Rabu, 6 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1762

Lima Tersangka Penyelundupan Sabu dan Kokain Sebanyak 1,9 Ton, Seluruhnya Warga Negara Asing

0
Pelaku penyelundupan 1,9 narkotika digiring di Mako Lantamal IV Batam, Batu Ampar, Jumat (16/5) sore. F.Cecep Maulana

batampos – Lima orang tersangka turut diamankan oleh TNI AL dalam penggagalan penyelundupan sabu dan kokain sebanyak 1,9 ton. Seluruhnya merupakan warga negara asing atau WNA. Terdiri atas seorang WNA asal Thailand dan 4 orang WNA berpaspor Myanmar.

Komando Armada (Koarmada) I menunjukkan para tersangka dan barang bukti dalam konferensi pers yang berlangsung di Batam, pada Jumat (16/5). Mereka ditunjukkan sudah mengenakan pakaian tahanan.

Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Fauzi memastikan proses hukum akan berjalan. Fauzi menyampaikan bahwa lima orang tersangka itu merupakan nakhoda dan anak buah kapal.

Mereka diamankan setelah para prajurit TNI AL dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Karimun berhasil menghentikan kapal yang bergerak mencurigakan di Perairan Selat Durian.

Baca Juga: Kronologi Aksi Begal Menggunakan Pistol Mainan, Pelaku Terlacak Lewat GPS Ponsel

”Setelah berhasil menghentikan dan melakukan pemeriksaan awal didapatkan data bahwa kapal tersebut merupakan Kapal Ikan Asing berbendera Thailand yang diawaki oleh lima orang WNA, dengan identitas Nakhoda inisial KS, warga negara Thailand, empat ABK yang berinisial UTT, AKO, KL dan S warganegara Myanmar,” imbuhnya.

Semula petugas hanya menduga kapal ikan asing itu melakukan tindak pidana pelayaran. Yakni kapal berlayar tanpa dilengkapi dokumen, serta kapal tidak laik laut. Namun demikian, setelah kapal dikawal menuju Pangkalan Lanal Tanjung Balai Karimun dan dilakukan pemeriksaan lebih detail, ditemukan muatan mencurigakan yang ternyata adalah narkoba.

”Yang menjadi kecurigaan itu, kapal ini tidak ada ikannya di dalam kapal dan tidak ada alat tangkap ikan. Sehingga para prajurit Lanal Tanjung Balai Karimun memeriksa secara menyeluruh terhadap kapal tersebut hingga kami temukanlah barang ini,” terang Fauzi.

Baca Juga: Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Narkotika, Prajurit TNI AL Sempat Kejar-Kejaran dengan Pelaku

Perwira tinggi bintang 2 TNI AL itu menyatakan bahwa pemeriksaan secara terperinci dilakukan di pangkalan milik Lanal Tanjung Balai Karimun. Total mereka menemukan muatan yang dikemas dalam 95 karung. Terdiri atas 35 kemasan dengan karung berwarna kuning dan 65 karung berwarna putih. Dalam karung-karung itu ditemukan banyak teh china.

Benar saja, setelah diperiksa menggunakan berapatan yang dimiliki oleh Kanwil Bea Cukai Kepri, muatan tersebut terdeteksi sebagai sabu dan kokain. Beratnya 705 kilogram sabu dan 1.200 atau 1,2 ton kokain. Sehingga bila dijumlahkan mencapai lebih dari 1,9 ton sabu dan kokain. Nilainya bila dirupiahkan mencapai angka Rp 7 triliun. (*)

Artikel Lima Tersangka Penyelundupan Sabu dan Kokain Sebanyak 1,9 Ton, Seluruhnya Warga Negara Asing pertama kali tampil pada Metropolis.

Tumbangkan Tottenham Hotspur 2-0, Aston Villa Jaga Peluang Rebut Tiket Liga Champions

0
Perayaan gol pembuka Ezri Konsa dalam laga Aston Villa vs Tottenham Hotspur yang berakhir dengan skor 2-0. (Dok. ESPN)

batampos – Aston Villa mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0 dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-37 pada Sabtu (17/5) dini hari WIB. Kemenangan tersebut meningkatkan peluang mereka mengamankan satu tiket bermain di Liga Champions musim depan.

