Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 2044

Lestarikan Budaya Tionghoa, Tradisi Makan Bersama, Saat Pergantian Tahun Baru Imlek

0

batampos-Momen tahun baru Imlek, selalu dirayakan dengan meriah bagi warga Tionghoa yang ada di dunia. Salah satunya, tradisi makan bersama keluarga disaat pergantian tahun baru Imlek. Menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya, terutama keluarga yang berada dirantau untuk kumpul bersama keluarga.

Masyarakat Tionghua yang ada di Karimun masih mempertahankan tradisi makan bersama, menyambut hari raya Imlek 2025,f,AWAN UNTUK BATAMPOS

Tradisi makan bersama saat tahun baru imlek, selalu dinanti-nanti oleh warga Tionghoa. Walaupun tahun baru Imlek bukanlah hari raya keagamaan, tetapi lebih pada budaya sebagai ucapan syukur. Dimana, tradisi makan bersama keluarga tersebut memiliki makna khusus oleh warga Tionghoa yang selama dilaksanakan menjelang pergantian tahun baru imlek.

Agustyawarman salah satu tokoh warga Tionghoa Karimun menuturkan, bahwa keluarganya memiliki keluarga besar yang cukup ramai dan memiliki saudara-saudara yang berada diluar Karimun. Sehingga, momen makan bersama tersebut selalu dinanti disaat malam tahun baru Imlek, dimana makna kumpul makan bersama saat pergantian tahun baru imlek (Tahun Baru Lunar Years).

BACA JUGA: Imlek, Arus Penumpang di Pelabuhan Karimun Naik

Makna tersebut dalam budaya Tionghoa, bukan hanya sekedar makan bersama, dengan menikmati hidangan yang cukup lezat. Akan tetapi, momen untuk mempererat hubungan keluarga, teman dan orang terdekat.

” Makan bersama ini, memang sudah menjadi tradisi kita (Tionghua), agar bisa menjadi contoh bagi generasi muda. Bahwa, apapun jabatan anak muda yang sudah berkarir, baik itu menjadi pengusaha sukses, mempunyai jabatan diperusahaan dan sebagai wajib harus menghargai yang lebih tua,” kata Awan panggilan akrabnya, Jumat (31/1) kepada Batam Pos.

Dalam makan bersama dengan keluarga besar tersebut, selain memberikan contoh kepada generasi muda juga sebagai lambang kebersamaan, keberuntungan dan kesejahteraan. Sambil menikmati makanan yang telah dihidangkan oleh keluarga, seperti ikan, hot pot dan sebagainya.

Selain itu juga ada kue keranjang yang selalu wajib dihidangkan di meja makan, maupun meja tamu tidak kalah pentingnya. Dimana kue keranjang tersebut juga memiliki makna simbolis, seperti harapan untuk kelimpahan, kemakmuran dan kehidupan yang panjang.

” Nah, kue keranjang juga sebagai tradisi yang mencerminkan rasa syukur dan harapan baik untuk tahun yang akan datang,” tuturnya.

Ditahun baru imlek 2025 ini, yaitu shio Ular dengan elemen kayu yang membawa pesan cukup mendalam tentang transformasi, kreativitas dan kebijaksanaan. Dalam budaya Tionghua, ular melambangkan kecerdikan dan intuisi. Sedangkan, elemen Kayu sendiri untuk melengkapi dengan kekuatan pertumbuhan dan harmoni.

Sehingga, kombinasi shio ular kayu dipercaya atau melambangkan peluang baru dan sekaligus tantangan yang membutuhkan ketenangan dalam mengambil keputusan. Dengan demikian, perayaan tahun baru imlek ini bisa disebut sebagai momen untuk merefleksikan perjalanan hidup, menggali kebijaksanaan dari pengalaman masa lalu dan membuka diri terhadap kemungkinan baru.

” Melalui energi ular kayu yang mengedepankan kebijaksanaan, pertumbuhan dan keharmonisan untuk membawa harapan baru bagi setiap individu dan masyarakat. Saya ucapkan Gong Xi Fa Cai,” tutupnya. (*)

Reporter: Tri Haryono

Artikel Lestarikan Budaya Tionghoa, Tradisi Makan Bersama, Saat Pergantian Tahun Baru Imlek pertama kali tampil pada Kepri.

