Kamis, 7 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1770

Kepri Championship 2025 Hadirkan 100 Tim Internasional Usia Dini di Batam

0
Turnamen sepak bola usia dini bertaraf internasional bertajuk Kepri Championship resmi digelar, Jumat (16/5).

batampos – Turnamen sepak bola usia dini bertaraf internasional bertajuk Kepri Championship resmi digelar kembali tahun ini di Kota Batam. Memasuki edisi ke-8 sejak pertama kali dihelat pada 2018, ajang ini menjadi magnet bagi ratusan pemain muda dari dalam dan luar negeri.

Direktur Turnamen Kepri Championship, Yora Amir, menyebut turnamen ini semakin mendapat tempat di hati masyarakat sepak bola Asia Tenggara, khususnya untuk kelompok usia muda. Tahun ini, total 100 tim ambil bagian dalam kompetisi yang digelar mulai Jumat (16/5) hingga Minggu (18/5).

“Pesertanya datang dari tiga negara Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Dari Singapura ada 19 tim, Malaysia 24 tim, dan sisanya dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Batam yang mengirim 42 tim,” kata Yora usai technical meeting di Batam, Kamis (15/5) malam.

Malaysia mengirim tim dari hampir seluruh wilayah, mulai dari Kuala Lumpur, Kajang, Selangor, Pahang, hingga Melaka. Sedangkan dari Indonesia, tim-tim datang dari Medan, Dumai, dan sejumlah kota lain di luar Kepri.

“Karena banyaknya peserta dari luar negeri, kami menyebutnya turnamen International Youth Football. Sekitar 40 persen tim berasal dari luar Indonesia, ini pencapaian yang belum pernah terjadi di edisi-edisi sebelumnya,” ujarnya.

Kompetisi ini diikuti anak-anak usia 9 tahun hingga 15 tahun, dan mempertandingkan sejumlah kelompok usia yang disesuaikan. Babak penyisihan digelar di dua lokasi, yaitu Stadion Tumenggung Abdul Jamal dan Stadion Citra Mas, Kabil. Untuk babak knock-out hingga semifinal, pertandingan dipusatkan di Stadion Tumenggung Abdul Jamal pada Minggu (18/5).

Yora mengatakan, selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi sarana pembinaan karakter anak sejak usia dini. “Kami ingin anak-anak bisa berkembang secara teknik dan mental. Mereka belajar membangun kerja tim, menghormati lawan, dan memahami pentingnya sportivitas baik dalam kemenangan maupun kekalahan,” katanya.

Ia menambahkan, sebetulnya ada tim dari Vietnam dan Thailand yang sudah mendaftar dan masuk ke dalam daftar peserta. Namun, karena tidak tersedia penerbangan langsung ke Batam, para orang tua peserta akhirnya membatalkan keberangkatan.

“Mereka sebenarnya sangat antusias. Hanya saja jalur perjalanan yang harus transit di Singapura dan melanjutkan dengan kapal ke Batam membuat mereka berpikir ulang,” jelas Yora.

Turnamen ini diselenggarakan oleh YR Event Organizer, yang merupakan singkatan dari Yora dan Rekan. Sejak digelar pertama kali, Kepri Championship terus konsisten menjadi wadah bagi pengembangan sepak bola usia muda, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia.

“Semangat kami sejak awal adalah membangun sepak bola dari usia dini. Saat ini euforia sepak bola di Indonesia sangat besar. Lewat Kepri Championship, kami ingin menjadi bagian dari gerakan itu dan sekaligus memperkenalkan Batam sebagai tuan rumah even internasional,” tegas Yora.

Malam sebelum pertandingan dimulai, para pelatih dan perwakilan tim juga mengikuti technical meeting yang membahas regulasi pertandingan serta proses pembagian grup melalui sistem cabut undi.

Dengan jumlah peserta yang terus meningkat dan cakupan internasional yang semakin luas, Kepri Championship diyakini akan menjadi salah satu turnamen sepak bola usia dini paling prestisius di Asia Tenggara. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Kepri Championship 2025 Hadirkan 100 Tim Internasional Usia Dini di Batam pertama kali tampil pada Olahraga.

8 Bulan Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Desa Serat, Anambas Belum Ada Penetapan Tersangka

0
Kasi Intel, Bambang Wiratdany. f.ihsan

batampos– Proses penyidikan kasus dugaan korupsi di Desa Serat, Kabupaten Anambas telah berjalan selama 8 bulan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Anambas.