Dalam laga ini, Villa mendominasi penguasaan bola dalam suasana pesta untuk pertandingan kandang terakhir The Villans musim ini di Villa Park.

Gol pembuka tercipta pada menit ke-59 melalui bek tengah Ezri Konsa yang berhasil mencetak gol setelah memanfaatkan umpan sundulan Ollie Watkins dari tendangan sudut terukur yang tak bisa dibendung Antonin Kinsky. Boubacar Kamara melesakkan gol kedua Villa pada menit ke-73 untuk menuntaskan kemenangan mudah atas Spurs yang memilih lebih berfokus melawan Manchester United di final Liga Europa.

Dengan satu pertandingan tersisa, Villa mengumpulkan 66 poin dan berada di urutan kelima di Liga Inggris, tempat kualifikasi terakhir untuk Liga Champions.

Ezri Konsa mengatakan bahwa gol yang ia cetak tersebut sering dilakukan saat laihan tim selama seminggu terakhir. “Saya senang kami (Aston Villa) berhasil menang pada pertandingan kandang terakhir dan memberi penggemar sesuatu untuk dirayakan,” jelasnya.

“Kami tahu hari ini adalah kemenangan yang harus diraih. Kami ingin bermain di Liga Champions lagi (musim depan). Kami merasakannya musim ini, dengan lolos ke perempat final. Bagi kami sebagai pemain, ini adalah kompetisi yang ingin kami ikuti (setiap tahun).”

Sementara itu, Spurs harus tertahan di posisi ke-17 Liga Inggris dengan hanya mengoleksi 38 poin, tepat di ambang jurang degradasi dengan tiga tim terbawah yang sudah dipastikan terdegradasi musim ini.

Badai cedera yang tak kunjung usai, juru taktik Spurs Ange Postecoglou setidaknya merasa senang melihat kaptennya Son Heung-Min, yang baru saja pulih dari cedera, dipastikan bisa bertanding melawan Manchester United di final Liga Europa pada tengah pekan depan.

“Ia (Son Heung-Min) siap dan tersedia. Itu penting malam ini dan ia merasa seperti kembali menemukan ritme permainan nya,” ungkap Postecoglu tentang kaptennya yang sudah dalam kondisi sehat.

Son terlibat dalam semua permainan menyerang terbaik tim London utara itu, tetapi sebenarnya mereka nyaris tidak mampu mengancam pertahanan Villa yang menang dengan mudah bahkan tanpa menunjukkan intensitas permainan mereka seperti biasanya.

“Sampai mereka mencetak gol, para pemain bekerja keras, kami tidak membiarkan mereka menciptakan terlalu banyak peluang, kami juga memiliki momen-momen kami,” katanya.

“Begitu mereka mencetak gol, saya pikir kami kehilangan kepercayaan diri dan kami kelelahan, kemudian permainan menjadi liar,” pungkas pelatih berusia 59 tahun itu.

Pelatih Aston Villa, Unai Emery juga mengungkapkan kebahagiaannya setelah mempersembahkan kemenangan berharga ini untuk memberi harapan timnya mengamankan tiket berlaga di Liga Champions musim depan.

“Saya sangat sangat bahagia,” kata pelatih Villa Unai Emery, sambil meninju udara dengan gembira sebelum berpose dengan para penggemar untuk swafoto setelah pertandingan.

“Kami harus berusaha untuk tetap konsisten seperti sekarang, kami akan terus fokus. Masih ada pekerjaan yang harus dilakukan, untuk memiliki kesempatan bermain di Liga Champions (musim depan),” pungkasnya. (*)

Artikel Tumbangkan Tottenham Hotspur 2-0, Aston Villa Jaga Peluang Rebut Tiket Liga Champions pertama kali tampil pada Olahraga.

Kapolda Kepri: Hasil Lidik Sementara Kapolsek Tak Terbukti Bekingi Pencurian Material Milik Petronas

0
Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin

batampos– Proses pemeriksaan Kapolsek Palmatak, Iptu Kristian telah selesai dilakukan oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kepri.

Sebelumnya nama Iptu Kristian sempat terseret dalam kasus membekingi pencurian material milik Petronas dan menerima setoran Rp 10 juta yang dikemukan oleh pemilik akun tiktok @cemotcemoti.

