Sabtu, 18 April 2026
Beranda blog Halaman 2032

Batam Darurat Lingkungan

0
Lahan reklamasi yang dikerjakan oleh PT Blue Steel di Kampung Panau, Kabil, Nongsa. Foto. Hendrik untuk Batam Pos

batampos – Batam saat ini berada dalam kondisi darurat lingkungan, seperti yang disampaikan oleh Akar Bhumi Indonesia dalam presentasinya di hadapan Komisi IV DPR RI beberapa waktu lalu. Tentu saja, pernyataan mengenai darurat ini bukanlah sekadar retorika belaka.

Menurut data yang dihimpun Akar Bhumi, tercatat ada 31 kasus dugaan pelanggaran peraturan lingkungan hidup di Kepri, dengan sebagian besar kasus tersebut terjadi di Batam. Dari jumlah tersebut, sekitar 70 persen di antaranya berkaitan dengan reklamasi yang menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat nelayan.

”Banyak nelayan mengalami kerugian ekonomi dan ancaman terhadap budaya maritim lokal akibat aktivitas reklamasi yang masif. Kehidupan mereka semakin terhimpit karena berkurangnya akses terhadap sumber daya laut,” kata Founder Akar Bhumi, Hendrik Hermawan, Sabtu (22/2).

Selain reklamasi, deforestasi dan degradasi lingkungan juga menjadi perhatian serius. Kerusakan hutan dan pesisir telah menurunkan daya dukung lingkungan di Batam, yang dikategorikan sebagai pulau kecil dengan luas di bawah 2.000 kilometer persegi.

Hendrik menyebut, kota ini rentan terhadap ancaman kenaikan permukaan air laut akibat perubahan iklim serta penurunan daratan (land subsidence). Jika tidak segera ditangani, dampaknya akan semakin luas terhadap ekosistem dan kehidupan masyarakat.

Pada 22 Maret 2022 silam, Akar Bhumi telah memaparkan kondisi darurat lingkungan Batam di hadapan Komisi IV DPR RI. Pihaknya menyoroti krisis air, pesisir, hutan, dan sampah yang semakin memburuk.

Akar Bhumi mengidentifikasi beberapa faktor utama penyebab krisis ini, yakni rendahnya kesadaran masyarakat, lemahnya penegakan hukum, serta perubahan status hutan yang berakibat pada berkurangnya daya dukung lingkungan. ”Sebagai kota investasi, Batam menghadapi dilema besar antara pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Berbagai proyek investasi yang merusak lingkungan dinilai semakin memperparah kondisi masyarakat asli yang sudah lama termarginalisasi,” ujarnya.

Oleh karena itu, Akar Bhumi mendesak pemerintah untuk menjaga keseimbangan antara ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam kebijakan pembangunan. Tanpa keseimbangan ini, dampak lingkungan bisa semakin tidak terkendali.

Pemerintah Kota Batam kini dihadapkan pada tugas besar untuk memastikan kebijakan yang berpihak pada lingkungan dan masyarakat pesisir. Langkah nyata dan tegas sangat diperlukan guna mengatasi krisis lingkungan yang semakin mendesak.

Selain pengawasan terhadap kebijakan, Akar Bhumi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan. Kesadaran kolektif harus ditingkatkan agar lingkungan Batam tetap lestari.

”Euforia pelantikan telah usai, kini saatnya para pemimpin memenuhi janji mereka kepada masyarakat. Kami akan terus mengawasi dan menagih janji tersebut demi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan rakyat,” kata Hendrik.

Bicara soal lingkungan di Batam, tentu sayang untuk tidak membahas soal sampah. Pengelolaan yang semrawut membuat Pemerintah pusing tujuh keliling menyelesaikan persoalan ini hingga kini.

Batam Pos mencoba mengonfirmasi ini ke Kabid Penindakan DLH Batam, IP. Dia mengatakan, tak bisa memberikan keterangan. ”Mohon maaf, konfirmasi semuanya menjadi kewenangan Kadis (Herman Rozie),” ucapnya melalui aplikasi pesan WhatsApp.

Sementara itu, Batam Pos mencoba menghubungi Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Herman Rozie. Namun, hingga berita ini diturunkan, tidak ada jawaban. Meskipun sudah ditelpon maupun dikirimkan pesan, masih belum ada jawaban.

