Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 2107

Menhub: Izin Operasi Maskapai Fly Jaya Sedang Diproses

0

batampos – Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, mengungkapkan pihaknya sedang memproses izin operasi maskapai penerbangan baru Fly Jaya.
”Sedang kami proses (izin operasi) Fly Jaya,” ujar Dudy, di Jakarta, Kamis (23/1) dikutip dari Antara.

Kementerian Perhubungan mengusahakan agar izin operasi Fly Jaya dapat terbit sebelum Lebaran, agar maskapai baru tersebut dapat berpartisipasi dalam arus mudik Lebaran tahun 2025 ini.

”Kami usahakan sebelum Lebaran, supaya dia juga bisa berpartisipasi dalam kegiatan arus mudik,” kata Dudy.

Dia juga menambahkan, Kementerian Perhubungan akan selalu membantu kepada setiap maskapai penerbangan baru yang mau berpartisipasi dalam angkutan.

”Kami akan selalu membantu kepada setiap maskapai penerbangan baru yang mau berpartisipasi dalam angkutan,” katanya.

Sebagai informasi, Fly Jaya merupakan maskapai pelayanan penerbangan domestik atau jarak pendek bagi masyarakat Indonesia.

Pada awal operasi, maskapai Fly Jaya akan melayani rute Yogyakarta, Bandung hingga Balikpapan dengan keberangkatan dari Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Saat ini Fly Jaya sedang memproses penerbitan Air Operator Certificate (AOC) atau izin wajib untuk beroperasi di wilayah udara Indonesia. Diharapkan maskapai ini dapat memulai penerbangannya pada pertengahan 2025.

Fly Jaya berkomitmen menjadi maskapai perjalanan udara yang menjangkau hingga daerah terpencil atau kurang terlayani, sehingga masyarakat dapat melakukan rute perjalanan penerbangan ke seluruh wilayah Indonesia dengan mudah.

Salah satu keunggulan Fly Jaya, yakni penggunaan armada pesawat yang modern berjenis ATR 72-500. Pesawat tersebut termasuk generasi ATR 72 bermesin twin-turboprop, khusus armada perjalanan regional jarak pendek.

Selain itu, Pesawat ATR 72-500 memiliki desain armada yang ergonomis serta efisiensi bahan bakar yang hemat energi dan ramah lingkungan. (*)

 

Artikel Menhub: Izin Operasi Maskapai Fly Jaya Sedang Diproses pertama kali tampil pada News.

Terjaring Razia di Bundaran Km 16 Toapaya, Bintan, Pengendara Langsung Diminta Ganti Knalpot

0
Petugas menegur pengendara yang tidak menggunakan helm saat terjaring razia di bundaran Km 16 Toapaya, Bintan pada Kamis (23/1/2025) sore. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Petugas dari Polres Bintan melaksanakan razia di bundaran Kilometer (Km) 16 Toapaya, Bintan pada Kamis (23/1/2025) sore.

Pantauan di lokasi, petugas menyetop sejumlah pengendara sepeda motor dari arah Tanjungpinang menuju arah Tanjunguban itu karena tidak menggunakan helm.

Petugas kemudian menegur pengendara yang terjaring razia agar ke depan menggunakan helm yang sesuai standar.

Sejumlah pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot brong atau tidak sesuai standar pun dihentikan petugas.

BACA JUGA: Pasangan Remaja Diamankan dari Hotel saat Polisi Razia 

Tidak hanya ditegur, mereka diminta langsung mengganti knalpot brongnya.

Seorang pengendara sepeda motor yang terjaring razia karena menggunakan knalpot brong, Rio mengatakan, langsung mengganti knalpotnya.

“Langsung diminta ganti,” ujarnya.

Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Firuddin mengatakan, razia yang digelar merupakan kegiatan rutin.

Dari razia tersebut, dia mengatakan, pihaknya menemukan sejumlah pelanggaran diantaranya pengendara yang tidak menggunakan helm, pengendara yang menggunakan knalpot brong dan pelanggaran lainnya.

“Yang pakai knalpot brong, langsung kita minta ganti,” katanya.

Dia mengharapkan kepada pengendara taat dalam berkendara sehingga dapat menekan angka pelanggaran lalu lintas di Bintan. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Terjaring Razia di Bundaran Km 16 Toapaya, Bintan, Pengendara Langsung Diminta Ganti Knalpot pertama kali tampil pada Kepri.

