Selasa, 2 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2107

Angka Kecelakaan Mudik Lebaran 2025 Turun

0
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

batampos – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengumumkan turunnya angka kecelakaan lalu lintas (lalin) dan jumlah korban meninggal selama arus mudik Lebaran 2025. Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi pun memberikan apresiasi tinggi kepada Polri atas penurunan signifikan kecelakaan lalin ini.

Sesuai data Korlantas Polri sejak operasi dimulai pada 23 Maret hingga 2 April 2025, jumlah kecelakaan turun dari 2.152 kasus menjadi 1.477 kasus, atau turun sebesar 31,37% dibanding 2024. Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan selama mudik juga berkurang drastis, dari 324 korban pada 2024 menjadi 223 korban pada 2025, yang berarti turun 32%.

Menhub Dudy menegaskan hal ini merupakan hasil sinergi yang baik dan kuat antara berbagai pihak terkait, terutama Polri khususnya Korlantas, pemerintah daerah, lintas-kementerian, dan berbagai pemangku kepentingan yang terlibat. Sinergi dan kolaborasi ini dilakukan secara aktif sejak awal tahun 2025 ini untuk menyiapkan proses mudik Lebaran lancar, aman, dan selamat.

“Alhamdulillah, kami mencatat penurunan signifikan dalam jumlah kecelakaan dan korban meninggal dunia selama periode arus mudik tahun ini. Ini hasil kerja keras bersama antara Kementerian Perhubungan, Kepolisian Republik Indonesia, pemerintah daerah, serta seluruh pihak terkait,” kata Menhub Dudy di sela inspeksi di jalan tol Jakarta-Cikampek, Rabu (2/4).

Baca Juga: Sebanyak 1,9 Juta Kendaraan yang Tinggalkan Jakarta Saat Arus Mudik Bakal Kembali di Arus Balik, Korlantas Lakukan Penebalan di Beberapa Titik

Menhub Dudy menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dalam memastikan kelancaran dan keselamatan arus mudik Lebaran, baik di jalur darat, laut, maupun udara. Kemenhub bersama Kepolisian dan pemerintah daerah, kata Menhub, menekankan pentingnya penerapan protokol keselamatan yang ketat, baik di jalan raya maupun di berbagai moda transportasi lainnya.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Inspektur Jenderal Polisi Agus Suryonugroho mengatakan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat 2025 terlihat dari data kecelakaan yang turun signifikan. Sejak operasi dimulai pada 23 Maret hingga 2 April 2025, kata Kakorlantas, jumlah kecelakaan turun dari 2.152 kasus menjadi 1.477 kasus, atau turun sebesar 31,37%.

“Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan selama mudik juga berkurang drastis, dari 324 korban pada 2024 menjadi 223 korban pada 2025, yang berarti turun 32%.” terangnya.

Kakorlantas menegaskan komitmennya untuk mengamankan arus balik Lebaran 2025. “Sejumlah strategi seperti pengalihan arus, sistem one way, dan contraflow, telah disiapkan untuk mengurai kepadatan lalu lintas,” ujarnya.

Menhub Dudy menambahkan kesadaran masyarakat yang tinggi dalam penggunaan sabuk pengaman dan helm, mematuhi aturan lalu lintas, memilih hari mudik yang fleksibel, mengecek kendaraan, hingga memanfaatkan transportasi umum turut berperan besar dalam tercapainya hasil ini.

Dia mengajak masyarakat untuk terus menjaga keselamatan dalam berlalu lintas, tidak hanya selama periode arus mudik dan balik Lebaran, tetapi juga di setiap perjalanan sehari-hari.

“Keamanan dan keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita terus jaga keselamatan kita dan orang lain di jalan raya dengan selalu mematuhi aturan dan menjaga kewaspadaan. Mari kita saling respek,” kata Menhub.

Dudy berharap hasil positif yang dicapai pada arus mudik Lebaran 2025 ini bisa menjadi motivasi untuk terus memperbaiki sistem transportasi dan keselamatan lalu lintas di masa yang akan datang.

