Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1673

Praktik Prostitusi Terselubung di Kafe Remang-Remang dan Panti Pijat Makin Meresahkan

0
Salah satu panti pijat di Batuaji. Foto: Eusebius Sara/Batam Pos

batampos — Keluhan masyarakat Batuaji dan Sagulung terkait menjamurnya panti pijat plus-plus dan kafe remang-remang yang diduga menjadi sarang prostitusi terselubung, hingga kini belum mendapatkan tanggapan serius dari instansi pemerintah terkait. Masyarakat menilai, praktik prostitusi berkedok pijat tradisional itu sudah sangat terang-terangan dan meresahkan warga, terutama kaum ibu-ibu yang khawatir akan pengaruh buruknya terhadap keluarga.

Di sejumlah titik, terutama di sekitar Pasar Melayu, Batuaji, banyak panti pijat berdiri dengan dalih menawarkan layanan urut tradisional. Namun kenyataannya, di balik plang bertuliskan “massage”, para pekerja wanita yang berpakaian mini dan sensual justru menawarkan layanan lebih dari sekadar pijat. Rayuan para terapis kepada pria yang melintas makin terbuka dan tanpa malu-malu.

“Gerimis gini enaknya dipijat bang,” ujar seorang wanita dari balik pintu sebuah panti pijat saat wartawan Batam Pos melakukan penelusuran langsung akhir pekan lalu. Wanita-wanita berpakaian minim terlihat duduk di depan ruko, sembari menggoda setiap pria yang melintas, menambah keresahan masyarakat setempat.

Nursiah, warga Bukit Tempayan, mengaku sangat risih dengan keberadaan panti pijat di dekat rumahnya. Setiap hari, suami dan anak lelakinya melintasi deretan ruko massage tersebut. “Saya khawatir mereka tergoda. Malam hari suara musik dari dalam seperti kafe. Ini sudah sangat mengganggu kenyamanan kami,” ungkapnya.

Keresahan yang sama juga disampaikan oleh Siska, warga lain yang tinggal tak jauh dari lokasi. Ia menilai keberadaan kafe remang-remang dan panti pijat tersebut tak hanya merusak moral, tapi juga merusak citra lingkungan permukiman. “Kalau penampilannya seperti itu, ya jelas bukan sekadar kerja pijat. Tolonglah ini segera ditertibkan,” keluhnya.

Menurut Siska, para pekerja di kafe remang-remang dan panti pijat itu umumnya adalah wanita muda yang berdandan menor. Mereka secara terang-terangan menunggu pelanggan di depan pintu masuk, menciptakan suasana tidak sehat di lingkungan warga. Apalagi mereka beroperasi hingga larut malam, menambah keresahan warga sekitar.

Ironisnya, keberadaan panti pijat dan kafe remang-remang tersebut tak memiliki izin resmi. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM PTSP) Kota Batam, Reza Khadafi. “Tempat-tempat itu dipastikan tidak memiliki izin usaha. Jadi semestinya Satpol PP segera melakukan penindakan,” ujarnya.

Reza menegaskan, panti pijat dengan layanan plus-plus tidak pernah diberikan izin, karena bertentangan dengan aturan dan norma masyarakat. Ia mendorong agar instansi penegak perda, dalam hal ini Satpol PP, segera melakukan penyisiran dan penertiban terhadap tempat-tempat yang telah meresahkan masyarakat tersebut.

Sementara itu, masyarakat berharap tidak hanya penertiban simbolik yang dilakukan. Warga menginginkan agar tempat-tempat yang terbukti melakukan praktik prostitusi ditutup secara permanen. “Kalau hanya dirazia lalu buka lagi, tidak ada gunanya. Harus ada tindakan tegas dan nyata,” harap Sumardi warga lainnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Praktik Prostitusi Terselubung di Kafe Remang-Remang dan Panti Pijat Makin Meresahkan pertama kali tampil pada Metropolis.