“Intinya yang disampaikan sosial media itu nga selamanya benar. Makanya hasil lidik sementara, Kapolsek tidak terbukti melakukan hal itu,” ujar Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin melalui Kabid Propam, Kombes Pol Eddwi Kurniyanto kepada batampos, baru-baru ini.

BACA JUGA: Kapolsek Palmatak Akhirnya Jalani Pemeriksaan di Propam Kepri

Meski demikian, Kabid Propam membenarkan ada keterlibatan oknum aparat dalam komplotan pencurian material Petronas itu.

“Ada beberapa oknum yang bermain disitu yang tidak suka sehingga memainkan (isu) di media sosial. Dan belum terjadi,” ungkap Eddwi Kurniyanto.

Dari sisi internal Polri, pihaknya juga turut memeriksa sejumlah anggota Polsek Palmatak untuk dilakukan pengembangan agar mendapatkan titik terang dari kasus ini.

“Memang ada oknum yang terlibat. Kita (masih) proses. Apa (ada) dari orang-orang lain (masih didalami). Masih belum tahu apa benar atau tidak, saya cuma mengamankan berita viral ini. Intinya kita masih dalami,” jelas Eddwi.

Sementara itu Dandim 0318/Natuna, Kolonel Inf Andri Hadiyanto saat dikonfirmasi menegaskan pihaknya maupun Polisi Militer masih mendalami keterlibatan oknum Koramil Palmatak yang diduga menjadi pemodal dalam pencurian material milik Petronas.

“On proses, masih terus didalami. Kalau memang bersalah kita proses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Dandim secara singkat.

Sebelumnya berdasarkan keterangan dari sumber batampos, diduga ada oknum aparat yang bertugas di Palmatak, menjadi pemodal dari aksi pencurian ini.

Kabar ini juga telah menyebar di masyarakat bahkan media sosial facebook maupun grup WhatsApp.

“Oknum tersebut diduga terlibat, dia yang menjadi pemodal bahkan transportasi untuk menuju ke lokasi (Terengganu) menggunakan kapal milik FAA (rekanan oknum aparat),” ujar sumber batampos baru-baru ini.

Fakta terbarunya lagi, saat 7 warga Anambas diamankan oleh otoritas Malaysia, terdapat 3 orang komplotan ini bersembunyi di kantor tempat oknum tersebut bertugas.

“Sebenarnya kan 10 orang yang melakukan aksi, 7 ketangkap dan 3 berhasil kabur. Setelah sampai di Pulau Matak, 3 orang ini sembunyi di kantor oknum itu,” jelas sumber batampos.

Usai situasi aman, komplotan yang tersisa ini berupaya menghilangkan barang bukti material milik Petronas dengan cara membakar dihutan Desa Piabung, Kecamatan Palmatak.

Masyarakat meminta aparat keamanan untuk segera mengamankan komplotan ini yang diduga masih berkeliaran di Anambas. (*)

Reporter: Ihsan

Artikel Kapolda Kepri: Hasil Lidik Sementara Kapolsek Tak Terbukti Bekingi Pencurian Material Milik Petronas pertama kali tampil pada Kepri.

117 WNI Dipulangkan Karena Coba Berhaji Pakai Visa Kerja

0
Ilustrasi: Jemaah sedang melakukan thawaf di Masjidil Haram. (Media Center Haji 2025)

batampos – Aparat Imigrasi Bandara Internasional Madinah, Arab Saudi, menolak kedatangan 117 warga negara Indonesia (WNI) yang diduga akan melaksanakan ibadah haji secara non-prosedural menggunakan visa kerja. Seluruh WNI tersebut telah dipulangkan ke Tanah Air, sebagaimana disampaikan Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Yusron B Ambary, pada Jumat (16/5).

“Sebanyak 117 WNI pemegang visa kerja (amil) telah ditangkal masuk oleh aparat Imigrasi Arab Saudi dan langsung dipulangkan karena diduga akan berhaji secara ilegal,” kata Yusron dalam keterangan resminya.

Para WNI tersebut tiba di Madinah dengan dua penerbangan maskapai Saudia, yakni SV827 pada 14 Mei (49 orang), dan SV813 pada 15 Mei (68 orang). Namun, aparat curiga karena sebagian besar dari mereka berusia lanjut, sementara visa yang digunakan adalah visa pekerja bangunan.

