batampos – Mundurnya Amsakar Achmad dari jabatan Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Kepri memunculkan berbagai spekulasi politik, termasuk isu perpindahan partai. Namun, pihak internal partai menyatakan Amsakar tetap berada dalam struktur NasDem sebagai Ketua Dewan Pertimbangan.
Ketua DPW NasDem Kepri yang baru, Pietra Machreza Paloh, mengatakan, pergantian posisi tersebut tidak berarti Amsakar meninggalkan partai. Amsakar kini menjalankan peran strategis sebagai penasehat politik di tingkat provinsi.
“Dia jadi Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem Kepri,” ujar Pietra, Selasa (24/2).
Terkait rumor yang beredar mengenai kemungkinan Amsakar bergabung dengan partai lain, Pietra memilih bersikap hati-hati. Ia menyamakan spekulasi tersebut seperti taruhan politik yang belum tentu terbukti.
“Soal spekulasi yang beredar, kan macam pasang taruhan. Kita tengoklah,” katanya.
Pengamat politik Kepri, Rahmayandi Mulda, menilai pengunduran diri Amsakar dapat dibaca dari berbagai sudut pandang. Ia melihat langkah tersebut berpotensi sebagai strategi politik, baik oleh Amsakar maupun partai, untuk memperkuat konsolidasi internal menjelang kontestasi politik mendatang.
“Ada banyak kemungkinan dari pengunduran beliau sebagai Ketua DPW. Bisa jadi ini bagian dari strategi untuk memaksimalkan mesin partai dalam mendorong kader NasDem ke depan di provinsi, termasuk menuju calon gubernur Kepri,” kata dia.
Meski demikian, tak menutup kemungkinan adanya faktor lain, seperti dinamika internal maupun peluang politik dari partai lain yang dinilai lebih menjanjikan bagi karier Amsakar.
Ia juga menilai keputusan tersebut menunjukkan karakter politik Amsakar sebagai figur yang ingin bergerak lebih independen dalam menjalankan tugas sebagai pejabat publik, tanpa terlalu terikat pada urusan kepartaian sehari-hari.
“Ini menunjukkan karakter politik yang bebas aktif, berpolitik dengan meminimalisir tekanan dari partai sehingga beliau lebih leluasa menjalankan fungsi sebagai pejabat publik,” katanya.
Terkait isu perpindahan partai, Rahmayandi menilai peluang tersebut relatif kecil karena kedekatan Amsakar dengan NasDem masih kuat. Namun, kemungkinan itu tetap terbuka apabila soliditas internal partai terganggu.
Menurut dia, partai lain berpotensi melirik Amsakar karena pengalaman dan basis dukungan yang dimilikinya. Salah satu partai yang dinilai memiliki ketertarikan adalah Partai Gerindra.
“Gerindra tentu akan tertarik merangkul beliau,” ujar Rahmayandi. (*)
Fandi Ramadhan saat menyampaikan pembelaan dalam sisang di PN Batam, Senin (23/2). F.Aziz Maulana
batampos – Senin petang, 23 Februari 2026, ruang sidang utama Pengadilan Negeri Batam terasa lebih lengang dari biasanya. Azan magrib tanda berbuka puasa belum lama berlalu ketika majelis hakim kembali memasuki ruang persidangan.
Di kursi terdakwa, Fandi Ramadhan berdiri. Di tangannya, dua lembar kertas bertulisan tangan. Judulnya panjang dan getir: “Aku tersesat di negeriku tapi negara pun tidak menyelamatkanku.”
Suara lelaki 25 tahun itu bergetar sejak kalimat pertama. Ia tak membaca dengan intonasi seorang orator, melainkan seperti anak muda yang mencoba menjelaskan nasibnya di hadapan orang-orang yang akan menentukan hidupnya.
Sidang perkara penyelundupan sabu hampir dua ton—salah satu pengungkapan terbesar di perairan Kepulauan Riau—hari itu memasuki agenda pembacaan pledoi. Jaksa sebelumnya menuntut Fandi dengan pidana mati.
Di hadapan majelis, Fandi memulai dari kampungnya. Ia bercerita tentang ibunya yang menggadaikan rumah papan demi membiayai kuliahnya di Politeknik Pelayaran Negeri Malahayati. Tentang malam-malam ketika ia menjajakan nasi dari kamar ke kamar asrama agar bisa menyambung hidup.
