Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 2090

Harga Cabai Tembus Rp80 Ribu per Kilogram

0
Pedagan cabai di pasar Victoria. F. Rengga/Batam Pos

batampos– Harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Kecamatan Sekupang, seperti Pasar Victoria dan Pasar Sungai Harapan, terus melonjak. Ibu-ibu rumah tangga mengeluhkan tingginya harga cabai yang kini mencapai Rp 80 ribu per kilogram.

Pantauan di Pasar Victoria, Sekupang, Senin (20/1), harga cabai merah dijual Rp22 ribu per seperempat kilogram atau Rp80 ribu per kilogram. Cabai hijau sedikit lebih murah, yakni Rp 65 ribu per kilogram. Sementara itu, cabai rawit dan cabai setan lebih mahal lagi, masing-masing mencapai Rp27 ribu per seperempat kilogram atau Rp Rp 100 ribu per kilogram.

“Kalau cabai memang sejak akhir tahun lalu sampai sekarang masih tinggi. Kami juga tak berani stok banyak, ” ujar Anwar salah seorang pedagang cabai di pasar Victoria.

Kondisi serupa juga terjadi di Pasar Sungai Harapan. Pedagang di sana menjual cabai merah dengan harga yang sama, yakni Rp 90 ribu per kilogram. Cabai hijau dihargai Rp17–18 ribu per seperempat kilogram, dan cabai rawit serta cabai setan tetap di kisaran Rp 100 ribu per kilogramnya.

Siti, seorang ibu rumah tangga yang berbelanja di Pasar Fanindo, mengeluhkan dampak kenaikan harga tersebut terhadap pengeluaran sehari-harinya. “Biasanya saya beli cabai merah Rp12 ribu seperempat kilogram, sekarang jadi Rp20 ribu. Berat sekali, apalagi kebutuhan lainnya juga banyak,” ujarnya, Minggu (20/1).

BACA JUGA: Pasokan Sembako di Batam Lancar, Harga Cabai Merah Masih Tinggi

Namun, harga bahan pokok lain di dua pasar tersebut terpantau masih stabil. Bawang merah dan bawang putih dijual Rp35 ribu per kilogram. Sayuran seperti bayam, kangkung, dan sawi juga masih di harga normal, rata-rata Rp12 ribu per kilogram.

Menurut Ahmad, salah satu pedagang di Pasar Sungai Harapan, kenaikan harga cabai ini dipicu oleh minimnya pasokan dari distributor akibat cuaca buruk. “Pengiriman dari Jawa terganggu karena hujan terus-menerus. Stok sedikit, tapi permintaan tetap tinggi,” jelasnya.

Di Pasar Sungai Harapan, pedagang lain bernama Lina membenarkan kondisi tersebut. “Sudah seminggu ini stok cabai dari distributor turun drastis. Kalau kondisinya seperti ini terus, mungkin harga akan naik lagi,” katanya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis, memastikan pasokan sembako ke Kota Batam masih berjalan lancar meskipun cuaca ekstrem tengah melanda sejumlah daerah. Pasokan komoditas seperti cabai merah, cabai hijau, bawang merah, bawang putih, dan bahan pokok lainnya tetap stabil.

“Pengiriman dari luar daerah tidak ada masalah. Cabai merah dari Mataram, Lombok, dan Jawa dikirim menggunakan pesawat. Sejauh ini distribusi masih aman,” ujarnya.

Namun, ia membenarkan bahwa harga cabai merah di Batam masih tinggi, sejalan dengan kondisi di seluruh Indonesia. Harga cabai merah melonjak karena penurunan produksi di sejumlah daerah akibat musim hujan yang memengaruhi proses panen.

“Produksi cabai menurun karena hujan. Banyak tanaman terkena penyakit, panen jadi sulit, dan distribusi terganggu. Di beberapa daerah, harga cabai merah bahkan mencapai Rp150 ribu per kilogram, seperti di Kalimantan,” jelasnya.

Menurutnya, pemerintah juga sedang menyusun rencana untuk mengatasi kenaikan harga cabai yang berkepanjangan. Salah satu opsinya adalah subsidi transportasi untuk mendukung pengiriman cabai dari daerah produsen ke Batam.

