Harga cabai rawit sebelumnya di kisaran harga Rp 95 ribu sampai 97 ribu per kilogram.
Saat ini harga cabai rawit dikisaran Rp 90 ribu sampai 95 ribu per kilogram.
Sementara cabai hijau di harga Rp 55 ribu sampai Rp 60 ribu per kilogram, cabai nano dikisaran harga Rp 90 ribu per kilogram dan harga cabai kering dikisaran Rp 80 ribu per kilogram.
Dia mengatakan, kenaikan harga cabai mulai terjadi akhir tahun lalu.
“Mahalnya sebelum tahun baru, Imlek kemarin turun tapi masih tinggi,” katanya.
Dia tidak tahu penyebab harga cabai masih tinggi. Ada beberapa kemungkinan diantaranya pasokan dari daerah penghasil cabai diantaranya Aceh, pulau Jawa dan Nusa Tenggara Barat (NTB) menurun.
“Kalau stok menipis, harga pasti melonjak,” katanya.
Dia mengatakan, saat ini kondisi ekonomi lagi redup. Banyak pegawai yang belum gajian sehingga membuat daya beli menurun dan berimbas terhadap pedagang.
Seorang pembeli, Murtiyani mengeluhkan harga cabai yang masih tinggi.
Meski harga cabai tinggi, dia mengatakan, tetap membeli cabai karena sudah kebutuhan. “Sudah terbiasa makan pedas, mau tidak mau tetap beli cabai,” pungkasnya. (*)
Masyarakat sedang berobat ke Puskesmas Tanjungbalai Karimun. f.sandi
batampos– Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun akan segera menindaklanjuti program nasional yang baru dibidang kesehatan masyarakat. Yakni, untuk meningkatkan kesadaran dalam mencegah berbagai penyakit sejak dini dengan program cek Kesehatan gratis (CKG). Untuk saat ini hanya ada dua Puskesmas yang disiap untuk melaksanakan program ini.
”Dari hasil rapat saya bersama dengan para Kepala Puskesmas yang ada di Karimun, diputuskan bahwa dalam waktu dekat ada dua Puskesmas yang siap untuk menjalankan progranm CKG ini. yakni, Puskesmas Meral dan Puskesmas Tebing. Namun, sebelum pelaksanaan dimulai, perlu dilakukan sosialisasi terlebih dulu,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi kepada Batam Pos, Selasa (11/2).
Sosialisasi di sini, lanjutnya, semacam uji coba internal di kalangan Puskesmas. Karena, semuanya harus dipersiapkan mulai dari hal yang kiecil, yakni meja pelayanan untuk pasien yang datang untuk mendapatkan pelayanan CKG. Dari sosialisasi secara internal ini nanti akan diketahui dimana kekurangannya. Sehingga, pada saat kick off atau dijalankan bisa berjalan dengan lancar.
”CKG ini memang benar-benar gratis. Artinya, pelayanan kesehatan di Puskesmas untuk cek kesehatan yang banyaknya ada 20 macam itu gratis. Sehingga, jika program ini dilaksanakan tentu saja akan banyak masyarakat yang akan datang ke Puskesmas. Sehingga, memang perlu dilakukan sosialisasi di kalangan internal Puskesmas,” ungkapnya.
Dikatakannya, untuk Puskesmas lainnya yang ada diberbagai kecamatan akan segera menyusul;. Sesuai dengan hasiol rapat tadi, paling lambat maret atau April sudah bisa semua Puskesmas melaksanakannya. Hanya saja, perlu diketahui, untuk Puskesmas yang ada di pulau-pulau mungkin akan kesulitan melaksanakan program ini. Karena, masih ada beberapa Puskesmas yang hanya memiliki satu dokter. Minimal untuk menjalankan program ini ada dua dokter di Puskesmas.
”Program CKG ini juga berkaitan dengan tanggal lahir. Artinya, jika masyarakat yang datang untuk mendapatkan CKG sesuai dengan tanggal lahirnya. namun, untuk Karimun karena akan dijalankan dalam waktu dekat, maka yang tanggal kelahiran pada bulan Januari tetap bisa dilayani,” jelas Rachmadi. (*)
BPJN Kepri usai menyerahkan hasil survei kedalaman lokasi pembangunan jembatan Babin ke Pemprov, Selasa (11/2). F. Mohamad Ismail/BATAM POS
batampos– Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kepri mengklaim jembatan Babin, yang menghubungkan Pulau Bintan dan Batam layak dibangun. Hal ini berdasarkan hasil survei kedalaman yang dilakukan selama lebih kurang satu tahun.