Timnas Indonesia Babak Belur di Suita!, Dibantai Jepang 6-0 dan Terjun Bebas di Ranking FIFA

0
Laga Jepang vs Timnas Indonesia. (Dok. JFA)

batampos – Langkah Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia harus berakhir dengan luka. Berlaga di kandang Jepang, Garuda dibantai enam gol tanpa balas pada laga pamungkas Grup C yang digelar di Suita City Football Stadium, Selasa (10/6).

Pertandingan berjalan dengan dominasi total dari tuan rumah. Jepang, yang tampil dengan kepercayaan diri tinggi, langsung menggebrak sejak menit awal. Menariknya, gelandang kreatif Takefusa Kubo didaulat sebagai kapten menggantikan Wataru Endo, meski sang kapten utama juga tampil sejak menit pertama.

Tekanan Jepang langsung terasa dalam 10 menit awal. Kubo beberapa kali menebar ancaman lewat aksi individu, sementara Indonesia mencoba bertahan rapat. Namun, rapuhnya koordinasi lini belakang Garuda tak mampu membendung gempuran Samurai Biru.

Gol pertama hadir pada menit ke-15 melalui sundulan Daichi Kamada yang menuntaskan umpan silang Shunsuke Mito. Hanya empat menit berselang, Jepang menggandakan keunggulan lewat aksi individu Kubo dari skema sepak pojok. Meski sempat dicek VAR karena potensi offside, gol tetap disahkan.

Bencana bagi Indonesia belum berakhir. Kevin Diks, yang baru pulih dari cedera, kembali harus ditarik keluar karena masalah fisik dan digantikan Yakob Sayuri. Malang bagi Garuda, Yakob juga mengalami cedera dan digantikan oleh Marselino Ferdinan.

Kubu tuan rumah terus menggempur. Kamada mencetak gol keduanya pada injury time babak pertama (45+6′) lewat penyelesaian tenang di dalam kotak penalti. Jepang pun menutup paruh pertama dengan keunggulan telak 3-0.

Memasuki babak kedua, Indonesia memasukkan Ricky Kambuaya untuk menambah tenaga di lini tengah. Namun, Jepang tetap tampil agresif. Ryoya Morishita menambah luka Garuda lewat gol dari sudut sempit di menit ke-55. Tiga menit berselang, Shuto Machino memperbesar skor menjadi 5-0 setelah menyelesaikan umpan terobosan yang memecah pertahanan Indonesia.

Stefano Lilipaly dan Shayne Pattynama dimasukkan untuk memberi penyegaran, tetapi Jepang tak mengendurkan tekanan. Setelah beberapa peluang gagal dimanfaatkan, Mao Hosoya akhirnya mencetak gol keenam Jepang di menit ke-80, sekaligus mengunci kemenangan telak Samurai Biru.

Indonesia baru menciptakan peluang berarti pada menit ke-86 lewat umpan silang Thom Haye yang gagal disambut Pattynama. Hingga peluit akhir berbunyi, Garuda tak sekalipun melepaskan tembakan tepat sasaran ke gawang Jepang.

Kekalahan ini berdampak langsung pada peringkat Indonesia di ranking FIFA. Dengan hasil buruk tersebut, Indonesia kehilangan 3,42 poin dan turun dari posisi 116 ke peringkat 119 dunia. Kini, total poin Garuda menjadi 1.154,55.

Sementara itu, kemenangan besar membawa tambahan 3,43 poin bagi Jepang yang kini mengoleksi 1.641,24 poin dan tetap bertahan di posisi 17 dunia. Ranking resmi FIFA berikutnya dijadwalkan rilis pada 10 Juli 2025.

