batampos – Sepanjang perayaan Lebaran, lembaga pemasyarakatan (lapas) di Kepulauan Riau (Kepri) umumnya membuka kunjungan terbuka selama tiga hari, dimulai pada Hari Raya Idulfitri. Kebijakan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara warga binaan dengan keluarga dan kerabat mereka.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Kepri, Aris Munandar, menyampaikan bahwa kunjungan terbuka ini merupakan bagian dari upaya memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk bertemu langsung dengan orang-orang terdekat mereka.
“Hampir semua lapas dan rutan di Kepri membuka kunjungan terbuka. Alhamdulillah, semua berjalan dengan aman dan tertib,” ujarnya.
Pelaksanaan kunjungan terbuka ini berlangsung dengan pengawasan ketat dari petugas lapas dan rumah tahanan negara (rutan). Selain itu, aparat dari TNI dan Polri juga turut membantu menjaga keamanan dan ketertiban selama proses kunjungan berlangsung.
Meski kunjungan dibuka lebih leluasa, aturan pengamanan di lingkungan pemasyarakatan tetap diperketat. Barang bawaan pengunjung dibatasi, di mana hanya makanan dan minuman yang telah melalui pemeriksaan petugas yang diperbolehkan dibawa masuk. Barang-barang seperti ponsel dan benda lainnya tetap dilarang masuk ke dalam lapas.
Antusiasme masyarakat terhadap program kunjungan terbuka ini cukup tinggi. Di Lapas dan Rutan Kelas II Batam, misalnya, ribuan pengunjung memanfaatkan kesempatan ini untuk bertemu dengan anggota keluarga mereka yang sedang menjalani masa hukuman.
Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Batam, Fajar Teguh Wibowo, melaporkan bahwa jumlah pembesuk selama tiga hari kunjungan terbuka cukup ramai di Rutan Batam. Pada hari pertama, tercatat sebanyak 1.417 orang mengunjungi warga binaan. Sementara itu, pada hari kedua jumlah pengunjung mencapai 1.173 orang, dan pada hari ketiga sebanyak 1.242 orang datang untuk menjenguk keluarga mereka di dalam rutan.
Situasi di dalam lapas dan rutan selama kunjungan terbuka berlangsung tetap terkendali. Petugas memastikan tidak ada insiden yang mengganggu ketertiban, sehingga warga binaan dan keluarga mereka dapat memanfaatkan waktu pertemuan dengan baik. (*)
batampos – Penemuan mayat mengapung kembali menggemparkan perairan Batu Ampar, Batam. Kali ini, sesosok jasad pria ditemukan terapung di laut pada Kamis (3/4) pagi oleh kapal feri Queen Star 5, yang tengah berlayar menuju Singapura.
Jasad pria tersebut ditemukan mengenakan kaus merah dan celana bokser hitam. Kejadian itu sontak mengejutkan awak kapal dan penumpang. Nakhoda segera melaporkan temuan tersebut melalui sistem komunikasi Vessel Traffic Service (VTS) agar pihak berwenang segera menindaklanjuti.
Komandan Pos Basarnas Batam, Dedius, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Menurutnya, tim gabungan dari Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) langsung bergerak ke lokasi untuk proses evakuasi.
“Iya, benar. Tadi kami menerima laporan dari VTS kapal feri Queen Star 5. Mayat tersebut sudah dievakuasi oleh RIB KN Rantos,” ujar Dedius.
Penemuan mayat di perairan Batu Ampar bukanlah peristiwa baru. Sebulan sebelumnya, tepatnya pada 18 Maret, jasad seorang wanita juga ditemukan mengapung di perairan yang sama.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat dan pelaku pelayaran. Beberapa dugaan pun muncul, mulai dari kecelakaan laut, korban tindak kejahatan, hingga kemungkinan adanya pekerja migran ilegal yang mengalami musibah saat mencoba menyeberang ke negara tetangga.