Survei kedalaman di perairan tempat dibangunnya jembatan Batam-Bintan tersebut sudah selesai pada akhir Desember 2024 lalu. Hasil survei tersebut, kini telah diserahkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, untuk dijadikan sebagai review disgain.
“Survei kedalaman ini untuk melengkapi persyaratan yang menyangkut dengan keamanan. Survei telah selesai dan (hasilnya) kita serahkan ke Pemda Kepri,” kata Kepala BPJN Kepri, Soendiarto, Selasa (11/2).
Dalam melakukan survei, BPJN Kepri sempat menghadapi kendala teknis, seperti pasang surutnya air laut di titik pondasi jembatan Babin. Tidak hanya itu, adanya kabel PLN dan optik internet di dasar laut juga menjadi kendala survei.
Sehingga, keberadaan kabel listrik yang menghubungkan Batam-Bintan dan kabel optik Singapura-Jakarta itu membuat BPJN harus izin ke Pemerintah Pusat, untuk melakukan survei kedalaman yang menelan anggaran senilai Rp68 Miliar itu.
“Di dasar laut ada kabel PLN dan optik. Sehingga kami membutuhkan waktu dan effort untuk melakukan survei kedalaman ini,” tambahnya.
Sementara Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, hasil survei ini nantinya akan dijadikan bahan untuk mereview disgain pembangunan jembatan Babin. Hal ini agar tidak terjadinya kesalahan teknis.
Selain itu, Pemprov Kepri juga akan mengganggarkan Rp 500 juta untuk membuat desaign, serta kelengkapan utilitas lainnya. “Untuk desainnya telah selesai, nanti akan kita bahas dengan kementerian PU,” ujar Ansar.
Kendati demikian, ia belum mengetahui secara pasti kapan pengerjaan jembatan Babin ini mulai dilakukan. Sebab, Pemprov harus kembali berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk membahas rencana pengerjaan jembatan Batam Bintan.
“Untuk survei ini sudah selesai, kami harus sampaikan ke pusat. Pengerjaan ini perlu kolaborasi antara pemerintah dan pihak lainnya,” pungkasnya. (*)
batampos – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam memilih agen perjalanan umroh. Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Batam, Syahbudi, menegaskan bahwa perjalanan ibadah umroh harus dilakukan melalui penyelenggara resmi yang telah mengantongi izin dari Kemenag.
“Salah satu tugas Kemenag adalah sebagai regulator yang membuat aturan dasar hukum terkait penyelenggaraan ibadah umroh. Kami juga melakukan pembinaan serta pengawasan terhadap penyelenggara perjalanan ibadah umroh di Batam,” ujar Syahbudi, Rabu (12/2).
Ia menyebut bahwa saat ini di Batam terdapat 48 travel penyelenggara umroh yang memiliki izin resmi dari Kemenag, dengan 12 di antaranya berkantor pusat di Batam. Syahbudi juga menekankan bahwa bisnis perjalanan ibadah umroh harus berprinsip syariah, yaitu bebas dari penipuan, penggelapan, sistem berjenjang, serta riba, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi syariah.
*”Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama perjalanan umroh, Kemenag Batam mengingatkan calon jemaah agar memperhatikan *’5 Pasti Umroh’,” tambahnya.
Untuk mengecek status izin travel umroh, masyarakat dapat mengunduh aplikasi Haji Pintar di Play Store dan memasukkan nama travel yang akan digunakan. Jika nama travel tidak ditemukan dalam aplikasi tersebut, maka kemungkinan besar travel tersebut belum berizin.
“Jika masih ragu, masyarakat bisa datang langsung ke Kantor Kemenag Batam di Sekupang untuk memastikan status legalitas travel yang dipilih,” tambah Syahbudi. (*)
batampos – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepulauan Riau (Kepri) kembali melaksanakan kegiatan unggulan Program Sampul (Samsat Antar Pulau) yang bertujuan untuk mempermudah masyarakat di kepulauan dalam melakukan registrasi kendaraan bermotor dan pembayaran pajak tahunan.
“Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Pulau Belakang Padang pada Selasa kemarin, melibatkan berbagai pihak terkait, seperti Samsat Bergerak Belakang Padang, Jasa Raharja, Bapenda Kepri, serta perwakilan dari Bank BRI,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Tri Yulianto, Rabu (12/2).
Tri menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat di pulau-pulau terpencil dalam mengurus registrasi kendaraan bermotor.
Dengan adanya program ini, warga tidak perlu lagi menyeberang ke pulau utama untuk mengurus administrasi kendaraan, sehingga dapat menghemat waktu dan biaya.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam hal registrasi kendaraan dan pembayaran pajak, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas,” ujar Kombes Tri Yulianto.
