Kamis, 9 April 2026
Beranda blog Halaman 2022

Taman Tugu Pensil Simbol Pendidikan di Tanjungpinang Kini Tak Terawat

0
Kondisi akses jalan pengunjung di Taman Tugu Pensil Tanjungpinang yang sudah amblas, Kamis (13/2). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Taman Tugu Pensil yang berada di Kota Tanjungpinang kian tidak terawat. Padahal, taman ini merupakan simbol perjuangan pendidikan di daerah ibu kota Provinsi Kepri tersebut.

Di Taman yang terletak di Jalan Agus Salim itu terdapat monumen berbentuk pensil. Tugu itu menjadi saksi bisu perjuangan masyarakat sekitar melawan buta huruf pada tahun 1960an.

Awal dibangun, Taman Tugu Pensil menjadi primadona. Warga di kota kecil berjuluk “Kota Gurindam” tersebut rutin menghabiskan waktu mereka untuk menikmati keindahan taman dan laut di sekitaran Tugu Pensil.

BACA JUGA: Tugu Pensil Tanjungpinang yang Legendaris dan Bersejarah, Tempat Wisata Keluarga yang mulai Terlupakan

Kini, Tugu Pensil mulai terlupakan. Ditambah lagi kondisi taman yang sudah tidak terawat oleh Pemerintah setempat. Akses jalan di dalam taman yang dulu rapi kini retak dan ambles, beberapa bagian bahkan terangkat dan patah.

Tidak hanya itu, daun kering berserakan di sela-sela pecahan beton, menciptakan kesan terbengkalai. Selain infrastruktur yang rusak, taman ini juga minim perawatan dari segi kebersihan. Sampah plastik dan botol bekas berserakan di beberapa sudut.

Lampu-lampu taman yang seharusnya menerangi area ini saat malam hari tampak banyak yang sudah pecah. Kondisi pun sangat memprihatikan, mengingat tempat tersebut merupakan sebuah simbol pendidikan di Tanjungpinang.

“Dulu sangat ramai yang datang kesini, karena tempatnya bagus, bisa sambil menikmati suasana pantai. Sekarang malah sepi dan tak terawat,” kata Dedi, seorang pria yang sedang beristirahat di tempat tersebut, Kamis (13/2).

Para pengunjung yang datang pun harus berhati-hati. Sebab, akses jalan untuk pejalan kaki sudah banyak yang mengalami kerusakan. Tidak hanya itu, sejumlah titik di taman tersebut juga menjadi sarang nyamuk.

Masyarakat pun terkadang terlihat sering menepuk kakinya akibat dari banyaknya nyamuk yang terbang mengarah kaki yang tidak ada masalah.

“Banyak nyamuk juga, mungkin karena sampah yang berserakan, nyamuk jadi banyak dan terkadang bau busuk menyengat hingga membuat harus pindah,” tambahnya.

Di taman tersebut, masih terdapat lapangan voly. Walaupun sudah tidak sebagus dulu, lapangan itu masih digunakan oleh pelajar SMA untuk berolahraga. “Kami sering kesini buat ambil nilai kalau jam olahraga,” ujar Aisyah, pelajar SMA usai berolahraga di lapangan Taman Tugu Pensil.

Ia berharap, taman tersebut dapat diperbaiki dan dipercantik oleh Pemerintah setempat. Sebab, taman yang terdapat Tugu berbentuk pensil tersebut merupakan simbol pendidikan di Ibu Kota Provinsi Kepri.

“Ya semoga bisa diperbaiki. Karena walaupun kondisinya seperti ini, masih ada yang mau mengunjungi. Letak taman ini cukup strategis juga,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

 

Artikel Taman Tugu Pensil Simbol Pendidikan di Tanjungpinang Kini Tak Terawat pertama kali tampil pada Kepri.

Rekap Hasil Leg Pertama Play-off Liga Europa 2024/25: Klub Mees Hilgers Raih Kemenangan

0
Mees Hilgers tampil membela FC Twente lawan Bodo/Glimt. (X/@fctwente)

batampos – Leg pertama babak play-off Liga Europa 2024/25 telah selesai digelar. Sejumlah klub meraih hasil positif di babak tersebut dan FC Twente yang diperkuat pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, termasuk di dalamnya.

FC Twente menang 2-1 atas Bodo/Glimt pada leg pertama babak play-off Liga Europa di Stadion De Grolsch Veste, Enschede, Jumat (14/2) dini hari WIB.

