Senin, 4 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2031

Iskandarsyah : Melalui Lomba Gebyar BRK Syariah, Terus Syiarkan Agama Islam untuk Generasi Muda

0
Iskandarsyah

batampos– Bupati Karimun Iskandarsyah dan Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole menyerahkan piagam kepada para pemenang lomba gebyar ramadan keuangan syariah 2025 yang digelar oleh PT Bank Riau Kepri (BRK) Syariah cabang Tanjung Balai Karimun, Kamis (13/3) di masjid Jami Al Aqsho Moro.

Dalam kesempatan tersebut, bupati karimun Iskandarsyah sangat mendukung kepada BRK Syariah Cabang Tanjung Balai Karimun yang menggelar gebyar ramadan yang diikuti para pelajar maupun dewasa. Sehingga, bisa memberikan nilai positif bagi generasi muda dalam rangka mensyiarkan agama islam dibulan suci ramadan 1446 H.

” Terimakasih kepada BRK Syariah cabang Tanjung Balai Karimun atas kegiatan yang sangat bagus ini, sebagai bentuk memberikan motivasi kepada generasi muda,” tuturnya.

BACA JUGA: Rafiq Serahkan Jabatan Bupati Karimun kepada Iskandarsyah 

Gebyar ramadan keuangan syariah 2025, dengan tema ramadan bermakna bersama BRK Syariah ini sebagai bentuk dukungan terhadap Pemerintah Daerah (Pemda) Karimun dalam mensyiarkan agama islam di bukan suci ramadan 1446 H. Selain itu bisa memberikan edukasi kepada para pelajar maupun anak muda, terus mengajak teman-temannya untuk meningkatkan ibadah dibulan suci ramadan 1446 H ini.

” Kedepan BRK Syariah cabang Tanjung Balai Karimun lebih banyak lagi memberikan kontribusi kepada masyarakat,” pesannya.

Sementara itu Branch Manager PT BRK Syariah Cabang Tanjung Balai Karimun Wiwin Syahputra mengatakan, kegiatan gebyar ramadan keuangan syariah 2025 dilaksanakan selama dua hari yaitu 12 Maret sampai 13 Maret di kecamatan Moro.

Dengan perlombaan dibagi tiga sesi yaitu lomba hadroh, lomba kultum dan lomba balas pantun yang diikuti para pelajar dan dewasa. Tujuannya, tidak lain untuk mendorong para generasi muda untuk tampil dipublik dalam rangka mensyiarkan agama islam dengan berbagai gaya.

” Untuk program ramadan setiap tahunnya selalu digelar oleh BRK Syariah cabang Tanjung Balai Karimun. Dan, pada ramadan 1446 H ini, kita laksanakan gebyar ramadan keuangan syariah 2025 di luar pulau Karimun,” terangnya.

Adapun, pemenang lomba tersebut mendapatkan hadiah piagam dan uang pembinaan untuk masing-masing cabang perlombaan. Sehingga, bisa memberikan motivasi kepada peserta untuk terus mensyiarkan agama islam dimanapun berada.

” Insyallah, BRK Syariah selalu ada dihati masyarakat kabupaten Karimun. Dengan berbagai program perbankan yang sangat memberikan keuntungan masyarakat,” katanya.(*)

Reporter: Tri Haryono

Artikel Iskandarsyah : Melalui Lomba Gebyar BRK Syariah, Terus Syiarkan Agama Islam untuk Generasi Muda pertama kali tampil pada Kepri.

Batam Percepat Pemasangan Jargas, Dukung Target Pengurangan Subsidi LPG 3 Kg

0
Sales Head Area PGN Batam, Wendi Purwanto

batampos — Upaya percepatan jaringan gas rumah tangga (jargas) di Kota Batam terus dilakukan. Tahun ini, PT Perusahaan Gas Negara (PGN) menargetkan pemasangan jargas untuk 4.045 rumah di tiga kecamatan, yakni Batu Aji, Sagulung, dan Batam Kota.

Langkah ini sejalan dengan program pemerintah untuk mengurangi ketergantungan masyarakat pada gas LPG bersubsidi 3 kilogram. Dalam lima tahun ke depan (2030), seluruh rumah tangga di Batam ditargetkan sudah terpasang jargas.

Sales Head Area PGN Batam, Wendi Purwanto, mengatakan pihaknya telah mengajukan pemasangan jargas untuk 16 ribu rumah tangga di Batam. Namun, pemerintah pusat hanya menyetujui 4.025 rumah tangga yang mendapat jatah jargas di Batam, mengingat secara nasional hanya 14 ribu rumah tangga yang mendapat jargas.

