Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 2027

Dukungan Program Ketahanan Pangan, WBP Lapas Batam Dibekali Metode Pembuatan Pupuk Organik

0
Kepala Kantor Imigrasi Batam, Hajar Aswad praktek pembuatan pupuk organik metode eco enzim di Lapas Batam. Foto. Humas Lapas Batam untuk Batam Pos

batampos – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas kelas II A Batam mendapatkan pelatihan pembuatan pupuk organik menggunakan metode eco enzim sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan yang menjadi bagian dari program Asta Cita yang dicanangkan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian yang telah dikembangkan oleh WBP di dalam lapas.

Sebagai informasi, Lapas Batam sudah aktif menjalankan program pembinaan kemandirian, khususnya dalam budidaya ikan dan tanaman sayuran. Dengan adanya pelatihan pembuatan pupuk organik ini, diharapkan hasil panen mereka semakin berkualitas dan berkelanjutan, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.

Kalapas Batam, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk sinergi antar instansi, di mana Lapas Batam bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam. Pelatihan diberikan langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Batam, Hajar Aswad.

“Ini juga sejalan dengan program akselerasi Kementerian Hukum dan HAM, khususnya dalam ketahanan pangan,” ujar Yugo Indra Wicaksi.

Dalam pelatihan tersebut, Hajar Aswad menjelaskan bahwa eco enzim adalah metode pembuatan pupuk organik yang berbahan dasar limbah makanan yang mudah ditemukan. Menurutnya, selain meningkatkan hasil pertanian, eco enzim juga merupakan bagian dari upaya pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan.

“Kegiatan ini sangat bermakna, bukan hanya sebagai transfer ilmu tetapi juga mempererat silaturahmi antara Pemasyarakatan dan Imigrasi karena kita berada dalam satu kementerian. Saya bukan penyuluh pertanian, tetapi memiliki hobi dan pengalaman dalam bercocok tanam, mulai dari menanam bibit hingga panen dengan tangan sendiri,” jelas Hajar Aswad.

Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa pembuatan eco enzim memerlukan minimal lima jenis bahan organik. Semakin banyak enzim yang digunakan, semakin baik hasil pupuk yang dihasilkan. Proses fermentasi eco enzim membutuhkan waktu sekitar tiga bulan, tetapi hasilnya dapat digunakan hingga puluhan tahun.

Lebih lanjut, Hajar Aswad membagikan pengalamannya berkolaborasi dengan para petani di daerahnya. Menurutnya, penggunaan eco enzim dalam pertanian dapat meningkatkan kualitas hasil panen sekaligus mengurangi biaya produksi, karena petani tidak perlu membeli pupuk kimia dalam jumlah besar.

Ia juga menekankan pentingnya inovasi bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk keluar dari zona nyaman dan berkarya di luar pekerjaan utama. “Sebagai ASN, kita harus memiliki keterampilan lain yang bermanfaat bagi masyarakat, baik di bidang pertanian, musik, maupun bidang lainnya,” tambahnya.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan WBP Lapas Batam semakin mandiri dalam mengembangkan pertanian berkelanjutan, sekaligus berkontribusi pada program ketahanan pangan nasional. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Dukungan Program Ketahanan Pangan, WBP Lapas Batam Dibekali Metode Pembuatan Pupuk Organik pertama kali tampil pada Metropolis.

Cara Menjaga Kesehatan Otak Agar Tetap Tajam Saat Pensiun

0
Ilustrasi Kegiatan membaca dan mempelajari hal-hal baru adalah salah satu cara menjaga kesehatan otak supaya tetap tajam di masa pensiun. (wirestock-freepik)

batampos – Masa pensiun seringkali diartikan untuk hidup santai setiap hari, melakukan rutinitas dengan santai.

Saat pensiun dan raga sudah makin menua, tidak hanya kesehatan fisik yang perlu dijaga tapi kesehatan otak juga perlu dijaga supaya tetap tajam.

Banyak yang berpikir menjaga kesehatan otak hanya tentang menghindari penyakit neurodegeneratif saja.

Lebih luas lagi, menjaga kesehatan otak adalah tentang menikmati hidup dengan kualitas terbaik agar tetap tajam, aktif, dan bahagia hingga usia 80 tahun ke atas.

