Senin, 18 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1858

Pemerintah Bantah Indonesia Jadi Kelinci Percobaan Vaksin TBC

0
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikina. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com (DERY RIDWANSAH)

batampos – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa Indonesia bukan kelinci percobaan dalam pengembangan vaksin Tuberkulosis (TBC). Budi justru menilai langkah ini membuat Indonesia bisa berperan penting dalam upaya global menyelamatkan jutaan nyawa dari penyakit menular paling mematikan di dunia ini.

“Ini supaya mengedukasi masyarakat juga, bahwa ini bukan seperti kelinci percobaan,” ujarnya, Sabtu (10/5).

Dia menduga, ada upaya pihak tertentu untuk memframing agar orang tidak mau divaksin. Padahal, akibatnya bisa sangat fatal.

“Nanti bisa meninggal 100 ribu orang karena perkara seperti ini. Justru hal seperti ini sudah terbukti: Covid-19 saja bisa turun karena vaksinasi, kan? Dulu banyak yang bilang jangan divaksin Covid karena ada chip-nya. Nah, justru orang-orang seperti itu yang sangat jahat,” ujar Menkes.

Dia berharap, media bisa mendidik masyarakat. Jangan sampai, masyarakat isu-isu seperti itu. “Kalau akhirnya masyarakat tidak mau divaksin Covid lalu meninggal, dosa kita kepada mereka yang wafat karena disinformasi,” lanjutnya.

Dia menjelaskan bahwa vaksin TBC yang saat ini tengah menjalani uji klinis tahap 3 di Indonesia. Itu merupakan hasil kerja keras para peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Universitas Padjadjaran.

Uji coba telah melibatkan lebih dari 2.000 partisipan sejak akhir 2024, dengan pengawasan ketat dan standar ilmiah tertinggi.

“Teman-teman mesti jelas bahwa vaksin itu ada clinical trial 1, 2, dan 3. Trial 1 menentukan vaksin ini aman atau tidak, dan itu sudah lewat. Sekarang kita masuk ke trial 3 untuk melihat efektivitasnya. Jadi ini semua saintifik, bukan hoaks atau gosip,” tegasnya.

Budi juga mengingatkan bahwa sejarah telah membuktikan kekuatan vaksin dalam menekan wabah penyakit. “Covid-19 turun bukan karena pengobatan atau skrining, tapi karena vaksin. Vaksin itu menyelamatkan jutaan nyawa,” katanya.

TBC, lanjut Budi, masih menjadi pembunuh nomor satu di antara penyakit menular di dunia. Setiap tahun, lebih dari satu juta orang meninggal dunia akibat TBC, termasuk sekitar 125 ribu orang di Indonesia.

“Semenit dua orang meninggal karena TBC. Kita bicara lima menit di sini, sepuluh orang sudah meninggal,” ujarnya.

Dengan partisipasi aktif dalam uji klinis, Indonesia juga mengincar keuntungan strategis: produksi vaksin dalam negeri oleh Bio Farma. “Kalau vaksin ini berhasil, Indonesia bisa jadi negara prioritas untuk memproduksi sendiri. Ini bukan hanya soal menyelamatkan warga kita, tapi juga memberi akses untuk dunia,” katanya.

Terkait kekhawatiran vaksin tidak cocok secara genetik, Menkes memastikan bahwa alasan Indonesia ikut dalam uji coba justru untuk memastikan kesesuaian. Ia mencontohkan kasus vaksin malaria yang tidak efektif di Indonesia karena dikembangkan untuk populasi Afrika.

“Kita nggak mau kecolongan lagi. Kita pengen aktif supaya vaksinnya juga cocok buat orang Indonesia,” pungkasnya. (*)

Artikel Pemerintah Bantah Indonesia Jadi Kelinci Percobaan Vaksin TBC pertama kali tampil pada News.

Kepri Kurang 120 Dokter Spesialis

0
Kepala Dinkes Kepri, M. Bisri. F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau menyatakan mengalami kekurangan dokter spesialis sebanyak 120 orang.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Pemprov telah menyiapkan kuota beasiswa pendidikan kedokteran spesialis.

Kepala Dinkes Kepri, M. Bisri mengatakan bahwa kuota beasiswa tersebut sesuai dengan jumlah dokter spesialis yang dibutuhkan oleh kabupaten kota di Kepri, yakni sebanyak 120 orang.