Klub asal Eredivisie sempat unggul cepat melalui gol Sayfallah Ltaief pada menit kelima. Namun, tim tamu sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-85 melalui Patrick Berg.

Laga sepertinya akan berakhir imbang, namun FC Twente sukses mencetak gol untuk meraih kemenangan dramatis 2-1 melalui penalti Ricky van Wolfswinkel saat injury time babak kedua berjalan lima menit.

Mees Hilgers bermain penuh pada laga ini. Bek berusia 23 tahun itu untuk kali pertama menjadi starter dan bermain penuh untuk FC Twente sejak kembali dari cedera.

Di tempat lain, Fenerbahce asuhan Jose Mourinho mencatatkan modal penting untuk leg kedua setelah timnya meraih kemenangan telak 3-0 atas Anderlecht di Ulker Fenerbahce Sukru Saracoglu Stadium, Jumat (14/2) dini hari WIB.

Gol pertama datang dari Dusan Tadic pada menit ke-11. Edin Dzeko menggandakan keunggulan di menit ke-42, sebelum Youssef En-Nesyri memastikan kemenangan lewat gol di babak kedua.

Hasil tersebut membuat satu kaki Fenerbahce kini sudah berada di babak 16 besar. Klub asal Turki kini semakin diunggulkan untuk kembali meraih kemenangan pada leg kedua.

Berbeda dengan Fenerbahce, AS Roma harus bekerja lebih keras setelah hanya meraih hasil imbang 1-1 melawan FC Porto.

Sempat unggul lebih dulu melalui gol Mehmet Zeki Celik pada penghujung babak pertama, Roma gagal mempertahankan keunggulan. Tuan rumah menyamakan kedudukan lewat Francisco Moura pada menit ke-67.

Kesulitan semakin bertambah ketika Bryan Cristante mendapatkan kartu merah di menit ke-72. Bermain dengan sepuluh orang membuat Roma kesulitan mencetak gol tambahan.

Hasil ini menjadi kerugian bagi Giallorossi yang masih harus berjuang di leg kedua di Stadion Olimpico.

Berikut Hasil Lengkap Leg Pertama Babak Play-off Liga Europa 2024/25:

Ferencvaros 1-0 Viktoria Plzen
FC Midtjylland 1-2 Real Sociedad
R. Union SG 0-2 Ajax
Fenerbahce 3-0 Anderlecht
Porto 1-1 AS Roma
AZ 4-1 Galatasaray
PAOK 1-2 Steaua
FC Twente 2-1 Bodo/Glimt

Artikel Rekap Hasil Leg Pertama Play-off Liga Europa 2024/25: Klub Mees Hilgers Raih Kemenangan pertama kali tampil pada Olahraga.

Sistem Self-Assessment, Celah Pengusaha Nakal Curangi Setoran Pajak

0
Sekretaris Bapenda Batam, M Aidil Sahalo. Foto. Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Banyak pengusaha hotel dan restoran di Kota Batam diduga mengakali angka pendapatan dan pembayaran pajak mereka. Pemerintah Kota (Pemko) Batam pun kelabakan.

Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Batam, M Aidil Sahalo. Ia menyebut, sistem self-assessment dalam penentuan pajak membuat pengawasan menjadi sulit.

“Piutang di sektor hotel dan restoran berbeda dengan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan). Kalau PBB itu official assessment, pemerintah yang menetapkan. Sedangkan pajak hotel dan restoran ditentukan oleh pengusaha sendiri,” ujarnya, Kamis (13/2).

Ia menjelaskan, sistem self-assessment memungkinkan pengusaha menetapkan sendiri besaran pajak yang harus dibayarkan. Misalnya, jika restoran memiliki pendapatan Rp100 juta per bulan, maka pajak yang harus dibayar adalah 10 persen, atau Rp10 juta. Akan tetapi, karena tidak ada laporan resmi yang diaudit setiap saat, angka ini bisa saja dimanipulasi.

Baca Juga: Pemprov Kepri Terapkan Efisiensi Anggaran, Perjalanan Dinas Dipangkas 50 Persen

“Bisa saja ada yang melaporkan omzet lebih kecil dari yang sebenarnya. Misalnya seharusnya bayar Rp10 juta, tapi dia (pengusaha) hanya bayar Rp5 juta. Apakah orang tahu? Tidak, sebelum itu dilakukan pemeriksaan,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya sering kali harus menerka-nerka jumlah riil pajak yang harus dibayarkan oleh pelaku usaha. Bapenda Batam harus melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum bisa menetapkan Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD).

