batampos– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas resmi mendapatkan saham kosong dari perusahaan minyak dan gas (migas), Prima Energy.
Saham kosong ini didapatkan setelah Gubenur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menandatangani Participating Interest (PI) di Blok Migas North West Natuna (NWN).
“PI 10 persen untuk Pemprov Kepri. Dari 10 persen itu dibagikan ke Natuna dan Anambas. Masing-masing mendapatkan 25 persen saham kosong,” ujar Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu, Rabu, (30/4).
Meski telah mendapatkan saham kosong, Pemkab Anambas harus ikut menyertakan modal jika ingin mendapatkan dividen atau pembagian laba.
“Kami sedang mencari cara agar bisa turut serta (tanam modal). Kalau keuangan daerah sudah stabil, kita akan tanam modal. Biar ada keuntungan demi kesejahteraan masyarakat,” tutur Bayu.
Bayu mengungkapkan tahun depan ada perusahaan migas yang akan memberikan PI kepada Anambas. Namun ia lupa nama perusahaannya.
“Tahun depan ada, saya lupa namanya. Tapi kalau untuk Prima Energy ini akan beroperasi tahun 2028 nanti. Kalau sekarang baru tahap perencanaan operasi,” pungkas Raja Bayu. (*)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (tengah) bersama Wakil Menteri Suahasil Nazara (kanan) dan Thomas A. M. Djiwandono (kiri) memberikan paparan pada acara Konferensi Pers Hasil Lelang SUN di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Selasa (18/3/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
batampos – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah melakukan buka blokir anggaran untuk Kementerian/Lembaga (K/L). Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menjelaskan, kebijakan anggaran itu tercantum dalam Inpres 1/2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN & APBD TA 2025.
Suahasil menjelaskan, dengan adanya amanat aturan tersebut, pemerintah melakukan efisiensi anggaran. Adapun target efisiensi belanja K/L tahun 2025 ditargetkan mencapai Rp 256,1 triliun pada 99 K/L. Sementara, efisiensi transfer ke daerah mencapai Rp 50,6 triliun.
Pada tanggal 7 Maret 2025, Menkeu telah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa pelaksanaan Inpres itu telah diselesaikan.
“Untuk itu, (Menkeu) telah meminta izin melakukan refocusing, relokasi, pembukaan blokir, dan berbagai macam. Supaya belanja Kementerian bisa lebih tajam, bisa dilakukan reprioritisasi sesuai dengan prioritas pemerintah,” ujar Suahasil pada konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Rabu (30/4).
Suahasil melanjutkan, sampai 25 April 2025, Kemenkeu bekerja bersama seluruh K/L telah melakukan penajaman relokasi anggaran dan pembukaan blokir. Pembukaan pencadangan/blokir/relokasi hasil efisiensi belanja sesuai arahan Presiden mencapai Rp 86,6 triliun.
“Sudah dilakukan buka blokir, sehingga bisa belanja lagi. Sebagian dari pembukaan blokir atau penajaman ini terjadi untuk kementerian-kementerian baru dalam Kabinet Merah Putih,” jelas dia.
Ada 23 K/L Restrukturisasi dalam Kabinet Merah Putih. Pembukaan blokirnya sebesar Rp 33,11 triliun. Kemudian, ada 76 K/L lainnya, dengan pembukaan blokir sebesar Rp 53,49 triliun. (*)
Tim peneliti Teknik Mesin Polibatam dan mitra industri PT IPEX Indonesia Inc. foto bersama. F Polibatam
POLITEKNIK Negeri Batam (Polibatam) melalui program Studi (Prodi) Teknik Mesin terus menunjukkan komitmennya mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa dan relevansi pendidikan tinggi vokasi dengan dunia industri.
Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan penelitian bertajuk micro molding yang saat ini tengah dilaksanakan tim peneliti Teknik Mesin Polibatam, bekerja sama dengan mitra industri PT. IPEX Indonesia Inc.