“Apalagi, berbagai kebijakan seperti bekerja dari mana saja (WFA), mudik gratis, penurunan tarif tiket pesawat, diskon tarif tol, hingga rekayasa lalu lintas berdampak positif atas kelancaran mudik Lebaran 2025 ini,” jelasnya. (*)

Artikel Angka Kecelakaan Mudik Lebaran 2025 Turun pertama kali tampil pada News.

Silaturahmi Wakapolda Kepri kepada Gubernur Ansar Ahmad

0
Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Wakapolda Kepri) Brigjen Pol. Anom Wibowo (kananj) berbincang dengan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

batampos – Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Wakapolda Kepri) Brigjen Pol. Anom Wibowo beserta jajaran pejabat utama Polda Kepri menggelar silaturahmi Halal Bihalal dengan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Acara ini berlangsung di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (1/4), sebagai upaya mempererat sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas serta keamanan wilayah.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, mengungkapkan bahwa momen Halal Bihalal ini menjadi ajang untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antara Polda Kepri dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

“Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai pertemuan ini, mencerminkan komitmen kedua belah pihak dalam membangun hubungan yang harmonis guna menjaga keamanan serta mendukung pembangunan daerah,” ujar Pandra.

Selain menghadiri Halal Bihalal, Wakapolda Kepri dan rombongan juga mengunjungi Pulau Penyengat, sebuah situs bersejarah yang menjadi ikon budaya di Kepulauan Riau. Dalam kunjungan ini, mereka meninjau berbagai peninggalan sejarah yang menjadi bagian dari identitas budaya Melayu.

Menurut Pandra, kunjungan ini bukan hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah, tetapi juga bertujuan mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat setempat.

“Kami berharap kehadiran jajaran Polda Kepri di Pulau Penyengat dapat memberikan semangat dalam pelestarian nilai-nilai budaya dan sejarah daerah, sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat,” tambahnya.

Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya bersama kepolisian dan pemerintah daerah dalam mewujudkan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

Diharapkan, hubungan erat ini dapat memberikan dampak positif terhadap berbagai aspek, termasuk dalam mendukung pembangunan daerah. Polda Kepri dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama yang solid di berbagai bidang, terutama dalam keamanan, ketertiban, serta perlindungan masyarakat. (*)

 

Reporter: AZIS MAULANA

Artikel Silaturahmi Wakapolda Kepri kepada Gubernur Ansar Ahmad pertama kali tampil pada Kepri.

Antisipasi Lonjakan Penumpang, Dishub Lingga Akan Melakukan Penambahan Armada

0
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga, Hendri Efrizal didampingi Kepala Bidang Perhubungan Laut, Ardiansyah. F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Dalam upaya mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus balik pasca mudik Idul Fitri 1446 Hijriah Tahun 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lingga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak penyedia jasa pelayaran untuk melakukan penambahan armada kapal tujuan Batam maupun Tanjungpinang.

Hal ini dikarenakan jumlah penumpang yang akan berangkat tujuan Batam dan Tanjungpinang kian meningkat setelah H+ 2 Idul Fitri ini.

Kabid Perhubungan Laut Dishub Lingga, Ardiyansyah, mengatakan, bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Dabo Singkep serta menyurati seluruh operator kapal terkait penambahan armada.

BACA JUGA: Penumpang Kapal Tujuan Batam Padat

“Besok, akan ada penambahan satu kapal Oceana yang dijadwalkan akan beroperasi guna melayani penumpang dari Dabo Singkep. Kami telah memastikan kesiapan kapal tambahan agar arus balik berjalan lancar,” kata Ardiyansyah, Selasa (1/4)

Berdasarkan informasi terbaru dari operator kapal Group Oceana, kapal yang berangkat dari Tanjungpinang dan Batam pada sore ini atau besok subuh dalam kondisi kosong.

“Tentunya ini membuka peluang bagi penumpang dari Dabo Singkep untuk mendapatkan tambahan armada dalam arus balik Lebaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Lingga, Hendry Efrizal, menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan operator kapal, syahbandar, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan kesiapan menghadapi lonjakan penumpang.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Jika ada penumpang yang tidak terangkut, operator kapal akan menambah armada agar arus balik tetap terkendali,” jelasnya.