Sementara itu, untuk PBB, sistem official-assesment yang digunakan lebih transparan, sebab nilai pajak ditetapkan langsung oleh pemerintah berdasarkan luas dan lokasi properti. Hal ini membuat proses penghitungan lebih pasti dibandingkan pajak hotel dan restoran.

Saat ini, Bapenda Batam mencatat ada sekitar 1.300 wajib pajak dari sektor restoran, kafe, dan rumah makan. Selain itu, terdapat sekitar 400 hotel dan 30 tempat hiburan dan masih banyak yang lainnya. Totalnya hampir mencapai 3.000 wajib pajak yang harus diawasi.

Dengan jumlah yang begitu banyak, Bapenda mengaku tidak memiliki cukup tenaga untuk melakukan pemeriksaan satu per satu terhadap wajib pajak yang telat atau tidak membayar pajak. Dengan demikian, mereka mengandalkan sistem Surat Tagihan Pajak Daerah (STPD) untuk menandai pelanggar.

“Kalau sampai tanggal 10 belum bayar, kami tandai. Kalau sampai tanggal 15 belum melapor, akan dikenakan denda. Setelah itu kami kirimkan surat peringatan kepada mereka,” kata Aidil.

Baca Juga: Pemko Batam Taja Operasi Pasar Murah Jelang Ramadan dan Idulfitri, Berikut Jadwal dan Lokasinya

Menurutnya, ada beberapa pola pembayaran pajak yang dilakukan wajib pajak. Ada yang membayar setiap bulan sesuai aturan, ada pula yang memilih membayar per tahun. Namun, ada juga yang selalu menunggak dan baru membayar setiap enam bulan sekali.

Bapenda Batam akan melakukan pencacahan terhadap wajib pajak yang menunggak hingga enam bulan. Jika ditemukan pelanggaran, mereka akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Salah satu kendala utama dalam pengawasan ini adalah keterbatasan jumlah pegawai Bapenda Batam. “Kami hanya memiliki beberapa pegawai, tidak mungkin setiap bulan memeriksa ribuan hotel dan restoran yang tidak membayar pajak,” tambahnya.

Baca Juga: Waspadai Kehamilan di Luar Kandungan, Kenali Gejala dan Pencegahannya

Walaupun begitu, pihaknya tetap berupaya menekan angka penunggakan pajak dengan melakukan pemeriksaan berkala. Langkah ini juga didukung oleh hasil audit bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang membantu dalam menghitung piutang pajak di sektor ini.

Aidil juga mengungkapkan, hanya usaha berbasis franchise yang hampir selalu membayar pajak tepat waktu. “Franchise biasanya lebih tertib karena mereka memiliki sistem keuangan yang lebih terstruktur dan diaudit secara berkala,” ujarnya.

Bapenda Batam terus mengimbau pengusaha hotel dan restoran untuk lebih disiplin dalam membayar pajak. Selain untuk menghindari denda, kepatuhan pajak juga berdampak langsung pada pendapatan daerah yang digunakan untuk pembangunan kota. (*)

 

 

Reporter: Arjuna

Artikel Sistem Self-Assessment, Celah Pengusaha Nakal Curangi Setoran Pajak pertama kali tampil pada Metropolis.

Dijejali Mobil Parkir dan Gerobak Pedagang, Jembatan Jodoh Semakin Sempit

0
Jembatan di kawasan Jodoh, Batuampar, tepatnya di depan Hotel Four Point masih dijadikan lokasi parkir. F.Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Jembatan di kawasan Jodoh, Batu Ampar atau tepatnya di depan Hotel Four Point semakin sempit. Selain digunakan tempat parkir, jembatan ini juga digunakan pedagang untuk berjualan.

Pantauan Batam Pos, banyak mobil parkir dan gerobak pedagang saat malam hari. Akibatnya, arus lalu lintas dilokasi menjadi terhambat.

“Setiap malam jembatan ini jadi sempit. Dulu hanya digunakan parkir, sekarang sudah banyak yang berjualan,” kata Iman, salah seorang pedagang seken Jodoh.

Iman mengatakan kendaraan yang parkir tersebut rata-rata merupakan pengunjung pasar seken dan driver ojek online (ojol).

