Selasa, 26 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1967

Batam Siapkan 10 Ribu Hewan Kurban, Pemeriksaan Ketat Diterapkan

0
DKPP Kota Batam memastikan bahwa kebutuhan hewan kurban untuk Iduladha 1446 Hijriah diperkirakan mencapai 10 ribu ekor.

batampos – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam memastikan bahwa kebutuhan hewan kurban untuk Iduladha 1446 Hijriah diperkirakan mencapai 10 ribu ekor, yang terdiri dari sekitar 4.000 ekor sapi dan 6.000 ekor kambing. Hingga akhir April 2025, sekitar 2.490 ekor sapi dan 3.596 ekor kambing telah masuk ke Batam, dan pemerintah kota terus memantau perkembangan pengiriman hewan kurban ini.

Kepala DKPP Batam, Mardanis, menjelaskan bahwa seluruh hewan kurban yang masuk ke Batam harus memenuhi sejumlah prosedur ketat guna memastikan kualitas dan kesehatan hewan tersebut sebelum akhirnya dikurbankan oleh masyarakat.

“Karena Batam tidak memiliki industri peternakan besar, kami mengandalkan pasokan hewan kurban dari luar daerah, yang tentunya harus melalui pengawasan ketat oleh DKPP,” ujar Mardanis, Minggu (27/4).

Sebagai bagian dari prosedur resmi, pelaku usaha yang ingin memasukkan hewan kurban ke Batam diwajibkan memiliki akun di aplikasi lalulintas.isikhnas.pertanian.go.id, yang merupakan sistem yang digunakan untuk memproses izin pemasukan hewan. Melalui aplikasi ini, pelaku usaha harus mengajukan permohonan dan menyertakan dokumen penting, seperti bukti vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dosis kedua serta hasil uji laboratorium untuk beberapa penyakit penting.

“Hewan kurban yang masuk Batam harus telah divaksin PMK dosis kedua, serta diuji untuk penyakit Lumpy Skin Disease (LSD), brucellosis, anthraks, dan jembrana untuk sapi Bali. Ini adalah standar kesehatan yang harus dipenuhi,” jelas Mardanis.

Proses pemeriksaan tidak berhenti sampai pada tahap administrasi di aplikasi. Setibanya di Batam, hewan-hewan tersebut juga akan menjalani pemeriksaan fisik oleh petugas DKPP dan asosiasi dokter hewan Batam, untuk memastikan tidak ada gejala penyakit menular yang bisa membahayakan konsumen. Pemeriksaan fisik dilakukan minimal 10 hari sebelum Iduladha, atau H-10.

“Walaupun sebagian besar hewan sudah memenuhi standar dari daerah asal, kami tetap melakukan pemeriksaan fisik di Batam untuk mencegah potensi masalah kesehatan hewan. Kami ingin memastikan bahwa semua hewan kurban yang dikurbankan dalam keadaan sehat dan aman dikonsumsi,” kata Mardanis.

Menurut Mardanis, walaupun tahun-tahun sebelumnya semua hewan yang masuk ke Batam sehat, pemeriksaan lebih lanjut dilakukan jika ada tanda-tanda penyakit di lapangan. Ini adalah bagian dari komitmen DKPP untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan di kota Batam.

Sebagai tambahan, DKPP mengimbau agar pelaku usaha yang memasukkan hewan kurban mematuhi aturan ini untuk kepentingan kesehatan masyarakat. Penggunaan aplikasi lalulintas.isikhnas.pertanian.go.id sudah menjadi prosedur nasional yang wajib diikuti.

“Sistem ini tidak hanya mempermudah pelaku usaha untuk memproses izin, tetapi juga mempercepat pengawasan dan mengurangi risiko penyakit yang mungkin timbul selama masa pengiriman,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Batam Siapkan 10 Ribu Hewan Kurban, Pemeriksaan Ketat Diterapkan pertama kali tampil pada Metropolis.

Genangan Air Memperburuk Kerusakan Jalan di Batuaji dan Sagulung 

0
Kerusakan jalan di Batuaji dan Sagulung. Eusebius Sara

batampos —. Hujan yang terus mengguyur Kota Batam belakangan ini memperparah kondisi infrastruktur jalan, terutama di kawasan Batuaji dan Sagulung. Pantauan terbaru, genangan air dan lubang besar di sejumlah titik semakin membahayakan pengguna jalan serta memicu kemacetan panjang, khususnya saat jam berangkat dan pulang kerja.