Kecurigaan otoritas keimigrasian semakin kuat setelah dilakukan pemeriksaan fisik dan interogasi di bandara. Beberapa WNI akhirnya mengaku bahwa tujuan utama mereka datang ke Arab Saudi adalah untuk menunaikan ibadah haji, bukan untuk bekerja.

Tim Pelindungan Jamaah (Linjam) KJRI Jeddah turut mendampingi proses interogasi, pengambilan data, dan pemulangan. Mereka semua telah diterbangkan kembali ke Jakarta melalui penerbangan Saudia SV3316 yang transit di Jeddah, kemudian dilanjutkan dengan SV826 ke Jakarta, dan dijadwalkan tiba pada Jumat (16/5) pukul 22.45 WIB.

Berdasarkan pemantauan KJRI Jeddah sejak 3 hingga 15 Mei 2025, terdapat lebih dari 300 WNI dari berbagai daerah yang terdeteksi masuk ke Arab Saudi menggunakan visa kerja maupun visa ziarah, namun dengan niat utama untuk melaksanakan haji.

“Modus juga mulai bergeser. Kalau sebelumnya mereka kompak mengenakan seragam dan koper sejenis, kini justru menyamarkan diri agar tidak tampak seperti rombongan haji,” kata Yusron.

Peringatan Keras: Jangan Haji Ilegal

KJRI Jeddah kembali mengimbau seluruh warga Indonesia untuk tidak mencoba berhaji tanpa visa resmi, baik menggunakan visa kerja, ziarah, atau kunjungan. “Marilah kita bijak dalam menyikapi perintah Allah untuk berhaji. Jangan sampai uang hilang, haji melayang,” tegas Yusron.

Sebelumnya, pada Kamis (15/5), Yusron juga mengonfirmasi penangkapan dua WNI lain di Mekkah karena diduga memfasilitasi haji ilegal dengan menyediakan kartu Nusuk palsu dan menampung 23 jamaah Malaysia bervisa ziarah.

Pemerintah Arab Saudi memberlakukan aturan ketat selama musim haji. Hanya jamaah dengan visa haji resmi (tasreh) yang diizinkan masuk Mekkah dan mengikuti seluruh rangkaian ibadah. Pelanggar terancam denda besar, deportasi, hingga larangan masuk ke Arab Saudi selama bertahun-tahun. (*)

Artikel 117 WNI Dipulangkan Karena Coba Berhaji Pakai Visa Kerja pertama kali tampil pada News.

Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Narkotika, Prajurit TNI AL Sempat Kejar-Kejaran dengan Pelaku

0
Puluhan karung berisi kokain dan sabu yang diamankan TNI Al di Mako Lantamal IV Batam, Batu Ampar, Jumat (16/5) sore. F.Cecep Maulana

batampos – TNI Angkatan Laut (AL) melalui Tim Fleet Quick Response (F1QR) Lanal Tanjung Balai Karimun menggagalkan penyelundupan narkotika di Perairan Selat Durian, Karimun, Selasa (13/5) malam. Narkotika berjumlah 1,9 ton tersebut diamankan dari Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Thailand.

Menurut Panglima Komando Armada (Koarmada) I Laksamana Muda TNI Fauzi, anak buahnya sempat kejar-kejaran dengan pelaku di Perairan Selat Durian, Kepulauan Riau pada Selasa dini hari (13/5).

“Terjadi kejar-kejaran, sampai kapal ini mematikan lampu. Dari pemeriksaan, timbul kecurigaan, karena kapal ini tidak ada ikannya,” ujarnya di Mako Lantamal IV Batam, Batu Ampar, Jumat (16/5) sore.

Baca Juga: Kronologi Aksi Begal Menggunakan Pistol Mainan, Pelaku Terlacak Lewat GPS Ponsel

Pengungkapan ini berawal dari informasi intelijen. Para prajurit TNI AL dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Karimun mendapat informasi pergerakan kapal ikan asing sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Mereka menindaklanjuti informasi tersebut dengan mengerahkan Tim Fleet One Quick Response (F1QR).

