Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 2058

Harga Sayur di Batam Merangkak Naik, Warga Khawatir Jelang Puasa dan Lebaran

0
Warga saat membeli sayuran di Pasar Botania I Batamcentre. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Harga sejumlah komoditas sayuran di Batam mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan harga ini membuat masyarakat resah, terlebih menjelang bulan puasa dan lebaran yang kemungkinan akan semakin meningkatkan permintaan.

Saat ini, harga kangkung di rata-rata pasar mencapai Rp30 ribu per kilogram, sedangkan timun dijual dengan harga bervariasi antara Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram, tergantung kondisi barang.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai. Cabai merah keriting dijual dengan harga Rp90 ribu per kilogram, cabai rawit mencapai Rp70 ribu per kilogram, sementara cabai rawit besar menyentuh angka Rp100 ribu per kilogram. Cabai hijau juga mengalami kenaikan, dengan harga Rp70 ribu per kilogram.

Baca Juga: Lapor Pak Walikota, Harga Santan di Batam Naik Hingga 100 Persen

Seorang warga Batam, Siti Rahmah, mengungkapkan kekhawatirannya terkait kenaikan harga ini.

“Rata-rata harga sayuran sudah mulai naik. Belum puasa saja sudah mahal, bagaimana nanti kalau sudah puasa, apalagi saat menjelang hari raya nanti,” kata dia, Senin (27/1).

Dari sisi pedagang, kenaikan harga ini disebabkan oleh menipisnya pasokan sayuran di Batam. Beberapa lahan pertanian yang menjadi pemasok utama mengalami gagal panen akibat bencana alam, sehingga produksi berkurang drastis.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam, Gustian Riau, telah mengambil langkah antisipasi untuk mengatasi lonjakan harga dan memastikan ketersediaan pasokan selama Ramadan dan Lebaran.

“Kami sudah meminta distributor untuk menyiapkan pasokan kebutuhan bahan pokok kepada pedagang dan konsumen, meskipun mereka libur saat hari raya. Kami telah berkoordinasi dengan asosiasi distributor untuk memastikan suplai ke semua tempat tetap berjalan,” kata dia.

Baca Juga: Buaya Lepas, Disbudpar Batam Ingatkan Pengelola Pantai Tingkatkan Pengawasan

Selain itu, Disperindag Batam juga memperluas kerja sama dengan beberapa daerah penghasil cabai, seperti Kabupaten Bener Meriah di Aceh, Bukittinggi, dan Kabupaten Lombok Timur di Nusa Tenggara Barat (NTB). Menurut Gustian, faktor cuaca turut berperan dalam kenaikan harga ini.

“Curah hujan yang tinggi menyebabkan produksi menurun, dan gelombang laut pasang selama pengiriman dari Medan menyebabkan keterlambatan pasokan ke Batam,” katanya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Harga Sayur di Batam Merangkak Naik, Warga Khawatir Jelang Puasa dan Lebaran pertama kali tampil pada Metropolis.

Jembatan Putus di Marina Belum Diperbaiki, Warga Berharap Solusi Permanen

0
Jembatan Marina yang patah perbaiki secara manual oleh masyarakat agar bisa dilalui sepeda motor. F.Eusebius

batampos – Jembatan di Marina, Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang, yang putus total akibat hujan deras pada 13 Januari lalu, hingga kini belum mendapatkan perbaikan permanen. Jembatan tersebut merupakan jalur utama yang menghubungkan beberapa kawasan pemukiman, seperti Kavling Plus dan Kebun Marina, sehingga menjadi akses vital bagi warga sekitar.

Menurut Suyanto, salah satu warga setempat, akses jembatan yang rusak total ini sangat mengganggu aktivitas harian masyarakat.

“Kami sudah berinisiatif membuat jalan darurat menggunakan semenisasi di alur drainase, tapi itu hanya bisa dilewati kendaraan roda dua,” jelasnya, Senin (27/1).

