Kamis, 23 April 2026
Beranda blog Halaman 2013

GGI Hotel Batam Hadirkan Iftar Package dengan Menu Nusantara

0
Paket berbuka puasa atau iftar package dengan beragam hidangan khas Nusantara di GGI Hotel. Foto. GGI Hotel untuk Batam Pos

batampos – Menyambut bulan Ramadan, GGI Hotel yang berlokasi di Jalan Duyung, Jodoh, Batam, menghadirkan paket berbuka puasa atau iftar package dengan beragam hidangan khas Nusantara. Paket ini tersedia sepanjang Ramadan, mulai 4 Maret hingga 27 Maret 2025.

Director of Sales and Marketing GGI Hotel, Anggi, mengatakan bahwa paket berbuka ini ditawarkan dengan harga Rp99.100 nett per orang. Selain itu, hotel juga memberikan promo spesial bagi pelanggan yang membeli untuk sembilan orang, yakni mendapatkan satu paket tambahan secara gratis.

“Iftar package ini kami hadirkan untuk memberikan pengalaman berbuka puasa yang istimewa dengan cita rasa masakan Nusantara. Kami berharap bisa menjadi pilihan bagi masyarakat Batam yang ingin menikmati momen Ramadan dengan keluarga, teman, maupun rekan kerja,” katanya, Selasa (4/3) malam.

Menu yang disajikan dalam paket berbuka ini mencakup 12 jenis makanan khas Indonesia yang berganti setiap harinya. Dengan variasi menu yang beragam, tamu dapat menikmati hidangan lezat yang berbeda setiap kali datang berbuka di GGI Hotel.

Selain berfokus pada kualitas rasa, GGI Hotel juga memastikan suasana berbuka yang nyaman dengan pelayanan terbaik bagi para tamu. Konsep buffet yang diterapkan memungkinkan pengunjung menikmati hidangan sepuasnya dalam suasana yang hangat dan kekeluargaan.

Tak hanya bagi individu dan keluarga, paket ini juga cocok untuk acara berbuka bersama komunitas atau perusahaan. Dengan lokasi yang strategis di pusat Batam, GGI Hotel menjadi pilihan praktis bagi masyarakat yang ingin berbuka puasa tanpa harus bepergian jauh.

GGI Hotel mengajak semua untuk segera melakukan reservasi agar tidak kehabisan tempat. Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan, tamu dapat langsung menghubungi pihak GGI Hotel. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel GGI Hotel Batam Hadirkan Iftar Package dengan Menu Nusantara pertama kali tampil pada Metropolis.

Jelang Keberangkatan, Kemenag Pastikan Jamaah Haji Rekam Data Biometrik

0
Ilustrasi. Jamaah haji Foto. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam memastikan seluruh jamaah calon haji (JCH) mendapatkan kemudahan dalam proses perekaman data biometrik untuk Saudi Visa Bio, salah satu syarat utama penerbitan visa haji.

Saudi Visa Bio ini diterapkan agar jamaah tidak perlu lagi melakukan pemindaian biometrik, seperti sidik jari dan wajah, saat tiba di Arab Saudi. Dengan sistem ini, data jamaah sudah terekam lebih awal, sehingga mempermudah proses imigrasi di bandara tujuan.

“Kami memastikan semua jamaah haji menjalani proses ini agar mereka tidak mengalami kendala saat tiba di Arab Saudi. Dengan data biometrik yang sudah terekam, mereka tidak perlu lagi melakukan pemindaian ulang di sana,” ujar Kepala Kantor Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan, Rabu (5/3).

Menurutnya, meskipun proses ini bisa dilakukan secara mandiri melalui aplikasi resmi dari pemerintah Arab Saudi, banyak jamaah yang tetap memilih datang langsung ke Kantor Kemenag Batam untuk dibantu dalam perekaman data.

