Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 2042

Manajemen RS Mutiara Aini Batuaji Minta Maaf Usai Video Oknum Bidan Viral

0
Tangkapan layar tiktok.

batampos – Manajemen Rumah Sakit Umum (RSU) Mutiara Aini Batuaji akhirnya angkat bicara terkait video viral seorang bidan yang melakukan siaran langsung di TikTok sambil berjoget dengan bayi yang baru lahir, berlatar musik dugem. Video yang tersebar dalam tiga hari terakhir ini menuai banyak kritik dari netizen.

Manajemen RS Mutiara Aini menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi di media sosial. Mereka menegaskan bahwa kejadian tersebut di luar kendali manajemen dan bukan atas arahan rumah sakit. Pihak rumah sakit menegaskan bahwa tindakan ini murni inisiatif oknum bidan yang bersangkutan dan dilakukan melalui akun media sosial pribadinya.

“Yang bersangkutan sudah kami ambil tindakan. Saat ini dia diskors karena harus mendapatkan pendampingan dan bimbingan dari Ikatan Bidan Indonesia (IBI),” ujar Manajer Humas RSU Mutiara Aini, Lia, Jumat (31/1).

Lebih lanjut, Lia menyebut bahwa pihak rumah sakit telah berkoordinasi dengan IBI Batam untuk mengevaluasi tindakan bidan tersebut. IBI akan menentukan jenis pelanggaran yang dilakukan dan sanksi yang akan diberikan. “Kami menunggu hasil evaluasi dari IBI untuk langkah selanjutnya,” tambahnya.

Baca Juga: Bidan Joget TikTok dengan Bayi, Tuai Kritikan Netizen

Meski demikian, Lia menegaskan bahwa dalam video tersebut, tidak ada niatan bidan untuk melecehkan profesi maupun melakukan tindakan yang merugikan atau menyinggung pihak lain. Menurutnya, bidan tersebut hanya merasa gemas dengan bayi yang baru dimandikannya dan ingin membagikan momen tersebut melalui siaran langsung.

“Kami sudah berbicara langsung dengan bidan ini, dan dia tidak ada niatan negatif. Namun, sayangnya, hal ini menimbulkan kesalahpahaman di media sosial. Kami ingin meluruskan bahwa video itu tidak dibuat dengan maksud buruk,” jelas Lia.

Sarah, bidan yang terlibat dalam video viral tersebut, juga telah menyampaikan permintaan maaf melalui video klarifikasi resmi. Ia mengakui kekhilafannya dan menyesali tindakan yang telah membuat kegaduhan di media sosial.

“Saya minta maaf jika ada pihak yang merasa dirugikan oleh video tersebut, terutama kepada manajemen rumah sakit dan juga orang tua saya,” ujar Sarah dalam video klarifikasinya.

Sebelumnya, video seorang bidan yang berjoget bersama bayi baru lahir dengan latar belakang musik dugem beredar luas di media sosial. Video tersebut mendapat banyak kritikan dari netizen yang menganggapnya tidak etis dan berpotensi membahayakan keselamatan bayi.

Baca Juga: Tumpukan Sampah di Kawasan Nagoya Bisnis Menyengat, Pedagang dan Pengendara Cium Bau Busuk

Tak lama setelah video tersebut viral, Sarah kembali muncul dengan video klarifikasi. “Saya atas nama Sarah Indah, bidan di RS Mutiara Aini, meminta maaf atas video viral yang saya buat. Tujuan saya awalnya untuk edukasi, tapi saya sadar video terakhir saya kurang berkenan. Saya meminta maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan, termasuk pihak rumah sakit dan orang tua bayi,” ungkapnya.

Kasus ini menjadi perhatian banyak pihak, terutama tenaga medis dan masyarakat, mengenai etika dalam menggunakan media sosial. Pihak rumah sakit pun menegaskan bahwa mereka akan memperketat pengawasan terhadap tenaga medis agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Manajemen RS Mutiara Aini Batuaji Minta Maaf Usai Video Oknum Bidan Viral pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemerintah Bakal Gelar Pelatihan Kewirausahaan Gratis Serentak di Seluruh Indonesia

0
Menteri UMKM Maman Abdurahman. (Nurul F/JawaPos.com)

batampos – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Kementerian Ketenagakerjaan memastikan bakal menggelar pelatihan kewirausahaan gratis serentak di seluruh Indonesia dengan mengoptimalkan pemanfaatan Balai Latihan Kerja (BLK).

