Selasa, 26 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1966

30 Ton Pasir Timah Diselundupkan ke Malaysia

0
Bakamla RI melalui unsur KN. Tanjung Datu-301 mengagalkan penyelundupan pasir timah di Selat Karimata Bagian Utara, Kepulauan Lingga.

batampos – Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI melalui unsur KN. Tanjung Datu-301 berhasil mengagalkan penyelundupan pasir timah di Selat Karimata Bagian Utara, Kepulauan Lingga. Barang seberat 30 ton ini diangkut KM Doa Restu Ibu Jaya dan rencananya dibawa ke Malaysia.

Pranata Humas Ahli Muda, Mayor Bakamla Yuhanes Antara mengatakan pasir timah ilegal  ini ditindak pada Jumat (25/4) pagi dengan koordinat 00°17.091’ S / 105°37.412’ E.

Awalnya, KN. Tanjung Datu-30 sedang berpatroli dan mencurigai kapal penyelundup tersebut tengah mengapung atau sekitar 3 mil laut dari posisi patroli.

“Dari kecurigaan itu, Komandan KN. Tanjung Datu-301, Kolonel Bakamla Rudi Endratmoko segera memerintahkan tim Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS) untuk memeriksa,”  ujarnya.

Dari pemeriksaan petugas, kapal penyelundup tersebut mengangkut barang tanpa dokumen dengan total 600 kantong. Kapal ini juga diawaki 5 orang ABK.

“Pasir timah ini diduga berasal dari wilayah Dabo dan hendak diselundupkan ke Malaysia,” katanya

Sementara Komandan KN. Tanjung Datu-301, Kolonel Bakamla Rudi Endratmoko dari pemeriksaan, kapal tersebut juga tengah mengalami kerusakan mesin sehingga dalam kondisi mengapung

Untuk itu, KN Tanjung Datu-301 melakukan proses thawing terhadap KM Doa Restu Ibu Jaya menuju Batam untuk proses penyelidikan dan penanganan hukum lebih lanjut.

“Kapal tiba di Batam pada Sabtu (kemarin),” tutupnya.

Dengan adanya penindakan ini, KM Doa Restu Ibu Jaya diduga melanggar sejumlah peraturan perundang-undangan, antara lain Undang-Undang tentang Pelayaran, Undang-Undang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Undang-Undang Perdagangan, serta Undang-Undang tentang Ekspor dan Impor. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel 30 Ton Pasir Timah Diselundupkan ke Malaysia pertama kali tampil pada Metropolis.

Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Amblas Marina City Kian Meluas

0
Jalan amblas di kawasan Marina City, tepatnya di simpang Perumahan Jupiter kian meluas. F. Eusebius Sara/Batam Pos

batampos — Kondisi jalan amblas di kawasan Marina City, tepatnya di simpang Perumahan Jupiter, semakin mengkhawatirkan. Kerusakan jalan yang awalnya kecil kini makin meluas dan berpotensi memutus total akses jalan utama tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, amblasnya jalan tersebut terjadi tepat di atas gorong-gorong saluran air. Struktur bawah tanah yang rapuh membuat aspal di atasnya tidak mampu menahan beban kendaraan, sehingga terus mengalami penurunan.

Sejumlah warga yang melintas mengaku khawatir jika kerusakan dibiarkan terlalu lama. Mereka takut akses satu-satunya ke perumahan dan kawasan sekitar akan putus dan membahayakan pengguna jalan.

“Ini jalan utama kami. Kalau dibiarkan terus, bisa-bisa kami harus memutar jauh lewat jalan lain,” kata salah seorang warga setempat, Andi, saat ditemui, Minggu (27/4).

Selain mengganggu akses, jalan yang amblas juga berpotensi menyebabkan kecelakaan, terutama pada malam hari saat penerangan jalan terbatas. Tidak sedikit pengendara yang mengaku nyaris terperosok ke lubang tersebut.

Menurut warga, tanda-tanda kerusakan sebenarnya sudah terlihat sejak beberapa bulan lalu. Namun, hingga kini, belum ada upaya perbaikan dari pihak berwenang.

“Kami sudah sering melaporkan, tapi belum ada tindakan nyata. Harapannya cepat diperbaiki sebelum makin parah,” ujar Sari, warga lainnya.

