Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 1915

Efisiensi Anggaran Tidak Ganggu Pembangunan RKB di Batam

0
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam Tri Wahyu Rubianto. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos.

batampos – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemko) Batam tidak akan mengganggu rencana pembangunan dan perbaikan ruang kelas baru (RKB) di sekolah-sekolah.

Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto. Ia memastikan pembangunan RKB tetap berjalan sesuai rencana dan telah dianggarkan melalui Dana Alokasi Umum (DAU).

Saat ini, prosesnya masih dalam tahap perencanaan dan belum memasuki tahap pengerjaan fisik. “Kita targetkan bulan Maret perencanaan selesai. April kita masuk ke seleksi pihak penyedia untuk pengerjaannya,” ujarnya, Jumat (28/2).

Baca Juga: Sekolah di Batam Libur Awal Ramadan, Terapkan Pola Pembelajaran Khusus

Meski tidak mengingat angka pasti, ia menyebut anggaran yang disiapkan cukup untuk mendukung program tersebut. “Ada sekitar Rp20 miliar di sana, dan itu akan digunakan,” tambahnya.

Menurutnya, efisiensi anggaran yang diterapkan Pemko Batam lebih difokuskan pada sektor perjalanan dinas. Disdik Batam telah memangkas anggaran perjalanan dinas hingga 50 persen, sesuai dengan target yang diberikan oleh tim anggaran pemerintah daerah setempat.

Selain perjalanan dinas, efisiensi juga diterapkan pada kegiatan-kegiatan yang sebelumnya dilaksanakan di hotel. Saat ini, Disdik Batam tengah mengkaji ulang berbagai program agar bisa dilaksanakan di tempat yang lebih efisien.

“Untuk semua kegiatan yang dilaksanakan di hotel, akan dirasionalkan dan dialihkan ke aset-aset pemerintah, seperti gedung sekolah,” kata Tri Wahyu.

Baca Juga: Program MBG di Batam Bertambah, Kini Menjangkau 13 Sekolah

Kebijakan ini diambil untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran tanpa menghambat program pendidikan yang telah direncanakan. Dengan demikian, dana yang tersedia dapat lebih difokuskan pada kebutuhan prioritas, seperti pembangunan dan perbaikan fasilitas sekolah.

Tri Wahyu menambahkan, kegiatan yang telah selesai dilaksanakan di hotel tetap berjalan sesuai kontrak yang sudah disepakati.

“Untuk kegiatan yang sudah berjalan di hotel, ya sudah selesai. Kontraknya juga sudah selesai,” kata dia. (*)

 

 

Reporter: Arjuna

Artikel Efisiensi Anggaran Tidak Ganggu Pembangunan RKB di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Bakal Ada Diskon Tiket Pesawat Lebaran Lebih Dari 10 Persen Selama 2 Minggu

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

batampos – Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto membocorkan bakal ada diskon tiket pesawat lebih dari 10 persen pada momen Idulfitri.

Airlangga menyebut, kepastian soal besaran diskon yang akan diberikan bakal diumumkan langsung oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Tiket pesawat juga pun akan mendapatkan diskon lebih dari 10 persen. Plus minusnya 2-3 persen. Nunggu pengumuman resmi,” kata Airlangga dalam sambutannya di acara Peluncuran Friday Mubarak di Hypermart Puri Indah, Jakarta Barat, Jumat (28/2).

Lebih lanjut, Airlangga mengatakan bahwa diskon tiket pesawat ini akan diberlakukan selama dua pekan. Terhitung, pada momen mudik dan arus balik Lebaran 2025.

Kendati demikian, Airlangga masih belum membeberkan komponen apa saja yang akan membuat harga tiket pesawat menjadi turun pada momen Lebaran. Adapun salah satunya adalah avtur.

“Kalau detailnya banyak. Bukan hanya avtur,” jelas Airlangga.

Dia pun menilai bahwa yang terpenting dalam kebijakan pemerintah ini adalah besaran diskon yang akan diberikan. Sementara soal komponen yang akan menjadi penopangnya bersifat bebas.

“Yang penting kan turunnya berapa, komponennya bebas-bebas aja,” tutupnya.

Untuk diketahui, pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) pemerintah juga menetapkan diskon tarif pesawat sebesar 10 persen.

Adapun komponen yang dikenakan terdiri dari penurunan tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau Passenger Service Charge (PSC) untuk seluruh penumpang pada penerbangan domestik.

