Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 2070

Kejahatan di Awal Tahun 2025 Didominasi Pembobolan dan Curanmor

0
DuapPembobol toko vape, Arifin dan Luky diamankan di Polsek Bengkong. F.Marihot untuk Batam Pos

batampos – Sejumlah Polsek dalam awal tahun ini banyak menerima laporan kejahatan berupa pencurian dengan pemberatan (curat) atau pembobolan. Selain itu, kejahatan didominasi oleh pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Banyak kasus pembobolan kios dan rumah. Beberapa berhasil kita ungkap yang pelakunya merupakan residivis,” ujar Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Marihot Pakpahan, Selasa (11/2).

Marihot menjelaskan untuk curanmor dilaporkan terjadi kawasan perumahan dan pertokoan. Dalam laporan tersebut, pihaknya juga berhasil menangkap beberapa pelaku.

“Untuk laporan curanmor ini relatif sama di Polsek-Polsek,” katanya.

Dengan banyaknya kejahatan pembobolan dan curanmor ini, Marihot mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Imbauan kalau bisa rumah atau tempat usaha dilengkapi CCTv dan motor gunakan kunci ganda,” ungkapnya.

Sementara Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap motor yang diparkir. Sebab, pelaku hanya membutuhkan waktu 2 menit untuk menggasak motor incarannya.

“Maka dari itu motor yang diparkir wajib menggunakan kunci ganda,” ujarnya.

Dengan menggunakan kunci ganda, kata Heribertus masyarakat membatalkan kesempatan pelaku untuk mencuri. Sebab, kejahatan terjadi karena adanya niat dan kesempatan pelaku.

“Niat itu masing-masing pribadi, tetapi kesempatan adalah tugas kita. Karena ada kesempatan, pelaku mencuri,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Kejahatan di Awal Tahun 2025 Didominasi Pembobolan dan Curanmor pertama kali tampil pada Metropolis.

Cari Kerang di Pantai Air Bini, Wanita Paruh Baya Ini Ngaku Disembunyikan Makhluk Halus

0
Warga dan tim SAR mendengar pengakuan korban, Ani Wati (jaket abu-abu paling depan) usai ditemukan selamat. f.umar usman untuk batampos

batampos – Wanita paruh baya di Desa Air Bini sempat membuat gempar warga setempat. Pasalnya, ia sempat dinyatakan hilang saat mencari kerang di perairan Teluk Luar, Senin, (10/2) kemarin sore.

Identitas korban diketahui bernama Ani Wati (55). Berdasarkan penuturan warga, korban mencari kerang bersama rekannya sekitar pukul 16.30 WIB.

“Nah, waktu hari sudah mulai gelap. Kawannya itu sudah pada naik ke darat. Cuma korban belum ada,” ujar Ketua Nelayan Desa Air Bini, Umar Usman selaku pelapor orang hilang ke Basarnas, saat dikonfirmasi, Selasa, (11/2).

BACA JUGA: Seekor Penyu Terdampar di Pantai Kampung Bugis, Bintan

Mengetahui korban belum naik ke darat, lantas rekannya memanggil perangkat desa untuk mencari keberadaannya.

“Sudah jam 7 malam kami cari. Tidak ketemu. Sampailah satu malam hingga pagi kita terus cari,” sebut Umar.

Titik pencarian dipusatkan dilokasi terakhir korban dinyatakan hilang. Warga beserta tim menduga korban disembunyikan oleh ‘makhluk halus’.

“Kami menduga seperti disembunyikanlah. Karena kami nyarinya disitu-situ saja, tidak kemana-mana,” tuturnya.

Berkat kerjsama antara warga, Basarnas serta didukung oleh persembahan dukun, akhirnya, kata dia, korban ditemukan oleh tim pada hari ini pukul 10.00 WIB dalam keadaan linglung.

“Ditemukan di lokasi itu juga. Padahal kita dah berulang kali sisir area itu. Waktu ditemukan, dia tidak sadar. Lingling lah dia seperti kebingungan,” ungkap dia.