Beberapa waktu lalu, Batam Pos sempat mewawancarai Rektor Universitas Raja Ali Haji (Umrah), Prof Agung Dhamar S. Dia berbicara mengenai problem sampah, salah satu masalah lingkungan yang dihadapi Kota Batam saat ini.

Dia menyebut bahwa penyelesaian masalah sampah harus dilakukan dari hulu ke hilir. ”Dalam meyakinkan masyarakat, harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Tidak perlu khawatir. Proses pemilahan sampah inilah masalahnya. Kalau bisa dipilah dengan baik, maka akan mempermudah pekerjaan,” ujarnya.

Dalam manajemen pengelolaan sampah, hindari memproduksi sampah. Masyarakat bisa melakukannya, tapi tidak dilakukan secara konsisten. Apabila semua punya pemahaman yang sama, maka tak ada yang sulit. (*)

 

Reporter : ARJUNA

Artikel Batam Darurat Lingkungan pertama kali tampil pada Metropolis.

KPJ Wilayah Selatan Malaysia Bincang Kesehatan di Tanjungpinang

0

Batampos – Rumah Sakit Kumpulan Perubatan Johor (KPJ) Wilayah Selatan Malaysia mengadakan bincang kesehatan di Tanjungpinang, Jumat (21/2/2025) lalu. Kegiatan ini bersempena silaturahmi perayaan Imlek kepada para pelanggan setia KPJ dari ibu kota Provinsi Kepri itu.

Kepala Eksekutif KPJ Wilayah elatan, Maisarah Omar member rambutan saat BIncang Kesehatan di Aston Hotel, Tanjungpinang, kemerin. F KPJ untuk Batam Pos

Dalam kegiatan itu, KPJ melaporkan, sebanyak 20 ribu pasien Indonesia mendapatkan rawatan dan pelayanan kesehatan di RS KPJ. Sebagian besar diantaranya berasal dari Kepri, khususnya Batam, Tanjungpinang, dan Karimun.

Umumnya, para pasien ini mendapatkan rawatan untuk berbagai penyakit, seperti kanker, jantung, hingga pemeriksaan kesehatan ortopedi. Mereka tersebar mendapatkan perawatan di KPJ Johor, KPJ Puteri, KPJ Bandar Dato‘ Onn dan KPJ Pasir Gudang.

Kepala Eksekutif KPJ Wilayah elatan, Maisarah Omar menyebutkan, KPJ juga merupakan rumah sakit utama sebagai hub kesehatan untuk pemeriksaan kesehatan dan prosedur kardiologi di KPJ Puteri, KP Bandar Dato Onn, dan juga KPJ Kluang yang sudah menyediakan cath lab untuk pemeriksaan jantung.

“Sebelum ini, dua daripada hospital kami di Wilayah Selatan, yakni Hospital Pakar KPJ Johor dan Hospital Pakar KPJ Pasir Gudang telah memulakan operasi makmal jantung masing-masing, menjadikan lima buah Cath Lab secara keseluruhannya beroperasi di Hospital Pakar KPJ di Wilayah Selatan yang mampu merawat pesakit jantung di beberapa daerah di negeri Johor,” ujar Maisarah di hadapan para peserta dan undangan.

Menurutnya, saat ini mereka berinisiatif meningkatkan pelayanan kesehatan internasional, dengan memberikan berbagai kemudahan dan meningkatkan layanan fasilitas, seperti lobi RS yang lebih bersabahat, penambahan layanan kesehatan, tempat tidur pesakit, dialisis dan juga dokter bedah yang solutif dalam menangani berbagai jenis penyakit para pasien.

“Ini akan kami laksanakan secara bertahap. Mulai dari 100 unit tempat tidur baru akan kami adakan tahun ini. Itu artinya, lebih dari 900 katil sudah tersedia di seluruh Pakar KPJ wilayah selatan,” jelas Maisarah.

Tak hanya itu, untuk menyambut pasien internasional melalui Pelabuhan Stulang Laut, mereka juga sudah menyiapkan Premier Lounge untuk memudahkan para pasien khususnya dari Kepri seperti dari Batam, Tanjungpinang . “Untuk memenuhi permintaan yang semakin meningkat terutamanya daripada pesakit antarabangsa, lebih ramai doktor pakar juga dijangka menyertai Hospital Pakar KPJ di Wilayah Selatan tahun ini daripada pelbagai bidang kepakaran perubatan dan pembedahan,” tambahnya.