Lalu, penurunan tarif Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U) bagi maskapai. Serta, penurunan harga avtur yang dilakukan PT Pertamina (Persero). (*)

Artikel Bakal Ada Diskon Tiket Pesawat Lebaran Lebih Dari 10 Persen Selama 2 Minggu pertama kali tampil pada News.

Jumlah Laporan Kasus Kekerasan di Batam Naik, UPTD PPA: Masyarakat Kini Lebih Berani Speak Up

0
Ilustrasi. Foto: Jawapos.com

batampos – Kesadaran masyarakat untuk melaporkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Batam terus meningkat. Hal ini tercermin dari jumlah laporan yang masuk ke Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Batam sepanjang Januari hingga Februari 2025 yang mencapai 57 kasus.

Kepala UPTD PPA Kota Batam, Dedy Suryadi, mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah laporan bukan semata-mata karena kasus kekerasan bertambah, tetapi lebih disebabkan oleh semakin banyaknya masyarakat yang mengetahui keberadaan UPTD PPA serta layanan yang mereka sediakan. Selain itu, koordinasi yang lebih baik dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian, membuat jalur pelaporan semakin jelas.

“Kesadaran masyarakat untuk melapor semakin tinggi. Banyak korban yang sebelumnya tidak tahu harus mengadu ke mana, kini lebih berani speak up dan mencari perlindungan,” ujar Dedy, Jumat (28/2).

Baca Juga: Jambret Gelang Pengendara Wanita, Satu Pelaku Ditangkap dan Diamuk Massa

Dibanding tahun-tahun sebelumnya, laporan kasus kekerasan di Batam mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pada Januari hingga Februari 2023, tercatat ada 38 kasus, sementara Januari hingga Februari 2024, naik jadi 53 kasus.

Dedy menjelaskan bahwa kasus-kasus yang dilaporkan meliputi berbagai bentuk kekerasan, seperti kekerasan fisik, kekerasan seksual, permasalahan hak asuh anak, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), serta indikasi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Menurut Dedy, ada beberapa faktor yang menyebabkan peningkatan jumlah laporan. Selain karena semakin banyak masyarakat yang mengetahui keberadaan UPTD PPA, sinergi dengan berbagai pihak, terutama kepolisian, juga semakin kuat.

“Koordinasi dengan kepolisian semakin baik. Jalur pelaporan menjadi lebih jelas, sehingga sinergi antara Polsek dengan UPTD PPA semakin kuat,” tambahnya.

Baca Juga: Ban Digembosi Besi Runcing, 3 Pelaku Pencurian Uang Rp 120 Juta di Batam Ditangkap di Tangerang

Selain itu, kesadaran masyarakat untuk melaporkan kekerasan juga terus meningkat. Banyak korban yang sebelumnya takut atau tidak tahu harus mengadu ke mana, kini mulai berani mencari pertolongan dan melaporkan kasus yang mereka alami.

Untuk memastikan korban mendapatkan perlindungan yang maksimal, UPTD PPA Kota Batam terus meningkatkan layanan bagi mereka. Berbagai upaya dilakukan, termasuk pendampingan psikologis, bantuan hukum, hingga mediasi bagi korban kekerasan.

“Kami terus berupaya memberikan layanan terbaik bagi korban. Dengan masyarakat berani melapor, kita bisa semakin optimal dalam memberikan perlindungan bagi kelompok rentan,” kata Dedy.

Ia juga berharap dengan semakin banyaknya kasus yang terlapor, tindakan pencegahan bisa lebih efektif dilakukan. Kesadaran masyarakat dan kerja sama dengan berbagai pihak menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi perempuan dan anak di Batam. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Jumlah Laporan Kasus Kekerasan di Batam Naik, UPTD PPA: Masyarakat Kini Lebih Berani Speak Up pertama kali tampil pada Metropolis.

Dua Terdakwa Korupsi Puskesmas Sisel Segera Disidangkan

0
Proses pelimpahan terdakwa perkara korupsi Puskesmas Siantan Selatan ke Pengadilan Negeri Tanjungpinang. f. Bambang Wiratdany untuk Batam Pos

batampos– Perkara kasus korupsi pembangunan Puskesmas Siantan Selatan dalam waktu dekat segera disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang.

Kepastian ini diperoleh setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Anambas melimpahkan berkas dua tersangka ke Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) PN Tanjungpinang.