Salah satu alasan utama banyak jamaah datang langsung ke kantor adalah keterbatasan dalam menggunakan aplikasi, terutama bagi jamaah yang sudah lanjut usia atau (lansia).

“Kami memahami bahwa tidak semua jamaah familiar dengan teknologi atau memiliki perangkat yang mendukung aplikasi tersebut. Apalagi bagi jamaah lansia, mereka sering kali kesulitan dalam memahami cara penggunaannya. Oleh karena itu, kami siap membantu agar mereka dapat menyelesaikan proses ini dengan mudah,” jelasnya.

Hingga saat ini, dari total kuota 721 JCH asal Batam, sebanyak 698 jamaah telah menyelesaikan proses perekaman biometrik. Namun, jumlah tersebut mencakup jamaah dari kuota prioritas maupun cadangan, yang terdiri dari 251 orang.

Untuk memastikan semua jamaah menyelesaikan proses ini, pihak Kemenag Batam terus memantau progres perekaman data biometrik dan menghubungi jamaah yang belum menyelesaikannya.

”Sekarang data sudah mulai mengerucut, jadi kami juga bisa melihat siapa yang belum melakukan tahap tertentu. Kami akan menghubungi mereka satu per satu untuk mengingatkan tahapan yang belum selesai,” tutupnya.

Dengan adanya layanan bantuan dari Kemenag, diharapkan seluruh jamaah calon haji, terutama lansia, dapat menyelesaikan proses perekaman biometrik tanpa kendala. Hal ini bertujuan agar perjalanan ibadah mereka ke Tanah Suci dapat berjalan lebih nyaman dan lancar. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Jelang Keberangkatan, Kemenag Pastikan Jamaah Haji Rekam Data Biometrik pertama kali tampil pada Metropolis.

Langgar Aturan Ramadan, DPRD: Cabut Izin Tempat Hiburan yang Bandel

0
ilustrasi

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperketat pengawasan terhadap tempat hiburan malam selama bulan Ramadan dan Idulfitri 2025. Pengawasan ini dilakukan guna memastikan pelaku usaha mematuhi aturan operasional yang telah ditetapkan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata, menyatakan bahwa aturan ini mengacu pada Peraturan Wali Kota (Perwako) Batam Nomor 11 Tahun 2023 dan telah disepakati oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda).
“Aturan ini mencakup berbagai tempat hiburan, seperti gelanggang permainan, diskotek, karaoke, pub, bar, musik hidup, klub malam, panti pijat/massage, spa, serta fasilitas hiburan di hotel,” katanya.
Dalam kebijakan tersebut, terdapat tiga periode pembatasan operasional tempat hiburan. Pertama, pada tiga hari menjelang dan di awal Ramadan, yakni H-1 Ramadan, Hari H Ramadan, dan H+1 Ramadan. Kedua, pada pertengahan Ramadan, tepatnya hari ke-16 dan ke-17. Ketiga, pada tiga hari menjelang dan setelah Idulfitri, yaitu H-1 Idulfitri, hari H Idulfitri, dan hari kedua Idulfitri.
Di luar tanggal-tanggal tersebut, tempat hiburan malam diizinkan beroperasi dengan jam terbatas, yakni dari pukul 22.00-24.00 WIB. Meski demikian, pelaku usaha diwajibkan untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama operasional.
Selain tempat hiburan, aturan juga berlaku bagi restoran dan rumah makan. Mereka diwajibkan memasang kain penutup atau gorden di bagian luar saat jam operasional siang hari sebagai bentuk penghormatan bagi umat Islam yang menjalankan ibadah puasa.
Disbudpar Batam telah menyosialisasikan aturan ini kepada ribuan pelaku usaha di Batam melalui surat edaran. Pihaknya menegaskan bahwa seluruh tempat hiburan dan usaha kepariwisataan harus mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan.
Tim Terpadu Pengawasan terdiri dari unsur Satpol PP, kepolisian, BP Batam, dan Disbudpar. Tim ini akan melakukan pengawasan ketat guna memastikan seluruh tempat hiburan dan usaha kepariwisataan mematuhi aturan.
Kepala Satpol PP Batam, Imam Tohari, menyebut bahwa pihaknya telah memiliki jadwal pengawasan khusus selama Ramadan. Jika ditemukan pelanggaran, sanksi tegas akan langsung diterapkan.
“Sanksinya mulai dari teguran lisan, hingga jika sudah mencapai SP 1, 2, dan 3, izin usahanya bisa dicabut,” katanya, Rabu (5/3).
Sampai dengan saat ini, diakui belum ada tempat hiburan yang dimaksud melanggar aturan operasional. Pemerintah daerah setempat terus gencar melakukan pengawasan.
Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Batam, Safari Ramadhan, menegaskan aturan operasional tempat hiburan selama Ramadan sudah tertuang jelas dalam Perwako. Ia meminta seluruh pelaku usaha untuk menaati regulasi yang berlaku.
“Setiap pemilik usaha harus taat aturan dari pemerintah. Kalau ada yang melanggar, tentu ada sanksinya. Bisa berupa teguran, peringatan, hingga pencabutan izin usaha,” katanya.
Dia turut mengingatkan bahwasanya aturan ini telah melalui kesepakatan bersama dan bertujuan untuk menjaga ketertiban serta menghormati umat Islam yang menjalankan ibadah puasa.
Anggota Komisi I DPRD Batam, Rival Pribadi juga buka suara. Ia ingin penindakan tak pandang bulu. Apabila aturan tak ditaati, maka apapun bentuknya harus ditindak tegas.
“Kita rekomedasikan buat cabut izin usahanya buat pengusaha-pengusaha hiburan yang bandel dan tidak mengindahkan imbauan dari pemerintah,” katanya.
Menurutnya, penegakan aturan ini harus dilakukan secara tegas dan tanpa kompromi agar tidak ada pihak yang merasa diistimewakan atau dikecualikan. (*)
Reporter: Arjuna