Selama berjalannya penyidikan ini penyidik belum menetapkan tersangka karena mantan Kepala Desa, Antika tidak kooperatif.

“Untuk suspect tersangka (Antika) memang benar tidak kooperatif. Kami baru panggil 1 kali, tapi beliau tidak hadir. Keberadaannya sekarang nomaden (berpindah-pindah),” ujar Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Anambas, Bambang Wiratdany, Kamis, (15/5).

BACA JUGA: Jaksa Temui Aroma Korupsi di Desa Serat Selama 2 Tahun, Kerugian Capai Rp 753 Juta

Meski demikian, penyidik tetap memeriksa sejumlah saksi untuk mengumpulkan keterangan alat dan bukti (pulbaket).

Terbaru, 4 orang saksi turut terperiksa antara lain Sekretaris Desa, Legimin, mantan Camat Siantan Timur, Abdul Kadir, Camat Siantan Timur, Suhadi Kusumo Wijaya dan Perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Anambas, Muhammad Dwi Jaya Putera.

“Progresnya sekarang masih berkembang kita lakukan pendalaman. Saksi kita tanyakan seputar aktifitas Desa Serat ketika dipimpin oleh suspect (Antika),” tutur dia.

Bambang memastikan pihaknya akan segera melakukan pemanggilan kedua dan ketiga meskipun Antika tidak memenuhi panggilan dari penyidik.

“Jika tidak kunjung hadir memenuhi panggilan penyidik, kejaksaan segera melakukan jemput paksa terhadap Antika. Kita koordinasi dengan sesama jaksa di daerah lain untuk mencari keberadaannya,” tegas Bambang.

Selain itu, dalam waktu dekat penyidik bersama Insprektorat akan kembali melakukan perhitungan ulang kerugian negara. Sebab, Antika pernah melakukan dua kali pengembalian uang ke negara.

Perlu diketahui, kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh Antika ini memiliki modus menyelewengkan Dana Desa, Alokasi Dana Desa dan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun 2020 hingga 2022. Adapun kerugian negara sebelumnya mencapai Rp 753 juta. (*)

Reporter: Ihsan

Artikel 8 Bulan Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Desa Serat, Anambas Belum Ada Penetapan Tersangka pertama kali tampil pada Kepri.

TNI AL Tangkap Kapal Asing Berbendera Thailand di Perairan Selat Durian, Sita 1,2 Ton Kokain, 700 Kg Sabu-sabu

0

batampos– Tim Patroli Angkatan Laut berhasil menangkap Ikan Asing berbendera Thailand yang diawaki oleh 5 (lima) orang WNA, dengan identitas Nakhoda inisial KS, warga negara Thailand, 4 (empat) ABK yang berinisial UTT, AKO, KL dan S warga negara Myanmar, Senin (13/5) pukul 01.00 WIB di Perairan Selat Durian, Kepri.

Dalam penangkapan itu,prajurid tim Patroli TNI AL berhasil menyita 1,2 ton kokain dan 700 kg sabu sabu.

”Nanti sore konfrensi pers nya bang langsung oleh panglima,” ujar Kadispenal Lantamal IV Batam Mayor Laut Rio Nugroho saat dihubungi batampos lewat telepon.

”1,2 ton kokain, 700 kilo sabu-sabu jadi totalnya 1,9 ton semua,” ulangnya.

BACA JUGA: Video Pemeriksaan 10 Eks Satresnarkoba Polresta Barelang Diputar di Ruang Sidang, Fakta Penjualan Barang Bukti Sabu Terungkap

Informasi yang didapat batampos, penangkapan kapal pembawa narkoba itu bermula dari informasi intelijen. Saat tim patrol melakukan tugas di daerah selat Durian, tim ada kontak kapal yang melintas dengan melakukan peran penggelapan dan kecepatan relatif tinggi dan nakhoda tidak melaksanakan perintah Tim Patroli untuk berhenti.

Dalam proses penghentian sempat terjadi proses pengejaran oleh Tim Patroli TNI Angkatan Laut, dikarenakan kapal tersebut sempat berupaya untuk melarikan diri.