Bincang kesehatan di Tanjungpinang ini sekaligus menandai dibukanya kantor perwakilan pakar KPJ di sana. Kegiatan ini melibatkan empat dokter spesialis dari KPJ yakni Noorashikin Maan, Pakar Obgyn dari KPJ Johor dan Doktor Lim Hong Chun, Pakar Ortopedik dari KPJ Puteri, Azrina Abdul Kadir Pakar Kardiologi dari KPJ Pasir Gudang dan Tye Yi Loon Pakar Nefrologi dari KPJ Bandar Dato Onn. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Artikel KPJ Wilayah Selatan Malaysia Bincang Kesehatan di Tanjungpinang pertama kali tampil pada Lifestyle.

7 Warga Anambas Ditahan Malaysia, Ketahuan Mencuri di Anjungan Minyak Milik Petronas

0
Keterangan: Ketujuh warga Anambas ditahan oleh otoritas Malaysia karena berusaha mencuri di anjungan minyak milik Petronas
Foto: Istimewa

batampos – Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) menahan tujuh orang warga Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau, di anjungan minyak milik Petronas di perairan Terengganu, Malaysia, Kamis (20/2).

Ketujuh warga Anambas ini ditahan karena berusaha melakukan aksi pencurian bahan material anjungan minyak, seperti panel surya, baterai, dan kabel.

Identitas warga yang ditahan ini sedang ditelusuri oleh batampos. Yang jelas, domisili pelaku berasal dari Pulau Jemaja dan Pulau Siantan.

“Ya benar, ada keluarga saya yang ditangkap. Baru hari ini, saya lagi berusaha mencari kabarnya,” ujar Bang Bin, keluarga dari Tabrani, warga Desa Mampok yang ditahan, Sabtu (22/2).

Dia belum mengetahui pasti kronologis penangkapan keluarganya itu. Yang pasti, kata dia, Tabrani sempat pamit untuk berangkat kerja bersama rekannya beberapa waktu yang lalu.

“Saya tidak tahu aktivitas apa yang dilakukannya, baru tahu dari media,” ucapnya singkat.

Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Doli Boniara, juga baru mengetahui adanya warga Kepri yang ditangkap otoritas Malaysia.

Saat ini, dirinya sedang berkomunikasi dengan Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, untuk memfasilitasi bantuan hukum.

“Dari hasil komunikasi kami, sedang ditangani oleh KBRI Kuala Lumpur. Kami masih terus menggali informasi mengenai warga kita yang ditahan,” kata mantan Pj Bupati Bintan ini.

Dikutip dari Antara, Direktur Dinas Kelautan Negara Bagian Terengganu, Kapten Mohd Khairulanuar, menjelaskan bahwa penangkapan ini bermula ketika Pusat Operasi Maritim Negara Bagian Terengganu (PUSOP) mendapat informasi dari tim keamanan Petronas pada Rabu (19/2) pukul 13.30 siang waktu setempat.

Pihak Petronas mengungkapkan bahwa mereka mendeteksi tanda-tanda pelanggaran di anjungan tak berpenghuni di ladang minyak Tembikai yang terletak sekitar 77 mil dari Kuala Terengganu.

Pasalnya, seorang anggota melihat seseorang bersembunyi di ruang generator saat melakukan pemeriksaan rutin.

Menindaklanjuti laporan tersebut, KM Rawa dikirim ke lokasi dan tiba di peron pukul 21.00 waktu setempat untuk melakukan pemantauan fisik.

“Namun, laut yang berombak menyulitkan kapal untuk mendekat. Para personel baru berhasil naik ke kapal pukul 11.30 siang pada hari Kamis,” ujar Mohd.

Kondisi anjungan saat itu dalam keadaan berantakan akibat pembongkaran. Banyak bekas kabel yang terputus, tumpukan baterai, wadah makanan, dan terlihat ada alat pemotong kabel, seperangkat kunci pas, serta tali.

Petugas juga menemukan para WNI yang diduga pelaku sedang bersembunyi di ruang ventilasi. Berdasarkan penyelidikan awal, mereka dibawa ke anjungan menggunakan kapal, tetapi ditinggalkan oleh nahkoda yang melarikan diri setelah mengetahui kehadiran petugas.

Para WNI yang diduga pencuri itu kini ditahan selama tujuh hari sejak Rabu untuk penyelidikan lebih lanjut berdasarkan Pasal 378 KUHP.