Artikel Langgar Aturan Ramadan, DPRD: Cabut Izin Tempat Hiburan yang Bandel pertama kali tampil pada Metropolis.

Langgar Aturan Ramadan, Tempat Hiburan di Batam Bisa Dicabut Izinnya

0
ilustrasi

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperketat pengawasan terhadap tempat hiburan malam selama bulan Ramadan dan Idulfitri 2025. Pengawasan ini dilakukan guna memastikan pelaku usaha mematuhi aturan operasional yang telah ditetapkan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata, menyatakan bahwa aturan ini mengacu pada Peraturan Wali Kota (Perwako) Batam Nomor 11 Tahun 2023 dan telah disepakati oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda).

“Aturan ini mencakup berbagai tempat hiburan, seperti gelanggang permainan, diskotek, karaoke, pub, bar, musik hidup, klub malam, panti pijat/massage, spa, serta fasilitas hiburan di hotel,” katanya.

Dalam kebijakan tersebut, terdapat tiga periode pembatasan operasional tempat hiburan. Pertama, pada tiga hari menjelang dan di awal Ramadan, yakni H-1 Ramadan, Hari H Ramadan, dan H+1 Ramadan. Kedua, pada pertengahan Ramadan, tepatnya hari ke-16 dan ke-17. Ketiga, pada tiga hari menjelang dan setelah Idulfitri, yaitu H-1 Idulfitri, Hari H Idulfitri, dan hari kedua Idulfitri.

Di luar tanggal-tanggal tersebut, tempat hiburan malam diizinkan beroperasi dengan jam terbatas, yakni dari pukul 22.00-24.00 WIB. Meski demikian, pelaku usaha diwajibkan untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama operasional.

Selain tempat hiburan, aturan juga berlaku bagi restoran dan rumah makan. Mereka diwajibkan memasang kain penutup atau gorden di bagian luar saat jam operasional siang hari sebagai bentuk penghormatan bagi umat Islam yang menjalankan ibadah puasa.