Setelah Tim Patroli berhasil menghentikan dan melakukan permeriksaan awal didapatkan data bahwa kapal tersebut merupakan Kapal Ikan Asing berbendera Thailand yang diawaki oleh 5 (lima) orang WNA, dengan identitas Nakhoda inisial KS, warga negara Thailand, 4 (empat) ABK yang berinisial UTT, AKO, KL dan S warga negara Myanmar.

Dugaan awal, Kapal Ikan tersebut melakukan tindak pidana pelayaran yakni kapal berlayar tanpa dilengkapi dokumen, serta kapal tidak laik laut. Untuk proses lebih lanjut, kapal di kawal menuju Pangkalan TNI Angkatan Laut Tanjung Balai Karimun.

Setelah kapal tiba di Pangkalan, Tim Patroli melakukan penyelidikan lanjutan dan ditemukan muatan berupa barang yang dikemas dengan karung sebanyak 95 (sembilan puluh lima) buah karung, yang dibedakan dengan 2 (dua) Jenis warna karung, yaitu warna kuning dan warna putih.

Dengan rincian 35 (tiga puluh lima) Karung berwarna kuning, 1 (satu) karungnya berisi 20 (dua puluh) bungkus teh China berwana hijau, dengan total 700 (tujuh ratus) bungkus, total berat + 700 (tujuh ratus) Kg. Sedangkan karung berwarna putih berjumlah 60 (enam puluh) karung, 1 (satu) karungnya berisi 20 (dua puluh) bungkus teh china berwana merah, total 1.200 (seribu dua ratus) bungkus, total berat + 1.200 Kg. Sehingga jumlah keseluruhan adalah 1.900 Kg atau 1,9 Ton.

Terdapat indikasi barang yang terdapat di dalam teh China tersebut merupakan narkotika jenis sabu, telah dilakukan pengujian terhadap barang tersebut oleh Tim dari Kanwil Bea Cukai Kepri menggunakan alat Narkotest Reagent U dan Reagent L dengan hasil dinyatakan positif mengandung Methamphetamine. (*)

Reporter: Fiska Juanda

Artikel TNI AL Tangkap Kapal Asing Berbendera Thailand di Perairan Selat Durian, Sita 1,2 Ton Kokain, 700 Kg Sabu-sabu pertama kali tampil pada Metropolis.

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Sabu Senilai Rp2,28 T di Selat Durian

0
Ilustrasi. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

batampos – Drama laut lepas terjadi Selasa (13/5/2025) dini hari di Perairan Selat Durian, Kepulauan Riau. Sebuah kapal ikan asing berbendera Thailand nekat kabur saat dikejar unsur patroli TNI Angkatan Laut. Aksi kejar-kejaran itu berakhir dengan penangkapan dan temuan mencengangkan: 1,9 ton sabu disamarkan dalam bungkus teh China.

Kejadian bermula sekitar pukul 01.00 WIB saat kapal patroli TNI AL mendeteksi kapal mencurigakan yang melaju cepat dan berupaya menghindari radar. Perintah berhenti diabaikan, sehingga tim patroli melakukan pengejaran.

Setelah berhasil dihentikan, petugas mendapati kapal itu diawaki lima WNA: seorang nakhoda berinisial KS asal Thailand, serta empat anak buah kapal (ABK) asal Myanmar masing-masing berinisial UTT, AKO, KL, dan S. Dugaan awal, kapal melanggar aturan pelayaran karena tidak memiliki dokumen dan dalam kondisi tidak laik laut.

Kapal kemudian dikawal menuju Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Karimun. Di sana, temuan mencurigakan mulai terkuak. Sebanyak 95 karung ditemukan di lambung kapal—35 karung kuning dan 60 karung putih. Isinya? Bungkusan teh China yang ternyata bukan sekadar teh.

Karung kuning masing-masing berisi 20 bungkus teh hijau, total 700 bungkus dengan berat 700 kilogram. Karung putih berisi teh merah, total 1.200 bungkus seberat 1.200 kilogram. Total keseluruhan mencapai 1,9 ton.

Hasil uji narkotest dari Kanwil Bea Cukai Kepri membuktikan semua bungkusan mengandung methamphetamine alias sabu. Jika satu gram sabu bisa merusak lima orang, maka penggagalan ini setara menyelamatkan 9,5 juta jiwa. Dari sisi ekonomi, nilainya mencapai Rp2,28 triliun!

Proses hukum selanjutnya akan diserahkan ke instansi berwenang sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kadispen Lantamal IV Batam, Mayor I Wayan Rusdiana, membenarkan penangkapan besar ini.