Sejumlah pihak meminta peningkatan pengawasan di perairan Batam, terutama di jalur yang kerap dilewati kapal penumpang dan kargo internasional. Penguatan patroli laut dan koordinasi antarinstansi diharapkan dapat mengantisipasi insiden serupa di masa mendatang.
Hingga berita ini diturunkan, identitas mayat pria tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. (*)
batampos– Arus balik Lebaran 2025 diperkirakan akan membawa gelombang baru pencari kerja ke Kota Batam. Sebagai kota industri yang menjadi tujuan utama perantau, Batam kembali bersiap menghadapi persaingan tenaga kerja yang semakin ketat.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam, Rudi Sakyakirti, menyebut fenomena ini bukan hal baru dan sulit untuk dihindari. Setiap tahun, momen pasca-lebaran selalu menjadi titik masuk bagi pendatang yang ingin mengadu nasib di Batam.
“Untuk Pulau Sumatera, Batam jadi kota paling favorit. Hal itu karena Batam sebagai kota industri,” katanya, Kamis (3/4).
Selain statusnya sebagai kawasan industri, daya tarik Batam juga terletak pada Upah Minimum Kota (UMK) yang saat ini mencapai Rp5 juta. Angka ini lebih tinggi dibandingkan beberapa daerah lain di Indonesia, sehingga semakin banyak pencari kerja yang tertarik datang ke Batam.
Namun, Rudi menegaskan bahwa pendatang yang ingin bekerja di Batam harus memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri di kota tersebut. Tanpa keahlian, mereka akan kesulitan bersaing di pasar kerja yang sudah kompetitif.
“Keahlian ini jadi tantangan bagi pendatang. Kami tidak bisa melarang mobilisasi penduduk, tapi kami imbau agar yang datang sudah membekali diri dengan keterampilan sesuai dengan karakteristik industri di Batam,” katanya.
Fenomena meningkatnya jumlah pendatang di Batam bukan hanya terjadi karena faktor ekonomi, tetapi juga didukung oleh kemudahan akses transportasi. Selain memiliki jalur penerbangan, Batam juga terhubung dengan berbagai daerah melalui transportasi laut.
“Batam ini selain ada transportasi udara, juga ada transportasi laut. Ini faktor yang juga mendorong gelombang pendatang,” kata dia.
Pemerintah Kota (Pemko) Batam sendiri telah menjalin kesepakatan dengan perusahaan-perusahaan di Batam untuk memprioritaskan pencari kerja yang berasal dari Batam. Langkah ini kemungkinan dapat memberikan kesempatan lebih besar bagi warga lokal.
Namun, dengan meningkatnya jumlah pencari kerja dari luar daerah, persaingan di dunia kerja akan semakin ketat. Tanpa keterampilan yang memadai, para pendatang akan kesulitan mendapatkan pekerjaan.
“Persaingan akan semakin tinggi jika jumlah pencaker meningkat pasca-Lebaran. Kalau pendatang tidak punya keahlian, mereka akan kesulitan mendapatkan pekerjaan. Jadi saya imbau miliki keahlian sebelum memutuskan untuk datang ke Batam,” ujar Rudi. (*)
Kapolsek Balai Karimun, AKP Andri Yusri menunjukkan tersangka tindak pidana Curas berinisial Zr alias Ij (kaos merah). f. ist
batampos– Unit Reskrim Polsek Balai Karimun berhasil mengungkap pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) terhadap seorang pelajar atau anak di bawah umur. Kejadian ini terungkap setelah sehari peristiwa tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian.