Kerusakan ini diperkirakan akan terus melebar seiring waktu, terutama jika hujan turun dan memperparah erosi di sekitar gorong-gorong.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Suhar, mengatakan bahwa peningkatan dan perbaikan fasilitas jalan tetap menjadi prioritas pemerintah. Namun, ia menegaskan bahwa pengerjaan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan skala prioritas yang ada.

“Kami tetap memprioritaskan peningkatan dan perbaikan jalan, tapi pelaksanaannya bertahap menyesuaikan kondisi di lapangan dan skala kebutuhan,” ujar Suhar. (*)

Reporter: Eusebius Sara

 

Artikel Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Amblas Marina City Kian Meluas pertama kali tampil pada Metropolis.

Raja Bayu Apresiasi Tim Sagara Gelar Pertandingan Tenis Persahabatan dengan Pelti Anambas

0
Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu memberikan cendramata kepada Ketua Sagara, Harto usai pertandingan persahabatan melawan Pelti Anambas. f. ihsan

batampos– Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu menerima kedatangan tim tenis asal Tanjungpinang, Sagara ke Tarempa, Kabupaten Anambas, Sabtu, (27/4).

Kedatangan tim Sagara ini dalam rangka pertandingan persahabatan melawan Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) Anambas.

“Suatu kebanggan buat kita, ini kedatangan mereka atas inisatif sendiri. Tanpa diundang, kita terima kasih kepada mereka,” ujar Raja Bayu.

BACA JUGA: Halal Bi Halal Warga Siantan di Tanjungpinang, Raja Bayu Ajak Perantau Bersinergi Bangun Kampung Halaman

Menurutnya, kedatangan tim Sagara juga sekaligus mempromosikan pariwisata yang ada di Anambas. Hal ini menjadi keuntungan tersendiri, karena Pemkab Anambas tidak perlu lagi merogoh kocek dalam mempromosikan pariwisata.

“Tentu, mereka berfoto di objek wisata kita. Kemudian upload ke sosial media, nah ini kan promosi gratis. Kita beruntung kedatangan menyambut baik,” tuturnya.

Kedepan, ia berencana akan menggelar turnamen tenis lapangan dengan mengundang beberapa tim dari luar daerah.

“Ada wacana kesitu, nanti saya minta Pelti untuk menyusun rencana turnamen ini,” kata Raja Bayu.

Ditempat yang sama, Ketua Pelti Anambas, Rio mengatakan tim Sagara berada di Anambas selama satu minggu sejak Selasa, (22/4) hingga Selasa, (29/4).

“Satu Minggu disini, tidak hanya dari Tanjungpinang yang hadir, tapi ada juga dari Tanjung Uban,” ujar Rio.

Pihaknya, juga akan melakukan kunjungan balasan ke tim Sagara di Tanjungpinang. Kata dia, ini sebagai bentuk jalin silaturrahmi antara Sagara dan Pelti Anambas.

“Tentu kita ada kunjungan balasan, kita akan segera lakukan persiapan. Mungkin di akhir tahun,” kata Rio.

Sementara itu, Ketua Sagara, Harto mengatakan dalam kunjungan ini timnya membawa 12 orang atlit untuk bertanding di Anambas.

“Kita ada 12 atlit yang dibawa. Ini perdana buat kita melakukan pertandingan persahabatan paling jauh,” ujar Harto.

Selama di Anambas, ia mengagumi keindahan alam yang masih asri. Kedepan, Harto akan menjadwalkan kembali kunjungannya dengan membawa keluarga atlit.

“Semoga ada kesempatan lagi, kita bertanding disini sekaligus liburan bersama keluarga,” pungkas Harto. (*)

Reporter: Ihsan

Artikel Raja Bayu Apresiasi Tim Sagara Gelar Pertandingan Tenis Persahabatan dengan Pelti Anambas pertama kali tampil pada Kepri.