Disbudpar Batam telah menyosialisasikan aturan ini kepada ribuan pelaku usaha di Batam melalui surat edaran. Pihaknya menegaskan bahwa seluruh tempat hiburan dan usaha kepariwisataan harus mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan.

Tim Terpadu Pengawasan terdiri dari unsur Satpol PP, kepolisian, BP Batam, dan Disbudpar. Tim ini akan melakukan pengawasan ketat guna memastikan seluruh tempat hiburan dan usaha kepariwisataan mematuhi aturan.

Kepala Satpol PP Batam, Imam Tohari, menyebut bahwa pihaknya telah memiliki jadwal pengawasan khusus selama Ramadan. Jika ditemukan pelanggaran, sanksi tegas akan langsung diterapkan.

“Sanksinya mulai dari teguran lisan, hingga jika sudah mencapai SP 1, 2, dan 3, izin usahanya bisa dicabut,” katanya, Rabu (5/3).

Sampai dengan saat ini, diakui belum ada tempat hiburan yang dimaksud melanggar aturan operasional. Pemerintah daerah setempat terus gencar melakukan pengawasan.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Batam, Safari Ramadhan, menegaskan aturan operasional tempat hiburan selama Ramadan sudah tertuang jelas dalam Perwako. Ia meminta seluruh pelaku usaha untuk menaati regulasi yang berlaku.

“Setiap pemilik usaha harus taat aturan dari pemerintah. Kalau ada yang melanggar, tentu ada sanksinya. Bisa berupa teguran, peringatan, hingga pencabutan izin usaha,” katanya.

Dia turut mengingatkan bahwa aturan ini telah melalui kesepakatan bersama dan bertujuan untuk menjaga ketertiban serta menghormati umat Islam yang menjalankan ibadah puasa. (*)

Artikel Langgar Aturan Ramadan, Tempat Hiburan di Batam Bisa Dicabut Izinnya pertama kali tampil pada Metropolis.

Mentrans Temui Mendikti Saintek, Bahas Program Dapur SDM Unggul ‘Transmigrasi Patriot’

0

batampos – Menteri Transmigrasi (Mentrans) Iftitah Sulaiman Suryanagara mengajak Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto berkolaborasi menjalakan program beasiswa Transmigrasi Patriot.

Ia berharap, kolaborasi Kementrans dengan Kemendikti Saintek bisa membuat Transmigrasi Patriot berjalan optimal.

“Agar program ini berjalan dengan optimal, mohon kiranya kami diberikan penjabaran mengenai batasan atau aturan standar untuk bisa berkolaborasi dengan Mendikti Saintek menjalankan Program Transmigrasi Patriot,” kata Iftitah dalam pertemuan dengan Brian beserta jajaran Kemendikti Saintek pada Senin, 3 Maret 2025.

Transmigrasi Patriot merupakan dapur sumber daya manusia (SDM) unggul, menjadi wadah para akademisi untuk mengabdikan diri di kawasan transmigrasi. Program ini diharapkan dapat mendorong pembangunan ekonomi dan sosial, serta menciptakan lapangan kerja, serta menciptakan pusat ekonomi baru bagi warga setempat.

Iftitah berharap Transmigrasi Patriot bisa segera diresmikan dalam waktu dekat. Jika regulasi dan kajian sudah selesai, program diharapkan bisa segera dilaksanakan guna menciptakan SDM) unggul melalui program transmigrasi.

Iftitah pun menyampaikan, pihaknya sudah bertemu dan mendapatkan dukungan dari Lembaga Penyalur Dana Pendidikan Kementerian Keuangan (LPDP Kemenkeu) untuk Transmigrasi Patriot.

“Kami sudah diskusi dengan LPDP, Menteri Keuangan sangat support dengan kegiatan tersebut, sebagai langkah lebih lanjut agar pendidikan tinggi sosialisasi dengan universitas untuk mengoptimalkan Program Transmigrasi Patriot,” katanya.

