Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 1925

7.800 Karung Beras Dibagikan untuk Tokoh Agama di Batam

0
Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama pengusaha Hasyim menyerahkan bantuan beras kepada tokoh agama di dataran Engku Putri Batam Center, Senin (17/3). Foto. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Sebanyak 7.800 karung beras disalurkan kepada para tokoh agama di Batam melalui Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Setiap penerima mendapatkan satu karung beras seberat 25 kilogram. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari Hasyim, seorang pengusaha sekaligus tokoh masyarakat Batam.

Prosesi pembagian sembako tersebut berlangsung di Alun-Alun Engku Putri, Batamcenter, pada Senin (17/3). Para tokoh agama dari berbagai latar belakang hadir dalam kegiatan ini, yang berlangsung dengan penuh kebersamaan dan kekhidmatan.

Hasyim menjelaskan, pembagian beras ini merupakan agenda rutin yang ia lakukan setiap tahun. Tujuannya adalah untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama para tokoh agama yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan.

“Ini adalah bentuk kepedulian saya kepada masyarakat. Saya ingin berbagi agar dapat mempererat hubungan antar umat beragama di Batam,” katanya.

Data penerima bantuan diperoleh dari Pemko Batam, tanpa adanya persyaratan khusus bagi para tokoh agama yang menerimanya. Menurutnya, bantuan ini merupakan rezeki dari Tuhan yang harus disalurkan kepada mereka yang berhak.

“Ini rezeki dari Allah. Kami juga meminta doa dari para ulama agar almarhum ibu bapak saya mendapatkan tempat yang baik di sisi-Nya,” ujar dia.

Selain di daratan utama Batam, pembagian beras juga dilakukan di pulau-pulau sekitar. Hasyim menegaskan kegiatan ini murni untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, tanpa motif lain selain kepedulian sosial.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, turut mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh Hasyim. Ia menyebut tindakan ini adalah bentuk nyata dari rasa syukur atas rezeki yang telah diberikan.

“Kami bersyukur atas niat baik beliau dalam membantu masyarakat, sekaligus sebagai wujud doa untuk orang tua beliau,” katanya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel 7.800 Karung Beras Dibagikan untuk Tokoh Agama di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Berbagi Kebahagiaan di Bulan Penuh Berkah, Ikamba Batam Santuni Anak Yatim

0
Ikamba Batam saat berbagi kebahagiaan dengan anak yatim. Foto. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang terhadap anak-anak yatim, Ikatan Keluarga Masyarakat Bangka (Ikamba) Kota Batam menggelar acara buka puasa bersama dengan anak-anak yatim di Sekretariat Ikamba Batam di Komplek Villa Mukakuning, Batuaji, Sabtu (16/3).

Dalam kegiatan yang mengambil tema ‘Saling Berbagi Kebahagiaan di Bulan Penuh Berkah’ ini, Ketua Umum Ikamba Kota Batam, Jupri menyampaikan ada sejumlah rangkaian acara yang digelar oleh Ikamba Batam selama Ramadan, seperti bekerja sama dengan katering FCC Sriwijaya membagikan takjil dan makanan gratis kepada masyarakat.

Baca Juga: Tebar Kebaikan Ramadan, Ikamba Batam dan FCC Sriwijaya Bagikan Takjil dan Makanan Gratis ke Masyarakat

“Ada beberapa acara yang kami gelar, mulai dari menyambut bulan puasa sampai di bulan puasa. Ada khitanan massal yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Mutiara Aini, berbagi makan siang gratis ke masyarakat, membagikan takjil dan makanan gratis kepada masyarakat yang bekerja sama dengan katering FCC Sriwijaya,” kata Jupri.

Jupri mengatakan, hal itu sengaja mereka lakukan sebagai bentuk kepedulian Ikamba Batam kepada masyarakat. “Ini bentuk kepedulian dari Ikamba Batam, memang program sudah didesain untuk Ramadan untuk memberikan momen kebahagiaan bagi anak-anak yatim serta mempererat silaturahmi dan rasa syukur dengan berbagi kebaikan di bulan suci Ramadan. Bagi kami ini sesuatu yang luar biasa. Melihat mereka bisa bahagia bagi kami sangat-sangat menyentuh,” ujar Jupri.

Selain itu, kata Jupri juga untuk menyatukan seluruh warga Bangka yang ada di Kota Batam, mempererat rasa persaudaraan antar sesama di perantauan, membangun, dan mempertahankan adat istiadat meskipun berada di perantauan.