Menurut Kapten Khairulanuar, aksi pembobolan dan pencurian ini berpotensi menyebabkan kerugian puluhan juta ringgit per hari serta menghambat jalannya produksi minyak.

Reporter: Ihsan Imaduddin

 

Artikel 7 Warga Anambas Ditahan Malaysia, Ketahuan Mencuri di Anjungan Minyak Milik Petronas pertama kali tampil pada Kepri.

Sambut Bulan Suci Ramadhan 1446 Hijriah, Pemerintah Kecamatan Singkep Barat Laksanakan Doa Bersama

0
Doa bersama masyarakat dan pemerintah kecamatan Singkep Barat menyambut Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah, pada Jumat (21/2). F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Pemerintah Kecamatan Singkep Barat melaksanakan kegiatan Doa Bersama untuk menyambut Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Musholla Kantor Kecamatan Singkep Barat pada Jumat (21/2).

Febrizal Taufik, Camat Singkep Barat mengatakan Doa Bersama ini dilakukan untuk menjalin silaturahmi sesama masyarakat dengan pemerintah Kecamatan Singkep Barat dan saling maaf memaafkan.

“Tujuan dari kegiatan Doa Bersama ini kita laksanakan adalah untuk menjalin silaturahmi dengan sesama masyarakat dan pemerintah kecamatan serta saling memaafkan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah ini,” ujar Febrizal Taufik saat dikonfirmasi pada Jumat (21/2).

BACA JUGA: HUT TNI di Garda Terdepan Negara, TNI-Polri Gelar Doa dan Syukuran Bersama

Febrizal mengatakan selain Doa Bersama, kegiatan ini juga sebagai bentuk rasa syukur dan harapan warga agar Ramadhan tahun ini membawa keberkahan untuk masyarakat kecamatan Singkep Barat.

“Selain itu, doa bersama ini juga sebagai bentuk syukur dan harapan agar Ramadhan tahun 2025 ini membawa keberkahan serta kedamaian bagi seluruh warga Singkep Barat,” kata Febrizal.

Ia juga berharap momentum ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meningkatkan nilai-nilai keagamaan di lingkungan sekitar.

“Semoga melalui doa bersama ini, kita diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa, serta semakin memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua MUI, Kapolsek Singkep Barat, staf kecamatan, PKK, serta majelis taklim. Selanjutnya, kegiatan ini ditutup dengan tausiyah serta doa bersama, menciptakan suasana penuh kekhidmatan dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Sambut Bulan Suci Ramadhan 1446 Hijriah, Pemerintah Kecamatan Singkep Barat Laksanakan Doa Bersama pertama kali tampil pada Kepri.

Efisiensi, Anggaran Perjalanan Dinas Pemkab Bintan Dipangkas 50 Persen

0
Sekda Bintan, Ronny Kartika. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan melakukan pemangkasan anggaran perjalanan dinas sebesar 50 persen.

Pemangkasan dilakukan dalam rangka meningkatkan efisiensi anggaran.

Sekda Bintan, Ronny Kartika mengatakan, pemangkasan anggaran perjalanan dinas dilakukan setelah adanya Instruksi Presiden RI, Prabowo Subianto.

BACA JUGA: Pemkab Anambas Tiadakan Perjalanan Dinas dan Acara Seremoni, Dampak dari Efesiensi Anggaran

Selain anggaran perjalanan dinas, efisiensi juga dilakukan terhadap anggaran pengadaan alat tulis kantor, anggaran untuk kegiatan seperti seremonial, kajian, studi banding dan lainnya.

“Lebih kurang Rp 25 miliar yang dipangkas di semua organisasi perangkat desa (OPD),” ujarnya.

Tidak hanya anggaran yang bersumber dari APBD, Ronny mengatakan, Bintan tidak mendapat dana transfer pusat dari APBN tahun 2025 melalui dana alokasi khusus (DAK) maupun dana alokasi umum (DAU) specific grant sebesar Rp 91,8 miliar.

Dana transfer pusat itu biasanya digunakan untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan dan paving blok serta sarana dan prasarana pendukung di bidang pertanian dan perikanan. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Efisiensi, Anggaran Perjalanan Dinas Pemkab Bintan Dipangkas 50 Persen pertama kali tampil pada Kepri.

