
batampos– Seorang mahasiswa di Kota Tanjungpinang, Kepri mengaku nyaris menjadi korban begal di kawasan Dompak. Insiden tersebut, diketahui terjadi pada 13 April lalu, sekitar pukul 22.30.
Kala itu, korban yang diketahui bernama Resma dan satu temannya awalnya hendak nongkrong di kawasan Dompak Tanjungpinang. Saat berhenti di suatu tempat, ia mengaku melihat dua kendaraan yang mencurigakan.
“Saya kira itu orang mau nongkrong juga. Saya curiga, lampu motornya berkedip-kedip, karena takut jadi kita melarikan diri,” kata Resma, Jumat (18/4).
BACA JUGA: Wanita di Tanjunguban Ngaku Dibegal, Ternyata Mengarang Cerita untuk Menguji Kesetiaan Suaminya
Saat pergi dari tempat tersebut, Resma dan rekannya langsung dikejar oleh dua pengendara sepeda motor tersebut. Salah satu pelaku, kata dia juga sempat melempar benda keras ke bahunya.
Untungnya, temannya yang mahir mengendarai motor berhasil menghindari kejaran hingga akhirnya mereka berlindung di rumah kerabatnya yang tak jauh dari lokasi.
Sementara menurut warga sekitar, Zuhamidi menuturkan bahwa mereka terkejut melihat korban datang malam-malam dalam keadaan pucat dan ketakutan. “Dia bilang baru kena begal. Kami langsung keliling cari pelaku, tapi nggak ketemu,” sebutnya
Zuhamidi juga menambahkan bahwa kawasan tersebut memang tergolong rawan, terutama di malam hari karena minim patroli dan penerangan. “Jadi lebih baik pilih jalan yang jauh tapi ramai, daripada cepat tapi berisiko. Keselamatan tetap yang utama,” pungkasnya. (*)
Reporter: M Ismail
Artikel Mahasiswa di Tanjungpinang Ngaku Nyaris Jadi Korban Begal pertama kali tampil pada Kepri.