Pemuda Gereja PGI Kepri Rayakan Paskah dengan Bakti Sosial di Pulau Kubung

0

batampos-Dalam rangka merayakan Paskah 2025, Komisi Pemuda Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Wilayah Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan Bakti Sosial di Pulau Kubung, Punggur, Kota Batam. Mengangkat tema “Damai Sejahtera Kristus di Tengah Keluarga” (Yohanes 20:26), kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran kasih Kristus di tengah masyarakat, sekaligus memperdalam kompetensi sosial para pemuda gereja lintas sinode di Kota Batam.

Kegiatan yang dilaksanakan, Sabtu (26/4) ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, pemuda, hingga orang tua dari berbagai denominasi gereja yang berhimpun dalam wadah PGI Wilayah Kepri. Rangkaian kegiatan meliputi bakti sosial, sharing firman Tuhan, games, lomba memasak bagi ibu-ibu, serta exposure atau pengenalan lebih dekat tentang kehidupan masyarakat Pulau Kubung.

Ketua Komisi Pemuda PGI Wilayah Kepri, Rikson Tampubolon, yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Pengarah, dalam keterangannya menyatakan, momen Paskah ini bukan hanya dirayakan di dalam gedung gereja.

BACA JUGA: Hadiri Undangan Perayaan Paskah, Kepala BP Batam Ajak Masyarakat Terus Menjaga Kekompakan

”Tetapi juga diwujudkan dalam pelayanan nyata kepada sesama. Melalui bakti sosial ini, pemuda gereja belajar untuk menghadirkan damai sejahtera Kristus di tengah masyarakat, sebagaimana yang diajarkan dalam Yohanes 20:26.”

Senada dengan itu, Ketua Panitia Pelaksana, Srilius, menambahkan Kegiatan ini adalah bagian dari upaya kami mempererat semangat oikumene antar pemuda lintas sinode dan menanamkan nilai solidaritas, pelayanan, serta nasionalisme dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat.

PGI Wilayah Kepri sendiri merupakan wadah berhimpunnya berbagai gereja dari beragam latar belakang sinode di Provinsi Kepulauan Riau. Melalui semangat oikumene dan nasionalisme, PGI berkomitmen untuk mewujudkan cita-cita gereja yang esa, relevan, dan berkontribusi aktif bagi bangsa.

Kegiatan bakti sosial ini juga menjadi bagian dari rangkaian menuju acara puncak Paskah Pemuda Gereja yang akan digelar pada Sabtu, 10 Mei 2025 di Gereja BNKP Batam Center. Seluruh pemuda dan remaja gereja di Kota Batam diundang untuk berpartisipasi dalam perayaan penuh semangat kebangkitan ini.

Komisi Pemuda PGI Wilayah Kepri mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Pulau Kubung atas sambutan hangat dan keterbukaan yang luar biasa. Kiranya semangat damai sejahtera Kristus terus mengalir dan menjadi terang bagi keluarga, gereja, dan bangsa. (*)

Artikel Pemuda Gereja PGI Kepri Rayakan Paskah dengan Bakti Sosial di Pulau Kubung pertama kali tampil pada Metropolis.

Dukung Pendidikan Pesantren, Amsakar Janjikan Percepatan Izin Operasional Boarding School LDII

0
Silaturahmi Syawal Amsakar-Li Claudia bersama keluarga besar Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Batam. (Pemko Batam untuk Batam Pos)

batampos – Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, berkomitmen mempercepat proses perizinan operasional Sekolah Boarding School tingkat SMP yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Abdhul Dohir, Sekupang.