Kekalahan ini tentu menjadi cerminan bahwa Timnas Indonesia masih punya pekerjaan rumah besar jika ingin bersaing di level tertinggi Asia. Sementara Jepang kembali menunjukkan kelasnya sebagai kekuatan utama kawasan dengan performa dominan dan efisien. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Timnas Indonesia Babak Belur di Suita!, Dibantai Jepang 6-0 dan Terjun Bebas di Ranking FIFA pertama kali tampil pada Olahraga.

Wisman Keluhkan Kelangkaan Bahan Bakar dan Tempat Bersandar Kapal Yacht di Anambas

0
Wisman asal Australia, Scoot (kanan) sedang bersantai dengan rekannya di salah satu warung makan di Anambas. f.ihsan

batampos- Wisatawan mancanegara (Wisman) atau turis yang berkunjung ke Kabupaten Anambas mengeluhkan minimnya sarana pengisian bahan bakar minyak (BBM).

Mayoritas wisman ini datang ke Anambas dengan menggunakan kapal yacht dari negara asal mereka.

“Kami kesulitan mencari bahan bakar. Kapal yang digunakan berbahan bakar dexlite. Sempat bingung mau cari dimana,” ujar Wisman asal Australia, Scoot, Senin, (9/6) malam.

Kondisi ini menjadi rumit karena berbarengan dengan langkanya beberapa jenis BBM khususnya solar dan pertalite disebabkan kapal pengangkut minyak belum tiba di Anambas.

“Bukan kami orang luar saja yang merasakan, masyarakat disini juga mengeluh sudah seminggu minyak sepeda motor juga susah didapatkan,” keluh Scoot yang juga seorang Yachter.

BACA JUGA: Fasilitas Pendukung Tempat Wisata Pemandian Batu Ampar, Lingga Butuh Perbaikan

Selain itu, Scoot juga menyoroti minimnya tempat tambatan kapal yacht yang layak. Selama ini, wisman hanya berlabuh jangkar di bibir pantai.

“Kalau cuaca bagus, tidak masalah berlabuh jangkar. Angin kencang, cuaca extrem tentu membuat keselamatan kami terancam,” jelas Scoot.

Kendati demikian, Pria berlatarbelakang pengusaha ini mengungkapkan kegagumannya terhadap keindahan alam yang tersajikan di Anambas.

“Laut yang indah, terumbu karang masih bagus. Membuat pikiran kami menjadi fresh dengan yang ada di Anambas,” ungkap Scoot.

Scoot berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas bisa membenahi fasilitas yang masih kurang, khususnya ketersediaan BBM dan tempat bersandar kapal yacht.

“Kedatangan kami kesini bukan hanya sekali saja, pasti akan rutin datang kesini. Semoga bisa di benahi fasilitas, sayang alam indah tapi fasilitas masih kurang,” pungkas Scoot. (*)

Reporter: Ihsan

Artikel Wisman Keluhkan Kelangkaan Bahan Bakar dan Tempat Bersandar Kapal Yacht di Anambas pertama kali tampil pada Kepri.

Eks Direktur Umum TVRI Ditahan Jaksa, Terlibat Korupsi Pembangunan Studio TVRI Kepri

0
Mantan Direktur Umum TVRI Meggy Theresia Rares ditetapkan sebagai tersangka korupsi proyek pembangunan gedung studio TVRI Kepri. F. Yusnadi Nazar

batampos– Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri menetapkan mantan Direktur Umum LPP TVRI tahun 2023, Meggy Theresia Rares sebagai tersangka korupsi proyek pembangunan gedung studio TVRI Kepri.

Tersangka Meggy langsung dijebloskan ke penjara Tanjungpinang usai menjalani pemeriksaan di kantor Kejati Kepri, Selasa, (10/6).

Tersangka yang mengenakan masker dan rompi tahanan hanya tertunduk lesu saat digiring menuju mobil kejaksaan untuk ditahan di Rutan Tanjungpinang.

BACA JUGA: Kasus Korupsi Pembangunan Studio TVRI Kepri Masuk Meja Hijau

Kepala Seksi Penyidikan Pidana Khusus Kejati Kepri Yongki Arvius, mengatakan penetapan tersangka dan penahanan ini, merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya yang telah disidang Pengadilan.

