Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 2071

Kisah Bripka Joko Hadi, Polisi yang Jadi Penggali Kubur Gratis bagi Warga Miskin

0
Bripka Joko Hadi Aprianto, anggota Polsek Samarinda Ulu. (Polresta Samarinda)

batampos – Bripka Joko Hadi Aprianto, anggota Polsek Samarinda Ulu, Polresta Samarinda, dikenal bukan hanya sebagai polisi, tetapi juga sebagai penggali kubur gratis bagi warga kurang mampu di Samarinda, Kalimantan Timur.

Dedikasi dan kepeduliannya terhadap masyarakat telah membuatnya diusulkan sebagai kandidat Hoegeng Awards 2025, sebuah penghargaan untuk polisi dengan pengabdian luar biasa.

Usulan ini datang dari Hendy Saputra, seorang warga Samarinda yang mengenal Bripka Joko saat memandunya dalam perjalanan umrah.

“Pak Joko itu seorang polisi, tapi masyarakat lebih mengenalnya sebagai penggali kubur dan relawan. Orangnya ramah, mudah bergaul, dan selalu membantu orang lain,” ujar Hendy, Senin (10/2/2025).

Profesi penggali kubur sudah dilakukan Bripka Joko sejak kelas 2 SMP, jauh sebelum ia menjadi polisi.

“Ayah saya seorang polisi tamtama dengan tujuh anak. Gajinya saat itu tidak seberapa, jadi saya mencari tambahan dengan menjadi penggali kubur,” tuturnya.

Saat itu, ia mendapat upah Rp 20.000 hingga Rp 35.000 per pemakaman. Pada tahun 2005, atas dorongan sang ayah, ia mendaftar menjadi polisi dan lulus pendidikan. Meski begitu, ia tetap melanjutkan pengabdiannya sebagai penggali kubur.

Dalam lima tahun terakhir, ia bahkan dipercaya sebagai ketua pemakaman di daerahnya, bertanggung jawab atas pengelolaan lahan, pembayaran tim penggali, dan pemakaman warga kurang mampu.

“Saya mengelola tanah kuburan milik Pemkot Samarinda dan juga mewakafkan tanah warisan dari ayah saya untuk pemakaman warga,” ungkapnya.

Bripka Joko tidak memungut biaya dari keluarga yang tidak mampu, meski tetap harus membayar tim penggali kubur.

“Kalau warga mampu, mereka kadang memberi sukarela, bisa Rp 300 ribu, Rp 500 ribu, hingga Rp 1 juta. Tapi untuk warga kurang mampu, saya gratiskan sepenuhnya,” jelasnya.

Meski sering mengeluarkan uang pribadi, ia tidak merasa rugi.

“Kalau dihitung duniawi, saya rugi. Tapi hadiahnya bukan kipas angin, hadiahnya surga,” katanya sambil tersenyum.

Bripka Joko menolak berbagai penghargaan dan kesempatan sekolah perwira demi perjuangan memperoleh tanah wakaf untuk pemakaman warga.

“Tahun 2014, saya dapat penghargaan, saya tolak. Saya berharap mendapatkan tanah wakaf kuburan. Tahun 2023, saya dapat penghargaan dari wali kota, saya tolak lagi. Tahun 2024, saya didatangi Kapolri dan ditawari sekolah perwira gratis, tapi saya tetap meminta tanah wakaf,” tegasnya.

Baginya, kebutuhan warga lebih penting dibandingkan kenaikan pangkat atau penghargaan pribadi.

“Kalau saya mau berpikir untuk diri sendiri, saya bisa ambil kesempatan sekolah perwira. Tapi ini soal kebutuhan warga. Kasihan mereka kalau lahan makin sempit,” tutupnya. (*)

Artikel Kisah Bripka Joko Hadi, Polisi yang Jadi Penggali Kubur Gratis bagi Warga Miskin pertama kali tampil pada News.

Balap Liar Jadi Atensi Polisi

0

Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang akan meningkatkan penindakan di lokasi rawan balap liar. Penindakan dilakukan secara acak atau random.

Gelar Operasi Keselamatan, Polisi Sosialisasikan Penggunaan Lajur Kiri Bagi Pengendara Motor

0
Ilustrasi. Pengendara kenderaan bermotor roda dua dan empat saat melintas di Simpang Kara Batamcentre. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Operasi Keselamatan Seligi 2025 sudah berlangsung selama dua hari. Selama operasi ini, polisi masih melakukan sosialisasi kepada pengendara.