Para anak yatim yang hadir tampak sangat senang dan gembira, terlebih saat Ikamba Batam memberikan santunan berupa uang tunai kepada mereka. Adapun yang menerima santunan sebanyak 37 orang anak yang merupakan anak anak dari warga Bangka.

“Alhamdulillah, ini sudah tahun kelima yang kami lakukan. Dan nilainya terus bertambah setiap tahun. Untuk saat ini tiap anak dapat Rp500 ribu. Kami juga mengucapkan ribuan terimakasih kepada keluarga besar Ikamba Batam dan para donatur yang sudah turut serta mensukseskan kegiatan ini,” kata Jupri.

Pendiri Ikamba Kota Batam, Djohar Arief yang hadir pada kegiatan tersebut mengaku salut dan mengacungi jempol buat para anggota Ikamba Batam yang sudah berjalan sejauh ini. Dia juga berharap semoga kedepan Ikamba Batam bisa berbuat lebih banyak lagi untuk masyarakat Batam.

“Ikamba Batam akan terus melakukan hal-hal yang positif yang bermanfaat untuk masyarakat, mulai dari donor darah, khitanan massal, mengunjungi dan berbagi ke panti asuhan dan panti jompo, membersihkan dan menyumbang ke rumah ibadah, berbagi makan siang gratis ke masyarakat dan banyak lagi kegiatan sosial yang telah mereka lakukan,” katanya.

“Semoga kedepan Ikamba Batam dapat terus melakukan kegiatan kegiatan positif yang lebih banyak lagi untuk masyarakat Batam, serta dapat menjaga marwah organisasi dan nama baik kampung halaman bersama sama. Tetap jaga kekompakan, dan selalu menjaga kerukunan,” ujarnya menambahkan.

Adapun kegiatan buka puasa bersama ini dihadiri ribuan warga Bangka, dan para Pendiri Ikamba Batam, seperti Djohar Arief, Nyonya Sukiat, Pembina Ikamba Batam, Halim Dana Kusuma dan Pengawas Ikamba Batam, Pitter. (*)

Artikel Berbagi Kebahagiaan di Bulan Penuh Berkah, Ikamba Batam Santuni Anak Yatim pertama kali tampil pada Metropolis.

Disnaker Batam Targetkan 2.650 Peserta Pelatihan, 14 Program Sudah Berjalan

0
Ilustrasi. Disnaker Batam menyelenggarakan program pelatihan dan bimbingan teknis (bimtek) bersertifikasi bagi tenaga kerja dan pencari kerja yang memiliki KTP Batam. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam terus mempercepat pelaksanaan program peningkatan kualitas tenaga kerja melalui pelatihan dan sertifikasi. Hingga saat ini, sebanyak 14 jenis pelatihan dan sertifikasi telah berjalan, mencakup berbagai bidang keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Kepala Disnaker Batam, Rudi Sakyakirti, mengungkapkan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal agar lebih siap bersaing di dunia industri, baik di sektor manufaktur, jasa, maupun bidang teknis lainnya.

“Dari total 56 jenis pelatihan dan 48 kategori bimbingan teknis (bimtek) yang direncanakan, saat ini Disnaker Batam telah menyelenggarakan 14 pelatihan dan sertifikasi, yaitu seperti pelatihan menjahit Asisten Level 1, Bahasa Inggris, Las 6G GTAW, Las 5G (Pipe) SMAW, Dasar K3 Muda (Operator K3), Tata Boga Pastry, hingga K3 Madya, ” ujarnya, Senin (18/3).

Selain itu, terdapat pelatihan di bidang tata rias dan kuliner, seperti Tata Rias Pengantin, Menjahit Baju Mode, serta Jasa Boga Kue Nasional. Untuk sektor teknik dan keselamatan kerja, pelatihan yang sudah berjalan meliputi Scaffolding dan beberapa kategori pengelasan.

Tak hanya pelatihan, bimtek dan sertifikasi juga sudah dimulai untuk dua kategori, yakni Security Gada Pratama dan Welder 4G SMAW/FCAW. “Kami menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) agar pelatihan ini berjalan maksimal dan sesuai standar industri,” tambah Rudi.

Peserta yang telah menyelesaikan pelatihan akan mendapatkan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) atau Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Sertifikasi ini menjadi nilai tambah bagi tenaga kerja dalam mencari pekerjaan karena merupakan salah satu persyaratan yang sering diminta oleh perusahaan.

