Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 190

Meriahkan Ramadan 2026, ARTOTEL Batam Hadirkan A Wishful Ramadan

0
Ilustrasi: ARTOTEL Batam menghadirkan program kuliner. (F.Dhika)

batampos – Memeriahkan bulan suci Ramadan 2026, ARTOTEL Batam menghadirkan program berbuka puasa spesial bertajuk “A Wishful Ramadan”. Mengusung konsep kuliner khas Nusantara dengan sentuhan Timur Tengah, promo ini ditawarkan dengan harga Rp175.000 per orang dan tersedia mulai 21 Februari hingga 14 Maret 2026.

Program ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman berbuka yang hangat dalam balutan suasana artistik khas hotel butik tersebut.

Executive Chef ARTOTEL Batam, Chef Djarrot, mengurasi langsung ragam menu yang disajikan setiap hari dengan variasi berbeda. Konsep rotasi menu ini memungkinkan tamu menikmati pengalaman kuliner yang beragam sepanjang periode Ramadan, mulai dari hidangan tradisional hingga sajian bercita rasa Timur Tengah.

Baca Juga: Bukber Mewah di Batam: 5 Hotel Sajikan Hidangan Nusantara Selama Ramadan 2026

Beragam pilihan takjil dan hidangan manis menjadi pembuka yang menggugah selera. Tersedia kurma, kolak, waffle, aneka buah, mini cake, milk pudding, gorengan, hingga soft serve ice cream dan frozen yogurt. Aneka sajian ini melengkapi momen berbuka agar semakin istimewa bersama keluarga maupun kolega.

Pada sesi live cooking, tamu dapat menikmati shawarma ayam atau daging sapi yang disajikan dengan naan bread, tahini sauce, serta Turkish salad. Kehadiran live station ini menjadi daya tarik tersendiri karena menyajikan hidangan hangat yang diproses langsung di hadapan tamu.

Untuk hidangan Nusantara, ARTOTEL Batam menghadirkan soto Medan, soto ayam Lamongan, sop kambing kuah susu, hingga berbagai olahan khas daerah yang berganti setiap hari.
Sementara menu utama mencakup nasi putih dengan lauk seperti ayam bakar taliwang, ayam pop, ayam goreng Kalasan, ikan tongkol rica-rica, daging malbi, kikil tauco, telur dadar, serta aneka sambal tradisional.

Pilihan minuman pun tak kalah beragam, mulai dari es kelapa gula merah, es nanas, es taiwan, es palla butung, es teh, teh tarik, hingga infused water. Seluruh hidangan dirancang untuk menghadirkan cita rasa autentik yang menggugah selera dan mempererat kebersamaan dalam suasana Ramadan.

General Manager ARTOTEL Batam, Andi Anggreni, mengungkapkan respons pasar terhadap program ini sangat positif. “Sebelum Ramadan dimulai, kami telah mencatat lebih dari 1.000 pax reservasi sampai dengan berita ini ditulis, dan beberapa hari sudah fully booked. Ini menunjukkan bahwa ARTOTEL Batam menjadi salah satu pilihan utama untuk berbuka puasa di Batam tahun ini,” ujarnya.

Baca Juga: Grand Mercure Batam Centre Rayakan Ramadan dengan Sentuhan Elegan, Pererat Silaturahmi Bersama Media, Influencers, dan Anak Panti Asuhan

Tak hanya menghadirkan promo berbuka puasa, ARTOTEL Batam juga menawarkan paket kamar mulai dari Rp850.000 per malam termasuk sarapan atau sahur untuk dua orang. Promo ini berlaku untuk pemesanan pada periode 20 Februari hingga 18 Maret 2026 dan hanya dapat dilakukan melalui aplikasi Artotel Wanderlust maupun situs resmi hotel.

Sebagai hotel butik di bawah naungan Artotel Group, ARTOTEL Batam dikenal mengusung konsep seni dan gaya hidup masa kini. Berlokasi strategis di pusat kota dan hanya sekitar 30 menit dari bandara, hotel ini memiliki 138 kamar, restoran dan bar, ruang pertemuan berkapasitas hingga 180 pax, serta ruang pameran seni yang menjadi ciri khasnya.

Dengan perpaduan konsep artistik, variasi menu yang kaya, serta tingginya antusiasme masyarakat, program “A Wishful Ramadan” di ARTOTEL Batam diproyeksikan menjadi salah satu destinasi berbuka puasa favorit di Batam pada Ramadan tahun ini. Reservasi dapat dilakukan melalui Instagram @artotelbatam atau WhatsApp resmi hotel guna memastikan ketersediaan tempat di tengah tingginya permintaan. (*)

Artikel Meriahkan Ramadan 2026, ARTOTEL Batam Hadirkan A Wishful Ramadan pertama kali tampil pada Metropolis.

Indonesia Masuk Unggulan, Ini Daftar 32 Tim Piala Thomas dan Uber 2026

0
Pebulu tangkis Alwi Farhan. (Dok: PBSI)

batampos – Badminton World Federation (BWF) resmi mengumumkan 16 tim putra dan 16 tim putri yang akan tampil pada Piala Thomas dan Uber 2026. Turnamen beregu paling bergengsi itu dijadwalkan berlangsung di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei 2026.