Hal ini disampaikan Menteri UMKM Maman Abdurahman usai menggelar pertemuan internal dengan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli di Smesco Indonesia, Jakarta, Jumat (31/1).

“Tadi kita sepakati ide besar yaitu akan buat program pelatihan kewirausahaan serentak di seluruh Indonesia. Nanti akan menggunakan fasilitas Kemanker dan nanti akan ada modul pelatihan, kita siapkan untuk seluruh tenaga kerja yang memang kita dorong untuk jadi wirausaha di Indonesia,” kata Maman.

Lebih lanjut, Menteri UMKM membeberkan bahwa salah satu program utama yang disepakati adalah pelatihan kewirausahaan serentak di seluruh Indonesia dengan target peserta antara 5.000 hingga 10.000 pengusaha UMKM.

Adapun nantinya, program ini akan menggunakan fasilitas Kementerian Ketenagakerjaan dan didukung modul pelatihan yang dirancang khusus untuk membantu tenaga kerja agar mudah saat akan beralih menjadi wirausaha.

“Kami ingin realisasinya tidak berlarut-larut, dalam tiga bulan ke depan kita akan memulai dengan pilot project,” jelas Menteri UMKM.

Meski begitu, ia belum bisa membeberkan syarat apa saja yang harus disiapkan masyarakat untuk mengikuti pelatihan ini. Maman menyebut, hal detail itu baru akan disepakati dalam waktu dekat.

“Lagi kita sepakati, segera dalam waktu dekat. Persiapan akan kita petakan sektor mana yang akan jadi unggulan dan prioritas,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyambut baik kerja sama ini dan menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM berkontribusi besar dalam mengatasi permasalahan ketenagakerjaan.

“Kewirausahaan harus terus ditumbuhkan agar lahir wirausaha baru yang mampu menyerap tenaga kerja. Kami menyadari bahwa kolaborasi dengan kementerian lain, termasuk Kementerian UMKM, sangat penting dalam mewujudkan hal ini,” ujar Yassierli.

Menurutnya, BLK yang dikelola oleh pemerintah pusat, daerah, dan komunitas dengan jumlah mencapai hampir 4.000 unit, harus dimanfaatkan secara optimal.

“Fasilitas ini bukan hanya milik Kementerian Ketenagakerjaan, tetapi milik negara yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kepentingan bersama,” pungkasnya. (*)

Artikel Pemerintah Bakal Gelar Pelatihan Kewirausahaan Gratis Serentak di Seluruh Indonesia pertama kali tampil pada News.

Kejaksaan Awasi Penyaluran Dana BOS di Batam, Ingatkan Pengelolaan Sesuai Aturan

0
Kasi Intel Kejari Batam, Tiyan Andesta.

batampos – Kejaksaan Negeri Batam siap mengawal atau mengawasi pengelolaan dana BOS 2025 di Batam. Apalagi Dinas Pendidikan Kota Batam juga berencana menggandeng Kejari Batam dalam hal pengelolaan dana BOS.

Kasi Intel Kejari Batam, Tiyan Andesta mengatakan pihaknya belum ada diminta oleh Dinas Pendidikan Kota Batam untuk mengawal pengelolaan Dana BOS 2025 Kota Batam.

“Untuk permintaan dari Dinas Pendidikan belum sampai ke kami. Namun jika diminta kami siap mendampingi hingga mengawal,” ujar Tiyan.

Meski begitu, menurut Tiyan pihaknya tetap akan mengawasi pengelolaan dana BOS, terutama untuk sekolah-sekolah yang memang memiliki banyak siswa siswi.

Baca Juga: 1.478 Peserta Pelatihan Kerja 2025 Bakal Dapat Uang Transportasi Rp 330 Ribu

“Pastinya tanpa diminta kami akan mengawasi, dan akan mengambil sikap jika memang ditemukan pelanggaran,” tegas Tiyan.

Menurut Tiyan, beberapa waktu lalu pihak Kejari Batam juga telah memberi penerangan hukum kepada seluruh Kepala Sekolah di Kota Batam. Yang mana, penerangan hukum itu untuk mengingatkan agar sekolah bisa mengelola Dana BOS sesuai aturan dan ketentuan.