Penelitian ini merupakan bagian dari program Katalisator Kemitraan Berdikari yang digagas Kemendiktisaintek melalui pendanaan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Fokus utama penelitian ini adalah pengembangan teknologi micro molding – sebuah proses manufaktur presisi tinggi yang digunakan untuk memproduksi komponen mikro dengan akurasi ekstrem, yang sangat dibutuhkan di berbagai sektor seperti otomotif, elektronik, dan alat kesehatan.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menghasilkan inovasi teknologi, tetapi juga secara langsung berkontribusi pada peningkatan kompetensi mahasiswa di bidang manufaktur presisi. Mahasiswa dilibatkan secara aktif dalam seluruh tahapan penelitian, mulai dari perancangan, pengujian, hingga analisis produk, sehingga mereka memperoleh pengalaman praktis yang sangat dibutuhkan di dunia kerja.
Ketua tim peneliti, Ir Benny Haddli Irawan MT, menyatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara kampus, industri, dan pemerintah dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan industri.
Sementara itu, Herry Purnomo, HRD dari PT IPEX Indonesia Inc. menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk mendorong transfer teknologi sekaligus menyiapkan SDM yang siap pakai.
Dengan terselenggaranya penelitian ini, diharapkan Polibatam semakin dikenal sebagai institusi pendidikan vokasi yang tidak hanya unggul dalam pengajaran, tetapi juga aktif dalam riset terapan yang berdampak langsung bagi dunia industri dan masyarakat. (adv)
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: YouTube Setpres)
batampos – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan bahwa Presiden Prabowo Subianto bakal hadir dalam acara peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang akan diselenggarakan di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, pada hari ini, Kamis (1/5).
“Insya Allah besok beliau akan hadir, dalam acara peringatan Hari Buruh Internasional,” kata Prasetyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/4).
Prasetyo menyebut, Presiden Prabowo bakal menyampaikan pidato dihadapan ribuan buruh yang merayakan May Day. Menurutnya, kehadiran Prabowo sebagai bentuk penghormatan kepada buruh, mengingat buruh salah satu pilar perekonomian Indonesia.
“Ya pasti, nanti memberi sambutan. Karena bagi Pak Prabowo, tadi saya sudah sampaikan bahwa pilar ekonomi kita adalah teman-teman buruh, kita harus bekerjasama semua, antara pemerintah, sektor usaha, sektor swasta, sektor industri, dengan teman-teman pekerja,” ucap Prasetyo.
Lebih lanjut, Prabowo memastikan sangat terbuka untuk menerima masukan dari para buruh. Mengingat, berbagai tuntutan akan disampaikan dalam perayaan May Day.
“Tentunya tetap dalam kerangka-kerangka dan mekanisme yang berlaku bisa kita diskusikan semua, apabila ada yang sekiranya belum pas gitu,” pungkasnya. (*)
Sebuah tiang PJU di Jalan WR. Supratman Tanjungpinang miring akibat tertabrak kendaraan yang gagal menanjak, Rabu (30/4). F. Mohamad Ismail/BATAM POS
batampos– Sebuah tiang lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan WR Supratman, Kota Tanjungpinang, Kepri miring ke badan jalan. Miringnya tiang PJU ini diduga disebabkan tertabrak kendaraan roda empat.
Dinas Perhubungan (Dishub) Tanjungpinang mengklaim bahwa tiang PJU itu miring, diketahui sejak Rabu (30/4) sekitar pukul 09.00 WIB. Miringnya tiang PJU membuat para pengendara kaget, saat melintas di jalan tersebut
“Kejadian ini disebabkan karena ada sebuah kendaraan roda empat menabrak tiang itu,” kata Kabid Lalu Lintas Jalan Dishub Kota Tanjungpinang, Savran.