“Sertifikasi dari kementerian ini sangat penting, terutama bagi tenaga kerja yang membutuhkan lisensi atau Surat Izin Operasi (SIO) untuk bekerja di sektor tertentu,” jelas Rudi.

Menurutnya, pelaksanaan program ini akan terus berlangsung secara bertahap hingga September 2025, dengan target total 2.650 peserta. Dari jumlah tersebut, 1.478 peserta akan mengikuti pelatihan dan sertifikasi, sementara 1.172 lainnya menjalani bimtek dan sertifikasi.

Dengan pelatihan ini, Disnaker Batam berharap dapat menciptakan tenaga kerja yang lebih kompetitif dan mengurangi angka pengangguran di Kota Batam. Peningkatan jumlah peserta tahun ini yang mencapai lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk meningkatkan keterampilan mereka.

“Selain meningkatkan daya saing individu, program ini juga memberikan manfaat bagi industri di Batam. Perusahaan akan lebih mudah mendapatkan tenaga kerja yang telah memiliki keahlian dan sertifikasi yang dibutuhkan,” tutupnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Disnaker Batam Targetkan 2.650 Peserta Pelatihan, 14 Program Sudah Berjalan pertama kali tampil pada Metropolis.

Tangkap Pelaku Perdagangan Orang, Polsek Sagulung Selamatkan Dua Calon PMI Non Prosedural

0
Ilustrasi.

batampos – Kepolisian Sektor (Polsek) Sagulung ungkap kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang dan penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) secara ilegal. Dalam operasi yang dilakukan pada Jumat, 8 Maret 2025, sekitar pukul 01.00 WIB, polisi menyelamatkan dua calon PMI yang hendak diberangkatkan ke luar negeri secara non-prosedural.

Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi P. Tambunan, melalui Kanit Reskrim Polsek Sagulung Ipda Anwar Aris, menjelaskan bahwa kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas ilegal terkait pengiriman tenaga kerja ke luar negeri. Berdasarkan informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Sagulung segera melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan kebenaran laporan tersebut.

Setelah dilakukan pengintaian dan pengumpulan informasi, polisi mendatangi sebuah rumah di Perumahan Tunas Regency Cluster Amaryllis, Kelurahan Sungai Binti, Kecamatan Sagulung. Di lokasi tersebut, petugas menemukan dua perempuan calon PMI yang diduga akan diberangkatkan ke luar negeri tanpa melalui prosedur resmi. Bersamaan dengan itu, petugas juga mengamankan seorang pria berinisial IS (32), yang diketahui sebagai perekrut sekaligus penampung calon PMI tersebut.

Dari hasil pemeriksaan terhadap IS, polisi mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku lain yang terlibat dalam jaringan perdagangan orang ini. Seorang pria berinisial TA (19) diketahui bertugas menjemput calon PMI dari Bandara Hang Nadim pada 5 Maret 2025 atas perintah seseorang berinisial I, yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Setelah dilakukan pencarian, TA akhirnya berhasil ditangkap di daerah Bengkong, Batam, dan langsung dibawa ke Polsek Sagulung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Aris, pelaku IS berperan sebagai perekrut calon PMI dengan menjanjikan pekerjaan di luar negeri tanpa melalui prosedur resmi. Para korban ditampung di rumahnya sambil menunggu keberangkatan, sementara IS mengurus dokumen perjalanan mereka, seperti paspor dan visa. Dalam operasinya, IS diduga bekerja sama dengan jaringan yang lebih luas yang beroperasi di Batam.

Sementara itu, pelaku TA bertindak sebagai kurir yang bertugas menjemput calon PMI dari bandara dan mengantarkannya ke tempat penampungan IS. Untuk setiap orang yang berhasil diantar, TA menerima upah sebesar Rp200.000. Polisi menduga bahwa TA hanya salah satu dari beberapa orang yang berperan dalam jaringan ini dan sedang melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku lainnya.

Dalam penyelidikan lebih lanjut, polisi juga menemukan bahwa seorang buronan berinisial I memiliki peran sebagai koordinator utama dalam jaringan ini. Ia bertugas menghubungkan calon PMI dengan pihak yang akan memberangkatkan mereka ke luar negeri secara ilegal. Buronan ini kini tengah diburu oleh pihak kepolisian guna mengungkap jaringan perdagangan orang yang lebih luas.