“Dari fakta persidangan, ditemukan adanya keterlibatan tersangka sejak tahap perencanaan, pengadaan, proses lelang, hingga penetapan pemenang tender. Tersangka juga diduga menerima sejumlah uang dari proyek tersebut,” ungkap Yongki.

Akibat perbuatannya itu, tersangka Meggy dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, subsider Pasal 3 jo Pasal 18 UU Tipikor, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Tersangka ditahan selama 20 hari ke depan untuk proses pemberkasan lebih lanjut, terhitung dari tanggal 10 Juni 2025 hingga 29 Juni 2025,” jelas Yongki.

Sebelumnya, Kejati Kepri telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus yang sama yaitu Anna Triana, pihak swasta dari PT Daffa Cakra Mulia dan selaku konsultan perencana.

Tersangka lainnya yaitu Harli Tambunan sebagai Direktur PT Timba Ria Jaya dan sebagai kontraktor pelaksana. Selanjutnya Danny Octa Dwirama, merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek TVRI Kepri.

Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), proyek pembangunan gedung Studio TVRI Kepri ini mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp9,08 miliar. (*)

Reporter: Yusnadi

Artikel Eks Direktur Umum TVRI Ditahan Jaksa, Terlibat Korupsi Pembangunan Studio TVRI Kepri pertama kali tampil pada Kepri.

Apindo Kepri Berharap FTZ Menyeluruh Segera Direalisasikan

0
Stanly Rocky

batampos– Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Kepri menyatakan Gubernur Ansar Ahmad dan Wakilnya Nyanyang Haris Pratamura dalam masa kerjanya 100 hari belakangan sudah peka dalam menjaga iklim usaha.

Apindo menilai Pemprov Kepri yang dipimpin oleh Ansar-Nyanyang saat ini sudah koperatif dalam menjembatani pengurusan izin yang dilakukan oleh pengusaha di Kepri, ke Pem Perintah Pusat.

“Semuanya berjalan dengan baik. Mereka cukup kooperatif, misalnya ada kendala kita komunikasikan. Lalu mereka membantu menjembatani sampai ke pusat,” kata Ketua Apindo Kepri, Stanly Rocky, Selasa (10/6).

Untuk kedepannya, Apindo Kepri berharap Gubernur Ansar dan Wagub Nyanyang dapat segera merealisasikan kawasan Free Trade Zone (FTZ) menyeluruh di Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan dan Kabupaten Tanjung Balai Karimun.

BACA JUGA: Sambut Imlek, PSMTI dan APINDO Bagikan 60 Paket Sembako

Jika FTZ menyeluruh sudah direalisasikan, maka akan dapat menggeliatkan perekonomian di Provinsi Kepri. “Kita harap FTZ menyeluruh segera direalisasikan saja. Untuk menggeliatkan ekonomi kepri,” pungkasnya.

Sementara itu, Pengamat Kebijakan Publik Kepri, Alfiandri menilai dalam masa 100 hari pertama pemerintahan Ansar-Nyanyang telah terdapat sejumlah kebijakan publik yang mulai diimplementasikan dan patut diapresiasi sebagai langkah awal yang konstruktif.

Seperti adanya kebijakan subsidi transportasi laut untuk, hal ini menunjukkan komitmen terhadap peningkatan konektivitas dan keadilan akses antarwilayah di Kepri. Menurutnya, ini merupakan langkah konkret yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat pulau terpencil.

“Lalu pengembangan Mal Pelayanan Publik (MPP) di beberapa kabupaten kota, program bantuan pendidikan dan beasiswa bagi mahasiswa asal Kepri,” tambahnya.