PLN Segera Tertibkan Sambungan Listrik Tak Sesuai Ketentuan

0
Wakil Wali Kota Batam sekaligus wali kota terpilih, Amsakar Achmad, bersama wakil wali kota Batam terpilih, Li Claudia Chandra saat bertemu jajaran direksi dan komisaris PT PLN Batam, Kamis (5/12), di Kantor PT PLN Batam, di Batam Center.

batampos– Pihak PLN Batam wilayah kerja Batuaji akan menertibkan listrik di sejumlah bangunan non permanen atau kios di pinggir jalan yang listriknya disambung secara ilegal dari perumahan warga. Apalagi ada sambungan yang jaraknya puluhan meter dari rumah ke kios liar di pinggir jalan.

“Itu memang berbahaya. Dan akan segera kami tertibkan,” kata Dinar, Manajer PLN Cabang Batuaji.

Warga sekitar memang mengaku heran, ada sejumlah kios liar di sana, yang aliran listriknya disambung dari perumahan di sekitar, yang jaraknya lumayan jauh.

BACA JUGA: PLN Batam Tekankan Komitmen Zero Harm Zero Loss

“Itu sangat berbahaya. Karena disambungkan ke perumahan yang lumayan jauh. Bahkan ada puluhan meter itu,” ujar Anto, seorang warga sekitar.

Dari pantauan Batam Pos memang saat ini banyak kios-kios di pinggir jalan besar yang sambungan listriknya terkesan asal-asal. Disambungkan dari rumah dengan kabel yang panjangnya puluhan meter. Bahkan kabel itu melewati dan digantung di sekitar pohon dan ada juga yang ditanam yang tentunya sangat berbahaya. (*)

Artikel PLN Segera Tertibkan Sambungan Listrik Tak Sesuai Ketentuan pertama kali tampil pada Metropolis.

Momen Final The Daddies di Istora Senayan dan Resmi Pensiun

0
Pasangan ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menyapa para supporter usai pertandingan pada babak 16 besar Daihatsu Indonesia Masters 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Perjuangan Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan sebagai pasangan ganda putra andalan Indonesia usai sudah, Kamis (23/1). Keduanya resmi pensiun sebagai pasangan berjuluk The Daddies di lapangan usai tersingkir di babak kedua Indonesia Masters 2025.

Hendra/Ahsan mengakhiri perjalanan panjang mereka setelah takluk di tangan pasangan Malaysia, Junaidi Arif/Yap Roy King. Bermain dalam kondisi yang tidak prima, The Daddies harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 13-21 dan 14-21.

Tidak ada kecewa dan duka yang terlihat di wajah Hendra maupun Ahsan usai wasit menyatakan mereka tumbang. Sebaliknya, mimik wajah yang begitu lega dan penuh haru langsung mewarnai wajah kedua pemain peraih medali emas Asian Games Incheon 2014 itu.

Hendra langsung melambaikan tangannya ke arah para penonton yang memadati Istora Senayan, sementara Ahsan langsung bersimpuh dan bersujud sebagai tanda syukurnya kepada Sang Maha Kuasa. Pemandangan itu disambut gegap gempita penonton yang mengharu biru.

“Akhirnya ini yang terakhir beneran kali ini,” kata Hendra usai laga kepada awak media.

“Buat saya sendiri lebih lega karena dari dulu tiap kali main saya harus fokus dan lain-lain. Tapi hari ini dan kemarin saya merasa lebih enjoy,” kata ayah tiga anak itu.

Meski lega akhirnya sudah bisa menyudahi kariernya sebagai atlet, Hendra tak memungkiri ada rasa masygul dalam hatinya. Bagaimanapun, bulu tangkis adalah olahraga yang membuat dirinya mendunia.

“Kalau dibilang sedih ya sedih, karena besok-besok saya tidak bisa merasakan atmosfer Istora lagi. Kami juga mengucapkan terima kasih tadi sudah memberikan standing applause,” kata Hendra tanpa berusaha menyembunyikan rasa harunya.

Sebelum meninggalkan lapangan, Hendra dan Ahsan menyempatkan diri untuk memberikan kenang-kenangan kepada penggemar mereka yang beruntung. Keduanya memberikan handuk, raket dan kaos.

“Tadi kasih raket sama handuk, tapi tadi baru inget masih basah sama keringet saya, tapi udah terlanjur (diberikan ke penonton), agak anyep-anyep dikit,” kelakar Ahsan dengan mata yang sembap.

“Memang mau kasih kenang-kenangan buat yang sudah mendukung. Itu reflek juga. Tadi itu raket ada yang putus (dikasih ke penonton),” ujarnya.