Sebagai barang bukti dalam kasus ini, polisi mengamankan beberapa benda, termasuk satu unit ponsel merek Realme warna krem, satu bundel catatan biaya akomodasi korban, satu buah pena warna pink, serta satu dompet berisi empat paspor lama. Barang bukti ini diharapkan dapat membantu proses penyelidikan lebih lanjut.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 81 Jo Pasal 83 Undang-Undang RI Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, yang telah diperbarui dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Mereka juga dikenakan Pasal 55 Jo Pasal 56 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Kapolsek Sagulung menegaskan bahwa pihaknya akan terus menindak tegas segala bentuk tindak pidana perdagangan orang dan penempatan tenaga kerja ilegal. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait perdagangan manusia. Kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah dan memberantas praktik perdagangan manusia guna melindungi hak-hak pekerja migran Indonesia. (*)

Reporter: Eusenius Sara

Artikel Tangkap Pelaku Perdagangan Orang, Polsek Sagulung Selamatkan Dua Calon PMI Non Prosedural pertama kali tampil pada Metropolis.

Sudah 155 Reklame Ilegal Ditertibkan, Pengusaha Diminta Urus Izin

0
Tim gabungan dari berbagai OPD Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus melakukan penertiban terhadap reklame mini, billboard, dan sign board yang terpasang di Ruang Terbuka Hijau (RTH). Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Tim gabungan dari berbagai OPD Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus melakukan penertiban terhadap reklame mini, billboard, dan sign board yang terpasang di Ruang Terbuka Hijau (RTH). Hingga saat ini, sebanyak 155 reklame telah berhasil ditertibkan, dengan 36 di antaranya berbahan besi.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Batam, Reza Khadafy, mengatakan penertiban dilakukan secara bertahap dan terus berlanjut sesuai aturan yang berlaku. Pada Jumat malam, tim kembali turun ke lapangan untuk melakukan penertiban kedua kalinya hingga pukul 01.00 dini hari.

“Pada kegiatan kemarin malam, kami berhasil menertibkan 30 reklame, sign board, dan mini billboard. Penertiban ini melibatkan sejumlah instansi terkait, seperti Satpol PP, Bapenda, dan juga Dinas CKTR,” katanya, Senin (17/3).

Beberapa lokasi yang telah disisir dalam kegiatan penertiban ini meliputi Kecamatan Lubukbaja, Kecamatan Batuampar, Kecamatan Batamkota, dan sebagian wilayah Kecamatan Nongsa. Penertiban difokuskan pada jalan-jalan utama yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Kata Reza, penertiban reklame ini dilakukan berdasarkan Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 50 Tahun 2024. Ia mengakui bahwa masih terdapat ketidaksesuaian antara data pembayaran pajak dengan kondisi reklame yang ada di lapangan.

“Masih dalam proses pendataan, karena ada reklame yang sudah membayar pajak, tapi ada juga yang belum. Saat ini, kami fokus menertibkan yang tidak sesuai aturan, sementara proses sinkronisasi data akan dilakukan setelahnya,” ujar dia.

Menurutnya, selama ini seluruh reklame yang berdiri di Batam masih belum sepenuhnya mengacu pada Perwako Nomor 50 Tahun 2024. Oleh karena itu, tim terpadu akan terus melakukan penertiban sesuai dengan surat edaran dan surat perintah dari Wali Kota serta Wakil Wali Kota Batam.

Selain reklame berukuran kecil hingga standar, penertiban juga bakalan menyasar reklame berukuran besar yang belum memiliki perizinan lengkap. Untuk kategori ini, Pemko Batam akan meminta penyelenggara untuk segera mengurus Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sebagai bagian dari legalitas konstruksi reklame.

“Selama ini banyak penyelenggara reklame yang masa sewa titiknya sudah habis, sehingga secara hukum enggak memiliki izin yang sah. Inilah yang akan kami tertibkan. Jika sewa lahan sudah habis, maka strukturnya juga harus dibongkar,” katanya.

Struktur reklame yang berdiri di Batam seharusnya memiliki PBG yang berlaku selama dua tahun. Sementara itu, sewa lahan untuk pemasangan reklame hanya berlaku satu tahun dan wajib diperpanjang sesuai ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Kepala (Perka) BP Batam Nomor 7 Tahun 2017.

“PBG khusus untuk konstruksi reklame, masa berlakunya dua tahun. Sedangkan titik lahan hanya satu tahun dan harus diperpanjang. Banyak yang tidak memperpanjang izin sehingga reklame mereka menjadi ilegal,” kata Reza.

Selain itu, ia juga mengingatkan jika PBG suatu reklame sudah habis masa berlakunya, maka struktur reklame tersebut tidak lagi memiliki dasar hukum untuk tetap berdiri. Hal ini menjadi salah satu alasan utama dalam penertiban yang sedang berlangsung.