Salah satu titik terparah terlihat di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) depan SP Plaza Sagulung. Di lokasi ini, air menggenang hingga berhari-hari, menyebabkan aspal terkelupas dan membentuk lubang besar yang setiap hari digilas kendaraan berat. “Kalau hujan sebentar saja, langsung tergenang. Jalan makin hancur,” keluh Rudi Saputra, warga perumahan MKGR, Batuaji.
Rudi menyebut, saluran air di kawasan tersebut mampet dan tak mampu mengalirkan air ke parit, memperparah kerusakan jalan. Tak hanya di SP Plaza, kerusakan serupa juga merata di sepanjang Jalan R Suprapto, Batuaji, dengan jalan berlubang dan aspal yang terkelupas di banyak titik.
Kondisi ini membuat lalu lintas tersendat parah. Banyak pengendara motor yang terpaksa bermanuver mendadak untuk menghindari lubang yang tersembunyi di balik genangan air, meningkatkan risiko kecelakaan.
Tak hanya soal keselamatan, kerusakan ini berdampak pada waktu tempuh masyarakat. “Biasanya 15 menit sampai kantor, sekarang bisa setengah jam lebih,” ujar Maya Lestari, seorang pekerja di kawasan industri Batuaji.
Menanggapi kondisi ini, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Suhar, memastikan perbaikan sudah mulai dilakukan. Ia mengatakan proyek pelebaran Jalan R Suprapto menjadi lima jalur dari simpang Puteri Hijau sedang berjalan, sebagai bagian dari upaya mengurai kemacetan dan memperbaiki jalan.
“Kami juga memperbaiki drainase agar air tidak lagi menggenang saat hujan,” ujarnya. Suhar meminta masyarakat bersabar dan mendukung program ini dengan menjaga kebersihan, terutama tidak membuang sampah ke saluran air.
Ia menambahkan, perbaikan akan dilakukan bertahap namun merata di titik-titik terdampak. Pemerintah berkomitmen memperbaiki infrastruktur jalan secara berkelanjutan agar ke depan, saat musim hujan tiba, warga tidak lagi khawatir menghadapi jalan rusak dan genangan air.
Dengan perbaikan dan koordinasi lintas instansi, harapan masyarakat akan jalanan yang lebih aman, nyaman, dan bebas genangan air mulai menyala kembali. (*)
Reporter: Eusebius Sara 

Artikel Genangan Air Memperburuk Kerusakan Jalan di Batuaji dan Sagulung  pertama kali tampil pada Metropolis.

Kecelakaan Maut di Lampu Merah Tiban Center, Pengendara Motor Tewas di Tempat

0
Kecelakaan maut terjadi di persimpangan lampu merah Tiban Center, Kecamatan Sekupang, Batam, Minggu (27/4) dini hari.

batampos – Kecelakaan maut terjadi di persimpangan lampu merah Tiban Center, Kecamatan Sekupang, Batam, Minggu (27/4) dini hari. Seorang pengemudi mobil yang menabrak sepeda motor yang berboncengan, menyebabkan salah satu pengendara motor tewas di lokasi kejadian.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Menurut keterangan warga, suara benturan keras terdengar dari arah lampu merah, membuat warga sekitar berlarian ke lokasi.

“Saya dengar ada suara kencang sekali, seperti dentuman. Kami langsung keluar dan melihat pengendara motor sudah tergeletak di jalan. Tak jauh dari sana ada satu korban lagi, dan mobil yang ringsek, ” ujar Adi, salah satu warga di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya menghantam motor yang sedang melintas saat lampu hijau menyala untuk pengendara motor. Diduga, pengemudi mobil tidak sempat mengerem lantaran melaju dalam kecepatan tinggi.

Kerasnya benturan membuat motor dan penumpangnya terpental beberapa meter. Satu orang korban dinyatakan tewas di tempat, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Kapolsek Sekupang, Kompol Benhur Gultom, membenarkan adanya kecelakaan maut tersebut. Ia mengatakan, penanganan kasus telah dilimpahkan ke Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Kecelakaan Maut di Lampu Merah Tiban Center, Pengendara Motor Tewas di Tempat pertama kali tampil pada Metropolis.