Ia menambahkan, kendaraan roda empat sama sekali tidak bisa melintas, sehingga warga yang menggunakan mobil harus mencari jalur alternatif yang memakan waktu lebih lama.

Baca Juga: Lapor Pak Walikota, Harga Santan di Batam Naik Hingga 100 Persen

Junaidi, warga Kavling Plus, juga mengungkapkan kekhawatirannya. “Jembatan ini sangat penting bagi kami. Tidak hanya untuk mobilitas sehari-hari, tapi juga untuk transportasi darurat, seperti jika ada warga yang sakit atau kebutuhan mendesak lainnya. Kami berharap segera ada perbaikan permanen,” katanya.

Jembatan yang terletak di samping Kavling Plus ini menjadi salah satu akses strategis bagi masyarakat sekitar.

Kerusakan jembatan ini tidak hanya berdampak pada warga yang bermukim di sekitar area, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi. Banyak pedagang yang kesulitan mengantar barang dagangan mereka karena tidak ada jalur yang memadai untuk kendaraan roda empat.

“Kalau begini terus, kegiatan usaha kecil kami terhambat,” ungkap Sumarni, petani sayur di Marina.

Lurah Tanjungriau, Syamsuddin, mengaku telah berusaha mencari solusi atas permasalahan ini. Ia mengatakan bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dengan instansi terkait untuk segera melakukan perbaikan permanen.

“Kami memahami betapa pentingnya jembatan ini bagi warga, jadi kami akan berupaya agar proses perbaikannya bisa dilakukan secepat mungkin,” ujarnya saat ditemui.

Baca Juga: Ujian Nasional Kembali Digelar Tahun 2025

Syamsuddin juga menyampaikan, meskipun ada keterbatasan anggaran, pihak kelurahan telah mengusulkan perbaikan jembatan ini sebagai prioritas utama. “Kami harap pemerintah kota atau instansi yang berwenang dapat segera memberikan respon, karena ini bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga keselamatan warga,” tambahnya.

Warga berharap perbaikan jembatan ini tidak hanya dilakukan sementara, tetapi secara permanen dengan kualitas yang baik agar tidak mudah rusak di masa mendatang. “Kalau hanya tambal sulam, nanti hujan deras berikutnya akan merusak lagi. Kami ingin solusi jangka panjang,” tegas Suyanto.

Di tengah keterbatasan, beberapa warga juga berinisiatif melakukan gotong royong untuk memperbaiki jalur sementara bagi sepeda motor. Namun, usaha ini tentu saja tidak cukup untuk mengatasi kebutuhan mobilitas yang lebih besar. “Kami hanya bisa melakukan perbaikan kecil. Selebihnya, kami sangat bergantung pada pemerintah,” ungkap Junaidi.

Hujan deras yang mengguyur daerah Batam belakangan ini memang kerap menyebabkan kerusakan infrastruktur, terutama di wilayah dengan drainase yang kurang memadai. Hal ini menjadi pengingat akan pentingnya perencanaan dan pemeliharaan infrastruktur yang lebih baik.

Warga Marina dan sekitarnya kini hanya bisa berharap agar pemerintah segera mengambil langkah cepat untuk memperbaiki jembatan tersebut. Akses jalan yang memadai akan sangat membantu aktivitas mereka sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di wilayah itu. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Jembatan Putus di Marina Belum Diperbaiki, Warga Berharap Solusi Permanen pertama kali tampil pada Metropolis.

Sepakati Mahar Rp 193,3 Miliar, Newcastle Izinkan Pemain Bintangnya Hijrah

0
Miguel Almiron (kiri) dan pelatih Newcastle Eddie Howe (tengah). (AFP via Jawa Pos

batampos – Newcastle United melakukan transaksi keduanya di bursa musim dingin. Setelah melepaskan Loris Karius ke Schalke 04 pada 14 Januari, menurut jurnalis spesialis transfer Fabrizio Romano winger kanan Miguel Almiron sudah sepakat bergabung ke klub MLS Atlanta United FC.