Sejauh ini, kata dia sudah ada 40 orang yang telah mulai belajar di kampus kedokteran di Indonesia.

BACA JUGA: Rumah Sakit Apung dokterSHARE Bakal Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Tambelan

“Sehingga sisa 80 orang lagi yang kita butuhkan. Tapi saat ini sudah ada 56 orang yang sudah mendaftar,” kata Bisri, Jumat (9/5).

Ia menerangkan, beasiswa yang diberikan kepada calon dokter spesialis itu sebesar Rp200 juta per tahun. Mereka akan menempuh pendidikan selama kurang lebih empat tahun, sehingga total beasiswa yang diberikan sebanyak Rp800 juta per tahun untuk satu orang.

Anggaran beasiswa yang diperkirakan mencapai Rp96 Miliar tersebut berasal dari APBD Pemprov, disuport dengan APBD kabupaten dan kota yang ada di Kepri. Kendati demikian, pihaknya berharap Kementerian Kesehatan, dapat ikut membantu menganggarkan beasiswa tersebut.

“Kita jalankan program ini secara bertahap karena kondisi keuangan daerah masih menyesuaikan dengan kebijakan efisiensi,” tambahnya.

Ia menegaskan, bahwa dokter spesialis yang mendapatkan beasiswa dari Pemprov harus mengabdi minimal selama 15 tahun di Kepri. Jika dokter beasiswa tidak komitmen, maka akan diberikan sanksi berupa pengembalian 20 kali uang beasiswa yang diberikan.

“Setelah lulus, penerima beasiswa diwajibkan mengabdi selama 15 tahun di wilayah Kepri. Jika tidak ya disanksi. Seperti mengembalikan beasiswa sebanyak 20 kali,” tambahnya.

Ia menambahkan, bahwa beasiswa ini diharapkan mampu membantu rumah sakit di Kepri menjadi lebih mandiri, tanpa terus bergantung pada tenaga dokter spesialis dari luar daerah.

Dengan semakin banyaknya dokter spesialis dari daerah sendiri, dia menegaskan, maka kualitas pelayanan kesehatan di Kepri pun diprediksi dapat semakin meningkat.

“Targetnya, pelayanan rumah sakit bisa mencapai 80 persen. Itu sangat tergantung dari ketersediaan dokter spesialis,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

 

Artikel Kepri Kurang 120 Dokter Spesialis pertama kali tampil pada Kepri.

Janji Kepala Daerah Permudah Perizinan, Ombudsman: Jangan Sekadar Lip Service

0
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Lagat Siadari. Foto: Ombudsman Kepri untuk Batam Pos

batampos – Kepala daerah di Batam kembali menggaungkan komitmen untuk mempermudah perizinan investasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Janji ini disampaikan seiring dengan sorotan publik terhadap sistem pengurusan perizinan yang dianggap masih belum optimal.

Menanggapi hal ini, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kepri, Lagat Parroha Patar Siadari, mengingatkan agar komitmen tersebut tidak berhenti sebagai janji kosong. Langkah konkret dan kerja keras untuk mewujudkan perbaikan pelayanan harus dilakukan, khususnya di sektor perizinan yang menjadi ujung tombak investasi.

Dia menyebut, pernyataan itu harus ditindaklanjuti secara serius agar tidak dianggap sebagai bentuk lip service semata.

“Kalau kepala daerah berjanji bakal meningkatkan pelayanan perizinan, mudah-mudahan ini bukan pepesan kosong, bukan sekadar lip service,” ujarnya, Jumat (9/5).

Baca Juga: 7 Juru Parkir Liar Ditangkap dalam Operasi Pekat Seligi di Batam

Menurutnya, keluhan masyarakat terhadap pelayanan di MPP masih cukup tinggi, baik dari kalangan pengusaha maupun warga pengguna layanan. Salah satu persoalan yang mencuat adalah tidak konsistennya pelaksanaan standar layanan, termasuk prosedur operasional yang masih tumpang tindih.

“Kalau kita bicara perbaikan layanan perizinan, maka semuanya kembali kepada sistem yang dibangun. Dalam konteks ini kami menyebutnya sebagai prosedur atau SOP,” katanya.

Kepatuhan terhadap standar layanan, menurutnya, merupakan kunci utama menyelesaikan setengah dari permasalahan yang ada. Ia menambahkan, separuh lainnya bisa dituntaskan lewat inovasi pelayanan, pengawasan terhadap aparatur, serta peningkatan sarana dan prasarana pendukung. Namun semua itu hanya akan efektif jika kepala daerah menunjukkan komitmen dan konsistensi dalam menerapkan aturan.