Selama pelaksanaan di Pulau Penawar Rindu, Belakang Padang, tercatat sejumlah kendaraan yang berhasil diregistrasi.
Selain pelayanan registrasi dan pembayaran pajak, Regident Ditlantas Polda Kepri juga memberikan imbauan kepada masyarakat setempat untuk selalu tertib administrasi dengan melakukan registrasi ulang kendaraan bermotor tepat waktu serta tetap patuh dalam berlalu lintas.
Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Pulau Belakang Padang, yang merasa terbantu dengan hadirnya layanan Samsat Bergerak di wilayah mereka.
“Mereka berharap kegiatan serupa dapat rutin dilaksanakan agar proses administrasi kendaraan lebih mudah diakses oleh warga di kepulauan lainnya,” ujarnya. (*)
Seorang warga melakukan pembelian Bahan Bakar Mnyak menggunakan QR Code di SPBU kawasan Batamcenter. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Utara (Sumbagut) semakin gencar menerapkan sistem QR Code untuk pembelian BBM subsidi jenis Pertalite di wilayah Kepulauan Riau (Kepri). Langkah ini diambil untuk memastikan distribusi BBM subsidi lebih tepat sasaran sekaligus menghindari potensi penyelewengan.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria, menyampaikan bahwa hingga saat ini sebanyak 159.000 kendaraan di Kepri telah terdaftar dalam program Subsidi Tepat Pertalite. Penerapan QR Code ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam penyaluran BBM subsidi.
“Selain Pertalite, BBM jenis Solar juga sudah menerapkan sistem yang sama. Hingga saat ini, sekitar 23.800 kendaraan pengguna BioSolar telah terdaftar dalam program Subsidi Tepat,” katanya, Senin (11/2) malam.
Pendaftaran untuk mendapatkan QR Code masih dibuka bagi masyarakat yang belum mendaftarkan kendaraannya. Proses pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui situs resmi subsiditepat.mypertamina.id.
“Semua persyaratan dan langkah-langkah pembuatan QR Code sudah tersedia di website kami. Masyarakat bisa langsung mengeceknya dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan,” ujar Susanto.
Penerapan sistem ini juga mendapatkan dukungan dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Kepala BPH Migas, Erika Retnowati, menyebut bahwa penggunaan QR Code terbukti cukup efektif dalam memastikan distribusi BBM subsidi tepat sasaran.
“Penggunaan QR Code ini sebenarnya cukup efektif, meskipun masih ada beberapa penyimpangan yang terjadi. Namun, secara umum, data menunjukkan adanya penurunan konsumsi BBM subsidi, khususnya solar,” katanya.
Berdasarkan data BPH Migas, penerapan QR Code yang dimulai pada pertengahan 2022 telah berkontribusi terhadap penurunan konsumsi solar di tahun tersebut. Tren ini berlanjut pada 2023, di mana pertumbuhan konsumsi solar sangat kecil dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
“Terbukti pada tahun 2022 ke 2023 terjadi penurunan konsumsi solar. Lalu, dari 2023 ke 2024 ada kenaikan, tetapi sangat sedikit dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.
Menurut Erika, kebijakan ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mengontrol penggunaan BBM subsidi agar tidak disalahgunakan.
Pemerintah dan Pertamina terus berupaya menyosialisasikan kebijakan ini kepada masyarakat luas agar semakin banyak kendaraan yang terdaftar dalam program Subsidi Tepat MyPertamina. Dengan begitu, distribusi BBM subsidi bisa lebih tertata dan transparan.
Selain itu, penggunaan teknologi QR Code juga membantu dalam mengawasi distribusi BBM subsidi secara lebih akurat. Data dari sistem ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan terkait alokasi dan pengendalian BBM subsidi di masa mendatang. (*)
Tersangka pencuri motor di kantor Polsek Batu Aji.
batampos – Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan warga menangkap seorang remaja yang diduga mencuri sepeda motor. Kejadian ini disebut terjadi di wilayah Batuaji, dan pelaku telah diserahkan ke Polsek Batuaji untuk proses lebih lanjut. Dalam video tersebut, seorang pria terdengar mengungkapkan kekesalannya, menyebut bahwa pencurian ini sangat merugikan pemilik motor yang membelinya dengan susah payah.
Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Iptu Andi Pakpahan, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan remaja yang ada dalam video tersebut beserta barang bukti berupa sepeda motor Honda Beat. “Masih kami kembangkan,” ujar Andi, mengindikasikan bahwa penyelidikan masih berlanjut untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus lain.