Baca Juga: Maraknya Pengendara Melawan Arus di Batuaji dan Sagulung

“Banyak driver yang ngetem nunggu penumpang. Kalau yg motor di sebalik jembatan ngetemnya,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim mengatakan pihaknya sudah memperingati pengendara untuk tidak parkir di jembatan tersebut.

“Tapi belum kita lakukan razia. Akan kita koordinasikan dengan BP Batam dan Disparbud. Termasuk Satpol PP untuk pedagang,” ujarnya.

Baca Juga: 7 PMI Non-Prosedural Tujuan Abu Dhabi Digagalkan di Pelabuhan Batam Center

Salim mengatakan kendaraan memang dilarang parkir di atas jembatan karena dapat menghambat kelancaran lalu lintas dan membahayakan keselamatan.

“Dan juga tidak boleh ada rambu. Makanya sampai sekarang tidak kita pasang rambu,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Dijejali Mobil Parkir dan Gerobak Pedagang, Jembatan Jodoh Semakin Sempit pertama kali tampil pada Metropolis.

Akhir Bulan Februari, Dinkes Kabupaten Lingga Laksanakan Launching PKG

0
Rapat Koordinasi Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga dengan Kepala Puskesmas yang ada di kabupaten lingga di ruang rapat Dinkes Lingga pada Selasa (11/2). F. Vatawari/BATAM POS

batampos– menindak lanjuti Program Kesehatan Gratis (PKG) bagi masyarakat yang berulang tahun, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lingga akan Launching program ini pada Minggu ke-4 bulan Februari 2025 mendatang.

Pernyataan ini disampaikan oleh Dinkes Kabupaten Lingga melalui Kasi Yankes DKPPKB, Enny Rozanty mengatakan bahwa untuk launching program PKG akan dilaksanakan di akhir Februari 2025.

“Untuk launching program PKG ini, rencananya kita akan laksanakan diminggu ke-4 bulan februari 2025 mendatang. Untuk pelaksanaannya akan dilakukan secara serentak di setiap puskesmas yang ada di kabupaten lingga,” ujar Enny Rozanty saat dikonfirmasi pada Rabu (12/2).

BACA JUGA: Senam Ceria dan Lomba Mewarnai Antarguru TK dan PAUD Digelar Meriah

Enny menjelaskan untuk saat ini setiap Puskesmas yang ada di Kabupaten Lingga ditugaskan untuk membuat video simulasi pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang akan dilakukan di masing-masing Puskesmas.

“Kami masih menunggu video simulasi pelaksanaan CKG dari masing-masing puskesmas. Tujuan dari pembuatan video simulasi ini adalah untuk mensosialisasikan pntingnya CKG dan alur pelayanan untuk program CKG yang ada di masing-masing Puskesmas,” jelasnya.

Enny mengungkapkan dalam pelaksanaan CKG masih menggunakan alat yang ada di masing-masing puskesmas yang tersedia saat ini. Sambil berjalan program ini pihak Dinkes dan puskesmas akan melengkapi fasilitas alat yang masih kurang.

“Saat ini kita masih menggunakan alat yang tersedia dulu di puskesmas untuk program CKG. Nanti sembari program ini berjalan kita akan perlahan – lahan melengkapi fasilitas alat kesehatan yang kurang di masing-masing puskesmas,” ungkapnya.

Enny menambahkan, saat ini masing-masing puskesmas sudah memiliki data siapa saja yang akan dilakukan CKG pada saat Lounching program tersebut.

“Untuk saat ini teman-teman di masing-masing puskesmas sudah mengantongi nama-nama warga yang akan dilakukan CKG pada saat Lounching program ini,” tutupnya. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Akhir Bulan Februari, Dinkes Kabupaten Lingga Laksanakan Launching PKG pertama kali tampil pada Kepri.

Presiden Prabowo Pamer Pangkas Anggaran di World Governments Summit 2025

0
Presiden Prabowo Subianto berbicara secara virtual di forum yang digelar di Dubai itu pada Kamis (13/2) sore. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

batampos – Di forum internasional World Governments Summit 2025, Presiden RI Prabowo Subianto memamerkan kebijakannya melakukan efisiensi anggaran. Dia menyebut, penghematan keuangan negara dari program yang tak jelas akan digunakan untuk membiayai program yang lebih strategis dan menyentuh kesejahteraan rakyat lebih luas.