Sebagai pemimpin yang menakhodai dua institusi besar sekaligus: Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan BP Batam, kepala daerah semestinya memiliki kapasitas untuk melakukan perbaikan signifikan. “Kita anggaplah apa yang disampaikan kepala daerah itu hal yang positif dan tanpa tendensius, tentu ini merupakan sebuah harapan,” tambah Lagat.

Baca Juga: Dari KTP hingga Sampah, Pemko Batam Lakukan Evaluasi Layanan Publik

Namun, ia juga memberi catatan agar pemerintah tidak membiarkan ruang bagi praktik percaloan dalam pengurusan izin. Munculnya calo adalah indikasi lemahnya sistem pelayanan yang dibangun. Bila sistem berjalan dengan baik dan pelayanan transparan, masyarakat tidak akan merasa perlu mencari jalan pintas.

“Jangan sampai nanti kemudian orang lebih suka menggunakan jasa calo,” kata dia.

Lagat berharap, janji perbaikan ini bukan sekadar retorika politik melainkan awal dari pembuktian bahwa Batam di bawah satu kepemimpinan, bisa membangun tata kelola pelayanan publik yang lebih baik dan profesional. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Janji Kepala Daerah Permudah Perizinan, Ombudsman: Jangan Sekadar Lip Service pertama kali tampil pada Metropolis.

Unggah Meme Prabowo Berciuman dengan Jokowi, Mahasiswi Berinisial SSS Ditangkap Polisi

0
Karo Penmas Div Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Seorang mahasiswi Institut Teknologi Bandung (ITB) ditangkap polisi karena membuat meme Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo (Jokowi) berciuman. Pihak ITB pun buka suara pasca penangkapan mahasiswi berinisial SSS oleh Bareskrim Polri.

Mereka menyatakan telah berkomunikasi dengan dengan berbagai pihak. Bahkan orang tua mahasiswi tersebut sudah mendatangi ITB dan menyampaikan permohonan maaf.

Direktur Komunikasi dan Hubungan Masyarakat ITB N. Nurlaela Arief menyampaikan hal itu melalui keterangan resmi pada Jumat malam (9/5). ITB mengakui bahwa SSS adalah salah seorang mahasiswi di Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD).

”ITB telah berkoordinasi secara intensif dan bekerja sama dengan berbagai pihak. Pihak orang tua dari mahasiswi sudah datang ke ITB dan menyatakan permintaan maaf,” imbuhnya.

Selain itu, ITB juga sudah berkoordinasi dengan Ikatan Orang Tua Mahasiswa (IOM) dan pihak-pihak terkait lainnya. Mabes Polri sudah mengkonfirmasi bahwa SSS diamankan dan dijadikan tersangka dengan dugaan pelanggaran Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

SSS ditangkap oleh polisi setelah membuat meme Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo (Jokowi) berciuman.

Walau tidak secara spesifik menjelaskan ihwal penangkapan tersebut, Divisi Humas Polri menyatakan bahwa mereka memang sudah menangkap perempuan berinisial SSS.

”Bahwa seorang Perempuan berinisial SSS telah ditangkap dan diproses. Tersangka SSS melanggar Pasal 45 ayat (1) juncto Pasal 27 ayat (1) dan atau Pasal 51 ayat (1) juncto Pasal 35 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.

Trunoyudo menyampaikan bahwa saat ini proses hukum atas kasus tersebut, termasuk tersangka SSS, masih dalam tahap penyidikan.

Merujuk pasal yang disangkakan, SSS telah dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan, mentransmisikan, dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan. (*)

Artikel Unggah Meme Prabowo Berciuman dengan Jokowi, Mahasiswi Berinisial SSS Ditangkap Polisi pertama kali tampil pada News.

Dishub Batam Evaluasi Traffick Light Simpang Kalista, Ini Sebabnya

0
Kadishub Batam, Salim.

batampos – Pergantian lampu pengatur lalu lintas di Simpang Kalista, Batam Kota membingungkan para pengendara. Sebab, traffick light ini memiliki durasi lampu hijau yang cepat, sedangkan lampu merah yang lambat.