Dishub Lingga juga telah menyusun Schedule untuk antisipasi terhadap lonjakan penumpang, terutama pada tanggal 2, 4, 6, dan 8 April 2025 dengan kemungkinan penambahan kapal jika diperlukan.

“Selain itu, pengaturan parkir serta kesiapan pelabuhan telah dikoordinasikan bersama stakeholder terkait, termasuk Organda sebagai mitra Dishub dalam layanan transportasi,” ujarnya.

Dengan langkah ini, diharapkan arus balik lebaran dapat berjalan lancar dan nyaman bagi masyarakat yang kembali ke Batam maupun daerah tujuan lainnya.

Dishub Lingga mengimbau penumpang untuk tetap mengikuti arahan petugas serta memperhatikan jadwal keberangkatan guna menghindari kepadatan di pelabuhan. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Antisipasi Lonjakan Penumpang, Dishub Lingga Akan Melakukan Penambahan Armada pertama kali tampil pada Kepri.

Hingga 1 April, DJP Catat 12,34 Juta SPT Dilaporkan

0

 

Aktivitas wajib pajak melakukan lapor pajak pribadi dan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) di Gerai Pojok Pajak, ASHTA District 8, Jakarta. (Dery Ridwansah/JawaPos)

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, sampai dengan 1 April pukul 00.01 WIB, SPT Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) tahun pajak 2024 yang sudah disampaikan mencapai 12,34 juta SPT.

Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP Dwi Astuti menuturkan, angka tersebut terdiri atas 12 juta SPT Tahunan orang pribadi dan 338,2 ribu SPT Tahunan badan.

’’Penyampaian SPT Tahunan yang dilaporkan sebagian besar melalui sarana elektronik dengan rincian 10,56 juta SPT melalui e-filing, 1,33 juta SPT melalui e-form, dan 629 SPT melalui e-SPT. Sisanya sebanyak 446,23 ribu SPT disampaikan secara manual ke Kantor Pelayanan Pajak,’’ ujar Dwi di Jakarta, Rabu (2/4).

Dia mengimbau agar wajib pajak bisa segera melaporkan SPT Tahunan. Batas akhir pelaporan SPT Tahunan yakni pada 11 April 2025.

Seperti diketahui, batas akhir pembayaran PPh Pasal 29 dan penyampaian SPT Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi (WP OP) untuk Tahun Pajak 2024 pada 31 Maret bertepatan dengan libur nasional dan cuti bersama dalam rangka Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1947) dan Hari Idul Fitiri 1446 Hijriah yaitu sampai dengan 7 April. Kondisi libur nasional dan cuti bersama tersebut berpotensi menyebabkan terjadinya keterlambatan pembayaran PPh Pasal 29 dan pelaporan SPT Tahunan untuk Tahun Pajak 2024, mengingat jumlah hari kerja pada Maret menjadi lebih sedikit.

Untuk memberikan kemudahan bagi WP OP dalam menyampaikan SPT Tahunan, pemerintah telah menerbitkan Keputusan Direktur Jenderal Pajak (Kepdirjen Pajak) Nomor 79/PJ/2025 tentang Kebijakan Penghapusan Sanksi Administratif atas Keterlambatan Pembayaran Pajak Penghasilan pasal 29 yang Terutang dan/atau Penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Orang Pribadi untuk Tahun Pajak 2024 Sehubungan dengan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Dalam Rangka Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1947) dan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah 25 Maret 2025

Dwi menyebut, Kepdirjen Pajak ini memberikan relaksasi dengan menghapuskan sanksi administratif atas keterlambatan pembayaran PPh pasal 29 dan penyampaian SPT Tahunan PPh WP OP untuk Tahun Pajak 2024. Meskipun dilakukan setelah tanggal jatuh tempo, yaitu 31 Maret sampai paling lambat tanggal 11 April 2025.

Penghapusan sanksi administratif tersebut diberikan dengan tidak diterbitkan Surat Tagihan Pajak (STP).

’’DJP menetapkan target kepatuhan SPT Tahunan untuk penyampaian di tahun 2025 sebanyak 16,21 juta SPT Tahunan atau sekitar 81,92 persen dari total Wajib Pajak yang wajib melaporkan SPT,’’ tambah Dwi.