Penentuan peserta dilakukan melalui hasil kejuaraan beregu tingkat benua, ditambah kuota tuan rumah, juara bertahan, serta jalur peringkat dunia.

Di sektor putra atau Piala Thomas, tiket diberikan kepada para semifinalis kejuaraan beregu Asia dan Eropa, serta para juara dari Afrika, Pan Amerika, dan Oseania. Tuan rumah Denmark dan juara bertahan Tiongkok juga otomatis lolos.

Sejumlah negara lain mengamankan tempat melalui akumulasi peringkat dunia. Penentuan unggulan didasarkan pada total poin dari tiga pemain tunggal putra dan dua ganda putra terbaik masing-masing negara per 17 Februari 2026.

Tiongkok sebagai juara bertahan menempati unggulan pertama dengan total 390.513 poin. Jepang yang berstatus juara Asia berada di unggulan keempat dengan 304.891 poin, sementara Prancis menghuni unggulan kelima usai menjuarai Kejuaraan Beregu Eropa.

Dari jalur kawasan, Aljazair (Afrika), Australia (Oseania), dan Kanada (Pan Amerika) memastikan tiket sebagai kampiun di wilayah masing-masing. Malaysia, India, dan Thailand melengkapi daftar peserta lewat jalur peringkat dunia.

Sementara itu di sektor putri atau Piala Uber, kejutan datang dari Eropa. Bulgaria mencatat sejarah dengan menjuarai Kejuaraan Beregu Putri Eropa untuk pertama kalinya. Mereka lolos bersama Denmark sebagai runner-up, serta dua semifinalis lain yakni Ukraina dan Turki.

Dari Asia, Korea Selatan tampil sebagai juara dan memastikan tempat di putaran final. Tiongkok yang berstatus runner-up Asia sekaligus juara bertahan Piala Uber turut lolos, bersama Taiwan dan Indonesia yang mencapai semifinal. Afrika Selatan (juara Afrika), Kanada (Pan Amerika), dan Australia (Oseania) juga mengamankan tiket.

Sisa kuota berdasarkan peringkat dunia ditempati Jepang, Thailand, Malaysia, India, dan Prancis.Pengundian fase grup dijadwalkan berlangsung pada 18 Maret 2026.

Daftar Peserta Piala Thomas 2026:

Tiongkok, Indonesia, Taiwan, Jepang, Prancis, Denmark, Malaysia, India, Korea Selatan, Thailand, Kanada, Inggris, Jerman, Swedia, Australia, Aljazair.

Daftar Peserta Piala Uber 2026:

Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, Taiwan, Thailand, Malaysia, Indonesia, India, Denmark, Kanada, Bulgaria, Turki, Prancis, Ukraina, Australia, Afrika Selatan. (*)

Artikel Indonesia Masuk Unggulan, Ini Daftar 32 Tim Piala Thomas dan Uber 2026 pertama kali tampil pada Olahraga.

Standar Pengelolaan Limbah Diperketat, BP Batam Sosialisasikan Kebijakan Baru

0
Unit Usaha Pengelolaan Lingkungan BP Batam menggelar sosialisasi transformasi regulasi serta penguatan tata kelola lingkungan.

batampos – Unit Usaha Pengelolaan Lingkungan BP Batam menggelar sosialisasi transformasi regulasi serta penguatan tata kelola lingkungan sesuai PP No 25 dan No 28 Tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Batam Centre pada 18 Februari lalu itu dihadiri jajaran pimpinan; pejabat struktural; Direktur Badan Usaha SPAM, Fasilitas dan Lingkungan; serta tenant dan mitra kerja yang beroperasi di kawasan industri.

Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan, sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada seluruh pemangku kepentingan mengenai perubahan kebijakan terbaru di bidang pengelolaan lingkungan hidup. Menurutnya, implementasi aturan tidak dapat berjalan efektif tanpa keterlibatan aktif pelaku usaha sebagai pihak yang menjalankan kegiatan di lapangan.

“Sosialisasi itu bertujuan untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh kepada para pemangku kepentingan mengenai perubahan regulasi terbaru di bidang pengelolaan lingkungan hidup. Kehadiran tenant dan mitra kerja menjadi bagian penting, mengingat implementasi kebijakan lingkungan tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tapi juga melibatkan dunia usaha sebagai pelaku kegiatan di lapangan,” katanya, Jumat (20/2).

Baca Juga: Banjir Lumpuhkan Akses Jalan di Buliang dan Kibing

Ia menjelaskan, transformasi regulasi dalam kedua PP tersebut menitikberatkan pada penguatan tata kelola yang lebih terintegrasi, transparan, dan berkelanjutan.

Ketentuan baru mencakup peningkatan standar pengelolaan limbah, perlindungan sumber daya air, pengawasan dampak lingkungan, serta kepatuhan terhadap perizinan berusaha berbasis lingkungan.

“Transformasi regulasi yang diatur dalam PP Nomor 25 dan Nomor 28 Tahun 2025 menekankan penguatan tata kelola lingkungan yang lebih terintegrasi, transparan, dan berkelanjutan, termasuk peningkatan standar pengelolaan limbah dan perlindungan sumber daya air,” kata Tuty.

