Minggu, 19 April 2026
Beranda blog Halaman 2031

PT Timah Tbk dan UGM Jalin Kerja Sama untuk Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

0
Direktur SDM PT Timah Hendra Kusuma dan Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM Prof Dr Wening Udasmoro menunjukkan MoU kerja sama. f.ist

batampos– PT Timah Tbk dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menjalin kerja sama. Hal ini dilakukan dalam bentuk penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Penandatanganan ini MoU ini dilaksanakan oleh Direktur SDM PT Timah Tbk, Hendra Kusuma Wardana dengan Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM Prof Dr Wening Udasmoro di UGM pada Jumat (21/2).

Adapun ruang lingkup nota kesepahaman ini pertama meliputi penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan pelatihan yang terkait dengan sektor pertambangan timah dan industri berbasis mineral lainnya.

Kedua, penyelenggaraan kolaborasi riset, inovasi dan rekayasa teknologi serta pengembangan sumber daya strategis untuk mendukung pengelolaan di bidang pertambangan timah dan industri berbasis mineral yang berkelanjutan.

BACA JUGA: Pagoda di Lingga Warisan PT Timah Terbiar Rusak

Ketiga, penyelenggaraan kegiatan ilmiah, kajian ilmiah, seminar dan lokakarya dan peningkatan dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia.

Direktur SDM PT Timah Hendra Kusuma menyampaikan nota kesepahaman ini merupakan kerja sama strategis antara dunia pendidikan dan dunia industri. ”Kolaborasi ini diharapkan akan membawa manfaat yang besar tidak hanya bagi kedua belah pihak, tapi juga bagi masyarakat luas.,” ujarnya.

Saat ini, lanjutnya, pihaknya berada pada titik yang sangat penting di mana dunia industri dan dunia akademik harus saling bersinergi menciptakan ekosistem inovasi yang berkelanjutan. Perguruan tinggi memiliki peran fundamental dalam mencetak SDM yang unggul dan siap bersaing di dunia global. PT Timah Tbk sebagai sektor industri memberikan ruang yang lebih terbuka dalam penerapan ilmu pengetahuan dalam konteks praktis.

”Sinergitas seperti ini pada gilirannya akan mempercepat tercapainya inovasi yang membawa dampak positif bagi masyarakat.

Dalam kerja sama ada beberapa bidang yang akan difokuskan yakni; pendidikan melalui program magang, pemberian beasiswa, pengembangan kurikulum yang berbasis kebutuhan industri, serta kuliah tamu yang melibatkan praktisi industri,” jelasnya.

Kemudian, kata Hendra, yang kedua penelitian yang melibatkan riset bersama untuk menghasilkan inovasi teknologi, solusi praktis bagi tantangan industri serta publikasi ilmiah yang dapat memperkaya khasanah pengetahuan.

Ketiga, pengabdian masyarakat yang meliputi program CSR bersama, pemberdayaan komunitas dan pengembangan kewirausahaan berbasis ilmu pengetahuan.

”Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat menciptakan manfaat yang signifikan bagi masyarakat secara lebih luas. Kami juga berharap perusahaan dapat terus mendukung inisiatif-inisiatif akademik yang aplikatif, yang tidak hanya memberikan solusi bagi industri, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pembangunan bangsa,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Prof Wening Udasmoro, menyambut baik kerja sama yang antar kedua belah pihak dalam pengembangan SDM. ”UGM selalu berupaya memastikan ilmu yang dikembangkan memiliki kebermanfaatan dan keberlanjutan bagi masyarakat. Baik dalam menjaga alam maupun manusianya,” paparnya.

UGM, tambah Wening, akan terus memperluas relevansi pendidikan dengan berbagai aspek kehidupan, termasuk ekonomi, budaya, hukum, sosial dan pengentasan kemiskinan. Dalam kurikulum baru, UGM akan meluncurkan lima program studi transdisiplin. Yakni, kemaritiman, desain komunikasi visual, sustainability, metalurgi dan kriminologi yang termasuk program pascasarjana baru.