“Ya sudah kita serahkan berkas perkaranya ke PN Tanjungpinang. Mudah-mudahan cepat diregister supaya tahu jadwal sidang perdananya,” ujar Kepala Seksi Intelijen (Kastel) Kejari Anambas, Bambang Wiratdany, Jum’at, (28/2).

Bambang mengatakan dalam perkara ini terdapat dua orang terdakwa, Baban Subhan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Anambas dan Johan Intan selaku penyedia yaitu kuasa Direktur CV Samudera Jaya Perkasa (SJP).

BACA JUGA: Kejari Bintan Tetapkan dan Tahan 7 Tersangka Kasus Korupsi Dana Wisata Mangrove, Ada Kadis, Camat hingga Kades 

“Pembangunan Puskesmas Siantan Selatan ini dimulai dari tahun 2019. Ini pakai APBD 2019 dengan nilai kontrak Rp 7,7 Miliar,” kata Bambang.

Lebih jauh ia menambahkan Inspektorat sudah menghitung kerugian negara dari perbuatan dua orang terdakwa ini. Adapun kerugian negara mencapai Rp 880 juta.

Jaksa Penuntut Umum, kata dia, mendakwa para pelaku dengan dakwaan subsideritas yaitu Primair Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU No. 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU No. 20 tahun 2021 tentang perubahan atas UU No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidsna korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP, Subsidair Pasal 3 Jo Pasal 18 UU No. 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU No. 20 tahun 2021 tentang perubahan atas UU No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidsna korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

“Setelah pelimpahan ini, kami tentunya tinggal menunggu penetapan hari sidang dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Tanjungpinang untuk proses persidangan,” pungkas Bambang. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Dua Terdakwa Korupsi Puskesmas Sisel Segera Disidangkan pertama kali tampil pada Kepri.

Jadwal Lengkap Seri Pertama MotoGP Thailand 2025 Akhir Pekan Ini

0
MotoGP akan memulai kiprahnya di Thailand. (Dok. MotoGP)

batampos – Gelaran MotoGP musim 2025 telah resmi digeber pada Jumat-Minggu, 28 Februari-2 Maret 2025. Rencananya, balapan motor paling prestisius dunia ini akan dilaksanakan di Sirkuit Buriram, Thailand.

Moto2 dan Moto3 masing-masing menjalani satu balapan, yakni pada Minggu waktu setempat. Sementara itu, MotoGP menggelar dua balapan, yakni balapan Sprint pada Sabtu dan balapan Grand Prix pada Minggu.

Thailand sendiri menggantikan status tuan rumah MotoGP Qatar di Sirkuit Lusail sebagai penyelenggara seri perdana MotoGP 2025. Sirkuit ini pertama kali bergabung dengan tur luar Eropa MotoGP, dan dalam beberapa tahun terakhir membentuk tiga seri balapan bersama Australia dan Malaysia.

Kini, semua pembalap tengah bersiap memulai gelaran bergengsi tersebut. Sejumlah pembalap seperti Marc Marquez, Francesco Bagnaia, Pedro Acosta, hingga Fabio Quartararo, bakal saling sikut untuk meraih kemenangan perdana di kelas utama.

Akan tetapi, juara dunia MotoGP 2024 Jorge Martin yang musim ini pindah ke Aprilia Racing dipastikan absen karena mengalami cedera. Hal itu pun membuat debut Martin bersama Aprilia dipastikan tertunda. Kendati begitu, Grand Prix Thailand diprediksi tetap berlangsung sengit.

Salah satu pembalap yang paling ditunggu di MotoGP Thailand 2025 adalah Marc Marquez yang pindah ke tim utama Ducati Lenovo. Setelah tampil cukup apik bersama tim Gresini Ducati, The Baby Alien bakal berupaya bersaing untuk memperebutkan gelar juara dunia.

Di GP Thailand 2025, Marquez bakal bersaing dengan rekan satu timnya, Francesco Bagnaia yang meraih gelar juara di tempat yang sama musim lalu.

Meski begitu, sejumlah pembalap bisa memanfaatkan momentum untuk bisa merebut posisi terdepan. Salah satunya pembalap Gresini Racing, Alex Marquez, yang menjalani sesi tes pramusim dengan hasil yang meyakinkan.