“Terkadang saya malam-malam berjualan nasi di asrama, mengetuk pintu kamar demi pintu hanya untuk bisa makan,” ujarnya.
Setelah lulus, peluang bekerja di kapal luar negeri datang. Ia mengaku mendiskusikannya dengan orang tua. Semua dokumen pelayaran, kata dia, diurus melalui jalur resmi agen tenaga kerja. Ia diterima sebagai anak buah kapal (ABK) bagian mesin.
Kapal yang dijanjikan dalam kontrak, menurut kuasa hukumnya, adalah kapal kargo bernama MP Northstar. Namun ketika berangkat, Fandi justru dipindahkan ke kapal tanker Sea Dragon Tarawa yang dinakhodai Hasiholan Samosir—kini sama-sama duduk sebagai terdakwa.
“Dia sempat bertanya, tapi dijelaskan masih satu perusahaan, satu grup. Jadi dia ikut saja,” kata tim kuasa hukumnya seusai sidang.
Menurut surat dakwaan, perkara ini bermula pada 1 Mei 2025. Fandi bersama tiga warga Indonesia lainnya bertolak dari Medan ke Bangkok menggunakan pesawat AirAsia. Di Thailand, mereka bertemu dua warga negara setempat: Teerapong Lekpradub dan Weerapat Phongwan alias Mr. Pong.
Pada 13 Mei 2025, rombongan bergerak dengan speedboat dari Sungai Surakhon menuju Sea Dragon yang berlabuh sekitar tiga mil dari muara. Koordinat pengambilan muatan disebut dikirim oleh seseorang bernama Mr. Tan—yang kini masuk daftar pencarian orang—melalui pesan WhatsApp.
Dini hari 18 Mei 2025, ketika kapal melintas di titik yang dimaksud di sekitar Phuket, sebuah kapal ikan berbendera Thailand mendekat. Empat orang menyerahkan 67 kardus berbungkus plastik putih, setelah memberi kode dengan lembaran uang Myanmar yang dilaminasi.
Jaksa menyebut, kardus-kardus itu diterima tanpa pemeriksaan isi. Sebanyak 31 kardus disimpan di ruang penyimpanan bagian haluan kapal, 36 lainnya dimasukkan ke dalam tangki bahan bakar.
Sehari sebelumnya, Fandi tercatat menerima transfer Rp 8,24 juta. Jaksa mendalilkan dana itu bagian dari upah.
Sea Dragon kemudian bergerak menuju Indonesia. Pada 21 Mei 2025 dini hari, kapal melintas di perairan Karimun tanpa memasang bendera negara. Tim gabungan Badan Narkotika Nasional dan Bea Cukai menghentikannya, mencurigai tanker itu tak mengangkut minyak sebagaimana mestinya.
Kapal digiring ke Dermaga Bea Cukai Tanjung Uncang, Batam. Dari penggeledahan, ditemukan 67 kardus berisi 2.000 bungkus kemasan teh Cina merek Guanyinwang berisi kristal putih. Berat totalnya 1.995.130 gram. Hasil laboratorium memastikan isinya metamfetamina—narkotika golongan I menurut Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009.
Jaksa menjerat Fandi dengan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) UU Narkotika, yang ancamannya pidana mati atau penjara seumur hidup.
Di ruang sidang, Fandi menyampaikan enam pokok pembelaan. Ia mengaku tidak pernah mengetahui isi muatan kapal. Tugasnya, kata dia, terbatas pada teknisi mesin. Saat diminta membantu memindahkan kardus, ia merasa tak punya kewenangan menolak.
“Saya tidak memiliki hak, tidak memiliki wewenang, tidak ada keberanian, dan tidak memiliki pengalaman yang cukup untuk menelaah situasi pada saat itu,” katanya.
Ia juga menyatakan tak pernah terlibat perkara hukum sebelumnya, memiliki rekam jejak kerja baik, dan tak menerima keuntungan selain pinjaman gaji.
Kuasa hukumnya menekankan soal hierarki di kapal. Dalam struktur pelayaran internasional, kata dia, kewenangan tertinggi berada pada kapten. ABK tidak memiliki kuasa menentukan rute atau memeriksa muatan. Unsur mens rea—niat jahat—menurut mereka, tak pernah terbukti.
“Kalau memang dari awal direkrut sebagai bagian sindikat, tentu berbeda. Ini dia melamar kerja. Dia malah dibohongi,” ujar penasihat hukum itu.