“Kami juga sudah ingatkan agar pengelolaan sesuai dengan syarat dan ketentuan. Yang mana Dana BOS dikhususkan untuk pendidikan siswa,” tegas Tiyan.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto mengatakan Disdik Batam bekerja sama dengan Inspektorat Pemko Batam, dan Kejaksaan Negeri Kota Batam dalam hal tata kelola dana BOS ini.

“Ini merupakan bentuk antisipasi dan mencegah terjadinya penyelewengan dana BOS. Untuk itu, kami meminta pendampingan kepada Kejari Batam. Kami berharap seluruh satuan pendidikan bisa menggunakan dana BOS sesuai dengan aturan yang ada tentunya,” kata Tri.

Baca Juga: DPRD Kepri Pertanyakan Keberlanjutan Penangkaran Buaya di Pulau Bulan

Dijelaskannya, pengelolaan dana BOS sebenarnya sudah menggunakan sistem yang cukup baik, akuntabel, dan transparan. Kendati begitu, ia tetap melakukan pengawasan terhadap pengelolaan dana BOS oleh sekolah penerima.

Saat ini terdapat Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) BOS yang merupakan sistem informasi yang digunakan untuk mengelola dana bantuan operasional sekolah (BOS). Aplikasi ini dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbudristek).

“Sudah berjalan di daerah, termasuk Batam. Jadi semua transaksi dana BOS terpantau semua secara online

Meskipun dana BOS langsung ditrasfer ke rekening sekolah, Dinas Pendidikan Kota Batam tetap melakukan pengawasan dalam memantau, dan mengawasi tidak ada penyelewengan terhadap dana BOS ini.

“Untuk di Disdik kita sudah membentuk tim manajemen BOSP/BOP tingkat kota Batam. Di internal sudah ada tim yang akan mengawasi agar BOS ini tidak disalahgunakan, termasuk mengandeng Kejari Batam,” ungkapnya.

Sebelumnya, Tri menjelaskan tahun ini Batam kembali mendapatkan dukungan dana BOS. Berdasarkan data sebanyak 548 sekolah menerima kurang lebih Rp236 miliar dana BOS.

Baca Juga: Awal Tahun, 6.121 Pendatang Masuk ke Batam 

Ia mengatakan data tersebut dihimpun dari jumlah sekolah yang berada di bawah kewenangan Disdik Batam yakni sekolah tingkat dasar, dan menengah pertama baik itu sekolah negeri, maupun sekolah swasta.

Berdasarkan data umlah penerima dana BOS untuk sekolah dasar berjumlah 364 sekolah baik negeri dan swasta. Dengan rincian 145 SD negeri, dan 219 SD swasta.

Sementara untuk tingkat sekolah menegah pertama (SMP) negeri dan swasta jumlah penerima adalah 184 sekolah. Dengan rincian 65 SMP negeri, dan 119 SMP swasta.

“Total ada 548 sekolah yang menerima dana BOS. Setiap sekolah berbeda- beda jumlah yang diterimanya,” kata Tri. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Kejaksaan Awasi Penyaluran Dana BOS di Batam, Ingatkan Pengelolaan Sesuai Aturan pertama kali tampil pada Metropolis.

Kapolri Ingatkan Seluruh Jajaran Respons Cepat Aduan Masyarakat, Jangan Tunggu Viral

0
Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat Rilis Akhir Tahun 2024 yang digelar di Rupatama Mabes Polri. (Mabes Polri)

batampos – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajarannya merespons cepat setiap aduan dari masyarakat. Dia tidak ingin aduan tersebut viral. Untuk memastikan hal itu, orang nomor satu di Korps Bhayangkara tersebut disarankan membuat akun-akun resmi di media sosial untuk menampung berbagai aduan.

Arahan tersebut disampaikan oleh Jenderal Sigit dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri pada Jumat (31/1). Kegiatan itu merupakan lanjutan dari Rapim TNI-Polri yang sudah dilaksanakan sehari sebelumnya (30/1).

Menurut Sigit, respons cepat aduan masyarakat adalah salah satu bagian upaya Polri untuk memperbaiki diri. Itu sesuai dengan perintah yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto.

”Oleh karena itu, tentunya kita harus terus meningkatkan hal-hal yang menjadi perhatian masyarakat. Respon cepat terhadap pengaduan-pengaduan yang masuk, baik yang berada di pengaduan-pengaduan para pejabat utama Mabes (Polri maupun jajaran),” terang dia.