Baca juga: Terapkan Mindful Eating Saat Berbuka Puasa, Jaga Energi Tetap Stabil

Blog Herald memaparkan ada 7 cara yang dapat diterapkan untuk memastikan otak tetap tajam hingga usia 80 tahun dan seterusnya.

1. Ubah Rutinitas Sehari-hari

Otak bekerja lebih baik ketika terus mendapat tantangan baru. Mengubah rutinitas sederhana seperti mengambil rute berbeda saat berjalan pagi, mencoba resep baru, atau menggunakan tangan yang tidak dominan untuk melakukan aktivitas sehari-hari bisa merangsang otak dan membangun jalur saraf baru.

2. Jalin Interaksi Sosial yang Lebih Bermakna

Bukan sekadar berbincang, tetapi berinteraksi secara mendalam dengan orang lain bisa meningkatkan kesehatan otak.

Diskusi yang melibatkan pemikiran kritis, berbagi pengalaman, atau bahkan belajar sesuatu dari orang lain dapat menjaga daya ingat dan kemampuan berpikir tetap tajam.

3. Lakukan Gerakan Baru dalam Olahraga

Olahraga tidak hanya baik untuk tubuh, tetapi juga otak. Namun, melakukan gerakan yang sama terus-menerus kurang efektif dalam merangsang koneksi saraf baru.

Cobalah variasi latihan seperti menari, yoga, atau olahraga yang membutuhkan koordinasi dan keseimbangan, seperti tai chi.

Baca juga: Kurangi Risiko Demensia, Berkebun Cocok untuk Kegiatan di Masa Pensiun

4. Berlatih Menikmati Keheningan

Di era yang penuh dengan distraksi, melatih diri untuk menikmati keheningan dapat meningkatkan fokus dan memperkuat daya ingat.

Luangkan waktu beberapa menit setiap hari untuk duduk dalam diam, mengamati pernapasan, atau sekadar menikmati momen tanpa gangguan gadget.

5. Kelola Stres dengan Cara yang Sehat

Stres berkepanjangan dapat merusak sel-sel otak dan mempercepat penurunan kognitif.

Cara sehat untuk mengelola stres antara lain adalah dengan meditasi, menulis jurnal, menghabiskan waktu di alam, atau sekadar berbincang dengan orang yang dipercaya.

6. Prioritaskan Tidur Berkualitas

Tidur adalah waktu bagi otak untuk membersihkan racun dan memperbaiki diri. Kurang tidur dalam jangka panjang bisa meningkatkan risiko demensia.

Pastikan tidur cukup 7-9 jam per malam dan ciptakan kebiasaan tidur yang mendukung, seperti menghindari layar sebelum tidur dan menjaga jadwal tidur yang konsisten.

Baca juga: Bergabung dengan Komunitas Saat Masa Pensiun Agar Tetap Sibuk

7. Jangan Pernah Berhenti Belajar

Otak seperti otot yang perlu terus dilatih. Membaca buku, mempelajari bahasa baru, atau mempelajari keterampilan baru bisa menjaga otak tetap tajam.

Tantangan intelektual seperti teka-teki silang, catur, atau bermain alat musik juga bisa menjadi pilihan yang menyenangkan. (*)

Sumber: Jpgroup

 

Artikel Cara Menjaga Kesehatan Otak Agar Tetap Tajam Saat Pensiun pertama kali tampil pada Lifestyle.

Bayar Informan Rp20 Juta Per Kilo, Sidang Lanjutan Kasus Polisi Jual Barang Bukti Narkoba

0

batampos– Sidang lanjutan kasus dugaan pemufakatan jahat narkotika dalam kasus penjualan narkoba hasil tangkapan yang menyeret 10 anggota kepolisian kembali digelar di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (6/3). Ada dua saksi polisi yang dihadirkan jaksa penuntut umum, yakni saksi polisi penyidik Polda Kepri Romi Charles dan Robi Tua dari Propam Polda Kepri.

Saksi Romi memberikan keterangan perdana dalam sidang yang dipimpin hakim Tiwik didampingi hakim Douglas dan Andi Bayu. Dalam keterangannya, Saksi Romi menjelaskan pemeriksaan terhadap para terdakwa. Ia juga meminta keterangan para terdakwa dan mengakui peran masing-masing.