Lebih lanjut, Iftitah mengibaratkan pengembangan kawasan transmigrasi seperti gula dan semut. Menurutnya, kualitas SDM harus ditingkatkan lebih dahulu karena investor, industrialisasi, hingga hilirisasi akan datang dan berjalan secara otomatis bila kualitas SDM sudah baik.

“Paradigma baru transmigrasi ibaratnya datangkan dulu gulanya, nanti semut akan datang sendirinya. Istilah ini berarti tingkatkan dulu,” ucap Iftitah.

Merespons, Brian menyambut baik dan mendukung Transmigrasi Patriot. Dia bilang, Kemendikti Saintek akan menyiapkan aturan dan akan koordinasi dengan perguruan tinggi yang akan kolaborasi mendukung program unggulan Kementrans.

“Kami akan tindak lanjuti, sinergi dengan universitas untuk segera menjalankan pilot project ini. Jika aturan dan regulasi segera dirampungkan maka tiga hingga empat bulan mendatang bisa segera assesment awal tentu dengan penjaringan minat dari LPDP dan kesiapan Kementerian Transmigrasi untuk menjalankan program Transmigrasi Patriot,” ucap Brian. (*)

Artikel Mentrans Temui Mendikti Saintek, Bahas Program Dapur SDM Unggul ‘Transmigrasi Patriot’ pertama kali tampil pada News.

Ekspor Batam Tembus US$ 1,77 Miliar

0
Pelabuhan peti kemas Batu Ampar Batamm

batampos – Nilai ekspor Kota Batam pada Januari 2025 mencapai US$ 1.775,60 juta, mengalami kenaikan sebesar 32,34 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Peningkatan ini terutama didorong oleh ekspor sektor nonmigas yang naik sebesar 34,74 persen atau sekitar US$ 438,96 juta. Dibandingkan dengan Januari 2024, ekspor Batam naik signifikan sebesar 57,93 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Eko Aprianto, menyebutkan bahwa peningkatan ekspor ini didorong oleh lonjakan ekspor barang nonmigas, terutama dari kelompok Mesin/Peralatan Listrik (HS 85) yang mencapai US$ 627,71 juta atau 36,87 persen dari total ekspor nonmigas Batam.

Sementara itu, ekspor Kapal Laut berkontribusi US$ 491,74 juta (28,89 persen), diikuti oleh Benda dari Besi dan Baja sebesar US$ 147,44 juta (8,66 persen) dan Mesin-mesin/Pesawat Mekanik sebesar US$ 86,87 juta atau 5,10 persen.

“Namun, tidak semua komoditas mengalami peningkatan. Ekspor ikan dan udang justru menurun 12,60 persen dibandingkan Januari 2024, dengan kontribusi hanya 0,08 persen terhadap total ekspor nonmigas,” tambahnya.

Saudi Arabia menjadi tujuan ekspor terbesar Batam pada Januari 2025, dengan nilai mencapai US$ 498,18 juta, meningkat drastis 16.991,66 persen dibandingkan Desember 2024 dan 50.677,91 persen dibandingkan Januari 2024.

Amerika Serikat menyusul dengan nilai ekspor US$ 308,90 juta, diikuti oleh Singapura (US$ 302,30 juta), Tiongkok (US$ 90,25 juta), Jepang (US$ 47,84 juta), dan Australia (US$ 42,50 juta).

Pelabuhan Batu Ampar menjadi jalur utama ekspor Batam, dengan total nilai ekspor US$ 1.363,98 juta, meningkat 57,83 persen dibandingkan Desember 2024 dan naik 112,35 persen dibandingkan Januari 2024. Sementara itu, Pelabuhan Sekupang menyumbang ekspor US$ 165,99 juta, sehingga dua pelabuhan ini berkontribusi 86,17 persen dari total ekspor Batam.