Ia menerangkan, bahwa kendaraan roda empat tertabrak tiang PJU tersebut disebabkan tidak kuat melintas di tanjakan Jalan WR. Supratman. Sehingga, kendaraan itu mundur dan tertabrak tiang PJU.
“Jadi membuat bagian belakang kendaraan itu menabrak tiang. Tapi, kita tidak tahu kemana kendaraan itu sekarang,” tambahnya.
Saat ini, Dishub Tanjungpinang tengah menyiapkan beberapa alat untuk melakukan perbaikan tiang lampu jalan tersebut.
“Secepatnya akan kita perbaiki, nanti kami sampaikan lagi perkembangannya seperti apa,” pungkasnya. (*)
Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo menyampaikan keterangan usai melapor dan menjalani pemeriksaan awal di Polda Metro Jaya pada Rabu (30/4). (Istimewa)
batampos – Laporan yang dibuat oleh presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo (Jokowi) ke Polda Metro Jaya, Rabu (30/4) tidak main-main. Mantan gubernur Jakarta itu menyeret lima terlapor, termasuk Roy Suryo.
Untuk meyakinkan aparat kepolisian, Jokowi membawa serta ijazah miliknya. Mulai tingkat SD, SMP, SMA, hingga kuliah.
Yakup Hasibuan selaku penasihat hukum Jokowi memastikan hal itu. Dia menyampaikan bahwa kliennya secara klir menunjukkan seluruh ijazah tersebut.
Mantan gubernur Jakarta itu pun memastikan kesiapannya jika kembali diminta oleh polisi untuk menunjukkan ijazah-ijazah tersebut. Sebab, dia memang ingin persoalan ijazah yang dibahas di ruang publik itu tidak berlarut-larut.
”Pak Jokowi sudah memperlihatkan secara klir ijazah SD, SMP, SMA, hingga kuliahnya di UGM. Semua sudah diperlihatkan kepada para penyelidik. Pak Jokowi juga tegas memberitahukan kepada kami, bahwa jika nanti diperlukan lagi, siap untuk mempertanggungjawabkan dan siap untuk memberikan keterangan lebih lanjut lagi jika memang diperlukan untuk keperluan penyidikan,” terang Yakup.
Melalui kesempatan itu, Jokowi melaporkan lima orang sekaligus. Yakni terlapor berinisial RS, ES, RS, T, dan K. Nama-nama jelas terlapor memang tidak diungkap oleh Jokowi. Namun demikian, inisial itu identik dengan beberapa nama yang sudah dilaporkan oleh pihak lain dalam kasus yang sama. Yakni, Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma. Hanya ES dan K yang belum diketahui.
Menurut Yakup, Jokowi melaporkan lima orang tersebut karena telah membuat fitnah dan menyampaikan tudingan-tudingan yang tidak benar. Mereka diduga telah melanggar aturan yang tertuang dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) maupun Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Sehingga Jokowi mengambil langkah hukum.
”Dugaan fitnah dan tuduhan-tuduhan tersebut sangat-sangat kejam, karena telah merusak nama baik martabat Pak Jokowi, berdampak bagi Pak Jokowi, baik keluarga, dan yang paling penting ini merusak nama baik Indonesia,” terang dia.
Tudingan ijazah palsu Jokowi, lanjut Yakup, merusak nama baik Indonesia dan rakyat Indonesia karena Jokowi sudah menjadi presiden selama 10 tahun. Jokowi dipilih oleh rakyat Indonesia dan menyelesaikan tugasnya hingga tuntas. Namun, kini kembali dituduh menggunakan ijazah palsu. Mulai pencalonan wali kota di Surakarta, gubernur di Jakarta, sampai pencalonan presiden.
”Jadi, ini kan martabat Indonesia yang dipertaruhkan, nama baik Indonesia, nama baik Pemerintah Indonesia, dan nama baik bangsa Indonesia juga,” imbuhnya.