Pantauan Batam Pos, lampu hijau dari arah Panasonic menuju Simpang Kalista hanya berdurasi 10 detik. Sedangkan lampu merahnya mencapai semenit. Akibatnya, jalan ini kerap macet saat jam sibuk.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim mengatakan pihaknya akan mengevaluasi lampu traffick light tersebut.

Baca Juga: Truk Tanah Meresahkan, Dishub Batam akan Tingkatkan Pengawasan 

“Kita evaluasi untuk arah semua simpang,” ujarnya Jumat (9/5).

Salim menjelaskan penerapan durasi pergantian lampu di seluruh traffick light di Kota Batam sudah berdasarkan jumlah volume kendaraan.

Jika traffick light tersebut memiliki volume kendaraan yang padat, maka durasi lampu hijaunya akan diperlambat.

“Penerapan waktu itu melalui pemantauan,” katanya.

Baca Juga: Tiga Korban Kecelakaan Tiban Centre Membaik, Dua Pasien Mulai Dipulangkan

Sementara Kabid Lalu-lintas Dinas Perhubungan Kota Batam, Edward Purba mengatakan pihaknya akan kembali meninjau volume kendaraan di persimpangan tersebut.

“Mungkin saja terjadi perubahan volume. Maka nanti waktunya akan kita sesuaikan lagi,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Dishub Batam Evaluasi Traffick Light Simpang Kalista, Ini Sebabnya pertama kali tampil pada Metropolis.

Tiga Wakil Indonesia Lolos ke Semifinal Taipei Open 2025

0
Jafar/Felisha. (Dok.PBSI)

batampos – Dari enam wakil Indonesia yang berlaga di babak perempat final Taipei Open 2025, hanya tiga yang berhasil melaju ke babak semifinal. Meskipun beberapa sektor kandas, asa Merah Putih masih menyala di sektor ganda campuran dan ganda putri.

Di sektor tunggal putra, harapan Indonesia yang diwakili oleh Moh. Zaki Ubaidillah harus terhenti di babak perempat final. Zaki berhadapan dengan unggulan pertama asal Taiwan, Chou Tien Chen.

Meskipun memberikan perlawanan sengit dan sempat mengejar hingga 19-20 di gim ketiga, Zaki akhirnya kalah dengan skor 16-21, 21-18, dan 21-19. Kekalahan ini membuat Indonesia tidak memiliki wakil di nomor tunggal putra untuk babak semifinal.

Pasangan ganda putra Rahmat Hidayat/Yeremia Erich Yacob Rambitan juga gagal melanjutkan langkah mereka ke babak semifinal setelah ditaklukkan oleh pasangan Jepang, Takumi Nomura/Yuichi Shimogami, dengan skor 18-21, 13-21. Pada laga yang digelar di Taipei Arena, Rahmat/Yeremia sebenarnya sempat memberikan perlawanan sengit.

Mereka berhasil unggul tipis di interval gim pertama dengan skor 11-10, namun ketangguhan Nomura/Shimogami berhasil menutup gim pertama dan melanjutkan dominasi di gim kedua.

Kekalahan ini menutup perjuangan sektor ganda putra Indonesia di turnamen Super 300 tersebut. Bagi Rahmat/Yeremia, hasil ini memperpanjang penantian mereka untuk kembali bersinar setelah Yeremia sempat mengalami cedera pergelangan kaki pada Indonesia Open 2023.

Meskipun di sektor putra gagal melaju, Indonesia masih memiliki harapan di nomor ganda campuran dan ganda putri. Dua pasangan ganda campuran, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti, berhasil memastikan tempat di babak semifinal.

Jafar/Felisha mengamankan tiket semifinal usai menaklukkan wakil tuan rumah, Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan, dalam pertarungan dua gim 21-16 dan 21-15.

Sementara itu, Dejan/Fadia melangkah ke semifinal setelah melewati duel ketat menghadapi wakil Malaysia, Loo Bing Kun/Toh Ee Wei. Meski sempat tertinggal di gim pertama dengan skor 20-22, mereka mampu bangkit dan memenangi dua gim berikutnya dengan skor 21-17 dan 21-12.

Penampilan solid tersebut memastikan mereka melaju ke babak empat besar dan akan berhadapan dengan pasangan Jepang, Yuichi Shimogami/Sayaka Hobara.