Namun Kejaksaan Negeri Batam menegaskan tuntutan disusun berdasarkan fakta persidangan dan alat bukti yang sah. Kepala Seksi Intelijen Kejari Batam, Priandi Firdaus, menyatakan seluruh tuntutan telah melalui petunjuk pimpinan secara berjenjang.
“Tuntutan telah mempertimbangkan beratnya barang bukti dan dampak sosial yang ditimbulkan,” ujarnya.
Bagi jaksa, penerimaan kardus di tengah laut tanpa pelabuhan resmi, serta keberadaan dana transfer sebelum pengambilan muatan, menjadi bagian dari konstruksi permufakatan jahat.
Sidang diskors sebentar menjelang berbuka puasa. Ketika dilanjutkan pukul 19.30 WIB, ruang sidang terasa lebih sunyi. Di akhir pledoinya, Fandi memohon agar majelis hakim mempertimbangkan seluruh keadaannya dan membebaskannya, atau setidaknya menjatuhkan hukuman seringan-ringannya.
Di hadapan majelis, angka-angka berbicara tegas: 67 kardus, 2.000 bungkus, hampir dua ton sabu. Di kursi terdakwa, seorang anak muda berbicara tentang keluarga, pendidikan, dan pekerjaan pertamanya di laut.
Putusan belum dibacakan. Di antara lembar dakwaan dan dua halaman pledoi tulisan tangan, nasib Fandi kini menunggu pertimbangan hukum majelis hakim—apakah ia bagian dari permufakatan besar lintas negara, atau sekadar roda kecil dalam mesin yang tak pernah sepenuhnya ia pahami.(*)
Presiden Prabowo Subianto tiba di Yordania, Selasa (24/2) malam. (Setpres)
batampos – Presiden Prabowo Subianto mendapat pengawalan dari sejumlah pesawat tempur F-16 Angkatan Udara Yordania saat memasuki wilayah udara negara tersebut pada Selasa (24/2) malam waktu setempat.
Pengawalan ini menjadi bentuk penghormatan tinggi dari Pemerintah Yordania kepada Presiden Prabowo dan Indonesia.
Setibanya di Bandar Udara Militer Marka, Amman, Kerajaan Yordania Hasyimiah, pada pukul 19.53 waktu setempat, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Putra Mahkota Kerajaan Yordania Hasyimiah, Al Hussein bin Abdullah II.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Yordania merupakan agenda kerja yang bertujuan mempererat hubungan bilateral antara kedua negara.
Selain Putra Mahkota, sejumlah pejabat tinggi dari Yordania turut hadir menyambut kedatangan Kepala Negara.
Dari pihak Indonesia, turut menyambut Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Yordania Hasyimiah, Ade Padmo Sarwono. Serta Atase Pertahanan RI untuk Kerajaan Yordania Hasyimiah, Kolonel Laut (P) Dafris D. Syahruddin.
Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dengan kehadiran pasukan jajar kehormatan yang berdiri rapi, menambah suasana resmi dan penuh penghormatan di Amman.
Usai prosesi di bandara, Presiden Prabowo langsung menuju hotel tempatnya bermalam selama berada di ibu kota Yordania tersebut.(*)
Ilustrasi: Banjir rob yang masuk pekarangan warga, rumah dan jalan di Tanjunguncang, Batuaji, Selasa (21/2). F.Dok Batam Pos
batampos – BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob di sejumlah wilayah Kepulauan Riau. Fenomena pasang maksimum dipicu fase bulan purnama pada 3 Maret 2026 yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut di wilayah pesisir.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Ramlan, mengatakan potensi rob diperkirakan berlangsung pada 25 Februari hingga 8 Maret 2026. Berdasarkan pantauan data ketinggian muka air laut dan prediksi pasang surut, beberapa kawasan pesisir di Kepri berpeluang mengalami genangan saat pasang maksimum.
“Fase bulan purnama pada 3 Maret berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum. Masyarakat pesisir kami imbau waspada terhadap kemungkinan terjadinya banjir pesisir atau rob pada periode 25 Februari sampai 8 Maret 2026,” kata Ramlan, Selasa (24/2).
Ia menjelaskan, wilayah pesisir yang berpotensi terdampak di antaranya kawasan Batuaji, Batuampar, Sekupang, dan Nongsa di Kota Batam. Selain itu, potensi serupa juga mengintai pesisir Kabupaten Lingga di Kecamatan Singkep Barat, Singkep Pesisir, dan Senayang, pesisir Kabupaten Karimun di Kecamatan Kundur Barat, Karimun, dan Meral, serta pesisir Kabupaten Bintan di Kecamatan Bintan Utara, Teluk Sebong, dan Bintan Timur.