Komitmen ini disampaikan saat menghadiri acara Silaturahmi Syawal bersama keluarga besar Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Batam, Minggu (27/4).
Katanya, pmerintah siap mendukung upaya pendidikan berbasis pesantren dengan mempercepat pengurusan izin. Ia akan segera menginstruksikan Dinas Pendidikan (Disdik) Batam untuk menindaklanjuti proses yang diperlukan.
“Kami akan bantu percepatan izinnya. Saya akan arahkan Dinas Pendidikan untuk berkoordinasi dan memastikan semua administrasi segera rampung,” katanya.
Menurut Amsakar, sektor pendidikan berbasis agama menjadi salah satu pilar penting dalam membentuk karakter generasi muda Batam ke depan. Karena itu, pemerintah daerah hadir memberi dukungan konkret.
“Kalau anak-anak kita ditempa dengan pendidikan yang baik, berkarakter, dan berakhlak mulia, itu investasi besar untuk masa depan Batam,” katanya.
Acara Silaturahmi Syawal yang digelar di Pondok Pesantren Abdhul Dohir itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, serta para perwakilan masjid, mushala, dan pondok pesantren binaan LDII Kota Batam.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an beserta tafsirnya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari para tokoh yang hadir. Suasana penuh keakraban mewarnai pertemuan tersebut.
Li Claudia, dalam kesempatan itu juga menyampaikan bahwa peran LDII dibutuhkan dalam mendukung pembangunan, khususnya dalam bidang pendidikan dan pembinaan generasi muda.
“LDII memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter umat. Kami ingin kolaborasi ini terus diperkuat agar Batam semakin maju, tidak hanya dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam pembangunan akhlak,” ujar dia.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Batam, Rudy Budi Suhardi, menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah terhadap berbagai program LDII, termasuk di bidang pendidikan.
“Kami merasa terhormat dengan kehadiran Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota. Ini menunjukkan perhatian besar pemerintah terhadap dunia pendidikan pesantren,” katanya.
Ia menambahkan, kehadiran sekolah Boarding School di lingkungan pesantren bertujuan mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga kuat dalam akhlak dan spiritual.
Dengan komitmen percepatan izin operasional yang disampaikan langsung oleh Amsakar, LDII berharap proses legalisasi sekolah dapat segera terealisasi dalam waktu dekat. (*)
Reporter: Arjuna

Artikel Dukung Pendidikan Pesantren, Amsakar Janjikan Percepatan Izin Operasional Boarding School LDII pertama kali tampil pada Metropolis.

Dukung Pendidikan Pesantren, Amsakar Janjikan Percepatan Izin Operasional Boarding School LDII

0
Silaturahmi Syawal Amsakar-Li Claudia bersama keluarga besar Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Batam. (Pemko Batam untuk Batam Pos)

batampos – Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, berkomitmen mempercepat proses perizinan operasional Sekolah Boarding School tingkat SMP yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Abdhul Dohir, Sekupang.

Komitmen ini disampaikan saat menghadiri acara Silaturahmi Syawal bersama keluarga besar Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Batam, Minggu (27/4).
Katanya, pmerintah siap mendukung upaya pendidikan berbasis pesantren dengan mempercepat pengurusan izin. Ia akan segera menginstruksikan Dinas Pendidikan (Disdik) Batam untuk menindaklanjuti proses yang diperlukan.
“Kami akan bantu percepatan izinnya. Saya akan arahkan Dinas Pendidikan untuk berkoordinasi dan memastikan semua administrasi segera rampung,” katanya.
Menurut Amsakar, sektor pendidikan berbasis agama menjadi salah satu pilar penting dalam membentuk karakter generasi muda Batam ke depan. Karena itu, pemerintah daerah hadir memberi dukungan konkret.
“Kalau anak-anak kita ditempa dengan pendidikan yang baik, berkarakter, dan berakhlak mulia, itu investasi besar untuk masa depan Batam,” katanya.
Acara Silaturahmi Syawal yang digelar di Pondok Pesantren Abdhul Dohir itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, serta para perwakilan masjid, mushala, dan pondok pesantren binaan LDII Kota Batam.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an beserta tafsirnya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari para tokoh yang hadir. Suasana penuh keakraban mewarnai pertemuan tersebut.
Li Claudia, dalam kesempatan itu juga menyampaikan bahwa peran LDII dibutuhkan dalam mendukung pembangunan, khususnya dalam bidang pendidikan dan pembinaan generasi muda.
“LDII memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter umat. Kami ingin kolaborasi ini terus diperkuat agar Batam semakin maju, tidak hanya dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam pembangunan akhlak,” ujar dia.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Batam, Rudy Budi Suhardi, menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah terhadap berbagai program LDII, termasuk di bidang pendidikan.
“Kami merasa terhormat dengan kehadiran Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota. Ini menunjukkan perhatian besar pemerintah terhadap dunia pendidikan pesantren,” katanya.
Ia menambahkan, kehadiran sekolah Boarding School di lingkungan pesantren bertujuan mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga kuat dalam akhlak dan spiritual.
Dengan komitmen percepatan izin operasional yang disampaikan langsung oleh Amsakar, LDII berharap proses legalisasi sekolah dapat segera terealisasi dalam waktu dekat. (*)
Reporter: Arjuna

Artikel Dukung Pendidikan Pesantren, Amsakar Janjikan Percepatan Izin Operasional Boarding School LDII pertama kali tampil pada Metropolis.