Tim gabungan akan terus melakukan penyisiran dan tindakan tegas terhadap reklame-reklame yang tidak sesuai regulasi. Pemko Batam berharap penertiban ini dapat menciptakan ketertiban dalam pemasangan reklame, sekaligus menata kembali estetika kota.

Penertiban reklame ini juga sejalan dengan upaya Pemko Batam dalam mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor pajak reklame. Ke depan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh reklame yang berdiri sudah sesuai aturan. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Sudah 155 Reklame Ilegal Ditertibkan, Pengusaha Diminta Urus Izin pertama kali tampil pada Metropolis.

Jelang Tantang Australia, Timnas Indonesia Dihadapkan Masalah Baru

0
Sandy Walsh saat laga melawan Australia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Instagram/@timnasindonesia)

batampos – Timnas Indonesia akan kembali beraksi di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan menantang Australia. Jelang bentrokan tersebut, Garuda -julukan Timnas- mendapatkan musuh lain yang sulit untuk diantisipasi.

Timnas Indonesia bakal melanjutkan perjalanannya di grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada bulan ini. Australia menjadi lawan yang akan dihadapi dalam waktu dekat, bahkan kurang dari tiga hari lagi.

Sesuai jadwal, duel Australia vs Timnas Indonesia akan berlangsung di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3) malam waktu setempat atau sore WIB. Penyelenggaraan pertandingan ini hanya berjarak tiga hari dari jadwal dimulainya FIFA Matchday periode Maret 2025.

Kondisi ini sedikit menimbulkan masalah untuk Timnas Indonesia. Sebab mayoritas penggawa Garuda masih punya pertandingan bersama klubnya masing-masing hingga mepet jelang periode FIFA Matchday Maret 2025.

Contohnya adalah Jay Idzes bersama Venezia FC di Serie A Liga Italia 2024/2025. Mereka baru menyelesaikan pertandingan pada Minggu (16/3) sore. Begitu pula dengan Sandy Walsh dengan Yokohama Marinos di Jepang dan Maarten Paes bersama FC Dallas di Amerika Serikat.

Artinya, mereka baru bisa terbang ke Sydney, Australia pada Minggu (16/3) setelah laga atau keesokan harinya, Senin (17/3). Selain itu, para pemain diaspora di Eropa dan Amerika Serikat tersebut harus menempuh perjalanan jauh.

Perjalanan mereka dari negara klubnya masing-masing menuju Sydney memakan waktu yang cukup panjang dan kemungkinan baru tiba pada Selasa (18/3). Artinya, mereka hanya punya jeda sehari sebelum bertanding lagi.

Mepetnya waktu pemulihan itu lah yang dikhawatirkan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Dia khawatir para pemain Timnas Indonesia mengalami rasa letih dan kelelahan berlebihan karena mepetnya jadwal dan perjalanan panjang.

“Saya rasa sudah ada beberapa yang datang lebih awal, karena musuh kita hari ini kan kecapekan dan cedera,” kata Erick Thohir di Hotel Faimont, Jakarta, Minggu (16/3) malam.

“Jadi beberapa hari terakhir ini juga saya nonton pertandingan, yang pemain Indonesia main ya, saya berhatalnya jangan sampai ada apa-apa, karena itu kan sesuatu yang faktor X yang kita tidak tahu,” tambahnya.

Untungnya, ada beberapa pemain Timnas Indonesia yang sudah menyelesaikan pertandingan dengan klubnya dari jauh-jauh hari. Rata-rata adalah mereka yang berkarier di Liga 1 Indonesia 2024/2025, di mana kompetisi sudah jeda sejak 13 Maret lalu.

Ada delapan pemain Timnas Indonesia yang berkompetisi di Liga 1 2024/2025. Yakni Ricky Kambuaya, Septian Bagaskara (Dewa United FC), Muhammad Ferarri, Rizky Ridho Ramadhani (Persija Jakarta), Hokky Caraka (PSS Sleman), Ramadhan Sananta (Persis Solo), Nadeo Argawinata (Borneo FC Samarinda), dan Ernando Ari Sutaryadi (Persebaya Surabaya).

Sementara untuk pemain diaspora, Timnas Indonesia punya Justin Hubner (Wolves U-21), Thom Haye (Almere City) dan Rafael Struick (Brisbane Roar) yang diyakini bisa fit. Sebab mereka sudah berada di Australia sejak Minggu (16/3).