Dari hasil interogasi terungkap pengakuan korban yang menyatakan telah disembunyikan makhluk halus. Karena, waktu dinyatakan hilang, korban mengaku bertemu dengan orang yang tak dikenal.

“Kemudian, korban ini dijamu lah, tempat tidur disediakan kasur, makan enak dan dikasih minum dan rokok,” kata Umar.

Dijelaskannya, peristiwa ini baru pertama kali terjadi. Untuk itu, ia meminta warga untuk berhati-hati dalam menjalani aktifitas di luar rumah.

Sementara itu, Kepala Basarnas Natuna, Abdul Rahman membenarkan adanya laporan warga hilang di Desa Air Bini.

“Kita duga korban tidak bisa kembali karena kondisi hari telah malam dan minim akan alat penerangan serta tidak membawa alat komunikasi,” kata Abdul Rahman dalam keterangan tertulis.

Oleh karena itu, dirinya menghimbau agar masyarakat selalu memperhatikan kondisi perlengkapan komunikasi dan penerangan saat beraktifitas di alam bebas. (*) 

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Cari Kerang di Pantai Air Bini, Wanita Paruh Baya Ini Ngaku Disembunyikan Makhluk Halus pertama kali tampil pada Kepri.

Remaja Boncengan Tiga Terlibat Kecelakaan dengan Pekerja PT. BAI di Jalan Trikora, Bintan

0
Polisi melakukan olah tempat kejadian setelah kecelakaan di jalan Trikora Km 45, Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang pada Senin (10/2/2025) malam. F.Kiriman Prasojo untuk Batam Pos.

batampos– Remaja boncengan tiga tergeletak di jalan setelah sepeda motor mereka terlibat kecelakaan dengan motor yang dikendarai pekerja harian lepas PT. Bintan Alumina Indonesia (BAI).

Tiga remaja berinisial AM, 18, DN, 18, dan MR, 18, dan pekerja harian lepas PT. BAI berinisial R, 36, dilarikan ke puskesmas Kawal di Kecamatan Gunung Kijang dan dirujuk ke RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) di Tanjungpinang.

Kasi Humas Polres Bintan, AKP Prasojo mengatakan, kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi di jalan Trikora Kilometer (Km) 45, Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang pada Senin (10/2/2025) sekitar pukul 21.30 WIB.

BACA JUGA: Truk dan Motor Terlibat Kecelakaan di Jalan Lintas Barat, Bintan, Suami Istri Tewas

Hasil pemeriksaan sementara, sepeda motor Suzuki Smash BP 2440 DF yang dikendarai R, melaju dari arah Kawal menuju ke arah jalan Trikora, Desa Malang Rapat.

Pengendara R, baru pulang dari tempat kerjanya di PT. BAI, hendak pulang ke rumahnya di Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong.

Pada malam itu, pengendara R tidak melihat sepeda motor dari arah lawan.

Setiba di lokasi, pengendara R dikagetkan datangnya sepeda motor Honda Supra X BP 3942 BH dari arah lawan yang dikendarai AM, membonceng, DN dan MR.

Diduga, sepeda motor Supra X BP 3942 BH yang dikendarai AM masuk ke jalur yang dilalui pengendara R.

Tabrakan tidak terhindari. Sepeda motor yang dikendarai R, terlibat kecelakaan dengan sepeda motor yang dikendarai AM membonceng dua temannya, DN dan MR.

“Mereka boncengan tiga orang dan tidak menghidupkan lampu,” katanya.

Akibat kecelakaan, tiga orang remaja dan pekerja harian lepas PT. BAI tergeletak di jalan.

Selanjutnya, mereka dibawa masyarakat sekitar ke Puskesmas Kawal dan dirujuk ke RSUD Raja Ahmad Tabib Kota Tanjungpinang untuk mendapatkan penanganan medis.

Dia mengatakan, korban R mengalami luka berat di dagu dan patah jari telunjuk dan jari kelingking tangan kanan.

