
batampos– Ponton Pelabuhan di Kecamat Senayang Kabupaten Lingga dalam kondisi miring. Hal ini mengakibatkan akses dipelabuhan Senayang menjadi sedikit terganggu karena biasanya masyarakat melakukan aktivitas bongkar muat barang dan penumpang di Ponton tersebut untuk sementara ini dialihkan ke pelabuhan beton utama.
Unit Pelayanan Pelabuhan (UPP) Kecamatan Senayang, Azwar saat dikonfirmasi Batampos pada Senin 21 April 2025 membenarkan terkait miringnya Ponton yang berada di pelabuhan Senayang ini.
“Iya benar, sudah satu minggu kebelakang ponton pelabuhan di Senayang tidak bisa digunakan karena dalam kondisi miring,” ungkap Azwar, Senin (21/4).
BACA JUGA: Cegah Peredaraan Narkoba, Polisi Perketat Pengawasan Kapal Pukat Mayang di Pelabuhan Antang
Azwar mengatakan untuk sementara aktivitas bongkar muat barang maupun penumpang dialihkan ke pelabuhan beton utama untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan jika memaksakan haru menggunakan Ponton tersebut.
“Karena kondisi Ponton tidak memungkinkan, sementara aktivitas bongkar muat kita alihkan ke pelabuhan beton utama. Jika kita paksakan tetap menggunakan Ponton, dengan kondisi yang miring dikhawatirkan keselamatan penumpang menjadi terancam,” ujar Azwar.
Selanjutnya, UPP Senayang menyampaikan bahwa ponton Pelabuhan Senayang tersebut adalah aset milik Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang diperuntukkan bagi masyarakat Kecamatan Senayang untuk beraktivitas.
“Kami berharap dari pemerintah Kabupaten Lingga agar dapat melaporkan kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk segera melakukan perbaikan terhadap Ponton tersebut. Karena untuk kepemilikan Ponton ini merupakan Aset Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau,” tutup Azwar. (*)
Reporter: Vatawari
Artikel Ponton Pelabuhan Senayang Miring, Warga Beraktivitas Terpaksa Menggunakan Pelabuhan Beton pertama kali tampil pada Kepri.