Perintah Kapolda, Kapolsek Palmatak Diperiksa di Polda Kepri , Dugaan Membekingi Pencurian Material Milik Petronas

0
Perintah Kapolda, Kapolsek Palmatak Diperiksa di Polda Kepri , Dugaan Membekingi Pencurian Material Milik Petronas. f.ihsan

batampos – Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau menjadwalkan akan melakukan pemeriksaan terhadap Kapolsek Palmatak, Iptu Kristian, Senin, (28/4) besok.

Pemeriksaan ini dilakukan di Mapolda Kepri, Kota Batam atas perintah Kapolda, Irjen Pol Asep Safrudin.

Kapolres Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat melalui Kasi Humas, Iptu Rahmad Sucipto membenarkan bahwa Iptu Kristian telah berangkat menuju Batam untuk memenuhi panggilan dari Polda Kepri.

BACA JUGA:Kapolsek Palmatak Diperiksa Secara Marathon, Kapolda Kepri Turunkan Tim Bantu Penyelidikan

“Semalam (Sabtu) berangkatnya. Karena Anambas terkendala transportasi jadi lebih awal berangkatnya,” ujar Rahmad Sucipto saat konfrensi pers, Minggu, (27/4).

Rahmad menegaskan meski Polda Kepri turun tangan, proses pemeriksaan ditingkat Polres Anambas masih terus dilakukan.

“Di Polres masih terus berjalan, beliau (Kapolsek) hanya klarifikasi di Polda Kepri,” kata Rahmad.

Selain Kapolsek, saksi yang mengetahui adanya dugaan pembekingi serta uang setoran juga turut dilakukan pemeriksaan di Polda Kepri.

Mengenai hasil pemeriksaan Kapolsek ditingkat Polres Anambas, pihaknya masih belum membeberkan terlalu dalam. Meski demikian, Rahmad berjanji untuk kasus dugaan ini akan dibuka transparan tanpa ada yang ditutupi.

Sebelumnya, nama Kapolsek Palmatak, Iptu Kristian terseret dalam kasus dugaan membekingi pencurian material milik Petronas. Hal ini terungkap dari video yang beredar di tiktok @cemotcemoti.

Informasi yang dihimpun, didalam video tersebut terdapat suara oknum yang di duga Babinsa di Palmatak yang berdiskusi dengan warga mengenai penyetoran uang. Uang yang disetor ke Kapolsek berjumlah Rp 10 juta. Uang ini dikumpulkan oleh para pembeli atau pengepul barang hasil curian milik Petronas.

Kepala Penerangan Korem 033/Wira Pratama, Mayor Inf Rahmat Mulya saat dikonfirmasi perihal suara sosok diduga Babinsa mengatakan akan terlebih dahulu menelusuri keberannya ke Seksi Intel Korem 033/WP.

“Kami terlusuri dulu ke Intel ya bang, segera saya kabari perkembanhannya,” ujar Rahmat Mulya.

Sebelumnya, kasus ini mencuat usai otoritas Malaysia berhasil mengamankan 7 orang warga Anambas yang sedang menjarah material milik Petronas yang berlokasi di wilayah semenanjung Terengganu pada 20 Februari lalu.

Komplotan ini diduga ada 10 orang yang mana 3 orang lainnya berhasil kabur.
Berdasarkan informasi, komplotan ini berhome base di Pulau Matak. Bahkan ada pemodal untuk menyukseskan kejahatan internasional ini.

Usai 7 rombongan pencuri ini diamankan otoritas Malaysia, komplotan yang berada di Pulau Matak langsung berusaha menghilangkan barang bukti dengan cara membakar di salah satu hutan dikawasan Desa Piabung.