“Nanti sore akan dirilis,” ujarnya singkat. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri, Sandi Pramosinto

Artikel TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Sabu Senilai Rp2,28 T di Selat Durian pertama kali tampil pada Metropolis.

ASUS Mengumumkan Vivobook S14, Laptop AI Modern Terbaru di Indonesia

0

batampos – ASUS resmi meluncurkan Vivobook S14, laptop AI modern terbaru yang hadir di Indonesia. Bukan sekadar laptop AI, ASUS Vivobook S14 tampil sebagai perangkat dengan desain tipis namun tangguh, yang dirancang untuk meningkatkan mobilitas dan produktivitas penggunanya dalam aktivitas sehari-hari.

“Sebagai pemimpin pasar laptop nomor satu di Indonesia, ASUS terus berkomitmen menghadirkan inovasi terbaik untuk menjawab kebutuhan pengguna modern,” ujar Jimmy Lin, Regional Director ASUS Southeast Asia. “Hadirnya Vivobook S14 kali ini menegaskan posisi ASUS sebagai brand yang tidak hanya menghadirkan teknologi terkini, tetapi juga pengalaman penggunaan yang relevan dan mendukung produktivitas di setiap aktivitas.”

ASUS Vivobook S14 dirancang sebagai laptop modern dengan performa AI premium dan mobilitas tinggi. Laptop ini tersedia dalam pilihan prosesor AMD Ryzen™, Intel® Core™, dan Qualcomm Snapdragon®, yang semuanya dilengkapi dengan Neural Processing Unit (NPU). Teknologi ini memungkinkan pengolahan fitur dan aplikasi berbasis AI secara efisien dan real-time. Performa tinggi tersebut didukung oleh sistem pendingin khusus serta memori dan penyimpanan berkecepatan tinggi, untuk memastikan efisiensi daya dan responsivitas optimal dalam multitasking.

Dengan desain tipis dan bobot mulai dari 1,35 kg, Vivobook S14 menawarkan daya tahan baterai hingga lebih dari 16 jam. Laptop ini juga dilengkapi dengan fitur USB-C® Easy Charge dan konektivitas modern seperti USB4®, HDMI®, serta WiFi 6E. Integrasi antarperangkat menjadi lebih mudah berkat teknologi Microsoft Phone Link, serta bonus langganan Microsoft 365 dan Office Home & Student 2024.

Perlindungan Premium

Untuk keamanan dan keandalan, Vivobook S14 menggunakan bodi dual-metal chassis yang stylish dan telah bersertifikasi ketahanan militer AS (US Military Grade Durability/MIL-STD-810H), menjadikannya andal dalam berbagai kondisi. ASUS juga menyediakan garansi internasional selama tiga tahun di 114 negara, tanpa biaya servis maupun penggantian suku cadang. Perlindungan tambahan juga diberikan melalui program ASUS VIP Perfect Warranty selama tahun pertama.

Performa AI Premium

ASUS Vivobook S14 menghadirkan pengalaman terbaik dalam penggunaan fitur dan aplikasi berbasis AI melalui dukungan prosesor modern: AMD Ryzen™, Intel® Core™, dan Qualcomm Snapdragon®. Ketiganya telah dilengkapi dengan NPU yang memungkinkan pemrosesan AI secara real-time, meningkatkan efisiensi dan kinerja komputasi secara keseluruhan.

Kinerja tinggi dari prosesor ini semakin disempurnakan dengan sistem pendingin khusus yang menjaga suhu perangkat tetap stabil, sehingga performa tetap optimal meski digunakan dalam durasi panjang. Hal ini menjadikan Vivobook S14 pilihan andal untuk kebutuhan multitasking dan aplikasi AI.

Selain itu, Vivobook S14 dilengkapi memori dan penyimpanan berkecepatan tinggi, memastikan responsivitas maksimal dan efisiensi daya—memberikan pengalaman premium yang relevan bagi pengguna modern.

Mobilitas Premium

Dirancang untuk menunjang mobilitas tinggi, Vivobook S14 memiliki desain ringkas dengan bobot mulai dari 1,35 kg dan ketebalan hanya 15,9 mm. Desain ini memungkinkan laptop mudah dibawa ke mana saja tanpa mengorbankan performa.