Agar lebih cepat dan efektif, Jenderal Sigit menyarankan seluruh pimpinan satuan kerja (satker) Mabes Polri, para kapolda, sampai para kapolres untuk membuat akun resmi di media sosial. Tujuannya agar masyarakat bisa mengadu lebih cepat. Tidak hanya lewat kantor polisi, sambungan telepon, dan kanal-kanal aduan lainnya. Melainkan juga bisa melalui media sosial.

”Saya harapkan rekan-rekan juga membuat akun untuk melayani pengaduan, baik para kapolda, kemudian para kasatker, sampai dengan para kapolres. Sehingga kemudian setiap ada peristiwa, ada kejadian, itu bisa langsung dijawab oleh akun resmi dan tidak menunggu viral. Karena setelah lewat dua hari, tiga hari, kecenderungannya akan menjadi viral,” ungkap Sigit.

Kapolri ingin seluruh jajarannya cepat menjawab dan merespons. Memastikan aduan dari masyarakat, apapun itu, ditindaklanjuti. Sigit menyampaikan bahwa hal itu tidak bisa hanya diserahkan kepada Mabes Polri. Harus ada keterlibatan seluruh jajaran Polri. Sehingga langkah-langkah yang dilakukan oleh Polri serentak. Tidak hanya dilakukan satu atau dua pihak.

”Oleh karena itu, tentunya itu harus melakukan respons cepat, penanganannya harus cepat, dan kemudian langkah-langkahnya juga diinformasikan kepada masyarakat. Sehingga kemudian terlihat bahwa Polri mengambil langkah-langkah dan tidak membiarkan,” kata dia. (*)

Artikel Kapolri Ingatkan Seluruh Jajaran Respons Cepat Aduan Masyarakat, Jangan Tunggu Viral pertama kali tampil pada News.

Seusai Libur Isra Mi’raj dan Imlek, 45 ASN Pemko Batam Absen Tanpa Keterangan

0
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Batam, Hasnah.

batampos – Pasca libur panjang memperingati Isra Mi’raj dan Tahun Baru Imlek, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam mencatat tingkat kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam mencapai 8.445 orang, sementara 854 pegawai tercatat cuti, termasuk cuti sakit.

“Menurut laporan sebanyak 45 ASN tidak hadir tanpa keterangan,” Kepala BKPSDM Batam, Hasnah, Jumat (31/1).

Hasnah menjelaskan bahwa ketidakhadiran tanpa keterangan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jika seorang ASN absen tanpa alasan hanya satu hari, maka sanksinya berupa teguran saja,” jelasnya.

Baca Juga: Sampah Masih Jadi Masalah di Batam, Jefridin: Kebersihan Juga Tanggung Jawab Masyarakat

Namun, bila ketidakhadiran mencapai tiga hari berturut-turut, ASN tersebut akan dikenai teguran lisan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Sanksi diberikan secara berjenjang, tergantung tingkat pelanggarannya. Jika hanya satu hari, cukup ditegur. Namun, jika lebih dari itu, maka akan ada konsekuensi disiplin yang lebih serius,” ujarnya.

Ia menambahkan dalam hal ini Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing yang berwenang untuk menegur atau memberikan hukuman disiplin.

Ia juga menambahkan bahwa dalam beberapa kasus, pegawai yang tidak tercatat hadir bisa jadi hanya lupa melakukan absensi sidik jari (fingerprint), yang memang kerap terjadi.

Baca Juga: DPRD Batam Kawal Penundaan Fuel Card Pertalite, Disperindag Diminta Transparan

“Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan verifikasi lebih lanjut terkait kehadiran pegawai yang tidak terekam dalam sistem,” katanya.

Dengan adanya pemantauan ini, BKPSDM Batam berharap ASN semakin meningkatkan disiplin dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku guna menjaga profesionalisme dalam pelayanan publik. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Seusai Libur Isra Mi’raj dan Imlek, 45 ASN Pemko Batam Absen Tanpa Keterangan pertama kali tampil pada Metropolis.

Lestarikan Budaya Tionghoa, Tradisi Makan Bersama, Saat Pergantian Tahun Baru Imlek

0

batampos-Momen tahun baru Imlek, selalu dirayakan dengan meriah bagi warga Tionghoa yang ada di dunia. Salah satunya, tradisi makan bersama keluarga disaat pergantian tahun baru Imlek. Menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya, terutama keluarga yang berada dirantau untuk kumpul bersama keluarga.