Dia juga menegaskan bahwa target kepatuhan SPT Tahunan tersebut bukan berlaku selama tiga bulan, melainkan berlaku selama satu tahun. (*) 

Sumber: JP Group

Artikel Hingga 1 April, DJP Catat 12,34 Juta SPT Dilaporkan pertama kali tampil pada News.

Arus Balik Penumpang Tujuan Batam Meningkat, Pelabuhan SBP Tambah Kapal

0
Ratusan calon penumpang di Pelabuhan SBP Tanjungpinang saat mengantre untuk menaiki kapal tujuan Batam, Rabu (2/4). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Arus balik libur lebaran Idul Fitri 2025 mulai terlihat di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Kepri. Jumlah penumpang mulai mengalami peningkatan sejak hari kedua lebaran.

Pantauan Batam Pos di Pelabuhan SBP, Rabu (2/4) ratusan calon penumpang terlihat menumpuk untuk memasuki kapal. Kebanyakan dari mereka hendak berlayar menuju Pelabuhan Punggur Kota Batam.

“Sudah mulai kelihatan peningkatan (arus balik penumpang) terlebih untuk tujuan Kota Batam,” kata Kepala KSOP Tanjungpinang, Dwi di Pelabuhan SBP Tanjungpinang.

BACA JUGA: Penumpang Kapal Tujuan Batam Padat

Untuk mengatasi padatnya penumpang di Pelabuhan SBP tersebut, operator kapal melakukan penambahan satu kapal tujuan Punggur, Batam. Dimana, kapal fery tersebut dipastikan dapat mengangkut lebih kurang 500 penumpang.

Adanya penambahan kapal tersebut, diharapkan mampu mengatasi penumpukan penumpang arus balik di Pelabuhan SBP. Sejauh ini, kata Dwi hanya kapal tujuan Kota Batam saja yang dilakukan penambahan.

“(Penambahan armada) baru tujuan Batam saja. Karena kita prediksi, sampai hari minggu tujuan Batam akan ramai. Untuk antar Pulau kita tidak begitu khawatir,” tambahnya.

Jumlah penumpang pada hari kedua lebaran mengalami peningkatan jika dibandingkan dari hari sebelumnya. Dimana, di hari tersebut terdapat 5.608 penumpang yang datang dan pergi dari Pelabuhan SBP Tanjungpinang.

Sementara itu, Humas PT Pelindo Tanjungpinang, Ril Fulltimer mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penambahan fasilitas, untuk menghadapi arus mudik dan arus balik di Pelabuhan SBP Tanjungpinang.

Fasilitas tambahan tersebut berupa kursi di ruang tunggu calon penumpang, tempat menyusui hingga ruang tunggu calon penumpang disabilitas.

“Kita juga menambahkan rambu di jalan menuju masuk dan keluar terminal. Dampaknya, penumpang domestik dan internasional mengalami peningkatan,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Arus Balik Penumpang Tujuan Batam Meningkat, Pelabuhan SBP Tambah Kapal pertama kali tampil pada Kepri.

Wamendagri Bima Arya: ASN Tak Boleh Telat Masuk usai Libur Lebaran

0
Wamendagri Bima Arya Sugiarto. (Humas Kemendagri).

batampos – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan, Aparatur Sipil Negara (ASN) harus disiplin kerja usai liburan Idulfitri 1446 Hijriah. Dia mengingatkan seluruh ASN agar segera kembali menyesuaikan ritme kerja usai libur panjang dan tetap memberikan pelayanan publik yang maksimal.

“Jangan sangka bahwa libur ini semua libur, enggak. Pemerintah itu punya sistem shift, jadi semuanya ada yang piket,” kata Bima kepada media usai menghadiri Open House di kediaman Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI) Ahmad Muzani, Jakarta, Rabu (2/4).

Bima mengungkapkan, kedisiplinan ASN usai libur Lebaran menjadi perhatian utama. Pada 8 April 2025, seluruh ASN baik di tingkat daerah maupun pusat akan menggelar halalbihalal, dan semuanya diwajibkan hadir tepat waktu.

