Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1759

Laka Maut di Simpang Basecamp, Anak Tewas, Ayah Sekarat

0
Motor yang dikendarai korban. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Kecelakaan maut terjadi di bundaran simpang empat Basecamp, Batuaji, Kota Batam, Sabtu (10/5) malam. Satu keluarga yang mengendarai sepeda motor mengalami insiden tragis saat melintas di tengah padatnya arus lalu lintas. Dalam kecelakaan ini, Adelia, bocah perempuan berusia sembilan tahun, tewas di tempat setelah terlindas truk molen.

Ayah korban, Sawaluddin, mengalami luka serius dan kini dalam kondisi sekarat di RSUD Embung Fatimah, Batuaji. Sementara itu, ibu Adelia selamat meski mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh. Keluarga ini diketahui sedang dalam perjalanan menuju sebuah acara kondangan di kawasan Sagulung saat kecelakaan terjadi.

Menurut informasi yang dihimpun, insiden bermula ketika sepeda motor yang ditumpangi keluarga tersebut tergelincir di bundaran simpang empat. Saat itu kondisi lalu lintas sedang padat, dan jalanan licin akibat hujan yang baru saja reda. Sepeda motor tiba-tiba kehilangan kendali dan jatuh ke sisi jalan yang bersisian dengan truk molen.

Nahasnya, Adelia jatuh ke arah truk molen yang sedang melaju pelan. Akibatnya, tubuh mungilnya terlindas dan meninggal dunia di tempat. Sementara Sawaluddin mengalami luka berat di bagian bahu kanan dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Humas RSUD Embung Fatimah, Ellin Sumarni, menjelaskan bahwa saat ini kondisi Sawaluddin mulai stabil. Ia mengalami cedera berat berupa patah tulang pada bagian bahu kanan (scapula dextra) dan akan menjalani operasi dalam waktu dekat. “Pasien saat ini dalam kondisi stabil dengan GCS 14. Rencana tindakan operasi akan dilakukan hari Selasa,” ujar Ellin.

Sawaluddin dirawat di bawah pengawasan dr. Erstda bersama tim medis lainnya. Mereka telah melakukan visitasi secara berkala untuk memantau perkembangan kondisi pasien sebelum pelaksanaan tindakan medis lebih lanjut. Proses pemulihan diperkirakan akan memakan waktu cukup lama.

Di sisi lain, keluarga korban masih dalam suasana duka yang mendalam. Kepergian Adelia secara tragis meninggalkan luka emosional yang mendalam bagi sang ibu dan kerabat dekat. Prosesi pemakaman Adelia dilakukan pada Minggu pagi di TPU setempat dengan diiringi isak tangis keluarga.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Batuaji masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Sejumlah saksi mata telah dimintai keterangan, dan pengemudi truk molen juga sedang dalam pemeriksaan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Pantauan di lokasi kejadian menunjukkan bahwa kondisi jalan di bundaran simpang empat Basecamp cukup memprihatinkan. Banyak kerikil dan pasir berserakan di jalan, serta terdapat lubang-lubang kecil dan bekas tambalan aspal yang licin ketika terkena air hujan. Kondisi ini diduga turut menjadi faktor penyebab kecelakaan.

Pihak berwenang diimbau untuk segera melakukan pembenahan infrastruktur jalan demi mencegah insiden serupa. Warga sekitar juga berharap adanya peningkatan pengawasan dan pengaturan lalu lintas di kawasan tersebut, mengingat simpang Basecamp dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di Batuaji. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Laka Maut di Simpang Basecamp, Anak Tewas, Ayah Sekarat pertama kali tampil pada Metropolis.

Jalan Rusak dan Angkot Ngetem Sebabkan Kemacetan Parah di Bawah JPO SP Plaza

0
Di sini simpul kemacetan itu…..
f. Eusebius Sara / Batam Pos

batampos – Kemacetan parah hampir setiap hari kini menjadi pemandangan biasa di Jalan R. Suprapto, tepatnya di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) depan SP Plaza. Jalan yang rusak parah di lokasi tersebut kerap menimbulkan antrean panjang kendaraan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang menjadi faktor utama penyebab kemacetan. Posisi kerusakan yang tepat berada di bawah JPO membuat pengendara tidak memiliki ruang untuk menghindari jalan rusak karena terhalang tiang-tiang penyangga jembatan.