Di sektor ganda putri, Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose menjaga asa Indonesia tetap hidup setelah mengalahkan pasangan tuan rumah, Yan Fei Chen/Liang Ching Sun, dalam dua gim langsung 21-16, 21-15. Kemenangan tersebut memastikan langkah mereka ke semifinal dan membuka peluang untuk meraih gelar.

Berikut adalah rekap pertandingan wakil Indonesia di perempat final Taipei Open 2025:

Tunggal Putra: Moh. Zaki Ubaidillah vs Chou Tien Chen (Taiwan) 16-21, 21-18, 21-19

Ganda Putra: Rahmat Hidayat/Yeremia Erich Yacob Rambitan vs Takumi Nomura/Yuichi Shimogami (Jepang) 18-21, 13-21

Ganda Campuran: Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu vs Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan (Taiwan) 21-16, 21-15

Ganda Campuran: Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Loo Bing Kun/Toh Ee Wei (Malaysia) 20-22, 21-17, 21-12

Ganda Putri: Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose vs Yan Fei Chen/Liang Ching Sun (Taiwan) 21-16, 21-15

 

Artikel Tiga Wakil Indonesia Lolos ke Semifinal Taipei Open 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.

Dinilai Mengandung Unsur Judi, MUI Kabupaten Lingga Keluarkan Fatwa “HARAM” Terhadapt Permainan Mesin Boneka Capit dan Sejenisnya

0
Beberapa permainan yang dinyatakan HARAM oleh MUI Kabupaten Lingga. F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lingga resmi mengeluarkan fatwa “HARAM” terhadap beberapa permainan yang ada di pasar malam seperti mesin boneka capit, permainan lempar gelang, lempar bola, dan sejenisnya.

Keputusan tersebut diambil oleh MUI Lingga melalui sidang Komisi Fatwa MUI Kabupaten Lingga yang digelar pada Selasa, 6 Mei 2025.

Dalam keterangannya, tim kajian MUI Kabupaten Lingga menjelaskan bahwa permainan mesin boneka capit dan lempar gelang mengandung unsur maysir (judi) karena bersifat untung-untungan.

BACA JUGA: Gelper Beroperasi di Lantai II Swalayan Oriental

Pemain harus menukar sejumlah uang untuk mendapatkan koin atau alat main lainnya yang kemudian digunakan dalam permainan yang hasilnya tidak pasti.

“Permainan mesin boneka capit dan lempar gelang termasuk judi karena mengandalkan keberuntungan. Jika berhasil, pemain mendapat hadiah. Jika gagal, tidak mendapat apa-apa,” demikian dijelaskan dalam hasil kajian.

Poin keputusan fatwa MUI Kabupaten Lingga sebagai berikut:

1. Permainan mesin boneka capit dinyatakan haram.

2. Permainan lempar gelang, lempar bola, dan sejenisnya dinilai mengandung unsur perjudian dan juga haram.

Ketua Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Lingga, Badi’ul Husni, S.Pd.I, turut menegaskan larangan ini. Menurut Badi’ul Husni, praktik permainan lempar gelang yang ditemukan di pasar malam Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir, yang diadakan oleh pihak swasta bernama PANDAWA.

“Permainan seperti itu hukumnya haram, karena jelas mengandung unsur mengundi nasib,” ujar Badi’ul Husni saat dikonfirmasi. Rabu, (7/5).

Selanjutnya Badi’ul Husni menjelaskan bahwa pihaknya akan menyurati pihak-pihak terkait dalam proses penindakan hal tersebut termasuk Aparat Penegak Hukum (APH).

“Kami akan menyurati pihak Kepolisian dan terkait dalam hal ini,” terangnya.

Dengan diterbitkannya fatwa ini, MUI Kabupaten Lingga mengimbau masyarakat, khususnya umat Islam, untuk menjauhi jenis permainan yang mengandung unsur perjudian dan meminta pemerintah daerah untuk menertibkan kegiatan serupa. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Dinilai Mengandung Unsur Judi, MUI Kabupaten Lingga Keluarkan Fatwa “HARAM” Terhadapt Permainan Mesin Boneka Capit dan Sejenisnya pertama kali tampil pada Kepri.

55.599 Calon Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Madinah, Dua Jemaah Wafat

0
Jemaah sedang melakukan thawaf di Masjidil Haram. (Media Center Haji 2025)

batampos – Rangkaian kedatangan jemaah haji Indonesia di Madinah pada Jumat (9/5) diwarnai duka. Hingga kemarin, dua jemaah perempuan asal Indonesia telah wafat di Tanah Suci.