“Dua hari ini kegiatan sosialisasi,” ujar KBO Satlantas Polresta Barelang, Ipda Yudi Patra, Selasa (11/2).

Yudi menjelaskan sosialisasi yang dilakukan terdiri dari penggunaan lajur kiri untuk pengendara sepeda motor, pengendara dilarang menggunakan ponsel, dan kendaraan dilarang menggunakan knalpot brong.

Kemudian kendaraan yang tidak standar pabrikan atau menambah panjang rangka atau merubah spektek, dan kendaraan sirine yang menggunakan sirine atau rotator, strubo bukan peruntukan.

Baca Juga: Antisipasi Balap Liar dan Kenakalan Remaja, Polsek Sagulung dan Batuaji Gencarkan Patroli

Selain itu, sosialisasi terkait TNKB kendaraan yang tidak sesuai aturan, penggunaan helm SNI dan harus dikaitkan, kendaraan pribadi yang digunakan travel liar, kendaraan penumpang yang digunakan sebagai kendaraan mudik, dan kendaraan penumpang yang tidak laik jalan.

“Kita juga sosialisasi di tempat wisata agar melengkapi sarana parkir untuk pengunjung,” kata Yudi.

Diketahui, Operasi Keselamatan Seligi 2025 berlangsung selama 14 hari, yakni dari tanggal 10-23 Februari. Dalam operasi ini polisi menargetkan 40 persen pembinaan dan sosialisasi, lalu 20 persen penindakan hukum bagi pelanggar.

“Operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas,” ungkapnya.

Baca Juga: Santunan Kecelakaan di Kepri Naik Rp23,5 Miliar, Jasa Raharja Optimistis Angka Kecelakaan Menurun

Yudi berharap selama operasi dan sosialisasi ini tingkat kesadaran pengendara untuk mematuhi aturan berlalulintas akan semakin meningkat.

“Dengan patuhnya pengendara dengan aturan, kita harapkan angka kecelakaan di Batam dapat berkurang,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Gelar Operasi Keselamatan, Polisi Sosialisasikan Penggunaan Lajur Kiri Bagi Pengendara Motor pertama kali tampil pada Metropolis.

Motor Bidan Hilang di Parkiran Pegawai, RSJKO EHD di Tanjunguban Langsung Perbaiki Cctv

0
Area parkir kendaraan khusus pegawai RSJKO EHD di Tanjunguban. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Hilangnya sepeda motor bidan di area parkir pegawai RSJKO Engku Haji Daud (EHD) di Tanjunguban menjadi catatan dan perhatian manajemen rumah sakit.

Pihak rumah sakit pelat merah langsung melakukan perbaikan Cctv yang rusak.

Hal ini dikarenakan saat kejadian, tidak terekam Cctv.

“Kita sudah memanggil teknisi untuk melakukan perbaikan Cctv. Ada 16 titik Cctv yang segera diperbaiki dan lagi on proses,” ungkap Wadir Keuangan RSJKO EHD di Tanjunguban, Emil.

BACA JUGA: Motor Bidan Hilang di Parkiran Pegawai RSJKO EHD Kepri di Tanjunguban

Selain perbaikan Cctv, dia mengatakan, sekuriti rumah sakit telah disiagakan di dekat lokasi area parkir kendaraan.

“Kita telah menempatkan sekuriti di depan musala, dekat area parkir, mereka standby pagi, siang, sore dan malam,” katanya.

Kemudian, pihak rumah sakit juga akan memagar untuk keluar masuk kendaraan di area parkir kendaraan.

Dia juga telah menindaklanjuti kejadian ini dengan memanggil korban.

Dari keterangan yang diperoleh, kendaraan tidak dikunci stang saat diparkir di area parkir.

Kemudian, kendaraan tersebut merupakan kendaraan dari Natuna.

“Tidak bisa diklaim asuransinya karena motor dari Natuna. Kata yang bersangkutan, kalau hilangnya di Natuna, bisa diklaim,” ujarnya.

Terkait kasusnya, dia mengatakan, pihak rumah sakit telah menyerahkan ke pihak Kepolisian.