Seperti diberitakan Give Me Sport pada Senin (27/1), Newcastle sepakat melego Almiron dengan harga USD 12 juta (Rp 193,93 miliar). Kabarnya pemain 30 tahun itu diikat selama 4 tahun oleh Atlanta United.

Negoisasi antara Newcastle dengan Atlanta United ini memang sempat alot. Sebab Newcastle ngotot menjual Almiron dengan harga sekitar GBP 20 juta (Rp 403, 54 miliar).

“Namun setelah pemain ikut mendesak klub agar dijual secepatnya, maka pihak klub sepakat. Uang penjualan Almiron akan digunakan memburu striker,” tulis Give Me Sport.

Almiron memang masih punya kontrak 18 bulan di Newcastle. Akan tetapi musim 2024-2025 ini, pemain Paraguay itu hanya bermain 412 menit. Dalam 14 pertandingan di semua kompetisi, Almiron hanya jadi starter 3 kali.

Newcastle memang awalnya bersikukuh jika Almiron tak akan dilepas di bawah harga GBP 20 juta (Rp 403, 54 miliar). Sebab saat membelinya di 2019, mereka menebus GBP 21 juta (Rp 423,74 miliar) dari Atlanta United.

Selama membela The Magpies, julukan Newcastle, pencapaian terbaik Almiron adalah mengantar tim tersebut ke final Piala Liga Inggris 2022-2023. Sayang di babak final mereka kalah 0-2 oleh Manchester United.

Dengan balik kucingnya Almiron ini, maka uang penjualan akan diproyeksikan membeli winger Besiktas Semih Kilicsoy. Kilicsoy yang masih berusia 19 tahun ini menjadi langganan starter Besiktas yang dilatih Emre Belozoglu.

Dalam 29 pertandingan di semua laga, Kilicsoy membuat 2 gol dan 6 umpan gol. Versi Transfermarkt banderol Kilicsoy berada di angka UER 15 juta (Rp 254,24 miliar). (*)

Artikel Sepakati Mahar Rp 193,3 Miliar, Newcastle Izinkan Pemain Bintangnya Hijrah pertama kali tampil pada Olahraga.

Bawa Kendaraan FTZ, Sejumlah Penumpang Roro Tidak Bisa Berangkat

0
Situasi di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur Batam, Senin (27/1) terpantau ramai lancar. Foto: Azis Maulana

batampos – Libur panjang yang bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj dan Tahun Baru Imlek dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Batam untuk bepergian, salah satunya ke Pulau Bintan melalui Pelabuhan ASDP Telaga Punggur. Meski ramai, situasi pelabuhan tetap terpantau lancar dan terkendali, jauh berbeda dengan kepadatan saat libur Lebaran atau akhir tahun.

General Manager ASDP Batam, Hermin Welkis, mengatakan arus penumpang, baik pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat, relatif stabil selama periode libur panjang ini. Mayoritas penumpang telah memesan tiket secara daring, sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan di pelabuhan.

“Sejak akhir pekan lalu, arus penumpang kendaraan ramai tetapi tetap lancar. Setiap hari ada puluhan kendaraan yang menyeberang ke Tanjung Uban, Bintan, tetapi tidak sampai membludak,” ujar Hermin, Senin (27/1).

Baca Juga: Imlek 2025: BP Batam Optimalkan Fasilitas dan Koordinasi untuk Pastikan Kelancaran Arus Penumpang

Hermin juga menanggapi keluhan beberapa calon penumpang yang tidak dapat berangkat karena status kendaraan mereka termasuk dalam skema Free Trade Zone (FTZ). Ia menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap regulasi yang diatur oleh pemerintah, terutama terkait bea cukai untuk kendaraan FTZ.