Selain itu, aksi ngetem angkot jenis Keri dan Bimbar di bawah JPO juga turut memperburuk situasi. Kendaraan umum yang berhenti sembarangan di pinggir jalan mempersempit lajur dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas di jalur yang hanya memiliki dua lajur tersebut.

Faktor lain yang memperparah kemacetan adalah proyek pelebaran jalan di Simpang Puteri Hijau yang lokasinya tidak jauh dari titik jalan rusak. Proyek ini menyebabkan penyempitan jalan karena sebagian badan jalan sedang dalam proses pengerjaan. Alhasil, kendaraan harus melambat saat melintasi lokasi tersebut, menyebabkan penumpukan arus kendaraan yang berimbas hingga ke JPO SP Plaza.

Warga mengaku sudah lelah dengan situasi ini. Suherman, warga Batuaji, mengatakan bahwa kemacetan di sana sudah menjadi rutinitas setiap pagi dan sore hari. “Pulang kerja atau saat antar anak sekolah, pasti terjebak macet di sini. Pemerintah harusnya segera turun tangan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Andre, warga lainnya. Ia menyebutkan bahwa perbaikan jalan dengan metode tambal sulam bukanlah solusi jangka panjang. “Tambalan itu cepat rusak lagi, lalu rusaknya malah makin melebar. Harusnya sekalian diperbaiki total seperti proyek di Puteri Hijau,” jelasnya.

Masyarakat berharap agar penanganan jalan rusak dilakukan secara menyeluruh, bukan sekadar perbaikan sementara. Mereka juga meminta agar angkot yang ngetem sembarangan ditertibkan agar tidak menambah kemacetan.

Menanggapi keluhan warga, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Suhar, mengatakan bahwa pemerintah kota sedang mengupayakan solusi jangka panjang. Menurutnya, proyek pelebaran jalan dari Simpang Puteri Hijau telah dimulai dan akan menjangkau seluruh titik jalan rusak di sekitarnya.

“Pelebaran jalan ini memang bertahap, tapi kami pastikan mencakup semua ruas yang terdampak. Harapannya, setelah proyek rampung, arus lalu lintas di kawasan ini bisa kembali lancar,” ujar Suhar.

Sembari menunggu proyek pelebaran rampung, warga mendesak pemerintah untuk setidaknya memperbaiki jalan rusak dan menindak tegas angkot yang parkir sembarangan agar kemacetan tidak semakin parah dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. (*)

 

Reporter: Eusebius

Artikel Jalan Rusak dan Angkot Ngetem Sebabkan Kemacetan Parah di Bawah JPO SP Plaza pertama kali tampil pada Metropolis.

Properti Katalisator Pertumbuhan Ekonomi dan Gaya Hidup, Tana Group Hadir dengan Pendekatan Inovatif

0
PENGEMBANGAN Proyek Tana Group di daerah Bengkong yang didukung dengan fasilitas lengkap nan nyaman. f.f. Tana Group untuk batam pos

batampos– Dengan rekam jejak industri yang kokoh, dorongan pariwisata, kemudahan regulasi, dan kehadiran pengembang visioner, Batam kini menawarkan kombinasi unik antara potensi investasi properti dan destinasi premium.

Investor dan wisatawan yang mencari alternatif strategis di wilayah Segitiga Emas Asia Tenggara akan menemukan Batam sebagai pilihan cerdas—tempat di mana nilai aset tumbuh seiring dengan dinamika kota yang terus berkembang.

Menjawab dinamika tersebut, Tana Group hadir dengan pendekatan inovatif. Berbeda dari pengembang lain yang menempatkan area komersial sebagai pelengkap, Tana Group memosisikan kawasan bisnis sebagai jantung pengembangan.

Sebanyak 50 % lahan dialokasikan untuk fungsi komersial—mulai ruang usaha, hiburan, hingga aktivitas publik—demi menciptakan pusat kehidupan terpadu.

BACA JUGA: REI Batam: Relaksasi BPHTB Bisa Dongkrak Minat Pembelian Properti

“Kami ingin properti bukan sekadar bangunan, melainkan katalisator pertumbuhan ekonomi dan gaya hidup,” ujar Direktur Tana Group, Francesca Margati. Sentuhan desain yang memprioritaskan sustainability dan interaksi sosial akan menjadikan proyek-proyek Tana Group ikon baru Batam.