Hari pertama kerja usai libur Lebaran juga harus dimulai dengan memastikan kesiapan pegawai dalam menjalankan tugasnya. “Hari pertama itu halalbihalal, jangan telatlah,” tambahnya.

Selain itu, ia juga menegaskan larangan penggunaan mobil dinas untuk mudik. Menurutnya, penggunaan mobil dinas untuk kepentingan pribadi berpotensi menimbulkan risiko dan kerugian negara. Selain itu, kendaraan dinas tetap dibutuhkan bagi pegawai yang bertugas selama libur Lebaran.

“Itu aturannya clear, kami memahami ada kepala daerah yang ingin me-reward stafnya, tapi ya tidak seperti itulah mekanismenya. Banyak cara untuk memberikan perhatian, tetapi tidak dengan fasilitas dinas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bima juga mengapresiasi kelancaran arus mudik tahun ini. Penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang memungkinkan pegawai untuk mudik secara bertahap telah membantu mengurangi kepadatan lalu lintas. Selain itu, koordinasi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam rekayasa lalu lintas kendaraan yang inovatif juga membantu memperlancar arus mudik.

“Teman-teman kepala daerah juga kerjanya bagus ya koordinasinya. Jadi kita apresiasi,” terangnya. (*)

Sumber:  JP Group

Artikel Wamendagri Bima Arya: ASN Tak Boleh Telat Masuk usai Libur Lebaran pertama kali tampil pada News.

Jumlah Penumpang Mudik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah Mencapai 5.664 Orang

0
Kondisi terkini pelabuhan jagoh, Kecamatan Singkep Barat Kabupaten Lingga, Rabu (2/4). F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Jumlah penumpang mudik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah Tahun 2025 yang datang ke Kabupaten Lingga hingga tangga 2 April 2025 sebanyak 5.664 orang dengan jumlah kapal yang masuk sebanyak 77 kapal. Hal ini disampaikan langsung oleh Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Dabo Singkep saat dikonfirmasi pihak Batampos pada Rabu (2/4).

Data tersebut berdasarkan hasil rekap oleh Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Dabo Singkep mulai dari tanggal 21 Maret hingga 2 April 2025.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Dabo Singkep, Mahyudin, mengatakan untuk jumlah pemudik yang paling banyak datang ke pelabuhan jagoh saat arus mudik lebaran pada tanggal 26 Maret 2025.

BACA JUGA: Posko Mudik Bersama BUMN 2025 di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Memiliki Fasilitas Lengkap

“Untuk jumlah penumpang yang datang ke pelabuhan jagoh saat arus mudik lebaran Idul Fitri kemarin terjadi pada tanggal 26 Maret 2025 dengan jumlah penumpang 607 orang yang tiba ke Pelabuhan Jagoh dari Batam dan Tanjungpinang,” ujar Mahyudin pada Rabu (2/4).

Selanjutnya Mahyudin menjelaskan, untuk jumlah penumpang yang berangkat dari pelabuhan Jagoh pasca Lebaran Idul Fitri 1446 hijriah tejadi pada tanggal 2 April 2025.

“Untuk jumlah penumpang pada arus balik pasca perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah di pelabuhan jagoh terjadi pada tanggal 2 April 2025 dengan banyak penumpang 353 orang,” ungkapnya.

Ketua Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Dabo Singkep menambahkan, adapun jumlah armada kapal yang tiba maupun yang berangkat di pelabuhan jagoh sebanyak 151

“Untuk jumlah armada kapal yang masuk ke pelabuhan jagoh dari Batam dan Tanjungpinang mulai dari tanggal 21 Maret hingga 2 April 2025 sebanyak 77 kapal dan jumlah yang berangkat dari pelabuhan jagoh menuju Batam dan Tanjungpinang sebanyak 74 kapal,” tambahnya. (*)

Reporter: Vatawari

 

 

Artikel Jumlah Penumpang Mudik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah Mencapai 5.664 Orang pertama kali tampil pada Kepri.