“Calon penumpang perlu memahami aturan terkait kendaraan FTZ. Jangan sampai membeli tiket secara manual tanpa memastikan status kendaraan terlebih dahulu. Aturan terkait hal ini sudah dijelaskan secara rinci di layanan tiket daring kami,” jelasnya.

ASDP Batam mengimbau calon penumpang untuk memastikan status kendaraan dan melengkapi dokumen sebelum melakukan perjalanan. Informasi mengenai persyaratan kendaraan telah tersedia di aplikasi pembelian tiket daring, trip.ferizy.com.

“Dalam aplikasi tersebut, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi. Jika kendaraan tidak memenuhi persyaratan, maka tidak dapat memesan tiket. Namun, pemeriksaan akhir tetap dilakukan di pelabuhan. Khusus untuk cabang Batam, ada mekanisme pembayaran khusus seperti PPN yang harus dipenuhi,” tambah Hermin.

Baca Juga: Jelang Imlek, Rute ke Selatpanjang Ramai Penumpang dari Batam

ASDP Batam terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, seperti Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan kepolisian, untuk memastikan pengawasan di pelabuhan berjalan optimal.

“Kami menjalankan koordinasi dengan pihak terkait secara berkelanjutan untuk pengecekan dan pengawasan di pelabuhan,” kata Hermin. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Bawa Kendaraan FTZ, Sejumlah Penumpang Roro Tidak Bisa Berangkat pertama kali tampil pada Metropolis.

Penembakan PMI di Malaysia, Menteri Karding Minta Kemlu Dorong Pengusutan Hukum

0
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI), Abdul Kadir Karding. (Istimewa)

batampos – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding meminta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dapat mendorong transparansi penegakan hukum terkait penembakan warga negara Indonesia (WNI) di Perairan Tanjung Rhu, Malaysia. Insiden penembakan oleh Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia (APMM) mengakibatkan satu orang pekerja migran Indonesia (PMI) meninggal dunia.

“Kita minta Kemenlu untuk mendorong agar penegak hukum yang ada di sini (Malaysia) dibuka transparansinya. Jadi terang benderang proses proses ini, sehingga jauh lebih baik,” kata Karding di Malaysia, Senin (27/1).

Karding juga mengaku telah berkoordinasi dengan kedutaan hingga atase kepolisian setempat, untuk mengetahui kronologi terkait penembakan tersebut terjadi. Ia juga mengaku tengah berkoordinasi untuk bisa membawa satu jenazah yang tewas dalam peristiwa itu.

“Melakukan koordinasi dengan pihak-pihak setempat, agar kita bisa mendampingi penanganan jenazah maupun tengok di rumah sakit, yang sakit,” ujar Karding.

Karding juga mengaku pihaknya telah berkomunikasi dengan pihak keluarga dari para korban. Hal ini untuk memitigasi hal-hal yang perlu disiapkan.

“Sehingga kita bisa mitigasi hal-hal apa saja yang kira-kira kita siapkan untuk nelindungi dan menjaga PMI kita ini,” tegas Karding.

Sebagaimana diketahui, Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) menembak lima WNI pekerja migran Indonesia (PMI) unprocedural pada Jumat, 24 Januari 2025 sekitar pukul 03.00 WIB di Perairan Tanjung Rhu, Malaysia. Akibat penembakan itu, satu orang meninggal dunia, satu orang mengalami luka kritis, dan tiga lainnya terluka. (*)

Artikel Penembakan PMI di Malaysia, Menteri Karding Minta Kemlu Dorong Pengusutan Hukum pertama kali tampil pada News.

Polisi Masih Menunggu Hasil Tes Psikiater Terhadap Ibu yang Aniaya Anaknya di Sagulung

0
Kasus penganiayaan balita ditangani Polsek Sagulung. F. Eusebius Sara

batampos – Polsek Sagulung hingga kini masih mendalami kasus penganiayaan balita di wilayah Sagulung yang diduga dilakukan oleh RH, ibu kandung korban. Kasus ini menjadi perhatian publik, terutama setelah penyidik mengungkap bahwa mereka masih menunggu hasil pemeriksaan medis resmi untuk menentukan langkah hukum selanjutnya terhadap RH.