”Tindak pidana Curas ini terjadi pada hari pertama raya pertama Idul Fitri 1446 Hijriah (31/3) pukul 16.00 WIB. Tempat kejadian perkara berawal di sekitar Masjid Baiturrahman, Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun. Saat itu, korban berinisial Rmd, 13, sedang berjalan dan tiba-tiba didatangi pelaku berinisial Zr alias Ij, 22 yang menggunakan sepeda motor. Pelaku langsung memegang tangan dan memerintahkan kepada korban untuk naik ke sepeda motornya,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Robby Topan Manusiwa melalui Kapolsek Balai Karimun, AKP Andri Yusri kepada Batam Pos, Kamis (3/4).
Setelah korban naik ke sepeda motor, lanjutnya, pelaku membawa korban ke parkiran SMA Negeri 1. Sesampainya di lokasi ini, pelaku menyatakan mau tukar uang. Korban yang percaya lantas mengeluarkan dompet. Saat korban mengeluarkan dompet, pelaku berusaha merampas, namun tidak berhasil. Bahkan, pelaku sempat bilang membawa pisau.
”Sempat terjadi tarik menarik dompet antara pelaku dengan korban. Korban yang mendengar pelaku membawa pisau tetap tak gentar dan mempertahankan dompetnya. Namun, upaya tersebut gagal dan akhirnya dompet berhasil dirampas pelaku. Korban sempat memukul dan menendang motor korban, namun korban tetap berhasil melarikan diri,” paparnya.
Dikatakannya, orng tua korban, RM Zahid akhirnya melaporkan kejadian ini pada Selasa (1/4) pukul 16.00 ke Mapolsek Balai Karimun. Antara korban dengan pelaku tidak saling kenal. Setelah laporan diterima, Unit Reskrim yang dipimpin Iptu Rizky langsung melakukan penyelidikan. Dan, akhirnya kurang dari 24 jam setelah menerima laporan dari orang tua korban pelaku berhasil ditangkap di Kalibaru, Kelurahan Sei Lakam Timur, Kecamatan Karimun berhasil ditangkap.
”Hasil Lidik yang dilakukan Unit Reskrim akhirnya pelaku Curas berinisial Zr alias Ij berhasil ditangkap tanpa perlawanan. Dengan bukti-bukti yang sudah kita miliki pelaku tidak bisa mengelak dan mengakui perbuatannya. Pelaku saat bersaksi menggunakan sepeda motor Honda dengan nomor polisi BP 2572 LK. Kemudian menggunakan baju lengan panjang warna abu-abu dan menggunakan helm,” terangnya.
Hasil dari pemeriksaan yang dilakukan, kata Kapolsek, diketahui pelaku merupakan residivis kasus pencurian beberapa waktu lalu. Dan saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Balai Karimun untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut. Motif pelaku melakukan tindak pidana Curas karena ekonomi. (*)
Suasana Bandara Hang Nadim Batam. F.Abdul Azis/Batam Pos
batampos – Pengelola Bandara Hang Nadim Batam memperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada 5, 6, dan 7 April 2025, dengan tanggal 6 April diprediksi menjadi hari tersibuk di Bandara Hang Nadim Batam.
“Sementara itu, puncak arus mudik sebelumnya terjadi pada 29 Maret 2025. Dengan pola pergerakan ini, kami memperkirakan bahwa puncak arus balik akan jatuh pada 6 April, dua hari sebelum aktivitas masyarakat kembali normal setelah libur panjang,” ujar Direktur PT BIB, Pikri Ilham Kurniansyah, Rabu (2/4).
Bandara Hang Nadim Batam telah mengoperasikan posko angkutan Lebaran sejak 21 Maret 2025 untuk memastikan kelancaran operasional selama periode mudik dan arus balik.
Meskipun demikian, pihak bandara tetap mengimbau calon penumpang untuk datang lebih awal guna mengantisipasi antrean di titik-titik pemeriksaan dan memastikan kelancaran perjalanan mereka selama periode arus balik ini.
Sementara itu, jumlah penumpang angkutan mudik Lebaran 2025 di Bandara Hang Nadim Batam mengalami penurunan sebesar 3,6 persen dibandingkan periode mudik tahun sebelumnya.