Franceska menjelaskanm bahwa kawasan Bengkong akan semakin menarik dengan pengembangan kawasan seluas 20 hektar dengan area komersial di tepi danau buatan seluas 2 hektar.

Terdapat banyak fasilitas pendukung yang menjadikannya semakin menarik dan nyaman di antaranya adalah Aurumqua, danau buatan yang menjadi pusat kawasan, menyatukan elemen alam dan desain urban untuk menciptakan suasana eksklusif dan nyaman.

Aurum Dancing Fountain, atraksi air menari pertama dan satu-satunya di Batam, dilengkapi pencahayaan dinamis untuk pertunjukan malam spektakuler.

Ada juga Aurum Float ‘N Dine yakni restoran terapung yang menghadirkan sensasi bersantap langsung di atas Aurumqua, menjadi daya tarik gaya hidup baru.

Aurum Iconic Art, yakni instalasi seni kontemporer berskala besar yang akan menjadi landmark visual dan ruang ekspresi budaya publik. Aurum Urban Lights, area interaktif dengan pencahayaan artistik, membentuk suasana malam yang hidup dan penuh daya tarik visual.

Ada juga Aurum Groove Promenade yakni Jalur pedestrian tematik yang dirancang untuk aktivitas santai, hiburan, dan pertemuan komunitas kreatif. Aurum Loop yakni Jogging track sepanjang 1,3 kilometer yang menyatu dengan lanskap kawasan, mendukung gaya hidup sehat dan aktif.

BACA JUGA: Potensi Pasar Properti Batam untuk WNA Meningkat

Dan ada juga Aurum Open Plaza, ruang publik serbaguna untuk kegiatan komunitas, pasar kreatif, pertunjukan terbuka, dan event berskala besar.

Francesca menyebutkan ini akan mendukung Batam sebagai pulau strategis di Laut Malaka. Di mana Batam telah menjadi motor ekonomi nasional sejak 1970-an.

Di bawah kepemimpinan BJ Habibie, Otorita Batam (sekarang BP Batam) menetapkan wilayah ini sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (SEZ) terdepan di Asia Pasifik. Berbatasan dengan Singapura dan Malaysia, Batam dijuluki “Segitiga Emas” Asia Tenggara, dengan ekspor non-migas kedua terbesar setelah Bali dan pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional.

Meski terpukul krisis Asia 1998, dalam satu dekade terakhir Batam kembali bangkit. Selain manufaktur, sektor jasa dan pariwisata kini menjadi penopang utama.

Kawasan Bengkong misalnya telah berubah menjadi pusat gaya hidup modern, dipenuhi kafe, beach club, dan fasilitas rekreasi, sehingga hunian properti di area itu meningkat pesat.

Data BPS menunjukkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam naik dari 1.043.078 (Januari–November 2023) menjadi 1.166.849 (Januari–November 2024). Warga Singapura memimpin dengan 58.917 kunjungan pada November 2024, disusul Malaysia (24.375 kunjungan). Realisasi investasi properti juga tumbuh dari Rp 13,2 triliun (2022) menjadi Rp 15,6 triliun (2023).(*)

Reporter: Alfian Lumban Gaol

Artikel Properti Katalisator Pertumbuhan Ekonomi dan Gaya Hidup, Tana Group Hadir dengan Pendekatan Inovatif pertama kali tampil pada Metropolis.

Salip Film Agak Laen, Jumbo jadi Film Terlaris Kedua Indonesia

0
Cuplikan film Jumbo. (imdb)

batampos – Para kreator film Agak Laen sepertinya harus berbesar hati karena kini posisi mereka sebagai pembuat film terlaris nomor dua di Indonesia harus diserahkan pada kreator film Jumbo. Ya, per Minggu (11/5) film Jumbo jadi film terlaris kedua di Indonesia. Film Agak Laen harus rela turun peringkat jadi nomor tiga.

Mengutip dari akun Instgarm @boxofficemovie_, tercatat bahwa setelah 41 hari tayang, film Jumbo telah meraup sebanyak 9.127.865 penonton. Angka ini selisih 263 penonton dibanding film Agak Laen yang turun layar setelah mendapat 9.127.602 penonton setelah 98 hari tayang.