Belakangan ini, aksi pencurian sepeda motor yang melibatkan remaja kembali marak di beberapa wilayah. Sebelumnya, Polsek Sagulung juga menangkap beberapa remaja yang terlibat dalam pencurian kendaraan bermotor. Bahkan, salah satu di antaranya diketahui sebagai residivis yang pernah dipenjara dalam kasus serupa dan diduga menjadi otak jaringan pencurian motor yang meresahkan masyarakat.
Menanggapi maraknya kasus ini, Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Tambunan, dan Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo, mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka di luar rumah. Mereka menegaskan bahwa pergaulan bebas dan kebiasaan keluar hingga larut malam dapat meningkatkan risiko anak-anak terlibat dalam kejahatan, baik sebagai pelaku maupun korban.
Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan pencurian kendaraan bermotor. Sinergi antara warga dan aparat penegak hukum diharapkan dapat menekan angka kriminalitas di wilayah tersebut. (*)
Seorang warga sedang memgurus administrasi pajak di kantor Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Anambas. f.ihsan
batampos– Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Anambas menghimpun dana pajak sebesar Rp 18,5 Miliar pada tahun 2024 lalu.
Angka ini sedikit mengalami peningkatan dibandingkan pada tahun 2023 lalu yang hanya mencapai Rp 16,5 Miliar.
“Total Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun lalu mencapai Rp 27 Miliar. Yang paling besar di sektor pajak,” ujar Kepala Bidang Pendapatan Daerah, Mudahir, Selasa, (11/2).
Mudahir mengungkapkan pajak yang dihasilkan ini mayoritas dihimpun dari sektor perhotelan dan restoran.
“Untuk jumlahnya kurang tahu. Mayoritas ya dari Pulau Bawah Resort,” sebut dia.
Selain itu, pihaknya sampai saat ini masih menunggu pembayaran pajak listrik yang bakal disetorkan oleh perusahaan swasta.
“Itu pajaknya sekitar Rp 1 Miliar. Proses pencairannya sedikit susah, karena harus urus ke Pekanbaru. Kita berharap bisa masuk tahun ini. Ya sesuai intruksi Dirjen Pajak, kita bisa pungut itu,” terang Mudahir.
Kemudian, untuk Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), kata dia, banyak warga yang tidak membayarkan. Menurutnya, hal ini dikarenakan pihaknya kesulitan mencari alamat wajib pajak.
“Karena ada pindah alamat, tidak ketemu. Itu kendalanya,” kata dia.
Adapun wajib pajak yang menunggak PBB-P2 mencapai 1.162 orang dengan asumsi nilai mencapai Rp 503 juta. (*)
batampos – Mantan pesulap Deddy Corbuzier mengikuti jejak Raline Shah dilantik menjadi Staf Khusus (Stafsus) di Pemerintahan Prabowo-Gibran untuk periode 2024-2029.
Jika Raline Shah dilantik sebagai Staf Khusus bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital Menkomdigi, Deddy Corbuzier dilantik sebagai Stafsus Menteri Pertahanan (Menhan) di bidang Komunikasi Sosial dan Publik.
Momen pelantikan Deddy Corbuzier sebagai Stsfsus diunggah di akun Instagram pribadinya. Dalam foto, terlihat mantan pesulap beraliran Mentalist itu mengenakan setelan jas dengan kemeja putih dan mengenakan dasi warna merah.
Deddy Corbuzier juga terlihat mengenakan kopiah warna hitam yang dari sisi samping terlihat kurang pas karena kopiahnya terlalu besar.
“Setelah dua tahun lebih bertugas di Kementerian Pertahanan @kemhanri sebagai Duta Komcad dan bekerja bersama dengan @ditjenpothan di bawah kepemimpinan Bapak @prabowo, sejak hari ini saya akan melanjutkan tugas saya sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Sosial dan Publik,” tulis Deddy Corbuzier di akun Instagram @/dc.kemhan.
Sejumlah netizen ingin mengetahui lebih lanjut terkait latar belakang pendidikan Deddy Corbuzier yang saat ini mendapat amanah penting.
Berikut latar belakang pendidikan Deddy Corbuzier:
Pemilik nama lahir Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo ini memiliki riwayat pendidikan sangat baik. Deddy Corbuzier sempat menempuh pendidikan S1 jurusan Psikologi di Universitas Atma Jaya Jakarta.
Setelah itu, ayah Azka Corbuzier itu kemudian melanjutkan pendidikan pasca sarjana S2 di bidang yang sama di University of London, Inggris. Dan kabarnya, Deddy Corbuzier juga meraih gelar doktor atau Ph.D dari luar negeri.