Berdasarkan data yang dirilis oleh PT Bandara Internasional Batam (BIB), tercatat sebanyak 152.590 penumpang yang bepergian melalui bandara ini selama periode 21 sampai 31 Maret 2025, lebih rendah dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 158.211 penumpang
Pikri Ilham Kurniansyah mengatakan dari total jumlah penumpang tahun ini, 65.222 orang tercatat sebagai penumpang kedatangan, sementara 87.368 orang merupakan penumpang yang berangkat dari Batam.
“Selain penurunan jumlah penumpang, jumlah penerbangan di Bandara Hang Nadim juga mengalami penurunan sebesar 7 persen dibandingkan tahun lalu,” kata Pikri. (*)
batampos – Banyak orang mendambakan pagi hari yang segar dan penuh energi. Ternyata, rahasianya terletak pada kebiasaan yang dilakukan pada malam hari. Orang yang bangun dengan perasaan segar biasanya memiliki rutinitas malam yang mendukung kualitas tidur mereka.
1. Membuat Daftar Tugas untuk Hari Berikutnya
Satu di antara kebiasaan penting adalah membuat daftar tugas untuk hari esok. Dengan merencanakan hari sebelumnya, pikiran menjadi lebih tenang dan terorganisir. Hal ini membantu mengurangi kecemasan dan memastikan tidur yang lebih nyenyak.
Menuliskan semua hal yang perlu diselesaikan juga membantu menghindari perasaan kewalahan di pagi hari. Anda akan bangun dengan pemahaman yang jelas tentang apa yang perlu dilakukan.
2. Membaca Buku Fisik
Membaca buku fisik sebelum tidur dapat membantu menenangkan pikiran. Aktivitas ini berbeda dengan menatap layar gadget yang justru bisa membuat otak tetap aktif. Membaca buku membantu mengalihkan perhatian dari stres dan kekhawatiran sehari-hari.
Pilihlah buku dengan genre yang ringan dan menyenangkan untuk dibaca sebelum tidur. Hindari buku yang terlalu berat atau memicu emosi yang kuat.
3. Melakukan Peregangan Ringan
Melakukan peregangan ringan sebelum tidur dapat membantu merelaksasi otot-otot yang tegang. Peregangan lembut membantu mengurangi ketegangan fisik dan mental setelah seharian beraktivitas. Ini juga dapat meningkatkan kualitas tidur secara keseluruhan.
Fokuslah pada peregangan yang lembut dan tidak membebani tubuh. Lakukan gerakan perlahan dan nikmati sensasi relaksasi yang ditimbulkan.
4. Menghindari Alkohol dan Kafein Sebelum Tidur
Konsumsi alkohol dan kafein sebelum tidur dapat mengganggu pola tidur. Alkohol memang bisa membuat cepat mengantuk, namun kualitas tidurnya cenderung buruk. Kafein adalah stimulan yang bisa membuat Anda sulit tidur.
Sebaiknya hindari minuman beralkohol dan berkafein beberapa jam sebelum waktu tidur. Pilihlah minuman yang menenangkan seperti teh herbal atau air hangat.
5. Mematikan Semua Perangkat Elektronik
Paparan cahaya biru dari layar perangkat elektronik dapat menghambat produksi hormon melatonin. Melatonin adalah hormon yang mengatur siklus tidur dan bangun tubuh. Mematikan perangkat elektronik minimal satu jam sebelum tidur sangat disarankan.
Cahaya biru dapat menipu otak dan membuatnya berpikir bahwa hari masih siang. Hal ini akan membuat Anda sulit untuk merasa mengantuk dan tidur nyenyak.
6. Menjaga Kamar Tidur Tetap Gelap, Tenang, dan Sejuk
Kondisi kamar tidur sangat memengaruhi kualitas tidur. Pastikan kamar tidur Anda gelap, tenang, dan memiliki suhu yang sejuk. Lingkungan yang nyaman akan membantu Anda tidur lebih lelap.