Kapal KM Kelud Umumkan Jadwal Keberangkatan Baru, Tarif Terjangkau Jadi Daya Tarik Utama Bagi Penumpang

0
Kapal Pelni saat sandar di Pelabuhan.

batampos – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Cabang Batam kembali memperkenalkan jadwal keberangkatan kapal KM Kelud untuk bulan Mei 2025, yang melayani rute Batam-Tanjung Balai Karimun, Belawan, dan Tanjung Priok Jakarta. Selain menjadi pilihan transportasi andalan bagi masyarakat, tarif tiket yang terjangkau menjadi daya tarik utama bagi para penumpang.

Kepala Cabang PELNI Batam, Edwin Kurniansyah, menjelaskan bahwa KM Kelud akan beroperasi dengan jadwal keberangkatan yang rutin sepanjang Mei 2025, dengan tujuan mendukung mobilitas masyarakat antar kota.

“Kami berkomitmen memberikan layanan yang memadai dengan harga tiket yang terjangkau, sehingga masyarakat dapat merencanakan perjalanan mereka dengan lebih baik,” ujar Edwin dalam keterangannya pada Minggu (27/4).

KM Kelud akan memulai keberangkatan perdananya pada Minggu, 4 Mei 2025, pukul 04.00 WIB, menuju Tanjung Balai Karimun dan Belawan. Jadwal keberangkatan ini akan berlangsung secara berkala hingga akhir bulan, dengan tanggal keberangkatan berikutnya pada 11, 14, 18, 21, 25, dan 28 Mei 2025.

Salah satu hal yang menjadi perhatian masyarakat adalah harga tiket kapal KM Kelud yang lebih terjangkau dibandingkan dengan moda transportasi lainnya. Tarif untuk berbagai kelas mulai dari ekonomi hingga kelas 1A cukup bersaing, memberikan opsi perjalanan dengan harga yang lebih hemat.

Untuk rute Batam ke Belawan, tiket kelas ekonomi hanya dibanderol dengan harga Rp 220.000 untuk dewasa, sementara tiket kelas 1A bisa didapatkan seharga Rp 683.000 untuk dewasa dan Rp 73.000 untuk bayi. Untuk rute Batam ke Tanjung Priok, harga tiket di kelas ekonomi hanya Rp 513.000 untuk dewasa, yang masih lebih terjangkau dibandingkan dengan moda transportasi lain yang sejenis.

Edwin menambahkan bahwa jadwal keberangkatan yang telah disusun juga bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan mereka.

“Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan jadwal yang telah kami umumkan, agar perjalanan mereka lebih terencana dengan baik,” tutup Edwin.

Beberapa penumpang yang telah terbiasa menggunakan kapal KM Kelud mengungkapkan bahwa mereka memilih kapal laut karena harganya yang relatif murah dan jadwal keberangkatan yang teratur setiap minggu. Husein, penumpang asal Tanjung Priok, mengaku lebih memilih kapal KM Kelud karena biaya yang lebih terjangkau dibandingkan moda transportasi lainnya.

“Tiket Kelud dari dulu sampai sekarang tetap sama, lebih hemat dibandingkan transportasi lain,” ujar Husein.

Selain itu, Remon, warga Batam yang akan berangkat ke Belawan, Medan, mengaku lebih memilih kapal laut meskipun waktu perjalanan lebih lama. Baginya, kenyamanan dan harga yang lebih terjangkau membuatnya tetap setia menggunakan kapal KM Kelud.

“Saya lebih suka kapal laut karena harganya lebih murah dan meskipun lama, saya merasa nyaman dan aman selama perjalanan,” kata Remon. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Kapal KM Kelud Umumkan Jadwal Keberangkatan Baru, Tarif Terjangkau Jadi Daya Tarik Utama Bagi Penumpang pertama kali tampil pada Metropolis.

Peserta MTQH Kecamatan Sagulung Siap Pertahankan Gelar Juara Tiga Tahun Berturut

0
Pembukaan MTQH XXXIII tingkat Kota Batam di halaman Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Jumat (25/4) malam. F.Eusebius Sara/Batam Pos

batampos – Kecamatan Sagulung siap mempertahankan gelar juara umum pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIII tingkat Kota Batam tahun 2025. Sebanyak 59 peserta dari berbagai cabang lomba telah dipersiapkan untuk kembali mengukir prestasi dalam perhelatan akbar yang digelar di lingkungan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji.