”Di bidang pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa UGM secara rutin telah menjalankan program pengabdian di berbagai daerah. Termasuk di Bangka Belitung yang mencakup ketahanan pangan, energi, budaya dan bahasa. Beberapa program kerja yang dilaksanakan dalam rangka mendukung program pertanian terpadu dan pemanfaatan inovasi teknologi. Kami menanam padi Gamagora untuk mendukung kedaulatan pangan dengan memanfaatkan biogas dari kotoran sapi untuk energi. Kami berharap program ini diterapkan di Bangka Belitung melalui kerja sama ini,” terangnya. (*)

Reporter: Sandi

Artikel PT Timah Tbk dan UGM Jalin Kerja Sama untuk Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat pertama kali tampil pada Kepri.

Sebanyak 44 Persen Calon Jamaah Haji Kota Batam Sudah Lunasi Bipih Tahap I

0
Aplikasi Haji Pintar milik Kemenag. (F. Rengga / Batam Pos)

batampos – Sebanyak 44 persen calon jamaah haji Batam telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahap I untuk tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi. Data yang dihimpun menunjukkan bahwa dari total kuota 721 orang, sebanyak 315 jamaah telah menyelesaikan kewajibannya, sementara 406 jamaah atau sekitar 56 persen masih belum melunasi.

Dari rincian yang tersedia, jumlah calon jamaah haji yang masuk dalam daftar urut porsi mencapai 696 orang, sementara 25 orang lainnya merupakan jamaah lansia yang mendapatkan prioritas keberangkatan.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Batam, Syahbudi, menyampaikan bahwa pelunasan Bipih menjadi syarat utama bagi calon jamaah untuk memastikan keberangkatan mereka ke Tanah Suci. Pihaknya terus berkoordinasi dengan bank penerima setoran haji serta memberikan sosialisasi kepada jamaah agar memahami prosedur dan batas waktu pelunasan.

“Bagi jamaah yang belum melunasi, kami imbau agar segera menyelesaikan kewajibannya. Jika tidak, mereka berisiko kehilangan kesempatan berangkat tahun ini,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa calon jamaah yang telah melunasi akan segera mengikuti proses manasik haji guna mempersiapkan diri sebelum keberangkatan. Manasik haji ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai tata cara ibadah haji yang benar serta persiapan fisik dan mental bagi para jamaah.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Batam, Meldasari, menjelaskan bahwa jemaah haji reguler yang sudah melakukan pemeriksaan kesehatan dan memenuhi syarat istitha’ah kesehatan hampir 90 persen dari total kuota haji di Batam.

Menurut Melda, dari data yang masuk, sebanyak 653 calon jemaah telah menjalani pemeriksaan. Dari jumlah tersebut, 572 jemaah atau 90 persen telah memperoleh berita acara istitha’ah kesehatan, sementara 81 lainnya masih menunggu tahap pengobatan agar dinyatakan memenuhi syarat.

“Jumlah ini akan terus bertambah karena pemeriksaan kesehatan jemaah masih berlangsung,” tambahnya.

Pemeriksaan istitha’ah dilakukan secara berjenjang, dimulai dari puskesmas, kemudian dilanjutkan ke rumah sakit, dan hasil akhirnya kembali diinput ke puskesmas untuk menentukan apakah jemaah tersebut layak berangkat haji.

“Ada sembilan penyakit yang tidak diizinkan untuk berangkat haji, sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/508/2024,” jelas Meldasari.

Kesembilan penyakit tersebut adalah penyakit jantung, penyakit paru-paru, penyakit hati, penyakit ginjal, kanker, tuberkulosis (TB), penyakit autoimun yang tidak terkontrol, serta penyakit menular aktif yang belum diobati dengan baik.