Sementara itu, menurut Jokowi, dia ingin duduk persoalan tersebut menjadi jelas dan gamblang. Karena itu, dia melapor langsung kepada polisi.
Jokowi menyampaikan hal itu kepada awak media usai melapor dan menjalani pemeriksaan awal di Polda Metro Jaya. Dia menyampaikan bahwa sejatinya persoalan tersebut ringan.
Meski demikian, mantan gubernur Jakarta itu ingin masalah tersebut selesai dan tidak lagi muncul. Sehingga dirinya memilih menempuh jalur hukum.
”Ini sebetulnya masalah ringan, urusan tuduhan ijazah palsu. Tetapi, perlu dibawa ke ranah hukum agar semua jelas dan gamblang,” kata Jokowi.
Dia tidak mengungkap secara detail nama-nama terlapor dalam laporan yang sudah dibuatnya. Namun dia mempersilakan pihak-pihak terkait menanyakan hal itu kepada penasihat hukumnya.
Jokowi mengaku kali ini turun langsung membuat laporan karena sudah tidak menjabat sebagai presiden. Bahkan, dia mengira persoalan itu sudah selesai.
”Dulu masih menjabat, tak pikir sudah selesai. Ternyata masih berlarut-larut. Jadi, lebih baik, sekali lagi, biar menjadi jelas dan gamblang,” tutur Jokowi.
Atas ramainya perbincangan soal ijazah tersebut, Jokowi tidak ambil pusing berkenaan dengan politis atau tidaknya persoalan itu.
Menurut dia, yang sudah jelas saat ini adalah laporan telah dibuat. Karena sifatnya delik aduan, dia datang langsung ke Polda Metro Jaya.
Jokowi datang bersama sejumlah penasihat hukumnya. Termasuk Yakub Hasibuan. ”Kan delik aduan kan, memang harus saya sendiri harus datang,” imbuhnya. (*)
Batampos – Imunitas tubuh merupakan sistem pertahanan penting yang menjaga kita dari berbagai ancaman penyakit. Namun, tidak semua bentuk kekebalan tubuh berasal dari proses alami. Dunia medis mengenal dua jenis utama imunitas, yaitu imunitas alami dan imunitas buatan. Keduanya memainkan peran berbeda namun sama-sama vital dalam melindungi tubuh dari infeksi dan gangguan kesehatan serius.
Ilustrasi seseorang mendapatkan vaksin. Ini sebagai bagian dari cara mendapatkan imunitas buatan. (Pixabay)
Imunitas alami adalah pertahanan tubuh yang terbentuk secara alami dalam tubuh. Terbagi dua, yakni:
Imunitas Bawaan (Innate Immunity)
Merupakan perlindungan dasar sejak lahir. Contohnya adalah kulit sebagai penghalang fisik, lendir di saluran napas, dan sel darah putih yang langsung melawan patogen umum.
Terbentuk setelah seseorang terinfeksi penyakit secara langsung, misalnya setelah sembuh dari flu atau cacar air. Tubuh kemudian membentuk memori imun untuk melawan patogen yang sama jika menyerang kembali di masa depan.
Kemudian bagaimana dengan imunitas buatan? Yaitu kekebalan yang diperoleh melalui intervensi medis, seperti vaksinasi atau pemberian antibodi. Terdapat dua jenis utama:
Imunitas Aktif Buatan. Didapat dari vaksinasi, yang merangsang tubuh untuk membentuk antibodi dan sel memori tanpa harus mengalami penyakitnya. Contohnya vaksin COVID-19, vaksin DPT, atau vaksin hepatitis.
Imunitas Pasif Buatan. Didapat dari pemberian antibodi instan, seperti serum imunoglobulin. Biasanya diberikan dalam situasi darurat ketika tubuh belum sempat membentuk kekebalan sendiri, seperti setelah terpapar virus rabies.