Prabowo sendiri berbicara secara virtual di forum yang digelar di Dubai itu pada Kamis (13/2) sore. Dia menyebut, pemerintah bisa menghemat sekitar USD 20 miliar atau sekitar Rp 327 triliun, yang setara dengan sekitar 10 persen dari anggaran tahunan.

“Melalui pengelolaan anggaran negara yang cermat, kami telah menghemat lebih dari USD 20 miliar, setara dengan sekitar 10 persen dari anggaran tahunan kami,” jelas dia.

Penghematan itu, akan digunakan untuk membiayai lebih dari 20 program strategis bernilai miliaran dolar yang akan mengubah Indonesia. Program yang dimaksud Prabowo tersebut termasuk investasi dalam industri hilir nikel, bauksit, tembaga, dan mineral penting lainnya, yang akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan menaikkan kesejahteraan dan taraf hidup.

Pemerintah, lanjutnya, juga tengah menggencarkan pengembangan industri petrokimia yang substansial. Juga pusat data AI yang besar, yang juga akan menyerap lapangan pekerjaan di dalam negeri.

Selain itu, pemerintah menyalurkan dana ke dalam program-program yang memajukan ketahanan pangan. Tujuannya untuk menjadikan Indonesia sebagai pengekspor pangan dalam beberapa tahun ke depan.

“Bersama dengan inisiatif untuk meningkatkan produksi protein, mendukung akuakultur, dan mengembangkan proyek energi bersih dan terbarukan, dengan memanfaatkan sumber daya mineral dan terbarukan kami yang kaya,” papar Prabowo. (*)

Artikel Presiden Prabowo Pamer Pangkas Anggaran di World Governments Summit 2025 pertama kali tampil pada News.

Pemprov Kepri Terapkan Efisiensi Anggaran, Perjalanan Dinas Dipangkas 50 Persen

0
Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, Adi Prihantara. Dok.Batampos

batampos – Pemerintah Provinsi Kepri mulai menerapkan kebijakan efisiensi anggaran dalam menjalankan program pembangunan daerah. Demikian disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, Adi Prihantara.

Kata dia, kebijakan ini tidak akan menghambat jalannya program prioritas yang telah ditetapkan. Efisiensi bukan berarti menghentikan program, tetapi mengoptimalkan pelaksanaannya.

“Pada prinsipnya, kegiatan yang menjadi tujuan Asta Cita harus tetap berjalan,” katanya, Kamis (13/2) di Batam.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah pemangkasan anggaran perjalanan dinas hingga 50 persen. Menurutnya, banyak kegiatan yang masih bisa berjalan tanpa harus melakukan perjalanan langsung.

Baca Juga: Krisis Sampah di Batam, Batam Butuh 164 Armada Sampah

“Kalau tidak ada perjalanan dinas, ya tetap bisa. Rapat bisa dilakukan melalui Zoom meeting dengan teknologi yang ada,” ujar Adi.

Selain itu, apabila diperlukan pengawasan di lapangan, pejabat daerah bisa memanfaatkan rekaman video dari lokasi untuk evaluasi, tanpa harus mengirimkan tim secara langsung. “Jadi tidak harus membiayai seseorang untuk datang ke tempat itu. Video dokumentasi bisa jadi bahan evaluasi,” tambahnya.

Efisiensi anggaran juga mencakup pengurangan penggunaan aset yang tidak mendesak, seperti biaya listrik, air, belanja alat tulis kantor (ATK), konsumsi, serta belanja operasional lainnya yang masih bisa dikurangi.

“Ya, kan, itu bagian dari biaya pendukung, bukan sasaran utama. Kalau masih bisa dikurangi, kenapa harus dilebihkan?” katanya.

Meski ada pemangkasan anggaran, ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu. “Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Kita sebagai penyelenggara pemerintahan harus memastikan semua tetap berjalan di semua lini,” ujarnya.

Baca Juga: Biaya Haji Embarkasi Batam 2025 Ditetapkan Rp54,3 Juta, Pelunasan Tunggu Juknis

Adi juga memastikan bahwa efisiensi ini tidak akan menghambat pembangunan daerah. Jika ada penyesuaian, itu hanya dalam tahap perencanaan.

“Pembangunan tidak akan terlambat. Tidak ada keterlambatan. Paling hanya pergeseran dalam perencanaan saja,” ujarnya.

Saat ini, Pemprov Kepri masih dalam tahap pembahasan dan identifikasi pos anggaran mana saja yang bisa dihemat. Nantinya, kebijakan ini akan dikemas dalam Peraturan Gubernur (Pergub) setelah penyesuaian dengan APBD.