Justin Hubner dan Thom Haye bisa berangkat lebih cepat karena sudah memainkan pertandingan terakhir di klubnya dari beberapa hari lalu. Mereka memainkan laga terakhir sebelum jeda internasional pada Jumat (14/3).

“Jadi sebenarnya persiapan dari ofisial, kedatangan pemain juga baik, cedera juga belum ada. Nah, mungkin kecapekan yang harus kita lawan sekarang. Nah,waktunya kan berubah, jet lag segala berubah. Yah, kita lihatlah,” jelas Erick. (*)

Artikel Jelang Tantang Australia, Timnas Indonesia Dihadapkan Masalah Baru pertama kali tampil pada Olahraga.

Buah Rendah Gula yang Cocok Dijadikan Camilan Sehat Penderita Diabetes

0
Ilustrasi buah-buahan. (freepik)

batampos – Penderita diabetes harus berhati-hati dalam memilih makanan. Sebab jika terjadi lonjakan gula darah setelah makan sesuatu akan berdampak pada kesehatan.

Makanan kaya serat yang sehat seperti buah, cocok dijadikan camilan bagi penderia diabetes. Meski mempunyai rasa manis, beberapa buah tidak menyebabkan lonjakan gula darah.

Buah-buahan yang memiliki indeks glikemik rendah dilansir NDTV, berikut ini:

Baca juga: UNIQLO UT Luncurkan Koleksi Terbaru: Pop Culture Global dengan Grafis Ikonik & Siluet Modern

1. Alpukat
Alpukat hampir bebas gula dan kaya akan lemak sehat, serat, serta kalium.

Buah ini membuat Anda kenyang lebih lama dan mendukung kesehatan jantung.

Anda dapat menikmatinya dengan diiris tipis dan diberi sedikit garam atau dihaluskan untuk camilan yang mengenyangkan.

2. Buah beri
Buah beri termasuk yang paling rendah kadar gulanya, tetapi kaya akan serat dan antioksidan.

Misalnya, rasberi hanya mengandung sekitar 5 gram gula per cangkir.

Buah ini sangat cocok sebagai pelengkap yoghurt, dicampur ke dalam smoothie, atau dimakan segar.

3. Kiwi
Meskipun rasanya manis dan asam, kiwi berukuran sedang hanya mengandung sekitar 6 gram gula.

Buah ini kaya akan vitamin C, yang meningkatkan kekebalan tubuh, dan serat, yang membantu pencernaan.

Baca juga: Bincang Sehat Bersama Skyhill Clinic: Tepung Dapat Mempercepat Menopause bagi Wanita

Anda dapat memakannya dengan cara diiris atau disendok untuk camilan cepat dan menyegarkan.

4. Grapefruit
Dengan hanya sekitar 8 gram gula per setengahnya, grapefruit atau jeruk bali merah merupakan pilihan buah rendah gula yang baik.

Jeruk ini menghidrasi dan kaya akan vitamin C, sehingga sangat cocok untuk camilan yang menyegarkan.

Mengonsumsi jeruk bali merah segar atau menaburi sedikit kayu manis dapat meningkatkan rasanya tanpa menambahkan gula.

5. Mentimun
Sering disangka sebagai sayuran, mentimun sebenarnya adalah buah yang hampir tidak mengandung gula.

Mentimun menghidrasi dan merupakan sumber serat yang baik, sehingga menjadikannya camilan renyah yang sempurna.

Anda dapat mengiris dan menikmatinya dengan sedikit air jeruk lemon dan garam.

6. Tomat
Buah lain yang sering disalahartikan sebagai sayuran adalah tomat, yang memiliki kadar gula rendah dan kaya akan antioksidan seperti likopen.

Tomat dapat dimakan mentah, diiris menjadi salad, atau dipadukan dengan keju sebagai camilan bergizi.

Tomat ceri merupakan pilihan yang praktis untuk dibawa-bawa.

Baca juga: Cuaca Panas, Semangka Jadi Solusi Cegah Dehidrasi hingga Sehatkan Jantung

7. Semangka
Meskipun manis alami, semangka relatif rendah gula, dengan sekitar 6 gram per cangkir.

Semangka sangat menghidrasi dan menyediakan elektrolit, sehingga menjadi camilan yang sangat baik di hari yang panas.

Menyantap potongan semangka dapat menjadi cara yang tepat untuk menikmatinya.

8. Apel
Meskipun mengandung gula alami, apel hijau mengandung lebih sedikit gula daripada apel merah, dengan sekitar 10 gram per buah berukuran sedang.