Romi menjelaskan, dugaan tindak pidana 10 anggota polisi, diantaranya mantan Kasat Narkoba Polresta Barelang Satria Nanda, bermula dari penjualan barang bukti terhadap terdakwa Azis. Yang mana barang bukti 1 kilogram itu dijual untuk membayar informan sebesar Rp 20 juta per kilogram.

BACA JUGA: Terlibat Jual Beli Narkoba, Mantan Kasatresnarkoba Barelang Ajukan Banding ke Mabes Polri atas PTDH

“Dalam perkara itu, ada Rp 12 juta uang yang merupakan hasil dari penjualan tersebut,” jelas saksi.

Proses persidangan berlangsung sengit, sebab beberapa kali jaksa penuntut umum keberatan atas pertanyaan penasehat hukum. Namun oleh penasehat hukum menengaskan, pertanyaan yang dilontarkan adalah hak mereka. Apalagi mereka merupakan penasehat hukum dari para terdakwa berbeda.

Perdebatan itu kemudian dilerai oleh majelis hakim Tiwik, yang meminta jaksa penuntut umum tetap tenang. Dan mempersilahkan penasehat hukum untuk bertanya kepada saksi, asal tidak mengulang.

Saksi Romi juga telihat mulai kesal dengan pertanyaan berulang yang dilontarkan para penasehat hukum. Tak hanya menjawab pertanyaan dengan lupa, Romi juga mengaku keberatan karena pertanyaan sudah berulang.

Bahkan penasehat hukum terdakwa mempertanyakan keabsahan keterangan tersebut, terutama terkait waktu dalam BAP. Disebutkan bahwa berita acara pemeriksaan dibuat pada 6 September pukul 08.00 WIB, sementara penangkapan dilakukan pada hari yang sama pukul 12.00 WIB.

“Berarti ini BAP dulu, baru penangkapan. Sebab ini ditanggal yang sama. Namun BAP lebih dulu dibandingkan penangkapan terdakwa,” ujar PH Firdaus dan juga Novi dalam kesempatan berbeda.

Menjawab pertanyaan dari penasehat hukum, saksi Romi tegas menjawab sesuai dengan BAP. Yang mana ia mengaku dalam proses penyidikan tersebut diperiksa satu kali. Ia juga memeriksa para terdakwa dan mendapat keterangan dari para terdakwa.

Namun keterangan terdakwa dibantah oleh para terdakwa. Seperti terdakwa Satria Nanda menegaskan bahwa saksi tidak berada di lokasi saat penangkapan maupun pemeriksaan. Terdakwa lain, Tahmadi, menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap dirinya dilakukan pada 7 September, bukan 6 September seperti yang disebutkan saksi.

Sementara itu, terdakwa Aryanto dengan tegas membantah seluruh tuduhan terhadapnya. “Saya tidak pernah ditangkap, tidak pernah menjual barang bukti, dan tidak pernah menyisihkan uang hasil penjualan narkotika,” ujarnya dalam persidangan.

Terdakwa lain, Wan Rahmad, juga membantah kesaksian Romi Charles. Ia mengaku tidak pernah mengenal atau bertemu dengan saksi sebelumnya. “Saya tidak pernah membawa narkotika kepada saudara Azis, dan baru kali ini bertemu dengan saksi,” katanya.

Usai mendengar keterangan saksi pertama, sidang sempat diskor hakim, yang kemudian melanjutkan sidang satu jam kemudian. Saksi kedua yang memberikan keterangan yakni Robi Tua dari Propam Polda Kepri.

Ia menjelaskan bahwa dalam perkara itu Satria Nanda memiliki peranan untuk memerintahkan menyisihkan satu kilo dari 36 kilo sabu. Satu kilo sabu itu disisihkan untuk biaya informan SI. Dimana perkara itu berawal pada bulan Mei 2025 lalu.

“Kasat tidak mengetahui penangkapan, karena sedang berada di Medan. Namun Kasat mengetahui masuk 36 kilogram sabu, yang disisihkan 1 kg, Kasat juga memberikan perintah bersih-bersih, terkait penanganan perkara yang sifatnya rahasia,” tegas Robi didepan majelis hakim.