Diberitakan sebelumnya, sepeda motor Honda Beat bidan bernama Reni Darnita, hilang di area parkir khusus pegawai, Minggu (2/2/2025).

Kejadian ini diketahui, saat korban selesai kerja dan hendak pulang ke rumah. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Motor Bidan Hilang di Parkiran Pegawai, RSJKO EHD di Tanjunguban Langsung Perbaiki Cctv pertama kali tampil pada Kepri.

WNA Cina Diciduk, Ketahuan Masuk Bintan Secara Ilegal

0
Jajaran Ditjen Imigrasi Kepri menunjukkan tersangka ZQ dan barang bukti di kantor Imigrasi Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar

batampos– Kantor Imigrasi Tanjungpinang menahan Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok Cina inisial ZQ, atas dugaan pelanggaran keimigrasian. ZQ diketahui masuk ke perairan Bintan, Indonesia secara ilegal.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Kepri Ujo Sujoto, menyampaikan berkas perkara kasus pelanggaran keimigrasian ini telah dinyatakan lengkap (P21) oleh Kejaksaan Negeri Bintan.

“Kami akan menyerahkan tahap II, yaitu tersangka dan barang bukti ke Kejari Bintan” katanya, Selasa (11/2).

BACA JUGA: Rumah di Desa Kelong, Bintan Ambruk, Pasangan Lansia, La Cina dan Nur Jatuh ke Laut

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Tanjungpinang Adityo Agung Nugroho, menjelaskan ZQ awalnya berencana ke Amerika Serikat secara ilegal meminta bantuan penyelundup Thailand.

ZQ kemudian berangkat dari Tiongkok Cina menuju Thailand. Namun saat tiba di Thailand, ZQ ditolak oleh penyelundup di Thailand, karena tidak bisa berbahasa Inggris.

ZQ kemudian membeli kapal kecil di Thailand. Kemudian melanjutkan perjalanan ke Langkawi, Malaysia dengan tujuan akhir Taiwan.

Dalam perjalanannya, ZQ masuk ke wilayah Indonesia secara ilegal melalui perairan Malaysia. Saat ditangkap pihak Imigrasi Tanjungpinang, ZQ sedang mengisi bahan bakar di sekitar Pulau Cempedak, Bintan.

Sebelumnya, ZQ sempat singgah di beberapa pulau tanpa terpantau oleh warga, hingga akhirnya laporan masyarakat di Pulau Cempedak mengungkap keberadaannya.

Satu unit sampan nelayan dan perahu milik ZQ juga telah diamankan pihak Imigrasi Tanjungpinang sebagai barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.

ZQ diduga melanggar Pasal 119 ayat (1) dan Pasal 113 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. ZQ terancam hukuman penjara maksimal lima tahun dan denda hingga Rp500 juta.

“Saat ini ZQ telah ditahan di Rutan Tanjungpinang,” tegas Adityo. (*)

Reporter: Yusnadi

Artikel WNA Cina Diciduk, Ketahuan Masuk Bintan Secara Ilegal pertama kali tampil pada Kepri.

Kejahatan di Awal Tahun 2025 Didominasi Pembobolan dan Curanmor

0
DuapPembobol toko vape, Arifin dan Luky diamankan di Polsek Bengkong. F.Marihot untuk Batam Pos

batampos – Sejumlah Polsek dalam awal tahun ini banyak menerima laporan kejahatan berupa pencurian dengan pemberatan (curat) atau pembobolan. Selain itu, kejahatan didominasi oleh pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Banyak kasus pembobolan kios dan rumah. Beberapa berhasil kita ungkap yang pelakunya merupakan residivis,” ujar Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Marihot Pakpahan, Selasa (11/2).

Marihot menjelaskan untuk curanmor dilaporkan terjadi kawasan perumahan dan pertokoan. Dalam laporan tersebut, pihaknya juga berhasil menangkap beberapa pelaku.

“Untuk laporan curanmor ini relatif sama di Polsek-Polsek,” katanya.

Dengan banyaknya kejahatan pembobolan dan curanmor ini, Marihot mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Imbauan kalau bisa rumah atau tempat usaha dilengkapi CCTv dan motor gunakan kunci ganda,” ungkapnya.