Menurut Ramlan, banjir pesisir berpotensi mengganggu berbagai aktivitas masyarakat di kawasan pelabuhan dan permukiman pesisir. Dampak juga dapat dirasakan pada kegiatan perikanan darat dan tambak garam.
“Genangan air laut saat pasang maksimum dapat menghambat aktivitas bongkar muat di pelabuhan, mengganggu permukiman pesisir, serta aktivitas perikanan darat. Kami minta masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir lebih waspada dan menyesuaikan kegiatannya,” ujarnya.
Selain potensi rob, BMKG juga memprakirakan cuaca di wilayah Kepulauan Riau pada Rabu, 25 Februari 2026, cenderung berawan dan berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Kondisi ini dipengaruhi adanya pola siklonik di sekitar Selat Karimata yang membentuk belokan angin atau shearline di wilayah Kepulauan Riau sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan.
Ramlan menambahkan, terdapat peringatan potensi hujan dengan intensitas lebat di wilayah Kabupaten Natuna. Hujan lebat berpeluang disertai petir dan angin kencang yang dapat memicu genangan hingga banjir di wilayah rawan.
“Kami mengimbau masyarakat Natuna agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang. Perhatikan juga potensi banjir di daerah rawan genangan,” kata Ramlan.
BMKG mengingatkan masyarakat pesisir, nelayan, serta pengguna jasa pelabuhan agar terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini yang dirilis secara berkala, serta mengantisipasi dampak pasang maksimum dan cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. (*)
Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli (tengah samping baju merah) meninjau galangan PT ASL Shipyard di Tanjunguncang, Batam, Selasa (24/2). Menaker ingin memastikan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dijalankan dengan benar usai empat insiden maut di galagan tersebut. Foto: Eusebius Sara
batampos – Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, turun langsung meninjau galangan PT ASL Shipyard Indonesia di Tanjunguncang, Batam, Selasa (24/2). Kunjungan ini menjadi warnig sekaligus penegasan sikap pemerintah pusat yang tidak menoleransi pelanggaran keselamatan dan kesehatan kerja (K3), menyusul rentetan kecelakaan kerja fatal di perusahaan tersebut.
Berdasarkan laporan pengawasan, terjadi empat insiden kecelakaan kerja dalam waktu berdekatan. Tiga di antaranya berujung fatalitas. Kondisi itu memicu intervensi langsung dari Kementerian Ketenagakerjaan bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kepulauan Riau.
Dalam peninjauan tersebut, Yassierli berkeliling ke sejumlah proyek pembangunan dan perbaikan kapal, termasuk dua kapal tanker yang tengah menjalani perbaikan. Ia mengecek sistem pengamanan di area berisiko tinggi untuk memastikan kesesuaian antara prosedur tertulis dan praktik di lapangan.
Bodo/Glimt singkirkan Inter dari ajang Liga Champions. (Foto: AFP)
batampos – Inter Milan harus menelan pil pahit saat menjamu Bodo/Glimt pada leg kedua playoff di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (25/2) dini hari WIB. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Inter takluk 1-2 dan dipastikan tersingkir dari Liga Champions setelah kalah agregat 2-5 dari wakil Norwegia tersebut.
Hasil ini terasa menyakitkan bagi kubu tuan rumah. Setelah pada leg pertama menyerah 1-3, Inter Milan sebenarnya datang dengan tekad membalikkan keadaan. Namun harapan itu pupus seiring efektivitas permainan Bodo/Glimt yang tampil disiplin dan klinis sepanjang laga Liga Champions itu.
Babak pertama berjalan cukup ketat. Inter Milan langsung mengambil inisiatif serangan dan mengurung pertahanan tim tamu Bodo/Glimt.
Sejumlah peluang tercipta, tetapi tak satu pun mampu dikonversi menjadi gol. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum, membuat asa publik Giuseppe Meazza masih terjaga.
Petaka datang selepas jeda. Pada menit ke-58, Jens Petter Hauge memanfaatkan celah di lini belakang dan membawa Bodo/Glimt unggul lebih dulu.