Menurut dia, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menyamakan persepsi antara otoritas kawasan, tenant, dan mitra kerja terkait kewajiban serta tanggung jawab masing-masing pihak. Forum tersebut jadi ruang komunikasi untuk menyampaikan arah kebijakan, mekanisme implementasi, hingga konsekuensi hukum apabila terjadi pelanggaran terhadap aturan lingkungan.

“Maksud dari kegiatan ini adalah untuk menyamakan persepsi antara BP Batam, tenant, dan mitra kerja terkait kewajiban serta tanggung jawab dalam pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan terbaru,” ujar dia.

Baca Juga: Krisis Air di Puri Gracia Ditangani, Ditargetkan Tuntas Dua Pekan

Tuty menyebut, peningkatan kapasitas seluruh pihak menjadi sasaran utama sosialisasi tersebut. Penguatan tata kelola lingkungan dinilai penting untuk memastikan pertumbuhan industri di Batam tetap sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan serta tidak menimbulkan kerusakan ekosistem.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas dan kesiapan seluruh pihak dalam menerapkan tata kelola lingkungan yang baik, mendorong kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta menciptakan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam menjaga kualitas lingkungan,” katanya.

Ia harap, kegiatan itu dapat mendorong seluruh tenant dan mitra kerja untuk berperan aktif dalam menerapkan standar pengelolaan lingkungan yang lebih baik.(*)

Artikel Standar Pengelolaan Limbah Diperketat, BP Batam Sosialisasikan Kebijakan Baru pertama kali tampil pada Metropolis.

Kebab Shawarma Berpadu dengan Jajan Pasar di “A Wishful Ramadan” ARTOTEL Batam

0
Live cooking Kebab Shawarma, salah satu menu buka puasa di ARTOTEL Batam.

batampos – Hotel ARTOTEL Batam selama bulan suci Ramadan mempersembahkan program spesial berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan”. Program ini tersedia mulai 21 Februari hingga 14 Maret 2026.

Executive Chef ARTOTEL Batam, Chef Djarrot menjelaskan “A Wishful Ramadan” menghadirkan ragam hidangan khas Nusantara dengan sentuhan Timur Tengah.

Dengan konsep inilah, tatanan menu buka puasa menjadi sangat artistik. Di area depan
langsung disambut aneka jajanan pasar berlimpah seperti kueku, putu ayu, lapis, dan
aneka kue tradisional lainnya.

Kemudian untuk live cooking tersedia kebab Shawarma dengan pilihan daging sapi dan ayam lengkap dengan naan bread, tahini sauce, dan Turkish salad. Rasa rempahnya unik, membuat kebab Swarma cocok dijadikan makanan takjil pembuka mendampingi kurma.

Aneka hidangan manis juga tersedia. Jika Anda penyuka kolak, berbuka puasa di ARTOTEL tidak akan mengecewakan. Kolak manis isian pisang dan ubi akan menghangatkan perut. Pilihan lainnya adalah waffle, aneka buah, mini cake, milk pudding, gorengan hingga soft serve ice cream/frozen yogurt.

Untuk menikmati pengalaman berbuka di ARTOTEL jelas Chef Djarrot di harga IDR 175.000/orang. ”Setiap harinya akan ada variasi menu yang berbeda sehingga para tamu
dapat menikmati pengalaman berbuka yang beragam sepanjang periode Ramadan,” katanya.

Hidangan Nusantara lainnya yang akan berganti setiap hari adalah soto medan, soto ayam
lamongan, sop kambing kuah susu, dan berbagai olahan khas daerah lainnya.

”Hidangan utama mendampingi nasi putih, ada aneka lauk pilihan seperti ayam bakar
taliwang, ayam pop, ayam goreng kalasan, ikan tongkol rica-rica, daging malbi, kikil
taucho, telur dadar, serta berbagai sajian khas Indonesia lainnya,” sebut Chef Djarrot.

Hidangan ini, lanjutnya, masih ditambah aneka sambal seperti sambal terasi, sambal hijau,
sambal matah, acar kuning, dan tidak ketinggalan kerupuk.

Untuk hidangan penutup aneka es segar menggugah selera. Es kelapa gula merah, es
nanas, es taiwan, es palla butung, es teh, teh tarik, infused water, dan lainnya.

Salah satu stand menu buka puasa A Wishful Ramadan di ARTOTEL Batam.

Andi Anggreni, General Manager ARTOTEL Batam menjelaskan respon masyarakat Batam terhadap “A Wishful Ramadan” ini sangat luar biasa. ”Sebelum Ramadan dimulai,
kami telah mencatat lebih dari 1.000 pax reservasi. Dan beberapa hari sudah fully booked,” ungkapnya.

”Ini menunjukkan bahwa ARTOTEL Batam menjadi salah satu pilihan utama untuk berbuka puasa di Batam tahun ini,” terang Andi Anggreni.

Seluruh hidangan “A Wishful Ramadan” dirancang untuk menghadirkan cita rasa autentik yang menggugah selera. ”Ini menjadikan momen berbuka puasa lebih berkesan bersama keluarga, sahabat, maupun rekan kerja,” pungkasnya.