“Badan Pangan Nasional sudah mempersiapkan rencana subsidi transportasi. Misalnya, jika ongkos kirim dari Mataram mencapai Rp20 ribu per kilogram, nanti sebagian akan disubsidi pemerintah. Namun, skema ini masih dalam pembahasan,” tutupnya. (*)

Reporter: Rengga

Artikel Harga Cabai Tembus Rp80 Ribu per Kilogram pertama kali tampil pada Metropolis.

Promosi Early Bird Beli 10 Gratis 10 “Kedai Desa Ramadan Jilid 3” di Harris Resort Waterfront Batam

0

batampos – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1446 H, HARRIS Resort Waterfront Batam kembali menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang istimewa melalui “Kedai Desa Ramadan Jilid 3”. Berlokasi di area kolam renang Marina yang eksotis, konsep berbuka puasa tahun ini mengusung tema perpaduan tradisional dan modern yang menghadirkan suasana desa yang hangat namun tetap stylish dan instagramable.

Sebagai sajian berbuka puasa yang telah memasuki tahun ketiga, Kedai Desa Ramadan di HARRIS Resort Waterfront Batam terus berinovasi untuk memberikan pengalaman kuliner yang tak terlupakan. Konsep dining by the pool yang dihadirkan tahun ini semakin dimaksimalkan dengan penataan area yang lebih nyaman dan estetik, dilengkapi dengan bean bag berwarna-warni yang tersebar di sekitar kolam renang, serta dekorasi lampu-lampu yang menciptakan suasana temaram saat matahari terbenam.

“Kedai Desa Ramadan Jilid 3 ini merupakan hasil evaluasi dan pengembangan dari dua tahun sebelumnya. Kami mendengarkan masukan dari para tamu dan berusaha menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang lebih berkesan. Tahun ini, kami tidak hanya fokus pada kelezatan hidangan, tetapi juga menciptakan suasana yang membuat momen berbuka puasa menjadi lebih spesial,” ujar pihak manajemen HARRIS Resort Waterfront Batam.

Beragam Kedai dengan Menu Rotasi Harian

Salah satu keunikan Kedai Desa Ramadan adalah konsep food station yang dibagi menjadi beberapa kedai tematik. Setiap kedai didesain dengan nuansa pedesaan modern yang hangat dan ramah, menciptakan pengalaman bersantap yang berbeda di setiap sudutnya.

Kedai Takjil menjadi pembuka yang sempurna untuk berbuka puasa, menyajikan berbagai pilihan takjil tradisional yang dirotasi setiap harinya. Pengunjung bisa menikmati aneka kue basah, pudding, dan minuman segar seperti es teler, es buah, hingga minuman tradisional yang menyegarkan. Menu-menu takjil ini diracik dengan resep khusus yang telah disesuaikan dengan selera modern namun tetap mempertahankan cita rasa autentik.

Kedai Bubur & Kolak menghadirkan kehangatan dalam setiap sajiannya. Bubur sumsum yang lembut, kolak pisang yang manis, dan aneka penganan tradisional lainnya siap menghangatkan perut saat berbuka. Menu di kedai ini juga dirotasi setiap hari, memberikan variasi pilihan yang berbeda sepanjang Ramadan.

Untuk hidangan utama, Kedai Nusantara hadir dengan berbagai pilihan menu berat yang menggugah selera. Dari nasi putih dengan aneka lauk pauk tradisional hingga hidangan-hidangan spesial seperti ayam panggang bumbu rempah, ikan bakar, dan berbagai pilihan sayur yang dimasak dengan bumbu tradisional Indonesia.

Ragam Corner Spesial yang Menggoyang Lidah

Selain kedai-kedai utama, HARRIS Resort Waterfront Batam juga menghadirkan beberapa corner spesial yang menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda. Korean Corner menjadi surganya penggemar makanan Korea dengan menu-menu seperti kimbab dan topokki yang otentik. Gerobak Gorengan menghadirkan nostalgia jajanan pasar dengan aneka gorengan yang renyah dan hangat. Mini Burger Corner menjadi pilihan bagi yang menginginkan santapan western yang lebih ringan.

Yang tidak boleh dilewatkan adalah signature dish Tongseng Kambing ala Chef yang menjadi primadona di Kedai Desa Ramadan. Hidangan ini merupakan hasil racikan khusus chef hotel yang menggabungkan cita rasa tradisional dengan sentuhan modern, menghasilkan hidangan yang unik dan memorable.