Berpasangan selama kurang lebih 12 tahun, The Daddies sudah memberikan banyak gelar untuk Indonesia. Di antaranya adalah medali emas Asian Games Incheon 2014; tiga gelar Juara Dunia pada 2013, 2015 dan 2019; Piala Thomas pada 2020 dan dua gelar All England pada tahun 2014 dan 2019. (*)

Artikel Momen Final The Daddies di Istora Senayan dan Resmi Pensiun pertama kali tampil pada Olahraga.

Jalan Rusak dan Sampah Meluber di Kawasan Pelabuhan Sagulung Bikin Pengendara Resah

0
Jalan rusak dan sampah yang menumpuk di sepanjang jalan menuju Pelabuhan Sagulung. F.Eusebius Sara

batampos – Jalan menuju Pelabuhan Sagulung semakin tak nyaman dilalui. Kondisinya rusak parah dengan lubang-lubang besar yang tersebar di sepanjang ruas jalan. Tak hanya itu, sampah juga meluber hingga mengganggu para pengguna jalan.

Pengendara yang melintas di kawasan ini harus ekstra hati-hati karena risiko kecelakaan yang meningkat. Kerusakan jalan ini tidak hanya menghambat kelancaran lalu lintas tetapi juga sering memicu ketegangan antar pengendara.

Sumarni, seorang warga Pokok Jengkol, menyebut bahwa cekcok antar pengguna jalan kerap terjadi saat mereka berebut menghindari lubang di jalan. “Kadang karena sama-sama mau menghindari lubang, mereka saling serobot dan berakhir cekcok. Ini sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan jalan mulai terasa dari simpang Polsek Batuaji hingga Pelabuhan Sagulung. Hampir tidak ada ruas jalan yang mulus di kawasan ini. Aspal yang terkelupas dan lubang-lubang besar menjadi pemandangan sehari-hari bagi pengendara. Tak hanya itu, simpang menuju kawasan industri di sepanjang jalan ini pun berada dalam kondisi yang memprihatinkan.

Baca Juga: Tumpukan Sampah di Tanjungriau Picu Kekhawatiran Warga dan Gangguan Lalu Lintas

Keadaan diperburuk dengan tumpukan sampah yang berserakan di sepanjang jalan. Aroma tak sedap dari sampah yang tidak diangkut menambah ketidaknyamanan para pengguna jalan. Beberapa warga mengeluhkan bahwa sampah-sampah ini sudah lama menumpuk tanpa adanya upaya penanganan dari pihak terkait.

Thomas, tokoh masyarakat Sungai Aleng, Sagulung, mengungkapkan bahwa janji Wali Kota untuk memperbaiki dan melebarkan jalan di tahun 2025 harus segera direalisasikan. “Pak wali kota sendiri sebelumnya janji mau lebarkan jalan tahun ini. Mohon ini segera dilakukan, karena kondisi jalan ini sudah sangat darurat,” harap Thomas.

Thomas juga menambahkan bahwa kondisi jalan yang buruk tidak hanya menghambat aktivitas sehari-hari warga tetapi juga berdampak pada sektor ekonomi. “Pengiriman barang dari dan ke kawasan industri jadi terlambat. Biaya logistik juga meningkat karena kendaraan sering rusak akibat jalan berlubang,” jelasnya.

Warga Pokok Jengkol lainnya, Andi, juga menyuarakan keluhannya terkait masalah ini. Ia mengatakan, kondisi jalan yang rusak mengharuskan pengendara untuk bergerak sangat pelan, sehingga waktu perjalanan menjadi lebih lama.

Kondisi semakin parah ketika hujan turun, karena lubang-lubang di jalan tergenang air dan tidak terlihat. Hal ini semakin meningkatkan risiko kecelakaan. Beberapa pengendara sepeda motor bahkan mengalami kecelakaan karena tidak bisa menghindari genangan yang ternyata adalah lubang dalam.

Baca Juga: DPRD Batam Minta Kebijakan PPDB Lebih Fleksibel, Ketimpangan Penduduk Jadi Tantangan

Masyarakat berharap Pemko Batam segera mengambil tindakan nyata untuk memperbaiki jalan ini. Selain memperbaiki aspal yang rusak, warga juga meminta agar sampah di sepanjang jalan segera dibersihkan secara rutin.

“Kalau sampah ini dibiarkan, baunya semakin menyengat, dan ini merugikan kami sebagai pengguna jalan,” ungkap Jhoni, warga lainnya.