“Namun, bukan berarti jemaah dengan penyakit tertentu langsung tidak bisa berangkat. Misalnya, jemaah dengan TB yang masih dalam tahap pengobatan bisa menunggu hingga dinyatakan sembuh sebelum batas waktu pelunasan BPIH,” ungkapnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Sebanyak 44 Persen Calon Jamaah Haji Kota Batam Sudah Lunasi Bipih Tahap I pertama kali tampil pada Metropolis.

Isu Buka-bukaan Hasto Mulai Terbukti, Kini Sebut Jokowi Jadi Biang Upaya Pelemahan KPK demi Bobby dan Gibran

0
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengenakan rompi oranye usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (20/2/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

batampos – Isu mengenai Hasto bakal buka-bukaan mulai terbukti. Sehari setelah ditahan, pada Jumat malam (21/2), beredar video pernyataan Hasto di berbagai media sosial. Video berjudul “Pelemahan KPK oleh Jokowi” itu berisi penjelasan Hasto soal peran Jokowi dalam revisi UU KPK.

Hasto mengatakan, pada 7 Mei 2024, dia bertemu dengan mantan penyidik KPK Novel Baswedan pada sebuah acara di kampus Universitas Indonesia (UI). “Saat itu saya ditanya oleh Mas Novel. Soal apakah benar PDIP menjadi pelopor revisi UU KPK,” terang Hasto. Saat itu dia mengklarifikasi bahwa isu itu tidak benar. Dia menyakinkan Novel soal siapa pioner revisi UU KPK.

“Inilah kalau ada hal-hal buruk oleh Presiden, selalu dilimpahkan ke PDIP,” katanya. Sebaliknya, jika ada hal-hal positif selalu diambil oleh Jokowi, tanpa menyisakan benefit bagi kepentingan PDIP.

Kepada Novel, Hasto menjabarkan bahwa PDIP tak pernah berupaya melemahkan KPK. Justru, PDIP menjadi partai yang getol menyuarakan perlawanan terhadap korupsi.

Pada video berdurasi 5 menit 24 detik itu, Hasto juga menjabarkan pertemuannya dengan Jokowi di Istana Merdeka. Pertemuan digelar sebelum Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution mencalonkan diri menjadi kepala daerah.

Pada pertemuan itu, Hasto mempertanyakan keseriusan presiden mengusung putra sulung dan menantunya itu. Hasto memberikan pertimbangan kepada Jokowi agar membatalkan rencana tersebut. Sebab, jika keduanya menang, secara otomatis akan menjadi pejabat negara. “Dan ini akan sangat rawan terhadap berbagai bentuk gratifikasi suap dan berbagai tindakan korupsi lainnya,” paparnya.

Pada pertemuan selanjutnya, Hasto berjumpa dengan salah seorang menteri kepercayaan Jokowi kala itu. Dari sang menteri itu, Hasto mendengar sendiri bahwa Jokowi telah memberikan arahan untuk merevisi UU KPK. “Merevisi pasal-pasal penting,” katanya. Antara lain, pasal mengenai pimpinan KPK tidak otomatis bertindak sebagai penyidik. Dan pasal-pasal lain yang membuat penyidik dari unsur independen tak bisa masuk ke KPK.

Hasto juga menyebut, menteri itu mengatakan bahwa butuh dana sekitar USD 3 juta untuk menggolkan revisi UU KPK. Hasto menduga revisi itu berjalan mulus karena Presiden saat itu punya kepentingan melindungi Gibran dan Bobby.

“Sejarah mencatat bahwa revisi Undang-Undang KPK ini dilaksanakan sebelum pilkada serentak, saat Mas Gibran dan Mas Bobi berproses menjadi wali kota. Maka, ketika terpilih menjadi Wali Kota, amanlah dari berbagai persoalan hukum karena KPK sudah dilemahkan,’’ katanya. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Isu Buka-bukaan Hasto Mulai Terbukti, Kini Sebut Jokowi Jadi Biang Upaya Pelemahan KPK demi Bobby dan Gibran pertama kali tampil pada News.