Lebih dari Sekadar Berbuka Puasa

Kedai Desa Ramadan tidak hanya tentang makanan, tetapi juga menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang komprehensif. Setiap harinya, acara berbuka puasa diiringi dengan kultum oleh ustadz yang akan membagikan kajian-kajian menarik seputar Ramadan, menjadikan momen berbuka tidak hanya mengenyangkan perut tetapi juga mengisi rohani.

Hiburan musik melayu yang mengalun lembut menambah kehangatan suasana berbuka, menciptakan atmosfer yang santai namun tetap khidmat. Para tamu juga berkesempatan untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik melalui lucky draw yang diadakan setiap hari. Program infaq juga menjadi bagian integral dari Kedai Desa Ramadan, memberikan kesempatan kepada para tamu untuk berbagi kebaikan di bulan yang penuh berkah.

Promo Early Bird yang Menggiurkan

Untuk memberikan kesempatan kepada lebih banyak orang untuk menikmati pengalaman berbuka puasa yang istimewa ini, HARRIS Resort Waterfront Batam menawarkan promo early bird yang sangat menarik. Program “Beli 10 Gratis 10” berlaku untuk pembelian yang dilakukan sebelum 1 Februari 2025, dengan harga Rp 189.000 nett per orang.

“Promo early bird ini kami hadirkan sebagai bentuk apresiasi kepada para pelanggan setia kami. Dengan minimum pembelian 10 orang, mereka bisa mendapatkan 10 voucher tambahan secara gratis. Ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi perusahaan atau kelompok yang ingin mengadakan buka puasa bersama,” tambah pihak manajemen.

Namun, ada beberapa syarat dan ketentuan yang perlu diperhatikan untuk promo ini, di antaranya:

  • Pembelian dan pembayaran harus dilakukan sebelum 1 Februari 2025
  • Minimum pembelian 10 orang
  • Tidak berlaku untuk pemesanan dengan tempat terpisah (private)
  • Tidak ada pembatalan pemesanan
  • Tidak berlaku untuk harga anak-anak
  • Promosi tidak dapat digabung dengan promosi lainnya

Lokasi Strategis dengan Pemandangan Memukau

HARRIS Resort Waterfront Batam memiliki lokasi strategis dengan pemandangan laut yang memukau. Area kolam renang Marina yang menjadi lokasi Kedai Desa Ramadan menawarkan sunset view yang spektakuler, menciptakan latar belakang yang sempurna untuk momen berbuka puasa yang berkesan.

“Kami sangat memperhatikan setiap detail untuk menciptakan pengalaman berbuka puasa yang tak terlupakan. Mulai dari pemilihan lokasi, penataan area, variasi menu, hingga program pendukung, semuanya kami rancang untuk memberikan value terbaik bagi para tamu,” ujar Ryan Damanik, selaku General Manager HARRIS Resort Waterfront Batam.

Bagi yang tertarik untuk merasakan pengalaman berbuka puasa di Kedai Desa Ramadan, reservasi dapat dilakukan melalui nomor telepon +62778381558. Informasi terbaru seputar program dan menu dapat diikuti melalui media sosial @HARRISwaterfront. (*)

Artikel Promosi Early Bird Beli 10 Gratis 10 “Kedai Desa Ramadan Jilid 3” di Harris Resort Waterfront Batam pertama kali tampil pada Lifestyle.

Permudah Warga, DPMPTSP Batam Buka Layanan Hari Sabtu

0
Kepala DPM PTSP Kota Batam, Reza Khadafi.

batampos– Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batam kini membuka layanan tambahan pada hari Sabtu. Kebijakan ini bertujuan mempermudah masyarakat yang kesulitan mengurus administrasi di hari kerja.

“Pelayanan sudah dibuka pada hari Sabtu bekerja sama dengan BP Batam. Layanan ini akan berjalan setengah hari,” ujar Kepala DPMPTSP Kota Batam, Reza Khadafi, Senin (20/1).

Langkah ini, menurut Reza, diambil sebagai respons atas keluhan masyarakat, terutama para pekerja yang tidak memiliki waktu luang di jam kerja reguler.

BACA JUGA: Cuti Bersama Nataru 2024: Pemko Batam Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan

“Dengan kebijakan ini, kami berharap proses perizinan semakin mudah dan dapat mendukung pertumbuhan investasi di Kota Batam,” tambahnya.