Selain latar belakang pendidikannya yang baik, Deddy Corbuzier juga termasuk penulis yang menuangkan buah pikirannya dalam bentuk buku.
Dia diketahui pernah menulis buku berjudul Divka (2002), Mantra (2005), Book of Magic (2007), Seven Dark Secrets of Rubik’s Cube (2008), OCD: Obsessive Corbuzier’s Diet (2013), Youtuber for Dummies (2018), dan Millennial Power (2019).
Selain itu, Deddy Corbuzier juga dikenal sebagai salah satu pemilik podcast paling sukses saat ini dengan setiap unggahan videonya selalu ditonton lebih dari 1 juta kali. (*)
Manchester United saat laga melawan Liverpool di Anfield. (Express.co.uk)
batampos – Manchester United hanya mendatangkan Patrick Dorgu di posisi bek sayap pada jeda transfer musim dingin. Keputusan itu membuat legenda klub, Paul Scholes, menyayangkan langkah yang diambil kubu Ruben Amorim.
Menurutnya, skuad yang ada saat ini masih sangat riskan untuk mengarungi sisa pekan di Premier League. Mantan gelandang Manchester United itu bahkan menyebut jika ancaman degradasi semakin nyata andai tidak ada perubahan total di tubuh skuad The Red Devils.
Dilansir dari Daily Mail, Paul Scholes menyebut bahwa Ruben Amorim harus berani untuk merombak total tim yang ia tangani saat ini. Scholes mengatakan bahwa minimal ada 5 nama baru lagi di musim panas untuk siap bersaing di musim depan.
Scholes mengatakan bahwa Ruben Amorim tidak bisa hanya mengandalkan pemain-pemain saat ini. MU sendiri mengalami performa naik-turun ketika hanya sanggup meraih 2 kemenangan dari 4 laga terakhir di Premier League.
“Dia (Ruben Amorim) masih memiliki banyak hal untuk diperbaiki. Kita semua tahu bahwa tugasnya semakin berat lantaran dia tidak memiliki banyak pemain yang bisa jadi andalan. Kalau kita lihat tim lain seperti Liverpool, mereka punya kiper yang tangguh, bek tengah yang solid dan lini serang yang tajam. Sementara, MU tidak mempunyai semua itu.” bunyi kritik Paul Scholes tentang komposisi pemain yang dimiliki MU.
Setidaknya, Paul Scholes mengharapkan bahwa ada 5 nama pemain di posisi kiper, pemain bertahan, gelandang, dan penyerang. Kelimanya harus memiliki nama besar agar membantu tim bisa mengangkat performa buruk di musim ini.
Secara gamblang, Paul Scholes menyebut peran Andre Onana masih jauh dari kata memuaskan dan mengharapkan nama baru. Walaupun masih memiliki Altay Bayindir, namun kiper timnas Turkiye itu masih belum menunjukkan konsistensi permainan.
“Kita butuh nama kiper baru, dua pemain bertahan, satu gelandang, dan satu striker yang tajam. Yang terpenting adalah kita bisa mengandalkan pemain-pemain baru di posisi ini. Karena pemain-pemain baru inilah yang akan jadi andalan untuk tim.” beber Paul Scholes.
Selain itu, Paul Scholes secara tersirat mengkritik peran Joshua Zirkzee dan Rasmus Hojlund yang masih kesulitan menemukan kembali ketajamannya. Nama penyerang baru yang datang diharapkan bisa memperbaiki ketumpulan di sektor serangan.
Pertandingan terakhir dari kemenangan melawan Leicester City 2-1 adalah kali terakhir nama penyerang yang mampu mencetak gol. Laga-laga sebelumnya, selalu diisi oleh nama gelandang, bahkan pemain bertahan seperti Diogo Dalot dan Lisandro Martinez.
Paul Scholes juga mengkritik tentang perlakuan tim kepada talenta muda berbakat dari akademi seperti Kobbie Mainoo. Seolah-olah, MU kebingungan untuk menggunakan Mainoo bermain mengeluarkan potensinya.
Scholes menyoroti keputusan Kobbie Mainoo ditempatkan di posisi no 9. Walaupun sudah bermain di banyak posisi di lini tengah, namun Mainoo tidak bisa tampil maksimal lantaran ditempatkan di luar posisi aslinya.
“Saya pernah mengatakan (Declan) Rice buruk, tetapi saya juga harus mengatakan Kobbie Mainoo juga tak kalah buruk. Klub seolah kebingungan dengan potensi yang dia miliki. Saya pikir dia bisa bermain di posisi no 10, tetapi bukan di no 9”. tutup legenda hidup Manchester United itu. (*)