Kapolsek Sagulung, Iptu Rogandi Tambunan, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap RH dengan bantuan tim psikiater dan medis. “Pemeriksaan ini penting untuk memastikan kondisi psikologis RH. Kami harus tahu pasti apakah ada gangguan kejiwaan yang memengaruhi perilakunya,” ujar Rogandi.

RH diketahui memiliki riwayat rutin menjalani pemeriksaan di bagian gangguan jiwa. Oleh karena itu, penyidik menekankan perlunya hasil pemeriksaan medis sebagai dasar untuk mengambil langkah hukum selanjutnya.

“Kami berharap hasilnya keluar dalam satu atau dua hari ke depan, sehingga bisa segera dilakukan gelar perkara bersama tim ahli dan pihak KPAI,” tambah Kapolsek.

Baca Juga: Pasutri Jadi Korban Jambret di Kampung Pelita, Polisi Lakukan Pendalaman

Kasus ini mencuat setelah seorang balita laki-laki ditemukan mengalami luka-luka, yang diduga akibat penganiayaan oleh ibunya sendiri. Menurut laporan, balita tersebut merupakan anak kandung RH. Peristiwa ini memicu reaksi dari masyarakat yang prihatin dengan kondisi anak tersebut.

Sementara itu, suami RH yang berinisial BO, memberikan pernyataan yang cukup kontroversial. Ia mengaku tidak mengetahui secara rinci kronologi kejadian yang menyebabkan istrinya dilaporkan ke polisi.

“Menurut saya, ini masih dalam batas wajar. Kalau ibu marah, biasanya cubit atau pukul. Tapi saya bingung kenapa sampai dilaporkan ke polisi,” kata BO saat ditemui di Polsek.

BO juga mengungkapkan bahwa saat kejadian berlangsung, ia sedang bekerja. Ia tidak tahu siapa yang melaporkan istrinya ke polisi. “Saya baru tahu setelah ada panggilan dari polisi. Kami sama sekali tidak menyangka ini akan menjadi masalah hukum,” tambahnya.

Sikap RH sendiri selama proses pemeriksaan di kantor polisi juga menjadi sorotan. RH terlihat bingung dan sulit memberikan keterangan yang jelas terkait kejadian tersebut. Hal ini memperkuat alasan penyidik untuk memastikan kondisi mentalnya sebelum melanjutkan proses hukum.

Baca Juga: Buaya Lepas, Disbudpar Batam Ingatkan Pengelola Pantai Tingkatkan Pengawasan

Kapolsek menegaskan bahwa meskipun ada dugaan kelainan psikologis pada RH, proses hukum akan tetap berjalan sesuai prosedur yang berlaku. Pemeriksaan psikiater diharapkan dapat memberikan gambaran jelas apakah RH dapat dimintai pertanggungjawaban secara hukum atas tindakannya.

Hingga saat ini, penyidik Polsek Sagulung terus memprioritaskan penanganan kasus ini dengan mengedepankan profesionalisme dan mematuhi prosedur hukum. Semua dokumen yang dibutuhkan dalam berkas penyelidikan sedang dilengkapi, sambil menunggu hasil pemeriksaan medis yang akan menjadi dasar pengambilan keputusan.

Kasus ini diharapkan dapat diselesaikan dengan adil, baik bagi korban maupun tersangka. Pihak Polsek juga bekerja sama dengan lembaga terkait untuk memastikan anak korban mendapatkan perlindungan dan penanganan yang layak.(*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

 

Artikel Polisi Masih Menunggu Hasil Tes Psikiater Terhadap Ibu yang Aniaya Anaknya di Sagulung pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemandian Air Panas di Kaki Gunung Lanjut, Jadi Tempat Wisata Favorit di Lingga

0
Pengunjung tengah asyik bermain di kolam pemandian air panas belerang Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Senin (27/1). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Pemandian air panas belerang yang terletak di kaki Gunung Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, Kepri menjadi tempat favorit wisatawan lokal, maupun mancanegara.