Sementara korban lain, DN mengalami luka ringan.

Polisi telah mengamankan dua sepeda motor yang terlibat kecelakaan setelah dilakukan olah tempat kejadian.

Untuk penyebab kecelakaan, katanya, masih dalam penyelidikan lebih lanjut. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Remaja Boncengan Tiga Terlibat Kecelakaan dengan Pekerja PT. BAI di Jalan Trikora, Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Wartawan Serahkan 3 Unit Perangkat Star Link ke Desa Terisolir

0
: Sekda Anambas, Sahtiar memberikan potongan tumpeng kepada perwakilan Jurnalis pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025. f.ihsan

batampos– Sekretaris Daerah (Sekda) Anambas, Sahtiar menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers yang telah berkontribusi dalam pembangunan di Anambas.

Apresiasi disampaikan bertepatan dengan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 kepada awak media, Senin, (10/2).

“Selamat Hari Pers Nasional. Terima kasih kepada insan media, baik cetak, online, maupun radio, yang telah mengedukasi masyarakat dan membangun pola pikir yang lebih kritis serta berintegritas,” ujar Sahtiar.

BACA JUGA: Wartawan Keluhkan Polres Anambas Tak Pernah Agendakan Konfrensi Pers Ungkap Kasus

Menurutnya, pers memiliki peran krusial dalam mengedukasi masyarakat serta membangun sikap kritis dan berintegritas.

“Tentunya semua ini tidak lepas dari peran pers,” kata Sahtiar.

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum ini juga mengapresiasi peran media dalam mendiseminasikan informasi pembangunan.

“Pers tak hanya menyampaikan kabar baik, tetapi juga memiliki hak untuk memberikan kritik konstruktif terhadap pemerintah,” sebutnya.

Dia juga mendorong media konvensional untuk terus memberikan berita yang tidak hanya bersifat biasa dan umum, tetapi juga yang edukatif bagi masyarakat.

“Jangan hanya menyajikan hardnews, tetapi juga berita yang memberikan edukasi. Misalnya, tips berkendara dengan baik, pentingnya membuang sampah pada tempatnya, dan sebagainya,” harap dia.

Sementara itu, Plt Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Anambas, Sahat Sihombong memaparkan kegiatan HPN di Anambas akan ada tiga agenda utama.

“Agenda yang kita buat semua menyasar ke masyarakat. Salah satu agenda yang dibuat, memberikan tiga unit perangkat internet star link untuk desa yang terisolir,” kata Sahat.

Menurutnya, dengan kegiatan yang menyasar masyarakat menjadikan pers sahabat rakyat yang menjadi ujung tombak pemerintah dalam memberikan informasi yang akurat. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Wartawan Serahkan 3 Unit Perangkat Star Link ke Desa Terisolir pertama kali tampil pada Kepri.

Ombudsman Ingatkan BP Batam Soal Tembesi Tower, Tindak Lanjuti Laporan atau Dilaporkan ke Presiden

0
Proses pematangan lahan di Tembesi Tower. f.Eusebius Sara/Batam Pos

batampos – Ombudsman RI perwakilan Kepri, segera menerbitkan rekomendasi laporan warga terkait polemik Tembesi Tower yang belum mendapat tanggapan dari BP Batam.