Tidak hanya promo berbuka puasa ARTOTEL Batam juga menawarkan promo spesial kamar
harga mulai dari IDR 850.000/malam termasuk sarapan/sahur untuk 2 orang untuk pemesanan yang dilakukan pada periode 20 Februari 2026 hingga 18 Maret 2026.

Promosi ini hanya berlaku untuk pemesanan melalui aplikasi ARTOTEL Wanderlust ataupun
website www.artotelbatam.com. (*)

Artikel Kebab Shawarma Berpadu dengan Jajan Pasar di “A Wishful Ramadan” ARTOTEL Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Ini 6 Penyebab Berat Badan Naik Saat Puasa Ramadan

0
Ilustrasi makanan untuk berbuka puasa. (Freepik)

batampos – Banyak orang berharap berat badan turun selama Ramadan karena waktu makan menjadi terbatas. Namun sebaliknya, tidak sedikit yang justru mengalami kenaikan berat badan.

Hal ini biasanya terjadi karena pola makan yang kurang terkontrol, pilihan menu yang tidak sehat, serta minimnya aktivitas fisik selama berpuasa.

Dilansir dari laman GWS Medika, Sabtu (21/2), kebiasaan makan yang tidak tepat selama Ramadan dapat memicu peningkatan berat badan meskipun frekuensi makan berkurang. Oleh sebab itu, penting memahami penyebab tersembunyi agar puasa tetap menyehatkan sekaligus menjaga berat badan ideal.

1. Terlalu Banyak Mengonsumsi Minuman Manis

Berbuka puasa identik dengan minuman manis seperti es buah, cendol, atau minuman bersirup. Meskipun dianjurkan berbuka dengan yang manis, konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan berat badan, memicu lonjakan gula darah, dan membuat tubuh cepat lemas kembali.

Sebagai alternatif, pilih jus buah tanpa tambahan gula, infused water, atau air kelapa alami yang lebih menyegarkan sekaligus menyehatkan.

2. Makan Berlebihan Saat Berbuka

Setelah seharian menahan lapar, keinginan makan dalam porsi besar sering kali sulit dikendalikan. Padahal makan berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan, perut kembung, dan penumpukan kalori.

Disarankan berbuka dengan porsi wajar dan langsung mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang mengandung serat, protein sehat, serta karbohidrat kompleks agar rasa kenyang lebih tahan lama.

3. Melewatkan Sahur

Sahur memiliki peran penting sebagai sumber energi selama berpuasa. Melewatkan sahur justru membuat tubuh lebih lapar di siang hari sehingga berisiko makan berlebihan saat berbuka.

Menu sahur ideal sebaiknya mengandung:

-Karbohidrat kompleks seperti oatmeal atau nasi merah

-Protein seperti telur atau kacang-kacangan

-Lemak sehat seperti alpukat atau biji-bijian

Kombinasi ini membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil sepanjang hari.

4. Kurang Asupan Cairan (Dehidrasi)

Minum terlalu banyak sekaligus saat sahur tidak efektif mencegah dehidrasi. Sebaliknya, tubuh membutuhkan cairan secara bertahap agar dapat diserap dengan optimal.

Kebutuhan cairan dapat dipenuhi dengan pola:

-2 gelas saat berbuka

-4 gelas di antara berbuka dan sahur

-2 gelas saat sahur

Hindari minuman berkafein karena dapat meningkatkan risiko kehilangan cairan.

5. Minim Aktivitas Fisik

Banyak orang menjadikan puasa sebagai alasan untuk mengurangi aktivitas. Padahal kurang bergerak dapat memperlambat metabolisme tubuh dan memicu kenaikan berat badan.

Olahraga ringan seperti berjalan kaki atau yoga tetap dianjurkan, terutama 15–45 menit setelah berbuka agar tubuh tetap aktif tanpa mengganggu pencernaan.

6. Terlalu Sering Mengonsumsi Gorengan

Gorengan menjadi menu favorit saat berbuka, tetapi makanan ini tinggi lemak dan kalori serta sulit dicerna setelah perut kosong seharian. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan meningkatkan berat badan.

Sebagai pengganti, pilih makanan tinggi serat seperti sayur, buah, dan kacang-kacangan yang membantu menjaga kesehatan pencernaan dan memberikan rasa kenyang lebih lama.

Kenaikan berat badan saat Ramadan bukan disebabkan oleh puasanya, melainkan oleh kebiasaan makan yang kurang tepat dan gaya hidup yang tidak seimbang.

Dengan mengontrol asupan gula, menjaga porsi makan, tidak melewatkan sahur, mencukupi cairan, serta tetap aktif bergerak, puasa justru dapat menjadi momen terbaik untuk memperbaiki kesehatan tubuh secara menyeluruh.(*)

Artikel Ini 6 Penyebab Berat Badan Naik Saat Puasa Ramadan pertama kali tampil pada Lifestyle.