“Di Batam tahun ini, 4.025 rumah tangga akan dipasang jargas, yang tersebar di tiga kecamatan: Batu Aji, Sagulung, dan Batam Kota,” ujar Wendi, Kamis (13/3) malam.

Menurutnya, saat ini sudah ada 5.000 rumah tangga (pelanggan lama) dari 12 perumahan di Batam yang tersambung dengan jargas. Lokasinya juga berada di tiga kecamatan tersebut. Artinya, jika ditambah dengan 4.025 pelanggan baru, maka tahun ini ada lebih dari 9.000 rumah tangga yang terpasang jargas.

“Kami akan berusaha menambah jaringan dan mengusulkan penambahan lagi. Paling tidak 10 ribu rumah tangga sudah terpasang tahun ini,” sebut Wendi.

Dikatakannya, proyek ini merupakan bagian dari rencana besar pemerintah untuk mengurangi penggunaan LPG 3 kilogram, dengan Batam menjadi daerah percontohan. Batam dipilih karena lebih mudah dipantau, mengingat wilayahnya yang berupa kepulauan.

“Target kami dalam lima tahun ke depan, seluruh Batam sudah menggunakan jargas,” katanya.

Proses pemasangan jargas tahun ini ditargetkan selesai pada November 2025. Dengan laju pertumbuhan ekonomi Batam yang mencapai 8,8 persen serta sektor investasi, listrik, dan gas yang terus berkembang, jargas diharapkan menjadi solusi energi yang lebih efisien dan berkelanjutan bagi masyarakat Batam. Namun, diakui Wendi, tantangan utama proyek ini adalah jarak antarpemukiman yang cukup jauh.

“Kami sudah memasang pipa induk sepanjang 220 kilometer. Tahun ini, tambahan 28 kilometer lagi akan dipasang. Kendala terbesar adalah menjangkau perumahan yang terpisah-pisah, namun kami optimistis proyek ini rampung sesuai target,” jelasnya.

Tak hanya itu, Wendi juga menjelaskan proyek jargas ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan penggunaan gas LPG bersubsidi. Selain lebih murah, jargas juga lebih praktis karena langsung terhubung ke rumah tanpa perlu repot mengganti tabung gas. Selain itu, penggunaan jargas lebih aman karena aliran gas dapat dikontrol secara langsung oleh PGN dan risiko kelangkaan dapat diminimalisir.

“Kami ingin masyarakat Batam menikmati energi yang lebih efisien dan aman. Dengan jargas, masyarakat tidak perlu lagi khawatir kehabisan gas di tengah malam atau saat memasak,” tambahnya.

Banyak masyarakat yang menyambut baik proyek ini, terutama mereka yang tinggal di perumahan yang akan segera terpasang jaringan gas. Salah satu warga Batam, Rahmat, mengaku antusias menantikan jargas di perumahannya.

“Ya, saya berharap rumah bisa tersambung jargas, karena kata teman yang sudah pakai lebih irit. Kita pun tak perlu khawatir lagi kehabisan gas, terutama gas melon. Jadi berharap bisa segera merata di Batam,” pungkas Rahmat. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Artikel Batam Percepat Pemasangan Jargas, Dukung Target Pengurangan Subsidi LPG 3 Kg pertama kali tampil pada Metropolis.

4 Jenis Sayuran yang Tidak Boleh Dipanaskan Ulang

0
Ilustrasi wortel. (jawapos)

batampos – Menyiapkan menu untuk berbuka ataupun sahur memang sangat menantang.

Bagi yang ingin praktis, kadang masak untuk berbuka sekaligus bisa dipakai saat sahur. Lebih ,enghemat waktu dan tentu saja biaya.

Masakan model kering masih aman. Tapi kalau sayur, harus tahu aturannya.

Tidak semua sayur yang diolah untuk berbuka puasa aman dikonsumsi saat sahur apalagi jika melewati proses pemanasan ulang.

Beberapa sayuran justru dapat menghasilkan zat berbahaya saat melalui proses recook, sehingga penting untuk lebih bijak dalam memilih dan mengolah bahan makanan selama Ramadan.

Baca juga: Amethyst hingga Emerald Cocok untuk Perhiasan Sehari-hari

Berikut 4 jenis sayuran yang tidak boleh dipanaskan ulang. Artinya harus habis dikonsumsi setelah dimasak.

1. Bayam

Bayam dan sayuran berdaun hijau lainnya kaya akan nitrat, yang dapat berubah menjadi nitrit saat dipanaskan kembali. Walaupun bayam mengandung jumlah zat besi yang tinggi,
pemanasan ulang bayam dapat mengoksidasi zat besi yang terdapat dalam bayam.