Banyak Warga Anambas Habiskan Libur Lebaran di Objek Wisata, Polisi Tingkatkan Pengamanan untuk Cegah Potensi Kriminal

0
Kasat Polairud Polres Anambas, Iptu Parlindungan Hasibuan memberikan himbauan kepada dua orang anak kecil yang sedang bersantai di Air Terjun Temburun. f.ihsan

batampos– Kepolisian Resor (Polres) Anambas meningkatkan pengamanan di sejumlah tempat wisata dan keramaian.

Langkah ini diambil guna memastikan keamanan dan kenyamanan warga serta wisatawan yang menghabiskan waktu libur di Kabupaten Anambas.

Kapolres Anambas melalui Kasat Polairud, Iptu Parlindungan Hasibuan menjelaskan, dalam perayaan Idul Fitri, kepolisian terus meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah potensi tindak kriminal dan mengantisipasi lonjakan pengunjung di berbagai lokasi objek wisata.

BACA JUGA: Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam Siap Penuhi Kebutuhan Industri dan Pariwisata di Bintan

Parlindungan menegaskan bahwa fokus pengamanan pada momentum libur Lebaran ini ada pada objek wisata pantai Pasir Manang, pantai Temawan dan Air Terjun Temburun.

Patroli dilakukan dengan dua metode, yaitu pengamanan statis di lokasi-lokasi wisata yang ramai pengunjung serta pengamanan keliling untuk memantau situasi di berbagai titik rawan gangguan keamanan.

Selain patroli, ia menempatkan sejumlah personel untuk melakukan pengamanan lokasi agar situasi objek wisata tetap aman tanpa gangguan.

“Kita ketahui bersama bahwa selama libur hari raya, tempat wisata menjadi tujuan utama masyarakat. Untuk itu, kami menyiagakan personel guna menjaga keamanan dan melakukan patroli secara berkala,” ujar Parlindungan.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan segera melaporkan apabila menemukan hal yang mencurigakan.

Wisatawan yang berkunjung mengapresiasi kehadiran petugas kepolisian dalam patroli yang dilakukan. Mereka merasa lebih aman dan nyaman berkat pengawasan langsung dari aparat kepolisian yang memastikan situasi tetap kondusif.

Salah satu wisatawan, Noven Simanjuntak asal Medan, mengungkapkan rasa tenangnya saat berlibur bersama keluarga.

“Patroli seperti ini sangat baik karena membuat kami merasa lebih aman. Apalagi, tempat wisata ini berada di kawasan perairan, jadi kehadiran petugas memberikan rasa tenang bagi kami,” ujarnya.

Senada dengan Noven, wisatawan asal Tanjungpinang, Kartika Manalu, berharap kegiatan patroli dapat dilakukan secara rutin, terutama saat musim liburan.

“Kami sangat mengapresiasi upaya kepolisian dalam menjaga keamanan wisatawan. Semoga patroli seperti ini terus berlanjut agar wisata di Anambas semakin nyaman dan aman,” katanya. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Banyak Warga Anambas Habiskan Libur Lebaran di Objek Wisata, Polisi Tingkatkan Pengamanan untuk Cegah Potensi Kriminal pertama kali tampil pada Kepri.

Jumlah Pemudik Lewat Hang Nadim Tercatat 152.590 Penumpang

0
Arus mudik penumpang menjelang lebaran mulai tetlihat ramai di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (21/3). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos-Jumlah penumpang angkutan mudik Lebaran 2025 di Bandara Hang Nadim Batam mengalami penurunan sebesar 3,6 persen dibandingkan periode mudik tahun sebelumnya.

Berdasarkan data yang dirilis oleh PT Bandara Internasional Batam (BIB), tercatat sebanyak 152.590 penumpang yang bepergian melalui bandara ini selama periode 21 sampai 31 Maret 2025, lebih rendah dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 158.211 penumpang

Direktur PT BIB, Pikri Ilham Kurniansyah, mengatakan dari total jumlah penumpang tahun ini, 65.222 orang tercatat sebagai penumpang kedatangan, sementara 87.368 orang merupakan penumpang yang berangkat dari Batam.