JEC Luncurkan Dry Eye Spa: Inovasi Perawatan Mata Kering dengan Sensasi Relaksasi Seperti Spa

0

batampos – Mata kering semakin menjadi masalah kesehatan yang serius di era digital. Rata-rata screen time masyarakat Indonesia mencapai 7 jam 38 menit per hari menurut laporan Backlinko 2024, sementara data Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) mencatat prevalensi mata kering di Indonesia mencapai 27,5 persen. Faktor lain seperti paparan AC, polusi udara, dan penggunaan lensa kontak turut memperburuk kondisi ini.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, JEC Eye Hospitals and Clinics menghadirkan JEC Dry Eye Spa, layanan inovatif yang menggabungkan terapi medis dengan relaksasi ala spa untuk memberikan kenyamanan instan bagi pasien mata kering. Layanan ini diluncurkan di RS Mata JEC @ Kedoya, menjadikannya rumah sakit mata pertama di Indonesia yang menawarkan konsep perawatan mata kering yang menyegarkan dan menenangkan.

Mata Kering: Ancaman Nyata dari Pola Hidup Modern

Ketua Dry Eye Service JEC Eye Hospitals and Clinics, Dr. dr. Nina Asrini Noor, SpM, menjelaskan bahwa perubahan gaya hidup digital mempengaruhi kesehatan mata secara signifikan. “Durasi screen time yang panjang menyebabkan perubahan dalam frekuensi dan kualitas berkedip, sehingga memicu kekeringan pada permukaan mata. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa semakin parah hingga berpotensi menyebabkan gangguan permanen pada penglihatan,” jelasnya.

Selain faktor screen time berlebihan, kondisi lingkungan seperti udara kering, polusi, asap rokok, dan paparan AC juga memperburuk kondisi mata. Faktor risiko lain yang dapat memicu mata kering meliputi:

  • Usia di atas 50 tahun (terutama perempuan pasca-menopause)
  • Penggunaan lensa kontak dalam jangka panjang
  • Riwayat operasi mata atau penyakit tertentu
  • Penggunaan obat-obatan tertentu (baik oral maupun tetes mata)
  • Penyakit metabolik seperti diabetes melitus

Mata kering tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan, tetapi juga bisa berdampak pada menurunnya produktivitas dan kualitas hidup. Gejalanya meliputi mata terasa kering, gatal, berpasir, perih, sering berair, hingga penglihatan buram.

 

JEC Dry Eye Spa: Perawatan Mata Kering yang Menyegarkan dan Relaksasi Seperti Spa

Berbeda dengan terapi mata kering konvensional, JEC Dry Eye Spa menawarkan pendekatan holistik yang tidak hanya mengobati, tetapi juga memberikan sensasi relaksasi bagi pasien. Sebelum menjalani terapi, pasien akan menjalani pemeriksaan menyeluruh oleh dokter subspesialis dry eye di JEC Dry Eye Service.

Terapi Dry Eye Spa menggunakan steam atomizer, alat canggih berteknologi ultrasonik yang menghasilkan droplet halus dari larutan khusus untuk melembapkan mata. Pasien akan merasakan sensasi sejuk yang langsung memberikan kenyamanan pada mata.

“Layanan ini tidak hanya mengatasi gejala mata kering seperti mata mengganjal, perih, dan berpasir, tetapi juga membantu menjaga kelembapan alami mata. Dengan terapi rutin setiap dua minggu sekali, pasien dapat mencegah kondisi dry eye semakin parah sehingga tetap produktif dan nyaman dalam beraktivitas,” ujar Dr. dr. Nina Asrini Noor, SpM.

 

Layanan Terpadu untuk Mata Kering di JEC

JEC Dry Eye Spa merupakan bagian dari layanan JEC Dry Eye Service, yang menawarkan solusi komprehensif bagi pasien mata kering, meliputi:

✔ Konsultasi dan edukasi seputar mata kering

✔ Pemeriksaan diagnostik menggunakan teknologi modern, seperti Schirmer Test, Tear Break Up Time (TBUT), dan Meibography

✔ Tindakan medis lanjutan, termasuk:

  • Artificial tears substitute untuk meningkatkan kelembapan
  • Autologous serum tetes mata untuk memperbaiki permukaan mata yang rusak
  • Punctal plug untuk mempertahankan kelembapan air mata
  • Intense Pulse Light (IPL) untuk memperbaiki kualitas lapisan minyak air mata

Menurut Dr. Jenny Darmawan, MARS, Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RS Mata JEC @ Kedoya, konsep Dry Eye Spa hadir untuk menciptakan pengalaman terapi mata yang lebih nyaman dan santai bagi pasien. “Dengan suasana yang lebih rileks, pasien dapat merasa lebih tenang dan menikmati terapi, sehingga hasil perawatan lebih optimal,” ungkapnya.