Lalu, kapan imunitas buatan dibutuhkan? Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan World Health Organization (WHO), imunitas buatan sangat penting dan dibutuhkan dalam beberapa kondisi berikut:
Untuk pencegahan penyakit menular berbahaya, seperti difteri, tetanus, polio, atau hepatitis B.
Dalam situasi pandemi, seperti COVID-19, ketika vaksinasi massal menjadi cara utama membangun kekebalan kelompok (herd immunity).
Pada individu dengan sistem imun lemah, seperti lansia atau pasien imunokompromais (penderita HIV, kanker).
Setelah terpapar penyakit berisiko tinggi, seperti virus rabies atau hepatitis A saat bepergian ke daerah endemik.
Bayi yang belum membentuk kekebalan sempurna, diberikan imunisasi sejak usia dini untuk perlindungan awal.
Jadi, baik Imunitas alami dan buatan sama-sama penting dalam menjaga kesehatan tubuh. (*)
Rapat koordinasi setrategis Sekertaris Daerah Kabupaten Lingga bersama Disperindagkop UMKM, membahas pemanfaatan Aset Daerah Perkuat Sentra IKM Kelapa, Selasa (29/4). F. Diskominfo Lingga/BATAM POS
batampos– Dalam upaya memperkuat sektor industri kecil dan menengah (IKM) kembali ditegaskan melalui langkah konkret sebagai wujud komitmen dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga.
Komitmen ini direalisasikan dengan pelaksanaan rapat koordinasi Sekretaris Daerah, Armia bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Lingga serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Rapat koordinasi strategis ini digelar di ruang rapat Kantor Bupati Lingga, Selasa (29/4).
Fokus utama dalam pertemuan ini adalah pembahasan kerja sama pemanfaatan aset daerah guna mendukung pengembangan Sentra IKM Kelapa yang berlokasi di Resang, Kecamatan Singkep Selatan Kabupaten Lingga.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga, Armia, menyambut baik langkah tersebut dan menilai bahwa penguatan Sentra IKM Kelapa sejalan dengan visi pembangunan ekonomi daerah yang berbasis pada potensi unggulan lokal.
“Kita ingin industri kelapa ini menjadi salah satu tonggak kemandirian ekonomi masyarakat. Kabupaten Lingga memiliki sumber daya kelapa yang melimpah, dan ini harus kita kelola secara profesional, berkelanjutan, serta memberikan nilai tambah bagi para pelaku usaha kecil dan masyarakat sekitar,” ujar Armia.
Disamping itu, Kepala Disperindagkop UKM Lingga, Febrizal Taufik, menegaskan bahwa Sentra IKM Kelapa bukan sekadar fasilitas produksi, tetapi simbol kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.
Febrizal menekankan bahwa tujuan dari pemanfaatan aset daerah yang belum tergarap secara maksimal akan menjadi solusi konkret dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Rapat ini menjadi langkah awal yang penting. Kita tidak bisa terus membiarkan aset strategis seperti Sentra IKM Kelapa terabaikan. Dengan pemanfaatan yang terstruktur dan kerja sama lintas OPD, kita bisa menjadikan Resang sebagai pusat pengolahan kelapa yang bukan hanya berdaya guna, tetapi juga berdaya saing,” jelas Febrizal.
Diskusi dalam rapat juga mencakup berbagai aspek teknis dan regulasi kerja sama, termasuk mekanisme pemanfaatan aset, pengelolaan operasional, hingga kebutuhan infrastruktur untuk mendukung keberlanjutan program.
Semangat kerja sama antar instansi yang terbangun dalam forum ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Lingga dalam membangun kekuatan ekonomi rakyat melalui pemberdayaan sektor industri kecil dan menengah.
Dengan adanya komitmen yang kuat dari seluruh pihak, diharapkan Sentra IKM Kelapa di Resang dapat segera dioperasikan secara optimal, menjadi lokomotif ekonomi baru bagi Kabupaten Lingga, sekaligus membuka peluang kerja dan usaha yang lebih luas bagi masyarakat.