Masyarakat meminta kepada aparat yang berwewenang untuk mengusut tuntas kasus ini. Karena diduga sudah sering melakukan kejahatan internasional ini. (*)

Reporter: Ihsan

Artikel Perintah Kapolda, Kapolsek Palmatak Diperiksa di Polda Kepri , Dugaan Membekingi Pencurian Material Milik Petronas pertama kali tampil pada Kepri.

Roy: Tidak Ada Ampun bagi Pengedar Narkotika, Harus Dihukum Mati

0
Ketiga terdakwa—Govindhasamy Vimalkandhan, Selvadurai Dinakaran, dan Raju Muthukumaran, warga negara asing asal India—mendengarkan putusan hukuman mati atas kasus narkotika sebanyak 106 kilogram sabu‐sabu.
Foto: TRI HARYONO/BATAMPOS

batampos – Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun Kelas II menjatuhkan vonis pidana mati kepada tiga terdakwa WNA berkebangsaan India—Govindhasamy Vimalkandhan, Selvadurai Dinakaran, dan Raju Muthukumaran—karena terbukti membawa 106 kilogram sabu‐sabu. Sidang yang dihadiri pula Dilla Agustini sebagai penerjemah bahasa itu berlangsung di hadapan Majelis Hakim.

Ketua Yayasan Rumah Rehabsos Sahabat Anak Indonesia (SADO) Karimun, Roy, menyatakan dukungannya penuh terhadap putusan tersebut.

“Saya sangat mendukung keputusan majelis hakim terhadap pengedar narkotika, apalagi jika pelakunya WNA. Narkotika jelas mengancam masa depan generasi muda Indonesia,” kata Roy kepada Batam Pos, Minggu (27/4).

Roy berharap aparat penegak hukum—polisi, jaksa, dan pengadilan—tetap konsisten menjatuhkan hukuman tegas bagi pengedar dan bandar narkotika. Menurutnya, jika sabu‐sabu beredar bebas, dampaknya akan sangat merugikan banyak keluarga:

“Bayangkan berapa waktu dan tenaga keluarga yang dibutuhkan untuk memulihkan anak‐anak kita yang terpapar narkotika. Recovery is a long journey,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Karimun menjadi ‘daerah empuk’ bagi jaringan narkoba sebagai zona transit distribusi. Setiap tahun, kasus narkotika di wilayah ini terus meningkat, menandakan penambahan jumlah pengedar.

“Menekan peredaran narkotika tidak cukup hanya dengan tindakan aparat. Keluarga harus dibekali iman yang kuat. Sosialisasi bahaya narkoba sudah sering dilakukan, tetapi penangkapan pengedar tak pernah berhenti,” ungkap Roy.

Pada 2022, program rehabilitasi sosial bagi pengguna narkotika yang dikelola Kementerian Sosial RI—termasuk 183 Institusi Penerima Wajib Lapor dan Direktorat Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan NAPZA—dihentikan. Roy berharap program ini dapat diaktifkan kembali tahun ini, sehingga warga Karimun yang terpapar narkotika memperoleh rehabilitasi berbiaya pemerintah.

“Mudah‐mudahan tahun ini program rehabilitasi sosial kembali berjalan. Warga yang pulih setelah rehabilitasi akan lebih bermanfaat bagi masyarakat,” tutup Roy. (*)

Artikel Roy: Tidak Ada Ampun bagi Pengedar Narkotika, Harus Dihukum Mati pertama kali tampil pada Kepri.

Sukses Baksos Perkampungan Pesisir, INTI Kepri dan Danlanal TBK Gelar Donor Darah

0
Danlanal Tanjungbalai Karimun Letkol Laut (P) Harwoko Aji bersama Koordinator INTI Kepri Wilayah Karimun Agustyawarman dan anggota usai rapat persiapan donor darah yang akan digelar Rabu (30/4) ini.
f. INTI KEPRI KARIMUN untuk Batam Pos

batampos – Setelah sukses mendistribusikan 1.150 paket sembako pada bulan Maret lalu, Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Kepri bekerja sama dengan Komando Resor Militer (Korem) 033/WP. Kini, INTI Kepri Karimun menggelar bakti sosial (baksos) donor darah bekerja sama dengan Lanal TBK dan Palang Merah Indonesia (PMI).