Kepala Ombudsman Kepri, Lagat Parroha Patar Siadari, mengatakan rekomendasi tersebut akan diterbitkan dan langsung diserahkan kepada Kepala BP Batam dalam pekan ini. Langkah ini diambil karena BP Batam tidak melaksanakan saran yang tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Ombudsman.
“Setelah rekomendasi diterbitkan, BP Batam memiliki waktu sekitar 30 hari untuk menindaklanjuti. Jika tidak juga diindahkan, kami akan melaporkannya kepada Komisi II DPR RI dan Presiden,” jelasnya, Selasa (11/2).
Kemudian, ia menyebut bahwa pelaporan tersebut memungkinkan adanya penanganan lebih lanjut di tingkat eksekutif dan legislatif.
Sejauh ini, laporan terkait warga Tembesi Tower menjadi satu-satunya yang belum ditindaklanjuti oleh BP Batam. Sementara laporan lain telah mendapat respons dari pihak terkait.
“Kami tetap mengedepankan komunikasi dan berharap BP Batam segera merespons rekomendasi ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Lagat.
Ombudsman telah melaksanakan serangkaian proses resolusi dan monitoring agar legalitas hak atas tanah yang dilaporkan oleh warga Tembesi Tower mendapatkan penyelesaian secara baik dan adil. Alih-alih mendapatkan penyelesaian terbaik, justru pemerintah setempat melakukan upaya penggusuran terhadap warga.
Sebelum itu, Keasistenan Utama Resolusi dan Monitoring Ombudsman RI telah meminta agar para pihak menahan diri serta mengutamakan dan mendorong penyelesaian melalui musyawarah mufakat atau pendekatan yang lebih humanis serta mengedepankan dialog.
Permasalahan tersebut bermula dari keinginan warga Tembesi Tower agar diterbitkan legalitas lahan yang telah ditempati selama puluhan tahun kepada BP Batam. Namun, proses permohonan tersebut tidak segera kunjung mendapatkan penyelesaian dan kepastian, hingga menjadi semakin berlarut seiring dengan hadirnya PT Tanjung Piayu Makmur (TPM), yang juga berkeinginan untuk berinvestasi pada lahan yang sama ditempati warga.
Ombudsman juga merujuk pada hasil pemeriksaan lapangan yang dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2024, bahwa setidaknya terdapat 344 Kepala Keluarga (KK) yang masih berdiam dan tidak sepakat dengan opsi relokasi dan penataan lahan. Dalam proses monitoring tersebut, warga Tembesi Tower menyatakan untuk akan tetap bertahan di lokasi tersebut, karena proses panjang yang telah diajukan guna mendapatkan legalitas lahan. (*)
Reporter: Arjuna

Artikel Ombudsman Ingatkan BP Batam Soal Tembesi Tower, Tindak Lanjuti Laporan atau Dilaporkan ke Presiden pertama kali tampil pada Metropolis.

Swiss-Belhotel International Perluas Pangsa Pasar Jakarta dengan Rebranding Swiss-Belinn Cawang, Jakarta Timur

0

batampos – Swiss-Belhotel International, salah satu jaringan manajemen hotel dan hospitality global, baru-baru ini mengumumkan peralihan brand dari Sentral Cawang Hotel menjadi Swiss-Belinn Cawang, efektif mulai tanggal 10 Februari 2025. Transformasi ini menandai babak baru dengan meningkatkan fasilitasnya untuk memenuhi kebutuhan pelaku bisnis dan wisata yang mencari kenyamanan akomodasi dan kemudahan akses di Jakarta. Hotel ini juga menandai hotel ke-91 yang dikelola oleh Swiss-Belhotel International di Indonesia.

Terletak di jantung kota Jakarta Timur, dan pusat Cawang, Swiss-Belinn Cawang menawarkan 240 kamar ini memberikan akses mudah ke pusat transportasi utama, termasuk stasiun LRT terdekat, Halte Bus TransJakarta, dan Stasiun Kereta Api Cawang, menjadikan hotel ini pilihan ideal bagi para pelancong yang mencari konektivitas yang memudahkan aktivitas. Hotel ini berjarak kurang lebih 30 menit menuju Central Business District (CBD) dan Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma, dan akses mudah ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan kota-kota terdekat seperti Bekasi, Bogor, dan Tangerang melalui jalan tol.

Untuk keperluan bisnis, Swiss-Belinn Cawang menyediakan 10 ruang rapat serbaguna yang fleksibel dan ballroom yang luas untuk pertemuan mulai dari pertemuan skala kecil, konferensi, pernikahan, dan acara sosial, serta ideal untuk mengakomodir hingga 250 orang, dan dilengkapi dengan peralatan ruang rapat serbaguna yang modern standar internasional.