Secara volume, ekspor dari Pelabuhan Batu Ampar mencapai 173,52 ribu ton, naik 35,45 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Pelabuhan Belakang Padang menjadi jalur ekspor terbesar kedua dengan volume 137,69 ribu ton, sehingga kedua pelabuhan ini menyumbang 73,84 persen dari total ekspor Batam.

Selain ekspor, nilai impor Batam pada Januari 2025 juga mengalami peningkatan, mencapai US$ 1.356,86 juta, naik 6,52 persen dibandingkan Desember 2024.

“Peningkatan impor ini sejalan dengan kebutuhan bahan baku industri di Batam yang terus meningkat,” kata Eko Aprianto. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Ekspor Batam Tembus US$ 1,77 Miliar pertama kali tampil pada Metropolis.

Begitu Tiba di Tarempa, Aneng-Raja Bayu Langsung Gelar Buka Bersama Warga

0
Sekda Anambas, Sahtiar. f.ihsan

batampos– Untuk pertama kali pasca dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Anambas, Aneng-Raja Bayu dijadwalkan akan menginjakkan kaki di Tarempa, Rabu, (5/3).

Proses penyambutannya pun telah disiapkan jauh-jauh hari. Rencananya, Aneng-Bayu akan disambut langsung oleh ribuan masyarakat di Pelabuhan Sri Siantan, Tarempa.

Dengan iringi gendang melayu dan tarian, massa akan mengarak pasangan pemimpin ini menuju Balai Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS) untuk mendapatkan proses adat dari Lembaga Adat Melayu (LAM) setempat salah satunya tepuk tepung tawar.

BACA JUGA: Safari Ramadan Sekaligus Syukuran, Aneng-Raja Bayu Kunjungi 10 Kecamatan, Titik Awal di Palmatak

“Insya allah sudah selesai 100 persen. Tinggal pelaksanaan penyambutan saja,” ujar Sekda Anambas, Sahtiar, Selasa, (4/3).

Aneng-Raja Bayu tidak hanya disambut di Tarempa, kedua politisi Demokrat dan Golkar ini juga disambut oleh warga yang berada di Letung.

“Karena pakai pesawat dari Batam ke Letung. Tentu ada penyambutan juga di Bandara Letung. Kemudian baru menyebrang ke Tarempa, estimasi perjalanan memakan waktu 2,5 jam,” terang Sahtiar.

Penyambutan Aneng-Bayu, lanjutnya, akan diakhiri dengan buka puasa bersama dengan masyarakat.

“Kita himbau masyarakat yang mau datang di persilahkan. Ada buka puasa bersama juga,” pungkas Sahtiar. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Begitu Tiba di Tarempa, Aneng-Raja Bayu Langsung Gelar Buka Bersama Warga pertama kali tampil pada Kepri.

Bisa Ditukar di 147 Loket, BI Kepri Siapkan Rp2,3 Triliun untuk Penukaran Uang

0
Kepala Perwakilan BI Kepri, Rony Widijarto P membuka kick-off Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2025 Kepri yang digelar di Kantor Perwakilan BI Kepri, Selasa (4/3). f.humas BI Kepri

batampos- Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyiapkan uang tunai sebesar Rp2,3 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, selama Ramadan dan Idulfitri 1446 H. Layanan penukaran uang ini dapat diakses melalui 147 loket perbankan yang tersebar di seluruh Kepri.

Kepala Perwakilan BI Kepri, Rony Widijarto P, mengatakan, bahwa kebutuhan uang kartal tahun ini meningkat 9,5 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp2,1 triliun. Peningkatan ini didorong oleh mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, pertumbuhan ekonomi yang membaik, serta tren historis penarikan perbankan.

“Kami memastikan kecukupan stok uang Rupiah bagi masyarakat, baik dari segi jumlah maupun pecahan yang sesuai kebutuhan,” kata Rony dalam acara Kick-Off Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2025 Kepri yang digelar di Kantor Perwakilan BI Kepri, Selasa (4/3).