Terancam Hukuman Mati, Kejagung Pastikan Terdakwa Fandi Tahu Kapal Tanker Sea Dragon Terima 2 Ton Sabu

0
Enam terdakwa kasus penyelundupan sabu hampir dua ton menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (5/2). Keenam terdakwa dituntut JPU hukuman mati. F. Azis Maulana/Batam Pos

batampos – Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan tuntutan hukuman mati untuk terdakwa perkara penyelundupan narkotika di Batam, mengetahui ada paket sabu dengan berat nyaris dua ton di atas kapal tanker Sea Dragon. Termasuk diantaranya terdakwa atas nama Fandi Ramadhan yang mengaku tidak tahu-menahu soal paket tersebut.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna menegaskan hal itu saat diwawancarai oleh awak media. Dia menyatakan bahwa proses hukum atas perkara tersebut dilakukan dengan cermat dan hati-hati. Menurut dia, Jaksa Penuntut Umum (JPU) memiliki bukti dan pertimbangan matang hingga menuntut para terdakwa dengan hukuman mati.

”Maka pada tanggal 5 Februari 2026 kemarin telah dilakukan penuntutan terhadap 6 terdakwa tersebut dan masing-masing dituntut hukuman mati. Tentunya penuntut umum dalam melakukan penuntutan berdasarkan fakta hukum dan alat-alat bukti yang terungkap di persidangan,” ungkap Anang.

Selain Fandi, lima terdakwa lain dalam perkara yang sama bernama Richard Halomoan, Leo Candra Samosir, Hasiholan Samosir, Weerapat Phongwan, dan Teerapong Lekpradube. Dua nama terakhir adalah Warga Negara Asing (WNA) berpaspor Thailand. Anang menyatakan bahwa terdakwa bekerja dengan sindikat peredaran gelap narkoba jejaring internasional.

Anang tidak menampik informasi mengenai Fandi yang baru bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) Sea Dragon. Dia bekerja di kapal tersebut setelah mendapat tawaran dari pamannya. Dengan tegas Anang menyatakan bahwa Fandi mengetahui dengan sadar ada 67 paket berisi narkoba jenis sabu yang diterima oleh kapal tersebut di tengah laut.

”Para terdakwa sadar dan mengetahui termasuk yang ABK itu (Fandi) mengetahui bahwa barang itu adalah barang narkotika. Dan (paket narkoba) itu disimpan sebagian ada di haluan kapal, sebagian lagi disembunyikan di bagian dekat mesin. Jadi, menyadari dan menerima pembayaran juga yang bersangkutan,” kata dia.

Dalam persidangan yang sudah berjalan, lanjut Anang, fakta-fakta itu sudah terungkap. Fandi menyadari kapal tempat dia bekerja menerima dan membawa paket narkoba. Selain itu, dia juga sudah menerima pembayaran atas pekerjaan yang dilakukan. Nilainya Rp 8,2 juta. Uang itu diterima oleh Fandi pada Mei tahun lalu.

”Berdasarkan fakta sidang sudah terungkap bahwa menurut penuntut, dia bekerja di perusahaan. Dan dia menerima pembayaran, dan dia mengangkut termasuk barang dan menerima dan mengetahui bahwa barang itu barang haram, barang narkotika,” tegasnya.

JPU pun sudah memastikan tidak ada paksaan atas pekerjaan tersebut. Semua dilakukan dengan kesadaran penuh. Berkaitan dengan bantahan yang disampaikan oleh Fandi dan pihak keluarga, Anang menyatakan bahwa mereka diberi ruang oleh majelis hakim untuk menyampaikan pembelaan melalui sidang dengan agenda pembacaan pledoi.

”Baik terdakwa maupun penasehat hukumnya, mempunyai hak untuk membela, ada pledoi nanti tanggal 23 Februari. Kita dengarkan dan nanti juga kami jaksa masih ada kesempatan replik, nanti juga ada putusan dan pertimbangan sepenuhnya ada pada majelis hakim,” terang dia.

Diketahui, sidang tuntutan terhadap Fandi dan terdakwa lainnya berlangsung pada Kamis (5/2) lalu. Dalam sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Tiwik itu, JPU menyatakan bahwa seluruh unsur dakwaan primer telah terbukti secara sah dan meyakinkan berdasar keterangan saksi, ahli forensik, serta hasil uji laboratorium terhadap barang bukti.

”Tuntutan dibacakan setelah mendengarkan seluruh keterangan saksi dan ahli. Barang bukti dinyatakan positif mengandung narkotika,” kata JPU Gustirio.

Selain Fandi, lima terdakwa lain dalam kasus yang sama bernama Richard Halomoan, Leo Candra Samosir, Hasiholan Samosir, Weerapat Phongwan, dan Teerapong Lekpradube. Dua nama terakhir adalah warga negara Thailand. Menurut jaksa, keenam terdakwa terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Usai pembacaan tuntutan, terdakwa Fandi Ramadhan meluapkan kekecewaannya terhadap tuntutan jaksa. Dia merasa tuntutan tersebut sangat tidak adil bagi dirinya.

Dengan tegas dia menyatakan tidak bersalah dalam kasus tersebut. Sebab, dia tidak pernah tahu kapalnya membawa muatan berisi narkoba jenis sabu yang dilarang di Indonesia.