Menurut informasi tersebut, kapal ikan asing itu bergerak dari Thailand menuju Perairan Indonesia. Kapal tersebut melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Bahkan saat para prajurit TNI AL mendekat, mereka tidak langsung berhenti. Sempat terjadi kejar-kejaran lantaran para pelaku berusaha melarikan diri.

”Yang menjadi kecurigaan itu, kapal ini tidak ada ikannya di dalam kapal dan tidak ada alat tangkap ikan. Sehingga para prajurit Lanal Tanjung Balai Karimun memeriksa secara menyeluruh terhadap kapal tersebut hingga kami temukanlah barang ini,” terang Fauzi.

Perwira tinggi bintang 2 TNI AL itu menyatakan bahwa pemeriksaan secara terperinci dilakukan di pangkalan milik Lanal Tanjung Balai Karimun. Total mereka menemukan muatan yang dikemas dalam 95 karung. Terdiri atas 35 kemasan dengan karung berwarna kuning dan 65 karung berwarna putih. Dalam karung-karung itu ditemukan banyak teh china.

Baca Juga: Orang Tua Diminta Aktif ke Posyandu, Jadi Kunci Cegah Stunting Sejak Dini

Benar saja, setelah diperiksa menggunakan berapatan yang dimiliki oleh Kanwil Bea Cukai Kepri, muatan tersebut terdeteksi sebagai sabu dan kokain. Beratnya 705 kilogram sabu dan 1.200 atau 1,2 ton kokain. Sehingga bila dijumlahkan mencapai lebih dari 1,9 ton sabu dan kokain. Nilainya bila dirupiahkan mencapai angka Rp 7 triliun.

Selain narkotika, petugas turut mengamankan 5 orang dari atas kapal. Mereka terdiri dari Ko Soewun, 54, warga negara Thailand selaku nahkoda, dan 4 ABK warga negara Myanmar yakni U Than Tun 65, Aung Kyaw Oo, 41, Kning Lin, 39 dan Set, 30.

“Dari pengecekan tes urin, 4 orang ABK positif, 1 negarif. Dan pengakuan sementara, mereka diupah Rp 14 juta untuk membawa barang ini,” ungkap Fauzi.

Fauzi menambahkan seluruh pengungkapan kasus ini dilakukan secara transparan. Untuk barang bukti dan tersangka dilimpahkan ke BNNP Kepri untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Kita segera koordinasikan ke Kajari dan Kajati. Harapan kita segera, langsung dimusnahkan,” tegasnya.

Fauzi mengaku pihaknya bersama instansi penegak hukum lainnya akan bersama-sama menjaga keamanan dan kegiatan ilegal di perairan Indonesia.

“Hal ini sesuai dengan instruksi Presiden, Prabowo Subianto, dan juga perintah KSAL,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Narkotika, Prajurit TNI AL Sempat Kejar-Kejaran dengan Pelaku pertama kali tampil pada Metropolis.

Nama Dicatut, Irjen Yan Fitri Laporkan Pencemaran Nama Baik

0
Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah.

batampos – Beredarnya pemberitaan di sejumlah media daring tentang tambang bauksit ilegal yang beroperasi di Lingga, yang mencatut nama mantan Kapolda Kepri Irjen Yan Fitri Halimansyah, mendapat tanggapan serius. Salah satunya datang langsung dari Irjen Yan Fitri Halimansyah.

Atas tuduhan dalam pemberitaan tersebut, Irjen Yan Fitri langsung melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke Polresta Barelang. Ia menyebut isi pemberitaan itu bersifat fitnah dan tidak pernah dikonfirmasi kepadanya.

Hal ini dibenarkan oleh Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin.
“Beliau (Irjen Yan Fitri Halimansyah) memang benar telah melaporkan tindakan fitnah dan pencemaran nama baik terhadap dirinya melalui pemberitaan beberapa media online di Batam dan Kepri. Laporan sudah masuk ke Satreskrim Polresta Barelang dan saat ini sedang dalam penyelidikan,” ujar Kapolresta, yang pernah ditugaskan di sejumlah negara seperti Hawaii, Prancis, Australia, dan lainnya.

Terkait laporan tersebut, pihak kepolisian telah memanggil lima orang saksi untuk dimintai keterangan guna mendalami dugaan pencemaran nama baik tersebut.