Jadwal Lengkap MotoGP Thailand 2025:

Jumat, 28 Februari

10.45 – 11.30 WIB MotoGP – Latihan bebas 1
15.00 – 16.00 WIB MotoGP – Latihan

Sabtu, 1 Maret

10.10 – 10.40 WIB MotoGP – Latihan bebas 2
10.50-11.05 WIB MotoGP – Kualifikasi 1
11.15-11.30 WIB MotoGP – Kualifikasi 2
15.00 WIB MotoGP – Sprint race

Minggu, 2 Maret

15.00 WIB MotoGP – Balapan Utama

Artikel Jadwal Lengkap Seri Pertama MotoGP Thailand 2025 Akhir Pekan Ini pertama kali tampil pada Olahraga.

Polisi Gencarkan Razia Narkoba, Lima Orang Positif di Kampung Madani Batam

0
Personel Polda Kepri saat menggelar razia narkoba di sejumlah titik strategis di Kota Batam.

batampos – Dalam upaya memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika, Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) menggelar razia di sejumlah titik strategis di Kota Batam. Operasi “Antik Seligi 2025” menyasar kawasan perkampungan, pelabuhan, hingga pertokoan sebagai bagian dari strategi menekan angka penyalahgunaan narkoba.

“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan di tiga lokasi, yakni Kampung Madani, kawasan Jodoh, serta Pelabuhan Tanjunguma, ada lima orang pengunjung di Kampung Madani dinyatakan positif menggunakan narkotika berdasarkan hasil tes urine,” kata Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Kepri, Kompol Muhamad Komarudin,Jumat (28/2).

Mereka kemudian didata dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas. Ia menyebut jika hanya berstatus sebagai pengguna, mereka akan diarahkan ke rehabilitasi.

“Namun, jika ditemukan keterlibatan dalam peredaran narkotika, proses hukum akan diterapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Baca Juga: Ban Digembosi Besi Runcing, 3 Pelaku Pencurian Uang Rp 120 Juta di Batam Ditangkap di Tangerang

Demi efektivitas operasi, tim dibagi menjadi beberapa kelompok dengan tugas spesifik di sejumlah lokasi. Operasi ini bergantung pada profesionalisme dan ketelitian personel di lapangan.

“Setiap langkah harus dilakukan dengan cermat agar operasi berjalan lancar tanpa hambatan. Untuk memaksimalkan efektivitas, terarah agar setiap lokasi yang menjadi target operasi dapat diperiksa secara menyeluruh dan hasil yang diperoleh benar-benar optimal,”ujarnya.

Sementara itu, razia yang dilanjutkan di Mall Robinson dan Pelabuhan Tanjunguma tidak menemukan adanya indikasi penyalahgunaan narkotika oleh pengunjung.

“Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, tetapi tidak ada individu yang terdeteksi menggunakan narkotika berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan di lokasi,” katanya.

Selama pelaksanaan razia, petugas tidak menemukan kendala signifikan di lapangan. Namun, terdapat indikasi bahwa informasi terkait operasi ini telah bocor sebelumnya, terutama di beberapa lokasi hiburan malam.

Baca Juga: Korban Dicekik dan Diancam, Polisi Tetapkan Tersangka Pencabulan Bocah 6 Tahun

Operasi Antik Seligi 2025 akan terus digencarkan sebagai bentuk komitmen Polda Kepri dalam memberantas penyalahgunaan narkotika di wilayah Kepulauan Riau.

“Polda Kepri mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam melaporkan segala aktivitas yang mencurigakan terkait peredaran narkotika demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas dari narkoba,” ujarnya. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Polisi Gencarkan Razia Narkoba, Lima Orang Positif di Kampung Madani Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Dugaan BBM Oplosan Pertamina Terungkap, Cuitan Lama Terbukti Benar

0
Unggahan di platform X (sebelumnya Twitter), akun @yo2thok yang mengklaim telah menguji kadar oktan Pertalite menggunakan alat uji otomatis. (@yo2thok)

batampos – Sebuah cuitan lama di media sosial kembali viral setelah terbukti relevan dengan kasus dugaan pengoplosan bahan bakar minyak (BBM) yang menyeret sejumlah petinggi PT Pertamina Patra Niaga.

Kejaksaan Agung RI baru-baru ini menangkap sejumlah bos perusahaan tersebut atas dugaan manipulasi kadar oktan dan mark up harga BBM jenis Pertalite dan Pertamax.