Langkah ini merupakan bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Lingga tidak hanya berwacana, melainkan bergerak cepat dan terarah dalam membangun kekuatan ekonomi rakyat melalui industri kecil dan menengah yang tangguh dan mandiri. (*)
Setelah hampir berbulan-bulan menjalani hidup dalam persembunyian, kegelisahan dan penyesalan, pelarian seorang buronan kasus pelecehan seksual berakhir. Lelaki yang sebelumnya masuk dalam daftar hitam polisi itu, akhirnya jatuh terjerembab dan harus hidup di dalam bui akibat ulahnya sendiri.
***
Candro Maikel saat tiba di Kantor Satreskrim Polresta Tanjungpinang, Selasa (29/4/2025) malam. F. Yusnadi Nazar/Batam Pos
Di antara riuh langkah kaki pengunjung yang lalu-lalang, seorang lelaki berbaju rapi tampak sibuk mengamati setiap sudut salah satu pusat perbelanjaan di Batam. Lelaki itu tampak seperti pengawas yang berdedikasi.
Namun tidak ada yang menyangka, lelaki yang mengenakan pakaian serba hitam dan bersepatu kulit itu adalah seorang buronan kasus pelecehan seksual yang telah menghindari kejaran hukum, selama berbulan-bulan lamanya.
Namun keberadaan lelaki berstatus buronan itu tercium oleh polisi dari Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polresta Tanjungpinang yang telah lama memburunya.
Polisi telah mengendus keberadaan pelaku sejak beberapa bulan terakhir, namun baru mendapat momentum saat mendapatkan “info A1” yang akurat dan valid dari agen “telik sandi” kepolisian.
Penangkapan itu terjadi setelah polisi menerima informasi bahwa sang buronan berada di salah satu pusat perbelanjaan. Unit Jatanras Satreskrim Polresta Tanjungpinang bergerak dan menangkapnya saat tengah bekerja di pusat perbelanjaan tersebut.
Pelariannya pun berakhir seketika. Lelaki yang masuk daftar hitam polisi itu, ditangkap tanpa perlawanan saat tengah bekerja sebagai pengawas di salah satu pusat perbelanjaan di Batam, Selasa (29/4/2025).
Saat penangkapan, sang buronan tampak pasrah. Saat proses verbal polisi, ia pun tidak dapat mengelak dan menyangkal perbuatan kriminal yang dilakukanmya terhadap seorang perempuan di Tanjungpinang, beberapa bulan silam.
Setelah itu, ia pun langsung digiring ke mobil tahanan. Dengan tangan terborgol, hari itu juga, ia langsung digelandang polisi ke pelabuhan Telaga Punggur Batam. Sang buronan langsung dibawa menggunakan kapal menuju dermaga Pelantar I Tanjungpinang.
Tiba di Kantor Polresta Tanjungpinang pada larut malam, sang buronan tampak cemas, gelisah dan pasrah. Ia hanya tertunduk lesu sambil menutupi wajah dengan kedua tangannya. Ia sempat menolak saat polisi melakukan proses dokumentasi untuk kepentingan penyelidikan.
“Jangan difoto pak, saya malu, nanti ketahuan keluarga dan istri,” pinta sang buronan sambil memohon, seakan-akan telah menyesali perbuatannya.
Kini di balik jeruji besi itu, mungkin sang buronan akhirnya menyadari bahwa pelarian secepat apa pun, tidak akan pernah lebih cepat dari kebenaran yang terus mengejarnya.
Di sisi lain, penangkapan buronan kasus pelecehan seksual di Tanjungpinang ini, mungkin bukan akhir dari luka yang dialami korban, namun setidaknya keadilan dan kebenaran mulai terungkap.