Menurut dia, penetapan para terdakwa sebagai tersangka narkotika, termasuk Satria Nanda dari beberapa barang bukti.

“Penetapan tersangka berdasarkan tiga hal, keterangan saksi, bukti screenshoot dan uang Rp 12 juta,” tegas Robi. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Bayar Informan Rp20 Juta Per Kilo, Sidang Lanjutan Kasus Polisi Jual Barang Bukti Narkoba pertama kali tampil pada Metropolis.

Aman: Penerapan K3 di PT Tenaris Hydril Indonesia sudah Baik

0
Anggota DPRD Kepri, Aman.

batampos– Komisi IV DPRD Kepulauan Riau (Kepri) melakukan kunjungan kerja ke kawasan industri Kabil, Nongsa, tepatnya di PT Tenaris Hydril Indonesia, Jumat (7/3). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau penerapan norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di perusahaan tersebut.

Anggota DPRD Kepri , Aman, menyatakan PT Tenaris Hydril Indonesia telah menerapkan sistem K3 yang sangat baik, bahkan hingga ke seluruh produksi.

“Hari ini kami dari Komisi IV DPRD Kepri melakukan kunjungan kerja ke PT Tenaris Hydril Indonesia. Substansi pembahasan kami dengan perusahaan adalah mendapatkan informasi mengenai penerapan K3,” kata dia.

BACA JUGA: DPRD Kepri Desak Pemerintah Turunkan Harga Tiket Pesawat dan Kapal Feri

Perusahaan ini, yang bergerak di bidang piping dan berskala internasional, memiliki sistem yang luar biasa dalam penerapan K3.

“Bahkan, dari hulu ke hilir, semuanya dikontrol dan diawasi dengan baik,” ujar Aman.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa penerapan K3 di perusahaan ini tidak hanya berlaku bagi pekerja tetap, tetapi juga diterapkan secara ketat kepada vendor dan kontraktor yang bekerja di lingkungan perusahaan.

Salah satu pencapaian yang diapresiasi oleh DPRD Kepri adalah nihilnya kasus kecelakaan kerja (laka kerja) di PT Tenaris Hydril Indonesia sejak perusahaan mulai beroperasi.

“Kami terkonfirmasi bahwa sejak awal beroperasi, perusahaan ini tidak pernah mengalami kasus laka kerja. Hal ini menandakan bahwa penerapan dan pelaksanaan K3 di sini berjalan dengan sangat baik,” kata Aman.

DPRD Kepri selama ini menyatakan keprihatinannya terhadap angka kecelakaan kerja di beberapa perusahaan di Batam. Namun, keberhasilan PT Tenaris Hydril Indonesia dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman menjadi contoh positif bagi perusahaan lain di wilayah tersebut.

“Kami berharap perusahaan lain di Kota Batam bisa meniru standar K3 yang telah diterapkan dengan baik di PT Tenaris Hydril Indonesia,” tambahnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kesadaran dan penerapan norma K3 di berbagai sektor industri di Batam, sehingga dapat meminimalkan risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan Kesejahteraan tenaga kerja.(*)

Reporter: Azis Maulana

Artikel Aman: Penerapan K3 di PT Tenaris Hydril Indonesia sudah Baik pertama kali tampil pada Kepri.

Masa Kerja Tak Capai Target, 161 Orang Tak Lulus Administrasi PPPK Tahap 2 di Anambas

0
Peserta seleksi PPPK sedang mengikuti ujian CAT di Kantor Bupati Anambas, baru-baru ini. f.diskominfo Anambas

batampos– Sebanyak 161 orang di pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 2 dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.

Penyebab tidak lulusnya pelamar ini karena masa kerja menjadi honorer tidak mencapai 2 tahun.

Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Anambas, Aan Nugraha menjelaskan hal ini telah sesuai berdasarkan aturan dari pusat melarang honorer dibawah 2 tahun bekerja diangkat menjadi PPPK.

Bagi peserta yang tidak lulus seleksi PPPK tahap II, pihaknya belum bisa mengambil keputusan terhadap hal itu.

BACA JUGA: BKPSDM Anambas Usul ke BKN untuk Segera Terbitkan NIP PPPK Tahap Pertama

“Kita coba usulkan untuk diterima, tapi ini kita berupaya, bisa atau tidaknya itu nanti tergantung hasil verifikasi dari Kemenpan RB, karena ini kan tidak sampai 2 tahun masa kerja,” kata Aan Nugraha, Kamis, (6/3).