Menariknya, dugaan ini sebenarnya sudah diungkap seorang netizen sejak 2022. Dalam unggahan di platform X (sebelumnya Twitter), akun @yo2thok mengklaim telah menguji kadar oktan Pertalite menggunakan alat uji otomatis. Hasilnya mengejutkan—oktan yang seharusnya berada di angka 90, ternyata hanya mencapai 86.

“Ini namanya perampokan, dan aparat melempem seperti kerupuk kena air,” tulis @yo2thok dalam cuitannya pada 7 Oktober 2022.

Ia mengaku telah dihubungi oleh tim pertamina setelah cuitan itu viral. Pihak pertamina mengaku akan menunjukkan hasil pemeriksaan laboratorium pengujian BBM pertamina. Namun, hal itu hanya omong kosong belaka.

“Dari tweet ini, pihak pemasaran pertamina menghubungi dan menemui saya di sebuah tempat tongkrongan Ex..elso. Mereka berjanji akan menunjukkan hasil uji mereka secara langsung dari tempat laboratorium pengujian BBM Pertamina. Hingga saat ini hanya omong kosong belakang,” tuturnya.

Kecurigaan soal BBM Pertamina tak berhenti di situ. Seorang netizen lain, @penyayaaaaaaang, bahkan menduga bahwa produk Pertamax yang dijual sebenarnya hanya Pertalite dengan label berbeda.

“Jangan-jangan, yang dilabeli ‘Pertamax’ adalah ‘Pertalite’?” tulisnya pada 8 Oktober 2022.

Sebagaimana diketahui, Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan sembilan orang sebagai tersangka. Kesembilan tersangka itu di antaranya, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan; Direktur Feedstock And Product Optimization PT Pertamina International, Sani Dinar Saifuddin; Vice President (VP) Feedstock Management PT Kilang Pertamina International, Agus Purwono.

Kemudian, Direktur Utama PT Pertamina International Shipping, Yoki Firnandi; Beneficial Owner PT Navigator Katulistiwa, Muhammad Kerry Adrianto Riza; Komisaris PT Navigator Katulistiwa dan Komisaris PT Jenggala Maritim, Dimas Werhaspati; Komisaris PT Jenggala Maritim sekaligus Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak, Gading Ramadhan Joedo; Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga, Maya Kusmaya; VP Trading Operation Pertamina Patra Niaga, Edward Corne.

Mereka diduga melakukan pengoplosan atau blending Pertalite di depo/storage untuk menjadi Pertamax RON 92. Kasus tersebut terjadi di lingkup PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) sejak 2018-2023. Kasus korupsi itu menelan kerugian keuangan negara hingga ratusan triliun rupiah. (*)

Artikel Dugaan BBM Oplosan Pertamina Terungkap, Cuitan Lama Terbukti Benar pertama kali tampil pada News.

Hendak Diselundupkan ke Malaysia, 12 PMI Ilegal Diselamatkan di Selat Malaka

0
Para prajurit TNI AL di KRI Lepu-861 menggagalkan penyelundupan 12 PMI ilegal. (F.TNI AL)

batampos – Sebanyak 12 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal hendak diselundupkan ke Malaysia melalui Perairan Selat Malaka pada Kamis (27/2). Beruntung, mereka berhasil diselamatkan oleh KRI Lepu-861 yang tengah melaksanakan Patroli Terkoordinasi Malaysia-Indonesia (Patkor Malindo). Sehingga belasan WNI itu berhasil diselamatkan dari ancaman dan bahaya menjadi PMI ilegal.

Komandan KRI Lepu-861 Mayor Laut (P) Anshari Ahmad Junaidi menyampaikan hal itu melalui keterangan resmi pada Jumat (28/2). Dia menyampaikan bahwa pihaknya mendapat kontak visual kapal motor yang bergerak mencurigakan. Pergerakan tersebut, langsung diperiksa menggunakan radar sehingga posisi kapal motor itu terdeteksi lebih presisi. Yakni berada dalam jarak 3 nautical mile di perbatasan.

KRI Lepu-861 langsung melakukan pengejaran dan menghentikan kapal motor itu. Para prajurit TNI AL di atas kapal perang tersebut lantas menggeledah isi kapal motor tersebut. ”Dari hasil pemeriksaan di tengah laut, didapati 12 orang yang diduga merupakan PMI non prosedural (ilegal) dan tiga ABK kapal yang rencananya akan menuju Malaysia,” ungkap Mayor Anshari.