”Hukum di Indonesia tidak adil. Saya tidak bersalah,” kata dia.

Kasus tersebut bermula pada April 2025. Saat itu terdakwa Hasiholan Samosir menawarkan pekerjaan kepada Fandi Ramadhan sebagai ABK kapal tanker. Pada 1 Mei 2025, Fandi bersama Hasiholan, Leo, dan Richard berangkat ke Thailand. Di sana, mereka bertemu Weerapat dan Teerapong. Mereka kemudian menunggu instruksi sebelum bergerak menuju kapal tanker Sea Dragon pada 13 Mei 2025.

Lima hari kemudian, pada 18 Mei 2025 dini hari, kapal Sea Dragon menerima 67 kardus dari kapal ikan berbendera Thailand di tengah laut. Barang tersebut belakangan diketahui berisi narkotika jenis metamfetamina yang disamarkan dalam kemasan Teh China. Operasi gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bea Cukai menghentikan kapal Sea Dragon pada 21 Mei 2025 di perairan Karimun.

Berdasar hasil pemeriksaan, petugas menemukan 1.995.130 gram metamfetamina. Jaksa menilai peristiwa tersebut membuktikan adanya permufakatan jahat dalam peredaran narkotika golongan I lintas negara. Dalam persidangan sebelumnya, terdakwa Weerapat Phongwan alias Mr. Pong mengakui mengetahui sosok bernama Mr. Tan yang disebutnya sebagai pebisnis narkotika.(*)

Artikel Terancam Hukuman Mati, Kejagung Pastikan Terdakwa Fandi Tahu Kapal Tanker Sea Dragon Terima 2 Ton Sabu pertama kali tampil pada News.

Pelaku Pencabulan Siswa SMP di Batam Diduga WNA, Polisi Lakukan Pengejaran

0
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian. F.Cecep Mulyana

batampos – Kasus dugaan pencabulan terhadap siswa sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah Bengkong, Batam, terus bergulir. Perkara ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum setelah terungkap bahwa terduga pelaku telah teridentifikasi dan diduga warga negara asing (WNA).

Kasus ini bermula dari laporan orang tua korban ke Polresta Barelang setelah pihak sekolah menyampaikan adanya dugaan tindakan pencabulan yang dialami siswa laki-laki tersebut. Informasi awal diterima sekolah dari korban, lalu diteruskan kepada orang tua untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Laporan resmi kemudian dibuat di Polresta Barelang. Hingga saat ini, baru satu korban yang secara resmi melapor, namun penyidik masih membuka kemungkinan adanya korban lain.

Baca Juga: Kasus Pencabulan oleh Guru SMKN 1 Batam, Kejari Telah Terima SPDP

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol M. Debby Tri Andrestian, menyampaikan bahwa terduga pelaku telah berhasil diidentifikasi. Berdasarkan hasil pendalaman sementara, pelaku diduga bukan warga negara Indonesia.

“Pelaku sudah teridentifikasi, diduga bukan WNI dan saat ini masih dalam pencarian. Terus kami dalami,” ujar Debby saat dikonfirmasi.

Menurutnya, proses penyelidikan kini difokuskan pada pelacakan keberadaan terlapor serta penguatan alat bukti. Polisi juga terus memeriksa sejumlah saksi, termasuk pelapor, orang tua korban, serta pihak sekolah guna memperjelas konstruksi perkara.

Selain itu, Satreskrim Polresta Barelang telah berkoordinasi dengan UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta pihak sekolah untuk mengantisipasi apabila ada korban lain yang ingin melapor. Pendampingan terhadap korban juga menjadi perhatian dalam penanganan kasus ini.

Baca Juga: Banjir Lumpuhkan Akses Jalan di Buliang dan Kibing

Kasus dugaan pencabulan ini disebut terjadi di luar lingkungan sekolah, meski awal informasi terungkap melalui laporan internal di sekolah. Kepolisian menegaskan perkara ini menjadi atensi khusus karena menyangkut keselamatan anak di bawah umur.

Dengan telah teridentifikasinya terduga pelaku yang diduga WNA, aparat membuka kemungkinan koordinasi lintas instansi apabila diperlukan dalam proses pengejaran. Polisi memastikan seluruh tahapan dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya orang tua dan pihak sekolah, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak. Penanganan kasus ini diharapkan dapat memberikan rasa keadilan bagi korban sekaligus menjadi langkah tegas memutus mata rantai kejahatan seksual terhadap anak di Kota Batam. (*)

Artikel Pelaku Pencabulan Siswa SMP di Batam Diduga WNA, Polisi Lakukan Pengejaran pertama kali tampil pada Metropolis.

Venue MotoGP Australia Pindah dari Phillip Island ke Adelaide, Juara Dunia Kecewa

0
MotoGP Australia 2025 di Sirkuit Phillip Island. (VR46 Racing Team)

batampos – MotoGP resmi memindahkan grand prix Australia dari Phillip Island ke sirkuit jalan raya baru di Adelaide mulai 2027. Hal itu diumumkan MotoGP Sports Entertainment Group bersama perwakilan Pemerintah Australia Selatan dan Kota Adelaide pada Kamis (19/2).