Klaim Tak Antikritik, Kapolri Ajak Band Sukatani Jadi Duta Polisi

0
Syifa Al Lufti alias Alectroguy dan Novi Citra alias Twister Angel dari Sukatani Band minta maaf atas viralnya lagu Bayar Bayar Bayar. (Instagram @sukatani.band)

batampos – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak Band Sukatani untuk menjadi duta Polri. Ajakan itu dalam rangka semangat melakukan perbaikan institusi dan mencegah terjadinya perilaku menyimpang seluruh personel kepolisian.

Sigit menekankan, hal itu akan dilakukan jika Band Sukatani berkenan dijadikan Duta ataupun Juri untuk institusi Polri.

“Nanti kalau Band Sukatani berkenan akan kami jadikan Juri atau Band Duta untuk Polri terus membangun kritik demi koreksi dan perbaikan terhadap institusi dan juga konsep evaluasi secara berkelanjutan terhadap perilaku oknum Polri yang masih menyimpang,” kata Sigit kepada wartawan.

Sigit menegaskan, pihak komitmennya bahwa Polri dewasa ini tidak antikritik. Korps Bhayangkara saat ini menerima dan terbuka dengan seluruh bentuk saran dan masukan.

“Ini bagian dari komitmen kami untuk terus berbenah menjadi organisasi yang bisa betul-betul adapatif menerima koreksi untuk bisa menjadi organisasi modern yang terus melakukan perubahan dan perbaikan menjadi lebih baik,” tegas Sigit.

Sigit pun memastikan, tidak pernah melarang ataupun membungkam siapapun yang menyalurkan hak kebebasan berekspresi. Ia mencatat, ada beberapa kegiatan untuk masyarakat dalam menyalurkan pendapat serta ekspresinya.

Di antaranya adalah, lomba orasi, mural hingga Stand Up Comedy. Semua kegiatan itu temanya dipersilahkan untuk mengritik Kapolri maupun Polri. Masyarakat pun antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Lebih jauh Sigit menyatakan, dirinya dan institusi Polri sangat terbuka akan kritik. Mengingat, hal itu dijadikan bahkan serta refleksi untuk membangun Korps Bhayangkara menjadi lebih baik serta semakin dicintai oleh masyarakat.

“Dan bagi kami kritik terhadap Polri menjadi bentuk kecintaan masyarakat terhadap institusi Polri,” pungkas Sigit. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Klaim Tak Antikritik, Kapolri Ajak Band Sukatani Jadi Duta Polisi pertama kali tampil pada News.

Pengendara Sepeda Motor Terjun dari Jembatan IV Barelang, Masih dalam Pencarian

0

 

Upaya pencarian terhadap korban yang hilang. (Foto Ipda Asmir untuk Batam Pos)

batampos – Seorang pengendara sepeda motor Yamaha Mio J dilaporkan terjun dari Jembatan IV Barelang pada Minggu (23/2) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Hingga saat ini, pria yang belum diketahui identitasnya tersebut masih dalam pencarian oleh tim gabungan.

Kapolsek Galang, Iptu Alex, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya sedang berupaya menemukan pria tersebut. “Saat ini kami sedang melakukan pencarian bersama tim gabungan untuk menemukan korban,” ujarnya.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Galang, Ipda Asmir, kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh warga yang menyaksikan pria tersebut terjun dari atas jembatan. Warga yang berada di sekitar lokasi segera melapor ke pihak berwenang setelah melihat kejadian tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, ditemukan sebuah sepeda motor Yamaha Mio J yang diduga milik pria tersebut. Namun, tidak ditemukan kartu identitas atau barang pribadi lainnya yang dapat mengungkap identitasnya.

“Iya, tadi sekitar pukul 02.00 WIB kejadiannya. Hingga saat ini korban belum ditemukan. Kami sedang melacak identitasnya melalui kendaraan yang ditinggalkan di atas jembatan,” kata Ipda Asmir.