Camat Sagulung, M Hafiz Rozie, menyampaikan optimismenya bahwa para peserta dari Sagulung akan mampu mempertahankan tradisi juara yang sudah diraih tiga tahun berturut-turut, yakni pada tahun 2022, 2023, dan 2024. Ia berharap, melalui pembinaan yang dilakukan secara rutin, para peserta bisa tampil maksimal dan mengharumkan nama kecamatan di tingkat kota.

“Semoga peserta kita bisa memberikan hasil terbaik, lomba berjalan lancar, dan prestasi ini dapat terus dipertahankan. Ini juga bagian dari upaya kita untuk lebih mengenalkan dan mendalami ajaran Islam di tengah masyarakat,” ujar Hafiz Rozie.

Untuk mendukung prestasi tersebut, Kecamatan Sagulung melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) setempat secara rutin melakukan pembinaan kepada peserta. Selain itu, pelatihan intensif khusus untuk menghadapi MTQH 2025 juga telah dilakukan sepanjang tahun ini, sehingga para peserta memiliki kesiapan yang matang.

Ajang MTQH XXXIII tingkat Kota Batam ini resmi dibuka pada Jumat malam (25/4) oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad. Ribuan masyarakat yang memadati halaman Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah menjadi saksi kemeriahan acara pembukaan, yang dihadiri pula oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam serta tokoh-tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Amsakar Achmad menekankan bahwa MTQ bukan sekadar seremoni, melainkan wahana untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan meminta dewan hakim agar memberikan penilaian secara objektif dan adil.

Untuk menjaga ketertiban selama berlangsungnya kegiatan, pengamanan ketat dilakukan oleh jajaran Polresta Barelang melalui Polsek Batuaji.

Ketua Panitia MTQH XXXIII, Jefridin, yang juga Sekretaris Daerah Kota Batam, melaporkan bahwa tahun ini MTQH diikuti 574 peserta dari 12 kafilah, dengan dukungan dari 155 dewan hakim. Selain perlombaan, MTQH 2025 juga dimeriahkan dengan bazar kuliner UKM untuk mempererat interaksi dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

MTQH XXXIII ini akan berlangsung selama enam hari, dari tanggal 25 hingga 30 April 2025, dengan berbagai cabang perlombaan seperti seni baca Alquran, fahmil Quran, syarhil Quran, kaligrafi, hafalan Alquran, hingga musabaqah karya tulis ilmiah Alquran. Sagulung bertekad menjadikan ajang ini sebagai momentum mempertahankan supremasi di tingkat kota, sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Foto.
Pembukaan MTQH XXXIII kota Batam . Eusebius Sara

Artikel Peserta MTQH Kecamatan Sagulung Siap Pertahankan Gelar Juara Tiga Tahun Berturut pertama kali tampil pada Metropolis.

Banyak Didislike Netizen, Gibran Kembali Monolog di Kanal Youtube, Kali Ini Bicara Soal Hilirisasi Masa Depan Indonesia

0
Tangkapan layar video YouTube Wapres Gibran ramai dihujat netizen. (YouTube).

batampos – Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka kembali melakukan monolog atau berdialog sendiri bertajuk ‘Hilirisasi dan Masa Depan Indonesia’. Monolog itu diunggah Gibran dalam akun media sosial Youtube pribadinya.

Dalam monolog itu, Gibran menyatakan bahwa bangsa Indonesia harus bersyukur, karena dianugrahi sumber daya alam yang luar biasa. Gibran menyebut, Indonesia punya cadangan nikel terbesar di dunia dan cadangan timah terbesar kedua di dunia, serta penghasil rumput laut terbesar kedua dunia dan masih banyak lagi.

Namun, Gibran menyebut sekedar kaya saja tidak cukup. Karena yang menjadi tantangan justru bagaimana mengolah kekayaan alam.

“Agar punya nilai tambah maksimal bagi masyarakat. Coba bayangkan Indonesia sempat menjadi eksportir biji bauksit terbesar ketiga dunia,” kata Gibran saat menyampaikan monolog, dikutip Minggu (27/4).

Gibran menyayangkan, Indonesia hanya menempati urutan ke-31 sebagai pengekspor panel surya. Padahal, bauksit diolah menjadi panel surya yang nilainya bertambah 194 kali lipat.

Mantan Wali Kota Solo itu mengingatkan, hilirisasi tidak melulu hanya soal batubara atau minerba. Ia mengingatkan, hilirisasi bisa dilakukan di sektor lain, seperti pertanian, kelautan, perkebunan, bahkan digital.