Batal 6 Februari 2025, Mendagri Tito Karnavian Benarkan Pelantikan Kepala Daerah Diundur

0
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

batampos – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian membenarkan bahwa jadwal pelantikan kepala daerah yang semula secara bertahap pada 6 Februari 2025, akan diundur. Tito menyampaikan, pelantikan kepala daerah yang tidak bersengketa akan digabung dengan kepala daerah hasil putusan sela atau dismissal di MK.

“Yang 6 Februari karena disatukan dengan nonsengketa dengan MK, dismissal, maka otomatis yang 6 Februari kita batalkan, kita secepat mungkin lakukan pelantikan yang lebih besar,” kata Tito di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Jumat (31/1).

Namun, Tito belum bisa memastikan terkait waktu pelantikan akan digelar. MenurutnyaN pemerintah akan menggelar rapat dengan Komisi II DPR pada Senin (3/2), untuk mengatur waktu pelantikan.

Tito tak memungkiri, mundurnya jadwal yang sudah ditetapkan karena adanya putusan dismissal yang dipercepat oleh MK. Terlebih, Presiden Prabowo Subianto meminta agar pelantikan digelar secara efisien.

“Beliau berprinsip kalau jaraknya nggak jauh, untuk efisiensi sebaiknya satukan saja, yang nonsengketa dan dismissal, untuk efisiensi,” tegasnya.

Kesepakatan pelantikan kepala daerah pada 6 Februari 2025 sebelumnya disepakati Komisi II DPR RI bersama Pemerintah dan penyelenggara pemilu. Mereka sepakat pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024 yang tak bersengketa dalam Perselisihan Hasil Pilkada (PHP) di Mahkamah Konstitusi (MK) akan dilantik pada 6 Februari 2025 mendatang.

Pelantikan tersebut akan dilakukan serentak oleh Presiden Prabowo Subianto baik untuk gubernur-wakil gubernur, maupun bupati-wakil bupati dan wali kota-wakil wali kota.

Hal tersebut tertuang dalam kesimpulan rapat Komisi II DPR dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan penyelenggara pemilu soal jadwal pelantikan kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024 di gedung DPR, kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (22/1).

“Oke kita setujui ya, Alhamdulillah,” ujar Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda seusai membacakan kesimpulan rapat tersebut.

Dalam kesimpulan rapat tersebut, lanjut Rifqi, kepala daerah tak bersengketa di MK yang akan dilantik oleh Presiden, sudah ditetapkan sebagai kepala daerah terpilih oleh KPU daerah dan sudah diusulkan oleh DPRD provinsi, kabupaten dan kota.

Para kepala daerah ini akan dilantik Presiden Prabowo di Istana Negara Jakarta, kecuali kepala daerah dari Provinsi Aceh dan Provinsi Jogjakarta, karena memiliki peraturan perundang-undangan khusus.

Selain itu, kepala daerah yang menghadapi sengketa hasil pilkada di MK akan dilantik setelah adanya putusan MK. Namun, mereka belum belum menyebutkan jadwal pasti pelantikan bagi kepala daerah yang telah menghadapi sengketa tersebut.

Komisi II DPR juga meminta kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk mengusulkan kepada Presiden Republik Indonesia agar melakukan revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2024 tentang Perubahan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota.

“Revisi perpres itu bukan hanya soal tanggal (pelantikan), tapi juga nanti soal modifikasi kalau ada dismissal, dan seterusnya,” pungkas Rifqinizamy. (*)

Artikel Batal 6 Februari 2025, Mendagri Tito Karnavian Benarkan Pelantikan Kepala Daerah Diundur pertama kali tampil pada News.

Keamanan Wilayah Sekupang Jadi Sorotan, Warga Minta Patroli Lebih Intensif

0
Kegiatan Jumat Curhat oleh Polsek Sekupang. (Polsek Sekupang untuk Batam Pos)

batampos – Warga Kecamatan Sekupang, Kota Batam, meminta agar Polsek Sekupang meningkatkan intensitas patroli guna memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka.