Mengutip Food NDTV, oksidasi zat besi menghasilkan radikal bebas berbahaya yang diketahui dapat menyebabkan banyak penyakit, termasuk infertilitas dan kanker.

Nitrit bersifat karsinogenik dalam jumlah besar. Oleh karena itu, sebaiknya konsumsi sayuran berdaun hijau segera setelah dimasak atau sajikan dalam keadaan dingin seperti salad.

2. Jamur

Jamur dapat menimbulkan risiko kesehatan ketika dipanaskan kembali karena penyimpanan dan persiapannya. Jika dibiarkan pada suhu ruangan dalam waktu yang lama, jamur dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri berbahaya dan
merusak protein kompleks, sehingga meningkatkan risiko penyakit yang ditularkan melalui makanan.

Dilansir dari Tasting Table, memanaskan kembali jamur dapat menghilangkan nutrisi dan protein, mengubah tekstur, dan berpotensi membentuk senyawa karsinogenik.

Untuk meminimalkan risiko, konsumsi jamur dalam keadaan segar atau masukkan ke dalam hidangan yang tidak dipanaskan kembali. Pastikan penyimpanan yang tepat dan pemanasan yang aman.

Baca juga: Angkat Realitas Masyarakat, Para Pencari Tuhan Raih Rating Terbaik

3. Seledri

Seledri sebaiknya tidak dipanaskan kembali karena kandungan nitrat yang tinggi. Sama halnya seperti bayam, seledri yang dipanaskan kembali dapat berubah nitrat menjadi nitrit, yang dapat menyebabkan resiko kesehatan.

Kadar nitrit yang berlebihan dalam tubuh dapat menyebabkan kondisi yang disebut methemoglobinemia, di mana nitrit berinteraksi dengan hemoglobin dan besi, mengganggu
kemampuan darah untuk mengangkut oksigen ke sel-sel.

Kasus methemoglobinemia yang parah dapat mengakibatkan komplikasi seperti kejang-kejang. Untuk menghindari risiko ini, disarankan untuk mengonsumsi seledri dalam keadaan segar atau menggunakannya dalam hidangan yang tidak memerlukan pemanasan ulang.

4. Wortel

Wortel sebaiknya tidak dipanaskan kembali karena mengandung kadar nitrat yang tinggi, yang dapat berubah menjadi nitrit berbahaya ketika terpapar panas secara berulang.

Transformasi kimia ini terjadi selama pemanasan ulang dan dapat menimbulkan risiko kesehatan, karena nitrit terkait dengan potensi racun dan efek karsinogenik. Untuk menghindari risiko ini, sebaiknya konsumsi wortel dalam keadaan segar atau hindari memanaskannya kembali setelah dimasak pertama kali.

Dalam menyusun menu selama bulan Ramadhan, penting untuk mempertimbangkan tidak hanya variasi dan kelezatan hidangan, tetapi juga aspek kesehatan dari bahan-bahan yang digunakan. Sayuran seperti bayam, jamur, seledri, dan wortel meskipun kaya akan nutrisi, dapat menimbulkan risiko kesehatan jika dipanaskan kembali.

Baca juga: 9 ‘Bohong Putih’ yang Sering Diucapkan untuk Menjaga Hubungan Sosial

Oleh karena itu, sebaiknya kita mengonsumsi sayuran tersebut dalam keadaan segar atau mengolahnya dengan cara yang tidak memerlukan pemanasan ulang.

Dengan memperhatikan cara penyajian dan pengolahan sayuran ini, kita tidak hanya dapat menikmati hidangan yang lezat saat berbuka puasa dan sahur, tetapi juga menjaga kesehatan tubuh selama menjalankan ibadah puasa. (*)

Sumber: jpgroup

Artikel 4 Jenis Sayuran yang Tidak Boleh Dipanaskan Ulang pertama kali tampil pada Lifestyle.

Dukung UMKM, Pemko Batam Siapkan Subsidi Bunga Pinjaman Hingga Rp20 Juta

0
Ilustrasi. Aneka makanan dan minuman ditawarkan pelaku UMKM di Bazar makanan dan minuman di Dataran Engku Putri Batamcenter. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan memberikan subsidi bunga atau margin kepada pelaku usaha mikro di Kota Batam. Saat ini, regulasi terkait pemberian subsidi ini tengah disusun dalam bentuk Peraturan Wali Kota (Perwako) tentang Tata Cara Pemberian Subsidi Bunga/Margin kepada Lembaga Keuangan Bank Daerah untuk Pelaku Usaha Mikro.

Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid, mengatakan kebijakan ini merupakan program prioritas Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Oleh karena itu, regulasi ini harus segera diselesaikan agar kebijakan dapat segera diterapkan dan memberi manfaat bagi pelaku usaha mikro.