Tidak jarang, pengunjung yang datang ke pemandian air panas alami ini bertujuan untuk melakukan sejumlah terapi kesehatan. Sebab, sumber air panas ini berasal dari mata air belerang asli. Sehingga diyakini dapat menyembuhkan penyakit.

Untuk sampai di tempat ini, pengunjung perlu menempuh jarak sejauh 15 kilometer dari Kelurahan Dabo. Selama 25 menit menempuh perjalanan, pengunjung disuguhkan dengan keindahan alam di Pulau Singkep tersebut.

BACA JUGA: Air Dohot, Masyur sebagai Minuman Zaman Kerajaan di Kepulauan Riau

Sumber air panas, diketahui telah ditemukan sekitar tahun 1953. Kala itu, penambang menggali area tersebut untuk mencari timah. Namun, mereka malah menemukan adanya mata air bersuhu panas, yabg berasal dari belerang.

“Dulunya hanya berbentuk perigi (sumur). Kemudian dipercantik dan dilebarkan, sehingga berbentuk kolam,” kata Fajri, pengelola Pemandian air panas alami tersebut, Senin (26/1).

Setiap wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Lingga, selalu menjadikan tempat wisata Pemandian Air Panas sebagai tujuan mereka. Sejak awal tahun 2025, jumlah pengunjung pemandian air panas.

Menurutnya, wisatawan yang berkunjung di pemandian air panas bukan hanya dari wisatawan lokal saja. Melainkan, ada juga wisatawan dari Tanjungpinang, Batam dan Negeri Jiran Malaysia.

“Ada juga wisatawan Luar Negeri Seperti Malaysia dan Pakistan yang juga sengaja datang untuk menikmati wahana wisata Pemandian Air Panas ini,” tambahnya.

Fajri menambahkan untuk fasilitas yang ada di wisata Pemandian Air Panas ini masih dalam tahap pembangunan portal dan home stay agar wisatawan luar lebih mudah mendapatkan tempat menginap.

“Untuk saat ini kita melakukan pembangunan fasilitas portal dan homestay di wisata Pemandian Air Panas agar mempermudah wisatawan luar mencari tempat menginap,” pungkasnya.

Sementara menurut satu diantara banyaknya pengunjung, menyatakan bahwa fasilitas yang tersedia sudah cukup baik, hanya saja perlu ditingkatkan lebih baik lagi.

Ia berharap, lokasi wisata pemandian air panas ini untuk sisi fasilitasnya harus ditingkatkan lagi. “Jika bisa jajanan kuliner lebih banyak lagi menunya untuk memanjakan wisatawan saat berkunjung,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

 

Artikel Pemandian Air Panas di Kaki Gunung Lanjut, Jadi Tempat Wisata Favorit di Lingga pertama kali tampil pada Kepri.

Survei Indikator Politik Indonesia: 79,3 Persen Masyarakat Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

0
Presiden Prabowo Subianto. (YouTube Setpres RI)

batampos – Survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia menunjukkan hasil, tingkat kepuasan masyarakat atau approval rating terhadap Presiden Prabowo Subianto jelang 100 hari kerja pemerintahan, cukup tinggi. Sebanyak 79,3 persen masyarakat menyatakan puas dengan kinerja Prabowo.

“Yang menyatakan sangat puas sebanyak 13,5 persen dan cukup puas 65,8 persen sehingga yang merasa puas dengan kinerja Presiden Prabowo sebanyak 79,3 persen,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam paparan secara daring, Senin (27/1).