Permintaan tersebut disampaikan dalam kegiatan “Jumat Curhat” Kamtibmas Presisi Kapolri yang digelar di Kedai Kopi Rumaniah, Sungaiharapan, Sekupang, Jumat (31/1).

Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi, terutama terkait dengan keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka.

Salah satu warga yang turut hadir dalam acara tersebut, Alfen, menyampaikan harapannya agar pihak kepolisian lebih sering melakukan patroli, terutama di wilayah Kampung Dangas. Menurutnya, wilayah ini masih membutuhkan perhatian lebih dari aparat keamanan.

Baca Juga: Bobol Rumah Menggunakan Obeng, Polsek Seibeduk Tangkap 2 Pelaku

“Kami berharap patroli bisa lebih sering dilakukan, terutama di malam hari, agar lingkungan kami lebih aman,” ujarnya.

Rudi, seorang warga lainnya, turut mengungkapkan kekhawatirannya terkait tingginya angka kejahatan di beberapa titik di wilayah Sekupang. Dia mengatakan, kejadian-kejadian pencurian kendaraan bermotor terkadang masih terjadi di kawasan tersebut.

“Beberapa kali kami mendengar ada kejadian pencurian motor. Dengan adanya patroli rutin, kami yakin potensi kejahatan bisa ditekan,” kata dia.

Siti, seorang pedagang yang juga hadir dalam kegiatan tersebut, mengungkapkan kerisauannya terkait keamanan, terutama di sekitar pasar dan area perumahan. Sebagai pedagang yang sering pulang larut malam, Siti merasa lebih aman jika ada patroli polisi di sekitar lokasi tersebut.

“Kami para pedagang sering pulang larut malam. Kalau ada polisi berpatroli, tentu kami merasa lebih aman,” katanya.

Baca Juga: Berkas Perkara Oknum Polisi Polres Barelang Pemilik Sabu Masih Diteliti Jaksa

Warga Sekupang berharap agar kegiatan ini dapat terus berlanjut, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan langsung kepada pihak kepolisian. Kegiatan seperti ini dianggap sangat membantu dalam menjalin komunikasi antara warga dengan aparat keamanan, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib.

Masukan-masukan dari warga tersebut mendapatkan respons positif dari pihak kepolisian. Panit Binmas Polsek Sekupang, Aiptu Luqman, memastikan bahwa pihak kepolisian akan menindaklanjuti semua masukan yang diberikan oleh warga.

“Kami akan menindaklanjuti masukan ini dan memperkuat patroli guna memastikan keamanan warga serta menciptakan lingkungan yang lebih kondusif,” ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Polsek Sekupang selama ini sudah rutin melakukan patroli di berbagai wilayah rawan. Namun, pihak kepolisian mengakui bahwa tingkat kejahatan yang terkadang terjadi membuat mereka terus berupaya meningkatkan kehadiran polisi di lapangan.

“Kami memahami kekhawatiran warga dan akan berusaha untuk memperkuat patroli di area yang dianggap rawan,” ujarnya.

Polisi turut mengajak warga untuk tetap waspada dan melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar mereka. Katanya, keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi juga tanggung jawab bersama. (*)

 

 

Reporter: Arjuna

 

Artikel Keamanan Wilayah Sekupang Jadi Sorotan, Warga Minta Patroli Lebih Intensif pertama kali tampil pada Metropolis.

Kejaksaan Awasi Sekolah

0

Cegah Penyalahgunaan Dana BOS

Residivis Anak Kembali Mencuri, Modusnya Pura-pura Belanja, Akhirnya Ditangkap Warga

0
Ilustrasi pelaku pencurian ditangkap polisi.

batampos – Pencurian dengan modus pura-pura berbelanja meresahkan pengusaha minimarket dan konter di Bengkong. Aksi ini kerap dilakukan anak di bawah umur.

Terbaru, warga Bengkong Pertiwi menangkap remaja berinisial NA, 17. Pelaku tertangkap tangan hendak kabur usai berbelanja beberapa karung beras.

“Benar, kejadian tadi. Pelaku ditangkap warga,” ujar Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Marihot Pakpahan.