Danlanal Tanjungbalai Karimun Letkol Laut (P) Harwoko Aji menyambut baik kegiatan bakti sosial donor darah yang bekerja sama dengan INTI Kepri di Karimun. Ia berharap kegiatan ini bisa membantu PMI dalam memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat.

“Ayo, mari kita berdonor darah. Setetes darah, sejuta kehidupan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” terangnya.

Sementara itu, Koordinator INTI Kepri Wilayah Karimun, Agustyawarman, mengatakan bahwa kegiatan donor darah ini juga pernah dilaksanakan tahun lalu, bekerja sama dengan Danlanal TBK di Sekolah Vidya Sasana. Saat itu berhasil terkumpul kurang lebih 200 kantong darah yang diserahkan kepada PMI.

“Pada hari Rabu (30/4) nanti, lokasinya di Mako Lanal Tanjungbalai Karimun. Peserta donor akan mendapatkan satu paket sembako. Saat ini sudah ada sekitar 200 orang yang mendaftar,” jelasnya kepada Batam Pos, Minggu (27/4).

Aksi sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AL dan INTI terhadap sesama. Setetes darah berarti sejuta kehidupan bagi yang membutuhkan. Dari pengalaman tahun lalu, proses donor darah berlangsung sederhana, diawali dengan pendaftaran dan pemeriksaan kesehatan sebelum pelaksanaan donor.

“Tahun lalu, animo masyarakat cukup tinggi. Makanya, kali ini kita tidak membatasi jumlah pendonor. Silakan mendaftar, bisa langsung ke Lanal TBK atau melalui saya,” ucap Awan, sapaan akrab Agustyawarman.

Untuk jadwal donor, lanjut Awan, akan dimulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB. Para calon pendonor akan menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu oleh tim medis untuk memastikan mereka layak mendonor.

“Kami (INTI Kepri) akan terus menggelar baksos di berbagai bidang. Sebelumnya, kami juga melakukan baksos membersihkan pekarangan masjid menjelang Lebaran,” kata pria berkulit putih ini.

Sebelumnya, INTI Kepri juga telah menggelar donor darah di Kota Batam dengan hasil 480 kantong darah terkumpul. (*)

Artikel Sukses Baksos Perkampungan Pesisir, INTI Kepri dan Danlanal TBK Gelar Donor Darah pertama kali tampil pada Kepri.

JEC Luncurkan “Matapedia” — Ensiklopedia Digital Kesehatan Mata Pertama di Indonesia

0

batampos — Setelah lima tahun vakum akibat pandemi, JEC International Meeting (JECIM) 2025 kembali hadir sebagai forum ilmiah oftalmologi terbesar di Indonesia. Tak hanya menghadirkan pakar mata dari 17 negara dan lebih dari 1.200 peserta, momentum ini juga dimanfaatkan oleh JEC Eye Hospitals and Clinics untuk meluncurkan inovasi terbarunya: Matapedia, platform ensiklopedia digital kesehatan mata pertama di Indonesia.

Peluncuran Matapedia menandai langkah penting JEC dalam mendorong transformasi digital di dunia kesehatan, khususnya edukasi publik terkait kesehatan mata. Hadir dalam format teks, audio, video, hingga fitur interaktif “Tanya AI”, Matapedia dirancang sebagai pusat informasi yang akurat, mudah diakses, dan relevan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Jawaban atas Maraknya Hoaks dan Minimnya Literasi Digital Kesehatan

Tingginya konsumsi informasi kesehatan melalui internet di Indonesia tidak dibarengi dengan kemampuan masyarakat memilah informasi yang valid. Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat bahwa 27,79% masyarakat mengakses informasi kesehatan secara online. Namun, data Kementerian Komunikasi dan Digitalisasi (KOMDIGI) menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2024, terdapat 1.923 konten hoaks yang teridentifikasi—dan 163 di antaranya terkait kesehatan.

“Matapedia hadir sebagai solusi konkret di tengah banjirnya informasi medis yang belum tentu benar. Platform ini kami rancang untuk menjadi referensi tepercaya, bukan hanya bagi masyarakat awam tetapi juga bagi tenaga kesehatan di wilayah terpencil,” ungkap DR. Dr. Johan Hutauruk, Sp.M(K), Presiden Direktur JEC Korporat.