Gol tersebut membuat Inter tertekan karena harus mengejar selisih agregat yang kian melebar. Situasi semakin sulit ketika Hakon Evjen menggandakan keunggulan tim tamu pada menit ke-72 lewat skema serangan cepat.
Inter sempat memperkecil ketertinggalan melalui Alessandro Bastoni enam menit berselang. Bek timnas Italia itu menyambut situasi bola mati dan mencetak gol yang membangkitkan sedikit harapan. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, tak ada gol tambahan tercipta.
Secara statistik, Inter sebenarnya tampil dominan. Mereka menguasai sekitar 70 persen penguasaan bola dan mencatatkan 603 operan dengan akurasi mencapai 90 persen.
Dari total 33 percobaan tembakan, hanya enam yang tepat sasaran. Sebaliknya, Bodo/Glimt yang hanya mencatatkan tujuh tembakan justru lima di antaranya mengarah ke gawang dan berujung dua gol.
Inter juga memperoleh 16 tendangan sudut, tetapi tak satu pun mampu dimaksimalkan dengan baik. Dominasi tersebut pada akhirnya tak berarti tanpa ketajaman di depan gawang.
Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi Nerazzurri. Bermain di kandang sendiri dan tampil menekan sepanjang laga, Inter tetap gagal membalikkan keadaan. Sementara Bodo/Glimt menunjukkan bahwa efektivitas dan disiplin bisa mengalahkan dominasi penguasaan bola.
San Siro pun menjadi saksi langkah Inter yang terhenti secara tragis, sementara tim tamu melangkah dengan percaya diri ke fase berikutnya. (*)
batampos – Permintaan tiket pesawat dari Batam melonjak menjelang Hari Raya Idulfitri. Merespons tingginya minat masyarakat, Lion Air Group menambah enam penerbangan ekstra ke sejumlah rute favorit, terutama tujuan Pulau Jawa dan Sumatra.
Area Manager Lion Air Group wilayah Kepulauan Riau, Amar Fernando, mengatakan extra flight disiapkan untuk rute-rute dengan permintaan tinggi seperti Jakarta, Padang, Palembang, Yogyakarta, Semarang, dan Lampung.
“Total sementara kita tambah enam extra flight. Untuk Jakarta dan Padang kita tambah jumlah penerbangannya, sedangkan Semarang dan Lampung kita tambah frekuensi penerbangan,” ujar Amar, Selasa (24/2).
Menurutnya, tingkat keterisian kursi (load factor) untuk rute Palembang dan Padang sudah mencapai sekitar 60 persen menjelang hari raya. Puncak kepadatan diperkirakan terjadi pada H-2 dan H-1 Lebaran, yang saat ini ketersediaan kursinya sudah hampir penuh.
“Lebih kurang segitu, pantauan saya kemarin (Senin, red), itu H-2 dan H-1 , mungkin hari ini bisa berubah,” sebutnya.
Terkait harga tiket, Amar memastikan pihaknya tidak menjual tiket di atas batas tarif tertinggi yang ditetapkan pemerintah. Harga tetap bersifat fluktuatif mengikuti ketersediaan kursi.
“Tidak mungkin kami menjual di atas batas tarif atas. Penyesuaian harga tetap mengikuti ketentuan yang berlaku dan ketersediaan seat,” katanya.
Ia menambahkan, enam extra flight yang telah diajukan masih berpeluang bertambah apabila permintaan terus meningkat hingga mendekati hari keberangkatan. Penambahan frekuensi difokuskan pada momen puncak arus mudik Idulfitri.
Dalam kondisi normal, jumlah penerbangan Lion Air Group dari dan ke Batam berkisar 25 penerbangan per hari. Namun, pada periode Lebaran, jumlah penerbangan harian diproyeksikan meningkat seiring dibukanya penerbangan tambahan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang.
Amar mengimbau masyarakat yang berencana mudik menggunakan pesawat untuk segera merencanakan perjalanan dan memesan tiket lebih awal, mengingat kursi pada tanggal-tanggal favorit mulai terbatas. (*)
Sebanyak 124 personel Polres Jakarta Pusat menjalani tes urine mendadak usai apel pagi, Senin (23/2). (Istimewa)
batampos – Perintah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk melakukan tes urine serentak terhadap seluruh jajaran Polri jangan sampai hanya menjadi formalitas belaka. Komisi III DPR mengingatkan agar agenda tersebut dilaksanakan secara serius.
