² dengan luas bangunan 1.000 m², TOMO 3S Tire Center & BTTC – Cianjur hadir di lokasi strategis di jalur utama penghubung Bandung dan Cianjur, tepatnya di Jl. Raya Bandung, Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Selain berada di gerbang masuk kota, area ini juga dikelilingi oleh pusat bisnis dan pemerintahan, menjadikannya titik layanan yang strategis bagi pelanggan kendaraan pribadi maupun niaga.

Target pasar utama TOMO 3S Tire Center & BTTC – Cianjur mencakup segmen kendaraan penumpang serta kendaraan komersial. Dengan lokasi yang strategis di jalur utama Bandung–Cianjur, outlet ini melayani kebutuhan konsumen lokal di area Cianjur, Karangtengah, dan Bojong, serta pengguna kendaraan yang melintas dari arah Bandung menuju Cianjur maupun sebaliknya.

Mengusung konsep layanan satu atap, TOMO 3S Tire Center & BTTC – Cianjur menawarkan berbagai fasilitas, mulai dari penggantian ban dengan tire changer teknologi terbaru, balancing digital, spooring berbasis sistem presisi tinggi, hingga layanan pengisian nitrogen, perbaikan ban dengan metode tambalan khusus pada bagian dalam, ganti oli mesin, dan tune up mesin. Seluruh peralatan operasional di outlet ini telah mengadopsi teknologi terbaru guna memastikan standar kualitas dan keselamatan kendaraan pelanggan, sesuai dengan komitmen global Bridgestone.

Untuk menunjang kenyamanan pelanggan, TOMO 3S Tire Center & BTTC – Cianjur juga menyediakan ruang tunggu ber-AC, area bermain anak, serta fasilitas umum seperti toilet dan musala.

Dalam rangka peresmian, TOMO 3S Tire Center & BTTC – Cianjur menawarkan program promo khusus periode 28 April – 31 Mei 2025 dengan syarat dan ketentuan yang berlaku, yaitu Promo GO (Grand Opening) berupa:

  • Diskon 50% untuk jasa spooring
  • Diskon untuk pembelian ban Bridgestone
  • Gratis keanggotaan (membership)
  • Gratis souvenir eksklusif

TOMO 3S Tire Center & BTTC – Cianjur merupakan outlet TOMO ketiga di Kabupaten Cianjur, outlet TOMO ke-53 di Provinsi Jawa Barat, serta outlet BTTC ke-10 di Jawa Barat. Hingga saat ini, tercatat total 392 outlet TOMO dan 26 outlet BTTC di seluruh Indonesia yang dikelola Bridgestone bersama mitra-mitra resmi terpercaya.

Pertumbuhan kebutuhan mobilitas di Indonesia, baik untuk kebutuhan pribadi maupun sektor logistik, terus mendorong peningkatan permintaan terhadap layanan otomotif yang berkualitas. Bridgestone berkomitmen untuk terus memperluas jaringan dan meningkatkan standar layanan di seluruh wilayah Indonesia. (*)

Artikel Perkuat Layanan di Jawa Barat, Bridgestone Indonesia Tambah Jaringan Baru di Cianjur pertama kali tampil pada Lifestyle.

35 Bungkus Sabu, Percakapan WA, dan Tekanan Pemecatan: Sidang Kasus Oknum Polisi Kian Terbuka

0
Ilustrasi

batampos – Suasana ruang sidang Pengadilan Negeri Batam terasa tegang sepanjang Rabu (30/4), dalam lanjutan persidangan kasus dugaan keterlibatan 10 mantan anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Barelang, termasuk eks Kasat Narkoba, Satria Nanda.

Agenda kali ini menghadirkan saksi mahkota dari para terdakwa, dalam upaya mengungkap praktik gelap penyalahgunaan barang bukti narkoba oleh aparat penegak hukum.

Persidangan berlangsung dari pagi hingga malam hari, menyajikan serangkaian kesaksian yang saling bersinggungan, terutama terkait pengungkapan kasus narkoba dan dugaan transaksi sabu antara oknum polisi dan seorang bandar.

Kesaksian pertama disampaikan oleh Junaidi, salah satu terdakwa yang kini berstatus mantan anggota polisi. Ia secara tegas membantah seluruh isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) miliknya.