Peluncuran JEC Dry Eye Spa juga diikuti dengan seminar kesehatan mata, khususnya bagi kelompok yang berisiko tinggi mengalami mata kering. Langkah ini semakin memperkuat komitmen JEC Eye Hospitals and Clinics dalam menghadirkan inovasi serta layanan terbaik bagi kesehatan mata masyarakat Indonesia. (*)

Artikel JEC Luncurkan Dry Eye Spa: Inovasi Perawatan Mata Kering dengan Sensasi Relaksasi Seperti Spa pertama kali tampil pada News.

Saibansah Terpilih sebagai Ketua PWI Kepri Sisa Periode 2023-2028 melalui Konferprov

0
Saibansah Dardani (kiri) menerima pataka PWI dari Ketua Umum PWI, Zulmansyah Sekedang.
Foto: Arjuna / Batam Pos

batampos – Saibansah Dardani resmi terpilih sebagai Ketua PWI Kepri periode 2025-2028. Sementara itu, jabatan Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Kepri diemban oleh Parna Simarmata.

Keduanya terpilih melalui Konferensi Provinsi Luar Biasa (Konferprov) yang digelar pada Sabtu (22/2) di Batam. Konferprov ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan PWI Pusat Nomor: 121-PGS/A/PP-PWI/II/2025 yang diterbitkan oleh Ketua Umum PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang.

SK tersebut menetapkan pemberhentian Andi Gino dari jabatan Ketua PWI Kepri masa bakti 2023-2028. Andi dinilai melanggar Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI setelah mengikuti Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya, Saibansah menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia dan seluruh peserta Konferprov yang telah berpartisipasi. Amanah yang diberikan kepadanya dan Ketua DK PWI Kepri akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Kami siap menjalankan tugas dengan berpegang teguh pada PD/PRT PWI serta aturan lainnya. PWI Kepri akan menjadi rumah besar bagi seluruh wartawan di provinsi ini,” katanya.

Pendidikan bagi jurnalis di Kepri serta memperkuat hubungan dengan negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand adalah salah satu hal penting. Itu demi menggaungkan eksistensi PWI Kepri di tingkat internasional.

Sementara itu, Ketua Umum PWI, Zulmansyah Sekedang, berbicara soal aturan organisasi yang harus ditegakkan guna menjaga integritas PWI. Ia berharap para jurnalis dapat memilih pemimpin yang memiliki nilai-nilai integritas tinggi.

“Integritas adalah kunci utama dalam menjalankan tugas jurnalistik. Selain itu, kode etik jurnalistik dan peran Dewan Pers harus tetap dijaga, khususnya dalam kasus pemberitaan yang sensitif,” katanya.

Ia mengenal baik Saibansah, yang tak lain adalah seniornya saat sama-sama berkarier di Jawa Pos. Zulmansyah berharap di bawah kepemimpinan Saibansah, PWI Kepri bisa menjadi lebih baik dan lebih profesional.

“PWI memiliki aturan yang harus ditaati. Perbedaan pendapat itu wajar, namun profesionalisme dan etika jurnalistik harus tetap dijaga,” ujar dia.

Selain itu, ia turut mengapresiasi Plt Ketua PWI Kepri, Marganas Nainggolan, yang telah menjalankan tugasnya selama masa transisi kepemimpinan. Dedikasi Marganas dalam menjaga stabilitas organisasi, lanjutnya, patut diapresiasi.

Zulmansyah ingin PWI Kepri dapat terus menjaga profesionalisme dan kredibilitas wartawan di wilayah tersebut. Ia mengingatkan agar organisasi tetap berada di jalur independen dan menjunjung tinggi kepentingan publik. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Saibansah Terpilih sebagai Ketua PWI Kepri Sisa Periode 2023-2028 melalui Konferprov pertama kali tampil pada Metropolis.