Sejah ini, jumlah peserta yang telah lolos ke tahap berikutnya sebanyak 1.202 orang. Para peserta ini melamar diberbagai formasi yang terdiri 58 formasi tenaga guru, 35 formasi tenaga kesehatan dan 1.109 formasi tenaga teknis.

“Yang melamar sebelumnya 1.363 orang pelamar. Setelah verifikasi berkas administasi, 161 orang yang gugur,” ungkap Aan.

Selanjutnya, untuk pelaksanaan seleksi kompetensi PPPK tahap II dijadwalkan akan berlangsung pada 17 April sampai dengan 16 Mei 2025.

“Itu periode penjadwalannya. Tapi mungkin nanti terkait kepastiannya tanggal berapa BKN nanti akan menghubungi. Biasanya dua minggu sebelum penetapan jadwal, itu kami sudah dihubungi sehingga bisa diumumkan kepada peserta,” pungkasnya. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

 

Artikel Masa Kerja Tak Capai Target, 161 Orang Tak Lulus Administrasi PPPK Tahap 2 di Anambas pertama kali tampil pada Kepri.

Jom, Berbuka Puasa di Kediaman Kepala BP Batam, Amsakar

0
Amsakar Achmad

batampos – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad mengundang seluruh elemen masyarakat untuk dapat hadir dalam agenda buka puasa bersama yang berlangsung di kediamannya pada Sabtu (8/3/2025).

Amsakar berharap, kegiatan ini pun dapat menjadi momentum guna memperkuat tali silaturahmi dan kekompakan masyarakat Batam.

“Atas nama pribadi dan pemerintah, saya mengundang seluruh masyarakat Batam untuk dapat hadir pada kegiatan nanti. Mari kita rawat silaturahmi di bulan yang penuh berkah ini,” ujar Amsakar, Kamis (6/3/2025).

Ia berharap, kehadiran masyarakat dalam agenda tersebut dapat memberikan energi positif terhadap pemerintahan Amsakar-Li Claudia yang tengah berupaya untuk menjadikan Batam sebagai kota inovatif dan berdaya saing tinggi.

“Sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat adalah faktor penting bagi kemajuan Batam ke depan,” pesan Amsakar.

Pada kesempatan ini, Amsakar juga meminta dukungan kepada seluruh komponen daerah untuk dapat mengawal langkah-langkah strategis pemerintah dalam rangka memperbaiki kualitas hidup masyarakat Batam secara menyeluruh.

Melalui kolaborasi yang baik dari seluruh pemangku kepentingan, Amsakar pun optimistis jika Batam dapat tumbuh sebagai destinasi unggulan investasi yang nyaman dan kondusif.

“Gunakan energi positif kita untuk membangun Batam. Sehingga tidak ada lagi perbincangan tentang hal-hal kontraproduktif,” pungkasnya. (DN)

Artikel Jom, Berbuka Puasa di Kediaman Kepala BP Batam, Amsakar pertama kali tampil pada Metropolis.

Jom, Berbuka Puasa di Kediaman Kepala BP Batam, Amsakar

0
Amsakar Achmad

batampos – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad mengundang seluruh elemen masyarakat untuk dapat hadir dalam agenda buka puasa bersama yang berlangsung di kediamannya pada Sabtu (8/3/2025).

Amsakar berharap, kegiatan ini pun dapat menjadi momentum guna memperkuat tali silaturahmi dan kekompakan masyarakat Batam.

“Atas nama pribadi dan pemerintah, saya mengundang seluruh masyarakat Batam untuk dapat hadir pada kegiatan nanti. Mari kita rawat silaturahmi di bulan yang penuh berkah ini,” ujar Amsakar, Kamis (6/3/2025).

Ia berharap, kehadiran masyarakat dalam agenda tersebut dapat memberikan energi positif terhadap pemerintahan Amsakar-Li Claudia yang tengah berupaya untuk menjadikan Batam sebagai kota inovatif dan berdaya saing tinggi.

“Sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat adalah faktor penting bagi kemajuan Batam ke depan,” pesan Amsakar.