Di sisi lain, DPMPTSP Batam juga mencatatkan capaian investasi domestik atau Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp5,9 triliun sepanjang triwulan III tahun 2024 (Januari-September).

Reza menjelaskan, angka tersebut masih menunggu validasi dari kementerian untuk data investasi sepanjang tahun 2024.

Dari data yang telah dihimpun, investasi tersebut mencakup berbagai sektor, antara lain industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik, dan jam.

Selain itu, sektor perumahan, kawasan industri, jasa lainnya, perdagangan, dan reparasi juga mencatatkan kontribusi yang signifikan.

“Untuk sektor industri mesin dan lainnya mencapai Rp1,9 triliun, sektor perumahan Rp1,4 triliun, sektor jasa lainnya Rp695 miliar, serta sektor perdagangan Rp428 miliar,” katanya

Dengan perluasan jam layanan dan pertumbuhan investasi yang signifikan, DPMPTSP Batam optimistis dapat terus mendorong kemudahan (*)

Reporter: Azis

Artikel Permudah Warga, DPMPTSP Batam Buka Layanan Hari Sabtu pertama kali tampil pada Metropolis.

Ruas Jalan di Tanjungpinang Banyak yang Rusak

0
Kondisi jalan rusak yang terletak di Jalan Cendrawasih Tanjungpinang, Minggu (19/1). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Sejumlah badan jalan yang ada di Kota Tanjungpinang, Kepri mengalami kerusakan. Dinas Pekerjaan Umum wilayah setempat mencatat, setidaknya terdapat 12 titik kerusakan yang ada di sejumlah ruas jalan status kota.

Kepala Dinas PUPR Tanjungpinang, Rusli mengatakan bahwa titik jalan rusak di wilayah ibu kota Provinsi Kepri itu memang banyak yang mengalami kerusakan. Baik jalan berstatus provinsi maupun kota.

“Jalan rusak, banyak di Tanjungpinang. Tapi kalau jalan status kota yang rusak ada 12 titik. Di satu ruas jalan, ada beberapa titik,” kata Rusli, Minggu (19/1).

BACA JUGA: Hati-hati Melintas Jalan Lintas Timur, Bintan, Rawan Longsor dan Ada Pohon Tumbang

Satu diantara badan jalan yang rusak tersebut terletak di Kampung Karang Rejo Tanjungpinang. Jalan tersebut rusak, disebabkan terjadinya banjir di wilayah tersebut. Dinas PUPR sendiri, belum mengetahui kapan 12 titik kerusakan di badan jalan itu bisa diperbaiki.

Perbaikan itu diklaim terkendala akibat cuaca hujan. Sehingga, PUPR akan memperbaiki jalan rusak tersebut ketika cuaca kembali normal. “Rusaknya ringan. Belum bisa kita pulihkan, karena kondisi cuaca. Nanti akan kita aspal ulang lagi,” tambahnya.

Selain itu, Rusli menambahkan bahwa pemeliharaan dan pembangunan jalan di Tanjungpinang saat ini banyak dibantu dengan anggaran dari Pemerintah pusat. Bahkan, jumlah pemeliharaan jalan di tahun 2025 lebih sedikit, dibandingkan tahun lalu.

“(Jalan) yang dipelihara memang tidak sebanyak tahun kemarin, karena kondisi keuangan kita memang perlu terapi khsus,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Ruas Jalan di Tanjungpinang Banyak yang Rusak pertama kali tampil pada Kepri.

Pria Diamuk Massa di Bazar Imlek usai Dituding Copet Pengunjung

0
Seorang pria F alami luka lebam usai dituding jadi copet di Bazar Imlek, Minggu (19/1). F. Warga untuk BATAM POS

batampos– Seorang pria di Kota Tanjungpinang, Kepri berinisial F (44) babak belur usai diamuk massa oleh pengunjung Bazar Imlek, di kawasan Jalan Teuku Umar. Ia dipukul oleh beberapa orang setelah dicurigai hendak mencopet seorang pengunjung.

Kejadian tersebut diketahui terjadi pada Minggu (19/1) malam. Kala itu, para pedagang dan pengunjung Bazar Imlek tersebut dikagetkan dengan suara teriakan seorang wanita.