*Menjadi Buronan Nomor Satu Usai Melakukan Perbuatan Bejat
Lelaki yang menjadi buronan nomor satu yang paling dicari polisi itu adalah Candro Maikel (31 tahun). Mantan manajer sebuah restoran ternama di jantung kota Tanjungpinang. Ia sempat menghilang setelah dilaporkan oleh salah seorang karyawati perempuan (21) atas dugaan pelecehan seksual yang terjadi di restoran pada Agustus 2024 lalu.
Sang manajer restoran yang telah bekerja beberapa tahun di restoran cepat saji itu, diduga telah melakukan serangkaian tindakan bejat dan tidak senonoh terhadap korban seorang karyawati restoran inisial V, yang bekerja di bawah pengawasannya.
Perbuatan kriminal mantan manajer restoran cepat saji itu, terungkap setelah korban berani bersuara membela marwah seorang perempuan yang dilecehkan. Korban pun memberanikan diri melaporkan perbuatan kriminal atasannya tersebut ke Kantor Polres Tanjungpinang.
Setelah laporan diterima dan penyelidikan dimulai oleh Satuan Reserse Kriminal Polresta Tanjungpinang, Candro mendadak menghilang dari peredaran dan berhenti dari pekerjaannya sebagai manajer restoran.
Setelah polisi beberapa kali melakukan pemanggilan, sang manajer tidak bergeming. Candro langsung melarikan diri sebelum proses hukum berjalan. Ia seperti lenyap ditelan bumi.
Kehilangan jejak, polisi kemudian mengeluarkan surat penangkapan terhadap sang manajer. Namun Candro telah lebih dahulu meninggalkan kota. Beberapa bulan setelah kejadian bejat itu, polisi akhirnya menerbitkan dokumen Daftar Pencarian Orang (DPO). Sang manajer pun akhirnya masuk daftar buruan polisi.
“Seorang DPO (buronan) kasus pelecehan seksual di Tanjungpinang sudah kami tangkap di Batam,” ungkap Kepala Satreskrim Polresta Tanjungpinang AKP Agung Tri Poerbowo kepada Batam Pos, Rabu (30/4/2025).
Dari penelusuran polisi, setelah melakukan perbuatan kriminal di tempatnya bekerja yakni di restoran ternama di Tanjungpinang, diduga Candro sempat berpindah-pindah tempat tinggal dan akhirnya menetap di Batam.
Tidak kehilangan akal dan untuk menafkahi keluarganya, Candro akhirnya mencari kerja dalam bayang-bayang kejaran polisi. Ia akhirnya diterima bekerja sebagai pengawas di sebuah pusat perbelanjaan di Batam.
“Kami tangkap saat pelaku (buronan) sedang bekerja sebagai pengawas di salah satu mall (pusat perbelanjaan) di Batam,” jelas Agung.
Kini, Candro yang telah berstatus tersangka itu, harus menghadapi proses hukum lebih lanjut untuk mempertanggungjawabkan perbuatan kriminal yang dilakukannya.
Candro diduga telah melakukan pelecehan seksual disertai ancaman kekerasan atau perbuatan cabul yang menyerang kehormatan kesusilaan seseorang. Ulah bejat Candro melanggar Pasal 289 KUHP dan ia terancam pidana 9 tahun penjara.
“Pelaku ditahan untuk kepentingan penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut,” tutup AKP Agung. (*)
Tim Damkar Tanjunguban menangkap ular piton sepanjang 3 meter di jalan Taman Sari, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Selasa (29/42025). F.Damkar Tanjunguban untuk Batam Pos.
batampos– Seekor ular piton benar-benar tidak berdaya ditangkap oleh Tim Pemadam kebakaran (Damkar) Tanjunguban, Selasa (29/42025).
Ular sepanjang 3 meter itu ditangkap di kandang warga di jalan Taman Sari, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, setelah memangsa satu ekor angsa.
Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi mengatakan, kemunculan ular baru disadari oleh pelapor, Muji, yang mau memberi makan angsanya.