Pencarian dilakukan dengan melibatkan tim gabungan dari kepolisian, Basarnas, dan relawan setempat. Tim menyisir area sekitar jembatan dan perairan di bawahnya guna menemukan keberadaan korban.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih berlangsung. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait korban agar segera melapor guna membantu proses identifikasi.

Kejadian ini menjadi perhatian warga sekitar yang berharap korban segera ditemukan. Pihak berwenang akan terus melakukan upaya maksimal untuk mengungkap identitas dan menemukan pria tersebut secepat mungkin.

Aksi bunuh diri dengan cara meloncat sari atas jembatan seperti ini cukup marak terjadi sepanjang tahun 2024 lalu. Kebanyakan korban ditemukan meninggal dunia. Persoalan ekonomi, asmar jadi faktor memicu terjadinya aksi bunuh diri.
Pihak kepolisian setempat telah berupaya keras untuk memperingati masyarakat atas kasus bunuh diri ini. Ini bukan solusi terbaik. Hargai hidup. Apapun persoalan tentu ada solusnya. Jangan sia-siaman hidup karena persoalan. Semua orang punya persoalan berusahalah mencari solusi tepat. Imbah kapolsek Galang Itu Alex.

Demikian juga kapolsek sagulung iptu Rohandi Tambunan agar jangan ada yang loncat atau bunuh diri lagi. Kalau ada persoalan carilah orang yang bisa bantu menyelesaikan. Bila perlu lapor ke kami kalau memang butub bantuan.

Polisi telah memasang spanduk peringatan dan hingayan untuk tidak bunyh diri di sepanjang jembatan Barelang mulai dari jembatan I hingga Jembatan VI. Harapan yak ada lagi yang bunub diri atau loncat. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Pengendara Sepeda Motor Terjun dari Jembatan IV Barelang, Masih dalam Pencarian pertama kali tampil pada Metropolis.

Medical Concierge Asia Gelar Seminar Rehabilitasi Paska Stroke di Batam

0
Dr. Wong Yean Tzeh, Konsultan Rehabilitasi Medis dari IHT REHAB Johor, memberikan pemaparan. F. MCA untuk Batam Pos

batampos – Medical Concierge Asia (MCA), konsultan medis yang bekerja sama dengan berbagai rumah sakit swasta di Asia, menggelar seminar kesehatan bekerja sama dengan IHT REHAB Centre Johor.

Seminar ini membahas pentingnya rehabilitasi medis bagi pasien paska stroke serta berbagai metode perawatan terkini. Acara berlangsung di Hotel Aston Batam dan dihadiri sekitar 40 anggota komunitas bisnis di Batam.

Seminar ini menghadirkan Dr. Wong Yean Tzeh, Konsultan Rehabilitasi Medis dari IHT REHAB Johor, sebagai narasumber utama. Dr. Wong menekankan pentingnya rehabilitasi sejak dini setelah stroke untuk mempercepat pemulihan dan mengoptimalkan fungsi tubuh.

“Rehabilitasi memainkan peranan yang penting dan perlu dimulai seawal mungkin setelah stroke, untuk mempercepat pemulihan dan mencapai fungsi yang optimal. Faktor risiko juga harus dikendalikan untuk mencegah stroke berulang,” ujarnya.

Peserta seminar mendapatkan wawasan mendalam mengenai berbagai teknik rehabilitasi paska stroke, seperti latihan terapeutik, terapi cermin, terapi stimulasi elektrik, latihan gait, terapi robotik, hidroterapi, latihan realitas maya, biofeedback, dan latihan stimulasi harian.

Seminar ini mendapat respons positif dari peserta yang menilai informasi yang diberikan sangat edukatif dan bermanfaat dalam memahami rehabilitasi medis paska stroke. Metode rehabilitasi yang dipaparkan dinilai efektif dalam membantu pasien mendapatkan kembali fungsi motorik dan menjalani kehidupan sehari-hari secara normal.