Para tamu akan mendapatkan pengalaman menginap yang nyaman dengan berbagai fasilitas berstandar internasional antara lain; outdoor swimming pool, layanan spa, ATM, dan Swiss-Bistro™ di lantai dasar yang menyajikan pilihan hidangan lokal dan internasional yang menggugah selera serta sarapan pagi setiap harinya yang disajikan dengan konsep all-you-can-eat mulai pukul 6:00 hingga 10:00 pagi. #9 yang merupakan Lobby Lounge yang juga berlokasi di lantai dasar hotel, akan menjadi pilihan spot yang sempurna untuk menikmati makanan ringan, teh, atau kopi dengan suasana yang lebih santai.

“Beralihnya hotel ini dari sebelumnya Sentral Cawang Hotel menjadi Swiss-Belinn Cawang mencerminkan tujuan kami untuk terus meningkatkan pilihan akomodasi sesuai dengan preferensi pasar, terutama di Jakarta, di mana kami mengoperasikan sembilan (9) hotel mulai dari hotel budget hingga hotel bintang 3 dan 4 di area ini. Swiss-Belinn Cawang akan menjalani proses rebranding yang komprehensif untuk menyelaraskan dengan komitmen Swiss-Belhotel International dalam menyediakan pengalaman dan layanan hospitality berkualitas tinggi dan fokus pada lokasi strategis, fasilitas yang ditingkatkan, dan layanan standar Internasional. ” Ujar Emmanuel Guillard, Senior Vice President of Operations and Development Swiss-Belhotel International untuk Indonesia.

Swiss-Belinn Cawang menawarkan harga promosi khusus selama periode rebranding mulai dari IDR 670,000,- net per kamar per malam di Kamar Superior, termasuk sarapan untuk dua (2) orang. Harga spesial ini berlaku hingga 31 Maret 2025, melalui pemesanan online atau offline.

Untuk informasi lebih lanjut tentang promosi terbaru dari Swiss-Belinn Cawang, silakan kunjungi Instagram resmi @swissbelinncawang atau situs web resmi di www.swiss-belhotel.com atau melalui telepon atau whatsapp di nomor +6221 2925 7777.

Artikel Swiss-Belhotel International Perluas Pangsa Pasar Jakarta dengan Rebranding Swiss-Belinn Cawang, Jakarta Timur pertama kali tampil pada Lifestyle.

Tingkatkan Penindakan di Lokasi Rawan

0
Kapolresta Barelang Kombes Pol Heribertus Ompusunggu. memberikan keterangan penindakan terhadap roda dua yang menggunakan knalpot brong saat rilis di Mapolresta Barelang, Selasa (16/7). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang akan meningkatkan penindakan di lokasi rawan balap liar. Penindakan dilakukan secara random atau waktu yang acak.

“Kami akan melakukan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KYRD) di lokasi rawan secara random,” ujarnya, Selasa (11/2).

Ia mengatakan bagi pengendara yang kedapatan melanggar akan diberikan efek jera berupa sanksi Elektronik Tilang (ETLE) Mobile.

“Sedangkan, anak remaja yang kedapatan diberi efek jera berupa pemanggilan orangtua atau guru sekolah,” katanya.

Afid menambahkan pihaknya sudah rutin menindak para pembalap liar dan penggunaan knalpot brong. Pada tahun lalu, polisi mengamankan 1.961 unit motor dan menyita 1.855 knalpot brong.

“Saat pengambilan motor, pemilik harus melengkapi sesuai standar pabrik. Dan seluruh knalpot kita musnahkan,” ungkapnya.

Menurut Afid, pencegahan balap liar ini juga dibutuhkan peran para orangtua. Ia meminta orangtua untuk tidak mengizinkan anaknya keluar menggunakan motor saat larut malam.

“Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih peduli terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama di malam hari,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Tingkatkan Penindakan di Lokasi Rawan pertama kali tampil pada Metropolis.