Vivobook S14 juga dibekali daya tahan baterai hingga lebih dari 16 jam¹, memungkinkan pengguna tetap produktif atau menikmati hiburan sepanjang hari tanpa sering mengisi daya. Dukungan USB-C® Easy Charge menambah fleksibilitas dalam pengisian daya, karena kompatibel dengan adaptor standar maupun power bank.

Laptop ini juga mendukung berbagai konektivitas modern seperti dua port USB4®, HDMI®, dan WiFi 6E, memastikan kecepatan transfer data dan koneksi internet tetap stabil. Fitur Microsoft Phone Link memudahkan integrasi dengan smartphone, menciptakan pengalaman ekosistem yang lebih terhubung.

Untuk menunjang kebutuhan produktivitas, pengguna juga mendapatkan langganan gratis Microsoft 365 selama satu tahun dan Office Home & Student 2024 secara permanen.

Perlindungan Terdepan

Sebagai perangkat penunjang mobilitas tinggi, Vivobook S14 dibekali bodi dual-metal chassis yang kokoh dengan sertifikasi ketahanan militer AS (MIL-STD-810H). Sertifikasi ini membuktikan ketangguhan laptop dalam berbagai kondisi ekstrem dan penggunaan jangka panjang.

ASUS juga memberikan perlindungan purna jual terbaik, berupa garansi internasional selama tiga tahun di 114 negara, tanpa biaya servis dan penggantian suku cadang. Bagi pengguna yang sering bepergian atau tinggal di luar negeri, layanan ini sangat menguntungkan.

Sebagai nilai tambah, ASUS menyertakan program ASUS VIP Perfect Warranty—jaminan penggantian komponen atas kerusakan akibat kelalaian pengguna selama tahun pertama. Dengan perlindungan menyeluruh dari sisi desain hingga layanan, Vivobook S14 menjadi pilihan tepat bagi kamu yang membutuhkan laptop tangguh dan siap menemani aktivitas di mana saja. (*)

Artikel ASUS Mengumumkan Vivobook S14, Laptop AI Modern Terbaru di Indonesia pertama kali tampil pada Lifestyle.

Soun Kuah Telur Pedas Bisa Dinikmati Kapan Saja, Ini Resepnya

0
Soun kuah telur pedas yang lembut. (Dok. YouTube Devina Hermawan)

batampos – Saat cuaca tak menentu seperti ini, menikmati sepiring soun kuah telur pedas terasa sangat nikmat.

Cita rasanya gurih pedas dengan tekstur lembut sangat menggugah selera. Apalagi jika badan kurang fit. Makan ini bisa menambah semangat.

Di kanal YouTube, chef Devina Hermawan membagikan resep soun kuah telur pedas ini. Anda bisa mencobanya di rumah. Bahannya mudah cara membuatnya sangat mudah.

Baca juga: Resep Cireng Isi Ayam Suwir Pedas, Cocok untuk Camilan

Simak yuk resepnya.

Bahan-Bahan untuk membuat soun kuah telur pedas:

60 gram soun
4 buah cabai rawit merah
3 siung bawang putih
50 gram kol

Bahan Telur:

1 batang daun bawang
2 butir telur
¼ sdt garam
1 sdm maizena
2 sdm air

Bahan Lainnya:

Baca juga: Resmi Meluncur! Chery TIGGO 8 CSH Dibanderol Rp499 Juta untuk 1.000 Pembeli Pertama

2 sdm minyak
1 sdm saus sambal (opsional)
1 sdm saus tiram
1 sdt kaldu ayam bubuk
1 sdt garam
½ sdm gula pasir
1 sdt MSG (opsional)
1/8 sdt merica
700 ml air
Cabai bubuk atau gochugaru

Pelengkap:

Jeruk nipis
Bawang merah goreng

Cara untuk membuat soun kuah telur pedas:

1. Cincang bawang putih, iris cabai rawit merah, potong kotak kol dan iris daun bawang
2. Masukkan maizena dan air ke dalam mangkuk, aduk hingga merata dan masukkan daun bawang, telur, dan garam. Aduk kembali hingga merata
3. Panaskan sedikit minyak dan masukkan telur, lalu masak hingga matang dan sisihkan ke pinggir wajan

Baca juga: Ini Manfaat Minyak Zaitun untuk Rambut

4. Tambahkan sedikit minyak, masukkan bawang putih dan tumis hingga wangi dan berubah warna menjadi kecokelatan Setelah itu, masukkan kol dan cabai rawit merah, lalu tumis sesaat dan masukkan air. Masak hingga mendidih
5. Masukkan soun, kaldu ayam bubuk, garam, MSG, gula pasir, merica, dan saus tiram. Masak sesaat dan masukkan cabai bubuk dan saus sambal, masak sesaat
6. Matikan kompor dan pindahkan soun kuah telur pedas ke dalam mangkuk
7. Soun kuah telur pedas siap disajikan.