Kendati demikian, ia mencatat bahwa sebagian besar kebijakan tersebut masih berada pada tahap implementasi awal. Sehingga diperlukan kesinambungan, pemantauan yang akuntabel, serta pelibatan masyarakat dalam proses evaluasi, agar setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan publik secara berkelanjutan dan inklusif.

“Kami berharap ke depan Pemprov Kepri juga dapat memperkuat reformasi struktural di bidang birokrasi, transparansi fiskal, dan partisipasi publik dalam penyusunan kebijakan, demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Apindo Kepri Berharap FTZ Menyeluruh Segera Direalisasikan pertama kali tampil pada Kepri.

Korban Kecelakaan Tunggal Akibat Kabel Listrik Akhirnya Dikunjungi dan Dapat Santunan dari PLN Anambas

0
Korban, Kartika (kanan) saat menerima kunjungan dari Manager PLN Anambas, Ade Listrian (dua dari kiri) usai alami kecelakaan tunggal akibat terkena kabel listrik. f.ihsan

batampos– PLN Anambas melakukan kunjungan ke rumah Kartika, korban kecelakaan tunggal yang terkena kabel listrik di Genting, Desa Air Bini, Senin, (9/6).

Manager PLN Anambas, Ade Listrian mengatakan kunjungan ini sebagai bentuk jalin silaturrahmi antara PLN dengan korban kecelakaan.

“Kami bertemu dengan ibu Kartika yang kecelakaan bersama anaknya. PLN menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa ini,” ujar Ade Listrian.

BACA JUGA: Pengguna Jalan Jatuh Terkena Kabel Listrik, Kartika Menanti Pertanggungjawaban dari PLN Anambas

Ade menyatakan kabel listrik yang melintang mengenai korban disebabkan hujan lebat disertai angin kencang.

“Angin kencang waktu itu dan tiba-tiba turun, faktor alam. Begitu kejadian menimpa korban, petugas langsung bergerak memperbaiki kabel,” jelas Ade.

Dalam kesempatan itu juga, Ade selaku pimpinan PLN Anambas turut memberikan santunan kepada korban untuk meringankan biaya pengobatan.

Sementara itu, Kartika membenarkan peristiwa ini murni terjadi karena faktor alam. “Saya lewat tiba-tiba kabel jatuh dan mengenai leher. Saya dan anak langsung terjatuh,” jelas Kartika.

Kendati demikian, kabel tersebut nyaris mengenai pengendara lain. Namun beruntung langsung di amankan warga setempat.

“Semoga kejadian ini tidak terulang kembali, dan menjadi pembelajaran untuk PLN agar lebih aktif ke masyarakat serta membenarkan ikatan-ikatan kabel agar tidak mudah turun kebawah,” pinta Kartika.

Sebelumnya diberitakan, Kartika bersama anaknya terjatuh akibat terkena kabel yang diduga milik PLN saat melintas di sekitar Koramil 02/Tarempa pada Jum’at, (6/6) kemarin.

Akibat peristiwa ini, korban mengalami luka di beberapa anggota tubuh seperti kaki dan pergelangan tangan serta leher membengkak yang membuat susah untuk berbaring atau duduk.

Sedangkan kondisi anaknya mengalami benjol dan luka di kening dan lecet di bagian lengan tangan. (*)

Reporter: Ihsan

Artikel Korban Kecelakaan Tunggal Akibat Kabel Listrik Akhirnya Dikunjungi dan Dapat Santunan dari PLN Anambas pertama kali tampil pada Kepri.

Daihatsu Sabet Tiga Penghargaan di OTOMOTIF Award 2025

0
New Astra Daihatsu Sigra

batampos-Daihatsu raih 3 penghargaan untuk model unggulan di tiga kategori pada ajang OTOMOTIF Award 2025 yang berlangsung pada 27 Mei 2025 di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Capaian ini mempertegas posisi Daihatsu sebagai salah satu merek pilihan favorit masyarakat Indonesia sekaligus membuktikan komitmennya dalam menghadirkan beragam model sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Adapun tiga model Daihatsu yang mendapat penghargaan adalah, Daihatsu Sigra sebagai pemenang kategori Low Cost Green Car (LCGC) 7-seater, disusul Daihatsu Xenia kategori Low Multi Purpose Vehicle (Low MPV), dan Daihatsu Luxio sebagai pemenang kategori Minibus.