Setelah sebelumnya dilaporkan satu jemaah asal Banjarnegara meninggal dunia, kini bertambah satu lagi, yakni Nur Fadillah asal Sidoarjo, Jawa Timur.

“Dari jemaah yang sudah tiba di Madinah, sebanyak dua jemaah haji kita meninggal dunia di Tanah Suci,” kata Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara, Abdul Basir, Jumat (9/5).

Keduanya merupakan jemaah perempuan yang sempat menjalani proses kedatangan di Madinah sebelum menghembuskan napas terakhir.

Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) hingga pukul 09.00 Waktu Arab Saudi (WAS) atau sekitar pukul 13.00 WIB, sudah 143 kloter jemaah haji Indonesia mendarat di Madinah. Itu berarti 27,24 persen dari total rencana 525 kloter telah tiba.

Total jemaah yang sudah diberangkatkan mencapai 55.599 orang, atau 27,35 persen dari total kuota nasional sebanyak 203.320 jemaah. Dari angka itu, 11.934 merupakan jemaah lansia, atau sekitar 21,46 persen, menunjukkan proporsi tinggi kelompok rentan dalam penyelenggaraan haji tahun ini.

Hingga pukul 09.00 WAS, hari Jumat telah diberangkatkan 9 kloter dengan total 3.439 jemaah, termasuk 725 lansia.

Penerbangan dimulai dari SUB 23 (Surabaya) dengan Saudi Airlines SV 5119 dan akan diakhiri oleh SUB 26 yang juga menggunakan Saudi Airlines SV 5245 pukul 23.40 WAS atau sekitar 03.40 WIB.

Cuaca Panas Stabil, Sinar Terik dan Udara Kering

Mengutip data dari The Weather Channel, cuaca di Madinah pada Jumat (9/5) diperkirakan mencapai suhu maksimum 41 derajat Celsius di siang hari dan minimum 27 derajat pada malam hari.

Hingga pukul 09.09 WAS, suhu udara telah menyentuh 33 derajat, dan terasa sama panasnya dengan tingkat kelembapan 21 persen, menandakan udara yang sangat kering.

Angin bertiup pelan dari arah utara dengan kecepatan 5 km/jam. Indeks UV berada di angka 5 dari skala 11, yang termasuk kategori sedang.

Artinya, paparan sinar matahari tetap bisa berbahaya jika terkena langsung dalam waktu lama. Tekanan udara mencapai 1.015,2 mb, dengan jarak pandang sekitar 9,66 km.

Pada pagi hari suhu mencapai 35°C, meningkat jadi 40°C di siang hari, dan kembali turun ke 35°C pada malam. Tidak ada peluang hujan sepanjang hari, dan langit diprediksi cerah tanpa awan, dengan kondisi udara mostly sunny hingga clear di malam hari.

PPIH kembali mengingatkan seluruh jemaah khususnya lansia untuk membatasi aktivitas luar ruang pada siang hari, menjaga hidrasi, dan tidak terburu-buru dalam pergerakan dari hotel ke Masjid Nabawi.

Suhu panas ekstrem dan udara kering dapat meningkatkan risiko dehidrasi dan kelelahan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit. (*)

Artikel 55.599 Calon Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Madinah, Dua Jemaah Wafat pertama kali tampil pada News.

7 Juru Parkir Liar Ditangkap dalam Operasi Pekat Seligi di Batam

0
Ilustrasi

batampos – Tujuh juru parkir liar di wilayah Nagoya ditangkap tim Ditreskrimum Polda Kepri, Kamis (8/5) malam. Penangkapan itu merupakan kegiatan Operasi Pekat Seligi dalam memberantas premanisme.

Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang resah atas maraknya praktik pungutan liar (pungli) di sejumlah titik keramaian. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Satgas Lidik Ditreskrimum melakukan penyelidikan intensif di wilayah hukum Polresta Barelang.

Sekitar pukul 22.00 WIB, petugas berhasil mengamankan empat orang juru parkir liar di sekitar Mal Nagoya Hill. Selang 20 menit kemudian, dua orang kembali diamankan di kawasan Pasar Seken Jodoh, tepatnya di depan Hotel Four Point. Satu orang lainnya ditangkap di depan Mie Aceh Mercure, Lubukbaja, sekitar pukul 22.40 WIB.