“Kejadian sekitar pukul 20.38. Ada ibu-ibu teriak maling. Jadi pengunjung datang ke sumber suara,” kata Handayani, pedagang di sekitar lokasi kejadian.

BACA JUGA: Pembukaan Bazar Imlek di Kota Lama Tanjungpinang Ricuh

Ia menerangkan, bahwa pria tersebut sempat dipukuli oleh beberapa orang. Pria itu juga mengalami luka lebam dan luka bagian kepala. Amukan massa teredam setelah datangnya petugas kepolisian ke lokasi kejadian.

“Dipukuli, kepalanya sih kayak berdarah. Tapi sudah dibawa ke Polsek Tanjungpinang Kota,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Tanjungpinang Kota, Misyamsu Alson mengatakan bahwa pihaknya telah memeriksa F. Pria itu mengaku, dituduh mencuri handphone milik D (24) saat berada di bazar Imlek. Kala itu, pengunjung berdesak-desakan untuk berteduh dari hujan.

“Begitu juga dengan terlapor berdesak-desakan. Sehingga pelapor diduga berteriak jika handphonenya di copet oleh terlapor,” tegas Alson.

Akibat adanya teriakan tersebut, F pun diamuk massa dan mengalami lebam bagian wajah. Beruntungnya saat itu anggota Polsek Tanjungpinang Kota mendapat informasi dan mengamankan pria tersebut.

“Kita bawa ke Polsek dari amukan warga. Tapi saat diintrogasi pelapor mengatakan hanya mis komunikasi saja dan disenggol saja karena berdesak-desakan,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Pria Diamuk Massa di Bazar Imlek usai Dituding Copet Pengunjung pertama kali tampil pada Kepri.

Rumah Warga Batuaji Dibobol Maling, Belasan Juta Lesap

0
Ilustrasi. Foto: Jawapos.com

batampos – Sebuah rumah di Perumahan Masyebah Indah, Blok S Nomor 13, Bukit Tempayan, Batuaji, dibobol maling pada Jumat (17/1). Pemilik rumah, seorang nenek bernama Masrilan Harahap, 60, mengalami kerugian sekitar Rp13 juta.

Menurut keterangan Masrilan, saat kejadian, ia meninggalkan rumah sejak pukul 06.00 pagi untuk berjualan ikan di Pasar Aviari.

“Ketika saya pulang sekitar pukul 12.00 siang, pintu rumah sudah dalam keadaan terbuka, tapi tidak ada yang rusak,” ungkapnya. Masrilan pun langsung curiga ada yang tidak beres.

Baca Juga: Rumah Tersangka Kasus Narkoba Dirobohkan

Saat memeriksa rumah, ia mendapati isi tiga kamar sudah diacak-acak oleh pelaku. Lemari-lemari di setiap kamar tampak dirusak dan isinya berantakan. Meski tabung gas 3 kg miliknya sempat dipindahkan ke dekat pintu oleh pelaku, barang tersebut tidak ikut dibawa.

“Mungkin mereka merasa sudah cukup dengan uang yang mereka ambil,” tambah Masrilan.

Informasi dari seorang saksi yang tinggal di sekitar lokasi, menyebutkan bahwa ia melihat dua orang dengan sepeda motor Honda Beat, memakai masker, berada di sekitar rumah Masrilan sekitar pukul 11.30. “Saksi kecil itu melihat mereka mondar-mandir di sekitar rumah,” ungkap Masrilan.

Masrilan bersama keluarganya segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Batuaji. Laporan tersebut diterima oleh pihak kepolisian yang langsung bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Kami sudah memulai penyelidikan dan mengumpulkan informasi terkait kejadian ini,” ujar Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Iptu Andi Pakpahan.

Iptu Andi juga mengimbau warga sekitar untuk lebih waspada terhadap lingkungan sekitar. “Kami menduga pelaku sudah mengamati aktivitas korban sebelumnya. Oleh karena itu, masyarakat harus lebih hati-hati dan waspada terhadap orang asing yang mencurigakan,” tambahnya.

Baca Juga: 153 Gram Sabu Direbus Hasil Pengungkapan 2 Kasus

Kasus ini menjadi perhatian warga sekitar. Beberapa tetangga Masrilan mengaku terkejut dengan kejadian ini. “Kami tidak menyangka kejadian seperti ini bisa terjadi di lingkungan kami. Semoga pelaku segera tertangkap,” ujar salah seorang tetangga.