Hal tersebut sangat penting mengingat keterlibatan beberapa polisi aktif dalam kasus narkoba yang terungkap belakangan ini.
Anggota Komisi III DPR Hasbiallah Ilyas menegaskan bahwa perintah pelaksanaan tes urine serentak bagi seluruh personel Polri di Indonesia tidak boleh sekadar menjadi gimmick.
Menurut dia, langkah tersebut harus benar-benar dilandasi semangat menjaga marwah dan integritas institusi kepolisian. Apalagi pemberantasan narkoba menjadi salah satu agenda besar Presiden Prabowo.
”Tes urine jangan hanya jadi simbol atau pencitraan. Ini harus menjadi bagian dari komitmen nyata membersihkan internal. Kalau aparatnya sendiri terlibat praktik haram narkoba, lalu masyarakat mau percaya kepada siapa,” kata Hasbiallah di Jakarta pada Selasa (24/2).
Hasbiallah mengaku sangat mendukung perintah yang disampaikan oleh Jenderal Sigit kepada seluruh jajarannya. Menurut dia, langkah itu memang perlu dilakukan. Baik polisi di level tamtama, bintara, maupun perwira.
Namun, dia mengingatkan agar pelaksanaan tes urine tersebut berlangsung transparan dan disertai pengawasan ketat. Tidak lupa, sanksi tegas harus disiapkan.
”Penegakan hukum harus tegas, terbuka, dan tanpa kompromi. Ini penting untuk memulihkan dan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” imbuhnya.
Perintah melaksanakan tes urine secara serentak di seluruh Indonesia disampaikan oleh Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko pada Kamis (19/2). Dia menyampaikan bahwa kapolri ingin pemberantasan narkoba sebagai salah satu program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto terlaksana dengan sebaik-baiknya.
”Maka berdasarkan perintah kapolri, Divpropam Polri, dan jajaran akan melaksanakan kegiatan pemeriksaan urin. Sekali lagi, melaksanakan kegiatan pemeriksaan urin yang akan kami laksanakan di seluruh wilayah atau jajaran Polri secara serentak,” tegasnya.
Pemeriksaan urine tersebut, lanjut dia, juga akan melibatkan fungsi pengawas, baik itu internal maupun eksternal kepolisian. Mulai pada level Mabes Polri sampai polda dan jajaran. Dia menegaskan kembali, Polri tidak akan berhenti memerangi narkoba sebagai salah satu kejahatan luar biasa yang dapat merusak masa depan bangsa Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, Trunoyudo menyampaikan hasil Sidang Komisi Kode Etik Polri (KEPP) atas AKBP Didik Putra Kuncoro. Melalui sidang tersebut, Polri memutuskan untuk memberikan sanksi berat berupa Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) terhadap mantan kapolres Bima Kota itu.
Trunoyudo menyampaikan bahwa AKBP Didik telah terbukti melanggar beberapa aturan sekalgus. Bukan hanya aturan etik, melainkan juga aturan pidana. Sehingga KKEP memutuskan bahwa perwira menengah (pamen) Polri itu telah terbukti bersalah.
Trunoyudo menyatakan bahwa Didik telah melakukan perbuatan tercela sehingga KKEP memberikan dua sanksi administratif berupa penempatan dalam tempat khusus atau patsus selama tujuh hari terhitung mulai 13 sampai dengan 19 Februari 2026 di Ruang Patsus Biro Provos Divpropam Polri.
”Pemberhentian Tidak Dengan Hormat atau PTDH sebagai anggota Polri,” tegasnya.(*)
batampos – Hari Rabu merupakan Hari Stabil dengan energi Kuda Logam di Tahun Kuda Api membawa kestabilan yang kuat.
Menurut astrologi Tiongkok, Hari Stabil adalah waktu ketika kemajuan terkunci secara perlahan namun pasti.
Berikut 6 shio diprediksi kebanjiran rezeki pada 25 Februari 2026, dirangkum dari yourtango.com;
1. Kuda
Sesuatu yang dulu terasa tidak pasti kini menjadi lebih solid. Kamu mungkin melihatnya di rekening bank atau dari cara seseorang berbicara tentang masa depan.
2. Macan
Kamu mulai berpikir lebih besar tanpa ragu – ragu. Ide yang dulu terasa berisiko kini terasa sangat mungkin.
3. Tikus
Kamu menyadari uang bergerak berbeda dari biasanya. Mungkin pengeluaran lebih kecil dari perkiraan atau kamu sadar sudah menabung lebih banyak dari yang kamu kira.