Selamat mencoba. (*)

Sumber: Jpgroup

Artikel Soun Kuah Telur Pedas Bisa Dinikmati Kapan Saja, Ini Resepnya pertama kali tampil pada Lifestyle.

Aprizal Ditemukan Gantung Diri di Rumah Kosong di Kampung Bangun Rejo

0
Korban ditemukan gantung diri di rumah kosong di Kampung Bangun Rejo, Gunung Lengkuas, Bintan, Jumat (16/5/2025) pagi. F. Kiriman warga

batampos– Seorang remaja ditemukan gantung diri di sebuah rumah kosong di Kampung Bangun Rejo, Gunung Lengkuas, Bintan, Jumat (16/5/2025) pagi.

Pemuda bernama Aprizal kelahiran tahun 1996 ini ditemukan pertama kali oleh warga setempat. Kemudian penemuan ini dilaporkan kepada pihak berwajib.

Menurut salah seorang warga setempat, Rio menjelaskan, warga mendapat kabar seorang laki-laki menggunakan kaus berwarna jingga dan menggunakan celana pendek, tergantung di sebuah rumah kosong.

BACA JUGA: Berna Ripvaldo Bukan Gantung Diri Tapi Dibunuh Luwis

“Kami dapat kabar dari warga lainnya ada orang yang gantung diri, biasa dia dipanggil wandi,” jelasnya.

Warga setempat juga tidak mengetahui secara pasti alasan korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Setelah mendapatkan laporan dari warga, pihak berwajib tiba di lokasi dan segera melakukan pemeriksaan indentifikasi dan pemeriksaan saksi.

“Tadi jasadnya sudah dibawa ke RSUD Bintan. Mungkin mau divisum,” katanya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait motif korban nekat gantung diri. Polisi belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut terkait penemuan ini. (*)

Reporter: Yusnadi

Artikel Aprizal Ditemukan Gantung Diri di Rumah Kosong di Kampung Bangun Rejo pertama kali tampil pada Kepri.

Ariastuty Sirait: BP Batam Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan dan Agribisnis

0

batampos – Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum Badan Pengusahaan (BP) Batam, Ariastuty Sirait, meninjau pelayanan di Rumah Sakit BP (RSBP) Batam dan kondisi lapangan di Kawasan Agribisnis Sei Temiang pada Kamis (15/5/2025).

Dalam kunjungannya ke RSBP Batam, Ariastuty ingin memastikan bahwa layanan rumah sakit tetap berada dalam kondisi prima.

“Kehadiran saya hari ini di RSBP Batam untuk melihat langsung bagaimana pelayanan di sini berjalan,” ujar Ariastuty.

“Setelah kami tinjau langsung ke poliklinik, radiologi, dan laboratorium, semua berjalan dengan baik. Saya berharap pelayanan ini dapat terus ditingkatkan agar memberikan dampak positif terhadap kepuasan pasien,” sambungnya.

Ariastuty juga tampak berbincang langsung dengan beberapa pasien. Ia menuturkan bahwa RSBP Batam saat ini membutuhkan sedikit penyempurnaan agar dapat naik kelas sesuai aturan dari Kementerian Kesehatan.

“Saat ini saya rasa pelayanan RSBP Batam sudah cukup baik. Hal ini dibuktikan melalui percakapan saya dengan beberapa pasien; rata-rata mereka cukup puas dengan layanan di poliklinik,” jelasnya.

“RSBP Batam juga akan terus berbenah untuk meningkatkan kelasnya sesuai Peraturan Kementerian Kesehatan. Ke depan, kami akan melakukan pengadaan peralatan pendukung seperti MRI dan mesin hemodialisis, yang tentunya akan didukung oleh tim medis profesional dan andal,” tegas Ariastuty.

Usai dari RSBP Batam, Ariastuty melanjutkan kunjungan ke Kawasan Agribisnis Sei Temiang. Kehadirannya merupakan tindak lanjut dari diskusi bersama para pelaku usaha yang digelar pada Rabu (14/5/2025) di Balairungsari.