Pada kesempatan ini, Amsakar juga meminta dukungan kepada seluruh komponen daerah untuk dapat mengawal langkah-langkah strategis pemerintah dalam rangka memperbaiki kualitas hidup masyarakat Batam secara menyeluruh.

Melalui kolaborasi yang baik dari seluruh pemangku kepentingan, Amsakar pun optimistis jika Batam dapat tumbuh sebagai destinasi unggulan investasi yang nyaman dan kondusif.

“Gunakan energi positif kita untuk membangun Batam. Sehingga tidak ada lagi perbincangan tentang hal-hal kontraproduktif,” pungkasnya. (DN)

Artikel Jom, Berbuka Puasa di Kediaman Kepala BP Batam, Amsakar pertama kali tampil pada Metropolis.

Hari ke 3 Safari Ramadan 1446 Hijirah, Wakil Bupati Lingga: Perkuat Ukhuwah Islamiyah dan Tingkatkan Ketaqwaan 

0
Wakil Bupati Lingga, Novrizal beserta istri dan rombongan melakukan Safari Ramadan hari ke tiga di Masjid Babul Jannah Desa Lanjut, Kamis (6/3). F. Sahib /Diskominfo Lingga/BATAM POS

batampos– Wakil Bupati Lingga Novrizal bersama Istri Feby Sarianty dan rombongan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga melaksanakan Safari Ramadan 1446 Hijriah di hari yang ke tiga. Safari Ramadan hari ke tiga ini dilaksanakan di Masjid Babul Jannah Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir Kabupaten Lingga pada Kamis (6/3).

Safari Ramadan hari ke tiga ini di isi dengan kegiatan Tausiah menjelang berbuka, Pembagian paket sembako, buka bersama Wakil Bupati dan Rombongan Pemkab Lingga bersama jamaah masjid Babul Jannah

Wakil Bupati Lingga, Novrizal dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan upaya Pemkab Lingga untuk mempererat ukhuwah islamiah antara masyarakat dengan Pemkab Lingga.

BACA JUGA: Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Lingga Bersama Pemkab Lingga Safari Ramadan ke Dusun II Setawar Desa Tanjung Irat

“Kegiatan ini adalah sarana untuk kita bersama dalam mempererat ukhuwah islamyah dan silaturahmi antara Pemkab Lingga dengan masyarakat,” ujar Novrizal, Kamis (6/3).

Novrizal mengajak kepada seluruh jamaah Masjid Babul Jannah dan masyarakat di momen Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah ini untuk selalu menjaga dan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Novrizal meminta kepada seluruh jamaah dan masyarakat untuk terus mendoakan Bupati dan Wakil Bupati serta Pemkab Lingga agar menjadi pemimpin yang amanah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab untuk mensejahterakan masyarakat dan memajukan Kabupaten Lingga.

“Saya memohon kepada bapak ibu jama’ah Masjid Babul Jannah dan masyarakat untuk terus mendoakan kami agar menjadi pemimpin yang amanah dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas untuk mensejahterakan masyarakat dan memajukan Kabupaten Lingga ini,” tambahnya.

Dukungan dan Doa dari masyarakat untuk kami sebagai Kepala Daerah beserta Stakeholder yang ada di Kabupaten Lingga merupakan senjata terampuh bagi kami dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Karena dukungan serta Doa itu merupakan bentuk keikhlasan dari masyarakat atas kepemimpinan kami ini. Bagaimanapun kami berusaha dan bekerja keras untuk memajukan Kabupaten Lingga ini, jika masyarakat tidak mendukung dan mendoakan maka itu tidak akan maksimal. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Hari ke 3 Safari Ramadan 1446 Hijirah, Wakil Bupati Lingga: Perkuat Ukhuwah Islamiyah dan Tingkatkan Ketaqwaan  pertama kali tampil pada Kepri.

Terapkan Mindful Eating Saat Berbuka Puasa, Jaga Energi Tetap Stabil

0
Ilustrasi makanan untuk berbuka puasa. (Freepik)

batampos – Menerapkan mindfful eating atau makan dengan penuh kesadaran saat berbuka penting dilakukan.