Pengumuman itu muncul sehari setelah Pemerintah Victoria dikabarkan menolak permintaan MotoGP untuk memindahkan Phillip Island ke Sirkuit Albert Park. Pemerintah Victoria sempat menawarkan dukungan finansial kepada MotoGP. Namun, upaya tersebut gagal.

MotoGP kemudian sepakat dengan Pemerintah Australia Selatan untuk menggelar balapan di Adelaide hingga 2032. Itu artinya, balapan di Phillips Island pada 23–25 Oktober mendatang akan menjadi yang terakhir, mengakhiri statusnya sebagai tuan rumah tetap sejak 1997.

Kritik Dua Juara Dunia

Kepindahan itu memicu reaksi keras dari Wayne Gardner. Juara dunia 500cc 1987 asal Australia itu menyalahkan Pemerintah Victoria atas lepasnya balapan dari Phillip Island.

”Sejujurnya, ini sudah terlihat akan terjadi selama beberapa tahun, jadi saya sebenarnya tidak terkejut,” kata Gardner kepada ABC Radio Melbourne. “Saya kecewa dan sedih mendengar kabar buruk ini. (Keputusan) ini tidak benar,” imbuhnya.

Kebetulan, nama Gardner telah diabadikan di Phillip Island sebagai trek lurus utama: Gardner Straight. Selain itu, patungnya –bersama dengan Casey Stoner dan Mick Doohan– juga telah diresmikan di sana sejak 2014.

”Mungkin akan saya sumbatkan saja ke mereka,” ucap Gardner kesal saat ditanya soal masa depan patung tersebut.

Sementara itu, Stoner meluapkan kekecewaannya melalui media sosial. Juara dunia MotoGP 2011 itu menilai Phillip Island sebagai salah satu sirkuit balap motor terbaik di dunia.

”Sirkuit terhebat yang telah menghasilkan beberapa balapan paling hebat dan menghibur yang pernah kita saksikan, kini disingkirkan demi balapan di Adelaide,” tulis Stoner.

Trek Favorit Pembalap

Phillip Island memang dikenal sebagai salah satu favorit pembalap. Juara dunia MotoGP Marc Marquez, yang mencatat tiga kemenangan dan lima pole di sana, pernah mengatakannya. ”Ini salah satu sirkuit favorit saya dan saya sangat menikmatinya,” kata Marc.

Legenda MotoGP sekaligus pemilik tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Valentino Rossi, juga pernah menyatakan hal sama. ”Phillip Island adalah salah satu trek terbaik musim ini. Semua pembalap menyukai tempat ini,” ucapnya.

Tentang Adelaide Street Circuit

Sebelum jadi tuan rumah MotoGP mulai 2027, Adelaide Street Circuit lebih dulu dikenal karena pernah menggelar Formula 1 pada periode 1985 sampai 1995. Selain itu, sirkuit tersebut digunakan untuk ajang balap mobil touring Adelaide 500 (Supercars). Layout MotoGP di sana akan digelar dengan sejumlah penyesuaian. (*)

Artikel Venue MotoGP Australia Pindah dari Phillip Island ke Adelaide, Juara Dunia Kecewa pertama kali tampil pada Olahraga.

Kasus Pencabulan oleh Guru SMKN 1 Batam, Kejari Telah Terima SPDP

0
Kepala Seksi Intelijen Kejari Batam, Priandi Firdaus. Foto. Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Kejaksaan Negeri Batam resmi menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus dugaan pencabulan yang melibatkan seorang oknum guru di SMKN 1 Batam, di Batuaji. Jaksa penuntut umum telah ditunjuk untuk menangani perkara tersebut.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Batam Priandi Firdaus menyatakan SPDP atas tersangka berinisial MJ diterima sekitar dua pekan lalu dari penyidik Polresta Barelang.

“SPDP atas nama inisial MJ sudah kami terima dua minggu lalu, dan jaksa penuntut umum telah ditunjuk untuk mengikuti perkembangan penyidikan,” ujarnya, Jumat (20/2).

Kasus ini bermula dari dugaan perbuatan cabul yang dilakukan tersangka dengan modus pemberian sanksi kepada siswa yang terlambat mengikuti pelajaran. Peristiwa terjadi pada Selasa (6/1) sekitar pukul 16.30 WIB, ketika korban berinisial A (16), seorang siswa laki-laki, bersama rekannya datang terlambat ke kelas.

Baca Juga: Sakit Hati Diputuskan, Mantan Pacar Sebar Video Asusila Mahasiswi di Batam

Setelah kegiatan belajar mengajar berakhir sekitar pukul 17.00 WIB, keduanya dipanggil ke ruang kerja tersangka di Gedung BSDC, area Ruang Galeri Kewirausahaan. Di ruangan itu, tersangka semula menanyakan alamat tempat tinggal kedua siswa.

Siswa yang rumahnya dekat diperbolehkan pulang, sedangkan korban yang tinggal lebih jauh diminta tetap berada di lokasi.