Sementara Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap motor yang diparkir. Sebab, pelaku hanya membutuhkan waktu 2 menit untuk menggasak motor incarannya.

“Maka dari itu motor yang diparkir wajib menggunakan kunci ganda,” ujarnya.

Dengan menggunakan kunci ganda, kata Heribertus masyarakat membatalkan kesempatan pelaku untuk mencuri. Sebab, kejahatan terjadi karena adanya niat dan kesempatan pelaku.

“Niat itu masing-masing pribadi, tetapi kesempatan adalah tugas kita. Karena ada kesempatan, pelaku mencuri,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Kejahatan di Awal Tahun 2025 Didominasi Pembobolan dan Curanmor pertama kali tampil pada Metropolis.

Cari Kerang di Pantai Air Bini, Wanita Paruh Baya Ini Ngaku Disembunyikan Makhluk Halus

0
Warga dan tim SAR mendengar pengakuan korban, Ani Wati (jaket abu-abu paling depan) usai ditemukan selamat. f.umar usman untuk batampos

batampos – Wanita paruh baya di Desa Air Bini sempat membuat gempar warga setempat. Pasalnya, ia sempat dinyatakan hilang saat mencari kerang di perairan Teluk Luar, Senin, (10/2) kemarin sore.

Identitas korban diketahui bernama Ani Wati (55). Berdasarkan penuturan warga, korban mencari kerang bersama rekannya sekitar pukul 16.30 WIB.

“Nah, waktu hari sudah mulai gelap. Kawannya itu sudah pada naik ke darat. Cuma korban belum ada,” ujar Ketua Nelayan Desa Air Bini, Umar Usman selaku pelapor orang hilang ke Basarnas, saat dikonfirmasi, Selasa, (11/2).

BACA JUGA: Seekor Penyu Terdampar di Pantai Kampung Bugis, Bintan

Mengetahui korban belum naik ke darat, lantas rekannya memanggil perangkat desa untuk mencari keberadaannya.

“Sudah jam 7 malam kami cari. Tidak ketemu. Sampailah satu malam hingga pagi kita terus cari,” sebut Umar.

Titik pencarian dipusatkan dilokasi terakhir korban dinyatakan hilang. Warga beserta tim menduga korban disembunyikan oleh ‘makhluk halus’.

“Kami menduga seperti disembunyikanlah. Karena kami nyarinya disitu-situ saja, tidak kemana-mana,” tuturnya.

Berkat kerjsama antara warga, Basarnas serta didukung oleh persembahan dukun, akhirnya, kata dia, korban ditemukan oleh tim pada hari ini pukul 10.00 WIB dalam keadaan linglung.

“Ditemukan di lokasi itu juga. Padahal kita dah berulang kali sisir area itu. Waktu ditemukan, dia tidak sadar. Lingling lah dia seperti kebingungan,” ungkap dia.

Dari hasil interogasi terungkap pengakuan korban yang menyatakan telah disembunyikan makhluk halus. Karena, waktu dinyatakan hilang, korban mengaku bertemu dengan orang yang tak dikenal.

“Kemudian, korban ini dijamu lah, tempat tidur disediakan kasur, makan enak dan dikasih minum dan rokok,” kata Umar.

Dijelaskannya, peristiwa ini baru pertama kali terjadi. Untuk itu, ia meminta warga untuk berhati-hati dalam menjalani aktifitas di luar rumah.

Sementara itu, Kepala Basarnas Natuna, Abdul Rahman membenarkan adanya laporan warga hilang di Desa Air Bini.

“Kita duga korban tidak bisa kembali karena kondisi hari telah malam dan minim akan alat penerangan serta tidak membawa alat komunikasi,” kata Abdul Rahman dalam keterangan tertulis.

Oleh karena itu, dirinya menghimbau agar masyarakat selalu memperhatikan kondisi perlengkapan komunikasi dan penerangan saat beraktifitas di alam bebas. (*) 

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Cari Kerang di Pantai Air Bini, Wanita Paruh Baya Ini Ngaku Disembunyikan Makhluk Halus pertama kali tampil pada Kepri.