“Pemberian bantuan subsidi bunga kepada pelaku usaha mikro ini bertujuan untuk meningkatkan permodalan dan mengembangkan usaha mereka. Ini adalah bagian dari stimulus ekonomi yang diberikan kepada pelaku usaha mikro,” kata dia, Jumat (14/3).

Subsidi yang diberikan akan menanggung bunga atau margin pinjaman yang biasanya menjadi beban pelaku usaha. Dengan begitu, pelaku usaha mikro dapat lebih mudah mendapatkan akses permodalan tanpa terbebani oleh bunga pinjaman yang tinggi.

Adapun besaran pinjaman yang diberikan dalam program ini memiliki plafon maksimal Rp20 juta dengan jangka waktu peminjaman paling lama dua tahun. Subsidi bunga ini cuma berlaku untuk pinjaman yang diberikan oleh lembaga keuangan bank daerah sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Perwako.

Bagi pelaku usaha mikro ysng ingin mendapatkan subsidi bunga ini harus memenuhi sejumlah persyaratan. Salah satu syarat utama adalah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan skala usaha mikro. Selain itu, pemohon haruslah ber-KTP Batam dan tidak berprofesi sebagai anggota TNI/Polri, ASN, pegawai BUMN/BUMD, maupun penyelenggara negara lainnya.

Pemko Batam pun berharap usaha mikro di kota ini dapat semakin maju dan berkembang. Bantuan subsidi bunga ini, katanya, dapat memperkuat daya saing pelaku usaha serta mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor usaha mikro.

“Kami ingin memastikan program ini berjalan efektif dan tepat sasaran. Maka mekanisme serta syarat yang diatur dalam Perwako akan menjadi dasar dalam pelaksanaan kebijakan ini,” ujar Jefridin.

Ke depan, Pemko Batam juga akan terus memantau dan mengevaluasi efektivitas program subsidi bunga ini agar benar-benar memberikan manfaat bagi pelaku usaha mikro di Batam. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Dukung UMKM, Pemko Batam Siapkan Subsidi Bunga Pinjaman Hingga Rp20 Juta pertama kali tampil pada Metropolis.

Hujan Sebentar, Jalan Bhakti Praja, Tanjunguban Langsung Banjir

0
Kendaraan menerobos banjir di Jalan Bhakti Praja, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Kamis (13/3/2025). F.Kiriman Yasi untuk Batam Pos.

batampos– Hujan deras menguyur wilayah Tanjunguban, Kamis (13/3/2025) siang, dalam waktu sebentar menyebabkan Jalan Bhakti Praja, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, langsung banjir.

Seorang pengendara motor, Yasi awalnya ingin menerobos banjir yang mengenangi jalan Bhakti Praja, Tanjunguban.

Namun, setelah melihat genangan air yang lumayan tinggi di depan kantor Lurah Tanjunguban Selatan, dia memutuskan untuk balik arah.

BACA JUGA: Banjir Menggenang Jalan di Perumahan Alamanda, Tanjunguban, Akses Menuju Pasar Baru Ditutup Sementara

Dia malah terjebak banjir di jalan Perumahan Alamanda, Tanjunguban yang juga digenangi air.

“Lewat Alamanda pun tinggi juga rupanya, separuh ban motor terendam,” ujar dia.

Lurah Tanjunguban Selatan, Jamal Abdel Nasser membenarkan bahwa banjir di jalan Bhakti Praja yang mengenangi jalan di depan kantor lurah dan pegadaian, saat hujan deras menguyur dalam waktu sebentar.

Disinggung tentang kemungkinan pengaruh jalan Permaisuri yang ditinggikan terhadap banjir di jalan Bhakti Peraja?

“Karena jalan dinaikkan, dampaknya ke daerah kami lebih rendah,” jawab Jamal.

Kemungkinan penyebab banjir lainnya, karena sedimentasi yang menumpuk di drainase sehingga menghambat drainase menampung air.

Jamal mengatakan, normalisasi drainase telah dilakukan namun belum maksimal.

Dalam waktu dekat, pihaknya bersama masyarakat, ketua RT dan RW serta Tim Darat dari Dinas PUPR Bintan akan melaksanakan gotong-royong membersihkan drainase yang tersumbat. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Hujan Sebentar, Jalan Bhakti Praja, Tanjunguban Langsung Banjir pertama kali tampil pada Kepri.

Disnaker Batam Minta Perusahaan Patuhi Memberi Bonus Hari Raya

0

batampos – Presiden Prabowo telah mengumumkan pemberian Bonus Hari Raya (BHR) bagi perusahaan swasta dan ojek online (ojol). Menindaklanjuti hal itu, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam segera melayangkan Surat Edaran (SE) dari Menteri Ketenagakerjaan tersebut.