Gibran akan menjelaskan hilirisasi digital pada kesempatan lain. Ia menyebut, hilirisasi adalah pengolahan yang menghasilkan nilai tambah.

“Contoh sederhananya harga teh saat masih berbentuk daun basah akan jauh berbeda dengan teh yang sudah dikeringkan, dipacking, dan sudah diolah menjadi teh dengan aroma tertentu,” papar Gibran.

Gibran berujar, pengolahan barang jadi akan mendapatkan keuntungan lebih besar daripada masih dalam berbentuk bahan baku. Ia meyakini, hilirisasi mampu membangkitkan lapangan kerja hingga memberdayakan UMKM.

“Selain mendapatkan keuntungan dari harga jual, dengan melakukan pengolahan, kita juga bisa membuka lapangan kerja, memberdayakan UMKM, menggeliatkan ekonomi, dan mendapatkan pemasukan negara dari pajak, royalti, PNPB, deviden, maupun bea ekspor,” tukasnya.

Dikutip dari Radar Magelang (Jawa Pos Goup), sebelumnya, sebuah video terbaru dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tengah menjadi sorotan tajam publik dunia maya.

Video yang diunggah di kanal YouTube pribadinya pada Sabtu (19/4/2025), dengan judul “Generasi Muda, Bonus Demografi & Masa Depan Indonesia” mendadak viral. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Banyak Didislike Netizen, Gibran Kembali Monolog di Kanal Youtube, Kali Ini Bicara Soal Hilirisasi Masa Depan Indonesia pertama kali tampil pada News.

Sidang Dugaan Penggelapan Barang Bukti Narkotika Kembali Digelar di Batam

0
Mantan Kasatnarkoba Polrestra Barelang Kompol Satria Nanda menjalani sidang lanjutan kasus penggelapan barang bukti narkoba jenis sabu di PN Batam, Jumat (25/4) lalu.
F. Azis Maulana/Batam Pos

batampos – Pengadilan Negeri Batam kembali menggelar sidang lanjutan atas kasus dugaan penggelapan barang bukti narkoba yang melibatkan mantan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda, pada Jumat (25/4). Persidangan tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Tiwik dengan dua hakim anggota, Douglas Napitupulu dan Andi Bayu, yang menghadirkan langsung terdakwa Satria untuk memberikan keterangan lebih rinci terkait aliran dana dan penanganan barang bukti sabu yang juga menyeret sembilan mantan bawahannya.

Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum menyoroti keputusan penting yang diambil Satria saat mengungkap penyelundupan sabu asal Malaysia. Satria mengaku mendapat laporan dari Unit 1 mengenai rencana masuknya 100 kilogram sabu ke wilayah Batam. Namun, operasi penindakan batal dilakukan karena keterbatasan anggaran untuk membayar informan. Ia menjelaskan bahwa biaya informan ditetapkan Rp20 juta per kilogram, yang berarti diperlukan Rp2 miliar, sementara dana yang tersedia saat itu hanya Rp880 juta.

Keterangan tersebut langsung dipertanyakan oleh jaksa, yang menilai negara telah mengalokasikan dana operasional yang mencukupi. Jaksa pun mempertanyakan alasan Satria menunda penindakan. Menanggapi hal itu, Satria menyampaikan bahwa kekurangan dana seharusnya bisa diatasi melalui pembayaran bertahap atau bahkan dana pribadi. Ia juga menyebutkan bahwa sebagian anggaran telah digunakan untuk kebutuhan operasional satuan, termasuk bahan bakar dan perlengkapan kerja.

Masalah lain turut mencuat terkait ketidaksesuaian jumlah sabu yang diamankan. Dari perkiraan awal sebanyak 100 kilogram, jumlah tersebut menurun menjadi 50 kilogram, lalu hanya 35 kilogram yang benar-benar disita sebagai barang bukti. Ironisnya, hingga saat ini, informan yang dijanjikan pembayaran belum menerima dana apapun, meskipun permohonan pencairan telah diajukan sejak Juli 2024. Dana tersebut baru dicairkan pada Agustus, namun belum diteruskan kepada informan.

Kasus ini berawal dari informasi adanya rencana penyelundupan sabu seberat 300 kilogram dari Malaysia. Dalam praktiknya, hanya 100 kilogram yang diakui secara resmi. Dalam pertemuan yang berlangsung di One Spot Coffee, Batam, disepakati bahwa 90 kilogram akan dijadikan barang bukti resmi, sementara 10 kilogram digunakan sebagai dana operasional dan pembayaran informan. Meskipun pada awalnya menolak rencana tersebut, Satria akhirnya menyetujui pembagian itu.