Kerusakan jalan di kawasan Pelabuhan Sagulung ini menjadi masalah yang mendesak untuk segera ditangani. Pemerintah daerah diharapkan tidak hanya menepati janji untuk melebarkan jalan tetapi juga melakukan perawatan jalan secara berkala agar kasus seperti ini tidak terulang di masa depan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Jalan Rusak dan Sampah Meluber di Kawasan Pelabuhan Sagulung Bikin Pengendara Resah pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemerintah Hemat APBN Rp 306,69 Triliun, Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi Gratis

0
Sejumlah siswa saat pelaksanaan program makan bergizi gratis (PMB) di SDN Lengkong Wetan 01, Tangerang Selatan, Banten, Senin (06/01/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan Pemerintah membuka opsi efisiensi atau penghematan belanja APBN 2025 sebesar Rp 306,69 triliun. Hasil penghematan itu akan dialokasikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Upaya penghematan anggaran yang mencapai ratusan triliun rupiah itu dilakukan usai menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Penghematan Anggaran Pemerintah.

“Sebagaimana yang sudara-sudara ketahui, ini alhamdullilah MBG sudah berjalan. Namun presiden merasa agar bisa juga sesegera mungkin itu bisa penerima manfaatnya lebih banyak dan merata lagi,” kata Prasetyo di Jakarta, Kamis (23/1).

“Tentu ada konsekuensi, mungkin butuh penambahan biaya. Sehingga dari hasil penghematan kemarin kita lakukan ada kemungkinan juga diprioritaskan untuk program MBG,” sambungnya.

Prasetyo mengamini bahwa penghematan anggaran itu dilakukan agar kementerian dan lembaga bisa lebih selektif dalam menggelar kegiatan yang lebih bermanfaat.

“Jadi ya memang pada akhirnya akan jadi penyesuaian di kementerian dan lembaga gitu sebagai sebuah konsekuensi,” tegasnya.

Politikus Partai Gerindra itu memastikan bahwa tidak ada kementerian/lembaga yang protes akibat kebijakan dari efisiensi anggaran tersebut.

“Nggak ada yang kurang berkenan. Ini kan sebagai sebuah semangat kebersamaan gitu ya, yang disampaikan Presiden kemarin (di rapat kabinet) seperti seminar, studi banding, kunjungan kerja itu sebisa mungkin dikurangi. Kemudian perjalanan dinas sekian puluh triliun kalau kita bisa menghemat kan bisa dipakai sesuatu yang produktif,” pungkasnya. (*)

Artikel Pemerintah Hemat APBN Rp 306,69 Triliun, Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi Gratis pertama kali tampil pada News.

Hasil Evaluasi Pemilu 2024: Bawaslu Kepri Tangani 44 Laporan Dugaan Pelanggaran

0
Ketua Bawaslu Kepulauan Riau, Zulhadril.

batampos – Ketua Bawaslu Kepulauan Riau, Zulhadril, mengungkapkan hasil evaluasi pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak di Kepri dalam rapat bersama stakeholder yang digelar, Kamis (23/1). Rapat ini membahas sejumlah isu strategis, termasuk tingkat partisipasi pemilih, serta kendala dan tantangan yang dihadapi selama penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut.

Menurut Zulhadril, partisipasi pemilih menjadi salah satu perhatian utama karena memilih adalah hak, bukan kewajiban.

“Kesadaran untuk menggunakan hak pilih harus ditingkatkan. Ini bukan hanya soal keuntungan finansial, tetapi juga terkait penguatan nasionalisme,” jelasnya.

Zulhadril menambahkan bahwa pemahaman politik dan diskusi bersama antar elemen masyarakat diperlukan untuk mendorong partisipasi yang lebih baik.

Baca Juga: DPRD Batam Minta Kebijakan PPDB Lebih Fleksibel, Ketimpangan Penduduk Jadi Tantangan

Salah satu kelompok yang disoroti adalah pelajar dan mahasiswa dari luar daerah yang tidak menggunakan hak pilihnya.

Zulhadril menyebutkan bahwa ada berbagai faktor yang memengaruhi, seperti waktu pelaksanaan yang dinilai terlalu singkat, format baru pemilu serentak yang pertama kali diterapkan, hingga kejenuhan politik akibat pilpres dan pileg yang digelar dalam waktu berdekatan.

Selain itu, rendahnya daya tarik calon kandidat juga menjadi salah satu alasan masyarakat enggan berpartisipasi.