“Surat edaran tersebut telah terbit dan wajib dijalankan oleh perusahaan aplikasi,” ujar Kepala Disnaker Batam, Rudi Sakyakirti, Jumat (14/3).

Menurutnya, Surat Edaran (SE) Nomor M/3/HK.04.OAN/2025 tentang Pemberian Bonus Hari Raya (BHR) Keagamaan Tahun 2025 bagi pengemudi dan kurir yang bergerak di layanan angkutan berbasis aplikasi. SE yang diterbitkan pada 11 Maret 2025 ini ditujukan kepada pimpinan perusahaan penyelenggara layanan angkutan berbasis aplikasi Indonesia.

Dalam SE tersebut, pemerintah mengimbau perusahaan aplikasi untuk memberikan Bonus Hari Raya Keagamaan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan pengemudi dan kurir online. Bonus ini diberikan kepada seluruh pengemudi dan kurir yang terdaftar secara resmi pada perusahaan aplikasi, paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idulfitri.

“Sama seperti THR, BHR juga diberikan paling lambat tujuh hari sebelum Idulfitri,” ucap Rudi.

Selain itu, pengemudi dan kurir yang produktif dan memiliki kinerja baik akan mendapatkan bonus dalam bentuk uang tunai sebesar 20 persen dari rata-rata pendapatan bersih bulanan selama 12 bulan terakhir.

Sebagai contohnya, jika seorang driver memiliki pendapatan bersih Rp2.275.000 per bulan, maka bonus BHR yang diterima adalah Rp455.000. Bonus ini akan diberikan dalam bentuk uang tunai agar bisa digunakan sesuai kebutuhan masing-masing pengemudi.

Pengemudi dan kurir di luar kategori tersebut tetap mendapatkan bonus sesuai dengan kemampuan perusahaan aplikasi. Terakhir, pemberian bonus tidak menghilangkan dukungan kesejahteraan lain yang telah diberikan perusahaan aplikasi sesuai peraturan yang berlaku.

“Kami berharap dengan adanya kebijakan ini, kesejahteraan pengemudi dan kurir online dapat lebih terjamin, terutama dalam menyambut Hari Raya Idulfitri,” pungkas Rudi.

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Disnaker Batam Minta Perusahaan Patuhi Memberi Bonus Hari Raya pertama kali tampil pada Metropolis.

Moda Transportasi Laut Andalan Rakyat Kecil, Tapi Mengapa Terabaikan?

0
Rikson Tampubolon

batampos– Pengamat kebijakan publik dan dosen di Kota Batam, Rikson Tampubolon, menyoroti buruknya kondisi Pelabuhan Penumpang Pelni Batuampar yang hingga kini belum mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kota Batam, BP Batam, dan PT PELNI. Pelabuhan ini menjadi andalan masyarakat menengah ke bawah, tetapi fasilitasnya jauh dari kata layak.

Sejumlah keluhan masyarakat yang terus berulang meliputi kerusakan mesin tiket, tarif porter yang mahal tanpa regulasi, minimnya fasilitas publik, kapasitas terminal yang tidak memadai, serta kurangnya pengawasan terhadap pungutan liar dan percaloan tiket. Selain itu, akses transportasi umum dari dan ke pelabuhan juga sangat terbatas.

PT PELNI sebagai penyedia layanan transportasi laut juga perlu berbenah. Keterbatasan jumlah kapal dan jadwal keberangkatan, buruknya kualitas layanan kapal, serta minimnya transparansi dalam sistem penjualan tiket masih menjadi masalah utama. Sistem pemesanan tiket online pun kerap mengalami kendala teknis, menyulitkan masyarakat untuk mendapatkan layanan yang seharusnya lebih mudah dan terjangkau.

“Di tengah kondisi ekonomi yang sulit, pemerintah dan PT PELNI harus memastikan bahwa transportasi laut tetap aman, nyaman, dan terjangkau bagi semua kalangan. Kami juga menuntut transparansi dalam program mudik gratis agar tidak hanya menjadi ajang pencitraan semata. pemerintah harus memberi perhatian lebih terhadap fasilits publik pelabuhan penumpang kita ini. dari sini kita bisa melihak keberpihakan pemerintah kita, ujar Rikson Tampubolon, yang juga alumni program magister perencanan wilayah universitas sumatera utara ini.