“Di sini saya ingin melihat langsung hal-hal yang menjadi pokok diskusi kemarin bersama para pelaku usaha pertanian, peternakan, dan perikanan,” ujarnya.

“Setelah kami cek di lapangan, memang ada beberapa persoalan seperti drainase, lampu penerangan, tempat penumpukan limbah, dan beberapa hal lainnya yang perlu diperbaiki bersama oleh BP Batam, pelaku usaha, dan stakeholder terkait,” jelasnya.

Menanggapi temuan tersebut, Ariastuty menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan pelaku usaha.

“Kami di BP Batam terus berkomitmen agar pelayanan umum kepada masyarakat dan pelaku usaha di Batam dapat berjalan dengan baik dan lancar tanpa kendala,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini General Manager Hunian, Gedung, Agribisnis, dan Taman, Andi Yunus; Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan, Muhammad Yanto; serta beberapa pejabat tingkat III dan IV di lingkungan BP Batam. (MI)

Artikel Ariastuty Sirait: BP Batam Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan dan Agribisnis pertama kali tampil pada Metropolis.

Ariastuty Sirait: BP Batam Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan dan Agribisnis

0

batampos – Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum Badan Pengusahaan (BP) Batam, Ariastuty Sirait, meninjau pelayanan di Rumah Sakit BP (RSBP) Batam dan kondisi lapangan di Kawasan Agribisnis Sei Temiang pada Kamis (15/5/2025).

Dalam kunjungannya ke RSBP Batam, Ariastuty ingin memastikan bahwa layanan rumah sakit tetap berada dalam kondisi prima.

“Kehadiran saya hari ini di RSBP Batam untuk melihat langsung bagaimana pelayanan di sini berjalan,” ujar Ariastuty.

“Setelah kami tinjau langsung ke poliklinik, radiologi, dan laboratorium, semua berjalan dengan baik. Saya berharap pelayanan ini dapat terus ditingkatkan agar memberikan dampak positif terhadap kepuasan pasien,” sambungnya.

Ariastuty juga tampak berbincang langsung dengan beberapa pasien. Ia menuturkan bahwa RSBP Batam saat ini membutuhkan sedikit penyempurnaan agar dapat naik kelas sesuai aturan dari Kementerian Kesehatan.

“Saat ini saya rasa pelayanan RSBP Batam sudah cukup baik. Hal ini dibuktikan melalui percakapan saya dengan beberapa pasien; rata-rata mereka cukup puas dengan layanan di poliklinik,” jelasnya.

“RSBP Batam juga akan terus berbenah untuk meningkatkan kelasnya sesuai Peraturan Kementerian Kesehatan. Ke depan, kami akan melakukan pengadaan peralatan pendukung seperti MRI dan mesin hemodialisis, yang tentunya akan didukung oleh tim medis profesional dan andal,” tegas Ariastuty.

Usai dari RSBP Batam, Ariastuty melanjutkan kunjungan ke Kawasan Agribisnis Sei Temiang. Kehadirannya merupakan tindak lanjut dari diskusi bersama para pelaku usaha yang digelar pada Rabu (14/5/2025) di Balairungsari.

“Di sini saya ingin melihat langsung hal-hal yang menjadi pokok diskusi kemarin bersama para pelaku usaha pertanian, peternakan, dan perikanan,” ujarnya.

“Setelah kami cek di lapangan, memang ada beberapa persoalan seperti drainase, lampu penerangan, tempat penumpukan limbah, dan beberapa hal lainnya yang perlu diperbaiki bersama oleh BP Batam, pelaku usaha, dan stakeholder terkait,” jelasnya.

Menanggapi temuan tersebut, Ariastuty menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan pelaku usaha.

“Kami di BP Batam terus berkomitmen agar pelayanan umum kepada masyarakat dan pelaku usaha di Batam dapat berjalan dengan baik dan lancar tanpa kendala,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini General Manager Hunian, Gedung, Agribisnis, dan Taman, Andi Yunus; Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan, Muhammad Yanto; serta beberapa pejabat tingkat III dan IV di lingkungan BP Batam. (MI)

Artikel Ariastuty Sirait: BP Batam Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan dan Agribisnis pertama kali tampil pada Metropolis.