NA diketahui pernah ditangkap polisi pada Juli 2024. Ia beraksi di Bengkong Polisi bersama pacarnya, NJ, 17.

Dalam aksinya tersebut, pelaku menggasak puluhan bunggus rokok, dan makanan dengan kerugian korban jutaan rupiah.

“Ini pelaku resedivis yang sebelumnya kita tangkap. Masih dibawah umur,” kata Marihot.

Kepada polisi, NA mengaku membutuhkan uang dan makanan untuk kelangsungan hidupnya. Sebab, ia tidak memiliki pekerjaan tetap.

“Pengakuannya buat makan dan pura-pura belanja untuk mencuri beras. Pelaku ini sudah tidak tinggal bersama orangtuanya,” ungkapnya.

Marihot mengaku pihaknya masih menyeliki rekan pelaku saat mencuri tersebut. Ia juga mengimbau pemilik warung untuk menerima uang sebelum memberikan barang

“Masih kita selidiki rekannya. Untuk kasus sekarang ini, korban belum membuat laporan,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Residivis Anak Kembali Mencuri, Modusnya Pura-pura Belanja, Akhirnya Ditangkap Warga pertama kali tampil pada Metropolis.

“Tabayyun”: Ketika Cinta, Fitnah, dan Rahasia Kelam Bertemu dalam Drama Paling Mengguncang 2025

0

batampos – Beehave Pictures menghadirkan film terbaru berjudul Tabayyun. Film ini tidak sekadar menyajikan kisah cinta biasa, tetapi juga membawa pesan moral yang mendalam tentang prasangka, fitnah, dan pencarian kebenaran. Dengan formula drama yang kuat, alur cerita yang emosional, serta dialog penuh makna, Tabayyun siap menjadi tontonan yang mengguncang perasaan penonton pada 8 Mei 2025.

Bekerja sama dengan A&Z Films dan Legacy Pictures, film ini disutradarai oleh Key Mangunsong dan ditulis oleh Titien Wattimena, dua nama besar di balik kesuksesan Air Mata di Ujung Sajadah. Kali ini, mereka kembali menghadirkan drama yang lebih intens, kaya emosi, dan sarat makna.

Mengangkat Isu Fitnah dan Tabayyun di Era Digital

Judul Tabayyun berasal dari istilah dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang berarti mencari kejelasan atau kebenaran suatu hal. Dalam kehidupan modern, terutama di era digital, penyebaran informasi begitu cepat tanpa bisa dibendung. Sayangnya, informasi tersebut sering kali bercampur antara fakta dan hoaks.

Film ini ingin menyampaikan pesan bahwa dalam hidup, kita tidak bisa langsung mempercayai apa yang kita dengar tanpa melakukan tabayyun atau mencari kebenaran terlebih dahulu. Dengan tema yang kuat ini, Tabayyun tidak hanya menyuguhkan drama keluarga yang menyentuh, tetapi juga memberikan refleksi sosial bagi para penontonnya.

Sinopsis: Cinta Terlarang, Luka Masa Lalu, dan Kebenaran yang Menyakitkan

Tabayyun mengisahkan perjalanan hidup Zalina (Titi Kamal), seorang ibu tunggal yang membesarkan putranya, Arka (Farrell Rafisqy), seorang diri. Hidupnya dipenuhi ujian, terutama karena status ayah Arka yang tidak jelas, membuatnya menjadi bahan gunjingan di tempat kerja.

Situasi semakin rumit ketika Arlo (Ibrahim Risyad), anak pemilik perusahaan tempat Zalina bekerja, jatuh cinta kepadanya. Namun, cinta Arlo tidaklah mudah karena ia telah dijodohkan dengan Arum (Naysilla Mirdad), sahabat masa kuliahnya yang telah lama mencintainya.

Zalina mencoba menjauh, menyadari bahwa dirinya tidak pantas untuk Arlo dan bahwa pria itu lebih cocok bersama Arum. Terlebih lagi, ibu Arlo, Samira (Jenny Rachman), menentang keras hubungan mereka. Namun, cinta Arlo yang begitu besar akhirnya membuat Samira ingin mengetahui lebih dalam tentang Zalina.