Ani Rohani, Ibu Rumah Tangga yang Menjadi Sosok Inspiratif Bagi Masyarakat Dabo Singkep Untuk Saling Berbagi

0
Rohani sedang Membagikan makanan kepada warga Dabo Singkep, pada Jumat (21/2). F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Ani Rohani atau biasa di sapa Ucu Ani, adalah seorang ibu rumah tangga yang melaksanakan kegiatan berbagi makanan gratis untuk warga Dabo yang membutuhkan. Rohani menjadi sosok inspiratif bagi masyarakat Dabo Singkep, kabupaten Lingga atas aksinya membagikan makanan geratis untuk warga. Kegiatan bagi-bagi makan ini rutin dilakukannya setiap hari Jumat.

Rohani menjelaskan alasan dibalik dirinya bersama teman-teman yang lain melakukan bagi-bagi makanan geratis ini karena ingin saling berbagi dan mengharapkan keberkahan dari Allah SWT atas rezeki yang diperoleh serta rasa kepeduliannya terhadap sesama masyarakat yang sangat membutuhkan.

BACA JUGA: 4 Sekolah di Anambas Perdana Gelar Makan Bergizi Gratis

“Jadi, alasan kami membagikan makanan ini setiap hari Jumat tidak lain adalah untuk mengharapkan keberkahan dari Allah SWT atas rezeki yang kami peroleh. Selain itu kami merasa terpanggil untuk saling berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan,” jelas Rohani saat diwawancarai pada Jumat (21/2).

Rohani mengucapkan, awalnya gerakan ini dilakukan secara beramai-ramai. Nemun dengan berjalannya waktu, hanya tinggal beberapa orang saja yang ikut melakukan kegiatan ini karena yang lain sudah sibuk dengan aktivitas masing-masing.

Selanjutnya, Rohani mengatakan kegiatan berbagi makan ini dilakukannya setiap hari Jumat sekitar pukul 11.00 WIB. Makanan gratis yang dibagikan ini menggunakan uang pribadi dan bantuan dari beberapa keluarga dan kerabat.

“Setiap hari Jumat mulai dari jam 11.00 WIB saya dibantu dengan keponakan berkeliling Dabo Singkep menggunakan sepeda motor untuk membagikan makanan gratis kepada masyarakan Dabo Singkep. Makanan geratis yang kami bagikan ini menggunakan uang sendiri dan dibantu beberapa kerabat yang ingin ikut bersedekah,” ujarnya.

Rohani berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat Dabo Singkep yang memang sedang membutuhkan serta meringankan sedikit beban mereka ditengah perekonomian yang sulit saat ini.

“Kami berharap makanan yang dibagikan ini bisa membantu warga Dabo Singkep yang saat ini sedang membutuhkan dan dapat sedikit meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” tutupnya.

Apa yang telah dilakukan oleh Rohani dan temannya menjadi motivasi kepada kita semua yang memiliki sedikit kelebihan rezeki untuk terus saling berbagi dengan sesama warga yang sedang membutuhkan bantuan. Karena dengan uluran tangan kita untuk membantu mereka yang tidak mampu dapat memberikan senyuman keceriaan bagi mereka. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Ani Rohani, Ibu Rumah Tangga yang Menjadi Sosok Inspiratif Bagi Masyarakat Dabo Singkep Untuk Saling Berbagi pertama kali tampil pada Kepri.

Dorong Mahasiswa Berkarya, Workshop Penulisan Esai dan Opini HMPS MPI STAIL Surabaya Sukses Digelar

0
Master Trainer AR Learning Center, Andre Hariyanto saat menjadi pembicara di acara Workshop Penulisan Karya Tulis Esai dan Opini.

batampos – Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman Al-Hakim (HMPS MPI STAIL) Surabaya sukses menggelar Workshop Penulisan Karya Tulis Esai dan Opini.

Acara ini berlangsung di Aula SMP-SMA Luqman Al Hakim Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (22/02). Master Trainer AR Learning Center, Andre Hariyanto menjadi pembicara pada

Workshop yang mengusung tema “Mengasah Pena dan Menciptakan Gagasan dalam Keterampilan Menulis untuk Membawa Perubahan”.

Acara tersebut dihadiri puluhan peserta yang terdiri dari mahasiswa MPI, perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam (KPI).

Ketua HMPS MPI STAIL Surabaya, Abdul Rahman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat menulis dan membaca di kalangan mahasiswa.

“Alhamdulillah, tujuan acara ini semata-mata agar semua mahasiswa lebih aktif kembali menulis dan memiliki minat membaca, guna ke depannya dapat memberikan gagasan lewat tulisan,” ujar Abdul Rahman.