BACA JUGA: BI Kepri Kendalikan Inflasi dengan Urban Farming dan Pemberdayaan UMKM

Sebagai bagian dari program SERAMBI 2025 yang digagas BI secara nasional, BI Kepri menggelar berbagai layanan penukaran uang, termasuk Kas Keliling BI di tempat ibadah dan pusat keramaian, serta Layanan Penukaran Uang Bersama BI dan Perbankan di One Batam Mall pada 18-19 Maret 2025.

Masyarakat yang ingin menukar uang dapat mengakses layanan melalui aplikasi PINTAR (https://pintar.bi.go.id). Aplikasi ini memungkinkan pemesanan jadwal penukaran, sehingga mengurangi antrean dan kepadatan di lokasi. Layanan penukaran berlangsung mulai 3 hingga 27 Maret 2025.

BI Kepri juga mengimbau masyarakat untuk melakukan penukaran di tempat resmi, seperti perbankan dan Kas Keliling BI, guna menghindari peredaran uang palsu serta biaya tambahan yang sering dikenakan oleh jasa penukaran tidak resmi.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Cinta Rupiah dengan mengenali keasliannya melalui 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang), serta merawatnya dengan 5J (Jangan dilipat, dicoret, diremas, distapler, atau dibasahi),” ucap Rony.

Ke depan, BI Kepri berkomitmen terus memastikan ketersediaan uang tunai bagi masyarakat, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun momen penting seperti Ramadan dan Idulfitri. (*)

Reporter: Juanda

Artikel Bisa Ditukar di 147 Loket, BI Kepri Siapkan Rp2,3 Triliun untuk Penukaran Uang pertama kali tampil pada Metropolis.

Kekurangan Dokter, Gedung PSC 119 di Tanjungpinang Belum Dioperasikan

0
Gedung Public Safety Center 119 yang terletak di Jalan Ahmad Yani Tanjungpinang, Selasa (4/3). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Gedung Public Safety Center 119 yang terletak di Jalan Ahmad Yani Kota Tanjungpinang, Kepri belum dioperasikan. Gedung yang dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan tersebut belum beroperasi karena kurangnya tenaga medis.

Gedung yang beralamat di Jalan Ahmad Yani, tepatnya disebelah kiri Kantor BPBD Tanjungpinang tersebut diketahui selesai dibangun pada beberapa waktu lalu, dengan menelan anggaran Rp1,4 Miliar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjungpinang, Zulhidayat mengatakan gedung tersebut bisa beroperasi, ketika sudah tersedia dokter dan perawat. Namun, ketersediaan dokter di Tanjungpinang juga terbatas, sehingga ia belum mengetahui kapan gedung tersebut dapat beroperasi.

BACA JUGA: RSUD Tanjungbatu, Kundur Kekurangan Dokter

“Nunggu ketersediaan dokter. Dokter kita juga terbatas. Lalu biasa operasional, karena harus ada biya operasional untuk mengoperasikan gedung tersebut,” kata Zulhidayat, Selasa (4/3).

Ia menegaskan, bahwa gedung tersebut nantinya akan dikelola oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjungpinang. Gedung PSC 119 tersebut berfungsi untuk membantu masyarakat, yang membutuhkan pertolongan medis saat malam hari.

Masyarakat yang menghubungi PSC 119 ini akan diberikan layanan berupa penjemputan menggunakan mobil ambulan, beserta dokter dan perawat. Gedung tersebut juga akan beroperasi selama 24 jam.

“Jika ada musibah tabrakan saat malam hari, bisa telpon disitu. Jadi ambulan akan jemput dan membawa korban ke Rumah Sakit. Untuk fasilitas mobilnya sudah ada,” tambahnya.