Kini, ia bersama 11 terdakwa lainnya harus menghadapi proses hukum atas dugaan penggelapan barang bukti dan penyalahgunaan wewenang, yang terjadi antara 15 Juni hingga 8 September 2024. Mereka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo. Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya sangat berat, mulai dari penjara seumur hidup hingga hukuman mati.

Sidang lanjutan dijadwalkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi. Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan aparat penegak hukum yang seharusnya berada di garis depan dalam pemberantasan narkoba. (*)

Artikel Sidang Dugaan Penggelapan Barang Bukti Narkotika Kembali Digelar di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Ibu Bimbim Slank Wafat, Para Musisi Ucapkan Duka

0
Bimbim Slank bersama Bunda Iffet di pemakaman sang ayahanda di TPU Karet Bivak, Jakarta./ Abdul Rahman

batampos – Kabar meninggalnya Bunda Iffet Veceha binti Abdul Azis St Besar, ibu dari Bimbim Slank sekaligus sosok sentral dalam perjalanan Slank, mengundang gelombang ucapan duka dari para musisi Indonesia.

Bunda Iffet wafat pada Sabtu, 26 April 2025, pukul 22.42 WIB, di usia 87 tahun.

Di media sosial, para sahabat dan rekan musisi menyampaikan rasa kehilangan mereka. Armand Maulana, vokalis GIGI, menulis di akun Instagram pribadinya.

“Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Bunda Iffet bukan hanya ibu bagi Slank, tapi juga ibu bagi banyak musisi. Terima kasih sudah menjadi pelindung dan penyemangat kami semua. Damailah di sisi-Nya, Bunda.”

David Bayu, eks vokalis Naif, juga mengungkapkan perasaannya melalui unggahan di X (dulu Twitter).

“Turut berdukacita atas kepergian Bunda Iffet. Sosok penuh kasih yang mendukung dunia musik Indonesia dari belakang layar. Semoga husnul khotimah.”

Tak ketinggalan, Cella Kotak mengunggah foto hitam putih Bunda Iffet sambil menuliskan,

“Selamat jalan, Bunda. Terima kasih atas semua cinta dan semangat yang selalu Bunda tebarkan.”

Selain itu, penyanyi solo Kikan Namara juga mengenang pertemuan-pertemuannya dengan Bunda Iffet. Dalam story Instagram-nya, Kikan menulis, “Setiap bertemu, Bunda selalu menyapa dengan senyum hangat. Bunda menginspirasi kami semua untuk tetap rendah hati. Semoga Bunda diberi tempat terindah di sisi Allah SWT.”

Komunitas Slankers dari berbagai daerah pun ramai-ramai mengirimkan doa dan kenangan tentang sosok Bunda Iffet. Bagi banyak orang, ia lebih dari sekadar ibu Bimbim; Bunda Iffet adalah simbol keteguhan, kesederhanaan, dan cinta tanpa syarat terhadap dunia musik.

Jenazah Bunda Iffet direncanakan dimakamkan di TPU Karet Bivak, blok AA1 blad 042, pada Minggu, 27 April 2025. Rumah duka beralamat di Jalan Potlot 3 No.14, Durentiga, Jakarta Selatan, yang selama ini menjadi pusat aktivitas Slank dan keluarga besar Potlot.

Kepergian Bunda Iffet meninggalkan jejak yang dalam, tidak hanya di hati keluarganya, tetapi juga di panggung musik Indonesia yang pernah ia selamatkan dengan penuh ketulusan. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Ibu Bimbim Slank Wafat, Para Musisi Ucapkan Duka pertama kali tampil pada News.

Oknum ASN di Lingga Dua Tahun Lebih Tidak Masuk Kerja, Absen Full Hadir, Gaji dan TPP Tetap Diterima

0

batampos– Menyikapi pernyataan dari Bupati Lingga, Muhammad Nizar, beberapa waktu lalu terkait mendisiplinkan Aparatur Sipil Negera (ASN) di Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga, insan pers yang ada di Kabupaten Lingga berkomitmen akan membantu Pemkab dalam mengawasi untuk menegakkan Disiplin bagi ASN.