Tentunya selisih 600-an penonton cukup tinggi, apalagi jika mengingat bahwa film Jumbo mampu melampaui jumlah penonton Agak Laen dengan waktu tayang 41 hari, separuh dari waktu tayang Agak Laen di bioskop selama 98 hari. Bukan tidak mungkin, film Jumbo akan mencapai peringkat nomor satu sebagai film terlaris di Indonesia.

Ernest Prakasa selaku pihak rumah produksi yang membuat film Agak Laen menyambut baik kabar ini. Melalui akun Instagramnya @ernestprakasa, suami dari Meira Anastasia ini memberikan ucapan selamat pada seluruh kru dan pemain film Jumbo.

Bahkan Ernest Prakasa juga mendoakan film Jumbo tembus 10 juta penonton lebih dan menjadi film terlaris nomor satu di Indonesia.

“Jumbo resmi menyalip posisi Agak Laen sebagai film terlaris Indonesia ke-2. Jika ini dianggap sebagai sebuah ‘kekalahan’, maka ini adalah kekalahan paling membanggakan. Next stop: film Indonesia nomer 1 sepanjang masa, let’s go!”

Prestasi film Jumbo sebagai film terlaris kedua Indonesia tentunya sangat membanggakan. Hal ini juga membuktikan bahwa penonton Indonesia bisa mengapresiasi genre baru di dunia perfilman. Tidak melulu horor atau romansa, bahkan film komedi dan film animasi anak-anak pun bisa mendapatkan jumlah penonton yang besar.

Meski di awal penayangannya sempat menuai pro kontra dari beberapa orangtua yang menganggap film Jumbo bisa menggoyahkan iman anak, nyatanya film ini tetap ditonton oleh banyak orang.

Film Jumbo sendiri menceritakan tentang seorang anak lelaki yang bernama Don, namun karena bentuk tubuhnya yang gemuk, ia dipanggil Jumbo oleh orang di sekitarnya. Kemudian Jumbo bertemu dengan Meri, seorang arwah yang sedang mencari bantuan untuk mengatasi masalah keluarganya.

Adriandy selaku sutradara film Jumbo melalui akun X-nya @Adriandhy mengatakan bahwa film ini dibuat dengan bantuan 200 lebih kreator animasi. (*)

Artikel Salip Film Agak Laen, Jumbo jadi Film Terlaris Kedua Indonesia pertama kali tampil pada Lifestyle.

Kapal Pemancing Batam Dihantam Ombak

0

Mahidi, Pria asal Pulau Tunjuk, Batam, ini mengatakan ombak setinggi dua meter menghantam bagian depan kapal hingga membuatnya terangkat.

Artikel Kapal Pemancing Batam Dihantam Ombak pertama kali tampil pada Metropolis.

Diduga Korsleting, Grand Vitara Terbakar

0
Petugas Damkar melakukan pemadaman mobil Suzuki Grand Vitara yang terbakar. f.sandi

batampos– Satu Unit mobil Suzuki Grand Vitara BP 1015 KW, Minggu (11/5) terbakar di Jalan Teluk Air, Kecamatan Karimun. Kejadian ini sempat menarik perhatian warga dan berusaha memberikan bantuan.

Kabid Damkar dab Penyelamat, Hendra Hidayat kepada Batam Pos mengatakan, satu unit mobil pemadam kebakaran (MPK) 03 telah dikirimkan ke lokasi kejadian ketika mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada satu unit mobil yang berada di jalan mengalami musibah kebakaran.

”Tidak butuh waktu lama untuk melakukan pemadaman mobil Suzuki Grand Vitara tersebut. Karena, kepulan asap masih berada pada bagian depan atau pada bagian mesin. Sehingga, petugas pemadam langsung menyembur air ke arah mobil,” ujarnya.

BACA JUGA: Rumah di Kawasan Bekas Lokalisasi di Bintan Terbakar, Diduga dari Obat Nyamuk Bakar

Untuk penyebab kebakaran, katanya, secara pasti belum diketahui. Tapi, diduga Korsleting yang berasal dari tidak berfungsinya radiator di mobil dengan baik. Ditambah cuaca juga panas. Sehingga, menimbulkan panas dan terbakar pada bagian mesin.

”Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya menimbulkan kerugian materil jutaan rupiah. Karena, kebakaran hanya pada bagian depan atau mesin saja. Sedangkan untuk bagian dalam mobil tidak sampai ikut terbakar,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Balai Karimun AKP Andri Yusri menyebutkan, pemilik dari mobil Suzuki Grand Vitara warna hitam metalik adalah Syafrizal. ”Saat kejadian kebakaran mobil dibawa oleh Syaraswati dan di dalam ada dua orang penumpang. Yakni, Rosalia dan Misrawati. Rencananya mobil akan menuju ke Pantai Ketam, Kecamatan Tebing.

Dikatakannya, mobil berjalan dari Tugu Love Karimun menuju ke Pantai Ketam. Namun, tidak lama kemudian di Jalan Teluk Air bagian depan mobil mengeluarkan asap. Sehingga, pengemudi langsung memberhentikan mobilnya dan keluar dari dalam mobil.

”Setelah itu, api mulai menjalar ke badan mobil bagian depan. Laporan ini langsung kita tindaklanjuti. Personil Polsek Balai yang terdiri dari Bhabinkamtibmas serta piket Lantas langsung menuju ke lokasi kejadian untuk pengamanan lokasi kejadian dan membantu pemadaman,” paparnya. (*)

Reporter: Sandi

Artikel Diduga Korsleting, Grand Vitara Terbakar pertama kali tampil pada Kepri.

Dihantam Ombak, Kapal Pemancing Tenggelam di Perairan Bintan

0
Kapten kapal yang mengangkut pemancing asal Batam, Mahidi alias Bosang, 65, selamat, saat ditemui di KN Kalimasada di dermaga Pangkalan PLP Tanjunguban, Senin (12/5/2025). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
Kapten kapal yang mengangkut pemancing asal Batam, Mahidi alias Bosang, 65, selamat, saat ditemui di KN Kalimasada di dermaga Pangkalan PLP Tanjunguban, Senin (12/5/2025). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos -– Kapal nelayan yang mengangkut tujuh orang pemancing dan dua kru kapal tenggelam di perairan Berakit, Minggu (11/5/2025) dini hari.

Kapten kapal yang selamat dalam insiden tersebut, Mahidi alias Bosang (65), mengatakan kapal mereka bertolak dari perairan Telagapunggur, Batam, pada Sabtu (10/5/2025) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapal tersebut hendak mengantar para pemancing ke perairan Lagoi. Namun, setelah selesai memancing, kapal mereka dihantam badai pada Minggu dini hari.

Pria asal Pulau Tunjuk, Batam, ini mengatakan ombak setinggi dua meter menghantam bagian depan kapal hingga membuatnya terangkat.

Dengan cepat, air masuk ke dalam kapal kayu GT 3 dan menyebabkan bagian belakang kapal tenggelam lebih dahulu.

“Ombaknya ngeri, setinggi dua meter,” ujarnya.

Sebelum kapal tenggelam, Mahidi sempat meminta semua pemancing dan kru untuk mengenakan life jacket.

Tak hanya itu, mereka juga memegang dua ring buoy saat terombang-ambing di laut.

Ia mengatakan, hingga sekitar pukul 11.00 WIB, mereka masih terkumpul dan terombang-ambing bersama di laut.

Setelah itu, Mahidi terpisah jauh dari para pemancing dan kru kapal. Hingga akhirnya, ia ditemukan oleh kapal MV Magpie berbendera Panama.

Mahidi mengatakan dirinya sempat melambaikan tangan ke arah kapal yang melintas.

Tak lama kemudian, ia diselamatkan oleh MV Magpie.

Kapal MV Magpie kemudian berkoordinasi dengan Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjunguban.

Mahidi akhirnya dipindahkan dari MV Magpie ke KN Kalimasada, lalu dibawa ke Pangkalan PLP Tanjunguban.

Kepala Pangkalan PLP Tanjunguban, Sugeng Riyono, melalui Kepala Operasi Pangkalan PLP Tanjunguban, Alfaizul, membenarkan adanya insiden kapal tenggelam yang membawa pemancing di perairan Berakit.

Ia mengatakan satu orang telah diselamatkan oleh kapal MV Magpie, kemudian dipindahkan ke KN Kalimasada dan dibawa ke dermaga Pangkalan PLP Tanjunguban.

Sementara itu, enam orang lainnya ditemukan selamat dan dibawa ke Pos TNI AL di Berakit.