Dua Warga Tiongkok Bekerja Sebagai Buruh Kasar Pembangunan Opus Bay di Marina City, Ini yang Dilakukan Imigrasi

0
WNA yang melanggar aturan tinggal saat ditangkap Imigrasi Batam. f.cecep

batampos– Sebanyak 23 warga negara asing (WNA) diamankan petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam bersama Polda Kepulauan Riau (Kepri) dalam operasi gabungan bertajuk Wira Waspada yang digelar sepanjang April hingga Mei 2025.

Operasi ini difokuskan di sejumlah wilayah rawan pelanggaran keimigrasian, seperti Tanjung Uncang dan Marina,Sekupang.

Kepala Kantor Imigrasi Batam, Hajar Aswad, menyebutkan para WNA tersebut diduga kuat melanggar izin tinggal serta menyalahgunakan visa kunjungan untuk bekerja secara ilegal di Indonesia.

Saat ini, seluruh WNA yang diamankan telah ditahan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Batam untuk menjalani proses hukum dan persiapan deportasi ke negara asal.

BACA JUGA: Imigrasi Batam Tangkap Puluhan WNA Ilegal, Termasuk Buruh Proyek dan Koordinator Perekrutan

“Mereka masuk dengan visa wisata, namun faktanya ditemukan bekerja sebagai buruh dan pekerjaan lainnya yang tidak sesuai izin tinggal,” ujar Hajar dalam konferensi pers di Kantor Imigrasi Batam, Kamis (15/5).

Dari hasil operasi, petugas mengamankan dua WN Tiongkok yang diketahui bekerja sebagai buruh kasar dalam proyek pembangunan Opus Bay di kawasan Marina City, Tanjung Uncang. Keduanya ditemukan menginap di salah satu penginapan di Batam Center pada 7 Mei 2025.

“Mereka telah melebihi batas izin tinggal dari visa wisata dan bekerja sebagai buruh, yang jelas-jelas melanggar aturan keimigrasian,” ujar Hajar.

Lebih lanjut, dari penyelidikan diketahui bahwa keduanya direkrut oleh subkontraktor asal Surabaya. Kasus ini kini tengah ditindaklanjuti oleh pihak Imigrasi bersama Polda Kepri.

Selain itu, petugas juga mengamankan 17 WN Myanmar. Dari jumlah tersebut, 10 orang terbukti melebihi izin tinggal, sementara enam lainnya masih dalam masa izin tinggal yang sah. Namun, satu orang berinisial TS yang berstatus sebagai pencari suaka di Indonesia, diduga menjadi koordinator dari 16 WN Myanmar lainnya.

TS diketahui memberikan akomodasi dan transportasi kepada para WNA tersebut serta diduga menerima keuntungan dari aktivitas tersebut.

Modus yang digunakan adalah menawarkan pekerjaan di Singapura, seperti pelayan restoran, perawat, dan asisten rumah tangga.

“Mereka kerap berpindah-pindah hotel untuk menghindari deteksi petugas, karena aktivitas ini dilakukan secara diam-diam,” ujar Hajar.

Dalam operasi pada 15 Mei, petugas juga mengamankan satu WN Kanada berinisial DJM di kawasan OS Hotel, Batam Kota. DJM dilaporkan warga karena mengganggu ketertiban umum dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan kejiwaan.

“Pemulangan akan dilakukan setelah pemeriksaan medis dan dinyatakan layak untuk dideportasi,” kata Hajar.

Sementara itu, tiga WN Bangladesh juga turut diamankan karena memasuki wilayah Indonesia tanpa melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) resmi, yang merupakan pelanggaran serius terhadap ketentuan keimigrasian.

Seluruh WNA yang diamankan dinyatakan melanggar Pasal 113 Undang-Undang Nomor 63 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Mereka terancam hukuman pidana penjara selama satu tahun dan/atau denda maksimal Rp100 juta.

“Imigrasi Batam berkomitmen menjaga integritas wilayah dengan memastikan hanya orang asing yang memberikan kontribusi positif yang boleh tinggal dan berkegiatan di Batam. Tindakan tegas akan diambil terhadap pelanggar yang mengancam ketertiban dan keamanan,” ujarnya. (*)

Reporter: Azis Maulana

Artikel Dua Warga Tiongkok Bekerja Sebagai Buruh Kasar Pembangunan Opus Bay di Marina City, Ini yang Dilakukan Imigrasi pertama kali tampil pada Metropolis.