Gunakan penutup jendela yang tebal untuk menghalau cahaya dari luar. Pastikan tidak ada suara bising yang mengganggu dan atur suhu ruangan agar tetap nyaman.
7. Tidur dan Bangun di Waktu yang Sama Setiap Hari
Menciptakan jadwal tidur yang teratur sangat penting untuk menjaga ritme sirkadian tubuh. Ritme sirkadian adalah jam internal tubuh yang mengatur siklus tidur dan bangun. Tidur dan bangun di waktu yang sama setiap hari, bahkan di akhir pekan, akan membantu tubuh Anda terbiasa.
Konsistensi dalam jadwal tidur akan meningkatkan kualitas tidur dan membuat Anda merasa lebih segar di pagi hari. Dikutip dari geediting.com, kebiasaan ini membantu tubuh mengenali kapan waktunya untuk beristirahat.
Menerapkan kebiasaan-kebiasaan malam ini secara konsisten dapat memberikan dampak positif pada kualitas tidur Anda. Dengan tidur yang cukup dan berkualitas, Anda akan bangun di pagi hari dengan perasaan lebih segar, bugar, dan siap menghadapi hari. Cobalah terapkan satu di antara kebiasaan ini dan rasakan perbedaannya. (*)
Makyong, teater tradisional dari Kepri. (F.Traverse.id)
batampos – Kementerian Kebudayaan (Kemenkebud) kembali mengajukan tiga warisan budaya Indonesia untuk masuk dalam Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Kemanusiaan UNESCO (Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity). Kali ini, warisan budaya yang diajukan meliputi Teater Mak Yong, dan Jaranan: Seni Pertunjukan dan Ritual, serta Tempe.
Sebagai informasi, Teater Mak Yong diajukan sebagai ekstensi dari Mak Yong Malaysia. Kemudian, Jaranan: Seni Pertunjukan dan Ritual diusulan bersama dengan Suriname.
Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menyampaikan, proses panjang telah dilalui sebelum akhirnya ketiga warisan budaya takbenda Indonesia ini resmi diajukan. Dimulai dari dukungan komunitas budaya; hingga diikuti dengan penyusunan dokumen nominasi oleh komunitas, akademisi, dan pemerintah daerah yang difasilitasi Kemekebub. Proses ini mencakup kajian literatur, survei lapangan, wawancara, serta dokumentasi mendalam.
“Dengan tenggat waktu pengiriman naskah usulan hingga 31 Maret 2025, dokumen nominasi telah disusun sesuai persyaratan yang ditetapkan UNESCO dan siap untuk dievaluasi oleh badan evaluasi UNESCO,” ujarnya dikutip Rabu (2/4).
Menbud menegaskan komitmen Indonesia dalam menjaga WBTb. Selain meratifikasi Konvensi 2003 untuk menjaga WBTb, Indonesia juga secara aktif mendaftarkan warisan budaya Indonesia dari berbagai elemen tradisi budaya ke dalam daftar Intangible Cultural Heritage UNESCO.
“Kami percaya bahwa pengakuan internasional bukanlah tujuan akhir, tetapi cara untuk memastikan bahwa tradisi ini dilestarikan, dirayakan, dan diwariskan,” paparnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan alasan pengajuan ketiga jenis budaya tersebut ke UNESCO. Menurutnya, proses dan nilai budaya pembuatan tempe telah diwariskan oleh nenek moyang masyarakat Indonesia dan tetap lestari hingga saat ini. Bukti historis menunjukkan bahwa kata ‘tempe’ telah ditemukan dalam Serat Centhini, naskah sastra Jawa abad ke-19, yang menceritakan kehidupan masyarakat Jawa abad ke-16. Ini menandakan bahwa tempe telah dikonsumsi secara luas sejak berabad-abad lalu.