Ketika Samira akhirnya memilih untuk tabayyun dan mencari tahu tentang masa lalu Zalina, rahasia besar yang lebih kelam dari yang dibayangkan pun terungkap.

Akankah Arlo tetap bertahan dan menerima Zalina apa adanya? Atau justru memilih untuk pergi?

Pesan Moral: Semua Orang Punya Masa Lalu, Tapi Itu Tak Menentukan Nilai Mereka

Film Tabayyun menyampaikan pesan kuat bahwa kesalahan masa lalu seseorang tidak menentukan harga dirinya di masa kini.

Salah satu dialog Arlo dalam film ini menjadi kutipan yang penuh makna:
“Seburuk-buruknya masa lalu seseorang, dia tetap berharga di mata Allah.”

Selain itu, kisah cinta segitiga antara Arlo, Zalina, dan Arum juga memperlihatkan bagaimana tidak semua cinta bisa terbalas dengan indah. Seperti yang diungkapkan Arum dengan penuh luka:
“Aku punya seribu alasan untuk mencintaimu, tapi kamu cuma punya satu alasan untuk meninggalkanku, karena hatimu bukan untuk aku.”

Dihiasi Lagu-Lagu Menyentuh sebagai Original Soundtrack (OST)

Tidak hanya menyajikan cerita yang mengaduk perasaan, Tabayyun juga semakin hidup dengan kehadiran tiga lagu orisinal yang menjadi soundtrack:
• “Tanpa Balasmu” – dinyanyikan oleh Fabio Asher
• “Lewat Semesta” – dibawakan oleh Anggis Devaki
• “Menaruh Hati Tanpa Hati-Hati” – dinyanyikan oleh Nabila Ellisa

Ketiga lagu ini menggambarkan perjalanan emosional para karakter dalam film, mulai dari cinta yang tak terbalas, perjuangan hidup, hingga penerimaan akan masa lalu.

Drama Roller Coaster yang Menguras Emosi

Dengan tim kreatif yang sama seperti Air Mata di Ujung Sajadah, film ini menjanjikan pengalaman menonton yang penuh emosi dan kejutan. Namun, produser Ronny Irawan memastikan bahwa Tabayyun akan memiliki pendekatan yang lebih beragam dalam memainkan emosi penonton.

“Nonton film ini seperti naik roller coaster, emosi kita akan dibawa naik turun. Ada adegan lucu, ada yang bikin nangis, ada juga yang bikin gemes,” ujarnya.

Film ini juga menghadirkan akting memukau dari para bintang besar seperti Titi Kamal, Ibrahim Risyad, Naysilla Mirdad, Farrell Rafisqy, Maya Hassan, hingga Jenny Rachman.

Film Tabayyun dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 8 Mei 2025.

Beehave Pictures  sebelumnya sukses besar dengan Air Mata di Ujung Sajadah (2023) yang meraup 3,2 juta penonton di Indonesia dan menjadi film drama Indonesia terlaris sepanjang masa di Malaysia. (*)

Artikel “Tabayyun”: Ketika Cinta, Fitnah, dan Rahasia Kelam Bertemu dalam Drama Paling Mengguncang 2025 pertama kali tampil pada Lifestyle.

6 Februari, Aneng-Raja Bayu Dilantik Presiden Prabowo Kemudian Dilanjutkan Pembekalan di Akmil

0
Bupati dan Wakil Bupati Anambas terpilih, Aneng-Raja Bayu Febri Gunadian. f.ihsan

batampos– Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Anambas terpilih, Aneng-Raja Bayu Febri Gunadian dijadwalkan akan dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, (6/1) mendatang di Istana Negara, Jakarta.

Pelantikan ini serentak dengan kepala daerah lainnya yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Sesuai arahan dari Pemerintah Pusat memang dilantik pada 6 Februari ini. Langsung pak Prabowo selaku Presiden yang melantik pak Aneng dan Bayu,” ujar Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Kabupaten Anambas, Raja Benny Syahrizal saat dikonfirmasi, Kamis, (30/1).