Baca Juga: 10 Bulan Buron, Pelaku Pencurian di SMA 3 Batam Diciduk di Bengkong

“Ada tujuh orang yang kami amankan dalam kegiatan ini,” ujar Kasubdit III Jatanras AKBP Mikael Hutabarat, Jumat (9/5).

Ketujuh terduga pelaku masing-masing berinisial KS, SA, RS, F, DS, AM, dan SB. Mereka mengaku sebagai juru parkir liar yang tidak memiliki izin resmi dari instansi terkait.

“Seluruh pelaku saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Kantor Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri,” ungkap Mikael.

Baca Juga: Truk Tanah Meresahkan, Dishub Batam akan Tingkatkan Pengawasan

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Pekat Seligi 2025 yang digelar menjelang Hari Raya Iduladha guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak segan melaporkan segala bentuk pungli dan tindak premanisme di lingkungan sekitar. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga kamtibmas,” tutup Kabid Humas Polda Kepri. (*)

 

Reporter: Yashinta

Artikel 7 Juru Parkir Liar Ditangkap dalam Operasi Pekat Seligi di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Gelandang Manchester United Mason Mount Ulangi Rekor Unik David Beckham

0
Pemain Manchester United Mason Mount merayakan kemenangan gemilang atas Bilbao. (Dok. DanielHarris via X)

batampos – Gelandang Manchester United, Mason Mount, tak hanya menjadi pembangkit semangat dan pahlawan kemenangan tim melaju ke final Liga Europa 2024/25. Pemain berusia 26 tahun itu juga sukses mengulangi rekor unik David Beckham bersama Red Devils di kompetisi Eropa.

Datang ke pertandingan dengan keunggulan 3-0 di leg 1, Manchester United tampak kesulitan untuk mencetak gol tambahan ke gawang Athletic Bilbao di leg 2 yang berlangsung di Stadion Old Trafford, Jumat (9/5) dini hari WIB. Justru Athletic Bilbao yang tampil ngotot, hingga mampu mencetak gol di menit ke-31.

Baru di babak kedua setelah, Mason Mount yang baru 10 menit berada di lapangan sukses memecah kebuntuan Manchester United di menit ke-72. Gol tersebut pun seakan menjadi pelecut semangat tim untuk bisa mencetak tiga gol tambahan.

Manchester United pun berhak melaju ke babak final Liga Europa 2024/25 dengan agregat 7-1 untuk menantang Tottenham Hotspur yang juga berhasil lolos usai mengeliminasi Bodo/Glimt dengan skor 5-1 secara agregat.

Apa yang sukses ditunjukkan Mount pada pertandingan ini ternyata membuat eks pemain Chelsea tersebut menjadi satu-satunya pemain pengganti Manchester United yang mampu mencetak dua gol di kompetisi antarklub Eropa.

Dilansir Squawka, belum pernah ada pemain Red Devils lainnya yang bisa melakukannya selain David Beckham di Liga Champions 2002/03 alias 22 tahun silam.

Pada musim terakhirnya bersama Man United, Beckham sempat mencetak dua gol ke gawang Real Madrid di laga leg 2 perempat final. Gelandang flamboyan itu masuk menggantikan Juan Sebastian Veron di menit ke-63 dan sukses mencetak brace pada menit ke-72 dan 85′.

Meski menang 4-3 di laga itu, tapi tak cukup untuk mengantarkan Manchester United melaju ke semifinal karena kalah agregat 6-5 dari Los Blancos. Beruntung kisah brace dari Mount kali ini membuahkan hasil lebih manis bagi tim.

Selain itu, Squawka Live pun mencatat bahwa Mount memiliki catatan statistik yang memukau di laga tersebut. Sebagai gelandang, pemain yang namanya mencuat pertama kali bersama Derby County itu punya 100 persen operan sukses (12/12), 4 kali memenangi duel, dan dua tembakan tepat sasaran dari dua kali percobaan.

Hal ini seakan menjadi pembuktian bagi Mason Mount atas kepercayaan besar yang diberikan Manajer Ruben Amorim kepada dirinya. Dengan semakin fit kondisinya dari beberapa cedera yang dialami, sang pemain punya peluang menjadi sumber gol Manchester United dari lini kedua yang selama ini hanya mengandalkan ketajaman Bruno Fernandes. (*)

Artikel Gelandang Manchester United Mason Mount Ulangi Rekor Unik David Beckham pertama kali tampil pada Olahraga.