Dalam Pemilu 2024, Bawaslu Kepulauan Riau bersama jajaran Bawaslu kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Riau telah menangani 7 temuan dugaan pelanggaran dan menerima 44 laporan, di mana 25 laporan diregistrasi dan 19 lainnya tidak diregistrasi.

Dugaan pelanggaran yang ditangani meliputi 18 kasus dugaan tindak pidana pemilu, 16 kasus dugaan pelanggaran netralitas ASN, dan 2 kasus dugaan pelanggaran administratif.

“Semua data ini kami sampaikan ke publik sebagai bentuk transparansi,” ujar Zulhadril.

Baca Juga: Kasus Penganiayaan Balita di Sagulung, Ini Kata Ayah Korban

Saat ini, terdapat tiga daerah di Kepri, yakni Kota Batam, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Lingga, yang masih dalam proses sengketa hasil pemilu (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK). Zulhadril menuturkan bahwa Bawaslu Kepri terus mendampingi proses ini.

“Kami baru saja memberikan keterangan di MK terkait gugatan tersebut. Alhamdulillah, kami telah menjalankan kewenangan kami dengan baik, dan kini tinggal menunggu putusan,” tuturnya.

Bawaslu Provinsi Kepri menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi dan mengawal proses hukum yang berjalan hingga tuntas.

“Kami berharap proses ini berjalan lancar, sehingga hasil pemilu dapat diterima semua pihak dengan baik dan demokrasi di Kepri semakin kuat,” kata Zulhadril. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Hasil Evaluasi Pemilu 2024: Bawaslu Kepri Tangani 44 Laporan Dugaan Pelanggaran pertama kali tampil pada Metropolis.

6 Wakil Tuan Rumah Lolos ke Perempat Final Indonesia Masters 2025, Ini Jadwal Pertandingannya

0
Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji/Amallia Cahaya bertanding melawan wakil Polandia, Paulina Hankiewicz/Korenlia Marczak pada babak 16 besar Daihatsu Indonesia Masters 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Babak 16 besar Indonesia Masters 2025 telah usai pada Kamis (23/1) malam, menghasilkan enam wakil Indonesia yang melaju ke perempat final. Meski perjuangan para pemain tuan rumah tidak mudah, mereka tetap berhasil menjaga harapan untuk meraih gelar di turnamen yang digelar di Istora Senayan, Jakarta.

Dari total 10 wakil Indonesia yang tampil di babak 16 besar, hanya enam yang berhasil melaju. Catatan ini cukup mengkhawatirkan, mengingat banyaknya pemain unggulan yang harus tumbang lebih awal. Namun, enam wakil tersisa siap bertarung habis-habisan di babak perempat final yang akan berlangsung hari ini, Jumat (24/1).

Salah satu andalan tuan rumah adalah Jonathan Christie di sektor tunggal putra. Pemain yang akrab disapa Jojo ini akan berhadapan dengan Kenta Nishimoto dari Jepang. Pertemuan ini akan menjadi duel ke-12 di antara keduanya. Jojo memiliki catatan manis dengan memenangkan dua pertemuan terakhir melawan Nishimoto, yang saat ini berada di peringkat ke-15 dunia.

Selain Jojo, Indonesia juga menaruh harapan besar pada sektor ganda putra. Pasangan unggulan pertama dunia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, akan menghadapi tantangan dari pasangan Tiongkok, Xie Hao Nan/Zeng Wei Han.

Di sektor ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi (Ana/Tiwi) akan melawan pasangan Korea Selatan, Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong. Sementara itu, di ganda campuran, Rinov Rivaldy/Lisa Ayu Kusumawati akan berduel dengan pasangan Malaysia, Hoo Pang Ron/Ceng Su Yin.

Baca Juga: Menghitung Hari Nasib Manchester City di Liga Champions: Berharap Cara Terakhir Menuju Babak 16 Besar

Di sektor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung dijadwalkan melawan Sim Yu Jin dari Korea Selatan, sedangkan Putri Kusuma Wardani akan menghadapi tantangan dari wakil Taiwan, Wen Chi Hsu.