Ketiga model tersebut menjadi pilihan utama masyarakat karena mampu memenuhi kebutuhan keluarga, serta menjadi pilihan favorit bagi konsumen yang ingin beralih menggunakan mobil pertama dalam menemani aktivitas mereka.

BACA JUGA: Daihatsu Gaet D’MASIV Luncurkan Lagu Inspiratif “Bahagia Sejak Pertama”

Daihatsu mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pelanggan di Indonesia atas kepercayaan dan dukungannya hingga saat ini. Capaian ini tentunya tak lepas dari peran serta dan loyalitas pelanggan yang senantiasa memilih Daihatsu sebagai sahabat berkendara sehari-hari.

Sebagaimana diketahui, ketiga model ini secara total telah terjual lebih dari 1,2 juta unit di Indonesia sejak peluncuran perdananya (Xenia 2004; Sigra 2016; dan Luxio 2009). Hingga periode April 2025, Daihatsu Sigra dan Luxio menjadi mobil terfavorit bagi masyarakat Indonesia di segmennya.

Daihatsu berkomitmen dalam menyediakan pilihan kendaraan best value product khususnya bagi masyarakat yang ingin memiliki mobil pertama kali sekaligus menyediakan layanan purnajual yang tersebar luas di seluruh Indonesia demi mendukung mobilitas masyarakat di berbagai daerah dan ingin menjadi bagian dari kebahagiaan perjalanan hidup keluarga Indonesia sejak pertama. (*)

Artikel Daihatsu Sabet Tiga Penghargaan di OTOMOTIF Award 2025 pertama kali tampil pada Lifestyle.

Terdakwa Ahui Keberatan atas Dakwaan Perusakan Lingkungan, PN Batam Gelar Sidang Eksepesi

0
Ilustrasi sidang

batampos – Pengadilan Negeri (PN) Batam kembali menggelar sidang lanjutan perkara dugaan perusakan lingkungan hidup dengan terdakwa Junaidi alias Ahui, Senin (10/6). Agenda persidangan kali ini adalah pembacaan nota keberatan (eksepsi) oleh penasihat hukum terdakwa atas dakwaan jaksa penuntut umum (JPU).

Dalam persidangan, penasihat hukum menyatakan bahwa surat dakwaan JPU dinilai tidak cermat, tidak jelas, dan multi tafsir, sehingga tidak memenuhi syarat formil sebagaimana diatur dalam KUHAP. Atas dasar itu, penasihat hukum meminta majelis hakim untuk menyatakan dakwaan tidak dapat diterima baik pada dakwaan primer maupun subsider.

Sementara itu, JPU meminta waktu selama satu minggu untuk menyusun tanggapan atas eksepsi yang diajukan oleh pihak terdakwa.

Dalam dakwaan JPU, terdakwa Junaidi yang menjabat sebagai Direktur PT Anugerah Makmur Persada, diduga telah melakukan kegiatan usaha yang menyebabkan kerusakan lingkungan di kawasan lindung mangrove di Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, Kota Batam. Kegiatan tersebut berlangsung sejak tahun 2019 hingga Januari 2023.

Pada 25 Januari 2023, Tim Pengawasan Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera menemukan empat gudang arang milik perusahaan terdakwa, di mana salah satunya diketahui berada di kawasan lindung dan menjorok ke laut. Lokasi ini juga tidak memiliki dokumen perizinan lengkap, seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Tanda Daftar Gudang (TDG), dan dokumen lingkungan (SPPL).