Tidak hanya mengangkut 12 PMI ilegal, kapal motor tersebut juga membawa membawa cadangan bahan bakar, sembako, dan satu bandel judi bingo. Temuan tersebut langsung dilaporkan oleh KRI Lepu-861 kepada Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Asahan Letkol Laut (P) Wido Dwi Nugraha. Belasan PMI ilegal itu pun langsung dibawa ke Markas Komando Lanal Tanjung Balai Asahan.

”Selanjutnya 12 PMI non prosedural diserahkan kepada kantor Imigrasi Tanjung Balai Asahan. Sedangkan tiga ABK kapal dan barang bukti berada di Mako Lanal Tanjung Balai Asahan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas dia.

Dalam Patkor Malindo, TNI AL turut mengantisipasi maraknya tindak pidana di laut dengan menurunkan deteksi dini melalui unsur KRI yang terus berpatroli dan Fleet One Quick Response (F1QR) Komando Armada (Koarmada) I yang selalu siap siaga menjaga jalur laut. Mereka memperketat pengawasan di jalur-jalur penyelundupan, khususnya di wilayah perbatasan yang rawan seperti Selat Malaka. (*)

Artikel Hendak Diselundupkan ke Malaysia, 12 PMI Ilegal Diselamatkan di Selat Malaka pertama kali tampil pada News.

Pemko Batam Targetkan Efisiensi Anggaran Rp129 Miliar, Fokus Pangkas Belanja Non-prioritas

0
Sekda Batam, Jefridin Hamid. (F.Arjuna)

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menargetkan efisiensi anggaran sebesar Rp129 miliar sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025. Hingga tahap awal, Pemko Batam telah berhasil menghemat sekitar Rp85 miliar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid, menyebut bahwa pihaknya masih perlu memangkas anggaran sekitar Rp43 miliar untuk mencapai target efisiensi yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, perangkat daerah diminta untuk terus menyisir belanja yang tidak prioritas.

“Kami telah melakukan pemotongan anggaran tahap awal sebesar Rp85 miliar. Untuk mencapai target Rp129 miliar, masih dibutuhkan efisiensi tambahan sekitar Rp43 miliar,” kata dia, Jumat (28/2).

Baca Juga: Program MBG di Batam Bertambah, Kini Menjangkau 13 Sekolah

Efisiensi dilakukan dengan memangkas belanja perjalanan dinas, sewa hotel, alat tulis kantor, cenderamata, serta menghapus kegiatan yang tidak memiliki skala prioritas sesuai dengan arahan Inpres tersebut.

Untuk itu, Pemko Batam menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah agar kembali melakukan penyisiran anggaran guna meningkatkan jumlah belanja yang dapat diefisiensikan. Langkah ini dapat membantu menyeimbangkan keuangan daerah tanpa mengganggu pelayanan publik.

Selain efisiensi belanja, pemerintah setempat juga berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Seluruh dinas penghasil diminta untuk lebih aktif dalam meningkatkan penerimaan daerah, terutama dari sektor pajak dan retribusi.

“Perangkat daerah penghasil telah melakukan berbagai inovasi dan terobosan guna meningkatkan pajak dan retribusi daerah,” kata Jefridin.

Objek pajak yang menjadi fokus optimalisasi pendapatan daerah mencakup Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), pajak parkir, Pajak Penerangan Jalan (PJU), pajak reklame, serta berbagai pajak daerah lainnya.

Baca Juga: Harga Santan Melonjak di Batam, Eksportir Akan Dipanggil untuk Stabilkan Pasokan

Langkah ini kemungkinan mampu menyeimbangkan kebutuhan anggaran tanpa harus mengorbankan program-program strategis yang sudah direncanakan sebelumnya.

Pemko Batam juga akan terus memantau pelaksanaan efisiensi di masing-masing perangkat daerah untuk memastikan bahwa penghematan dilakukan secara efektif dan tidak menghambat operasional pemerintahan.

Dengan kombinasi strategi efisiensi dan optimalisasi PAD ini, pemerintah optimistis dapat mencapai target penghematan Rp129 miliar sesuai dengan amanat Inpres tersebut. (*)

Artikel Pemko Batam Targetkan Efisiensi Anggaran Rp129 Miliar, Fokus Pangkas Belanja Non-prioritas pertama kali tampil pada Metropolis.

Tiga Hari Amati Nasabah Bank

0

SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang dan Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja berhasil mengungkap pencurian uang dengan modus gembos ban mobil. Pelaku berhasil membawa kabur uang korban sebanyak Rp200 juta.