“Pelaku masih dalam lidik. Kami sudah mengirimkan surat panggilan kepada lima saksi untuk memberikan klarifikasi di Satreskrim Polresta Barelang. Pasal yang disangkakan adalah tindak pidana pencemaran nama baik,” tegas Kapolresta Zaenal, yang dikenal fasih berbicara dalam beberapa bahasa asing seperti Spanyol, Prancis, dan Inggris.

Menanggapi pemberitaan yang menyebut Irjen Yan Fitri sebagai pihak yang membekingi aktivitas tambang ilegal di Lingga, LAM Provinsi Riau juga menyampaikan keberatannya. Mereka menilai pencatutan nama tersebut merupakan bentuk fitnah yang tidak berdasar.

Ketua Harian LAM Provinsi Riau, Muhammad Amin, menyayangkan penyebaran informasi yang tidak benar mengenai Irjen Yan Fitri, yang menurutnya selama ini dikenal sebagai tokoh sentral Melayu di Kepri.

“Fitnah seperti ini tidak pantas dilakukan, apalagi terhadap sosok seperti Bang Yan Fitri,” ujar Amin.

Saat kabar tersebut mencuat, Muhammad Amin mengaku langsung menghubungi Irjen Yan Fitri untuk menanyakan kebenarannya. Dari hasil percakapan itu, Yan Fitri menjelaskan bahwa ia hanya dimintai tolong oleh dua pihak yang berselisih terkait tambang bauksit ilegal tersebut, dengan tujuan untuk mendamaikan.

“Saya langsung kontak beliau. Beliau menjelaskan bahwa dua kelompok yang berselisih itu datang kepada Bang Yan Fitri untuk dimediasi. Beliau hanya memfasilitasi sebagai tokoh Melayu, tidak lebih,” terang Datok Amin, sapaan akrabnya.

Namun setelah mediasi itu, justru muncul pemberitaan yang menuduh Yan Fitri sebagai pihak di balik aktivitas ilegal tersebut. Amin menyayangkan tuduhan sepihak itu.

“Beliau hanya memfasilitasi dan mendamaikan. Bukan mendukung kegiatan ilegal. Justru yang ada, malah muncul tudingan tak berdasar kepada pihak yang dimintai tolong untuk mendamaikan. Ini sudah keterlaluan,” katanya.

Amin menegaskan, LAM Riau tidak ingin nama baik Irjen Yan Fitri Halimansyah tercemar oleh isu yang tidak benar. Ia mengimbau semua pihak yang telah menyebarkan informasi keliru agar segera mengklarifikasi secara langsung.

“Kalau sesat di ujung, kembalilah ke pangkal. Temui Datok (Yan Fitri), bicara baik-baik,” tutup Datok Amin. (*)

 

Reporter: GALIH ADI SAPUTRO

Artikel Nama Dicatut, Irjen Yan Fitri Laporkan Pencemaran Nama Baik pertama kali tampil pada Metropolis.

Fajar/Rian Amankan Tiket Semifinal Thailand Open 2025

0
Fajar/ Rian melaju ke perempat final usai kalahkan Liu Kuang Heng/Yang Po Han di Thailand Open 2025. (dok. PBSI)

batampos – Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, sukses melaju ke babak semifinal Thailand Open 2025 usai menaklukkan pasangan Taiwan, Liu Kuang Heng/Yang Po Han, Jumat (16/5). Kemenangan tersebut diraih dalam laga yang berlangsung di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand.

Dalam pertandingan dua gim itu, Fajar/Rian menang dengan skor 21-18 dan 21-17.

Tampil dominan sejak awal, Fajar/Rian memimpin perolehan poin di gim pertama dengan skor 9-3 dan 11-5. Meskipun sempat mendapatkan tekanan dari Liu/Yang, pasangan peringkat empat dunia ini mampu menjaga keunggulan dan menutup gim pertama dengan kemenangan 21-18.

Pada gim kedua, situasi sempat berubah. Fajar/Rian tertinggal 2-5 dan terus tertekan hingga 7-12 serta 11-16. Namun, determinasi tinggi yang ditunjukkan pasangan unggulan pertama BWF Super 500 ini berbuah manis. Mereka berhasil meraih tujuh poin beruntun untuk membalikkan keadaan menjadi 18-16 dan akhirnya menutup gim dengan skor 21-17.