Selain informasi medis, peserta seminar juga berkesempatan mendapatkan berbagai penawaran khusus, seperti konsultasi online gratis dengan dokter rehabilitasi serta layanan penjemputan dari bandara dan terminal ferry bagi pasien yang mendaftar dalam program rehabilitasi medis.

Medical Concierge Asia (MCA) menyediakan layanan kesehatan terbaik, mulai dari konsultasi dokter spesialis, telekonsultasi, pengaturan perjalanan medis, hingga klaim asuransi kesehatan. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi MCA di [email protected].

Dengan adanya seminar ini, diharapkan masyarakat semakin memahami alternatif pengobatan terkini yang lebih praktis dan efektif dalam menangani masalah stroke dan rehabilitasi medis. (*)

Artikel Medical Concierge Asia Gelar Seminar Rehabilitasi Paska Stroke di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Pencarian Pengendara yang Diduga Terjun dari Jembatan IV Barelang Masih Nihil

0
Proses pencarian korban belum membuahkan hasil
(F. istimewa)

batampos – Tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap seorang pengendara sepeda motor Yamaha Mio J yang diduga terjun dari Jembatan IV Barelang pada Minggu (23/2) sekitar pukul 02.00 WIB. Hingga Minggu siang, pencarian belum membuahkan hasil.

“Masih nihil. Tim gabungan masih di lokasi melakukan pencarian,” ujar Kepala Pos Basarnas Batam, Dedius, Minggu (23/2).

Menurut Dedius, pihaknya menerima laporan kejadian pada Minggu dini hari dan langsung menurunkan enam personel dari Pos SAR Batam untuk melakukan koordinasi serta pencarian di lokasi kejadian. Pencarian dilakukan dengan menyisir area laut dalam radius satu hingga dua mil dari titik dugaan korban terjun.

Dalam operasi ini, Basarnas menggunakan berbagai peralatan, seperti rescue boat, Aqua Eye, dan drone thermal. Adapun tim gabungan yang terlibat terdiri dari Basarnas Batam, Polairud Polda Kepri, Polairud Polresta Barelang, Polsek Galang, Bhabinkamtibmas Cate, Pos AL Tanjung Kertang, dan Babinsa Tanjung Kertang.

“Hingga pukul 13.00 WIB, pencarian masih nihil. Luas area pencarian mencapai 1-2 mil laut dari lokasi dugaan korban terjun. Cuaca cukup bersahabat, meskipun ada kemungkinan hujan ringan. Arus dan angin masih dalam kondisi aman,” tambah Dedius.

Kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh warga yang melihat seorang pria terjun dari atas jembatan. Warga yang berada di sekitar lokasi segera melapor ke pihak berwenang setelah menyaksikan peristiwa tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, ditemukan sebuah sepeda motor Yamaha Mio J yang diduga milik pria tersebut. Namun, tidak ditemukan kartu identitas atau barang pribadi lainnya yang dapat mengungkap identitasnya. (*)

Artikel Pencarian Pengendara yang Diduga Terjun dari Jembatan IV Barelang Masih Nihil pertama kali tampil pada Metropolis.

Penumpukan Sampah di Jalan Ahmad Dahlan Ganggu Aktivitas Ziarah Warga

0
Sampah bercecer di sepanjang jalan….
(Foto: Eusebius Sara / Batam Pos)

batampos – Aktivitas masyarakat yang berziarah ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Seitemiang dalam rangka menyambut bulan Ramadan terganggu oleh penumpukan sampah di sepanjang ruas Jalan Ahmad Dahlan. Tumpukan sampah terutama terlihat di depan gerbang masuk TPU, menyebabkan pemandangan yang tidak sedap serta menimbulkan bau tak sedap bagi para peziarah.

Berbagai jenis sampah ditemukan di lokasi tersebut, mulai dari sampah rumah tangga, sampah pasar, perabotan bekas, hingga material bangunan. Kondisi ini semakin memperburuk estetika lingkungan sekitar jalan yang seharusnya bersih dan nyaman bagi masyarakat.

