
batampos– Taman Tugu Pensil yang berada di Kota Tanjungpinang kian tidak terawat. Padahal, taman ini merupakan simbol perjuangan pendidikan di daerah ibu kota Provinsi Kepri tersebut.
Di Taman yang terletak di Jalan Agus Salim itu terdapat monumen berbentuk pensil. Tugu itu menjadi saksi bisu perjuangan masyarakat sekitar melawan buta huruf pada tahun 1960an.
Awal dibangun, Taman Tugu Pensil menjadi primadona. Warga di kota kecil berjuluk “Kota Gurindam” tersebut rutin menghabiskan waktu mereka untuk menikmati keindahan taman dan laut di sekitaran Tugu Pensil.
Kini, Tugu Pensil mulai terlupakan. Ditambah lagi kondisi taman yang sudah tidak terawat oleh Pemerintah setempat. Akses jalan di dalam taman yang dulu rapi kini retak dan ambles, beberapa bagian bahkan terangkat dan patah.
Tidak hanya itu, daun kering berserakan di sela-sela pecahan beton, menciptakan kesan terbengkalai. Selain infrastruktur yang rusak, taman ini juga minim perawatan dari segi kebersihan. Sampah plastik dan botol bekas berserakan di beberapa sudut.
Lampu-lampu taman yang seharusnya menerangi area ini saat malam hari tampak banyak yang sudah pecah. Kondisi pun sangat memprihatikan, mengingat tempat tersebut merupakan sebuah simbol pendidikan di Tanjungpinang.
“Dulu sangat ramai yang datang kesini, karena tempatnya bagus, bisa sambil menikmati suasana pantai. Sekarang malah sepi dan tak terawat,” kata Dedi, seorang pria yang sedang beristirahat di tempat tersebut, Kamis (13/2).
Para pengunjung yang datang pun harus berhati-hati. Sebab, akses jalan untuk pejalan kaki sudah banyak yang mengalami kerusakan. Tidak hanya itu, sejumlah titik di taman tersebut juga menjadi sarang nyamuk.
Masyarakat pun terkadang terlihat sering menepuk kakinya akibat dari banyaknya nyamuk yang terbang mengarah kaki yang tidak ada masalah.
“Banyak nyamuk juga, mungkin karena sampah yang berserakan, nyamuk jadi banyak dan terkadang bau busuk menyengat hingga membuat harus pindah,” tambahnya.
Di taman tersebut, masih terdapat lapangan voly. Walaupun sudah tidak sebagus dulu, lapangan itu masih digunakan oleh pelajar SMA untuk berolahraga. “Kami sering kesini buat ambil nilai kalau jam olahraga,” ujar Aisyah, pelajar SMA usai berolahraga di lapangan Taman Tugu Pensil.
Ia berharap, taman tersebut dapat diperbaiki dan dipercantik oleh Pemerintah setempat. Sebab, taman yang terdapat Tugu berbentuk pensil tersebut merupakan simbol pendidikan di Ibu Kota Provinsi Kepri.
“Ya semoga bisa diperbaiki. Karena walaupun kondisinya seperti ini, masih ada yang mau mengunjungi. Letak taman ini cukup strategis juga,” pungkasnya. (*)
Reporter: M Ismail
Artikel Taman Tugu Pensil Simbol Pendidikan di Tanjungpinang Kini Tak Terawat pertama kali tampil pada Kepri.