Meski sudah mendapatkan kepastian jadwal pelantikan, lanjut Benny, Pemkab Anambas masih menunggu petunjuk juknis dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Masih mnunggu surat perihal teknis pelantikan melalui Bagian Administrasi Pemerintahan,” ucap Benny.

Terpisah, Kepala Baguan Administrasi Pemerintahan Anambas, Azhar membenarkan kalau pihaknya sedang menunggu juknis dari Kemendagri.

BACA JUGA: KPU Lingga Tunggu Putusan MK soal Pelantikan Bupati dan Wabup Terpilih

Rencananya, kata dia, Kemendagri akan mengirim juknis pelantikan pada hari ini. Namun, hingga sore hari belum ia terima.

“Semalam waktu ikut rapat melalui Zoom Meeting, sudah pasti dilantik serentak. Sampai sekarang Juknis belum dikirim,” ujar Azhar.

Rangkaian agenda pelantikan, lanjutnya, berupa prosesi pelantikan di Istana Negara. Kemudian dilanjutkan pembekalan Kepala Daerah di Akademi Militer (Akmil), Magelang selama 10 hari.

“Kata pak Bima Arya (Wamendagri) reatret (pembekalan) Kepala Daerah di Magelang. Habis pelantikan, langsung kesana,” kata dia.

Segala persiapan administrasi juga sudah disiapkan. Untuk Surat Keputusan (SK) pengangkatan sudah berada di meja Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.

“Administrasi sudah selesai semua, bahkan SK mau ditandatangan sama pak Mendagri,” ucap dia.

Sementara itu, Wakil Bupati Anambas terpilih, Raja Bayu Febri Gunadian mengaku sudah siap untuk mengikuti prosesi pelantikan.

“Tinggal menjalani saja, tidak ada persiapan khusus. Mohon doa dan restunya,” kata Raja Bayu. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel 6 Februari, Aneng-Raja Bayu Dilantik Presiden Prabowo Kemudian Dilanjutkan Pembekalan di Akmil pertama kali tampil pada Kepri.

Joki IMEI, BC Batam Sita 42 Ponsel, Bermodus Tawarkan Liburan Gratis

0
Ponsel iPhone yang dibawa penjoki untuk didaftarkan International Mobile Equipment Identity (IMEI). F.Evi untuk Batam Pos

batampos – Bea Cukai Batam berhasil mengungkap dan menggagalkan upaya penyalahgunaan pendaftaran International Mobile Equipment Identity (IMEI). Dalam penindakan ini, petugas mengamankan 42 unit ponsel iPhone.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, Evi Octavia mengatakan penegahan ini dilakukan di Pelabuhan Internasional Ferry Harbour Bay dan Batam Centre pada Senin (27/1) kemarin.

“20 iPhone dibawa oleh 10 orang penumpang yang berperan sebagai joki IMEI. Dan 22 iPhone dibawa 2 penjoki dan 2 pengendali,” ujarnya.

Evi menjelaskan dalam praktik ini, para joki IMEI direkrut melalui grup-grup di media sosial dengan iming-iming perjalanan gratis ke luar negeri. Selain itu, beberapa di antaranya juga direkrut langsung di luar negeri sebelum berangkat menuju Batam.

“Sebagai kompensasi, mereka dijanjikan sejumlah uang tunai setelah berhasil menyelesaikan proses registrasi IMEI,” kata Evi.

Evi menambahkan setiba di Batam, para joki terlebih dahulu mengambil ponsel yang telah disiapkan oleh pengendali di lokasi tertentu. Setelah itu, mereka melakukan registrasi IMEI menggunakan data pribadi agar perangkat tersebut seolah-olah merupakan barang bawaan pribadi dari luar negeri.

“Padahal, ponsel tersebut sebenarnya adalah barang dagangan yang sengaja dititipkan oleh penjual melalui pengendali untuk menghindari ketentuan kepabeanan,” ungkap Evi.

Setelah proses registrasi selesai, kata Evi, ponsel yang telah teregistrasi dikembalikan kepada pengendali, kemudian diserahkan ke distributor atau penjual untuk diperjualbelikan.

“Modus ini digunakan untuk menghindari pembayaran Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) yang seharusnya dikenakan pada perangkat tersebut,” terang Evi.