Penumpukan sampah ini bukanlah permasalahan baru. Warga sekitar mengungkapkan bahwa kondisi ini telah berlangsung lama tanpa adanya solusi konkret dari pihak terkait. Seiring berjalannya waktu, volume sampah terus bertambah, membuat warga semakin resah.

Di sepanjang Jalan Ahmad Dahlan, tumpukan sampah tampak menggunung di beberapa titik, termasuk sampah medis yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat jalan tersebut merupakan jalur ramai yang berdekatan dengan kawasan hutan lindung serta lokasi resapan air.

Dampak dari penumpukan sampah ini tidak hanya mengganggu pemandangan dan kenyamanan warga, tetapi juga berpotensi mencemari lingkungan, terutama kawasan hutan lindung dan lokasi pendidikan yang berada di bawah pengelolaan BP Batam. Jika tidak segera ditangani, pencemaran dapat berdampak lebih luas terhadap ekosistem sekitar.

Nurdin, salah satu warga Seitemiang, menyatakan bahwa hingga kini belum ada penanganan yang berarti dari pihak berwenang. Ia menuturkan bahwa satu-satunya cara warga mengurangi sampah adalah dengan membakarnya, meskipun cara ini bukanlah solusi jangka panjang yang efektif.

Senada dengan itu, Ihsan, warga lainnya, mengungkapkan kekhawatiran terhadap dampak pencemaran sampah terhadap sumber mata air di Seitemiang. Ia menjelaskan bahwa selama ini air dari kawasan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tinggal di permukiman liar dan tidak terjangkau jaringan suplai air bersih.

Jika pencemaran terus berlanjut, kata Ihsan, akan ada dampak serius bagi warga yang bergantung pada suplai air dari mobil tangki. Selain itu, ditemukannya sampah medis di antara tumpukan sampah semakin menambah kekhawatiran akan bahaya kesehatan bagi masyarakat sekitar. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Penumpukan Sampah di Jalan Ahmad Dahlan Ganggu Aktivitas Ziarah Warga pertama kali tampil pada Metropolis.

Jelang Ramadan, TPU Seitemiang Ramai Peziarah

0
Salah satu peziarah TPU Sei Temiang.
foto: Eusebius Sara / Batam Pos

batampos – Menjelang bulan suci Ramadan, Tempat Pemakaman Umum (TPU) Seitemiang mulai dipadati peziarah. Situasi ini berbeda dibandingkan hari-hari biasa, di mana sepanjang akhir pekan ini banyak pengunjung datang untuk berziarah ke makam keluarga dan kerabat mereka.

Peziarah yang datang umumnya merupakan ahli waris dan keluarga dari orang yang telah dimakamkan di TPU Seitemiang. Mereka berbondong-bondong mendatangi makam dengan tujuan mendoakan serta membersihkan area makam orang terkasih mereka. Tradisi ini memang sudah menjadi kebiasaan masyarakat menjelang bulan Ramadan.

Ummar, seorang pekerja di TPU Seitemiang, mengungkapkan bahwa sejak Sabtu (22/2), pemakaman khusus umat Muslim tersebut mulai ramai dikunjungi peziarah. Jumlah pengunjung mengalami peningkatan signifikan dibandingkan hari-hari biasa. “Orang ziarah mau Ramadan jadi ramai,” ujarnya.

Selama berada di pemakaman, para peziarah biasanya melakukan berbagai kegiatan, seperti menabur bunga, membersihkan makam, dan membaca doa bersama. Beberapa peziarah juga membawa air untuk menyiram makam serta memasang batu nisan baru jika diperlukan.

Salah satu peziarah, Sumardi, yang datang bersama keluarganya, mengatakan bahwa berziarah ke makam istrinya sudah menjadi rutinitas mereka setiap kali ada kesempatan. Istrinya meninggal dunia tiga tahun lalu akibat pandemi COVID-19. “Sebenarnya kami rutin ziarah ke sini kalau ada waktu. Sekarang harus lebih sering karena sebentar lagi Ramadan,” ungkapnya.

