
f,TRI HARYONO/BATAMPOS
batampos – Rendahnya retribusi parkir setiap tahunnya dari Dinas Perhubungan (Dishub) Karimun menjadi pertanyaan bagi publik maupun wakil rakyat di DPRD Karimun. Salah satunya, anggota DPRD Karimun dari Fraksi NasDem, Eri Januardin, mempertanyakan mengapa setiap tahun tidak ada peningkatan terhadap retribusi perparkiran di Karimun.
“Kalau dilihat, sistem pengelolaan perparkiran yang salah. Sebab, pihak Dishub Karimun menyerahkan pengelolaan parkir kepada pihak ketiga, dan lebih parahnya, pihak ketiga menyerahkan lagi kepada juru parkir (jurkir) di lapangan,” tanyanya, Selasa (22/4).
Menurut Eri, hal ini membuka peluang terjadinya kebocoran pendapatan retribusi daerah. Ia menyebutkan, ada sekitar 63 hingga 83 titik parkir yang dikelola oleh pihak ketiga. Seperti pada tahun 2024, potensi retribusi parkir yang diprediksi Dishub Karimun sebesar Rp300 juta, namun yang terealisasi hanya Rp255 juta.
“Sebenarnya, berapa sih retribusi parkir di Karimun ini? Kan gampang. Misalnya, kalau dihitung per hari setorannya Rp50 ribu per titik, dikalikan 63 titik, dikalikan 30 hari, dan dikalikan 12 bulan, bisa mencapai Rp1.134.000.000. Setelah dipotong biaya operasional, seharusnya bersih bisa Rp1 miliar untuk daerah,” terangnya.
Untuk itu, kata Eri, sebaiknya pengelolaan parkir di Karimun dilakukan langsung oleh Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di bawah Dishub Karimun. Dengan sistem ini, jurkir dapat langsung menyetorkan pendapatan ke BLUD melalui skema kontrak perparkiran. Selain itu, titik-titik potensi parkir baru juga bisa ditambahkan.
“Sekarang ini baru wilayah Kecamatan Karimun yang menjadi potensi retribusi parkir. Sedangkan wilayah Kecamatan Meral, Tebing, maupun Kundur belum dikelola perparkirannya,” tegasnya.
Sementara itu, pantauan di lapangan seperti di Jalan Nusantara, kawasan Pelabuhan Tanjung Balai Karimun, dan Jalan A. Yani Kolong, para jurkir terlihat sedang melakukan penataan kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Banyak petugas jurkir tidak menggunakan baju resmi. Waktu saya minta karcis, tidak ada. Alasannya, dari pengelola belum dicetak,” kata Man, salah seorang warga Karimun.
Reporter: Tri Haryono
Artikel Eri: Bentuk BLUD untuk Tingkatkan Retribusi Parkir, Potensi Capai Rp1 Miliar per Tahun pertama kali tampil pada Kepri.



batampos – Deputi Bidang Pengelolaan Bandara, Pelabuhan, dan Lalu Lintas Barang BP Batam, Irjen Pol. Ruslan Aspan, meninjau progres pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim pada Selasa (22/4/2025).