Kebakaran Lahan di Sekupang, Dipicu Pembakaran Ilalang

0
Petugas memadamkan kebakaran lahan kosong di samping Morning Bakery, Selasa (11/2).
batampos – Kebakaran lahan kembali terjadi di Kecamatan Sekupang, tepatnya di lahan kosong samping Morning Bakery, Selasa (11/2) sekitar pukul 16.00 WIB. Kebakaran yang menghanguskan sekitar setengah hektare lahan ini diduga akibat aktivitas pembakaran ilalang.
Kapolsek Sekupang, Kompol Benhur Gultom, mengonfirmasi bahwa kebakaran terjadi karena adanya warga yang membakar ilalang di lokasi tersebut. “Kondisi cuaca yang panas menyebabkan api dengan cepat menyebar. Lahan kosong di depan Morning Bakery Tiban Sekupang ini terbakar sekitar setengah hektare,” ujarnya, Selasa (11/2).
Pantauan di lokasi menunjukkan kepulan asap tebal membumbung tinggi, terlihat dari kejauhan. Api dengan cepat melahap semak belukar dan pepohonan kering, menimbulkan kepanikan di sekitar area tersebut. Beberapa pengendara yang melintas di jalan utama sempat memperlambat kendaraan mereka akibat asap yang mengganggu jarak pandang.
Tim pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berupaya memadamkan api. Empat unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke area pemukiman. Petugas berjibaku selama hampir satu jam sebelum api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Wahyudi, warga sekitar yang menyaksikan kejadian ini mengaku khawatir kebakaran bisa merembet ke bangunan sekitar.
“Kami lihat asap sudah tinggi, makanya langsung lapor ke pemadam. Untung cepat ditangani, kalau tidak bisa bahaya,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan serta lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim panas. “Kami juga mengingatkan agar tidak membuang puntung rokok ke arah lahan kosong atau hutan karena sangat rawan terbakar,” tutup Kapolsek Sekupang. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Kebakaran Lahan di Sekupang, Dipicu Pembakaran Ilalang pertama kali tampil pada Metropolis.

Jawab Keluhan Pengrajin, Bupati Haris Ajak Generasi Muda Belajar Tenun, Bisa Dijadikan Peluang Usaha

0
Bupati Anambas, Abdul Haris. f.ihsan

batampos– Bupati Anambas, Abdul Haris menegaskan pengembangan kerajinan tenun di wilayahnya harus digencarkan.

“Memang harus dilestarikan, khususnya generasi muda dapat belajar serta meningkatkan kecintaan terhadap seni tenun,” ujar Abdul Haris, Senin, (10/2).

Hal ini ditegaskan Abdul Haris menyusul keluhan yang disampaikan salah satu pengrajin kain songket, Mak teh beberapa waktu lalu.

BACA JUGA: Melihat Rumah Produksi Kain Songket Mak Teh, Punya 6 Motif Kain Songket, Punya Pelanggan Hingga ke Thailand

“Ya memang saya turut prihatin, kurang minatnya generasi kita untuk belajar tenun. Kita tidak boleh berlarut dalam hal ini, saya sudah perintahkan instansi terkait untuk mengajak anak-anak muda belajar,” kata Haris.

Bupati 2 periode ini mengatakan pengembangan tenun dapat dilakukan dengan berbagai upaya, antara lain melalui pelatihan yang yang digagas oleh Dinas Pemuda dan Olahraga serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

“Program sudah dibuat, nanti kita tawarkan anak yang baru lulus sekolah agar belajar tenun. Setelah mahir, dia kan bisa buka usaha sendiri. Ya itung-itung menciptakan lapangan kerja kan,” bebernya.

Hal itu, kata dia, bertujuan agar kebanggaan terhadap tenun tertanam dalam hati dan terbawa ke dalam kehidupan sehari-hari.