Informasi di lapangan juga menyebutkan bahwa dua orang lagi ditemukan selamat di Kelong, Bintan. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto

Artikel Dihantam Ombak, Kapal Pemancing Tenggelam di Perairan Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Mahasiswi ITB Minta Maaf ke Prabowo-Jokowi, Penahanan Ditangguhkan

0
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko. ANTARA/HO-Divisi Humas Polri

batampos – Bareskrim Polri resmi memberikan penangguhan penahanan terhadap seorang mahasiswi Institut Teknologi Bandung (ITB), berinisial SSS yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka. Salah satu alasan penangguhan tersebut, yakni telah menyampaikan permohonan maaf kepada sejumlah pihak, termasuk Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Karopenmas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, permohonan penangguhan penahanan diajukan melalui penasihat hukum tersangka serta orang tuanya. Dalam permohonan tersebut, tersangka menyampaikan penyesalan atas tindakan yang menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

“Permohonan dari tersangka melalui penasihat hukumnya serta dari orang tuanya, juga berdasarkan itikad niat baik dari tersangka dan keluarganya untuk memohon maaf karena telah terjadi kegaduhan,” kata Trunoyudo di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Minggu (11/5) malam.

Permintaan maaf yang disampaikan oleh tersangka tidak hanya ditujukan kepada publik, tetapi secara spesifik juga kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Selain itu, tersangka juga menyampaikan permintaan maaf kepada pihak kampus ITB.

“Juga permohonan maaf ditujukan kepada Bapak Prabowo dan Bapak Jokowi serta kepada pihak ITB, dimana yang bersangkutan sangat menyesal dan tidak akan mengulangi perbuatannya,” ucap Trunoyudo.

Polri menegaskan bahwa pemberian penangguhan penahanan bukan hanya berdasarkan permohonan maaf itu, tetapi juga mempertimbangkan aspek kemanusiaan. Sebab, tersangka SSS masih berstatus sebagai mahasiswa aktif dan membutuhkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan.

“Kemudian juga penangguhan penahanan ini diberikan tentu mendasari kepada aspek atau penegakan kemanusiaan, dan memberikan kesempatan yg bersangkutan untuk melanjutkan perkuliahannya,” tegas Trunoyudo.

Adapun, kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan mahasiswa dari institusi ternama. Dengan adanya penangguhan ini, tersangka dapat mengambil pelajaran dari peristiwa tersebut dan fokus pada penyelesaian pendidikannya di ITB. (*)

Artikel Mahasiswi ITB Minta Maaf ke Prabowo-Jokowi, Penahanan Ditangguhkan pertama kali tampil pada News.

Tips Hemat Bahan Bakar Saat Terjebak Macet

0
Ilustrasi terjebak macet.

batampos – Jumlah kendaraan bermotor di Indonesia terus meningkat dengan sangat cepat dari waktu ke waktu. Pertumbuhan ini turut memicu berbagai permasalahan, salah satunya adalah kemacetan lalu lintas.

Kemacetan, khususnya di kota-kota besar, menjadi tantangan tersendiri bagi para pengguna jalan. Selain membuang waktu, kondisi ini juga menyebabkan konsumsi bahan bakar kendaraan menjadi lebih boros.

Dilansir dari laman Viamichelin.com, berikut ini beberapa tips efektif untuk membantu mengurangi penggunaan bahan bakar secara berlebihan saat terjebak dalam kemacetan:

1. Segera Pindah ke Gigi Dua

Untuk perjalanan lebih dari lima meter, memindahkan gigi ke gigi dua pada sekitar 2000 rpm akan mengurangi putaran mesin kendaraan, sehingga menghasilkan penggunaan bahan bakar yang lebih sedikit.

2. Tekan Pedal Gas Dengan Lembut

Memberikan waktu saat memulai kembali dan hindari hentakan. Mengatur jarak dengan kendaraan lain sehingga Anda dapat melihat roda belakangnya, hal tersebut memungkinkan untuk mengemudi lebih halus.

3. Matikan Mesin

Jika Anda berhenti lebih dari satu menit, matikan mesin. Saat mesin Anda hangat, ia akan menggunakan lebih sedikit bahan bakar untuk dihidupkan kembali dibandingkan dengan saat kondisi dingin.