Menurut keterangan polisi, korban kemudian diberikan tiga opsi hukuman: penambahan skor pelanggaran hingga 1.000 poin atau dikeluarkan dari sekolah, pemanggilan orang tua, atau pilihan yang disebut sebagai “tahan malu”.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, menjelaskan opsi terakhir itulah yang diduga menjadi celah bagi tersangka untuk melakukan tindak pidana.

“Modus tersangka adalah memberikan tiga pilihan hukuman. Setelah korban memilih opsi ‘tahan malu’, tersangka diduga menyalahgunakannya untuk melakukan perbuatan cabul,” kata Anggoro dalam konferensi pers.

Baca Juga: Pemko Batam Tegaskan Sanksi Pembekuan Izin bagi THM yang Bandel Saat Ramadan

Polisi menyebut, setelah korban memilih opsi tersebut, tersangka diduga memerintahkan korban membuka pakaian dan melakukan tindakan cabul.

Saat ini MJ telah ditahan. Penyidik menyita sejumlah barang bukti, antara lain pakaian olahraga korban, rekaman kamera pengawas (CCTV), serta hasil visum.

Proses penyidikan masih berlangsung, sementara jaksa mengikuti perkembangan perkara untuk persiapan tahap penuntutan. (*)

Artikel Kasus Pencabulan oleh Guru SMKN 1 Batam, Kejari Telah Terima SPDP pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemko Batam Tegaskan Sanksi Pembekuan Izin bagi THM yang Bandel Saat Ramadan ‎

0
Suasana THM di Kampung Bule, Nagoya, beberapa waktu lalu. Foto. Yusuf Hidayat/ Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam telah menetapkan kebijakan operasional Tempat Hiburan Malam (THM) selama Ramadan 1447 Hijriah dengan konsep 3-3-3. Kebijakan ini mengatur jadwal penutupan dan pembatasan jam operasional guna menjaga ketertiban serta menghormati suasana bulan suci.

‎Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam (Disbudpar), Ardiwinata, mengatakan pengawasan akan dilakukan secara ketat oleh tim terpadu. ‎“Ada tim pengawasan,” ujar Ardiwinata, Jumat (20/2) siang.

‎Ia menjelaskan, konsep 3-3-3 berarti THM wajib tutup pada tiga hari menjelang dan di awal Ramadan. Kemudian tutup kembali selama tiga hari di pertengahan Ramadan, yakni satu hari sebelum Nuzulul Qur’an hingga satu hari setelahnya.

Baca Juga: Penghuni Nyalakan Lilin, Ruli di Tanjunguncang Ludes Terbakar

Penutupan juga berlaku tiga hari menjelang Idul Fitri, tepatnya satu hari sebelum Lebaran hingga satu hari sesudah Idul Fitri.

‎Di luar jadwal penutupan tersebut, THM hanya diperbolehkan beroperasi mulai pukul 22.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB. Pembatasan jam operasional ini disertai kewajiban menjaga keamanan, ketenteraman, dan ketertiban di lokasi usaha.

‎“Selain malam penutupan itu, THM hanya bisa buka dari jam 10 malam sampai jam 12 malam, dengan ketentuan tetap menjaga keamanan dan ketertiban,” jelasnya.

‎Pemko Batam juga mengatur operasional usaha restoran atau tempat makan selama Ramadan. Bagi restoran yang tetap buka di siang hari, diwajibkan memasang tirai atau kain pembatas agar aktivitas di dalam tidak terlihat secara terbuka oleh masyarakat.

‎“Harus diberi kain atau gorden pembatas dan tidak boleh terlalu transparan,” tegas Ardiwinata.

Baca Juga: Krisis Air di Puri Gracia Ditangani, Ditargetkan Tuntas Dua Pekan

Untuk memastikan kebijakan berjalan efektif, Pemko Batam membentuk tim pengawasan terpadu. Tim ini terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), serta aparat kepolisian.

‎“Itu tim pengawasan malam yang patroli saat masa penutupan,” katanya.

‎Tim gabungan tersebut akan melakukan patroli rutin, khususnya pada hari-hari yang telah ditetapkan sebagai masa penutupan penuh. Pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh pelaku usaha mematuhi ketentuan 3-3-3 tanpa pengecualian.

‎Terkait sanksi, Ardiwinata menegaskan setiap pelanggaran akan ditindak sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tahapan sanksi dimulai dari teguran, Surat Peringatan (SP), pembekuan izin usaha, hingga penutupan tempat usaha.

‎“Kalau ada yang melanggar, pasti ada Surat Peringatan seperti yang tertulis di surat edaran. Sanksinya bisa sampai pembekuan izin atau penutupan,” tegasnya.

‎Meski demikian, ia menyebut tingkat kepatuhan pelaku usaha pariwisata di Batam selama beberapa tahun terakhir relatif baik. Pelanggaran memang ada, namun masih dalam batas yang bisa ditindak melalui peringatan administratif.

‎“Sejauh ini beberapa tahun ini pada tertiblah. Pelaku pariwisata kita sangat tertib dalam menjalankan usaha kepariwisataan,” ujarnya.(*)

Artikel Pemko Batam Tegaskan Sanksi Pembekuan Izin bagi THM yang Bandel Saat Ramadan ‎ pertama kali tampil pada Metropolis.