Selain Sumardi, banyak keluarga lain juga terlihat berbondong-bondong datang dengan membawa perlengkapan kebersihan makam, seperti sapu, sekop kecil, serta karung untuk mengumpulkan sampah. Mereka tampak membersihkan area makam agar terlihat lebih rapi dan nyaman untuk dikunjungi kembali di lain waktu. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Jelang Ramadan, TPU Seitemiang Ramai Peziarah pertama kali tampil pada Metropolis.

Wamendagri Sebut 46 Kepala Daerah Belum Hadir Retret di Magelang

0
Kepala daerah berseragam Komcad saat mengikuti retret di Akmil, Magelang, Jawa Tengah. (Jawa Pos Radar Magelang)

batampos – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyampaikan bahwa terdapat 46 kepala daerah tidak hadir tanpa keterangan untuk mengikuti pembekalan atau retret di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah (Jateng). Bima menyatakan bahwa panitia mempersilakan para kepala daerah tersebut mengirimkan perwakilan, jika memang tidak bisa hadir secara langsung.

“Untuk hal-hal yang lain apabila memang kemudian diputuskan tidak hadir karena satu atau lain hal, maka panitia meminta agar kepala daerah yang bersangkutan mengirimkan wakilnya untuk mengikuti rangkaian acara di Magelang ini,” kata Bima, dikutip Minggu (23/2).

Sementara, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan bahwa retret kepala daerah sangat penting, bukan untuk pemerintah pusat, melainkan bagi pemerintah daerah. Selain itu, retret juga penting bagi kepala daerah yang perlu saling mengenal satu sama lain.

“Saya menganggap bahwa kegiatan orientasi kepala daerah sangat-sangat penting. Bukan kepentingan pusat, kepentingan daerah itu sendiri. Supaya rekan-rekan kepala daerah memiliki bekal yang cukup sebelum lima tahun nanti melangkah,” tegas Tito.

Sebagian besar kepala daerah yang belum hadir retret di Magelang merupakan kader PDIP. Pasalnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengeluarkan instruksi kepada para kader partai berlambang banteng untuk menunda keberangkatan.

Instruksi itu keluar tidak lama setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

Berikut daftar kepala daerah yang belum hadir dalam retret di Akmil Magelang:

1. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung
2. Gubernur Bali I Wayan Koster
3. Wali Kota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk
4. Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie
5. Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah
6. Wali Kota Magelang Damar Prasetyono
7. Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo
8. Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara
9. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti
10. Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen
11. Bupati Minahasa Robby Dondokambey
12. Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli
13. Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar
14. Bupati Manokwari Selatan Bernard Mandacan
15. Bupati Pegunungan Bintang Spei Yan Birdana
16. Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono
17. Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat
18. Bupati Wonogiri Setyo Sukarno
19. Bupati Karanganyar H. Rober Christanto
20. Bupati Sukoharjo Etik Suryani
21. Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari
22. Bupati Temanggung Agus Setyawan
23. Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten
24. Bupati Pangandaran Citra Pitriyami
25. Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo
26. Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha
27. Bupati Magelang Grengseng Pamuji
28. Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra
29. Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu
30. Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya
31. Bupati Klungkung I Made Satria
32. Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan
33. Bupati Gianyar I Made Mahayastra
34. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa
35. Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta
36. Bupati Musi Rawas Utara Devi Suhartoni
37. Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus
38. Bupati Waropen Fransiscus Xaverius Mote
39. Bupati Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit
40. Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntari Ningsih
41. Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana
42. Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin
43. Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid
44. Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo
45. Bupati Sanggau Yohanes Ontot
46. Bupati Banyuasin H. Askolani

Sumber: JP Group

Artikel Wamendagri Sebut 46 Kepala Daerah Belum Hadir Retret di Magelang pertama kali tampil pada News.