Dalam sesi materi, Andre Hariyanto menjelaskan langkah-langkah menulis esai dan opini, memberikan tips efektif dalam menulis, serta membagikan cara agar seseorang bisa konsisten dalam berkarya melalui tulisan.

“Keterampilan dasar dalam menulis esai dan opini sangat penting dan dapat digunakan dalam berbagai konteks, baik akademis maupun profesional.

Dengan latihan dan pemahaman yang baik, diharapkan peserta dapat menghasilkan karya tulis yang lebih berkualitas dan berpengaruh,” ungkap Andre Hariyanto.

Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari para peserta yang merasa mendapatkan wawasan baru serta motivasi untuk lebih aktif menulis. Diharapkan, melalui workshop ini, mahasiswa semakin terdorong untuk menghasilkan karya tulis yang kritis, inspiratif, dan berkontribusi bagi masyarakat. (*)

Artikel Dorong Mahasiswa Berkarya, Workshop Penulisan Esai dan Opini HMPS MPI STAIL Surabaya Sukses Digelar pertama kali tampil pada News.

Keterlambatan Distribusi Solar di SPBU Batam, Transportasi Publik Terdampak

0
Ilustrasi. Antre BBM. Foto. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Menjelang bulan Ramadan, permintaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di Batam mengalami peningkatan. Kondisi ini menyebabkan antrean panjang di sejumlah SPBU yang berimbas pada keterlambatan transportasi umum, termasuk Bus Trans Batam.

Officer Communication & Relation (Commrel) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Nur Imam Mohamad, mengonfirmasi bahwa peningkatan permintaan solar menjelang bulan puasa memang sudah menjadi pola tahunan. Akibatnya, antrean kendaraan di SPBU menjadi lebih padat dibandingkan hari-hari biasa.

“Permintaan solar memang meningkat menjelang bulan Ramadan, sehingga antrean di SPBU menjadi lebih padat. Namun, kami pastikan stok solar di Batam aman,” ujarnya, Jumat (21/2).

Ia juga membenarkan adanya keterlambatan penyaluran BBM subsidi jenis solar di beberapa SPBU. Hal ini berdampak pada operasional sejumlah Bus Trans Batam yang melayani rute Batam Center–Batuaji pada 20 Februari lalu.

Menurutnya, meskipun terjadi keterlambatan, pasokan BBM subsidi jenis solar masih tersedia dalam jumlah yang cukup. Pihaknya memastikan antrean panjang di SPBU hanya bersifat sementara dan diperkirakan akan kembali normal pada hari berikutnya.

“Kami memastikan proses penyaluran solar akan berjalan lancar. Kalau pun ada antrean, itu hanya sementara,” kata dia.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batam, Salim, menyebut keterlambatan pengisian BBM berdampak langsung pada operasional Bus Trans Batam. Akibat antrean panjang, sejumlah bus mengalami keterlambatan hingga berjam-jam.

“Kemarin terjadi penumpukan penumpang tujuan Batuaji di Halte Bus Batam Center selama tiga jam. Ini akibat Bus Trans Batam terlambat datang karena harus antre saat mengisi bahan bakar,” kata dia.

Menurutnya, tidak ada perlakuan khusus bagi transportasi publik seperti Bus Trans Batam saat mengisi BBM. Bus tetap harus mengantre bersama kendaraan lainnya, sehingga ketika antrean di SPBU padat, bus pun turut tertahan.

“Karena antrean cukup panjang, bus kami tertahan di sana dan akhirnya terlambat tiba di halte. Sekitar enam Bus Trans Batam mengalami keterlambatan dalam melayani penumpang,” ujarnya.

Keterlambatan ini menyebabkan ketidaknyamanan bagi masyarakat yang bergantung pada transportasi publik, terutama pada jam-jam sibuk. Penumpang yang hendak bepergian ke Batuaji harus menunggu lebih lama dari biasanya di halte.

Meskipun antrean sempat menyebabkan keterlambatan, baik Dishub Batam maupun Pertamina optimistis kondisi ini segera membaik. Mereka berharap masyarakat dapat lebih bersabar dalam menghadapi situasi ini, terutama menjelang Ramadan yang memang selalu meningkatkan permintaan BBM. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Keterlambatan Distribusi Solar di SPBU Batam, Transportasi Publik Terdampak pertama kali tampil pada Metropolis.