Kami mendesak Pemerintah Kota Batam, BP Batam, dan PT PELNI segera melakukan perbaikan fasilitas, menertibkan tarif porter, meningkatkan pengawasan terhadap tiket dan pungli, serta memastikan layanan transportasi laut yang lebih manusiawi bagi masyarakat. Jangan sampai transportasi laut yang menjadi andalan rakyat kecil terus-menerus dianaktirikan tanpa kepedulian nyata. (*)

Artikel Moda Transportasi Laut Andalan Rakyat Kecil, Tapi Mengapa Terabaikan? pertama kali tampil pada Metropolis.

HKI Kepri Gelar Talkshow Bersama Wagub dan Wali Kota Batam

0
Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepulauan Riau menggelar talkshow yang menghadirkan Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Harris Patimura serta Wali Kota Batam sekaligus ex officio Kepala BP Batam, Amsakar Ahmad, pada Selasa (12/03). F. HKI untuk Batam Pos

batampos – Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepulauan Riau menggelar talkshow yang menghadirkan Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Harris Patimura serta Wali Kota Batam sekaligus ex officio Kepala BP Batam, Amsakar Ahmad, pada Selasa (12/03). Acara ini membahas kontribusi HKI dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi 8% di Kepri, sekaligus diakhiri dengan buka puasa bersama dan pemberian santunan kepada anak yatim piatu.

Dalam diskusi tersebut, Wakil Ketua Umum (WKU) HKI Kepri, Peters Vincent, menyoroti peran strategis HKI dalam perekonomian daerah. Ia menekankan perlunya perhatian khusus dari pemerintah, terutama dalam percepatan perizinan di kawasan industri.

Sementara itu, anggota Dewan Pertimbangan HKI, Akhmad Maruf, menyoroti dampak persaingan global akibat trade war 2.0. Menurutnya, Kepri dan Batam harus memiliki strategi khusus untuk menarik relokasi industri agar tetap kompetitif di tengah dinamika ekonomi internasional.
Senada dengan itu, Ketua Bidang Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas HKI Indonesia, Tjaw Hioeng, menegaskan bahwa kondisi geopolitik saat ini membuka peluang besar bagi Batam dan Kepri. Menurutnya, trade war 2.0 tidak hanya terjadi antara AS dan China, tetapi juga melibatkan negara-negara lain, sehingga relokasi industri dari China akan semakin masif.

“Batam dengan segala kelebihannya, baik dari sisi geografis maupun sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB), memiliki kesempatan emas dalam menggaet relokasi-relokasi tersebut. Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan oleh pemangku kebijakan, baik di Batam, Provinsi Kepri, maupun kementerian dan lembaga terkait,” ujar Tjaw Hioeng.

Ia menyoroti sejumlah tantangan mendesak, mulai dari percepatan birokrasi perizinan, ketersediaan lahan industri yang harus diperluas, hingga infrastruktur dasar seperti akses jalan menuju Rempang dan Galang, jaminan pasokan air dan listrik, harga gas yang kompetitif, serta efisiensi biaya logistik agar Batam bisa bersaing dengan Kawasan Ekonomi Khusus (SEZ) lain di ASEAN.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Batam Amsakar Ahmad dan Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Harris Patimura mengapresiasi peran HKI dan berharap masukan konstruktif dari para pengelola kawasan industri dalam mendukung program pemerintah. Keduanya sepakat mengalokasikan pertemuan rutin setiap dua bulan guna membahas perkembangan dan hambatan investasi di Kepri dan Batam.

Acara ini turut dihadiri Kepala Kanwil Pajak Kepri Imanul Hakim, Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Kepri Kombes Budi, Ketua Apindo Kepri Stanley, Ketua Apindo Batam Rafky, serta seluruh pimpinan pengelola kawasan industri dan anggota HKI di Kepulauan Riau. Selain diskusi strategis, kegiatan ini juga menjadi momentum berbagi dengan memberikan santunan kepada anak yatim piatu. (*)

Artikel HKI Kepri Gelar Talkshow Bersama Wagub dan Wali Kota Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Bridgestone Borong Penghargaan di Global CSR & ESG Summit 2025

0

batampos – Bridgestone Asia Pacific, India, China (BSAPIC) kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua penghargaan bergengsi di ajang 17th Global CSR & ESG Summit & Awards 2025™. Perusahaan ini berhasil memenangkan kategori “Best Environmental Excellence” dan “Best in India”, mengungguli lebih dari 250 nominasi yang bersaing dalam 20 kategori penghargaan.