Mindful eating ini melibatkan rasa, tekstur, aroma, dan sensasi makanan. Hal ini menurut para pakar berguna mencegah makan berlebihan, menyeimbangkan pencernaan hingga menjaga tingkat energi tetap stabil sepanjang malam.

Bagi yang berpuasa seharian mindful eating dianggap penting karena lambung yang kosong belasan jam harus diisi makanan yang kaya nutrisi untuk menjaga kesehatan tubuh.

Baca juga: 9 Manfaat Air Kelapa untuk Berbuka Puasa

Dilansir English jagran, berikut lima tips makan dengan penuh kesadaran yang perlu Anda ingat selama berbuka puasa.

1. Awali buka puasa dengan air dan kurma

Salah satu cara paling sederhana namun efektif untuk berbuka puasa adalah mengonsumsi kurma dan air putih.

Namun, jangan makan terburu-buru. Kurma bantu menstabilkan kadar gula darah, sementara air putih menjaga tubuh tetap terhidrasi.

2. Mengunyah dengan benar

Selalu luangkan waktu untuk mengunyah makanan dengan benar.

Makan terlalu cepat bisa mengganggu pencernaan, sedangkan mengunyah dengan benar bantu melancarkan pencernaan dan tubuh menyerap nutrisi penting dari makanan.

3. Hindari makanan goreng

Meskipun makanan yang digoreng tampak menggoda, cobalah menghindarinya karena dapat menyebabkan kembung, keasaman, dan gas sehingga membuat Anda merasa tidak
nyaman.

Baca juga: Raih Mitsubishi Xforce Impianmu, Rasakan Kenyamanan dan Keamanannya

4. Makan dalam porsi kecil

Setelah berpuasa dalam waktu lama, tubuh Anda mungkin menginginkan lebih banyak makanan.

Namun, makan dalam porsi kecil sangat penting untuk mencegah masalah pencernaan dan memungkinkan perut Anda menyesuaikan diri secara bertahap.

5. Batasi makanan manis

Berhati-hatilah dengan konsumsi makanan manis atau gula berlebihan selama berbuka puasa karena ini dapat menyebabkan lonjakan cepat kadar gula darah. (*)

Sumber: Jpgroup

Artikel Terapkan Mindful Eating Saat Berbuka Puasa, Jaga Energi Tetap Stabil pertama kali tampil pada Lifestyle.

Warga Keluhkan Kondisi Jalan Lintas Timur, Bintan Tak Kunjung Diperbaiki

0
Kondisi bahu jalan di jalan Lintas Timur yang rusak dan longsor. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Warga mengeluhkan kondisi beberapa ruas jalan di jalan jalan Lintas Timur, Bintan yang tidak kunjung diperbaiki.

Pantauan di lapangan, beberapa ruas jalan di jalan Lintas Timur, Bintan mengalami penurunan dan membuat jalan bergelombang.

Kemudian, terdapat bahu jalan yang mengalami longsor.

Meskipun telah dipasang pembatas jalan dan pita pembatas, namun warga merasa khawatir melintas jalan yang menghubungkan Kijang dan Kilometer 16, Toapaya.

BACA JUGA: Antisipasi Longsor Susulan, Pembatas Jalan Dipasang di Jalan Lintas Timur, Bintan

“Masih takut-takut lewat sana,” ujar pengendara, Ahmad, 37.

Dia selalu mengambil jalur yang sebelah kanan dari arah Kijang karena bahu jalan di jalur sebelah kiri mengalami longsor.

Meski demikian, dia tetap menggunakan jalan tersebut, karena saat ini merupakan akses jalan tercepat dari dan ke Kijang.

Pengendara lain, Rudi juga mengeluhkan kondisi jalan di Jalan Lintas Timur, yang sudah banyak rusak.

Padahal, jalan tersebut terbilang baru dibangun, namun sudah banyak rusak seperti kondisi bahu jalan yang longsor dan kondisi badan jalan yang turun dan bergelombang.

Dirinya bahkan nyaris terjatuh saat melintasi jalan yang kondisinya turun dan bergelombang.

Dia berharap, pemerintah dapat memperbaiki jalan-jalan yang rusak di jalan Lintas Timur, Bintan. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Warga Keluhkan Kondisi Jalan Lintas Timur, Bintan Tak Kunjung Diperbaiki pertama kali tampil pada Kepri.