Remaja Boncengan Tiga Terlibat Kecelakaan dengan Pekerja PT. BAI di Jalan Trikora, Bintan

0
Polisi melakukan olah tempat kejadian setelah kecelakaan di jalan Trikora Km 45, Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang pada Senin (10/2/2025) malam. F.Kiriman Prasojo untuk Batam Pos.

batampos– Remaja boncengan tiga tergeletak di jalan setelah sepeda motor mereka terlibat kecelakaan dengan motor yang dikendarai pekerja harian lepas PT. Bintan Alumina Indonesia (BAI).

Tiga remaja berinisial AM, 18, DN, 18, dan MR, 18, dan pekerja harian lepas PT. BAI berinisial R, 36, dilarikan ke puskesmas Kawal di Kecamatan Gunung Kijang dan dirujuk ke RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) di Tanjungpinang.

Kasi Humas Polres Bintan, AKP Prasojo mengatakan, kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi di jalan Trikora Kilometer (Km) 45, Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang pada Senin (10/2/2025) sekitar pukul 21.30 WIB.

BACA JUGA: Truk dan Motor Terlibat Kecelakaan di Jalan Lintas Barat, Bintan, Suami Istri Tewas

Hasil pemeriksaan sementara, sepeda motor Suzuki Smash BP 2440 DF yang dikendarai R, melaju dari arah Kawal menuju ke arah jalan Trikora, Desa Malang Rapat.

Pengendara R, baru pulang dari tempat kerjanya di PT. BAI, hendak pulang ke rumahnya di Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong.

Pada malam itu, pengendara R tidak melihat sepeda motor dari arah lawan.

Setiba di lokasi, pengendara R dikagetkan datangnya sepeda motor Honda Supra X BP 3942 BH dari arah lawan yang dikendarai AM, membonceng, DN dan MR.

Diduga, sepeda motor Supra X BP 3942 BH yang dikendarai AM masuk ke jalur yang dilalui pengendara R.

Tabrakan tidak terhindari. Sepeda motor yang dikendarai R, terlibat kecelakaan dengan sepeda motor yang dikendarai AM membonceng dua temannya, DN dan MR.

“Mereka boncengan tiga orang dan tidak menghidupkan lampu,” katanya.

Akibat kecelakaan, tiga orang remaja dan pekerja harian lepas PT. BAI tergeletak di jalan.

Selanjutnya, mereka dibawa masyarakat sekitar ke Puskesmas Kawal dan dirujuk ke RSUD Raja Ahmad Tabib Kota Tanjungpinang untuk mendapatkan penanganan medis.

Dia mengatakan, korban R mengalami luka berat di dagu dan patah jari telunjuk dan jari kelingking tangan kanan.

Sementara korban lain, DN mengalami luka ringan.

Polisi telah mengamankan dua sepeda motor yang terlibat kecelakaan setelah dilakukan olah tempat kejadian.

Untuk penyebab kecelakaan, katanya, masih dalam penyelidikan lebih lanjut. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Remaja Boncengan Tiga Terlibat Kecelakaan dengan Pekerja PT. BAI di Jalan Trikora, Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Wartawan Serahkan 3 Unit Perangkat Star Link ke Desa Terisolir

0
: Sekda Anambas, Sahtiar memberikan potongan tumpeng kepada perwakilan Jurnalis pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025. f.ihsan

batampos– Sekretaris Daerah (Sekda) Anambas, Sahtiar menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers yang telah berkontribusi dalam pembangunan di Anambas.

Apresiasi disampaikan bertepatan dengan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 kepada awak media, Senin, (10/2).

“Selamat Hari Pers Nasional. Terima kasih kepada insan media, baik cetak, online, maupun radio, yang telah mengedukasi masyarakat dan membangun pola pikir yang lebih kritis serta berintegritas,” ujar Sahtiar.

BACA JUGA: Wartawan Keluhkan Polres Anambas Tak Pernah Agendakan Konfrensi Pers Ungkap Kasus

Menurutnya, pers memiliki peran krusial dalam mengedukasi masyarakat serta membangun sikap kritis dan berintegritas.

“Tentunya semua ini tidak lepas dari peran pers,” kata Sahtiar.

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum ini juga mengapresiasi peran media dalam mendiseminasikan informasi pembangunan.

“Pers tak hanya menyampaikan kabar baik, tetapi juga memiliki hak untuk memberikan kritik konstruktif terhadap pemerintah,” sebutnya.

Dia juga mendorong media konvensional untuk terus memberikan berita yang tidak hanya bersifat biasa dan umum, tetapi juga yang edukatif bagi masyarakat.