Ia menambahkan, Gedung PSC 119 kemungkinan dibangun tidak hanya untuk pelayanan kesehatan saja. Melainkan pelayanan lainnya, salah satunya pelayanan bencana alam.

“Tidak hanya pelayanan kesehatan, walaupun itu anggaran Kementerian Kesehatan. Kedepan mungkin bisa dikembang kan,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Kekurangan Dokter, Gedung PSC 119 di Tanjungpinang Belum Dioperasikan pertama kali tampil pada Kepri.

Wakil Kepala BP Batam Hadiri Entry Meeting BPK

0

batampos – BP Batam menghadiri Entry Meeting Pemeriksaan atas Laporan Keuangan dan Kepatuhan Kementerian dan Lembaga Tahun 2024, pada Selasa (4/3/2025). Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, hadir langsung dalam pertemuan awal (entry meeting) pemeriksaan hasil pemantauan atas tindak lanjut rekomendasi BPK per Semester II Tahun 2024 dan Pemberitahuan pemeriksaan Semester I Tahun 2025 di lingkungan DJPKN V.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI), bertempat di Auditorium Kantor Pusat BPK RI, Jakarta Pusat, dipimpin oleh Anggota V Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Bobby Adhityo Rizaldi.

Entry Meeting Pemeriksaan berlangsung bagi para entitas yang berada di Lingkungan Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V BPK RI, di antaranya Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agama, BP Batam, Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan, BP Kawasan Sabang, dan BPKH (Badan Pengelolaan Keuangan Haji).

Entry meeting merupakan bentuk komunikasi awal antara BPK selaku pemeriksa dengan kementerian dan lembaga, yang bertujuan untuk mewujudkan kesamaan persepsi terhadap proses dan pelaksanaan pemeriksaan.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah Menteri, di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Li Claudia menjelaskan bahwa BPK RI mengumumkan jika seluruh Kementerian dan Lembaga di lingkungan Ditjen PKN V sampai dengan batas waktu 28 Februari 2025, telah menyampaikan laporan keuangan unaudited Tahun 2024.

Oleh karenanya, BPK memberikan apresiasi kepada Para Menteri dan Pimpinan Lembaga yang telah berkomitmen dan serius dalam mewujudkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan di masing-masing institusinya, khususnya melalui penyampaian laporan secara tepat waktu.

Ia mengungkapkan dukungan terhadap upaya BPK RI dalam melakukan pemeriksaan dan asistensi dalam melaksanakan bagian integral untuk menciptakan transformasi pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Terima kasih tentu kepada BPK RI atas upaya dan langkah preventif sekaligus memberikan asistensi kepada para K/L, khususnya kami di BP Batam. Hal ini menjadi upaya fundamental dan menjadi bagian penting dari integrasi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel di BP Batam,” ungkap Li Claudia.

Bersama Kepala BP Batam Amsakar Achmad, Li Claudia menuturkan ia beserta jajaran berkomitmen untuk mewujudkan laporan keuangan yang transparan dan akuntabel agar dapat kembali menghadirkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-9 bagi BP Batam.

Wakil Kepala BP Batam yang juga Wakil Wali Kota Batam pun berkomitmen agar seluruh jajaran BP Batam dapat melaksanakan apa yang menjadi rekomendasi BPK RI untuk menjadi perbaikan di tahun ini.

Hal ini sebagai wujud komitmen kuat untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pertanggungjawaban keuangan negara dan daerah yang dikelola dengan lebih baik.

“Untuk mencegah temuan berulang, kami akan mendesiminasikan permasalahan-permasalahan yang dimuat dalam LHP BPK kepada seluruh jajaran, sehingga ke depan kita dapat memitigasi untuk pencegahan permasalahan terulang. Hal ini sesuai dengan masukan dari BPK dan segera kami akan sinkronkan dengan jajaran,” kata Li Claudia. (*)

Artikel Wakil Kepala BP Batam Hadiri Entry Meeting BPK pertama kali tampil pada Metropolis.