Pihak kepolisian juga mengajak warga untuk segera melaporkan hal-hal mencurigakan yang terjadi di lingkungan mereka. “Kami berkomitmen untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegas Iptu Andi. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Rumah Warga Batuaji Dibobol Maling, Belasan Juta Lesap pertama kali tampil pada Metropolis.

Dalam Kurun Waktu 5 Hari, Warga Temukan Sabu Berkode A-168 Terdampar di Pantai Seberat 3 Kg

0
Kapolres Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat

batampos – Penemuan narkoba jenis sabu kembali terjadi di wilayah pesisir Kabupaten Anambas.

Kali ini, seorang nelayan asal Desa Batu Belah, Doni menemukan sabu seberat 1 kilogram di Pantai Mentalak, Batu Belah, Kecamatan Siantan Timur, Sabtu, (18/1) malam tadi.

“Ya benar warga kita yang lagi cari ikan menemukan sabu di Mentalak malam tadi,” ujar Kepala Desa Batu Belah, Babandi saat dikonfirmasi, Minggu, (19/1).

Sabu yang ditemukan itu, terdapat didalam plastik bening yang bertulisan A-168 lalu dibalut dengan kantong kresek berwarna hitam.

“Tadi pagi baru dilaporkan ke polisi. Karena Doni baru pulang dari melaut. Dah diserahkan ke polisi,” kata Babandi.

Sementara itu, Kapolres Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat mengatakan dalam kurun waktu 5 hari, pihaknya mendapati laporan penemuan sabu dari warga sebanyak tiga kali.

“Tiga kali dengan lokasi yang berbeda, Pantai Air Lubang, Desa Nyamuk dan Pantai Mentalak,” ucap Ricky.

Penemuan pertama terjadi di Desa Nyamuk. Sabu ini ditemukan oleh Junaidi pada Selasa, (14/1) pukul 19.30 WIB saat ia sedang mencari barang-barang yang hanyut pasca air pasang.

“Saat ditimbang, total berat 1 Kg. Sabu dibungkus dalam plastik hijau yang bertuliskan Chinse Pin Wai dan ada kode A-168,” sebut Ricky.

BACA JUGA: Lagi Cari Barang Hanyut, Pelajar SD Temukan Sabu Seberat 1 Kg di Pantai

Kemudian, penemuan kedua terjadi di Pantai Air Lubang, Desa Pesisir Timur pada Rabu, (15/1) pukul 17.30 WIB. Sabu ini ditemukan oleh SA (8) dan kakaknya Bella Santika saat mencari barang yang hanyut pasca air pasang.

“Sabu yang ditemukan di Air Lubang sama beratnya 1 kg. Bungkusnya sama dengan di Nyamuk dan ada kode A-168,” ungkap Ricky.

Kode A-168 juga terpampang di Sabu yang ditemukan oleh Doni di Mentalak, Desa Batu Belah.

“Total temuan sabu sebanyak 3 bungkus dengan jumlah berat 3 Kg. Semua berkode A-168,” terang Ricky.

Saat ini pihaknya sedang mendalami siapa pemilik sabu yang ditemukan warga. Tidak menutup kemungkinan ada oknum yang mencoba untuk melakukan penyelundupan barang terlarang itu.

“Sebagai langkah antisipasi, kami akan terus memperkuat patroli dan operasi rutin di wilayah-wilayah rawan dan meningkatkan sosialisasi tentang bahaya narkoba di sekolah-sekolah,” kata Kapolres.

Ricky juga menghimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan kita dari ancaman narkoba.

“Mari kita wujudkan bersama kalau kita bisa melawan peredaran narkoba,” tegas Ricky. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin.

Artikel Dalam Kurun Waktu 5 Hari, Warga Temukan Sabu Berkode A-168 Terdampar di Pantai Seberat 3 Kg pertama kali tampil pada Kepri.

Akses Jalan Depan RS Aini Batuaji Masih Ditutup, Perbaikan Belum Rampung

0
Akses jalan yang jebol di dekat RS Mutiara Aini Batuaji masih belum bisa digunakan. Perbaikan belum rampung, Minggu (19/1). F.Eusebius Sara

batampos – Akses jalan depan Rumah Sakit Aini, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, masih ditutup sementara waktu. Jalan tersebut sebelumnya jebol akibat hujan deras yang mengguyur awal pekan lalu.