Masyarakat Tionghua yang ada di Karimun masih mempertahankan tradisi makan bersama, menyambut hari raya Imlek 2025,f,AWAN UNTUK BATAMPOS

Tradisi makan bersama saat tahun baru imlek, selalu dinanti-nanti oleh warga Tionghoa. Walaupun tahun baru Imlek bukanlah hari raya keagamaan, tetapi lebih pada budaya sebagai ucapan syukur. Dimana, tradisi makan bersama keluarga tersebut memiliki makna khusus oleh warga Tionghoa yang selama dilaksanakan menjelang pergantian tahun baru imlek.

Agustyawarman salah satu tokoh warga Tionghoa Karimun menuturkan, bahwa keluarganya memiliki keluarga besar yang cukup ramai dan memiliki saudara-saudara yang berada diluar Karimun. Sehingga, momen makan bersama tersebut selalu dinanti disaat malam tahun baru Imlek, dimana makna kumpul makan bersama saat pergantian tahun baru imlek (Tahun Baru Lunar Years).

BACA JUGA: Imlek, Arus Penumpang di Pelabuhan Karimun Naik

Makna tersebut dalam budaya Tionghoa, bukan hanya sekedar makan bersama, dengan menikmati hidangan yang cukup lezat. Akan tetapi, momen untuk mempererat hubungan keluarga, teman dan orang terdekat.

” Makan bersama ini, memang sudah menjadi tradisi kita (Tionghua), agar bisa menjadi contoh bagi generasi muda. Bahwa, apapun jabatan anak muda yang sudah berkarir, baik itu menjadi pengusaha sukses, mempunyai jabatan diperusahaan dan sebagai wajib harus menghargai yang lebih tua,” kata Awan panggilan akrabnya, Jumat (31/1) kepada Batam Pos.

Dalam makan bersama dengan keluarga besar tersebut, selain memberikan contoh kepada generasi muda juga sebagai lambang kebersamaan, keberuntungan dan kesejahteraan. Sambil menikmati makanan yang telah dihidangkan oleh keluarga, seperti ikan, hot pot dan sebagainya.

Selain itu juga ada kue keranjang yang selalu wajib dihidangkan di meja makan, maupun meja tamu tidak kalah pentingnya. Dimana kue keranjang tersebut juga memiliki makna simbolis, seperti harapan untuk kelimpahan, kemakmuran dan kehidupan yang panjang.

” Nah, kue keranjang juga sebagai tradisi yang mencerminkan rasa syukur dan harapan baik untuk tahun yang akan datang,” tuturnya.

Ditahun baru imlek 2025 ini, yaitu shio Ular dengan elemen kayu yang membawa pesan cukup mendalam tentang transformasi, kreativitas dan kebijaksanaan. Dalam budaya Tionghua, ular melambangkan kecerdikan dan intuisi. Sedangkan, elemen Kayu sendiri untuk melengkapi dengan kekuatan pertumbuhan dan harmoni.

Sehingga, kombinasi shio ular kayu dipercaya atau melambangkan peluang baru dan sekaligus tantangan yang membutuhkan ketenangan dalam mengambil keputusan. Dengan demikian, perayaan tahun baru imlek ini bisa disebut sebagai momen untuk merefleksikan perjalanan hidup, menggali kebijaksanaan dari pengalaman masa lalu dan membuka diri terhadap kemungkinan baru.

” Melalui energi ular kayu yang mengedepankan kebijaksanaan, pertumbuhan dan keharmonisan untuk membawa harapan baru bagi setiap individu dan masyarakat. Saya ucapkan Gong Xi Fa Cai,” tutupnya. (*)

Reporter: Tri Haryono

Artikel Lestarikan Budaya Tionghoa, Tradisi Makan Bersama, Saat Pergantian Tahun Baru Imlek pertama kali tampil pada Kepri.

Batal 6 Februari 2025, Mendagri Tito Karnavian Benarkan Pelantikan Kepala Daerah Diundur

0
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

batampos – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian membenarkan bahwa jadwal pelantikan kepala daerah yang semula secara bertahap pada 6 Februari 2025, akan diundur. Tito menyampaikan, pelantikan kepala daerah yang tidak bersengketa akan digabung dengan kepala daerah hasil putusan sela atau dismissal di MK.