Keberhasilan ini menjadi delapan tahun berturut-turut Bridgestone menerima penghargaan dalam ajang ini, menegaskan komitmennya terhadap praktik Corporate Social Responsibility (CSR) dan Environmental, Social, and Corporate Governance (ESG) yang berdampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

 

Penghargaan untuk Komitmen Terhadap Lingkungan dan Keberlanjutan

Penghargaan “Best Environmental Excellence” diberikan kepada Bridgestone atas inisiatif keberlanjutannya yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati. Sejumlah proyek yang berkontribusi dalam pencapaian ini meliputi:

• Project Mangrove & Project Sanggabuana (Indonesia)
• Project Mangrove mendukung pemulihan habitat 19 spesies, termasuk Lutung Jawa Ebony yang terancam punah serta burung Cica Daun Besar.
• Project Sanggabuana di Jawa Barat fokus pada reboisasi untuk mengatasi deforestasi, kekeringan, banjir, dan degradasi sungai. Hutan yang direhabilitasi kini menjadi rumah bagi 23 spesies tumbuhan, 16 spesies amfibi, dan 31 spesies reptil, termasuk satwa liar endemik.
• Inisiatif ‘Water Boy’ (Thailand)
• Tim ‘Water Boy’ memasang pompa air tenaga surya di kawasan dataran tinggi Phanom Dong Rak seluas 319 hektar untuk meningkatkan pasokan air di daerah terdampak kekeringan.
• Hasilnya, cakupan pasokan air meningkat dari 264.851m² (2022) menjadi 320.000m² (2023). Selain itu, pembangunan kolam berpagar telah menciptakan habitat baru bagi satwa liar, meningkatkan keanekaragaman spesies dari 15 jenis (2019) menjadi 22 jenis (2024), termasuk enam spesies kucing besar dan burung langka.
• Project Green Goal (India)
• Diluncurkan pada tahun 2020 di pabrik Bridgestone Indore dan Pune, proyek ini bertujuan meningkatkan ekosistem asli dengan fokus pada keanekaragaman hayati.
• Hingga tahun 2023, populasi kupu-kupu meningkat dari 99 menjadi 170 spesies, sementara populasi burung bertambah dari 69 menjadi 105 spesies.
• Project Green Goal juga mendorong penelitian, desain habitat, dan penanaman musiman, serta melibatkan masyarakat dalam lebih dari 300 sesi edukasi, klub alam sekolah, dan aktivitas observasi alam.

Selain itu, penghargaan “Best in India” diraih sebagai pengakuan terhadap kontribusi Bridgestone India dalam berbagai inisiatif keberlanjutan, terutama dalam Project Green Goal.

 

Bridgestone Berkomitmen Membangun Masa Depan yang Lebih Hijau

Menyambut penghargaan ini, Paul Choo, Chief Human Resources Officer BSAPIC, menegaskan bahwa pencapaian ini menjadi motivasi bagi Bridgestone untuk terus berinovasi dalam keberlanjutan.

“Kami merasa terhormat mendapatkan penghargaan ‘Best Environmental Excellence’ dan ‘Best in India’ di Global CSR & ESG Summit & Awards 2025™. Ini merupakan kemenangan ke-17 dan ke-18 bagi BSAPIC dalam ajang ini sejak 2018. Selain menghadirkan solusi berkelanjutan bagi pelanggan kami, kami juga berkomitmen untuk menciptakan dampak nyata bagi lingkungan dan komunitas. Dengan panduan Bridgestone E8 Commitment, kami akan terus mencari cara baru untuk berkontribusi bagi masa depan yang lebih hijau dan inklusif,” ujar Paul Choo.

 

Global CSR & ESG Summit & Awards: Penghargaan Bergengsi di Asia

Global CSR & ESG Summit & Awards merupakan salah satu program penghargaan paling bergengsi di Asia dalam bidang Corporate Social Responsibility (CSR) dan Environmental, Social, and Corporate Governance (ESG).

Tahun ini, lebih dari 250 nominasi dari berbagai industri bersaing dalam 20 kategori penghargaan. Acara ini bertujuan untuk mengapresiasi perusahaan yang menunjukkan komitmen kuat terhadap nilai etis, kepatuhan hukum, serta penghormatan terhadap individu, komunitas, dan lingkungan dalam praktik bisnis mereka.

 

Bridgestone E8 Commitment: Fondasi Masa Depan Keberlanjutan

Sebagai bagian dari visinya menuju tahun 2050, Bridgestone mengembangkan Bridgestone E8 Commitment, sebuah pedoman strategis yang terdiri dari delapan nilai utama:

1. Energy – Mendukung energi berkelanjutan.
2. Ecology – Berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan.
3. Efficiency – Meningkatkan efisiensi dalam penggunaan sumber daya.
4. Extension – Mendorong inovasi teknologi untuk keberlanjutan.
5. Economy – Membangun bisnis yang memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
6. Emotion – Menciptakan pengalaman yang bermakna bagi pelanggan dan komunitas.
7. Ease – Menyediakan solusi yang lebih mudah dan nyaman.
8. Empowerment – Memberdayakan individu dan komunitas untuk masa depan yang lebih baik.