Hingga saat ini, perbaikan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam baru sebatas pembersihan material tanah, sementara pengerasan dan pengaspalan kembali belum dimulai. Arus lalu lintas di kawasan tersebut dialihkan melalui jalan di depan ruko yang berada di seberang jalan.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa ruas jalan yang jebol masih belum bisa dilalui. Pengendara terpaksa memanfaatkan jalan alternatif di kawasan pemukiman dan ruko di kedua sisi jalan sebagai akses sementara. Warga setempat berharap perbaikan segera diselesaikan karena jalan tersebut merupakan jalur vital.

“Semoga cepat diperbaiki karena ini jalur ramai. Banyak yang menggunakan jalan ini untuk bekerja dan mengantar jemput anak sekolah,” ujar Merlin, warga Perumahan Pemda Batuaji.

Baca Juga: Bengkel Depan TPU Seitemiang Terbakar

Kerusakan jalan tersebut bermula dari hujan deras yang mengguyur kawasan Batuaji pada awal pekan lalu. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan banjir parah di lingkungan jalan dan perumahan sekitar, termasuk di kawasan Kodim. Muklis, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa ketinggian banjir hampir mencapai setinggi badan orang dewasa.

“Saat itu, air dari kawasan Kodim meluap ke sini. Selasa siang, banjir masih tinggi dan aspal jalan mulai amblas. Rabu sore, seluruh badan jalan jebol,” cerita Muklis.

Rudi Gunawan, anggota Karang Taruna Batuaji, menambahkan bahwa kerusakan awal berupa retakan kecil di badan jalan. Namun, keretakan tersebut semakin parah hingga menyebabkan jalan amblas seluruhnya. Ia menduga kerusakan ini diperparah oleh penggalian kabel di sekitar lokasi retakan awal.

“Ini jalur drainase air, dan penggalian kabel membuat kondisi jalan semakin rapuh,” ujar Rudi.

Perbaikan sementara dimulai dengan pembersihan pepohonan dan material tanah oleh Dinas Pertamanan Pemko Batam. Selanjutnya, proses perbaikan secara menyeluruh akan dilakukan oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air. Sekretaris Kecamatan Batuaji, Anwaruddin, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk percepatan perbaikan jalan.

Baca Juga: Nelayan Batam Terancam Tidak Bisa Melaut Akibat Ancaman Buaya, Minta Perusahaan Bertanggung Jawab

Sujadmiko, Ketua RT 01 RW 14 Kelurahan Buliang, berharap perbaikan segera diselesaikan sebelum hujan deras kembali melanda. Ia khawatir banjir berikutnya akan memperluas kerusakan dan mengganggu aktivitas warga. “Semoga segera rampung agar dampaknya tidak semakin meluas,” ujarnya.

Sejumlah pekerja dan peralatan berat sudah mulai diterjunkan ke lokasi untuk mempercepat proses perbaikan. Namun, hingga saat ini, warga tetap menggunakan jalan alternatif yang dianggap kurang nyaman dan berisiko terhadap keselamatan pengendara.

Akses jalan yang rusak ini merupakan jalur penting untuk aktivitas masyarakat. Pemko Batam diharapkan dapat menyelesaikan perbaikan secepat mungkin agar arus lalu lintas kembali normal dan aktivitas warga tidak terganggu lebih lama. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Akses Jalan Depan RS Aini Batuaji Masih Ditutup, Perbaikan Belum Rampung pertama kali tampil pada Metropolis.

Suzuki Perkuat Komitmen pada Pendidikan, Lingkungan, dan Sosial di Indonesia

0

batampos – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) terus menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan industri otomotif melalui berbagai kontribusi pada sektor pendidikan, lingkungan, dan sosial. Melalui kolaborasi aktif dengan berbagai pihak, Suzuki berhasil memperkuat reputasinya sebagai mitra terpercaya dalam membangun bangsa.

Menurut Joshi Prasetya, Department Head of Strategic Planning PT SIS, keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga masa kini, tetapi juga menciptakan masa depan yang lebih baik.