“Yang 6 Februari karena disatukan dengan nonsengketa dengan MK, dismissal, maka otomatis yang 6 Februari kita batalkan, kita secepat mungkin lakukan pelantikan yang lebih besar,” kata Tito di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Jumat (31/1).

Namun, Tito belum bisa memastikan terkait waktu pelantikan akan digelar. MenurutnyaN pemerintah akan menggelar rapat dengan Komisi II DPR pada Senin (3/2), untuk mengatur waktu pelantikan.

Tito tak memungkiri, mundurnya jadwal yang sudah ditetapkan karena adanya putusan dismissal yang dipercepat oleh MK. Terlebih, Presiden Prabowo Subianto meminta agar pelantikan digelar secara efisien.

“Beliau berprinsip kalau jaraknya nggak jauh, untuk efisiensi sebaiknya satukan saja, yang nonsengketa dan dismissal, untuk efisiensi,” tegasnya.

Kesepakatan pelantikan kepala daerah pada 6 Februari 2025 sebelumnya disepakati Komisi II DPR RI bersama Pemerintah dan penyelenggara pemilu. Mereka sepakat pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024 yang tak bersengketa dalam Perselisihan Hasil Pilkada (PHP) di Mahkamah Konstitusi (MK) akan dilantik pada 6 Februari 2025 mendatang.

Pelantikan tersebut akan dilakukan serentak oleh Presiden Prabowo Subianto baik untuk gubernur-wakil gubernur, maupun bupati-wakil bupati dan wali kota-wakil wali kota.

Hal tersebut tertuang dalam kesimpulan rapat Komisi II DPR dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan penyelenggara pemilu soal jadwal pelantikan kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024 di gedung DPR, kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (22/1).

“Oke kita setujui ya, Alhamdulillah,” ujar Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda seusai membacakan kesimpulan rapat tersebut.

Dalam kesimpulan rapat tersebut, lanjut Rifqi, kepala daerah tak bersengketa di MK yang akan dilantik oleh Presiden, sudah ditetapkan sebagai kepala daerah terpilih oleh KPU daerah dan sudah diusulkan oleh DPRD provinsi, kabupaten dan kota.

Para kepala daerah ini akan dilantik Presiden Prabowo di Istana Negara Jakarta, kecuali kepala daerah dari Provinsi Aceh dan Provinsi Jogjakarta, karena memiliki peraturan perundang-undangan khusus.

Selain itu, kepala daerah yang menghadapi sengketa hasil pilkada di MK akan dilantik setelah adanya putusan MK. Namun, mereka belum belum menyebutkan jadwal pasti pelantikan bagi kepala daerah yang telah menghadapi sengketa tersebut.

Komisi II DPR juga meminta kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk mengusulkan kepada Presiden Republik Indonesia agar melakukan revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2024 tentang Perubahan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota.

“Revisi perpres itu bukan hanya soal tanggal (pelantikan), tapi juga nanti soal modifikasi kalau ada dismissal, dan seterusnya,” pungkas Rifqinizamy. (*)

Artikel Batal 6 Februari 2025, Mendagri Tito Karnavian Benarkan Pelantikan Kepala Daerah Diundur pertama kali tampil pada News.

Keamanan Wilayah Sekupang Jadi Sorotan, Warga Minta Patroli Lebih Intensif

0
Kegiatan Jumat Curhat oleh Polsek Sekupang. (Polsek Sekupang untuk Batam Pos)

batampos – Warga Kecamatan Sekupang, Kota Batam, meminta agar Polsek Sekupang meningkatkan intensitas patroli guna memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka.

Permintaan tersebut disampaikan dalam kegiatan “Jumat Curhat” Kamtibmas Presisi Kapolri yang digelar di Kedai Kopi Rumaniah, Sungaiharapan, Sekupang, Jumat (31/1).

Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi, terutama terkait dengan keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka.

Salah satu warga yang turut hadir dalam acara tersebut, Alfen, menyampaikan harapannya agar pihak kepolisian lebih sering melakukan patroli, terutama di wilayah Kampung Dangas. Menurutnya, wilayah ini masih membutuhkan perhatian lebih dari aparat keamanan.

Baca Juga: Bobol Rumah Menggunakan Obeng, Polsek Seibeduk Tangkap 2 Pelaku

“Kami berharap patroli bisa lebih sering dilakukan, terutama di malam hari, agar lingkungan kami lebih aman,” ujarnya.