“Kita sedang membahas dan mengidentifikasi. Setelah APBD kembali, kita akan mengemasnya dalam Peraturan Gubernur,” ujarnya.

Dalam upaya menindaklanjuti Instruksi Presiden RI Nomor 1 Tahun 2025 mengenai efisiensi belanja, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menerbitkan Instruksi Nomor B/900.1.2/112.2/BKAD-SET/2025 tentang efisiensi anggaran pada APBD Tahun Anggaran 2025. Instruksi ini resmi ditandatangani pada 2 Februari 2025.

Instruksi tersebut mengarahkan seluruh perangkat daerah untuk melakukan peninjauan program dan kegiatan guna mengoptimalkan anggaran belanja. Efisiensi mencakup pengurangan belanja perjalanan dinas hingga 50 persen dan pembatasan belanja seremonial, studi banding, hingga publikasi yang dinilai kurang prioritas.

Baca Juga: 40 Perusahaan di Batam Serap 237 Tenaga Kerja Disabilitas

Selain itu, pengadaan barang dan jasa yang telah selesai proses lelang diminta untuk ditunda hingga penyesuaian pendapatan daerah selesai, kecuali untuk belanja wajib seperti gaji pegawai, pembayaran utilitas, dan program prioritas yang menyangkut pelayanan dasar masyarakat.

“Langkah ini bertujuan untuk memastikan penggunaan anggaran yang tepat sasaran, khususnya mendukung target kinerja pelayanan publik,” kata Ansar.

Gubernur juga menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), untuk memantau pelaksanaan efisiensi ini dan melaporkan hasil identifikasi belanja efisiensi setiap perangkat daerah. Kepala BKAD dan Inspektur Daerah juga diminta aktif memberikan asistensi dan pengawasan.(*)

 

 

Reporter: Arjuna

Artikel Pemprov Kepri Terapkan Efisiensi Anggaran, Perjalanan Dinas Dipangkas 50 Persen pertama kali tampil pada Metropolis.

Operasi Besar BNN RI, Bidik Kartel Narkoba Fredy Pratama

0
Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol Marthinus Hukom. F.Azis Maulana

batampos – Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol Marthinus Hukom, mengungkapkan upaya intensif dalam membongkar jaringan narkoba internasional yang dipimpin oleh Fredy Pratama.

BNN RI saat ini tengah berkoordinasi dengan sejumlah lembaga internasional, seperti Drug Enforcement Administration (DEA), Federal Bureau of Investigation (FBI), dan Financial Action Task Force (FATF) yang berada di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Kami mengejar para bandar narkoba ini dengan menelusuri aset dan transaksi keuangan mereka. Ini bukan pekerjaan mudah, karena jaringan ini berada di episentrum produksi narkoba seperti Myanmar, Thailand, dan Kamboja. Ia juga dilindungi oleh milisi yang disiapkan untuk mengamankan jalur distribusi narkoba,” ungkap Marthinus di Batam, Kamis (13/2).

Komjen Marthinus mengingatkan Indonesia tengah berada dalam kondisi darurat narkoba. Ia mengungkapkan kekhawatirannya bahwa banyak masyarakat yang belum menyadari betapa seriusnya ancaman ini.

“Hari ini, menurut saya, darurat narkoba sudah terjadi. Sayangnya, banyak yang belum menyadari bahwa kita sedang diserang. Teroris yang kami hadapi saat ini adalah narkoba,” jelasnya.

Ia membandingkan situasi di Indonesia dengan Amerika Serikat, di mana Presiden Donald Trump menetapkan kartel narkoba Amerika Selatan sebagai organisasi teror asing. Menurut Marthinus, langkah serupa seharusnya dapat diterapkan di Indonesia terhadap jaringan narkoba yang dilindungi milisi bersenjata.

“Saya sedang berupaya membangun kesamaan persepsi di antara negara-negara Asia Tenggara. Dengan dukungan politik dan kebijakan global, kami akan melemahkan jaringan ini,” tegasnya.

BNN RI tidak hanya mengejar anggota jaringan narkoba, tetapi juga fokus pada penelusuran aset dan transaksi keuangan yang terkait.

“Jaringan ini memiliki kekuatan finansial yang besar. Kami mengejar aset-aset mereka untuk memutus sumber pendanaan kejahatan ini,” ujar Marthinus.