Apel hijau kaya akan serat dan cocok dijadikan camilan renyah. (*)

Sumber: Jpgroup

Artikel Buah Rendah Gula yang Cocok Dijadikan Camilan Sehat Penderita Diabetes pertama kali tampil pada Lifestyle.

Operasi Pasar Murah TPID Pemko Batam Semakin Diminati Masyarakat

0
Operasi pasar murah di Batuaji diminati masyarakat. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Operasi pasar murah yang digelar oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah Kota Batam semakin diminati masyarakat. Kegiatan ini diadakan dalam rangka menyambut perayaan Idul Fitri, dengan tujuan membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Khusus di wilayah Batuaji, operasi pasar murah ini berpusat di halaman Ruko Griya Prima, Kelurahan Buliang, Senin (17/3). Sejak pagi, ratusan warga, terutama kaum ibu, sudah memadati lokasi untuk membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, telur, dan minyak goreng.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya antrean di berbagai titik penjualan. Mereka rela berdesakan demi mendapatkan harga barang yang lebih murah dibandingkan harga pasar. Kegiatan ini menjadi solusi bagi masyarakat, mengingat harga bahan pokok di pasar mulai mengalami kenaikan menjelang Lebaran.

Salah satu produk yang paling dicari adalah telur ayam. Dalam operasi pasar ini, telur dijual seharga Rp45 ribu per papan, lebih murah dibandingkan harga di pasaran. Selain itu, minyak goreng, beras, dan gula juga dijual dengan harga yang lebih rendah dari harga normal.

Anita, salah seorang warga yang berbelanja di pasar murah ini, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Ia berharap operasi pasar semacam ini bisa terus berlanjut hingga menjelang Idul Fitri. “Kalau bisa, tiga hari sebelum hari raya dibuat lagi, biar ada stok untuk hari raya. Di pasar harga barang sudah mulai naik,” ujarnya.

Harapan serupa juga disampaikan oleh Irma, warga Batuaji lainnya. Ia merasa kehadiran pasar murah ini sangat membantu masyarakat, terutama mereka yang memiliki penghasilan terbatas. “Harga barang di pasar sudah naik, sementara di sini masih terjangkau. Kami berharap pemerintah bisa terus mengadakan pasar murah seperti ini,” katanya.

Operasi pasar murah ini dibuka mulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung dengan tertib. Meskipun banyak pengunjung, suasana tetap kondusif, dan warga dengan sabar mengantri untuk mendapatkan barang kebutuhan mereka.

Selain itu, stok barang yang dijual di operasi pasar murah ini cukup lengkap. Warga tidak hanya bisa membeli kebutuhan pokok, tetapi juga berbagai bahan makanan lain yang diperlukan untuk persiapan Lebaran.

Pemerintah Kota Batam melalui TPID terus berupaya menggelar operasi pasar murah ini di berbagai lokasi demi menekan lonjakan harga kebutuhan pokok di pasaran. Langkah ini juga merupakan bagian dari strategi menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat menjelang hari raya.

Diharapkan dengan adanya operasi pasar murah ini, masyarakat dapat lebih tenang dalam mempersiapkan kebutuhan Lebaran tanpa terbebani dengan lonjakan harga barang yang biasanya terjadi menjelang hari besar keagamaan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Operasi Pasar Murah TPID Pemko Batam Semakin Diminati Masyarakat pertama kali tampil pada Metropolis.

Penumpang di Letung Sepi, Maskapai Wings Air Kurangi Penerbangan Kalau Tak Capai Kuota Seat

0
Salah satu pesawat milik Susi Air sedang mendarat di Bandara Letung, Anambas. f.Bandara Letung untuk Batam Pos

batampos– Volume penumpang yang menggunakan pesawat di Bandara Letung, Kabupaten Anambas mengalami penurunan. Penurunan ini terjadi sejak dua bulan terakhir.

Turunnya jumlah penumpang membuat maskapai Wings Air mengurangi frekuensi penerbangan dari Batam menuju Letung.

Biasanya, Wings Air melayani rute ini sebanyak 4 kali dalam seminggu yakni Rabu, Kamis, Jum’at dan Minggu.

Kepala Bandara Letung, Andiy Hendra Suryaka menjelaskan untuk jadwal penerbangan Wings Air tidak ada perubahan.

BACA JUGA: Penerbangan di Bandara Dabo Lingga Bakal Dilayani Wings Air

Namun pihak maskapai memberikan syarat jika pesawat ingin terbang, jumlah penumpang harus 50 persen dari seat yang tersedia.