Komitmen ini menjadi fondasi utama dalam strategi Bridgestone, yang melibatkan karyawan, masyarakat, mitra, dan pelanggan untuk menciptakan dampak positif bagi generasi mendatang.

 

Bridgestone: Pemimpin Global dalam Solusi Berkelanjutan

Dengan penghargaan ini, Bridgestone semakin menegaskan posisinya sebagai pemimpin global dalam industri yang tidak hanya berfokus pada inovasi produk, tetapi juga keberlanjutan lingkungan dan tanggung jawab sosial.

Ke depan, Bridgestone akan terus mengembangkan teknologi hijau, program pelestarian alam, dan inisiatif sosial yang berdampak positif bagi dunia, sejalan dengan visi perusahaan menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan inklusif. (*)

Artikel Bridgestone Borong Penghargaan di Global CSR & ESG Summit 2025 pertama kali tampil pada News.

Gebyar Ramadan Keuangan Syariah 2025 “Ramadan Bermakna Bersama BRK Syariah”

0
Foto bersama Asisten II Pemkab Lingga dan Brand Manager BRK Syariah Cabang Lingga bersama Stakeholder yang hadir pada acara pembukaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah Tahun 2025 di Gedung Nasional Kecamatan Singkep, Kamis (13/3). F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Dalam Upaya mengedukasi masyarakat tentang keuangan syariah, Bank Riau Kepri (BRK) Syariah cabang Kabupaten Lingga menggelar kegiatan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah Tahun 2025 dengan mengusung tema “Ramadan Bermakna Bersama BRK Syariah”. Kegiatan ini dilaksanakan mulai dari Kamis hingga Jumat (13-14/3) yang berlokasi di halaman Gedung Nasional, Kecamatan Singkep Kabupaten Lingga.

Pembukaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah Tahun 2025 ini dibuka secara resmi oleh Asisten II Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga bidang pembangunan di halaman Gedung Nasional pada Kamis sore (13/3).

Zainal Abidin, Asisten II Pemkab Lingga dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara karena telah membantu Pemkab Lingga dalam memberikan edukasi atau pemahaman tentang keuangan syariah kepada masyarakat kabupaten Lingga melalui kegiatan Gebyar Ramadan ini.

BACA JUGA: Gebyar Pajak Daerah di Bintan Dimeriahkan Jenita Janet hingga Doorprize Menarik

“Sebelumnya saya menyampaikan permohonan maaf dari Bupati dan Wakil Bupati Lingga karena tidak bisa hadir membersamai dalam kegiatan ini karena masih ada agenda Safari Ramadan. Kami juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada panitia penyelenggara karena sudah membantu kami dalam hal ini Pemkab Lingga untuk memberikan edukasi terkait keuangan syariah bagi masyarakat,” ucap Zainal Abidin (13/3)

Selanjutnya, Brand Manager BRK Syariah Cabang Lingga mengatakan, kegiatan Gebyar Ramadan ini merupakan instruksi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di seluruh Daerah yang berada di provinsi Kepri.

“Kegiatan ini merupakan instruksi dari OJK Provinsi Kepri. Kami dari BRK Syariah cabang Lingga hanya menjadi penyelenggara dalam kegiatan ini sebagaimana rekan-rekan di Daerah lain yang ada di Provinsi Kepri,” ujar Heru Cahyadi saat memberikan sambutan.

Heru Cahyadi berharap kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat khusunya di Kabupaten Lingga tentang pentingnya pengelolaan keuangan berdasarkan ketentuan syariah.

“Kami berharap kegiatan ini mampu memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat tentang pengelolaan keuangan syariah. Sebagai umat muslim kita diajarkan untuk menjauhi Riba, maka hadirnya BRK Syariah ini ditengah masyarakat menjadi salah satu wadah bagi masyarakat untuk meninggalkan praktik Riba,” jelasnya.

Brand Manager BRK Syariah cabang Lingga menjelaskan kegiatan Gebyar Ramadan ini akan di isi dengan berbagai pertandingan yang menarik dan bermanfaat yang melibatkan siswa maupun mahasiswa yang ada di Kecamatan Singkep.

“Kegiatan Gebyar Ramadan ini akan disisi dengan berbagai kegiatan positif dan bermanfaat seperti lomba Hadroh, Lomba Sholawat dan Lomba Kultum dengan tema keuangan syari’ah. Untuk peserta kita buka mulai dari siswa maupun mahasiswa,” tutup Heru Cahyadi. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Gebyar Ramadan Keuangan Syariah 2025 “Ramadan Bermakna Bersama BRK Syariah” pertama kali tampil pada Kepri.