Sementara, responden yang menyatakan kurang puas dengan kinerja Presiden Prabowo sebanyak 16,3 persen, lalu tidak puas sama sekali 0,6 persen dan responden yang tidak jawab atau jawab tidak tahu sebanyak 3,8 persen.

Menurutnya, tingkat kepuasan publik yang tinggi tersebut merupakan modal politik bagi Prabowo untuk melangkah ke tahapan selanjutnya. Hal tersebut, juga mengindikasikan bulan madu politik dengan publik.

“Agak berbeda dengan, misalnya kita bandingkan dengan masa pemerintahan Jokowi awal periode pertama itu Oktober 2014 sampai Januari 2015, kita melakukan survei 100 hari setelah beliau (Jokowi) dilantik sebagai presiden pertama, approval rating terdampak oleh kebijakan yang tidak populer, yaitu menaikkan harga BBM,” ungkap Burhanuddin.

“Kemudian agak berbeda juga dengan kinerja Pak Presiden SBY periode kedua. Setelah menang telak di periode kedua, SBY mengalami masa bulan madu yang relatif singkat, karena ada drama Century dan ada beberapa isu politik yang terkait elite Partai Demokrat,” sambungnya.

Burhanuddin mengatakan, hingga saat ini, belum ada tanda-tanda bulan madu politik antara masyarakat dan Prabowo berakhir. Menurutnya, sebelumnya memang sempat muncul isu yang berpotensi mengganggu tingkat kepuasan publik, yakni kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) 12 persen yang akhirnya direvisi sehingga PPN 12 persen hanya untuk barang mewah.

Sebagaimana diketahui survei dilakukan 16 – 21 Januari 2025. Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak bertingkat atau multistage random sampling menggunakan metode wawancara, dengan margin of error survei sebesar kurang lebih 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (*)

Artikel Survei Indikator Politik Indonesia: 79,3 Persen Masyarakat Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo pertama kali tampil pada News.

Sempat Kirim Pesan ke Istri dalam Bahaya

0

Badan Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Kepri membenarkan adanya penembakan terhadap PMI ilegal di perairan Tanjung Rhu, Malaysia, Jumat (24/1) dini hari.

Ramai Soal Buaya Lepas, Pariwisata Kepri Diyakini Tetap Stabil

0
Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti.

batampos – Kasus buaya lepas dari penangkaran di Pulau Bulan, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Guntur Sakti, menyatakan insiden ini tidak akan berdampak signifikan terhadap sektor pariwisata. Menurutnya, langkah mitigasi yang dilakukan perusahaan dan pemerintah sudah cukup baik.

“Kami berharap insiden ini tidak memengaruhi kepercayaan wisatawan. Pihak perusahaan telah mengambil langkah preventif yang bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat setempat,” ujar Guntur, Senin (27/1).

Baca Juga: Lapor Pak, 38 Buaya telah Tertangkap, Perburuan masih Dilanjutkan !

Guntur juga mengapresiasi inisiatif perusahaan yang melibatkan nelayan setempat dalam proses pencarian buaya yang lepas. Ia menilai langkah ini mencerminkan upaya mitigasi yang terstruktur dan terkoordinasi.

“Upaya ini menunjukkan keseriusan dalam menangani masalah. Adanya mitigasi yang baik dapat menjaga rasa aman wisatawan, sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran berlebihan,” tambahnya.

Meski demikian, Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) tetap mengeluarkan imbauan kepada pengelola destinasi wisata pantai agar meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang libur panjang. Hal ini menyusul laporan penampakan buaya di Pantai Bahagia, Kecamatan Nongsa.

“Kami sudah meminta pengelola wisata pantai untuk berhati-hati. Tidak perlu takut, cukup tingkatkan kewaspadaan demi keamanan bersama,” ujar Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Ramai Soal Buaya Lepas, Pariwisata Kepri Diyakini Tetap Stabil pertama kali tampil pada Metropolis.