Sebelumnya, Mak Teh gusar karena generasi muda yang ia harapkan enggan belajar tenun untuk melestariskan identitas budaya Anambas agar tidak musnah.

“Buat apa banyak pelanggan tapi penerus kami tak ada. Saya sudah buka kelas belajar tenun untuk anak-anak kita, tapi tak ada yang minat. Alasannya malu lah dan tak menjanjikan hasilnya,” keluh Mak Teh saat dijumpai batampos, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas dapat berperan aktif untuk mengajak generasi muda agar mau belajar tenun.

“Saya tak minta macam-macamlah sama Pemkab, cukup ajak generasi muda untuk belajar tenun. Saya siap untuk mengajar, gratis tak usah bayar. Karena saya sendiri gusar tak ada penerus,” pungkas Mak Teh. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Jawab Keluhan Pengrajin, Bupati Haris Ajak Generasi Muda Belajar Tenun, Bisa Dijadikan Peluang Usaha pertama kali tampil pada Kepri.

Puluhan Pangkalan Ditutup, Jual LPG di Atas HET

0
Distribusi gas 3 Kg ke pulau-pulau hinterland Batam. foto: Dali Harahap / Batam Pos

batampos – Pertamina Patra Niaga Area Kepri, telah mengambil langkah tegas terhadap 30 hingga 40 pangkalan LPG di Batam yang melanggar aturan. Pangkalan-pangkalan tersebut tersebar di wilayah Batam Kota hingga Bengkong, dan telah diberhentikan atau Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) sejak 2023.

Menurut Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Area Kepri, Gilang Hisyam Hasyemi, pemberhentian ini dilakukan karena pangkalan-pangkalan tersebut tidak menjual gas langsung kepada masyarakat.

“Mereka menjual tidak sesuai aturan, harga jualnya di atas HET (Harga Eceran Tertinggi), dan mereka menjual ke pengecer, bukan ke masyarakat,” katanya, Selasa (11/2).

Saat ini, HET elpiji 3 kilogram di Batam ditetapkan sebesar Rp21 ribu. Meski demikian, praktik penyimpangan oleh sejumlah pangkalan masih ditemukan, seperti menjual dengan harga lebih tinggi atau menyalurkan kepada pengecer tanpa melalui masyarakat langsung.

Meski ada temuan pelanggaran, Gilang menyebut, hingga saat ini belum ada laporan masyarakat yang kesulitan mendapatkan gas elpiji. “Alhamdulillah, hingga sekarang tidak ada laporan seperti itu. Kalau ada, masyarakat bisa melaporkannya ke nomor 135 atau langsung ke kami,” tambahnya.

Pengawasan terhadap pangkalan dilakukan setiap hari, termasuk pada akhir pekan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya Pertamina untuk memastikan distribusi elpiji bersubsidi tepat sasaran.

“Hari ini tim kami sedang di lapangan, di Kecamatan Bengkong dan Batam Kota. Setiap hari, sekitar 20 pangkalan kami kunjungi secara bergilir untuk memastikan semuanya berjalan sesuai aturan. Kami selalu melakukan pengawasan ketat, bahkan Sabtu dan Minggu pun kami turun ke lapangan,” ujar Gilang.

Pertamina memberikan sanksi bertahap kepada pangkalan yang melanggar aturan. Pertama, mereka akan memberikan teguran, namun bila tak diindahkan, akan dilakukan PHU.

“Jika pelanggarannya berat, seperti oplosan atau penimbunan gas, kami juga langsung PHU,” kata Gilang.

Namun, ia memastikan bahwa kasus oplosan atau penimbunan belum ditemukan di Batam. Langkah tegas ini diharapkan dapat menjaga distribusi LPG bersubsidi sesuai tujuan, yakni membantu masyarakat yang membutuhkan.

Pertamina juga mengajak masyarakat untuk melaporkan jika menemukan pelanggaran di pangkalan-pangkalan LPG di sekitar. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Puluhan Pangkalan Ditutup, Jual LPG di Atas HET pertama kali tampil pada Metropolis.