Evi menegaskan atas penindakan tersebut, pihaknya telah menerbitkan Surat Bukti Penindakan dan menetapkan seluruh ponsel sebagai Barang Dikuasai Negara (BDN). Kemudian, BC Batam juga mengajukan rekomendasi pemblokiran terhadap perangkat yang telah teregistrasi sebelumnya kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI).

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak tergiur oleh tawaran yang menimbulkan konsekuensi hukum. Bea Cukai akan terus meningkatkan pengawasan dan mengambil langkah tegas untuk memastikan kepatuhan hukum serta melindungi kepentingan nasional,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Joki IMEI, BC Batam Sita 42 Ponsel, Bermodus Tawarkan Liburan Gratis pertama kali tampil pada Metropolis.

Harga Cabai Rawit Hijau Rp91.667 Per Kilo

0
Harga cabai di Pasar Tanjungpinang masih tinggi pada awal tahun 2024, Rabu (2/1). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Warga Tionghoa saat ini sedang menikmati hari raya Imlek 2025 yang biasanya libur beberapa hari, namun pada hari kedua Imlek, aktivitas kedai kopi sudah ada yang buka. Termasuk toko sembako maupun Pasar Mainum yang ada pedagang warga Tionghoa sudah kembali beraktivitas seperti biasanya.

” Bukalah seperti biasa, untuk jualan sambil gong ci fa cai bersama teman-teman pedagang,” kata Apui yang biasa jualan sembako, Kamis (30/1).

Menjelang dan paska tahun baru Imlek, untuk harga sembako sendiri ada beberapa komoditi yang masih bertahan harganya. Seperti jenis cabe rawit, cabe merah, cabe hijau rata-rata naik mulai dari Rp2.000 per kilogram. Sedangkan, komoditi sembako lainnya stabil.

BACA JUGA: Harga Cabai Lokal di Lingga Capai Rp 100 Ribu Per Kg

” Penting sembako adalah bang. Kalau harga biasa itu turun naik, namanya hukum pasar begitulah. Kita hanya jualan saja dari sananya sudah naik mau diapakan,” ungkapnya.

Plt Kabid perdagangan Dinas koperasi usaha mikro, perdagangan dan ESDM Karimun Vandarones Purba ketika dikonfirmasi membenarkan, bahwa harga cabai terjadi kenaikkan yang cukup besar cabai rawit hijau Rp91.667 per kilogram dari sebelumnya hanya Rp80.000 per kilogram. Kemudian, cabai rawit merah dari Rp89 ribu menjadi Rp90 ribu, cabai rawit keriting tidak begitu signifikan.

” Penting, stok cabai cukup. Termasuk harga sembako lainnya, daging ayam ras malahan ada turun Rp43 ribu menjadi Rp42 ribu per kilogram,” terangnya.

Terjadinya kenaikan harga cabe tersebut diakibatkan, kondisi cuaca yang berdampak terhadap petani cabai. Sebab, pasokan cabai sendiri didatangkan dari Sumatera Utara, Padang bahkan dari Lombok juga ada. Selain itu juga faktor transportasi laut yang beberapa pekan ini terganggu akibat cuaca buruk.

” Anda bisa bayangkan, kita pesan cabai itu minimal 1 ton. Dan, penyusutannya cukup tinggi yang berarti saat sampai di Karimun. Cabai tersebut wajib harus laku, kalau tidak rugi untuk cabai lokal sendiri tidak tercukupi,” kata pria berdarah batam ini.

Sementara itu pantauan dilapangan untuk harga beberapa komoditi sembako tidak ada kenaikan seperti beras medium Rp15 ribu per kilogram, beras SPHP Bulog Rp13 ribu per kilogram, gula pasir curah Rp14.750 ribu per kilogram, daging sapi beku Rp100 ribu per kilogram. Bawang putih Rp34 ribu per kilogram, bawang bombai Rp20 ribu per kilogram, tomat Rp14 ribu per kilogram, sawi hijau Rp30 ribu per kilogram.