4. Batasi Penggunaan Fitur Kendaraan

Apapun yang membebani baterai akan meningkatkan konsumsi bahan bakar, saat mengalami kemacetan sebaiknya mengurangi penggunaan AC, mengisi daya ponsel atau menggunakan GPS.

5. Bertanggung Jawab Atas Perawatan dan Pemeliharaan Kendaraan

Memeriksa kendaraan secara rutin dan berkala seperti busi, ban, hingga filter merupakan cara terbaik dalam mengurangi konsumsi bahan bakar.

Bukan tidak mungkin untuk membuat penggunaan bahan bakar menjadi lebih efisien saat lalu lintas padat.

Dengan menerapkan tips-tips di atas, Anda dapat mengurangi konsumsi bahan bakar saat menghadapi kemacetan, sehingga menghemat biaya operasional kendaraan. (*)

Artikel Tips Hemat Bahan Bakar Saat Terjebak Macet pertama kali tampil pada Lifestyle.

Bisa Mengganggu Pencernaan, Jangan Minum Teh Sambil Santap 5 Makanan Ini

0
Ilustrasi minum teh (jawapos)

batampos – Teh merupakan salah satu minuman yang paling digemari oleh orang-orang dari segala usia. Teh juga bisa dinikmati kapan saja.

Ada berbagai macam teh yang memberikan aneka manfaat seperti meningkatkan metabolisme, membantu pencernaan, dan lainnya.

Selain itu, teh sering disajikan bersama makanan ringan. Namun, ternyata kombinasi makanan tertentu bisa membahayakan kesehatan secara keseluruhan.

Kombinasi makanan tertentu dengan teh dapat mengganggu pencernaan, menghalangi penyerapan nutrisi, dan bahkan memicu ketidaknyamanan perut.

Dilansir English jagran, berikut lima makanan yang tidak boleh dipadukan dengan teh.

1. Makanan pedas

Makanan pedas seperti cabai dan saus pedas mungkin tampak menarik jika diminum bersama teh, tetapi ini bisa menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan.

Rempah-rempah yang mengandung capsaicin dapat mengiritasi lapisan lambung, di mana jika dikombinasikan dengan sifat asam teh, dapat menyebabkan mulas, gangguan pencernaan, atau kembung.

Selain itu, rasa pedas dapat mengalahkan rasa halus teh sehingga tidak dapat mengenali aroma lembut minuman tersebut.

2. Makanan manis

Makanan manis seperti kue kering, bolu, dan biskuit biasanya dikonsumsi bersama teh.

Namun, gula dalam makanan manis ini dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang cepat, ini bisa menghambat manfaat metabolisme teh.

Selain itu, asupan gula yang berlebihan bersama teh dapat menyebabkan penurunan energi di kemudian waktu.

Kombinasi tersebut bisa membebani sistem pencernaan, yang menyebabkan kembung, ketidaknyamanan, atau gangguan pencernaan.

3. Makanan berminyak dan gorengan

Teh sering dipadukan dengan camilan goreng, tetapi kombinasi ini dapat menyebabkan masalah kesehatan dan pencernaan.

Lemak dalam makanan goreng dapat memperlambat pencernaan dan menyebabkan ketidaknyamanan.

Kombinasi makanan ini juga dapat meningkatkan keasaman lambung, yang memicu mulas atau refluks asam.

4. Produk susu

Meskipun teh sering dicampur dengan susu, diyakini bahwa menggabungkan keduanya memiliki beberapa kelemahan.

Susu mengandung protein kasein dan teh mengandung tanin, yang jika dicampur dapat menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan.

Tanin bertanggung jawab atas rasa sepat pada teh dan dapat mengikat protein dalam susu sehingga mengurangi penyerapan antioksidan dalam teh.

5. Buah citrus

Jangan pernah mengonsumsi teh sebelum atau sesudah makan buah citrus. Sifat asam buah citrus dapat bereaksi dengan tanin dalam teh sehingga rasanya lebih sepat dan pahit.

Selain itu, asam sitrat dalam buah ini dapat mengganggu penyerapan katekin, antioksidan yang ditemukan dalam teh, terutama teh hijau.

Kemudian, bagi pengidap refluks asam atau perut sensitif harus menghindari kombinasi tersebut. (*)

Artikel Bisa Mengganggu Pencernaan, Jangan Minum Teh Sambil Santap 5 Makanan Ini pertama kali tampil pada Lifestyle.