Pengajuan ini pun disebutnya sebagai langkah besar dalam mendukung tempe sebagai bagian dari identitas budaya nasional yang memiliki dampak luas.
“Tempe bukan sekadar makanan sehari-hari bagi masyarakat Indonesia, tetapi juga mencerminkan pengetahuan, budaya, dan teknologi pangan tradisional yang terus hidup dan berkembang,” jelasnya.
Masuknya Budaya Tempe dalam daftar Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO ini diyakini akan semakin memperkuat tempe sebagai warisan budaya yang harus dijaga, sekaligus mendorong kesadaran global akan nilai budaya, manfaat gizi dan kesehatan, serta keberlanjutannya.
Sementara, terkait Teater Mak Yong yang didaftarkan melalui mekanisme ekstensi budaya, diketahui merupakan seni pertunjukan tradisional masyarakat Melayu yang memadukan seni peran, musik, vokal, dan gerak tubuh. Mak Yong dari Malaysia telah masuk dalam daftar Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO pada tahun 2008. Seni pertunjukkan ini menyebar ke Indonesia, khususnya di wilayah Kepulauan Riau sejak awal abad ke-19.
Kendati begitu, Fadli Zon menekankan, bahwa nominasi ekstensi ini juga merupakan langkah penting dalam memperkuat kerja sama budaya antara Indonesia dan Malaysia. Nominasi melalui ekstensi budaya ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan menumbuhkan rasa saling menghargai antar berbagai bangsa yang memiliki budaya yang sama atau mirip dan menjalin kerja sama internasional.
“Mak Yong hidup dinamis juga di Indonesia, khususnya di Kepulauan Riau dan Sumatera. Dengan pengajuan ekstensi ini, Indonesia berkomitmen untuk turut serta dalam pelestarian Mak Yong dan berharap kerja sama dengan Malaysia akan semakin erat. Sehingga, upaya pelindungan dan pengembangan Mak Yong dapat terus berkelanjutan,” paparnya.
Sementara, untuk pengajuan Jaranan mencakup berbagai varian yang telah masuk sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia, seperti Jaran Kepang, Jaran Bodhag, Jaranan Pegon, Jaranan Tril, Jaranan Jur Ngasinan (Jawa Timur), Ebeg Banyumas, Jaranan Margowati Temanggung, Turonggo Seto Boyolali (Jawa Tengah), Jathilan, Jathilan Lancur (Daerah Istimewa Yogyakarta), dan Kuda Gipang (Kalimantan Selatan), serta didukung oleh komunitas kesenian lainnya yang tersebar di beberapa wilayah seperti Kuda Lumping.
Menbud menyampaikan, nominasi ini mencerminkan komitmen bersama terhadap ikatan sejarah dan hubungan antar masyarakat yang menghubungkan Indoneia dan Suriname.
“Memang menjaga warisan budaya takbenda tidak dapat dilakukan oleh satu negara saja, hal ini menuntut kolaborasi lintas batas yang bermakna dan efektif seperti yang tengah kita lakukan saat ini,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan, bahwa Indonesia juga akan mulai menjajaki peluang untuk nominasi bersama berikutnya mengingat kekayaan warisan sastra dan bahasa yang dimiliki bersama antara kedua negara, khususnya melalui diaspora Jawa. Ada pun potensi dalam berkolaborasi ini adalah aksara tradisional seperti aksara Jawa atau aksara Pegon.
Selain itu Pemerintah Indonesia juga turut mendukung Brunei Darussalam untuk ekstensi Pantun. Sebelumnya Pantun sudah masuk dalam Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda UNESCO tahun 2020. Indonesia bersama Malaysia merupakan negara yang mendaftarkan Pantun ke UNESCO pada waktu itu.(*)
Penyerang Ipswich Town, Liam Delap, masuk dalam daftar belanja Manchester United. (X/@IpswichTown)
batampos – Liam Delap akan manjadi salah satu saga transfer musim panas ini dan Manchester United merasa bahwa mereka berada dalam posisi yang baik untuk memenangkan perebutan tanda tangannya.