Rudi, seorang warga lainnya, turut mengungkapkan kekhawatirannya terkait tingginya angka kejahatan di beberapa titik di wilayah Sekupang. Dia mengatakan, kejadian-kejadian pencurian kendaraan bermotor terkadang masih terjadi di kawasan tersebut.

“Beberapa kali kami mendengar ada kejadian pencurian motor. Dengan adanya patroli rutin, kami yakin potensi kejahatan bisa ditekan,” kata dia.

Siti, seorang pedagang yang juga hadir dalam kegiatan tersebut, mengungkapkan kerisauannya terkait keamanan, terutama di sekitar pasar dan area perumahan. Sebagai pedagang yang sering pulang larut malam, Siti merasa lebih aman jika ada patroli polisi di sekitar lokasi tersebut.

“Kami para pedagang sering pulang larut malam. Kalau ada polisi berpatroli, tentu kami merasa lebih aman,” katanya.

Baca Juga: Berkas Perkara Oknum Polisi Polres Barelang Pemilik Sabu Masih Diteliti Jaksa

Warga Sekupang berharap agar kegiatan ini dapat terus berlanjut, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan langsung kepada pihak kepolisian. Kegiatan seperti ini dianggap sangat membantu dalam menjalin komunikasi antara warga dengan aparat keamanan, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib.

Masukan-masukan dari warga tersebut mendapatkan respons positif dari pihak kepolisian. Panit Binmas Polsek Sekupang, Aiptu Luqman, memastikan bahwa pihak kepolisian akan menindaklanjuti semua masukan yang diberikan oleh warga.

“Kami akan menindaklanjuti masukan ini dan memperkuat patroli guna memastikan keamanan warga serta menciptakan lingkungan yang lebih kondusif,” ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Polsek Sekupang selama ini sudah rutin melakukan patroli di berbagai wilayah rawan. Namun, pihak kepolisian mengakui bahwa tingkat kejahatan yang terkadang terjadi membuat mereka terus berupaya meningkatkan kehadiran polisi di lapangan.

“Kami memahami kekhawatiran warga dan akan berusaha untuk memperkuat patroli di area yang dianggap rawan,” ujarnya.

Polisi turut mengajak warga untuk tetap waspada dan melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar mereka. Katanya, keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi juga tanggung jawab bersama. (*)

 

 

Reporter: Arjuna

 

Artikel Keamanan Wilayah Sekupang Jadi Sorotan, Warga Minta Patroli Lebih Intensif pertama kali tampil pada Metropolis.

Kejaksaan Awasi Sekolah

0

Cegah Penyalahgunaan Dana BOS

Residivis Anak Kembali Mencuri, Modusnya Pura-pura Belanja, Akhirnya Ditangkap Warga

0
Ilustrasi pelaku pencurian ditangkap polisi.

batampos – Pencurian dengan modus pura-pura berbelanja meresahkan pengusaha minimarket dan konter di Bengkong. Aksi ini kerap dilakukan anak di bawah umur.

Terbaru, warga Bengkong Pertiwi menangkap remaja berinisial NA, 17. Pelaku tertangkap tangan hendak kabur usai berbelanja beberapa karung beras.

“Benar, kejadian tadi. Pelaku ditangkap warga,” ujar Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Marihot Pakpahan.

NA diketahui pernah ditangkap polisi pada Juli 2024. Ia beraksi di Bengkong Polisi bersama pacarnya, NJ, 17.

Dalam aksinya tersebut, pelaku menggasak puluhan bunggus rokok, dan makanan dengan kerugian korban jutaan rupiah.

“Ini pelaku resedivis yang sebelumnya kita tangkap. Masih dibawah umur,” kata Marihot.

Kepada polisi, NA mengaku membutuhkan uang dan makanan untuk kelangsungan hidupnya. Sebab, ia tidak memiliki pekerjaan tetap.

“Pengakuannya buat makan dan pura-pura belanja untuk mencuri beras. Pelaku ini sudah tidak tinggal bersama orangtuanya,” ungkapnya.

Marihot mengaku pihaknya masih menyeliki rekan pelaku saat mencuri tersebut. Ia juga mengimbau pemilik warung untuk menerima uang sebelum memberikan barang

“Masih kita selidiki rekannya. Untuk kasus sekarang ini, korban belum membuat laporan,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Residivis Anak Kembali Mencuri, Modusnya Pura-pura Belanja, Akhirnya Ditangkap Warga pertama kali tampil pada Metropolis.