JPU menyebut, pembangunan gudang dilakukan dengan cara menimbun kawasan pesisir dan mengganti rumah-rumah milik keluarga istri terdakwa menjadi area pergudangan. Selain mendirikan bangunan tanpa izin, kegiatan pengolahan dan bongkar muat arang yang dilakukan di lokasi tersebut disebut tidak memperhatikan baku mutu lingkungan.

Dalam dokumen dakwaan, kegiatan usaha tersebut terbukti menyebabkan kerusakan lingkungan berdasarkan hasil analisis laboratorium. Di antaranya adalah perubahan signifikan pada sifat fisik dan kimia tanah, termasuk penurunan kadar pH, kandungan organik, dan tingkat salinitas. Vegetasi mangrove di lokasi gudang I dan II juga telah mati dan tidak ditemukan lagi.

Tim ahli menyimpulkan bahwa pembangunan gudang dan sarana pendukungnya telah mengubah struktur tanah secara permanen serta mematikan ekosistem mangrove yang sebelumnya tumbuh alami di lokasi tersebut.

Selain itu, gudang tersebut digunakan untuk menyimpan dan mengolah arang yang dikirim dari sejumlah daerah seperti Selat Panjang, Lingga, dan Karimun, serta didistribusikan ke luar negeri. Aktivitas bongkar muat arang dilakukan secara masif oleh sekitar 200 orang buruh yang dibayar oleh terdakwa.

Atas perbuatannya, terdakwa dijerat dengan Pasal 98 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Cipta Kerja. Pasal tersebut mengatur tentang larangan melakukan kegiatan yang mengakibatkan kerusakan lingkungan hidup dengan ancaman pidana penjara.

Sidang akan kembali digelar pekan depan dengan agenda pembacaan tanggapan JPU terhadap eksepsi terdakwa. (*)

Reporter: AZIS MAULANA

Artikel Terdakwa Ahui Keberatan atas Dakwaan Perusakan Lingkungan, PN Batam Gelar Sidang Eksepesi pertama kali tampil pada Metropolis.

Dinas Pendidikan Siagakan Panitia dan Posko di Setiap Kecamatan, SPMB SMA/SMK 2025 Dimulai

0
Ilustrasi. Panitia SPMB SMAN 3 Batam saat memberikan informasi kepada orang tua calon siswa. F. Azis Maulana

batampos – Guna memastikan kelancaran proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025, Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyiagakan panitia di setiap sekolah serta mendirikan posko bantuan di setiap kecamatan.

Langkah ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala dalam proses pendaftaran yang sepenuhnya dilakukan secara daring.

“Tiap sekolah sudah membentuk panitia SPMB. Jika ada yang tidak paham soal alur dan sistem online, bisa langsung datang ke sekolah dan bertemu panitia, tentunya dengan membawa berkas lengkap,” ujar Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kepri wilayah Batam, Kasdianto, Selasa (10/6).

Selain panitia di sekolah, posko bersama juga disiapkan di titik strategis tiap kecamatan. Untuk wilayah Sekupang dipusatkan di SMKN 4, Batam Kota di SMKN 7, dan Sagulung di SMKN 5. Posko ini bertugas melayani masyarakat yang kesulitan teknis dalam proses pendaftaran dan verifikasi data.

SPMB jenjang SMA, SMK, dan SLB ini resmi dibuka mulai Rabu (11/6) hingga 14 Juni 2025. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui sistem Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), yang diharapkan berjalan lancar tanpa kendala server. “Semoga semuanya berjalan baik, karena sudah kami siapkan jauh-jauh hari,” tambah Kasdianto.

Harapan besar juga datang dari para orangtua siswa. Banyak yang berharap anak-anak mereka bisa diterima di sekolah negeri karena pertimbangan biaya yang lebih terjangkau dibanding sekolah swasta. “Anak saya dua sudah sekolah swasta. Yang satu ini harus masuk negeri, biar lebih ringan,” kata Maruli, warga Sagulung.