Delap yang kini bermain bersama Ipswich Town tampil sangat mengesankan selama musim yang sulit bagi klub berjuluk The Tractor Boys di Premier League, yang sepertinya akan terdegradasi.
Pemain berusia 22 tahun ini telah mencetak 10 gol dalam 28 pertandingan liga, sebuah hasil yang sangat baik mengingat Ipswich menghabiskan sebagian besar musim ini di zona degradasi.
Hal ini tentu saja cukup meyakinkan untuk menarik perhatian sejumlah klub top, dengan Manchester United, Chelsea, Liverpool, Newcastle dan mantan klubnya, Manchester City, yang semuanya diyakini sedang mempertimbangkan untuk mendapatkan pemain Timnas Inggris U-21 tersebut.
Delap terikat kontrak di Portman Road hingga 2029, namun Daily Mail melaporkan bahwa ia memiliki klausul pelepasan senilai GBP 40 juta, sementara Manchester City juga memiliki klausul pembelian kembali setelah menjualnya ke Ipswich dengan harga GBP 20 juta tahun lalu.
Pimpinan Ipswich, Mark Ashton, tidak mau mengungkapkan isi dari klausul pelepasan Delap, dan menyatakan bahwa klub berada dalam posisi yang sangat kuat dengan kesepakatannya.
“Yang bisa saya katakan adalah bahwa pada bulan Januari lalu ada ketertarikan pada sejumlah pemain kami dari sejumlah klub Premier League. Namun keputusan yang diambil oleh pihak klub adalah ‘Anda tidak perlu menjualnya,” ujar Ashton.
“Jadi, kami bukanlah klub yang mudah untuk dibeli, karena kami memiliki komitmen yang kuat. Jelas selalu ada titik waktu yang tepat ketika seorang pemain harus pindah. Itulah siklus kehidupan, siklus sepak bola. Namun kami sangat, sangat, sangat terlindungi dengan semua itu.”
Oleh karena itu, perebutan untuk mendapatkan sang penyerang akan menjadi hal yang sulit untuk dimenangkan, namun Manchester United merasa mereka memiliki kartu As di tangan mereka.
Jason Wilcox adalah direktur teknik di Old Trafford dan mengenal Delap dengan baik dari masa-masa mereka bersama di Manchester City.
Legenda Timnas Inggris itu sempat bergabung dengan akademi Manchester City sebagai pelatih pada tahun 2012 dan naik pangkat menjadi direktur akademi pada tahun 2017, sebelum akhirnya meninggalkan klub untuk menjadi direktur sepak bola Southampton pada tahun 2023.
Delap bergabung dengan Manchester City dari Derby County pada 2019 dan bekerja di bawah asuhan Wilcox di akademi sebelum dipinjamkan ke Stoke, Preston, dan Hull.
Tentunya, Setan Merah akan berharap kepada direktur teknik mereka untuk meyakinkan Delap bahwa masa depannya terletak di Old Trafford dan bukan di klub-klub lain yang tertarik untuk merekrutnya.
Jelas ada banyak klub papan atas yang tertarik pada Delap musim panas ini, namun setelah menikmati menjadi starter reguler bersama Ipswich, mungkin klub yang menawarkan waktu bermain yang paling mungkin menarik baginya.
Dengan 12 kali tampil bersama tim U-21 Inggris, Delap akan melihat sebuah tempat di skuat senior di Piala Dunia tahun depan sebagai sebuah target yang realistis.
Namun, peluangnya akan sangat berkurang jika dia pindah ke klub di mana dia akan lebih banyak duduk di bangku cadangan untuk musim 2025/26. (*)
batampos – Kedatangan Didit Hediprasetyo ke kediaman Megawati Soekarno Putri dinilai membuka jalan komunikasi Mega dengan Prabowo Subianto. PDIP dan Gerindra menilai pertemuan tersebut membawa suasana yang baik.
Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengatakan, pertemuan Didit dan ibunya dalam rangka silaturahmi lebaran. Megawati, menyampaikan salam kepada Prabowo melalui Didit.
“Semoga sehat selalu, dan semoga setelah lebaran suasana akan semakin baik dan semuanya berjalan dengan baik untuk bangsa dan negara,” ujarnya di kediaman Ketua MPR Ahmad Muzani, Rabu (2/4).
Terkait pertemuan Prabowo dengan Mega, Puan mengaku sedang dirumuskan. Dia berharap, bisa terlaksana secepatnya. “Jadi setelah lebaran ini setelah libur lebaran pasti ada pertemuan secepatnya,” jelasnya.
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menambahkan, kedatangan Didit ke Megawati sebagai tradisi baik. Hari lebaran, memang menjadi momentum yang bisa dimanfaatkan untuk menyambung persaudaraan, persahabatan, dan perkawanan.
“Sehingga semua orang berlomba untuk menjalin silaturahmi satu sama lain, apalagi terhadap pemimpin bangsa yang memberikan jasa begitu besar kepada bangsa ini,” jelasnya. Baginya, itu adalah simbol dari kedatangan Didit ke Mega.
Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menambahkan, pertemuan Prabowo dan Mega akan segera direalisasikan. Dia mengaku sudah berkomunikasi dengan Puan soal itu. “Tadi sudah sempat ngobrol sedikit sih sama mbak Puan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menilai, pertemuan antar elit di momen lebaran memberi nuansa yang baik untuk publik. “Saya rasa adem yah, semua para pemimpin kita kalau bisa terus menjalin hubungan yang baik,” jelasnya.
Dia berharap, situasi adem itu bisa memberikan energi positif untuk semuanya. Disinggung soal kans pertemuan Megawati dengan Prabowo atau SBY, AHY mengaku belum tahu.(*)
Wakapolda Kepri) Brigjen Pol. Anom Wibowo beserta jajaran pejabat utama Polda Kepri silaturahmi Halal Bihalal dengan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Acara ini berlangsung di Gedung Daerah Tanjung Pinang, Selasa (1/4).
batampos – Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Wakapolda Kepri) Brigjen Pol. Anom Wibowo beserta jajaran pejabat utama Polda Kepri melaksanakan kegiatan silaturahmi Halal Bihalal dengan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Acara ini berlangsung di Gedung Daerah Tanjung Pinang, Selasa (1/4), sebagai upaya mempererat sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, mengungkapkan momen Halal Bihalal ini menjadi ajang untuk memperkuat komunikasi serta kerja sama antara Polda Kepri dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.
“Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai pertemuan ini, mencerminkan komitmen kedua belah pihak dalam membangun hubungan yang harmonis untuk menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah,” ujar Pandra.
Selain menghadiri Halal Bihalal, Wakapolda Kepri dan rombongan juga mengunjungi Pulau Penyengat, sebuah situs bersejarah yang menjadi ikon budaya di Kepulauan Riau.
Dalam kunjungan ini, mereka meninjau berbagai peninggalan sejarah yang menjadi bagian dari identitas budaya Melayu.
Menurut Pandra, kunjungan ini bukan hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah, tetapi juga untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat setempat.
“Kami berharap kehadiran jajaran Polda Kepri di Pulau Penyengat dapat memberikan semangat dalam pelestarian nilai-nilai budaya dan sejarah daerah, sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat,” tambahnya.
Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya bersama antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
Diharapkan, hubungan yang erat ini dapat memberikan dampak positif terhadap berbagai aspek, termasuk dalam mendukung pembangunan daerah.
Polda Kepri dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama yang solid dalam berbagai bidang, terutama dalam hal keamanan, ketertiban, serta perlindungan masyarakat. (*)