
batampos – Pulau Parit, yang berhadapan langsung dengan ibu kota Kabupaten Karimun, kini sudah dapat menikmati listrik selama 24 jam, setelah puluhan tahun dinanti. General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Khairullah, mengungkapkan bahwa upaya PLN dalam melistriki Pulau Parit merupakan pekerjaan yang tidak mudah, mengingat kondisi geografis yang menantang serta berbagai keterbatasan.
“Alhamdulillah, dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, akhirnya tahun ini masyarakat Pulau Parit dan sekitarnya sudah menikmati listrik PLN selama 24 jam,” terangnya, Senin (15/4), di hadapan Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad dan Bupati Karimun Iskandarsyah.
Pulau Parit merupakan desa yang berada di Kecamatan Selat Gelam, dengan luas wilayah sekitar 18 kilometer persegi. Mata pencaharian masyarakatnya didominasi oleh nelayan. Selain itu, ada juga petani, ASN, serta pekerja swasta. Beroperasinya listrik 24 jam ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Saya berpesan kepada masyarakat agar dapat menggunakan listrik secara bijak. Sehingga misi PLN untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan mendorong kegiatan ekonomi masyarakat dapat terwujud,” pesannya.
Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan bahwa kehadiran listrik 24 jam di Desa Parit merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam pemerataan pembangunan di wilayah pesisir. Pemerintah akan terus berupaya mewujudkan Kepri yang terang benderang dan merata di seluruh kabupaten/kota.
“Listrik 24 jam yang kita resmikan hari ini merupakan hasil kolaborasi dengan PLN dalam rangka mengejar capaian pelayanan listrik 24 jam secara menyeluruh di Kepri. Saat ini, sudah ada 8 kecamatan di Kepri yang menikmati listrik 24 jam: 4 kecamatan di Kabupaten Lingga, 3 kecamatan di Kabupaten Anambas, dan 1 kecamatan di Kabupaten Karimun,” tuturnya.
Sedangkan Bupati Karimun, Iskandarsyah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PLN yang telah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sebelumnya listrik hanya hidup beberapa jam, kini bisa hidup 24 jam nonstop. Hal ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat ke depannya.
“Semoga bisa mendongkrak perekonomian masyarakat di Desa Parit. Dengan hidupnya listrik 24 jam, masyarakat bisa berbuat lebih banyak untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ucapnya. (*)
Reporter: Tri Haryono
Artikel Puluhan Tahun Tidak Nikmati Listrik, Kini Warga Desa Parit Sudah Nikmati Listrik 24 Jam pertama kali tampil pada Kepri.

batampos-Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyatakan komitmennya untuk menuntaskan program Kepri terang. Menurutnya tahap demi tahap, apa yang menjadi target sudah tercapai. Karena saat ini, rasio elektrifikasi di Kepri sudah tembus pada angka 98,19 persen.



batampos– Komplotan pencuri kabel bawah tanah di area Alila Villas Bintan di Teluk Sebong, dibekuk, Sabtu (5/4/2025).