Jadwal Perempat Final Wakil Indonesia
Lapangan 1

  • Tunggal Putra: Jonathan Christie vs Kenta Nishimoto (Jepang) di match 4
  • Ganda Putra: Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs Xie Hao Nan/Zeng Wei Han (Tiongkok) di match 6

Lapangan 2

  • Ganda Putri: Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi vs Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong (Korea Selatan) di match 2
  • Ganda Campuran: Rinov Rivaldy/Lisa Ayu Kusumawati vs Hoo Pang Ron/Ceng Su Yin (Malaysia) di match 3
  • Tunggal Putri: Gregoria Mariska Tunjung vs Sim Yu Jin (Korea Selatan) di match 5
  • Tunggal Putri: Putri Kusuma Wardani vs Wen Chi Hsu (Taiwan) di match 6.

Artikel 6 Wakil Tuan Rumah Lolos ke Perempat Final Indonesia Masters 2025, Ini Jadwal Pertandingannya pertama kali tampil pada Olahraga.

Kapolda Kepri Imbau Kewaspadaan Potensi Kebakaran

0
Petugas berhasil memadamkan kebakaran yang melanda Asrama Polisi Polresta Barelang, Rabu (22/1). F.Yofi Yuhendri

batampos – Kapolda Kepri, Irjen Yan Fitri Halimansyah mengimbau masyarakat Kepri untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Menurut dia, kejadian kebakaran di Aspol Polresta Barelang harus menjadi pelajaran.

“Pastikan untuk selalu memeriksa kondisi alat-alat yang dapat memicu kebakaran, seperti listrik, kompor, dan perangkat lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat juga penting untuk memiliki alat pemadam kebakaran yang siap digunakan dan mengikuti prosedur evakuasi yang benar jika terjadi situasi darurat.

Baca Juga: Perburuan Buaya Lepas Masih Berlanjut, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, mari kita saling menjaga dan mencegah terjadinya kejadian serupa di masa depan,” katanya.

Dalam kebakaran empat unit rumah di Aspol Polresta Barelang, api pertama kali terlihat dari rumah nomor 15 milik Aiptu Edo Sitorus, yang dihuni oleh anggota Ditresnarkoba Polda Kepri Bripka Andri Prima.

Kemudian penghuni rumah nomor 16, menjadi saksi awal munculnya asap dan berusaha memberi peringatan kepada penghuni lainnya.

“Dalam insiden ini terdapat empat rumah yang dihuni oleh empat kepala keluarga dengan total 17 penghuni. Seluruh penghuni berhasil dievakuasi tanpa ada korban jiwa,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Kapolda Kepri Imbau Kewaspadaan Potensi Kebakaran pertama kali tampil pada Metropolis.

Mahasiswa Demo Menolak Kenaikan Tarif Masuk Pelabuhan

0
Mahasiswa HMI gelas aksi demo di Tugu Proklamasi Tanjungpinang, Kamis (23/1). F. Yusnadi Nazar

batampos– Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Tanjungpinang-Bintan, menggelar aksi demo menolak kenaikan tarif masuk pelabuhan Sri Bintan Pura di Tugu Proklamasi Tanjungpinang, Kamis (23/1).

Koordinator aksi Ilham Bani, mengatakan HMI menolak secara tegas kenaikan harga tarif masuk pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, yang dinilai sangat tidak sesuai.

Wacana kenaikan tarif masuk pelabuhan itu, kata, Ilham, dinilai tidak pantas dan mencekik penumpang. HMI juga mendesak GM Pelindo Tanjungpinang untuk segera mundur dari jabatannya.

BACA JUGA: Gubkepri Minta Kenaikan Tarif Pas Pelabuhan SBP Ditunda

“Kami minta GM Pelindo Tanjungpinang mundur karena tetap menolak hasil RDP dengan DPRD,” katanya.

Ilham menegaskan, PT Pelindo Tanjungpinang harus meningkatkan pelayanan dan memperbaiki fasilitas di pelabuhan karena merupakan hal yang sangat penting dibandingkan menaikkan harga tarif masuk pelabuhan.

“Jika pelindo tidak mengindahkan, kami akan turun dengan masa yang lebih banyak untuk langsung menggeruduk kantor Pelindo,” tegasnya.

Dalam aksinya, mahasiswa juga meminta dukungan dan tanda tangan dari masyarakat yang berada di sekitar kawasan pelabuhan untuk menolak adanya kenaikan tarif masuk pelabuhan Sri Bintan Pura.

“Kami mendesak agar petisi yang ditandatangani dan keinginan masyarakat agar tarif masuk tidak naik, harus dikuti Pelindo,” jelasnya. (*)

Reporter: Yusnadi

Artikel Mahasiswa Demo Menolak Kenaikan Tarif Masuk Pelabuhan pertama kali tampil pada Kepri.