Usai pertandingan, Fajar mengakui bahwa duel melawan Liu/Yang tidaklah mudah. “Mereka bermain sangat bagus dan percaya diri, terutama di gim kedua,” ujar Fajar dalam keterangan resmi PBSI.

Ia juga menyoroti performa servisnya yang lebih baik dibanding pertandingan sebelumnya.”Beberapa kali flick servis saya berhasil menghasilkan poin,” tambahnya.

Rian turut menambahkan bahwa pada gim kedua, mereka sempat kesulitan karena kalah angin, sehingga beberapa pengembalian bola menjadi tanggung.

“Tapi kami tidak mau menyerah, kuncinya adalah mencoba meraih poin demi poin,” jelas Rian.

Sementara itu, langkah Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani harus terhenti di babak perempat final. Mereka gagal menyusul kesuksesan Fajar/Rian setelah dikalahkan wakil tuan rumah, Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh, dalam dua gim langsung 18-21 dan 13-21.

Bertanding di Nimibutr Stadium pada hari yang sama, Sabar/Reza tak mampu mengimbangi permainan cepat dan agresif dari pasangan Thailand tersebut. (*)

Artikel Fajar/Rian Amankan Tiket Semifinal Thailand Open 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.

Respons Mantan Marinir yang Gabung Tentara Rusia Setelah Terancam Kehilangan Status WNI

0
Satria Arta Kumbara viral di media sosial, pecatan marinir mengaku ikut operasi militer Rusia. (Istimewa)

batampos – Satria Arta Kumbara merespons keterangan Kementerian Hukum berkaitan dengan status kewarganegaraannya. Dia terancam tidak lagi berpaspor Indonesia karena memilih bergabung dengan tentara Rusia.

Lewat akun media sosial TikTok @zstrom689, dia menyampaikan bahwa keputusannya semata-mata untuk mencari uang.

”Ada negara di sebuah planet namex warga negaranya mencari uang di LN (luar negeri) dicoret kewarganegaraannya, sedangkan yang korupsi ratusan triliun hidup enak,” tulis akun tersebut.

Melalui keterangan resmi, Kementerian Hukum telah menyampaikan keterangan bahwa Satria bisa kehilangan kewarganegaraannya. Dia telah memenuhi syarat tidak lagi berstatus WNI karena bergabung dengan tentara asing.

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyatakan bahwa berdasar pengecekan pada sistem www.kewarganegaraan.ahu.go.id per 12 Mei 2025, Satria belum atau tidak mengajukan permohonan kehilangan Kewarganegaraan Indonesia.

Namun demikian, sesuai peraturan yang berlaku di Indonesia, status kewarganegaraannya dapat hilang. Supratman menjelaskan bahwa status kewarganegaraan seseorang diatur dalam Undang-undang (UU) nomor 12 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan. Pasal 23 huruf d dan e menetapkan bahwa WNI kehilangan kewarganegaraannya jika yang bersangkutan masuk dalam dinas tentara asing tanpa izin terlebih dahulu dari Presiden.

”Berdasarkan Undang-undang kita, tidak boleh seorang warga negara Indonesia terlibat atau aktif di militer asing tanpa seizin presiden. Kalau dia tidak punya izin, maka status kewarganegaraannya hilang,” ujarnya.

Supratman melanjutkan, status kewarganegaraan Satria hilang dengan sendirinya ketika aktif di militer asing tanpa izin Presiden, jika merujuk pada Pasal 31 huruf c dan d Peraturan Pemerintah nomor 2 tahun 2007 tentang Tata Cara Memperoleh, Kehilangan, Pembatalan dan Memperoleh Kembali Kewarganegaraan Republik Indonesia.

“Jadi berdasarkan UU 12 tahun 2006 dan PP 2 tahun 2007 maka saudara Satria Arta Kumbara telah memenuhi unsur kehilangan kewarganegaraan Republik Indonesia,” tambahnya. (*)

Artikel Respons Mantan Marinir yang Gabung Tentara Rusia Setelah Terancam Kehilangan Status WNI pertama kali tampil pada News.