“Jangan hanya menyajikan hardnews, tetapi juga berita yang memberikan edukasi. Misalnya, tips berkendara dengan baik, pentingnya membuang sampah pada tempatnya, dan sebagainya,” harap dia.

Sementara itu, Plt Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Anambas, Sahat Sihombong memaparkan kegiatan HPN di Anambas akan ada tiga agenda utama.

“Agenda yang kita buat semua menyasar ke masyarakat. Salah satu agenda yang dibuat, memberikan tiga unit perangkat internet star link untuk desa yang terisolir,” kata Sahat.

Menurutnya, dengan kegiatan yang menyasar masyarakat menjadikan pers sahabat rakyat yang menjadi ujung tombak pemerintah dalam memberikan informasi yang akurat. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Wartawan Serahkan 3 Unit Perangkat Star Link ke Desa Terisolir pertama kali tampil pada Kepri.

Ombudsman Ingatkan BP Batam Soal Tembesi Tower, Tindak Lanjuti Laporan atau Dilaporkan ke Presiden

0
Proses pematangan lahan di Tembesi Tower. f.Eusebius Sara/Batam Pos

batampos – Ombudsman RI perwakilan Kepri, segera menerbitkan rekomendasi laporan warga terkait polemik Tembesi Tower yang belum mendapat tanggapan dari BP Batam.

Kepala Ombudsman Kepri, Lagat Parroha Patar Siadari, mengatakan rekomendasi tersebut akan diterbitkan dan langsung diserahkan kepada Kepala BP Batam dalam pekan ini. Langkah ini diambil karena BP Batam tidak melaksanakan saran yang tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Ombudsman.
“Setelah rekomendasi diterbitkan, BP Batam memiliki waktu sekitar 30 hari untuk menindaklanjuti. Jika tidak juga diindahkan, kami akan melaporkannya kepada Komisi II DPR RI dan Presiden,” jelasnya, Selasa (11/2).
Kemudian, ia menyebut bahwa pelaporan tersebut memungkinkan adanya penanganan lebih lanjut di tingkat eksekutif dan legislatif.
Sejauh ini, laporan terkait warga Tembesi Tower menjadi satu-satunya yang belum ditindaklanjuti oleh BP Batam. Sementara laporan lain telah mendapat respons dari pihak terkait.
“Kami tetap mengedepankan komunikasi dan berharap BP Batam segera merespons rekomendasi ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Lagat.
Ombudsman telah melaksanakan serangkaian proses resolusi dan monitoring agar legalitas hak atas tanah yang dilaporkan oleh warga Tembesi Tower mendapatkan penyelesaian secara baik dan adil. Alih-alih mendapatkan penyelesaian terbaik, justru pemerintah setempat melakukan upaya penggusuran terhadap warga.
Sebelum itu, Keasistenan Utama Resolusi dan Monitoring Ombudsman RI telah meminta agar para pihak menahan diri serta mengutamakan dan mendorong penyelesaian melalui musyawarah mufakat atau pendekatan yang lebih humanis serta mengedepankan dialog.
Permasalahan tersebut bermula dari keinginan warga Tembesi Tower agar diterbitkan legalitas lahan yang telah ditempati selama puluhan tahun kepada BP Batam. Namun, proses permohonan tersebut tidak segera kunjung mendapatkan penyelesaian dan kepastian, hingga menjadi semakin berlarut seiring dengan hadirnya PT Tanjung Piayu Makmur (TPM), yang juga berkeinginan untuk berinvestasi pada lahan yang sama ditempati warga.
Ombudsman juga merujuk pada hasil pemeriksaan lapangan yang dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2024, bahwa setidaknya terdapat 344 Kepala Keluarga (KK) yang masih berdiam dan tidak sepakat dengan opsi relokasi dan penataan lahan. Dalam proses monitoring tersebut, warga Tembesi Tower menyatakan untuk akan tetap bertahan di lokasi tersebut, karena proses panjang yang telah diajukan guna mendapatkan legalitas lahan. (*)
Reporter: Arjuna

Artikel Ombudsman Ingatkan BP Batam Soal Tembesi Tower, Tindak Lanjuti Laporan atau Dilaporkan ke Presiden pertama kali tampil pada Metropolis.