” Sepilah jualan sekarang ini, katanya pasal TPP tak keluar pegawai ASN Pemda,” ucap Parto salah seorang pedagang nasi sayur.(*)

Reporter: Tri Haryono

Artikel Harga Cabai Rawit Hijau Rp91.667 Per Kilo pertama kali tampil pada Kepri.

Tumpukan Sampah di Kawasan Nagoya Bisnis Menyengat, Pedagang dan Pengendara Cium Bau Busuk

0
Tumpukan sampah yang belum terangkut terlihat menumpuk di bahu jalan Laksamana Bintan Batamcenter, Jumat (31/1). – Tumpukan sampah juga dibiarkan menumpuk di kawasan bisnis Nagoya. F Cedcep Mulyana/Batam Pos

batampos – Tumpukan sampah yang dibiarkan menumpuk di kawasan bisnis Nagoya, Batam, kini menjadi keluhan utama pedagang dan pengendara. Bau menyengat yang muncul akibat sampah yang tidak diangkut sejak sebelum perayaan Imlek semakin mengganggu aktivitas masyarakat.

Pedagang di sekitar lokasi mengaku harus mencium aroma tidak sedap dari sampah yang menggunung. Nikson, seorang pedagang mengungkapkan bahwa kondisinya semakin parah dalam beberapa hari terakhir.

“Sampahnya luarbiasa, sudah menumpuk dan mulai membusuk, dikerubungi lalat. Pembeli banyak yang enggan mampir karena bau menyengat. Kalau dibiarkan begini terus, bisa-bisa dagangan kami jadi sepi,” keluhnya.

Tak hanya pedagang, pengguna jalan juga terganggu akibat sampah yang meluber ke badan jalan. Beberapa titik di kawasan Nagoya kini dipenuhi tumpukan plastik, sisa makanan, dan limbah lainnya yang tidak segera dibersihkan.

Rio, seorang pengendara yang kerap melintas di wilayah tersebut, mengungkapkan kekhawatirannya.

Apalagi Nagoya merupakan kawasan bisnis yang banyak dikunjungi wisatawan asing.

“Nagoya ini kawasan bisnis dan banyak wisatawan yang datang ke Batam. Kalau mereka melihat kondisi seperti ini, pasti citra kota ini jadi buruk,” ujarnya.

Menurut dia, permasalahan sampah di Batam bukan kali ini saja terjadi. Beberapa wilayah sebelumnya juga menghadapi kondisi serupa akibat kurangnya pengelolaan limbah yang optimal.

“Jadi saya lihat tak hanya di Nagoya, itu banyak sampah pinggir jalan juga berserak,” imbuhnya.

Di Jalan Duyung, Jodoh, sampah pernah meluber hingga ke jalan raya pada 24 Januari 2025, menimbulkan keluhan dari warga setempat. Bahkan, pada awal tahun, Pemerintah Kota Batam harus mengangkut 20 ton limbah dari sembilan kecamatan sebagai upaya penanggulangan darurat.

Tumpukan sampah juga gerlhbat di ruko-ruko kawasan Bakal. Sampah yang ada di tong-tong mulai meluber.

“Sebenarnya tempat usaha sangat jelek kalau ada sampah. Cuma mau gimana lagi, kami menunggu pengangkutan juga,” tegas Rini salah satu karyawan ruko tersebut.

Kurangnya Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) menjadi salah satu faktor utama penumpukan sampah di kawasan bisnis ini. Banyak warga dan pedagang yang akhirnya membuang sampah di tempat terbuka karena tidak ada fasilitas yang memadai.

Selain itu, kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan juga masih menjadi tantangan. Tanpa ada tindakan cepat, kondisi ini dikhawatirkan akan semakin memburuk dan berdampak pada kesehatan masyarakat serta citra kota Batam sebagai destinasi wisata dan pusat perdagangan.

Pemerintah Kota Batam diharapkan segera bertindak dengan menambah titik TPS, meningkatkan frekuensi pengangkutan sampah, serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Jika tidak, permasalahan ini bisa terus berulang dan semakin sulit diatasi. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Tumpukan Sampah di Kawasan Nagoya Bisnis Menyengat, Pedagang dan Pengendara Cium Bau Busuk pertama kali tampil pada Metropolis.