Kronologi Aksi Begal Menggunakan Pistol Mainan, Pelaku Terlacak Lewat GPS Ponsel

0
Dua pelaku begal bersenjata api mainan berhasil ditangkap di kawasan Perumahan Cipta Mandiri, Batam, Kamis (15/5) malam.

batampos – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Barelang masih melakukan pemeriksaan terhadap dua pelaku begal berinisial AB dan HS. Dari pemeriksaan polisi, pelaku menggunakan pistol mainan untuk mengancam korbannya.

“Itu pelaku menggunakan pistol mainan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Debby Tri Andrestian.

Pembegalan ini dilakukan pelaku di depan Perumahan Puri Asri, Nongsa pada Kamis (15/5) malam. Pelaku memepet dan menodong korban yang mengendarai motor menggunakan celurit dan pistol mainan.

Baca Juga: Begal Bersenjata Pistol Mainan Beraksi di Bundaran Hang Nadim

Pelaku kemudian membawa kabur motor, dan tas yang berisikan ponsel serta laptop.

“Hari ini kita masih melakukan pengembangan. Besok akan disampaikan,” katanya.

Aksi ini terkuak setelah korban bersama polisi mendatangi rumah pelaku melaui GPS ponsel korban. Pelaku diamankan di Perumahan Cipta Mandiri.

“Barang bukti didapati dari dalam rumah dan sudah kita amankan,” ungkapnya.

Baca Juga: Majelis Hakim Tetap Tangani Kasus 10 Eks Polisi Terlibat Sabu, PN Batam Tegaskan Tak Ada Konflik Kepentingan

Dengan kejadian ini, Debby mengimbau masyatakat untuk tetap waspada, khususnya saat berkendara pada malam hari.

“Jika mengalami tindak pidana, segera laporkan. Agar bisa langsung kita tindak lanjuti,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Kronologi Aksi Begal Menggunakan Pistol Mainan, Pelaku Terlacak Lewat GPS Ponsel pertama kali tampil pada Metropolis.

Barcelona Juara La Liga ke-28, Lamine Yamal Bersinar!

0
Raphinha (kiri) dan Lamine Yamal (kanan). (Dok. Lamine Yamal)

batampos – FC Barcelona menutup musim 2024/2025 dengan meraih gelar juara La Liga ke-28. Tim asuhan Hansi Flick berhasil mengalahkan Espanyol 2-0 pada pekan 36 di RCDE Stadium, Jumat (16/5) dini hari WIB.

Di bawah asuhan pelatih asal Jerman Hansi Flick, Barcelona tampil menarik sepanjang musim. Salah satu sorotan utama musim ini adalah penampilan Lamine Yamal.

Dilansir melalui kanal YouTube FC Barcelona, pemain berusia 17 tahun ini berhasil mencetak gol pembuka pada menit 53 melalui tembakan dari luar kotak penalti. Espanyol harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Leandro Carbera menerima kartu merah pada menit ke-79 akibat pelanggaran keras terhadap Yamal.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Barcelona untuk menambah keunggulan melalui gol Fermin Lopez di masa injury time, memanfaatkan umpan Yamal.

Dengan tambahan gelar musim ini, Barcelona kini mengoleksi 28 trofi La Liga. Barca memperkecil jarak dengan rival abadi mereka, Real Madrid, yang masih memimpin.

Dilansir melalui laman Transfermarkt, berikut adalah daftar klub dengan gelar La Liga terbanyak sepanjang sejarah.

1. Real Madrid – 36 Gelar

2. Barcelona – 28 Gelar

3. Atlético de Madrid – 11 Gelar

4. Athletic Bilbao – 8 Gelar

5. Valencia – 6 Gelar

6. Real Sociedad – 2 Gelar

7. Deportivo de La Coruña – 1 Gelar

8. Sevilla FC – 1 Gelar

9. Real Betis Balompié – 1 Gelar

Barcelona kini telah memenangkan enam gelar La Liga dalam satu dekade terakhir, menegaskan dominasi mereka di kancah sepak bola Spanyol. Dengan kombinasi pemain muda berbakat dan strategi yang efektif, Barcelona menunjukkan bahwa mereka siap untuk terus bersaing di level tertinggi. (*)

Artikel Barcelona Juara La Liga ke-28, Lamine Yamal Bersinar! pertama kali tampil pada Olahraga.