BACA JUGA: Polsek Sagulung Sediakan Parkir Gratis untuk Pemudik

“Selain penurunan jumlah penumpang, jumlah penerbangan di Bandara Hang Nadim juga mengalami penurunan sebesar 7 persen dibandingkan tahun lalu,” kata Pikri ,Rabu (2/4).

Tahun ini, tercatat ada 1.121 penerbangan, termasuk 77 penerbangan ekstra, sedangkan pada periode yang sama di tahun sebelumnya terdapat 1.212 penerbangan.

Pikri Ilham Kurniansyah memperkirakan bahwa puncak arus balik akan terjadi pada 5, 6, dan 7 April 2025, dengan tanggal 6 April diprediksi menjadi hari tersibuk di Bandara Hang Nadim Batam.

“Sementara itu, puncak arus mudik sebelumnya terjadi pada 29 Maret 2025. Dengan pola pergerakan ini, kami memperkirakan bahwa puncak arus balik akan jatuh pada 6 April, dua hari sebelum aktivitas masyarakat kembali normal setelah libur panjang,” ujar Pikri.

Bandara Hang Nadim Batam telah mengoperasikan posko angkutan Lebaran sejak 21 Maret 2025 untuk memastikan kelancaran operasional selama periode mudik dan arus balik.

Meskipun demikian, pihak bandara tetap mengimbau calon penumpang untuk datang lebih awal guna mengantisipasi antrean di titik-titik pemeriksaan dan memastikan kelancaran perjalanan mereka selama periode arus balik ini. (*)

Reporter: Azis

Artikel Jumlah Pemudik Lewat Hang Nadim Tercatat 152.590 Penumpang pertama kali tampil pada Metropolis.

Penumpang Kapal Tujuan Batam Padat

0
Antrian pembelian tiket penumpang tujuan ke Batam di Pelabuhan Domestik
Tanjungbalai Karimun. f.sandi

batampos– Kondisi di Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun di H+3 Hari Raya Idul Fitri 1446, Rabu (2/4) sudah dipadati penumpang yang akan berangkat meninggalkan Karimun. Khususnya, untuk tujuan ke Batam, kepadatan penumpang terlihat loket penjualan tiket tujuan Harbour bay, Batam.

”Memang, sejak pagi kapal Oceanna tujuan Harbour Bay penuh. Khususnya, untuk keberangkatan mulai pukul 09.00 WIB. Dan, saat ini (Rabu, red) untuk keberangkatan pukul 11.00 WIB juga sudah penuh. Jadi, penumpang yang tidak dapat tiket keberangkatan pukul 11.00 WIB sudah pesan untuk keberangkatan pukul 13.00 WIB,” ujar Agen Pelayaran Kapal Oceanna, Feri Azwil kepada Batam Pos.

Sementara itu, Kepala Pos Syahbandar Pelabuhan Sri Tanjung Gelam, Safaruddin yang
dikonfirmasi secara terpisah menyebutkan, untuk hari ini (Rabu) keberangkatan penumpang tidak lagi terlihat padat. ”Sebaliknya, kedatangan penumpang yang terlihat padat. Khususnya, penumpang yang berasal dari Buru dan Selat Beliah, Kundur Barat,” jelasnya.

BACA JUGA: Sempat Buang Sabu ke Laut, Penumpang Kapal Pelni Ditangkap Aparat di Tambelan

Tapi, lanjutnya, untuk keberangkatan penumpang melalui Pelabuhan Selat Gelam itu padatnya pada H+2 atau Selasa (2/4). Karena, pada hari itu agen kapal yang beroperasi hanya ada dua. Sehingga, terjadi penumpukan penumpang. Sedangkan, untuk hari pada H+3 saat ini semua agen pelayaran sudah beroperasi.

”Secara umum, kedatangan dan keberangkatan penumpang melalui Pelabuhan Sri Tanjung Gelam berjalan lancar. Untuk puncak arus balik melalui pelabuhan kemungkinan akan terjadi pada Sabtu (5/4) dan Minggu (6/4). Kami menghimbau kepada para penumpang yang akan berangkat agar datang lebih awal ke pelabuhan,” papar Safaruddin. (*)

Reporter: Sandi

Artikel Penumpang Kapal Tujuan Batam Padat pertama kali tampil pada Kepri.