4. Naga
Seseorang melihat potensi dalam dirimu dan mengatakannya secara langsung. Mungkin hal itu terdengar santai atau sederhana, tetapi dampaknya terasa dalam dan bertahan lama.
5. Ayam
Kamu membuat keputusan yang terasa dewasa dan memberdayakan. Alih -alih bereaksi emosional terhadap uang atau kesuksesan kamu memilih pendekatan yang matang.
6. Kambing
Hubunganmu dengan kelimpahan terasa lebih lembut. Kamu mulai percaya bahwa kamu memang layak menginginkan lebih dan merasakan kenyamanan yang sebelumnya mungkin dibatasi sendiri.
Ramalan shio 25 Februari 2026 membawa energi stabil dan realistis yang mendukung kekayaan serta kelimpahan bagi enam shio.(*)
Ilustrasi: Warga mengeluhkan kondisi air yang berubah warna dan kualitasnya menurun.
batampos – Keluhan soal air bersih kembali mencuat di Kota Batam. Kali ini datang dari warga Perumahan Tiban Ayu, tepatnya di sebelah Posyandu Tulip 9, Kecamatan Sekupang. Air yang mengalir ke rumah-rumah disebut kembali keruh dan berbau.
“Ya mas, kembali butek dan jorok. Buat cuci beras saja saya mikir. Ini kalau dikaji di laboratorium pasti kuman semua isinya,” ujar Lolla salah seorang warga, Selasa (24/2) pagi.
Menurutnya, kondisi ini bukan yang pertama kali terjadi. Air sempat mengalir jernih sehari penuh saat aksi demonstrasi warga berlangsung bulan lalu. Namun, kejernihan itu tak bertahan lama.
“Pernah satu kali, saat hari kita demo, air bersih dan jernih total. Tapi setelah demo selesai, besoknya kembali butek air yang mengalir di pipa kami,” katanya.
Ia mengaku khawatir dengan dampak kesehatan, terlebih karena di rumahnya juga melayani persalinan. Ia membayangkan risiko yang mungkin timbul ketika harus memandikan bayi yang baru lahir menggunakan air keruh.
“Saya tidak ngebayangin pas mandiin bayi baru lahir pasien saya yang melahirkan di tempat saya gimana,” tuturnya.
Warga menyebut, kondisi air kembali memburuk sejak aksi demonstrasi warga di wilayah Sengkuang beberapa waktu lalu. Meski sempat ada perbaikan, kualitas air dinilai belum sepenuhnya normal.
Ia juga mengungkapkan bahwa petugas dari pihak pengelola air, Moya, sempat datang dan melakukan pengaliran ulang dari pipa di rumahnya. Namun hasilnya belum maksimal.
“Tapi jadinya masih butek, cuma tidak separah kemarin,” katanya.
Menanggapi keluhan tersebut, Humas Air Batam Hilir, Ginda Alamsyah, membenarkan adanya gangguan teknis yang memengaruhi kualitas air ke pelanggan. Ia menyebut persoalan tersebut berasal dari instalasi utama di bagian hulu.
“Ada kendala teknis di instalasi utama yang memang membutuhkan perbaikan teknis berskala besar,” ujar Ginda.
Ia menjelaskan, pada perbaikan sebelumnya, masalah utama disebabkan oleh kotoran yang mengendap di dalam jaringan distribusi pelanggan.
“Ketika dilakukan penekanan dan peningkatan tekanan pada jaringan, endapan-endapan tersebut ikut terbawa aliran air hingga ke pelanggan,” jelasnya.
Secara umum, Ginda menerangkan bahwa penurunan kualitas air dipicu oleh perubahan tekanan di dalam jaringan distribusi, salah satunya akibat perubahan kebutuhan atau demand pemakaian air oleh pelanggan.
“Kondisi tersebut menyebabkan endapan yang sebelumnya mengendap di dalam pipa terbawa aliran air dan memengaruhi kualitas air yang diterima pelanggan,” kata dia.
Pihaknya akan segera melakukan langkah penanganan dan perbaikan kualitas air.
Sebagai tindak lanjut, tim teknis akan melaksanakan pembersihan jaringan distribusi di wilayah terdampak
“Salah satunya melalui kegiatan flushing jaringan perpipaan, agar kualitas air yang diterima pelanggan dapat kembali normal,” ujarnya. (*)