Sunandar, warga Batuaji, mengungkapkan bahwa dirinya sudah menyiapkan segala dokumen dan berharap tidak ada kendala saat pendaftaran. “Kami sudah siapkan sejak jauh hari. Harapannya tentu agar anak bisa lolos dan sistemnya tidak error,” ucapnya.

Sistem SPMB tahun ini terbagi dalam tiga jalur seleksi utama: prestasi, afirmasi, dan domisili. Jalur prestasi menjadi perhatian utama karena memberi ruang lebih besar bagi siswa dengan pencapaian akademik dan nonakademik, baik di tingkat daerah hingga internasional.

Penilaian jalur prestasi menggunakan rumus gabungan, yakni 70 persen dari nilai rata-rata rapor semester 1 sampai 5, dan 30 persen dari prestasi di bidang lomba. Untuk jalur Ketua OSIS dan Pramuka, jika pendaftar melebihi kuota 2,5 persen, maka seleksi akan bergantung pada nilai rapor.

Jalur afirmasi disediakan untuk siswa dari keluarga tidak mampu, penyandang disabilitas, dan anak dari panti asuhan, dengan kuota 15 persen. Sementara jalur domisili sebesar 10 persen ditujukan bagi siswa yang tinggal dekat dengan sekolah pilihan.

Jadwal verifikasi data berlangsung 16–25 Juni, pengumuman hasil seleksi pada 28 Juni, dan daftar ulang 30 Juni hingga 2 Juli. Peserta yang diterima akan mengikuti kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) pada 21–25 Juli 2025.

“SPMB di Batam selalu jadi sorotan karena keterbatasan daya tampung. Tahun ini kami berupaya menata lebih baik, dengan koordinasi yang lebih kuat antara sekolah dan posko,” pungkas Kasdianto. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Dinas Pendidikan Siagakan Panitia dan Posko di Setiap Kecamatan, SPMB SMA/SMK 2025 Dimulai pertama kali tampil pada Metropolis.

Hadiah Jam Tangan Rolex Seharga Ratusan Juta Rupiah untuk Pemain Timnas Indonesia Dipastikan Berasal dari Kantong Pribadi Prabowo

0
Foto: Pemain Timnas Indonesia Pratama Arhan menunjukkan jam tangan Rolex mewah yang didapat usai bertemu Persiden Prabowo Subianto, Jumat (6/6/2025) siang. (Platform X).

batampos – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan bahwa hadiah jam tangan Rolex yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepada para pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia tidak berasal dari uang negara.

Ia mengklaim bahwa jam tangan rolex dengan harga rata-rata ratusan juta itu diberikan dari kantong pribadi Presiden Prabowo.

Pemberian jam tangan mewah itu dilakukan saat para pemain Timnas Indonesia mengunjungi kediaman Presiden Prabowo di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (6/6).

Kunjungan dilakukan setelah Timnas Indonesia menang 1-0 melawan Tiongkok dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada Kamis (5/6) malam.

“Pasti lho (uang pribadi),” kata Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/6).

Politikus Partai Gerindra itu menampik isu bahwa hadiah jam tangan bermerk Rolex dengan kisaran harga Rp 181 juta hingga termahal Rp 300 juta itu dibiayai oleh negara. “Nggak ada (uang negara),” ucap Prasetyo.

Prasetyo menyatakan, hadiah itu merupakan bentuk apresiasi pribadi Kepala Negara kepada para pemain Timnas Indonesia.

Ia berharap, apresiasi itu mampu menambah semangat para pemain Timnas Indonesia untuk bisa lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

“Kita berharap timnas main dengan penuh semangat juang,” pungkasnya. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Hadiah Jam Tangan Rolex Seharga Ratusan Juta Rupiah untuk Pemain Timnas Indonesia Dipastikan Berasal dari Kantong Pribadi Prabowo pertama kali tampil pada News.