“Jumlah penerbangan tetap 4 kali dalam seminggu. Kalau tidak tercapai kuota, Wings Air rubah jadwal ke hari lain,” ujar Andiy Hendra, Minggu, (16/3).

Wings Air kata dia, saat ini lebih cenderung melayani rute ini di hari Jum’at dan Minggu. Hal ini dikarenakan penumpang lebih banyak di akhir pekan atau weekend.

“Monitor di Traveloka tidak bisa jadi pedoman (berangkat atau tidak). Sekarang mereka cenderung Jum’at dan Minggu,” jelas Andiy.

Lebih jauh ia mengungkapkan Wings Air telah menurunkan harga tiket mulai tanggal 24 Maret mendatang.

Turunnya harga tiket ini sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto memberikan diskon kepada umat muslim yang mudik ke kampung halamannya.

“Sebelumnya tiket diharga Rp 1,7 juta, mulai 24 Maret ini tiket jadi Rp 1,041 juta. Ini sangat membantu masyarakat yang ingin mudik,” ucap Andiy.

Andiy berharap dengan adanya diskon harga tiket pesawat membawa dampak baik terhadap frekuensi penumpang di Bandara Letung.

“Semoga okupansinya bisa semakin baik dan membantu masyarakat yang mau mudik juga,” pungkas Andiy.

Sementara itu untuk maskapai Susi Air kondisinya normal dan tidak mengalami perubahan jadwal.

“Alhamdulillah tidak ada perubahan. Penumpang ramai terus,” ujar agen Susi Air Letung, Raja Herma.

Adapun jadwal Susi Air rute Letung-Tanjungpinang dilayani setiap hari Senin dan Kamis.

“Tiket selalu habis, saat ini jelang lebaran sudah tidak tersedia lagi,” pungkas Raja Herma. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Penumpang di Letung Sepi, Maskapai Wings Air Kurangi Penerbangan Kalau Tak Capai Kuota Seat pertama kali tampil pada Kepri.

Puting Beliung Menerjang Tiban Indah, Baliho Tumbang Nyaris Timpa Mobil

0

batampos – Langit siang itu tampak biasa saja. Matahari bersinar terik, dan kendaraan melaju seperti hari-hari sebelumnya di Simpang Lampu Merah Tiban Indah. Namun, dalam hitungan detik, suasana berubah drastis. Angin kencang tiba-tiba datang menerjang, membuat dedaunan beterbangan, dan suara gemuruh mulai terdengar di kejauhan.

Tak butuh waktu lama, angin berubah menjadi puting beliung kecil yang melintas di kawasan itu. Pukul 13.08 WIB, warga yang berada di sekitar simpang dibuat panik. Dua baliho besar yang berdiri tegak di tepi jalan mulai bergoyang hebat, sebelum akhirnya roboh. Salah satu baliho nyaris menghantam sebuah mobil yang sedang melintas.

BACA JUGA: Waspada, Batam Masih Berpotensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Audrey, seorang warga Tiban Ayu, menyaksikan kejadian itu dari kejauhan. Ia mengaku kaget dan takut saat melihat angin datang begitu cepat. “Saya benar-benar takut, anginnya tiba-tiba kencang sekali. Baliho itu jatuh, untung ada penahan, kalau tidak, pasti kena mobil,” ujarnya dengan napas masih tersengal.

Tak hanya di simpang lampu merah, beberapa meter dari lokasi utama, angin kencang juga merobohkan baliho lain serta pagar sebuah perusahaan. Pagar besi yang sebelumnya berdiri kokoh itu terhempas hingga ke badan jalan, menyebabkan kendaraan yang melintas harus berhenti mendadak.

Para pengendara terlihat kebingungan, sebagian memilih menepi untuk menghindari angin yang masih berhembus kuat. Beberapa warga dengan sigap turun tangan, berusaha menyingkirkan puing-puing yang berserakan di jalan agar lalu lintas bisa kembali normal.

Beruntung, kejadian ini tidak menyebabkan korban jiwa. Namun, ketakutan masih terasa di wajah para saksi mata. “Saya belum pernah melihat angin secepat ini. Hanya sekitar satu menit, tapi dampaknya besar,” ujar seorang pengendara motor yang berhenti di tepi jalan. (*)

Reporter: Fiska Juanda

Artikel Puting Beliung Menerjang Tiban Indah, Baliho Tumbang Nyaris Timpa Mobil pertama kali tampil pada Metropolis.