Saat menjalankan pengawasan untuk menegakkan Disiplin bagi ASN, pihak Batampos mendapatkan laporan dari salah seorang yang tidak ingin disebutkan namanya bahwa ada salah satu Oknum ASN di salah satu OPD Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) Kabupaten Lingga yng tidak disiplin.

“Sudah dua tahun lebih tidak bekerja, namun gaji tetap diterima, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) juga diterima dan Absen kehadiran semuanya full masuk karena ada yang joki (diisikan),” ujar salah seorang yang tidak ingin disebutkan namanya kepada pihak Batampos, Jumat (25/4).

BACA JUGA: Hampir 2 Tahun Absen, Oknum Guru PNS SD Negeri 020 Senayang Tetap Terima Gaji

Dirinya mengatakan bahwa oknum tersebut sudah dua tahun lebih tidak pernah masuk ke kantor, namun saat direkap absennya semua terisi dengan keterangan hadir bekerja.

“Ada yang menjadi joki (tukang isi Absen) terhadapt Oknum ASN ini, setiap rekap Absen bulanan kehadiran Oknum tersebut terisi dengan keterangan hadir padahal tidak masuk ke kantor,” ungkapnya dengan wajah kesal.

Kejadian ini menjadi tamparan keras bagi Pemkab Lingga, khususnya bagi BKPSDM Lingga. Mengapa tidak, disaat Bupati Lingga ingin menegaskan tentang Disiplin bagi seluruh ASN yang ada di lingkup Pemkab Lingga, namun malah ada oknum ASN yang ternyata sudah dua tahun lebih tidak masuk namun masih menerima secara penuh Gaji dan TPP. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Oknum ASN di Lingga Dua Tahun Lebih Tidak Masuk Kerja, Absen Full Hadir, Gaji dan TPP Tetap Diterima pertama kali tampil pada Kepri.

Razia Malam di Batam, Puluhan Botol Miras Ilegal Disita, Hasil Tes Urine Negatif

0
Polisi melakukan pemeriksaan di salah satu Tempat Hiburan Malam. Razia ini dalam upaya menciptakan lingkungan bebas narkoba dan memberantas peredaran minuman keras ilegal.
F. Humas Polda Kepri untuk Batam Pos

batampos – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepulauan Riau menggelar razia besar-besaran di sepuluh tempat hiburan malam (THM) di Batam pada Jumat (25/4) malam. Kegiatan ini bertujuan untuk menekan peredaran narkoba dan minuman beralkohol ilegal di wilayah tersebut.

Razia yang dimulai pada pukul 23.00 WIB tersebut dipusatkan di area Imperium Batam. Sebanyak 91 petugas dilibatkan, termasuk personel dari Propam, Dokkes, dan Humas Polda Kepri, selain mayoritas anggota dari Ditresnarkoba.

Adapun lokasi yang disasar dalam operasi ini meliputi Panda Club, Redfox, Barfly, Daddy’s Bar, Fat Willy’s Bar, Dragon KTV & Pub, Square, Bigbros, Atmos Club, serta area Kampung Bule. Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk tes urine kepada sejumlah pengunjung yang dicurigai.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.
“Razia ini kami lakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan suasana aman dari narkoba di tempat hiburan malam,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak adanya indikasi penggunaan narkoba di Panda Club, Barfly, Daddy’s Bar, dan Fat Willy’s Bar. Sedangkan di Redfox, Dragon KTV & Pub, Square, Bigbros, Atmos Club, dan Kampung Bule, petugas melakukan tes urine dan hasilnya negatif seluruhnya.

Namun, di Atmos Club, ditemukan 60 botol minuman keras tanpa izin edar. Di Kampung Bule, satu botol miras ilegal juga berhasil diamankan.

“Puluhan botol miras tanpa izin berhasil disita,” kata Pandra.

Pandra menambahkan bahwa operasi ini merupakan bagian dari program prioritas Polda Kepri dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Ia memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin dan menyeluruh sebagai bentuk pencegahan dan penindakan.

“Ini langkah nyata untuk melindungi masyarakat dari ancaman narkoba dan barang ilegal,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam melaporkan segala bentuk pelanggaran hukum, terutama yang berkaitan dengan narkotika.

“Kita harus bekerja sama dalam memerangi narkoba, terutama di wilayah Kepri,” tutupnya. (*)

 

Reporter : YASHINTA

Artikel Razia Malam di Batam, Puluhan Botol Miras Ilegal Disita, Hasil Tes Urine Negatif pertama kali tampil pada Metropolis.