Untuk memaksimalkan operasi penegakan hukum terhadap tindak pidana pencucian uang, Marthinus telah bertemu dengan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Langkah ini merupakan bagian dari upaya komprehensif dan sinergis dalam memerangi narkoba di Indonesia.

Selain fokus pada finansial, BNN RI juga mempertimbangkan berbagai faktor yang memperkuat jaringan narkoba, seperti lingkungan sosial dan kondisi geografis yang menjadi sumber perekrutan anggota baru.

“Situasi sosial dan geografis menjadi peluang bagi mereka. Oleh karena itu, kami siap mengejar mereka hingga ke akarnya,” tegas Marthinus.

Dengan menggandeng organisasi internasional dan pendekatan yang komprehensif, BNN RI optimis dapat menumpas jaringan narkoba Fredy Pratama yang telah merambah berbagai wilayah di Indonesia dan Asia Tenggara. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Operasi Besar BNN RI, Bidik Kartel Narkoba Fredy Pratama pertama kali tampil pada News.

Kalahkan Malaysia di Kejuaraan Beregu Asia 2025, Indonesia Juara Grup

0
Dejan/Fadia tampil gemilang, berhasil membuka kemenangan atas Malaysia. (@badminton ina)

batampos – Pasangan ganda putri bulu tangkis Indonesia memastikan kemenangan atas Malaysia di fase grup Kejuaraan Beregu Campuran Asia 2025. Kepastian ini diraih setelah pasangan ganda putri, Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose, sukses melakukan comeback spektakuler di laga keempat yang digelar di Qingdao Conson Sports Centre, Tiongkok, Kamis (13/2).

Meilysa/Rachel harus bekerja keras setelah tertinggal di gim pertama melawan pasangan Malaysia, Go Pei Kee/Teoh Mei Xing. Setelah kalah 18-21, pasangan juara Orleans Masters itu tampil lebih agresif di gim kedua, mengendalikan permainan sepenuhnya hingga menang telak 21-7.

Momentum kemenangan ini berlanjut ke gim ketiga yang berlangsung sengit. Reli panjang terjadi, tetapi Meilysa/Rachel tetap tenang dan fokus dalam permainan. Kesalahan demi kesalahan dari lawan semakin membuka peluang bagi Indonesia. Akhirnya, pasangan muda berbakat ini mengakhiri laga dengan kemenangan 21-17, sekaligus memastikan Indonesia keluar sebagai juara Grup B dengan catatan sempurna.

Sebelum Meilysa/Rachel mengunci kemenangan untuk Indonesia, laga sempat berlangsung menegangkan saat tunggal putra Yohanes Saut Marcellyno gagal mengamankan poin kemenangan lebih awal.

Yohanes tampil impresif di gim pertama melawan Leong Jun Hao dan berhasil menang. Memasuki gim kedua, ia terus mendominasi hingga meraih match point di angka 20-17. Namun, situasi berbalik ketika Leong menyamakan kedudukan menjadi 20-20 dan akhirnya menutup gim kedua dengan kemenangan.

Di gim ketiga, Leong tampil lebih percaya diri, sementara Yohanes mulai kehilangan ritme permainan. Leong yang sempat mengalami cedera ringan tetap mampu mengontrol pertandingan dan mengunci kemenangan dengan skor 21-11, 20-22, 12-21.

Sebelumnya, pasangan ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti serta tunggal putri Komang Ayu Cahya Dewi masing-masing menyumbang poin.

Dengan hasil ini, Indonesia memastikan diri melaju ke babak perempat final sebagai juara grup. Sementara Malaysia harus tersingkir setelah sebelumnya juga kalah dari Hongkong. Kemenangan ini semakin mempertegas dominasi Indonesia di Kejuaraan Beregu Campuran Asia 2025 dan membuka peluang besar untuk meraih gelar juara. (*)

Artikel Kalahkan Malaysia di Kejuaraan Beregu Asia 2025, Indonesia Juara Grup pertama kali tampil pada Olahraga.

Pemko Batam Taja Operasi Pasar Murah Jelang Ramadan dan Idulfitri, Berikut Jadwal dan Lokasinya

0
Ilustrasi: Operasi pasar murah di Batam. (F. Cecep Mulyana / Batam Pos)

batampos – Menjelang bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar operasi pasar murah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemko Batam, Yusfa Hendri, mengatakan operasi pasar murah rutin digelar setiap tahun sebagai bagian dari strategi stabilisasi harga.

“Kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang Ramadan,” katanya, Kamis (13/2).

Oerasi pasar murah tidak hanya berlangsung sebelum Ramadan, tetapi juga menjelang Idulfitri. Bahan pokok yang dijual mencakup beras, daging sapi dan ayam beku, ikan, bawang merah dan putih, cabai, gula, minyak goreng, telur, tepung terigu, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Baca Juga: Batam Butuh 164 Armada Sampah, Targetkan Tambahan 26 Truk di 2025

“Kami memastikan seluruh bahan pangan dalam kondisi baik dan aman dikonsumsi, tanpa mendekati masa kedaluwarsa,” tambahnya.

10 Titik Lokasi Pasar Murah

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Batam, Zul Arif, menyampaikan operasi pasar murah akan digelar di 10 titik di sembilan kecamatan, dengan dua lokasi setiap harinya. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dan dijadwalkan dimulai H-5 sebelum Ramadan serta Idulfitri.

Sebagai bentuk apresiasi atas upaya pengendalian inflasi, Pemko Batam bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Batam sukses masuk nominasi TPID Award tingkat nasional.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif Asosiasi Distributor Kota Batam, perbankan, Bulog, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya,” kata Zul.

Baca Juga: Harga Santan Naik Drastis, Pedagang Rumah Makan Kurangi Menu Bersantan

Berikut jadwal dan lokasi operasi pasar murah menjelang Ramadhan 2025:

1. Senin, 17 Februari: Kecamatan Sagulung (Flamboyan Community Center, Kelurahan Seipelunggut) dan Kecamatan Batuaji (Halaman Ruko Perumahan Griya Prima RW 14, Kelurahan Buliang).

2. Selasa, 18 Februari: Kecamatan Sekupang (Depan Ruko Tiban Petra Mandiri, Kelurahan Tibanbaru) dan Kecamatan Lubukbaja (Lapangan Sepak Bola Tanjunguma, Kelurahan Tanjunguma).

3. Rabu, 19 Februari: Kecamatan Seibeduk (Ruko GMP RT 001, RW 002, Kelurahan Duriangkang) dan Kecamatan Sagulung (Pasar Kampung Becek, depan Kantor Lurah Seibinti).

4. Kamis, 20 Februari: Kecamatan Batuampar (Halaman Kantor Lurah Tanjung Sengkuang) dan Kecamatan Bengkong (Halaman Kantor Camat Bengkong, Kelurahan Sadai).

5. Jumat, 21 Februari: Kecamatan Batamkota (Fasos Hang Jebat Perumahan Cendana RT 02, RW 23, Kelurahan Belian) dan Kecamatan Nongsa (Fasum RW 12 Kavling Senjulung, Kelurahan Kabil).

Sementara itu, menjelang Idul Fitri, operasi pasar murah akan kembali digelar dengan jadwal berikut:

1. Senin, 17 Maret: Kecamatan Sagulung (Lapangan Tembesi Lestari, Kelurahan Tembesi) dan Kecamatan Batu Aji (Halaman Ruko Perumahan Griya Prima RW 14, Kelurahan Buliang).

2. Selasa, 18 Maret: Kecamatan Sekupang (Depan Ruko Tiban Petra Mandiri, Kelurahan Tibanbaru) dan Kecamatan Lubukbaja (Lapangan Sepak Bola Tanjunguma, Kelurahan Tanjunguma).

3. Rabu, 19 Maret: Kecamatan Seibeduk (Lapangan Bola Usman Harun, Kelurahan Tanjungpiayu) dan Kecamatan Sagulung (Komplek Alibaba, Kelurahan Seilangkai).

4. Kamis, 20 Maret: Kecamatan Batuampar (Fasum RW 006 Seitering, Kelurahan Tanjungsengkuang) dan Kecamatan Bengkong (Halaman Kantor Camat Bengkong, Kelurahan Sadai).

5. Jumat, 21 Maret: Kecamatan Batamkota (Lapangan Sepak Bola, Kelurahan Baloipermai) dan Kecamatan Nongsa (Fasum RW 004 Kaveling Nongsa, Kelurahan Sambau). (*)

 

 

Reporter: Arjuna

Artikel Pemko Batam Taja Operasi Pasar Murah Jelang Ramadan dan Idulfitri, Berikut Jadwal dan Lokasinya pertama kali tampil pada Metropolis.