Dengan indeks literasi digital Indonesia yang hanya berada di angka 43,34 (KOMDIGI 2024), kehadiran platform edukatif yang berbasis ilmiah seperti Matapedia menjadi semakin mendesak.

Ribuan Artikel, Format Interaktif, dan Akses Gratis

Matapedia menawarkan ratusan artikel mengenai penyakit mata, prosedur medis, teknologi oftalmologi terkini, serta tips merawat kesehatan mata. Semua materi disusun oleh dokter dan kontributor profesional di bidang kesehatan mata, dan disajikan dalam bahasa Indonesia yang mudah dipahami.

Menariknya, Matapedia juga dilengkapi dengan fitur interaktif “Tanya AI” yang memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan medis secara langsung dan mendapatkan jawaban instan berdasarkan basis data ilmiah.

“Target kami adalah menghadirkan lebih dari 1.000 artikel dalam tahun pertama,” lanjut Dr. Johan. “Ke depan, Matapedia juga akan hadir dalam versi aplikasi mobile yang ramah tunanetra, dengan fitur pembaca layar dan panduan audio.”

Platform ini dapat diakses secara gratis melalui situs resmi www.matapedia.id.

Menjawab Tantangan Ketimpangan Akses Layanan Kesehatan Mata

Menurut data RAAB, saat ini sekitar 8 juta masyarakat Indonesia mengalami gangguan penglihatan, dengan 1,6 juta di antaranya mengalami kebutaan. Namun, jumlah dokter spesialis mata di Indonesia hanya sekitar 3.000 orang, artinya satu dokter harus melayani lebih dari 2.000 pasien—rasio yang sangat jauh dari ideal.

Hal inilah yang menjadi latar belakang peluncuran Matapedia. “Kami ingin agar setiap orang tua, guru, atau individu di mana pun berada bisa mengakses informasi yang benar dan bisa dipahami. Tidak ada lagi pasien glaukoma yang terlambat berobat hanya karena percaya pada mitos di internet,” tegas Dr. Referano Agustiawan, SpM(K), Direktur Utama RS Mata JEC @ Menteng sekaligus Ketua JECIM 2025.

JECIM 2025: Pusat Inovasi dan Kolaborasi Global Bidang Oftalmologi

Diselenggarakan selama dua hari (25–26 April), JECIM 2025 menjadi wadah kolaboratif untuk berbagi ilmu, inovasi, dan teknologi terkini dalam bidang kesehatan mata. Forum ini diikuti lebih dari 1.200 peserta dari kalangan dokter mata, perawat, optometrist, refraksionis optisien, hingga industri kesehatan mata dari 17 negara.

Mengusung tema “Shaping the Future of Vision”, forum ini menampilkan sesi ilmiah, workshop teknis, hingga simulasi bedah inovatif. Salah satu sorotan utama adalah pengalaman “Surgery in 3D”—pertama kalinya di Indonesia—yang memungkinkan peserta menyaksikan prosedur bedah mata secara imersif melalui kacamata khusus.

Teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk diagnosis retina, teknik bedah semi-robotik yang menjanjikan presisi tinggi, serta pembahasan manajemen rumah sakit mata berbasis global juga menjadi bagian dari agenda utama.

Langkah Strategis JEC dalam Era Kesehatan Digital

Melalui peluncuran Matapedia dan penyelenggaraan JECIM 2025, JEC mempertegas posisinya sebagai pelopor layanan kesehatan mata yang tidak hanya unggul secara klinis, tetapi juga adaptif terhadap tantangan zaman.

“Kami percaya masa depan oftalmologi harus dibangun lewat inovasi, kolaborasi lintas negara, dan literasi publik yang kuat. Dengan Matapedia, kami berharap bisa memperluas akses terhadap informasi yang akurat dan mendorong masyarakat lebih sadar akan pentingnya kesehatan mata,” tutup Dr. Referano.

 

Artikel JEC Luncurkan “Matapedia” — Ensiklopedia Digital Kesehatan Mata Pertama di Indonesia pertama kali tampil pada News.