“Saya tidak pernah diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri. Saya hanya diminta menandatangani BAP tanpa menjalani pemeriksaan,” ujarnya di hadapan majelis hakim.

Junaidi juga mengaku menandatangani BAP tersebut di bawah tekanan, termasuk ancaman pemecatan tidak hormat jika tak menuruti permintaan penyidik.

Namun, pernyataan tersebut langsung dibantah Jaksa Penuntut Umum (JPU), Arif. Ia menyatakan bahwa pengakuan Junaidi tidak logis karena yang bersangkutan telah diberhentikan dari Polri sejak 6 September 2024, sementara proses pemeriksaan dilakukan sebulan setelahnya.

“Bagaimana mungkin tekanan diberikan sebagai anggota Polri, padahal ia sudah diberhentikan secara tidak hormat?” kata Arif.

Jaksa kemudian mendalami hubungan antara Junaidi dan terdakwa lain, Azis Martua Siregar. Dalam sidang, dihadirkan bukti komunikasi yang menunjukkan percakapan intens keduanya melalui telepon dan pesan singkat.

Ketika ditanya alasan komunikasi itu, Junaidi hanya menjawab singkat, “Saya pernah minta uang bensin ke Azis tapi tidak diberi.”

Pernyataan tersebut membuat Ketua Majelis Hakim, Tiwik, mencurigai adanya kedekatan khusus antara Junaidi dan Azis. Hakim bahkan membandingkan intensitas komunikasi tersebut dengan hubungan antara terdakwa Wan Rahmat dan Azis, yang dinilai jauh lebih minim.

Sidang kemudian dilanjutkan dengan kesaksian dari Ariyanto, anggota tim Subnit 1 yang turut serta dalam penangkapan tersangka Effendi di Jembatan Nongsa Pura. Ia menjelaskan bahwa saat kejadian, dirinya berada di bawah jembatan sebelah kanan dan mendengar suara speedboat sebelum proses penangkapan berlangsung.

“Saya dengar suara ‘jangan bergerak, kami dari kepolisian’ dan setelah naik ke atas jembatan, saya lihat Effendi sudah ditangkap,” kata Ariyanto.

Namun, keterangan tersebut justru memunculkan kebingungan di pihak JPU yang menanyakan di mana sebenarnya lokasi transaksi narkoba berlangsung, mengingat pengakuan saksi hanya mendengar dan melihat peristiwa penangkapan tanpa menyaksikan transaksi sabu secara langsung.

Ariyanto menjelaskan bahwa setelah pengungkapan kasus tersebut, 35 bungkus sabu yang menjadi barang bukti dibawa ke ruang Subnit 1 Satresnarkoba di Polresta Barelang. Tim kemudian melakukan pengembangan kasus ke Jakarta untuk menangkap penerima sabu, Ade Syahroni. Dalam pengembangan itu, seluruh tim opsnal berangkat, disusul oleh Kasat Narkoba, Satria Nanda.

Dalam persidangan, JPU juga menyinggung bukti percakapan di grup WhatsApp Subnit 1. Dalam salah satu pesan, Kanit Sigit menyebutkan inisial “A”, yang disebut sebagai target operasi dan diberi waktu lima hari untuk ditindak.

“Inisial A itu bukan terdakwa Azis,” bantah Ariyanto ketika ditanya jaksa mengenai isi percakapan tersebut.

Namun, keterangan berbeda datang dari saksi Wan Rahmat, yang menyebut bahwa inisial “A” merujuk pada seorang bandar sabu di kawasan Simpang DAM, Mukakuning.

Kumpulan fakta dan kesaksian yang saling berseberangan ini memperkuat dugaan adanya praktik penyalahgunaan kewenangan oleh sejumlah oknum aparat.

Bukti komunikasi hingga pengakuan saksi terkait peran masing-masing terdakwa mulai membentuk gambaran keterlibatan terstruktur dalam dugaan transaksi sabu dari barang bukti. Persidangan masih akan terus berlanjut dengan pemanggilan saksi lainnya. (*)

Reporter: Azis Maulana

Artikel 35 Bungkus Sabu, Percakapan WA, dan Tekanan Pemecatan: Sidang Kasus Oknum Polisi Kian Terbuka pertama kali tampil pada Metropolis.