“Melalui kolaborasi erat dan pemanfaatan teknologi, kami berkomitmen mendukung masyarakat dan lingkungan guna mewujudkan Indonesia yang lebih kompetitif dan berdaya saing tinggi,” ungkap Joshi dalam media gathering akhir pekan lalu.

Fokus pada Pendidikan

Suzuki menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan fokus utama pada pengembangan generasi muda. Salah satu program unggulannya, Peduli Pendidikan, melibatkan 4.785 siswa dari 65 sekolah yang mengunjungi fasilitas produksi Suzuki di Cikarang untuk mendapatkan edukasi industri.

Selain itu, 111 guru dari 87 SMK mitra diajak mempelajari teknologi dan budaya industri untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Suzuki juga meresmikan dua Balai Latihan Kerja guna mempersiapkan siswa SMK menjadi tenaga kerja yang kompeten.

Peduli Lingkungan

Dalam upaya melestarikan lingkungan, Suzuki bekerja sama dengan Pandu Laut Nusantara menanam 10.000 mangrove di Pangandaran dan Perairan Madasari, Jawa Barat. Langkah ini mendukung inisiatif global mencapai netralitas karbon, mengingat mangrove memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida yang signifikan.

Program Clean Up the World juga digelar di berbagai wilayah, termasuk di Pulau Bunaken, Manado. Program ini berhasil mengumpulkan lebih dari 100 kg sampah serta mendonasikan 100 tempat sampah untuk menjaga kebersihan pantai.

“Selain sebagai aksi bersih-bersih, program ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk memahami dampak sampah terhadap lingkungan,” tambah Joshi.

Kolaborasi untuk Keberlanjutan

Suzuki menegaskan bahwa keberlanjutan hanya dapat dicapai melalui kerja sama. Perusahaan ini mengajak masyarakat, dunia pendidikan, pemerintah, dan sektor lainnya untuk menciptakan perubahan yang lebih besar dan berkelanjutan.

“Ke depan, Suzuki akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk membangun Indonesia yang lebih hijau dan penuh peluang,” tutup Joshi.

Dengan berbagai langkah strategis ini, Suzuki membuktikan komitmennya tidak hanya sebagai pelaku industri otomotif, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang mendukung masa depan Indonesia.(*)

Artikel Suzuki Perkuat Komitmen pada Pendidikan, Lingkungan, dan Sosial di Indonesia pertama kali tampil pada Lifestyle.

Polisi Amankan 8 Motor Berknalpot Brong 

0
Polisi melakukan razia di sekitar Masjid Besar Baitul Makmur, Tanjunguban, Sabtu (18/1/2025) malam. F.Kiriman Nurman untuk Batam Pos.

batampos– Polisi melakukan razia balap liar dan knalpot brong, Sabtu (18/1/2025) malam.

8 unit sepeda motor dengan knalpot brong berhasil diamankan.

Kapolsek Bintan Utara, Kompol Nurman mengatakan, razia dilakukan setelah menerima keresahan masyarakat terkait adanya balap liar dan knalpot brong.

Keresahan ini diungkapkan masyarakat kepada Kapolres Bintan, AKBP Yunita Stevani dalam kegiatan jumat curhat di Desa Teluk Sasah.

“Kita menindaklanjuti arahan dari Kapolres,” katanya ditemui Minggu (19/1/2025).

BACA JUGA: Pasangan Remaja Diamankan dari Hotel saat Polisi Razia 

Dia mengatakan, razia melibatkan sejumlah kesatuan dan instansi.

Razia dilaksanakan mulai pukul 21.00 WIB hingga sekitar pukul 23.00 WIB di Kecamatan Bintan Utara hingga Seri Kuala Lobam.

“Kita mulai dari Tanjunguban hingga Desa Teluk Sasah, Lobam,” sebutnya.

Hasilnya, kata dia, pihaknya mengamankan 8 unit sepeda motor dengan knalpot brong.

“Teknis di lapangan, kita setop mereka lalu kita bawa kendaraannya. Pengendaranya juga kita bawa ke kantor,” ujarnya.

Pengendara yang melanggar langsung ditindak.

“Kita minta mereka menganti knalpotnya dengan knalpot standar,” katanya.

Dia mengimbau kepada orangtua agar mengecek kendaraan anak-anaknya secara rutin agar tidak menggunakan knalpot brong. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Polisi Amankan 8 Motor Berknalpot Brong  pertama kali tampil pada Kepri.